Category: Kesehatan & Olahraga

DSC_0071

Atlet Karanganyar Raih Prestasi Berbagai Kejuaraan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Karanganyar, Kamis (10/09/2015)
Sejumlah atlet dari Kabupaten Karanganyar mendapatkan prestasi berbagai ajang kejuaraan pertandingan, dari kancah Internasional dan Nasional.

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar, Ketua KONI Karanganyar Djatmiko menyebutkan Wagiyo meraih prestasi juara satu kelas 400 meter dan juara satu lari Estafet, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

Selain itu juga meraih juara dua lari 400 meter dan Estafet, pada ASIA PARAGAMES di Korea Selatan tahun 2014.

“Mulyono, meraih prestasi juara satu lari 100 meter, juara dua lari 200 meter, dan juara dua lompat jauh, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” kata Djatmiko.

Dikatakan pula olehnya, atlet Retno Wahyu Utami, juara satu, Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

“Sri Sugiyarti, juara satu, cabang Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” katanya.

Terdapat pula, Suryo Nugroho, juara tiga Bulutangkis singel putra dan Bulutangkis Ganda Putra, di ASIA PARAGAMES tahun 2014.
Juara satu, cabang Bulutangkis single putra, pada Indonesia Open Parabadminton tahun 2015.

“Rahmat Yaasin Alkaf, juara III, Yunior U 55 kg, taekwondo, pada Internasional Malaysia Open di Kuala Lumpur tahun 2015,” ujarnya.

Selain itu juga ada Mice Harjiyani, juara III, senam senam artistik, pada PON Remaja Jawa Timur tahun 2014.

Pada pelaksanaan Haornas ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono membacakan sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Rabu (09/09) di alun-alun Kabupaten Karanganyar.

“Tantangan olahraga Indonesia kedepan akan semakin sulit tercapai tanpa kerja cerdas kita semua. Peningkatan prestasi olahraga Indonesia sudah saatnya didukung oleh penatakelolaan keolahragaan yang baik, yang mengedepankan nilai-nilai dan prinsip olahraga serta tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mau mengambil keuntungan sendiri dan penyelenggaraan kegiatan olahraga di Indonesia dengan tidak memperdulikan makna sesungguhnya dari aktivitas olahraga,” katanya.pd

Read More
DSC_00151

Asah Intelegensi dengan Membaca Kitab Suci

????????????????????????????????????

Foto bersama: Bupati Karanganyar beserta Karyawan/wati STIKES Mitra Husada Karanganyar.

????????????????????????????????????

Pimpinan STIKES Mitra Husada Fitria Hayu Palupi, SST, M.Kes memberikan fandel kepada Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM sebagai kenang-kenangan.

DSC_00151

Juliyatmono saat mengisi kuliah perdana STIKES Mitra Husada Karanganyar.

Kurang lebih 200 Mahasiswa/ mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar mengikuti kuliah perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat pagi (4/9)

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan bahwa Mitra Husada sebagai salah satu perguruan tinggi ilmu kesehatan di Karanganyar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan secara profesional dan berkualitas sehingga dapat berkompetisi secara sehat utamanya pada situasi global saat ini. Karena keberlangsungan dan kemajuan kampus ini tidak ditentukan oleh siapapun, melainkan oleh kemampuan seluruh stake holder Mitra Husada dalam membaca peta kedepan.

Mantapkan progam studi yang sudah ada, optimalkan sumber daya untuk peningkatan mutu pengelolaan institusi. Mampu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Pemerintah maupun pihak luar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa mahasiswi STIKES Mitra Husada untuk menjadi pribadi yang santun, cerdas dan terampil sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter.

“Jadilah generasi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian dapat, terapkan dalam berkehidupan sosial sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai cerminan mahasiswa ilmu kesehatan, “tutur Bupati.

“Asah intelegensi kalian dengan rajin beribadah, sering membaca Kitab Suci Agama yang kalian yakini. Sing Islam yo sregep sing sholat lima waktu, sregep sing ndheres Al’Qur’an. Yen Kristen yo kudu sregep neng gereja karo maca injil ( Yang Islam ya harus rajin sholat lima waktu, rajin membaca Al Qur’an. Kalau Kristen ya rajin ke Gereja, membaca Injil). Itu dapat mengasah dan mempertajam kecerdasan yang kalian miliki. Karena pentingnya mencari ridho Allah agar segala urusan dimudahkan. Karena jika kamu memulai dengan yang baik, maka kebaikan itu akan kembali kepada diri kita ” terang Juliyatmono saat menyampaikan kuliah perdana dihadapan para mahasiswa mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar. ind/pcu

Read More
DSC_0034

Eksibisi Sepakbola Matesih

DSC_0034

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo menjelang pertandingan eksibisi sepakbola bersama perangkat desa Matesih di Lapangan Matesih, Selasa (25/08).

Read More
DSC_0040

HUT ke 64, IBI Cabang Karanganyar Adakan Senam Sehat

Ketua IBI Cabang Karanganyar Endang Sularsih menyerahkan tumpeng kepada Bupati Juliyatmono, Jumat (21/08)

Ketua IBI Cabang Karanganyar Endang Sularsih menyerahkan tumpeng kepada Bupati Juliyatmono, Jumat (21/08)

Karanganyar, Jumat (21/08/2015)
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Karanganyar mengadakan senam bersama, di Plasa Alun-alun (Plasa) Kabupaten Karanganyar sebagai rangkaian acara HUT ke 64 organisasi tersebut, Jumat (21/08)

Senam tersebut diikuti ratusan bidan yang berada di wilayah Bumi Intanpari, dan juga diikuti Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Siti Khomsiyah Juliyatmono, dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo, serta beberapa SKPD.

“Pada HUT ke 64 ini, sebelum mengadakan senam bersama juga diadakan bakti sosial di Puskesmas Kerjo pada 12 Agustus 2015,” ujar Ketua Panitia Kusmawati.

Selanjutnya, ditempat yang sama Bupati Juliyatmono mengatakan peran bidan sangat luar biasa terhadap masyarakat.

”Hindari dan cegah ibu meninggal saat melahirkan dan bayi dilahirkan,” kata Bupati. pd

Read More
DSC_0022

Wakili Provinsi Jawa Tengah, Karanganyar Juara Nasional KB MKJP

Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.

Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.

Karanganyar, Senin (03/08/2015)
Mewakili Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar menjadi juara 1 dalam Lomba Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) Prasarana Pemerintah Tingkat Nasional.

Dalam lomba itu, Kabupaten Karanganyar harus bersaing dengan perwakilan dari Provinsi Lampung dan Provinsi Banten.

Sebelumnya, tim juri tingkat nasional sudah menilai dengan mendatangi Puskesmas Gondangrejo, Kecamatan Gondangrejo, pada Senin (16/05/2015) yang dipimpin Ketua Penilai MKJP Kategori Klinik KB Pemerintah Tingkat Nasional dr. Sofyan Zakaria.

Atas hasil yang diperoleh, Kabupaten Karanganyar mendapat penghargaan yang sudah diterima pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 22, Sabtu (01/08/2015) di Provinsi Banten.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar Any Indrihastuti mengatakan, terdapat beberapa hal dukungan Pemkab untuk program KB, antara lain kemauan Bupati untuk menerbitkan produk hukum untuk mendukung program KB MKJP.

“Mengeluarkan Surat Edaran kepada Kepala Desa (Kades) agar mengalokasikan dana untuk program KB MKJP, juga Surat Edaran seluruh SKPD untuk mengintegrasikan kebijakan dalam rangka mendukung program itu,” ujar Any Indrihastuti.

Selain itu juga ada Peraturan Bupati tentang petunjuk teknis penggunaan dana desa dalam mendukung KB MKJP.

Tak hanya itu saja, namun juga di Puskesmas Gondangrejo, dokter bisa melayani KB MKJP, khususnya vasektomi. Pelayanan KB di puskesmas ini juga berdiri sendiri. Kemudian klaim Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) untuk KB juga sudah berjalan.

“Di tahun ini, peserta KB MKJP (IUD,Implant,vasektomi, dan tubektomi) juga meningkat sekitar 34,18 persen atau sebanyak 46.474 peserta sampai pertengahan tahun, dari total peserta KB sebesar 135.957 orang,” katanya.

Lebih lanjut, diakhir tahun ini diperkirakan peserta program KB MKJP bisa mencapai 35,8 persen. “Naik dibandingkan tahun 2014, sebesar 33,75 persen,” katanya.pd

Read More
DSC_0084

Bupati Karanganyar Hadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Meninjau Puskesmas Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juilyatmono Saat Memberikan Sambutan Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro, Senin Pagi (27/07)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi SKPD terkait dan Ketua PGRI Karanganyar menghadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro pada hari Senin Pagi (27/07). Agenda rutin tahunan program kerja UPT Jatipuro tersebut dihadiri oleh 525 orang yang terdiri dari Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK se Kecematan Jatipuro. Adapun pelaksanaan halal bihalal ini dimaksudkan untuk meningkatkan solidaritas antar guru dan mempererat tali silaturahmi sekaligus juga mendengarkan langsung pembinaan oleh Bupati Karanganyar.

Dalam awal sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1436H mohon maap lahir dan batin kepada semua yang hadir di gedung Kantor UPT Usia Dini, Non Formal, Informal dan Sekolah Dasar Kecamatan Jatipuro. Ucapan terima kasih juga dilayangkan kepada guru terkhusus guru yang ada di Kecamatan Jatipuro karena telah mendidik dan mengajar anak didik dengan penuh dedikasi.

“Saya dalam melayani masyarakat tentu ada kekurangan, untuk itu saya akan terus berupaya maksimal dengan dibantu Bapak-Ibu disini dalam mewujudkan Karanganyar yang lebih baik, mari Bersama Memajukan Karanganyar”, tambah Juliyatmono

Sementara itu masih dalam sambutannya Juliyatmono berpesan kepada masyarakat Karanganyar untuk senantiasa menjalankan aktivitas beragama dengan baik dan jangan pernah menilai agama satu dengan lainnya karena semua agama memerintahkan umatnya untuk berbuat kebajikan.

Masih diwaktu yang sama, sebelum menghadiri Halal Bihalal tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyempatkan diri meninjau Puskesmas Jatipuro. Rencana Tahun 2016, puskesmas akan dirobohkan dan dibangun kembali menjadi Puskesmas rawat inap yang lebih representatif. Layanan yang ada di Puskesmas Jatipuro saat ini seperti Layanan USG, Fisioterapi, Deteksi Demam Berdarah sudah tersedia dan cukup memadai didukung dengan laboratorium yang lengkap, akan tetapi untuk ruang rawat inap masih kurang. ad

Read More
DSC_0080

Meski Tua, Namun Tetap Sehat Dengan Berolahraga

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengibaskan bendera start jalan santai HUT PWRI ke 53, Jumat (24/07) di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengibaskan bendera start jalan santai HUT PWRI ke 53, Jumat (24/07) di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (25/07/2015)
Walaupun sudah usia tua, namun semangat para lanjut usia di Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Cabang Karanganyar tetap sehat terlihat masih tinggi.

Seperti yang dilakukan pada acara peringatan HUT Ke 53, PWRI Cabang Karanganyar mengadakan Senam Sehat Indonesia (SSI) dan jalan sehat dengan diikuti 800 orang perwakilan anggota PWRI dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Organisasi bagi para pensiunan PNS itu dengan kegiatan pertama yakni senam sehat yang dilakukan di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat dimulai dan berakhir di tempat yang sama, dengan rute yang telah ditentukan.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengapresiasi organisasi PWRi ini karena terus memberikan manfaat bagi Kabupaten Karanganyar. Pengabdian bapak ibu masih semangat tidak mengenal usia ini patut diteladani,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (24/07) saat membuka acara tersebut.

Pada pemberangkatan jalan sehat, Bupati Juliyatmono berkesempatan mengibarkan bendera start, dengan didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi. pd

Read More
DSC_0150

Sukses Program KB, Gates Foundation Belajar ke Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.

Karanganyar, Sabtu (25/07/2015)
Kabupaten Karanganyar yang berhasil dengan program Keluarga Berencana (KB) dan namanya mulai dikenal, membuat tertarik Bill and Melinda Gates Foundation untuk belajar lebih jauh tentang keberhasilan itu.

Fitri Putcuk, Country Representative in Indonesia John Hopkins University Center for Communication Programs yang mendampingi para utusan Gates Foundation menuturkan ingin mengetahui sukses bidang KB di Kabupaten Karanganyar, dengan memanfaatkan sebagian pendanaannya dari bantuan Gates Foundation.

“Kami ingin tau apa saja kesuksesan yang telah dilakukan dan komitmen apa saja untuk mendukung program KB. Selain itu juga kami tertarik dengan metode kontrasepsi jangka panjang” kata Fitri Putcuk, saat ditemui di Setda Kabupaten Karanganyar, Jumat (25/07).

Di Karanganyar, tiga utusan dari Gates Foundation juga bertanya langsung kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono tentang bagaimana cara bisa menyukseskan program KB.

Tak hanya itu saja namun juga meninjau Puskesmas Tasikmadu untuk melihat secara langsung pelayanan KB. Tiga utusan itu, yakni Jennifer A Daves selaku Senior Program Officer bidang Global Policy and Advocacy, Lester Countinho selaku Deputy Director Family Planning pada bidang Global Development dan Maryjane Lacoste selaku Senior Program Officer pada bidang Family Planning-Global Development.

Selama ini, Gates Foundation sudah berjalan pada tahun kelima dengan bekerajsama dengan sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, dan Kalimantan.

“Untuk Jawa Tengah, kebetulan hanya Kabupaten Karanganyar yang saya lihat sangat terbuka diajak kerjasama,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan program KB dapat menjadikan keluarga berkualitas. Yang aktif Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi contoh, pendorong masyarakat. Disamping ikut aktif, juga diberikan stimulan bagi kelompok usaha produktif.

“Dengan begitu mereka akan mempunyai nilai tambah lebih sejaktera karena pemerintah mendukung secara ekonomi,” katanya.

Kabupaten Karanganyar mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk lomba KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tingkat Nasional beberapa waktu lalu. pd

Read More
aku (3)

Ditemukan Puluhan Bahan Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Tim sidak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar saat mengambil sampel makanan di pasar Kebak Kramat, Senin (06/07) pagi

Tim sidak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar saat mengambil sampel makanan di pasar Kebak Kramat, Senin (06/07) pagi

Karanganyar, Senin (06/07/2015)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar saat inspeksi mendadak (sidak) menjelang lebaran tahun 2015, di lima pasar tradisional di Kecamatan Matesih, Tawangmangu, Jumapolo, Kebak kramat, dan pasar Jambangan Mojogedang masih mendapati berbagai bahan makanan yang mengandung zat berbahaya.
Di lima pasar tradisional tersebut, tim sidak menemukan sebanyak 32 zat berbahaya yang terkandung di bahan makanan, seperti borak, formalin, dan rhodamin b (pewarna pakaian).
Di pasar Kebakkramat, tim mendatangi dan mengambil bahan makanan yang diduga mengandung zat-zat tersebut. Hasilnya, setelah di uji lab dilokasi pasar ternyata ditemukan kandungan zat berbahaya.
Dari hasil sampel 14 bahan makanan, yang mengandung rhodamin b (pewarna pakaian) antara lain cendol, dan cemilan. Mengandung borak yakni mie basah, bleng semar dan teri nasi. Selain itu juga formalin di teri nasi dan produk super rajawali.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Fathkul Munir, mengatakan pada sidak ini sebanyak 74 bahan makanan di uji laboratorium.
“Kita mengambil sampel bahan makanan, ternyata hasilnya 43,2 persen mengandung zat berbahaya. Yang paling banyak di teri nasi, mi basah, kerupuk gado-gado,” ujarnya seusai sidak, Senin (06/07) di kantornya.
Selanjutnya, lanjut Fathkul Munir dengan temuan tersebut pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada penjual maupun pembeli untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi bahan makanan.
Pada sidak itu juga mengawasi label, kemasan, bahan tambahan makanan, legalitas dan kebersihan sanitasi. pd

Read More
aku (3) copy

RSUD Karanganyar Mulai Manfaatkan IGD Baru

Gedung IGD RSUD Karanganyar sudah mulai dimanfaatkan Senin (29/06) kemarin dengan fasilitas lengkap

Gedung IGD RSUD Karanganyar sudah mulai dimanfaatkan Senin (29/06) kemarin dengan fasilitas lengkap

Karanganyar, Selasa (30/06/2015)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar, Senin 29-06-2015 kemarin mulai memanfaatkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru, terletak di sisi barat.
Direktur RSUD Karanganyar dr Mariyadi menuturkan gedung IGD baru ini dapat menampung sampai 40 pasien, bahkan jika terjadi bencana besar bisa ditangani.
“Disini juga ada ruang tindakan dan ruang observasi. Bahkan tindakan parah pun bisa dilakukan, juga sudah dilengkapi lampu operasi,” ujar dr Mariyadi, Senin (29/06) kemarin, di RSUD Karanganyar.
Gedung IGD itu sesuai master plan memerlukan dana sebesar Rp. 3,7 miliar, namun pada tahap pertama baru menggunakan dana sebesar Rp. 2,7 miliar, sehingga penggunaannya juga mundur.
“Ternyata kurang satu miliar rupiah, otomatis penggunaan juga mundur. Kemudian dilengkapi dari anggaran BLUD namun setelah di audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan peresmian pembangunan gedung tahap pertama direncanakan pada bulan Januari tahun 2016 terdiri gedung Mawar 1, Mawar 2, Radiologi, Ruang Operasi, IGD, Kamar Jenazah, Gudang Obat dan juga IPAL.
Di gedung IGD itu juga dilengkapi apotek, tempat pendaftaran, ruang dokter, ruang tunggu, dan kamar mandi.pd

Read More