Category: Pemerintahan

Pendapat Akhir Bupati Karanganyar dalam rangka Penetapan 6 Raperda Kabupaten Karanganyar menjadi Perda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis 7 Februari 2019

Pendapat akhir Bupati Karanganyar dalam rangka penetapan 6 (enam) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karanganyar di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Rabu (6/2) kemarin.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan 6 (enam) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar yaitu tentang : tuntutan ganti kerugian daerah, pengelolaan barang milik daerah, pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dari 6 (enam) Peaturan daerah tersebut, semua mengamanatkan penyusunan Peraturan Bupati sebagai pedoman pelaksanaannya.

“Kami atas nama Pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar yang telah melaksanakan pembahasan terhadap enam Raperda Kabupaten Karanganyar dengan seksama dan mendalam, sehingga pada hari ini dapat ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Karanganyar,”pungkas Bupati.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20190204-WA0020

Bupati Karanganyar Lakukan Kunjungan Lapangan Perkembangan Klaster Bisnis Padi Organik

diskominfo

Sambutan dan Pengarahan dari Bupati Karanganyar

Karanganyar – 4 Februari 2019

Beras organik kini sudah mulai berkembang pesat di lingkungan masyarakat, meskipun harganya jauh lebih tinggi dari beras biasa. Masyarakat yakin bahwa beras organik merupakan makanan yang lebih aman dibanding dengan beras biasa. Senin, (04/2) Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M. M. melakukan kunjungan lapangan dalam rangka pengembangan klaster bisnis padi dengan sistem organik Desa Gentungan, di Balai Desa Gentungan Mojogedang.

Kunjungan lapangan yang dihadiri oleh bupati, wakil bupati beserta jajaran pemerintah daerah tersebut merupakan salah satu dari 15 desa yang ada di Karanganyar yang telah melakukan pengembangan padi organik.

Camat Mojogedang, Sutrisno menyampaikan bahwa ada 2 dusun dari 5 dusun yang ada di Kecamatan Mojogedang yang telah menanam padi organik. Padi tersebut dipasarkan di berbagai wilayah seperti Surabaya. Selain penanaman padi organik, rencanaya Desa Gentungan juga akan memanfaatkan embung sebagai tempat wisata, disana pengunjung dapat bermain turbing selain itu untuk biaya retribusi akan digratiskan. Sutrisno berharap bahwa Desa Gentungan akan menjadi desa mandiri sekaligus desa wisata percontohan.

Dalam sambutan pengarahannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa apa yang dilihat dan didengar oleh masyarakat harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Masyarakat Desa Gentungan dapat bekerja sama dengan 15 desa di Kabupaten Karanganyar yang lainnya untuk menghasilakan padi organik dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga produksinya meningkat dan hasil pendapatan juga ikut meningkat. “Petani di 15 desa nantinya juga bisa bekerja sama dengan BUMDes lalu membagi hasil sama rata” imbuhnya. Dengan adanya kerja sama tersebut pemerintah nantinya akan terus memfasilitasi alat-alat produksi.

 

Demikian Diskominfo (in/dn/mt)

Read More
1

Bupati Karanganyar Resmikan Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Matesih

Simbolis : Bupati Karanganyar menandatangani prasasti peresmian Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih Karanganyar, Kamis (31/01).

Karanganyar – 31 Januari 2019

Setelah kurang lebih 4 tahun pembangunan gedung kepala desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih akhirnya diresmikan Kamis, (31/01) di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih. Bupati dan wakil bupati serta jajaran pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut serta dalam peresmian tersebut.

Kepala Desa Dawung, Suyadi S.H. menghaturkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah membantu mengalokasikan dana APBD untuk membantu pembangunan gedung balai desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung. Berdasarkan laporan yang telah disampaikan bahwa total anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan pembangunan secara keseluruhan, dari tahun 2015-2018 adalah sekitar Rp. 1.000.783.000. Angka tersebut dihitung bedasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Suyadi S.H. juga menyampaikan bahwa nantinya pada tahun 2020 Desa Dawung akan membangun waterboom yang bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Drs. H. Juliyatmono, M. M, Bupati Karanganyar berharap semoga gedung balai desa bisa digunakan dengan baik bermanfaat untuk warga dan masyarakat sekitar sebagai tempat berkumpul. Dengan adanya gedung balai desa yang baru, masyarakat harus lebih guyub dan rukun. “Kerjasama RT dan RW juga diharapkan untuk membuat desa menjadi lebih maju, bagus, semua penduduk sumringah, berinteraksi serta bersaudara satu dengan yang lainnya” tuturya.

 

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More
IMG_20190130_093259

Seminar Reformasi Birokrasi , Mewujudkan Birokrasi Akuntable dan Efisien di Era Digital

Diskominfo

Bupati menyampaikan sambutan di Seminar Reformasi Birokrasi

Karanganyar, Kamis 31 Januari 2019

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar seminar reformasi birokrasi di Hotel Alana, Rabu (30/1) kemarin. Dari kegiatan ini diharapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) terus menghadirkan peningkatan efisiensi ke masyarakat dan mewujudkan good government di era digital saat ini.

Kegiatan seminar reformasi yang mengusung reformasi birokrasi bersih di era digital menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri yakni Kapus Litbang Otda Politik dan PUM, Syanikmat Nizam serta Martuti dari Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah.

Dalam seminar ini diikuti seluruh perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar. Turut hadir Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Kepala Bagian Organisasi Setda KaranganyarDwi Amperawati mengatakan tujuan diselenggarakannya seminar yakni mengembangkan budaya kerja ASN menuju perubahan pemerintahan yang bersih. Apalagi ditengah kemajuan teknologi informasi para ASN di Kabupaten Karanganyar harus mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk peningkatan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

“Teknologi informasi kini menjadi sarana untuk mendorong kinerja organisasi dalam membangun pemerintahan yang baik atau good government berbasis digital,”katanya.

Ditambahkannya dengan adanya seminar ini dapat membangkitkan kesadaran masing-masing OPD dan jajarannya mengenai pentingnya penguasaan teknologi informasi dalam penunjang kinerja di pemerintahan. Karena perubahan kondisi global menuntut pula penyesuaian tata kelola pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Teknologi informasi menawarkan cara-cara baru yang jauh efisien, cepat dan mudah bagi pemakainya,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan reformasi birokrasi dengan mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih merupakan salah satu visi dan misi kepemimpinannya di periode 2018-2023. Pihaknya berharap jajaran ASN Kabupaten Karanganyar harus mampu  menyesuaikan tiap perubahan tata kelola pemerintahan di era digital saat ini.

“Dengan kemajuan teknologi informasi, kita harus dapat beradaptasi untuk mendukung kinerja yang transparan dan efisien,”katanya.

Bupati juga menambahkan reformasi birokrasi dalam era digital bukan haya mengubah sistem terkait pemerintahan tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pelyanan dari lembaga pemerintah pada masyarakat. Karena untuk mewujudkan pemerintahan yang terbuka hanya butuh perubahan mental dan pola pikir melainkan reformasi sistem dan pola kerja.

“Kita harus reformasi semangat dari kita. Mari beramal ilmiah dengan ilmu amaliah,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
DSC_1032

Pembinaan Cakades Bupati : Ciptakan Kompetisi Sehat dengan Adu Program dalam Pilkades

Deklarasi PILKADES damai oleh seluruh Calon Kepala Desa Kabupaten Karanganyar tahun 2019 di Gedung Wanita (29/1)

Karanganyar, Selasa 29 Januari 2019

Bupati Karanganyar meminta para calon Kepala Desa dapat bersaing secara sehat. Pihaknya berharap para calon mengedepankan program unggulannya dalam pemilihan kepala desa.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar ketika melakukan pembinaan terhadap calon kepala desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (29/1).

Menurutnya dalam pesta demokrasi mendatang para calon kepala desa dan panitia harus menjunjung sportifitas dan menjaga kondusivitas masing-masing wilayah. Pada pemilihan kepala desa mendatang Bupati meminta para calon kepala desa untuk bersaing dengan program-program unggulannya dalam pilkades mendatang.

“Panitia pemilihan kepala desa harus menjadi wasit yang adil dan tegas. Jangan berpihak pada salah satu calon,”katanya.

Bupati menambahkan pihaknya berharap pelaksanaan pilkades berjalan lancar. Pihak-pihak yang kalah harap bersabar. Ciptakan pilkades yang elegan,”pintanya.

Dalam kesempatan tersebut sebanyak 410 calon kepala desa menandatangani kesepakatan deklarasi damai. Dalam kegiatan tersebut juga turut dihadiri Wakil Bupati Karanganyar dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Derah (Forkompinda) Karanganyar.

Demikian Diskominfo (dn/ind/andi)

 

 

 

Read More
1

Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – 29 Januari 2019

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Kabupaten Karanganyar, Selasa (29/01) di Hotel Taman Sari Karanganyar dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kanwil Provinsi Jawa Tengah, serta kepala kantor dan kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang akan membahas rencana kerja selama satu tahun tersebut dibuka oleh Drs. H. Juliyatmono, M. M selaku bupati Karanganyar.

Laporan ketua penyelenggara, Drs. H. Sudiarjo menyampaikan bahwa tujuan dari rakerda sendiri merupakan salah satu cara untuk melihat masa lalu yang telah dilewati serta melihat dan menata rencana masa depan. Pada tahun 2018 Baznas telah melakukan tugas dengan baik dengan bantuan pemerintah, dan mencapai kurang lebih 15 miliar. Kenaikan terlihat melunjak dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 zakat yang didapat yaitu 10.2 miliar sedangkan pada tahun 2017 yaitu pada kisaran angka 11.2 miliar. Baznas meminta dukungan kepada pemerintah Karanganyar agar pada tahun-tahun berikutnya perolehan zakat tidak mengalami kemerosotan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Jateng juga memberikan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada Bupati Karanganyar. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan hadiah untuk beberapa kantor di Kabupaten Karanganyar yang telah menyisihkan 2.5% dari hasil pendapatan pegawai untuk berzakat. Pemberian penghargaan dan hadiah itu sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di kantor/dinas masing-masing.

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M. M dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Baznas yang telah mendapat pencapaian yang selalu meningkat dari tahun ke tahun. Bupati yakin bahwa masih ada banyak kesempatan untuk memperoleh zakat sebanyak mungkin, karena zakat merupakan alat bantu untuk menyempurnakan ibadah. “Zakat bisa untuk dana yang abadi kelak” ujarnya. Semua pegawai di Karanganyar akan dipaksa untuk berzakat 2.5% dari gaji yang telah didapat.

Sambutan Bupati Karanganyar, Rakerda Baznas Selasa (29/01) di Hotel Taman Sari Karanganyar

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More
IMG-20190128-WA0020

Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Bojonegoro

Kunjungan Kerja dari Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro

Karanganyar – Senin, 27 Januari 2019

 

Hari Jumat (25/1) lalu, beberapa anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar. Rapat Kunjungan Kerja tersebut bertempat di Ruang Podang I, Kantor Bupati Karanganyar. Sayangnya, Bupati Juliyatmono tidak dapat menghadiri kunjungan tersebut dan diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan, Drs. Bachtiyar Syarif. Drs. Bachtiyar menyambut rombongan Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Bojonegoro dan menyampaikan minta maaf karena bupati tidak dapat menyambut langsung rombongan Kunjungan Kerja tersebut. Drs. Bachtiyar berharap bahwa dengan kunjungan tersebut dapat mempererat hubungan antara dua kabupaten.

Dalam kunjungan tersebut, Sigit Kushariyanto, SE., MM menyampaikan terimakasih atas sambutan yang baik di Kabupaten Karanganyar. Sigit menyampaikan bahwa wilayah Kabupaten Bojonegoro kurang lebih sama dengan Kabupaten Karanganyar, yaitu 80% wilayahnya untuk pertanian dan sekarang mengarah ke industrialisasi, hanya saja konsentrasinya tetap pertanian. Beliau mengungkapkan bahwa Karanganyar memiliki potensi ekonomi yang baik, yaitu dalam bidang pertanian, industri, dan yang paling baik adalah bidang pariwisata.

Sebenarnya Kabupaten Bojonegoro didukung oleh kemampuan yang luar biasa karena mereka memiliki sumber daya alam minyak dan gas. Hanya saja, sumber daya manusia yang mereka miliki masih kurang dan membuat keterpurukan di wilayah mereka. Upaya – upaya perbaikan juga sudah dilakukan. Dan yang menjadi kendala dalam pertaniannya adalah infrastruktur karena kekurangan air.

Jadi, tujuan dari kunjungan tersebut adalah agar Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro dapat belajar strategi kebijakan pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mempercepat pembangunan di desa. Membangun secara terintegrasi supaya persoalan – persoalan di desa dapat segera teratasi.

diskominfo (in/dn/sr)

Read More

Penyampain Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Rabu, 23 Januari 2019

 

Pada hari Rabu (23/1), telah dilaksanakan rapat Penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018 – 2023 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar. Dalam hal ini, Bupati diwakilkan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Dalam penyampainnya, visi pembanguan Kabupaten Karanganyar adalah “Berjuang Bersam Memajukan Karanganyar”. Perwujudan Visi Pembangunan ditempuh melalui Misi untuk memberikan arah kemajuan pembangunan Kabupaten Karanganyar selama 5 (lima) tahun ke depan.

Penjabaran dan implementasi dari pernyataan Visi dan Misi telah dirumuskan tujuan dan sasaran pembanguan yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik dalam suatu indikator kerja. Lima misi tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh

Dengan tujuan terwujudnya infrastruktur menyeluruh dan taat kelola pemerintah yang baik, untuk kesejahteraan masyarakat yang berdaya saing, inklusif, tangguh dan berkelanjutan.

  1. Pemberdayaan Perekonomian Rakyat

Dengan tujuan terwujudnya ekonomi masyarakat yang kokoh.

Sasarannya adalah meningkatkan produktivitas di bidang industry pertanian dan pariwisata, meningkatkan pelaku usaha dan UMKM, meningkatkan lapangan kerja, serta meningkatkan swasembada untuk ketahanan pangan.

  1. Pendidikan Gratis SD/SMP dan Kesehatan Gratis

Dengan tujuan terwujudnya sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berkualitas.

Sasarannya adalah meningkatkan akses dan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan akses, kualitas layanan kesehatan dan perilaku hidup sehat masyarakat.

  1. Pembanguan Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan

Dengan tujuan terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Sasarannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pemerintahan desa untuk membangun desa sejahtera, meningkatkan kemampuan ekonomi desa, serta meningkatkan kondusivitas desa.

  1. Peningkatan Kualitas Keagamaan, Sosial, Budaya, Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olah Raga.

Dengan tujuan terwujudnya masyarakat yang religious, berbudaya, berprestasi dan kesetaraan gender.

Sasarannya adalah meningkatnya kualitas keagamaan dalam keberagaman, menguatnya nilai luhur budaya lokal dalam peprilaku sosial, pengembangan karya seni, dan pengelolaan warisan budaya, meningkatnya sikap dan perilaku nilai – nilai kebudayan, meningkatnya kualitas pembangunan gender, perlindungan anak dan perempuan, serta meningkatnya kesejahteraan sosial kelompok berkebutuhan khusus dan lainnya.

 

Diskominfo (ind/sr/d)

 

Read More
DSC_0044

Penyerahan SPPT PBB-P2 Kabupaten Karanganyar

Penyerahan SPPT PBB-P2 di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar – Selasa, 22 Januari 2019

 

Telah dilaksanakan Penyerahan SPPT PBB-P2 (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Acara tersebut dilaksanakan pada hari ini, Selasa (22/1) pada pukul 08.15. Penyerahan dihadiri oleh beberapa pejabat daerah seperti Camat – camat se-Kabupaten Karanganyar, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar, perwakilan Bank Jateng, Kepala BPN, pimpinan perusahaan se-Kanupaten Karanganyar, dan masih banyak lagi. Penyerahan SPPT PBB dilakukan oleh Bupati Karanganyar secara simbolis kepada perwakilan dari PT. Indo Acidatama, Hotel Lor in, Hotel Alana, PT. Mojogading Textile, dan Pt. Sari Warna.

Disampaikan oleh Drs. Sumarno selaku Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar bahwa pada tahun 2019 SPPT tercetak sejumlah 433.234 lembar dengan nilai Rp. 28.747.922.753 atau ada kenaikan sekitar 308.000.000 dari tahun 2017 dengan jumlah SPPT 6.469 lembar. Kemudian, SPPT pada tahun ini terdiri dari buku 1, 2, dan 3 untuk masyarakat umum, dan buku 4, 5 untuk wajib pajak yang pajaknya diatas Rp. 2.000.000. Jumlah wajib pajak yang nilai pajaknya diatas Rp. 2.000.000 ada sekitar 1.045 wajib pajak dengan total nilai Rp. 10.144.379.611 atau sekitar 35% dari 28 milyar tersebut. Disebutkan pula bahwa pemasukkan PBB dibandingkan APBD tahun 2019 sejumlah Rp. 2.313.155.000.000 atau baru sekitar 1,24% dari sumbangan PBB kepada APBD. Sumarno juga mengungkapkan permasalahan yang dihadapi pada tahun ini.

“Permasalahannya, masih ada kepala desa yang tidak atau belum membayarkan kas desa termasuk lumbungnya. Catatan kami, untuk lumbung pada tahun 2016 sampai 2018 masih sekitar 143 juta sekian dan kas desa yang belum dibayar masih 113 juta sekian. Artinya, kewajiban Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Desa sudah dicukupi, namun Pemerintah Desa belum membayar”, ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak semua yang hadir dalam acara Penyerahan SPPT PBB tersebut untuk terus memelihara Karanganyar.

“Mari kita ngopeni (memelihara) Karanganyar dengan baik, dengan semangat, dan semakin bersyukur sekalipun lambat tapi terpenuhi target PBB itu”, ucapnya.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh perangkat atau pejabat pemerintahan untuk memberi contoh yang baik kepada masyarakat, yaitu dengan membayar terlebih dahulu untuk membayar pajak.

 

Diskominfo (sr/an/in/and)

Read More
DSC_0020

Jaga Kondusifitas Saat Pilkades Karanganyar

Karanganyar – Selasa, 22 Januari 2019

Simbolis : Bupati Karanganyar menyerahkan SK Pemberhentian Kepala Desa sekaligus piagam yang diwakili oleh Winarno dari Kecamatan Jumantono, Selasa (22/1)

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM beserta Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E memimpin secara langsung acara Penyerahan SK Bupati Karanganyar tentang pemberhentian Kepala Desa (Kades) serta pemberian penghargaan oleh Bupati Karanganyar di Ruang Podang 1 (satu) Kantor Setda Karanganyar, Selasa (22/1).

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kepala desa atas pengabdian dan dedikasinya selama 6 (enam) tahun untuk Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar juga memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam merangkul serta mengayomi semua kepala desa ketika menjabat.

Selain 2 (dua) hal tersebut, beliau juga berpesan untuk selalu menjaga Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan datang berjalan dengan baik, lancar, dan kondusif. “Tanggal 29 Januari seluruh calon Kepala Desa akan dihadirkan agar menata dirinya sebaik mungkin” imbuhnya. Bupati juga memberikan semangat untuk para Kepala Desa (Kades) yang akan menjabat lagi nantinya.

Demikian Diskominfo (in/dn/mt)

Read More