Category: Pemerintahan

46 CPNS Tenaga Honorer Karanganyar Terima SK Bupati

DSC_2647

Bupati Karanganyar, Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum saat memberikan pengarahan kepada 46 Honorer Kategori 1

Sebanyak 46 Tenaga honorer menerima SK Bupati Karanganyar pada acara Penyerahan SK Bupati Karanganyar tentang Pengangkatan CPNS tenaga Honorer Kategori I Kabupaten Karanganyar, Senin (15/04) di Ruang Podang I Setda Karanganyar. “ untuk kategori I ini sejumlah 46 tenaga honorer yang menerima SK Bupati, adapun tenaga honorer tersebut dari DKP, DP3AKB, DKK dan Kecamatan-Kecamatan,”terang Ka. BKD Karanganyar Drs. Larmanto, M.Si saat memberikan laporan.

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam menyampaikan pengarahan, menegaskan bahwa seorang PNS maupun tenaga honorer harus mengedepankan kedisiplinan baik waktu maupun berpakaian. “ Tahun ini merupakan tahun politik, Saya tegaskan sekali lagi seorang PNS harus bersikap netral tidak boleh terlibat partai manapun”,terangnya. (in)

Read More

Pemkab Seleksi Desa Terbaik

Lomba Desa Tahun 2013 Tingkat Kabupaten Karanganyar

Lomba Desa  Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2013

Karanganyar, Selasa (09/04/2013)

Sebanyak tiga desa dari tiga Kecamatan yakni Desa Kemiri Kecamatan Kebakkramat, Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu, dan Desa Gemantar Kecamatan Jumantono mengikuti Lomba Desa Tingkat Kabupaten Karanganyar tahun 2013, Senin (08/04).

Tepilihnya tiga desa tersebut untuk mengikuti lomba yang dilaksanakan setiap tahun itu telah melalui penyaringan dan kajian dari ratusan desa yang mengajukan untuk ikut lomba.

Selanjutnya, perlombaan ini dimaksudkan untuk menilai keberhasilan pembangunan desa secara terarah, terkoordinasi, terpadu, dan berkelanjutan. “Ajang kali ini bertujuan mengetahui sejauhmana pembangunan yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun. Kami juga ingin mengetahui seberapa besar peningkatan kualitas kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya keamanan, dan ketertiban di masing-masing desa,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Kabupaten Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo, di Balai Desa Kemiri, Kebakkramat, kemarin.

Desto menambahkan, bagi pemenang juara I Lomba Desa tahun ini akan diajukan mengikuti lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Di tempat yang sama, Asisten Pemerintahan Kabupaten Karanganyar, Any Indrihastuti, saat membuka Lomba Desa di Balai Desa Kemiri, Kebakkramat, mengatakan, perlombaan itu harus menjadi salah satu strategi yang berkesinambungan dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa. Di mana, konsep pemberdayaan di sana harus memberikan ruang kepada masyarakat. Mereka harus diajak untuk meningkatkan kapasitasnya dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada, tentunya untuk perbaikan kehidupan masyarakat bersangkutan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kerjasama masyarakat dengan pemerintah dalam berbagai bidang pembangunan. Lomba ini juga bertujuan menguatkaan rasa persatuan, kesatuan, dan kesejahteraan bagi warga masyarakat di masing-masing desa,” ujar Any.pd

Read More

Gerak Jalan Pemilu Jurdil Meriahkan Car Free Day Karanganyar

Karanganyar, Senin (08/04/2013)

DSC_2471

Bupati Karanganyar Saat Memberangkatkan Peserta Gerak Jalan

Tak kurang 300 peserta ‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’, Minggu (07/04) memadati area Car Free Day di sepanjang  Jl. Lawu Karanganyar Kota. Acara yang diselenggarakan KPU Kabupaten Karanganyar ini, diikuti Muspida, Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Pimpinan Parpol peserta Pemilu Legeslatif 2014 dan warga masyarakat dari berbagai kecamatan.

Selain itu, seluruh penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan, baik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun personil kesekreatiatannya, juga mengikuti  kegiatan yang dimeriahkan puluhan pelajar yang tergabung dalam marching band SMP Negeri Jumantono.

Peserta gerak jalan Minggu pagi ini, diberangkatkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani  dari depan Kantor KPU Karanganyar, ditandai dengan pengibaran bendera start. Urutan paling depan barisan KPU Karanganyar bersama  Muspida dan para Pimpinan Parpol yang, diiringi barisan marching band, PPK se kabupaten beserta  sekreatiatannya, disambung puluhan warga masyarakat.

‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’ yang dilaksanakan di area car free day ini, sebagaimana dijelaskan  Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Karanganyar Kustawa Esye, sebagai wahana sekaligus media sosialisasi Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang akan berlangsung tanggal 9 April 2014 mendatang.

Materi sosialisasi yang disampaikan kepada para pimpinan Parpol peserta Pemilu 2014 maupun masyarakat luas, menurut dia selain perihal hari pelaksanaan pemungutan suara (9 April 2014), persyaratan maupun pelaksanaan pendaftaran bakal calon legeslatif, system pemungutan suara Pemilu Legeslatif mendatang, juga perihal masing-masing alokasi kursi di setiap Daerah Pemilihan (DP) .

“Pendaftaran calon legeslatif dimulai 9 April sampai 24 April tahun ini, persyaratan administrasikan sudah kami sosialisasikan  kepada seluruh  pimpinan Parpol. Walau demikian, jikalau masih ada yang belum jelas, setiap saat dapat dikonsultasikan ke KPU Karanganyar. Sedangkan system pemungutan suara untuk Pemilu Legeslatif, tidak lagi mencontreng tapi mencoblos”, kata Kustawa Esye.

Seusai mengikuti ‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’, menempuh rute dari kantor KPU Karanganyar, memutar Taman Pancasila dan kembali lagi ke kantor komisioner, ratusan peserta mengikuti pengundian puluhan hadiah hadir yang diselenggarakan penyelenggara. Berbagai hadiah yang pagi itu diberikan kepada peserta diantaranya VCD/ DVD player, tape recorder mini compo, TV-plasma, sepeda gunung dan culkas. maupun hadiah utama. pd

 

Read More

Hari Ini, PDIP Buka Pendaftaran Cabup-Cawabup

PDIP Karanganyar membuka pendaftaran bakal calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar mulai Selasa (9/4/2013) ini. Proses penjaringan bakal cabup-cawabup melalui beberapa tahapan seperti wawancara dan fit and proper test.

Ketua DPC PDIP Karanganyar, Paryono, mengatakan sesuai instruksi dari pengurus DPP PDIP maka pihaknya membuka pendaftaran bakal cabup-cawabup pada Pilkada Karanganyar. Pendaftaran dimulai pada 9-22 April secara terbuka. Artinya, WNI yang mempunyai keingindan dan kemampuan dipersilakan mendaftar sebagai cabup-cawabup dari PDIP.

“Pendaftaran dilakukan secara terbuka kepada masyarakat, baik internal maupun eksternal partai. Bahkan, masyarakat yang berasal dari luar Karanganyar tetap dipersilakan mendaftar,” katanya seusai launching pendaftaran bakal cabup-cawabup pada Pilkada Karanganyar, Senin (8/4/2013).

Pendaftaran cabup-cawabup yang diusung PDIP tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini dilakukan agar jumlah pendaftar bakal cabup-cawagub dari PDIP semakin banyak. Sehingga tim penjaringan bakal cabup-cawabup dapat menyeleksi sesuai potensi setiap pendaftar.

Tentunya, seluruh kader PDIP bakal menaati bakal cabup-cawagub yang direkomendasikan oleh pengurus DPP PDIP. “Siapapun yang yang direkomendasikan pengurus PDIP kami akan patuh dan laksanakan. Saya akan menjadi panglima untuk memenangkan siapapun yang direkomendasikan oleh pengurus DPP PDIP,” ujarnya.

Pengurus DPP PDIP bakal menentukan rekomendasi bakal cagub-cawagub sebelum 22 Juni. Sebab, bakal cabup-cawabup harus didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari itu.

Sementara ketua tim penjaringan bakal cabup-cawabup dari PDIP, Sumanto, menjelaskan terdapat beberapa tahapan penjaringan bakal cabup-cawabup yakni wawancara dan fit and proper test. Pelaksanaan tahapan penjaringan cabup-cawabup dilakukan oleh para pengurus DPC, DPD maupun DPP PDIP.

Read More

2012, Angka Kematian Bayi Turun

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2012 kepada Ketua DPRD, Sumanto, dalam Rapat Paripurna, Sabtu (06/04)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2012 kepada Ketua DPRD, Sumanto, dalam Rapat Paripurna, Sabtu (06/04)

Karanganyar, Sabtu (06/04/2013)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyatakan, angka kematian bayi pada 2012 mengalami penurunan. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) mencatat angka kematian bayi tahun lalu hanya 9,23 permil.

Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2012 dalam rapat paripurna, Sabtu (06/04). Dikatakan Rina, hal itu merupakan capaian yang cukup menggembirakan. “Angka kematian bayi pada 2012 sebesar 9,23 permil. Artinya, terjadi penurunan kematian bayi permil penduduk pada 2012,” kata dia.

Dengan capaian tersebut, dinas terkait yakni DKK sudah bagus dalam melaksanakan tugas dan program kerjanya terkait penanganan kasus kematian anak pada tahun lalu. “Untuk persentase capaian kierja tahun 2012 mengalami kemajuan sebesar 126,32 persen,” ujar dia.

Setali tiga uang kasus kematian bayi, peningkatan kinerja DKK juga ditunjukkan dengan adanya penurunan kematian Bawah Lima Tahun (Balita) di tahun yang sama. “Data kami menyebutkan penurunan tersebut mencapai angka 0,37 permil,” ujar dia di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Karanganyar serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kendati demikian, angka kematian ibu pada 2012 masih cukup tinggi yakni 127,6 per 1.000 ibu. Dipaparkan orang nomor satu di Pemkab Karanganyar itu disebabkan meningkatnya pre-eklamsi pada ibu. Hal itu sulit diprediksi prognosisnya. Namun, pihaknya mengklaim sebagian besar kinerjanya bersama dinas terkait sudah baik. Hanya saja, Rina menyampaikan apa yang diraihnya saat ini harus tetap ditingkatkan.

Di sisi lain, Pemkab Karanganyar juga memiliki prestasi tersendiri dalam hal penggalakan program Keluarga Berencana.  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) melaporkan progam pelayanan keluarga berencana 2012 terdapat 26.886 orang akseptor baru. Sementara itu, peserta KB aktif sebanyak 133.565 dan KB mandiri 79.944 orang.pd  

Read More

Uji Publik KII

DSC_0002Seorang pegawai sedang melihat nama-nama Tenaga Honorer Kategori II (KII) di website resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar (www.karanganyarkab.go.id), Jumat (05/04)

Read More

BRI Kucurkan Bantuan Untuk PNPM Perdesaan

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Karanganyar, Sparta Sianturi, menandatangani perjanjian kerjasama dengan UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Karanganyar, di Aula DP2KAD, Selasa (02/04).

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Karanganyar, Sparta Sianturi, menandatangani perjanjian kerjasama dengan UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Karanganyar, di Aula DP2KAD, Selasa (02/04).

Karanganyar, Rabu (03/04/2013).

Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri di Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan kucuran kredit tanpa angunan oleh Bank Rakyar Indonesia (BRI) Cabang Karanganyar. Bantuan tersebut diberikan agar usaha yang dikelola bisa berkembang. Tapi syaratnya usaha sudah mendapat rekomendasi dari tiap UPK PNPM yang ada.

“Kami siap membantu program PNPM, asal usaha itu sudah berjalan dengan baik dan benar-benar dibutuhkan. Hal itu juga merupakan upaya mengurangi angka kemiskinan,” jelas Mawardi, Kepala Bagian Mikro, Kantor Wilayah BRI Yogyakarta, Selasa (02/04).

Maka dari itu, bentuk kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan penandatanganan antara Pemimpin Cabang BRI Karanganyar, Sparta Sianturi, dengan UPK PNPM  untuk penyaluran kredit, di Aula Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Karanganyar disaksikan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo.

Saat ini di Karanganyar ada dana masyarakat sebesar Rp 521 miliar  dan penyaluran kredit melalui BRI sebanyak Rp 543 miliar hingga Februari kemarin. Penyaluran dana PNPM akan disalurkan lewat BRI sehingga diharapkan akan menjadi tambahan dana. Adapun dana PNPM Karanganyar mencapai Rp 43 miliar pada tahun ini.

Sri Desto Untung Raharjo menambahkan, PNPM Mandiri Perdesaan di Karanganyar ada di 120 desa, tiga kelurahan, dan 12 kecamatan. Tiap-tiap desa sudah memiliki UPK yang membina usaha serta penyaluran bantuan. “Sedangkan lima kecamatan, yakni Jaten, Colomadu, Kebakkramat, Karanganyar Kota, dan Gondangrejo masuk ke PNPM Perkotaan” jelasnya.

Sedangkan total dana bergulir yang disalurkan PNPM Perdesaan tahun 2011 mencapai Rp 36,8 miliar dan tahun 2012 meningkat menjadi Rp 43,2 miliar, naik 17 persen. Itu belum termasuk dana pendampingan dari APBD sebanyak lima persen dari total dana APBN.pd

Read More

Honorer KII Diminta Hati-Hati

Karanganyar, Selasa (02/04/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani meminta seluruh tenaga honorer kategori II (KII) untuk tidak terpengaruh bujukan oknum tidak bertanggungjawab terhadap tes pengangkatan CPNS. Pihaknya memastikan, lolos atau tidaknya para honorer KII ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Rina menyebutkan, 464 tenaga honorer KII harus menjalan beberapa tahapan  yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak memiliki kewenangan untuk meloloskan mereka.

Hal ini dia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada para honorer KII di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/04). Perempuan asli Karanganyar itu menekankan, para honorer harus bijak dan tidak tergiur penawaran pengangkatan CPNS. Mengenai praktik tersebut, bupati sudah mendapatkan sejumlah laporan.

“Ada oknum yang coba-coba mencatut nama saya maupun Pak Sekretaris Daerah (Sekda). Yang perlu kami tekankan, hal itu tidak benar dan bohong belaka. Para honorer jangan sampai tertipu,” ujar Rina Iriani.

Secara tersirat, dia menyampaikan sudah ada beberapa tenaga honorer yang masuk perangkap oknum yang bersangkutan. Hanya saja, mereka tidak mengaku menjadi korban. Informasi yang dia himpun menyebutkan, para tenaga honorer KII rata-rata mengeluarkan uang antara Rp 20 juta hingga Rp 80 juta. “Uang itu pasti hilang karena kalau lolos jadi CPNS tidak ada hubungannya dengan uang itu dan bukan atas bantuan siapapun. Saya saja tidak bisa membantu karena yang menentukan itu langsung dari BKN, tim independen dan tim gabungan yang profesional, apalagi orang lain,” katanya.

Agar korban tidak bertambah banyak, dirinya meminta kepada semua tenaga honorer KII untuk tanggap dan melaporkan praktik itu. “Silahkan lapor langsung ke saya. Tetapi lapor yang jelas, siapa pejabatnya, yang mengirimkan siapa, instansinya apa. Saya akan cek dan kalau benar, saya copot,” tegasnya.pd

 

Read More

Honorer KII Jalani Uji Publik

Karanganyar, Selasa (02/04/2013)

Kelompok terakhir dari tenaga honorer Kategori II (KII) di Kabupaten Karanganyar mulai menjalani uji publik mulai Selasa (02/04) hingga Selasa (16/05) mendatang. Tahapan uji publik ini mengacu pada Peraturan Kepala (Perka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012.

Sementara itu, Pemerintah Pusat melalui Surat MENPAN dan RB Nomor B/751/M.PAN-RB/03/2013 tertanggal 18 Maret 2013 seluruh tenaga honorer itu bakal menjalani uji publik. Maka, instansi yang memiliki  tenaga honorer KII harus mengumumkan nama-nama tenaga honorer tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, menjelaskan pihaknya melakukan uji publik melalui website Karanganyarkab, BKD, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan yang ada tenaga honorer KII di Karanganyar.

“Jika tidak ada protes, hasilnya langsung diserahkan pada BKN. Selanjutnya, pada Mei mendatang data akan turun lagi, dan mereka yang lolos akan mengikuti tes pada Juli 2013,” jelas dia usai memberikan pengarahan kepada tenaga honorer KII di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/04).

Dia mengatakan total KII yang sudah divalidasi oleh BKN, Kemen PAN dan RB sebanyak 464 orang, yakni sebanyak 189 sebagai tenaga pendidik, 50 tenaga kesehatan serta 225 tenaga administrasi lain. Total tenaga honorer itu adalah mereka yang telah lolos seleksi dan telah menempuh pengabdian sejak tahun 2005.

Tenaga honorer yang mengikuti tes bakal dinyatakan gugur bila tidak sesuai dengan passing grade yang ditentukan oleh BKN. Setelah gelombang terakhir dari tenaga honorer ini selesai diproses maka tidak ada lagi pengangkatan CPNS di kemudian hari. “Kalau pada akhirnya nanti kita tetap membutuhkan tenaga baru, maka perlu mengusulkannya kembali pada BKN maupun  Kemen PAN dan RB,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengatakan tahapan penanganan tenaga honorer KII dilaksanakan oleh petugas dari instansi pusat dan daerah, Perguruan Tinggi yang ditunjuk sebagai pelaksana tes, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Seluruh petugas pelaksana dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak menyertakan oknum atau siapapun juga yang secara organisasi tidak dapat dimintai pertanggungjawaban,” jelas Rina Iriani.pd

Read More

KPUD Sosialisasikan Pilbup Karanganyar

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye, memperlihatkan Jalu Inten (Jalak Lawu Indah Tenteram), maskot Pilbup  Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/03)

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye, memperlihatkan Jalu Inten (Jalak Lawu Indah Tenteram), maskot Pilbup Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/03)

Karanganyar, Jumat (22/03/2013)

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karanganyar mulai melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Karanganyar, di kantor KPUD setempat, Kamis (21/03).  Lebih lanjut, sosialisasi juga akan dilakukan malam ini dengan pertunjukan  wayang kulit dan tarian di Gedung Wanita Karanganyar.

Sementara itu,  KPUD Karanganyar juga menjelaskan Logo Pilbup Kabupaten Karanganyar yang berupa Jalak Lawu, bernama Jalu Inten, kepanjangan Jalak Lawu Indah dan Tenteram. “Filosofinya, burung jalak mengantarkan pendaki menuju puncak Gunung Lawu dengan lancar,” kata Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye

Pria yang akrab dipanggil Cak Kus ini mengatakan, sosialisasi diadakan untuk memberitahukan kepada masyarakat terkait Pilbup yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Untuk itu, warga di harapkan dapat berperan aktif menyukseskan Pilbup. “Pelaksananaan Pilbup direncanakan pada Minggu,  22 September, tahun ini,” jelas dia.

Selanjutnya, dia menambahkan, peran aktif masyarakat juga untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang dilaksanakan 26 Mei 2013. “Jadi sosialisasi nantinya juga akan menyinggung tentang Pilgub Jawa Tengah. Bagaimana cara memilih yang benar,” ungkapnya.

Untuk Pilgub ini, KPU Karanganyar menyiapkan sebanyak 1.604 tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di 17 Kecamatan. “Tidak ada TPS  Khusus untuk buruh dan di rumah sakit,”katanya. pd

Read More