Category: Pemerintahan

DSC_8255

Peringati HAS, Bupati : Waspadai Narkoba, Aids, Perkuat Agama dan Aqidah

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat melakukan tes VCT yakni tes untuk mengetahui positif negatifnya seseorang terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya, Rabu (12/12).

Karanganyar, Rabu 12 Desember 2018

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan. Karena itu para generasi muda harus mewaspadai bahayanya dan berpegang kuat pada nilai agama dan akidah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri kegiatan sosialisasi HIV/AIDS di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (12/12). Menurutnya generasi muda saat ini harus mampu menahan godaan dari budaya luar yang tidak sesuai. Narkoba dan seks bebas saat ini seperti bukan menjadi hal tabu bagi generasi muda. Apalagi seks bebas dan narkoba rentan akan terjangkit penyakit HIV/AIDS.

“Perkuat nilai agama sebagai benteng diri. Jauhi perilaku menyimpang dan pergaulan tidak sehat,”pesannya.

Bupati menambahkan Pemkab sendiri terus berupaya melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Pihaknya pun berencana akan memberlakukan jam belajar siswa.

“Maghrib sampai Isya menjadi jam wajib belajar dan berkumpul keluarga di rumah,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan para generasi muda untuk tetap fokus pada cita-cita serta menghindari perilaku menyimpang untuk mencegah penyebaran dan terjangkit HIV/AIDS.

“Jangan sampai kena karena penyakit ini belum ada obatnya, hanya untuk memperlambat penyebaran virusnya saja,”katanya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan deklarasi dan penandatangan kesepakatan bersama pencegahan bahaya HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga berkesempatan melakukan tes VCT yakni konseling dan tes positif atau negative terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

Read More
DSC_0056

Festival Seni dan Kuliner SMA Negeri Karangpandan Menanamkan Jiwa Seni dan Kreativitas Siswa

Dua siswi SMAN Karangpandan menari di Laboratorium Seni Budaya dan Film SMAN Karangpandan yang baru saja diresmikan oleh Dirjen Kesenian, Restu Gunawan, Senin (10/12)

Karanganyar, Senin 10 Desember 2018

SMA Negeri Karangpandan menggelar festival seni dan kuliner bertajuk The Art of Freedom di halaman sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi dalam mengekspresikan bakat seni dan budaya.

Kegiatan festival dan kuliner berlangsung selama tiga hari ke depan yakni Senin (10/12) hingga Rabu mendatang (12/12). Dalam acara ini berbagai pentas kesenian dan kuliner hasil dari kreasi siswa dalam ajang ini. Dalam kegiatan ini dihadiri Dirjen Kesenian, Restu Gunawan didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Propinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panitia Penyelenggara, Mubaroq mengatakan festival seni dan kuliner SMA Negeri Karangpandan merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan ini merupakan wadah para siswa unjuk kebolehan di bidang seni.

“Festival ini bertujuan untuk menanamkan jiwa seni para siswa serta menyalurkan bakat keseniannya. Disamping itu juga untuk masyarakat mengapresiasi seni budaya,”katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN Karangpandan, Sumarno dalam sambutannya mengapresiasi adanya festival seni menjadi agenda rutin sekolah. Terlebih SMA Negeri Karangapandan patut berbangga telah memiliki laboratorium seni budaya dan film.

“Tahun ini SMA Negeri Karangpandan menjadi salah satu dari 12 sekolah penerima bantuan. Semoga laboratorium ini mejadi sarana peningkatan kegiatan belajar di sekolah,”terangnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Wilayah 6 Jawa Tengah, Suyanto menyambut baik festival seni dan kuliner di SMA Negeri Karangpandan. Menurutnya selain pendidikan karakter sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan jiwa enterpreneur siswa.

“Dari bazar kuliner sapat tumbuh jiwa usaha para siswa,”tuturnya.

Abadikan Gambar : Dirjen Kesenian, Restu Gunawan (Tengah, Batik Gelap Lengan Panjang) saat foto bersama dengan Guru dan Karyawan SMAN Karangpandan pada peresmian Laboratorium Seni Budaya dan Film.

Sementara itu Dirjen Kesenian, Restu Gunawan dalam sambutannya sekaligus membuka festival seni dan kuliner, menyambut baik dan mendukung penuh terselenggaranya pensi ini. Ia mengatakan pentas seni merupakan faktor penting dalam kegiatan sekolah, salah satunya yakni untuk menumbuhkan rasa percaya diri para anak didik, semua harus dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Pensi jangan yang diikutsertakan hanya siswa yang pintar saja, tetapi semua harus dilibatkan sehingga faktor olah rasa dipensi ini dapat dirasakan semua oleh siswa,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa pembagunan laboratorium keseluruhannya ditambah dengan Laboratorium SMA Negeri Karangpandan ini berjumlah 60 Lab. Pada prinsipnya adalah gotong royong bersama perwakilan Komite Sekolah, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota semua harus bersinergi membangun wawasan dan jejaring semua pihak untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan kesenian bangsa.

“Ada tiga olah penting yang harus tertanam dalam diri anak didik kita yakni olah intelektual harus bagus, olah hati yang berkaitan dengan spiritual kita untuk selalu dekat dengan Allah SWT dan olah rasa yakni seni dalam jiwa kita untuk melestarikan/nguri-nguri budaya,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More

Pembinaan Ketua RT/RW Bupati : Kades dan Ketua RT/RW harus Libatkan Warga dalam Tiap Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Desa

 

Karanganyar, 7 Desember 2018

Bupati Karanganyar meminta para Kepala Desa dan Ketua RT/RW di wilayah Kabupaten Karanganyar aktif dalam kegiatan di masyarakat. Selain itu, Bupati juga meminta para Ketua RT/RW memberdayakan masyarakat dalam tiap kegiatan pembangunan infrastruktur desa.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya ketika memberikan pembinaan Ketua RT/RW di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (7/12).

Dalam kegiatan tersebut selain dihadiri Ketua RT/RW juga dihadiri para Kepala Desa dari Kecamatan Jumapolo. Menurutnya sebagai salah satu tombak mitra Pemerintahan Kabupaten dalam melayani masyarakat peran Kepala Desa dan Ketua RT/RW sangat penting lantaran bersinggungan langsung dengan warga. Karena itu pihaknya berharap para Kepala Desa dan Ketua RT/RW mampu aktif terjun ke masyarakat dalam menampung dan melayani kepentingan masyarakat.

“Layani masyarakat dengan baik. Utamakan musyawarah dengan para Perangkat Desa dalam mengambil keputusan dengan masyarakat,”tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga meminta para Kepala Desa untuk memberdayakan masyarakatnya dalam tiap pembangunan infrastruktur desa. Karena program padat karya membantu untuk mengurangi pengangguran di Desa dan membuat perekonomian di pedesaaan menggeliat.

“Libatkan masyarakat dalam tiap proyek pembagunan dari dana desa. Agar masyarakat yang belum memiliki pekerjaan juga terbantu dengan proyek padat karya,”katanya.

Ditambahkan Bupati, berharap para Kepala Desa dan Ketua RT/RW mampu menjaga kerukunan warganya. Terlebih pada tahun 2019 mendatang akan ada pemilihan Kepala Desa dan Pemilihan Legislatif serta Pilpres di tahun 2019mendatang.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More

TOJA Expo, Upaya Sinergi Pemanfaatan Obat dan Obat-Obatan Tradisional

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Upaya pemanfaatan obat dan obat-obatan tradisional oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOT) Tawangmangu menggelar expo mengenai tanaman obat dan obat tradisional di Gedung Wanita, Jum’at (30/11) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan tanaman obat dan pelaku obat tradisional antara B2P2TOT, masyarakat dan Pemkab Karanganyar. Kegiatan Tumbuhan Obat dan Jamu Expo digelar selama dua hari di Gedung Wanita Jumat( 30/11) dan Sabtu (1/12).

Dalam TOJA expo beragam kegiatan digelar seperti seminar tanaman obat dan obat-obatan tradisional, pelatihan pembuatan jamu, pameran produk umkm di bidang tanaman obat tradisional serta hasil penelitian dari B2 P2TOT mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional.

Kegiatan TOJA expo sendiri bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Balai Besar Penelitian Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu dan Pemkab Karanganyar, mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan obat tradisional,dan mempromosikan produk produk tanaman herbal.

Bupati Karanganyar, Juliyatmomo dalam sambutannya sekaligus membuka, mengapresiasi kegiatan TOJA expo yang digelar dua hari.

Diharapkan dengan TOJA expo ini dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahannya ditanami obat tradisional.

“Semoga masyarakat teredukasi dengan memanfaatkan lahannya untuk ditanami tanaman obat tradisional,”katanya.

Ditambahkannya dengan adanya TOJA expo ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan obat tradisional di Kabupaten Karanganyar. Apalagi obat herbal sangat bermanfaat bagi kesehatan.

“Semoga dengan berkembangnya pemanfaatan obat tradisional harapan hidup warga Karanganyar semakin meningkat,”harapnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

Baznas Karanganyar Targetkan ZIS Mencapai Rp 15 Miliar di 2018

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Badan Amal Zakat Nasioal (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menargetkan pengumpulan  Zakat Infaq Sodakoh (ZIS) mencapai 15 miliar. Karena hingga akhir November pengumpulan hampir mencapai 14 miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BAZNAS Sugiyarso dalam laporan yang dibacakan Abdul Muid pada kegiatan Sarasehan Baznas di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Kamis (29/11) siang kemarin.Target tersebut diharapkan tercapai mengingatkan pengumpulan zakat, infaq, shodaqoh (ZIS) untuk bulan ini meningkat signifikan.

“Hingga akhir bulan ini mencapai 1 miliar 952 juta rupiah,”terangnya.

Ditambahkannya akhir November pencapaian ZIS mendekati  14 miliar.
Dari jumlah tersebut telah disalurkan sebanyak 2 miliar untuk bantuan bencana dan bantuan usaha.

Dari Januari hingga Oktober mencapai 12 miliar. Dari jumlah tersebut 2 miliar telah disalurkan,”paparnya.

Sementara itu Kabag Kesra Karanganyar, Agam Bintoro mengapreasi pengumpulan ZIS hingga akhir November ini. Karena ZIS yang terkumpul hampir mencapai 2 miliar. Diharapkan pada tutup tahun dapat mencapai 15 miliar.

“Semoga BAZNAS mampu mencapai target yang dicanangkan Bupati,”katanya

Peningkatan ZIS pada tahun 2018 ini dikatakannya karena tumbuhnya kesadaran dan partisipasi warga, ASN serta para donatur. Dana yang telah dikumpulkan BAZNAS nantinya akan disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Terimakasih pada semua pihak yang telah menyisihkan rejekinya.Dana yang terkumpul semoga mampu meningkatkan taraf ekonomi warga Karanganyar melalui program program dari BAZNAS,”tutupnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

Antisipasi Bencana Pemkab Canangkan Penanaman

Karanganyar, Selasa 27 November 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mencanangkan penanaman pada 2019 mendatang. Langkah ini sebagai upaya penghijauan dan mengurangi resiko banjir di daerah rawan bencana  Kabupaten Karanganyar khususnya.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya pada kegiatan rapat koordinasi menghadapi musim penghujan tahun 2018/2019 di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (27/11).  Ia mengatakan terjadinya berbagai bencana merupakan ulah tangan manusia itu sendiri yang tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Karenanya akan dilakukan penanaman sebagai penghijauan untuk mengantisipasi bencana.

“Kami akan siapkan bibit tanaman untuk penghijauan. Sebab langkah pencegahan adalah lebih penting,”terangnya.

Bupati menambahkan memasuki musim penghujan pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi  terhadap datangnya banjir.

“Kawasan Papahan, Jaten, Ngringo sudah dengan meninggikan jembatan tengah. Sementara untuk luapan air di jalan raya dengan perbaikan gorong-gorong,”tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Bambang Djatmiko dalam laporannya menyampaikan memasuki musim penghujan tahun 2018/2019 pihaknya telah berkoordinasi dengan banyak pihak  dan instansi terkait serta membangun jejaring dengan tim relawan di daerah-daerah. Karena Kabupaten Karanganyar memiliki  wilayah rawan bencana baik longsor maupun banjir.

“BPBD  Karanganyar memiliki 42 tim relawan. Kami akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan para relawan di daerah-daerah,”katanya.

Ditambah Bambang Djatmiko, untuk warga masyarakat  yang tinggal di daerah rawan bencana lonsor dan banjir untuk meningkatkan kewaspadaannya. Karena intensitas hujan diperkirakan mulai tinggi melanda Kabupaten Karanganyar.

“warga yang terkena dampak bencana untuk segera laporkan ke BPBD atau instansi terdekat,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

 

Read More

Kalurahan Jantiharjo Juara Umum Cabor Sepak Takraw

Karanganyar, Jum’at 23 November 2018

Kalurahan Jantiharjomendominasi cabang olahraga sepak takrawdalam liga Galadesa tingkat Kabupaten. Dalam cabang tersebut kelurahan Jantiharjo memenangi tiga kategori. Kelurahan Jantiharjo menjadi juara umum di tingkat kategori usia 15 putra dan putri serta dewasa putri. Sementara cabang olah raga lain tingkat sebaran juara merata.

Dalam liga Galadesa ini mempertandingkan tiga cabang olahraga (cabor) yakni voli, sepak takraw dan bulutangkis.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya meminta masyarakat untuk terusmempertahankan semangat olahraga. Apalagi Kabupaten Karanganyar kembali dipercaya untuk menggelar Galadesa.

“Jangan sampai kendor karena olahraga merupakan kebutuhan sehari hari,”ujarnya.

Bupati juga berharap olahraga dapat menjadi budaya di masyarakat. Terlebih olahraga selain sebagai hobi dapat menjadi prestasi.

“Pemerintah menruh perhatian besar untuk cabang olahraga. Sehingga olahraga selain baik untuk kesehatan dapat juga menjadi profesi menjanjikan,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More
DSC_4295

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Karanganyar, 06 November 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DISPERMADES) menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus di sukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

“Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera,” tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta DISPERMADES  menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam  pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan  Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo.

Selain itu, DISPERMADES, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa.

 

Demikian Diskominfo (Dn/Lp)

 

Read More

Meriahkan Hari Jadi Karanganyar, OPD dan BUMD Ikuti Lomba Permainan Tradisional

Karanganyar, Selasa 6 November 2018

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam perlombaan permainan tradisional di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (6/11) pagi. Kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian acara memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101.

Memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Karanganyar menggelar sejumlah perlombaan permainan tradisional. Adapun lomba-lomba yang dipertandingkan yakni tarik tambang dan bakiak. Kegiatan ini diikuti puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Karanganyar.

Ketua FORMI Karanganyar, Sumarno mengatakan kegiatan permainan tradisional ini dilangsungkan untuk memupuk kebersamaan antar OPD. Selain itu perlombaan juga untuk meramaikan hari jadi Kabupaten Karanganyar.

“Olahraga yang dimainkan merupakan olahraga rekreasi. Karenanya kemenangan bukan menjadi tujuan utama tetapi menumbuhkan semangat untuk selalu berolahraga,”katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengingatkan para ASN dan Pegawai BUMD Karanganyar untuk memperhatikan kesehatannya dengan meluangkan waktu untuk berolahraga.

“Semakin bertambah usia tentu tingkat kebugaran akan menurun. Harus ditunjang olahraga agar kebugaran terjaga,”pesannya.

Bupati juga berharap masing-masing OPD dapat menggelar kegiatan olahraga jelang akhir pekan. Karena dengan berolahraga dapat memupuk kekompakkan anatr pegawai dan menghilangkan kepenatan usai bekerja.

“Jum’at galakkan dengan olahraga, jangan bolos. Karena dengan jiwa sehat akan menunjang semangat dalam bekerja,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

 

Read More
DSC_4088

Hidup : sebuah kebahagiaan bukan beban

Kominfo

Sambutan dan Pengarahan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam kegiatan Jalan Sehat, Talk Show dan Bakti Sosial Kesehatan Jiwa di area CFD Kabupaten Karanganyar, Minggu (04/11).

Karanganyar 05 November 2018

Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta yang telah hadir di Kabupaten Karanganyar dan menyemangati warga Karanganyar supaya jiwanya sehat, hidupnya sehat, cara berfikirnya sehat. selain itu, telah banyak berbuat baik kepada banyak orang yang bisa sehat jiwanya dan bahagia hidupnya. Di hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101 Pemerintah atas nama masyarakat menyampaikan penghargaan kado spesial dari RSJD dalam rangka menggelorakan kesehatan jiwa sedunia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat sambutan dan pengarahan dalam kegiatan Jalan Sehat, Talk Show dan Bakti Sosial Kesehatan Jiwa dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Se dunia,Hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101, Hari Kesehatan Nasional dan HUT Korpri ke 47 di area CFD Kabupaten Karanganyar dengan Tema “Generasi muda yang tangguh dan sehat Jiwa menghadapi perubahan dunia”, Minggu (04/11).

“Orang sehat adalah orang-orang yang benar-benar produktif dan bermanfaat bagi siapapun”, tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut di mulai dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta.

 

Demikian Diskominfo (Tgr/Lp)

 

 

Read More