Category: Pemerintahan

IMG-20190305-WA0011

Panen Raya Padi Organik Desa Ngadiluwih Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – 5 Maret 2019

 

Desa Ngadiluwih baru saja memgadakan panen raya, Selasa (5/3). Padi yang dipanen merupakan padi organik. Camat Kecamatan Matesih, Mulyono., S.H., M.M., mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Ngadiluwih bersama kelompok Tani Cempaka bekerjasama dengan PT. Rumah Organik Indonesia juga Tani Muda Indonesia melaksanakan kegiatan padi organik. Luas tanah yang ditanami padi organik ada sekitar 25 hektar. Kegiatan ini selain untuk launching panen raya padi organik, namun juga peresmian jembatan yang berada di Dusun Dungjangan, Desa Ngadiluwih. Mulyono selaku camat di Kecamatan Matesih juga meminta bupati untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada masyarakat Desa Ngadiluwih, khususnya yang berprofesi petani agar bersemangat untuk bertani.

Rusdiyanto Purwadi., S.E selaku Kepala Desa Ngadiluwih juga menuturkan bahwa warga Desa Ngadiluwih dan Tani Muda Indonesia sepakat untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas pertanian di Ngadiluwih dengan sebaik – baiknya. Saat ini ada sekitar 59 anggota yang sudah bergabung di kelompok Tani Muda Indonesia. Desa ngadiluwih juga sudah ditetapkan sebagai Desa Wilayah Organik oleh Kementrian Pedesaan. Dengan ditetapkannya Desa Ngadiluwih sebagai Desa Wilayah Organik, maka diharapkan pertanian di seluruh Desa Ngadiluwih semakin maju. Dengan penerapan sistem organik ini, padi yang ditanam pun juga tidak mudah roboh dan lebih tahan hama wereng.

Ada beberapa kendala yang ditemui oleh Pemerintah Desa Ngadiluwih untuk memulai menanam padi organic, yaitu tentang pandangan masyarakat bahwa system organik akan menurunkan pendapatan petani. Namun, Pemerintah Desa Ngadiluwih dan para petani anggota Tani Muda Indonesia optimis akan mendapatkan hasil yang baik dan maksimal.

“Kami telah melakukan pengubinan untuk melihat berapa tonase pendapatan yang akan di dapat oleh petani. Gambaran yang diperoleh sekitar 9,8 ton per hektarnya”, ujar Rusdiyanto.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono berjanji akan mencari cara untuk menjual padi organic dari Desa Ngadiluwih. Beliau akan menghimbau agar masyarakat Karanganyar untuk membeli produk lokal yang dihasilkan oleh masyarakat dan berusaha agar petani – petani di Kabupaten Karanganyar semakin sejahtera.

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
DSC_0435

Ratusan Atlet Panah Ramaikan DPRD Cup

Karanganyar, Senin 4 Maret 2019

Ratusan Atlet Panahan Junior dari beberapa wilayah di Jawa Tengah mengikuti lomba panahan yang diselenggarakan dalam rangka HUT DPRD Karanganyar ke-68, Sabtu (2/3/2019) kemarin.

Kejuaraan panahan berlangsung di lapangan GOR Raden Mas Said Karanganyar. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto dan Pj. Sekda Karanganyar, Sutarno membuka acara secara simbolik dengan melepaskan busur pagi itu.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Karanganyar, Sujarno mengatakan, sebanyak 267 atlet mengikuti lomba Panahan Tingkat Jawa Tengah dalam menyambut HUT DPRD Karanganyar ke-68. Peserta terbagi beberapa kategori terdiri dari tingkat SD kelas 1-3 sejumlah 57 Atlet. SD kelas 4-6 sejumlah 121 Atlet, SMP sejumlah 55 Atrlet dan SMA sejumlah 34 Atlet.

Diharapkan dari kegiatan ini muncul atlet berbakat yang dapat berbicara di tingkat nasional dan internasional.

“Kejuaraan ini untuk melihat potensi atlet-atlet junior. Semoga dapat menambah pengalaman dan muncul atlet nasional,”katanya.

Adapun total hadiah yang diperebutkan masing-masing kategori sejumlah 36 juta rupiah.

Lomba ini berlangsung selama dua hari terhitung mulai Sabtu (2/3/2019) sampai Minggu (3/3/2019).

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0005

Pemkot Tegal Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Sambutan Bupati Dalam Kungker Kabupaten Tegal

Karanganyar – 1 Maret 2019

Kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dengan tujuan menjalin silaturahmi sekaligus bertukar informasi dengan Bupati Karanganyar dilakukan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Jumat (1/3).

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono M.M. mengucapkan selamat datang kepada Pemkot Tegal yang telah meluangkan waktu untuk datang ke Karanganyar. Semoga kunjungan kerja dari Pemkot Tegal bisa bermanfaat untuk saling belajar bersama sekaligus menjalin silaturahmi. Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Karanganyar adalah Kabupaten di Jawa Tengah yang berada di paling timur. Selain pesona alam yang indah, Kabupaten Karanganyar juga memiliki wisata sejarah seperti makam raja-raja dan candi. Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Karanganyar merupakan kabupaten yang memiliki sanitasi terbaik nomor 2 se-Indonesia.

Drs. H. Muh. Nursholeh selaku Wali Kota Tegal berterima kasih kepada Kabupaten Karanganyar yang telah menyambut rombongan dari Tegal dengan luar biasa. “Semoga kunjungan ini dapat dijadikan pembelajaran, agar Pemkot Tegal bisa meniru sisi positif dari Kabupaten Karanganyar” ujarnya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan sharing mengenai Pelaksanaan Pengendalian Barang dan Jasa antar kedua daerah.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
1

Penarikan 130 Mahasiswa KKN UNS dari 13 Kecamatan di Karanganyar

Karanganyar – 28 Februari 2019

Setelah 45 hari mengabdi di 13 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya 130 mahasiswa KKN UNS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus. Kamis, (28/02) Sebanyak 130 mahasiswa KKN UNS yang terdiri dari 13 tim yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Mojogedang dan 2 kelurahan di Kecamatan Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selaku koordinator KKN UNS, Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN UNS di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa UNS yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
IMG-20190227-WA0028

Sarasehan Bulan Februari Baznas Karanganyar

Karanganyar – 27 Februari 2019

 

Baznas Karanganyar baru saja mengadakan Sarahsehan Baznas pada hari ini, Selasa (27/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh Baznas Karanganyar untuk mengevaluasi kegiatan amil zakat di Baznas Karanganyar. Dalam hal ini, Bupati Karanganyar diwakilkan oleh Pejabat Sekretariat Daerah, Drs. Sutarno., M.Si. Dalam laporannya, Drs. H. Sugiyarso H.S., S.Pd., S.H., M.Ag., M.Kn, capaian pengumpulan zakat pada bulan Februari di Baznas Karanganyar mengalami penurunan. Baznas Karanganyar hanya mampu mengumpulkan sekitar 800 juta saja. Hal ini dikarenakan surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah yang mengintruksikan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di SMA dan SMK se-Kabupaten Karanganyar mulai bulan Februari untuk tidak menyetorkan zakatnya ke Baznas Karanganyar, melainkan langsung ke Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Bahkan, untuk SMA, SMK, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Jawa tidak hanya gajinya saja yang dipotong 2,5%, namun juga seluruh penghasilan termasuk tunjangan kerja. Baznas Karanganyar meminta kepada Bupati untuk mengikuti jejak Provinsi, yaitu dengan memotong 2,5% dari seluruh gaji dari ASN dan menyalurkannya sebagai zakat di Baznas Karanganyar. Baznas Karanganyar juga optimis capaian zakat pada tahun ini tidak akan mengalami penurunan dan akan melebihi dari tahun lalu. Zakat tersebut akan disalurkan untuk program – program Baznas, seperti Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur, dan Karanganyar Taqwa. Program – program Baznas Karanganyar ini sangat membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan memakmurkan masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya, Drs. Sutarno., M.Si, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah bekerjasama dengan Baznas Karanganyar untuk memberikan pemahaman kepada ASN bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan diikutkan zakat. Beliau juga berharap mudah – mudahan Karanganyar dapat segera merealisasikan mengikuti jejak Provinsi untuk mengambil zakat dari seluruh gaji ASN dan PNS.

 

Diskominfo (ind/dn/sr)

Read More
3210a8a5-6948-4515-bc82-1364acea1e7e

Bupati Tandatangani Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Dan Wilayah Bersih Dan Melayani

Karanganyar – 22 Februari 2019

 

Pada hari Jumat (22/2) pagi ini, Bupati Juliyatmono menandatangi Pencangan pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bersih dan Melayani (WBM) di Pengadilan Negeri Karanganyar. Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ini merupakan implementasi dari UU No. 20 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Dikatakan oleh Asminah., S.H., M.H selaku Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar bahwa kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan pimpinan Mahkamah Agung mengenai pencanangan pembanguan zoan integritas tersebut merupakan bentuk dari lembaga peradilan di Indonesia yang berkomitmen untuk menciptakan peradilan yang bersih terutama pada aparatnya. Terus berupaya meningkatkan integritas performa aparat pengadilan dan pelayana kepada masyarakat yang mencari keadilan.

Dengan adanya program pencanangan tersebut menunjukkan komitmen dari lembaga peradilan khususnya Pengadilan Negeri Karanganyar. Program ini juga mengharapkan dukungan dan pengawasan dari masyarakat agar implementasi pencanangan pembangunan zona integritas dapat berjalan baik, sehingga terbebas dari korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungli.

 

Diskominfo (in/dn/sr)

Read More
IMG-20190321-WA0013

Tim Common Sense Parasamya Purnakarya Nugraha Kunjungi SD Negeri 3 Jaten Karanganyar

Diskominfo

Tim Common Sense didampingi Bupati Saat Berkunjung ke SDN 03 Jaten.

Karanganyar – 19 Februari 2019

Tim Common Sense mengunjungi Sekolah Dasar Negeri 3 Jaten Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungan inti Tim melihat fasilitas umum sekolah dimulai dengan ruang kelas sebagai tempat kegiatan belajar mengajar, perpustakaan sekolah, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Ruang Palang Merah Remaja (PMR), lab komputer, kantin sekolah, mushola/ ruang bagi siswa siswi non muslim, serta toilet yang dilengkapi dengan buku bacaan.

SD Negeri 3 Jaten Karanganyar sendiri menjadi salah satu sekolah dasar di Kabupaten Karanganyar yang diajukan ke Tim penilaian lantaran memiliki beragam prestasi.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

 

 

Read More

Persiapan Bulan Dana PMI, PMI Karanganyar Lakukan Audiensi dengan Bupati

Karanganyar – 14 Januari 2019

Bulan dana PMI yang akan dilakukan bulan April mendatang dibahas dalam acara Audiensi PMI Karanganyar dengan Wakil Bupati, Kamis (14/02) di Ruang Garuda Setda Kabupaten Karanganyar. PMI karanganyar mengharap kesediaan Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono M.M. unntuk menjadi ketua panitia Bulan Dana April mendatang.

Pada tahun 2019 PMI ingin menaikan target menjadi 1 Milyar, dari target sebelumnya 790 Juta. Berdasarkan hal tersebut pihak PMI Karanganyar meminta bantuan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk ikut memberikan bantuan sebagaimana akan digunakan untuk melengkapi ketersediaan alat yang dibutuhkan. Pada tahun 2018 Pemda telah memberikan bantuan melalui APBD senilai 50 Juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membuat PMI Karanganyar tetap eksis.

Demikian Diskominfo (in/an/mt)

Read More
IMG-20190321-WA0009

Pantau Persiapan Pilkades di Desa Tohudan, Bupati : Para Cakades harus Kendalikan Massa Pendukung

Diskominfo

Bupati Memberikan Pengarahan pada Calon Kades.

Karanganyar, 14 Februari 2019

Bupati Karanganyar melakukan pemantauan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tohudan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta Calon Kepala Desa (Cakades) dapat mengendalikan massa pendukungnya untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Pantauan persiapan pemilihan kepala desa dimulai dari lokasi hingga tata cara pemilihan desa. Pada kesempatan itu, Bupati Juliyatmono juga memberikan arahan kepada panitia pemilihan desa dan calon kepala desa.

Pada para calon kepala desa, Bupati berpesan agar masing-masing kandidat dapat menjaga kondusifitas. Para calon kepala desa harus bersiap menang kalah serta mampu mengendalikan diri dan massa pendukungnya.

‘Kontrol emosi pribadi dan pendukung. Para kandidat harus legowo menerima hasil pemilihan kepala desa,”katanya.

Selain kepada para calon kepala desa, Bupati juga turut memberikan arahan pada panitia pemilihan kepala desa. Bupati meminta para panitia pemilihan kepala desa bersikap netral serta teliti dalam mengecek tahapan-tahapan pilkades.

“Cek semua tahapan-tahapan. Jangan sampai suara warga yang tercecer dan harus sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT),”pesannya.

Di kecamatan Colomadu, dua desa tidak menggelar pemilihan kepala desa lantaran masanya belum berakhir. Dua Desa tersebut yakni Klodran dan Blulukan. Sementara di Desa Tohudan 5 calon kepala desa akan memperebutkan posisi kepala desa. Lima calon tersebut akan bersaing menggaet suara terbanyak dari 3.815 warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20190208-WA0092

Kunjungan Kerja Pansus I dan III DPRD Bojonegoro

Karanganyar – 12 Februari 2019

 

Panitia Khusus (Pansus) I dan III baru saja mengunjungi Kantor Bupati Karanganyar dalam rangka Kunjungan Kerja bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar (8/2). Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar. Rombongan tersebut diboyong oleh Anam Warsito selaku Ketua rombongan dan Ketua Pansus I. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah Pansus I dan III DPRD Bojonegoro ingin mempelajari Perda tentang Pelestarian Budaya Jawa.

Dalam pelaksanaan kunjungan kerja tersebut Bupati Karanganyar diwakilkan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Istar Yunianto, M. M karena Bupati berhalangan hadir. Rombongan tersebut disambut dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, Istar Yunianto banyak memperkenalkan wisata – wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Sebenarnya wisata di Karanganyar cukup lengkap. Ada wisata alam, religi, budaya, desa wisata dan sebagainya”, ujar Istar kepada rombongan Pansus I dan III DPRD Bojonegoro.

Anam Warsito mengungkapkan bahwa mereka ingin sekali belajar mengenai Perda Perlindungan Kesenian Budaya Jawa yang telah dimiliki Karanganyar. Memang tujuan dari kunjungan kerja kali ini lebih terfokus pada bidang pariwisata dan kesenian.

”Kami dari Pansus I kebetulan bertugas untuk melaksanakan proses pembuatan perda tentang perlindungan kesenian. Kami ingin belajar dari Kabupaten Karanganyar. Dan ternyata Kabupaten Karanganyar sudah memiliki perda nomor 17, yaitu tentang Pelindungan Kesenian Budaya Jawa”, ujar Anam Warsito.

Menurutnya, budaya Jawa sekarang sudah mulai luntur di jiwa generasi sekarang. Maka dari itu, mereka ingin membuat perda untuk menghimbau masyarakat agar ikut melindungi dan melestarikan kesenian dan budaya daerah. Lagi pula, Kabupaten Bojonegoro sedang mempersiapkan membuat wisata. Hanya saja, wisata ini akan lebih ditonjolkan pada bidang kesenian karena Kabupaten Bojonegoro tidak memiliki destinasi wisata yang menonjol seperti di Kabupaten Karanganyar.

 

Diskominfo (ind/dn/sr)

Read More