Category: Pemerintahan

DSC_0688

Tirakatan HARDIKNAS

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dua dari kiri) menyerahkan tumpeng kepada Kepala DISDIKBUD (berbaju batik coklat) pada acara Doa Bersama / Tirakatan HARDIKNAS Senin, 1/5/2017

Karanganyar,  Senin 01 Mei 2017

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Doa Bersama Senin, 1 Mei 2017 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

Setelah sholat berjamaah yang diimami oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan bahwa acara tersebut dilaksanakan selain untuk menyambut HARDIKNAS juga untuk mendoakan pelaksanaan Ujian Nasional. Ujian Nasional bagi siswa-siswi SMP/MTs akan dilaksanakan pada 2,3,4 dan 8 Mei 2017.

“Ujian Nasional untuk SMP/MTs diikuti oleh 103 sekolah terdiri dari 78 SMP dan 25 MTs. Jumlah peserta  SMP: 11.834 (sebelas ribu delapan ratus tiga puluh empat) siswa, UNBK: 542 (lima ratus empat puluh dua) siswa. Yang melaksanakan UNBK adalah SMPN 1 dan 2 Karanganyar, yang lain akan menyusul tahun 2018,” jelas Tarsa.

Untuk UNBK akan diselenggarakan sampai sore karena dibagi 3 (tiga) shift. Sedangkan yang berbasis kertas dimulai jam 10.30 WIB karena sesuai petunjuk dari Pusat dan harus mengambil kertas soal di DISDIKBUD lebih dahulu.

Jadwal pelaksanaan UN adalah: 2 Mei: Bahasa Indonesia, 3 Mei: Matematika, 4 Mei: Bahasa Inggris dan 8 Mei: IPA.

Menurut Tarsa doa bersama malam itu juga dimaksudkan untuk mendoakan pelaksanaan UN SD/MI yang akan diselenggarakan pada 15-17 Mei 2017. UN SD/MI akan diikuti oleh 12.899 (dua belas ribu delapan ratus sembilan puluh sembilan) siswa yang semuanya masih berbasis kertas.

Selain acara doa bersama untuk memperingati HARDIKNAS 2017 akan dilakukan pula anjangsana kepada Kepala Dinas Pendidikan yang telah purna tugas yang masih ada, senam bersama anak-anak TK/PAUD dan guru-gurunya yang berjumlah sekitar 2.500 (dua ribu lima ratus) peserta di Alun-alun Karanganyar pada Selasa, 2 Mei 2017 jam 06.30 dilanjutkan Upacara Bendera di Halaman Setda.

Setelah pemotongan tumpeng oleh Juliyatmono yang kemudian diserahkan kepada Tarsa, Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Juliyatmono menghimbau supaya anak-anak yang akan mengikuti UN jangan ditakut-takuti, tapi harus dibombong supaya spiritnya muncul.

“Saat ini kita adakan doa bersama, kita minta, berdoa kepada Tuhan supaya semua berjalan baik, lancar, dan mejadi juara Indonesia,” harap Juliyatmono.

“Berdoa sebenarnya membangun komunikasi, minta kepada Tuhan, supaya hasilnya baik. Kalau hasilnya baik semuanya akan senang,” imbuh Juliyatmono.

“Pemerintah Daerah terukurnya dengan pendidikan yang makin baik. Akan terjadi perubahan besar melalui pendidikan. Yang pinter-pinter akan membuat perubahan. Perubahan itu akan dilakukan melalui pendidikan. Yang memenangkan pertarungan besok adalah yang memikirkan perubahan ke hal-hal yang lebih baik. Dirgahayu Hari Pendidikan,” pungkas Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
KOMINFO

PELANTIKAN DPC APDESI MASA BAKTI 2017-2022

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memakaikan Jas Kepada Ketua APDESI Yang Baru

Karanganyar, 29 April 2017

Sejumlah 36 orang pengurus DPC APDESI (Dewan Perwakilan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) masa bakti 2017-2022 dilantik. Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar sabtu malam (29/4). Acara dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar.

APDESI adalah satu –  satunya wadah bagi Pemerintahan Desa. APDESI Nasional sendiri di bentuk pada tahun 2005. Sesuai instruksi Menteri pada tahun 2005 untuk dibentuk Asosiasi Pemerintah Provinsi yang beranggotakan Gubernur – gubernur, dan di Kabupaten dibentuk AKASI (Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia) yang beraggotakan Bupati – bupati, sedangkan di desa dibentuk APDESI.

Menurut Haryanto selaku ketua panitia anggota – anggota APDESI adalah Kepala – kepala desa se-Kabupaten Karanganyar yang berjumlah 162 orang. Fungsi Organisasi ini adalah untuk mengawal Undang – undang Desa. Selain itu dengan adanya APDESI diharapkan dapat mendorong berjalannya Permendes (Peraturan Mentri tentang Desa).

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar para Kepala Desa dapat menjalankan fungsinya dengan baik sebagai sarana untuk berjuang mensejahterakan masyarakat di Desanya. Selain itu Juliyatmono juga menghimbau agar Lurah dapat memperjuangkan kesejahteraan perangkat desanya, supaya mereka bisa terpacu kinerjanya. Selain itu Bupati juga mengharapkan agar semuanya terus menjaga semangatnya agar pembangunan terus bergerak maju. “Desa adalah miniatur Negara, apabila desa maju maka negara juga akan maju,” kata Juliyatmono.(yoga/adt)

Demikian DISKOMINFO

Read More
KOM_5248

Pemkab Karanganyar Peringati Upacara Hardiknas

KOMINFO

Bupati Karanganyar Bertindak Selaku Inspektur Upacara Pada Peringatan Hardiknas Kabupaten Karanganyar, Selasa (2/5)

Karanganyar, Selasa 2 Mei 2017

Pemkab Karanganyar menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati Karangayar, Selasa (2/5/2017) pagi.

Dalam kegiatan ini Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak selaku Inspektur Upacara dan diikuti Forkopimda, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, PNS dilingkungan Karanganyar, Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Karanganyar.

Dalam amanat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir yang dibacakan Bupati Karanganyar, menyampaikan peringatan Hardiknas sebagai momentum dan sekaligus refleksi dari berbagai upaya yang telah dan sedang kita lakukan dalam melaksanakan berbagai program untuk memajukan pendidikan, khususnya mutu pendidikan di Indonesia.

Sekarang ini tiba saatnya perguruan tinggi melaksanakan Tri Dharma Pendidikan Tinggi agar lebih memperhatikan dampak dari aktivitasnya terhadap pengembangan ekonomi, terutama ekonomi di daerahnya.

Dengan kata lain, perguruan tinggi lebih dapat membuktikan diri untuk mampu menyelesaikan problem-problem praktis melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Pimpinan perguruan tinggi harus mampu membuat kebijakan yang menghargai bahkan memberikan insentif yang cukup bagi dosen-dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Dalam kerangka tersebut, Menristek mengundang berbagai pihak untuk dapat berkolaborasi, berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya menjadikan perguruan tinggi sebagai institusi yang inovatif, kompetitif dan secara nyata dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.

KOMINFO

Bupati Menyerahkan Penghargaan Kepada Sejumlah Guru Berprestasi dan Pemenang Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke 100 Tahun 2017

Masih ditempat dan waktu yang sama, usai pelaksanaan Peringatan Hardiknas dilakukan penyerahan penghargaan oleh Bupati kepada pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Karanganyar, yakni Tien Mawarni sebagai Juara I Guru TK berprestasi dari TK Aisyiyah X Jaten, Sri Setyani sebagai Juara I Kepala TK berprestasi dari TK Aisyiyah Karanganyar, Siti Chotijah sebagai Juara I Guru SD berprestasi dari SD Negeri 01 Suruh Tasikmadu, Ponco Susilo sebagai Juara I Kepala SD Berprestasi dari SD Negeri 02 Klodran Colomadu, Hidayati sebagai Juara I Guru Berprestasi dari SMP Negeri I Mojogedang, Sudiro sebagai Juara I Kepala SMP Berprestasi dari SMP Negeri I Tawangmangu, Nunuk Sri Susilawaty sebagai Juara I Pengawas SD Berprestasi  dari UPT. Disdikbud Karanganyar dan Sri Wuryanti sebagai Juara I Pengawas SMP Berprestasi dari Disdikbud Karanganyar.

Masing-masing mendapatkan Tropy dan hadiah uang sebesar lima juta rupiah.

Selanjutnya jelang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-100 pada tahun 2017, ditempat yang sama dilakukan Launching  Logo hari Jadi ke-100 Kabupaten Karanganyar  berupa pelepasan balon dan Pembukaan Selubung  logo hari jadi ke-100 Kabupaten Karanganyar.

KOMINFO

Bupati Bersama Forkopimda Kabupaten Karanganyar Melaunching Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-100

Sebelumnya perlu diketahui, Pemkab. Karanganyar menggelar lomba kejuaraan sayembara desain logo hari jadi ke-100 Kab. Karanganyar yang dimenangkan oleh Sdr. Atok Purwo Kusuma dari Tegalwinangun, Tegalgede, Karanganyar dan menerima hadiah berupa uang sebesar lima juta rupiah.

Demikian Diskominfo (yga/ind)

 

Read More
DSC_0522

Paskah Membawa Perubahan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (berbaju putih) memberikan hadiah utama berupa sepeda kepada pemenang didampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo (berbaju ungu) pada Perayaan Paskah bersama, Jumat (28/4/2017)

Karanganyar,  Jumat 28 April 2017

Perayaan Paskah bersama PNS, TNI, POLRI dan masyarakat se-Kabupaten Karanganyar diselenggarakan pada Jumat, 28 April 2017 di Gedung Wanita Karanganyar.

Dihadiri oleh lebih kurang 1.000 (seribu) umat Kristiani se-Kabupaten Karanganyar, perayaan Paskah yang dimeriahkan dengan penampilan beberapa kelompok paduan suara, pembacaan puisi  serta kelompok musik pemuda “Sion” ini mengambil tema “Paskah Membawa Perubahan”.

Sesuai dengan tema tersebut Pdt. Hengky Kusworo dari Semarang menyampaikan renungan bahwa dengan Paskah iman kepercayaan umat Kristiani semakin diteguhkan. Di samping itu Paskah harus bisa membawa perubahan seperi halnya Kristus yang telah membawa perubahan bagi dunia ini. Perubahan ini tentu saja dimaksudkan untuk menjadi lebh baik.

“Kekristenan, keagamaanmu harus bertumbuh, harus berubah menjadi lebih baik. Kalau tidak mau berubah kita akan tergerus oleh jaman,” jelas Pdt. Hengky.

Seperti hanya Blackberry, Yahoo yang tidak mau berubah mengikuti tren masa kini, akhirnya kedua perusahaan ini gulung tikar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Forkompinda serta beberapa pejabat Perangkat Daerah di Kabupaten Karanganyar berkenan hadir dan menyampaikan sambutannya pada perayaan Paskah tersebut.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan bahwa sesuai dengan tema Paskah saat itu kita harus mau berubah karena hakekatnya hidup ini adalah perubahan.

“Masa lalu tidak akan kembali lagi dan esok hari milik kita untuk terus kita upayakan, harus berubah menuju ke arah yang lebih baik,” kata Juliyatmono.

Disinggung oleh Juliyatmono bahwa Kabupaten Karanganyar mulai tahun 2015 dinilai oleh Pemerintah Pusat. Kabupaten Karanganyar masuk 2 (dua) besar pemerintahan berkinerja terbaik di Indonesia dan memperoleh Satya Lencana Karya Bhakti Nugraha. Untuk memperoleh hal ini semua komponen telah menunjukkan perubahan kinerja yang semakin baik. Bahkan hal ini juga terjadi pada kehidupan beragama. Karena kerukunan kehidupan beragama berpengaruh mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Menteri Agama telah memberikan piagam penghargaan kepada Karanganyar karena berhasil membina kerukunan umat beragama,” jelas Juliyatmono.

“Pemerintah melalui Pancasila harus terus memastikan bahwa keanekaragaman harus terus dijaga, dipelihara dan dipupuk dengan sangat baik. Setiap warga bangsa Indonesia silahkan menjalankan agamanya dengan penuh perasaan nyaman, tanpa boleh ada sedikit pun gangguan, karena pilihan kita terhadap agama adalah pilhan kita terhadap Tuhan dan tidak boleh orang mempengaruhi, menekan dan mengganggu pelaksanaan kegiatan keagamaan. Ini juga merupakan salah satu program kami yaitu meningkatkan kualitas keimanan,” kata Juliyatmono.

“Orang-orang yang cenderung memaksakan kehendak, melakukan hal-hal pendekatan dengan kasar, keras, saya kira Tuhan belum hadir di hatinya. Kita doakan semoga Tuhan menyentuh hatinya menjadi semangat untuk keadaannya lebih baik,” imbuh Juliyatmono.

“Melalui Paskah ini mari kita songsong esok hari dengan merubah keadaan dengan lebih baik,” pungkas Juliyatmono.

Di akhir acara Bupati Karanganyar menyampaikan bantuan untuk penyelenggaran kegiatan tersebut serta mengambil nomor undian untuk pemenang hadiah utama yang berupa sepeda gunung. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
DSC_0295

1000 Anak PAUD dan TK Ramaikan HUT IGTKI Ke-67

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono mencoba salah satu permainan tradisional anak yakni engklek

Karanganyar, Selasa 02/05/2017

IGTKI Kabupaten Karanganyar rayakan HUT Ke-67 dengan mengadakan senam massal yang diikuti oleh 1000 peserta yang terdiri atas guru dan anak-anak PAUD serta TK dan Festival lukisan oleh 350 anak Kelompok Belajar di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Selasa Pagi (2/5). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Setda Karanganyar, Perwakilan Forkompimda beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang ada di lingkup Pemkab Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak anak-anak Karanganyar untuk giat belajar dan beribadah dengan baik. Apresiasi juga ditujukan kepada bunda PAUD beserta bapak ibu guru yang senantiasa dengan kesabarannya mendidik anak-anak Karanganyar untuk menjadi anak-anak yang hebat dan sukses.

“Saya doakan anak-anak Karanganyar kelak menjadi Presiden, menjadi Gubernur, menjadi Bupati, menjadi orang-orang hebat dan sukses”, doa Juliyatmono dihadapan anak-anak.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua IGTKI Karanganyar Siti Amanah mengatakan hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun 2017 adalah hari yang special untuk anak-anak, dikarenakan diperkenankannya anak-anak untuk bermain bersama teman-teman anak PAUD dan TK se Kabupaten Karanganyar. selain dapat menikmati area bebas di Alun-Alun, juga telah disediakan badut dan permainan tradisional anak seperti lompat tali, engklek dan bakiak. Anak-anak pun juga bisa menikmati taman ramah anak “Ceria” dan air mancur yang terletak disamping Alun-Alun Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_0499

79,8 Miliar Dana Desa Tahap I Siap diCairkan

KOMINFO

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan dana desa tahap I pada setiap perwakilan desa di Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/4) di Pendopo Rumdin Bupati

Karanganyar, 28 April 2017

Dana desa tahap I (60 persen) Kabupaten Karanganyar  siap dicairkan pada awal bulan ini, sementara pencairan dana desa tahap II (40 persen) pada Juli 2017.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada persiapan pelaksanaan kegiatan dana desa tahap I, Jum’at (28/4/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pencairan dana desa ini diperuntukkan kepada seluruh desa di 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedangkan kalurahan di Kecamatan Karanganyar kota tidak mendapatkan dana desa.

Dana desa ini uang Negara diawasi dari berbagai sudut, baik dari Kejaksaan, Kepolisian yang dibantu Polsek. Saya minta untuk ditata dengan baik, melaksanakan kegiatan sesuai dengan yang di programkan APBDes,”pesannya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar pada April 2017 ini meraih Piagam Satya Kencana Karya Bhakti Nugraha dari Presiden RI dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI sebagai Kabupaten Berkinerja Tertinggi se Indonesia, peringkat ke dua Nasional. Sehingga pemerintah-pemerintah yang berpretasi mendapatkan kepercayaan dengan adanya dana desa yang meningkat.

“Desa harus bersinergi dengan visi misi Kabupaten, begitu juga Kabupaten bersinergi dengan Gubernur(Provinsi),”katanya.

Bupati menghimbau untuk seluruh desa di enam belas Kecamatan yang mendapatkan dana desa untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya dengan baik. Karena BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tolong segera dibereskan secara administrasi, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi puasa Ramadhan, agar berjalan baik tidak terburu-buru,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan pencairan dana desa di Jawa Tengah meliputi sebelas Kabupaten. Untuk Kabupaten di Solo Raya yang mendapatkan dana desa tahap I lebih awal meliputi Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

“Dana desa Tahap I untuk Karanganyar sebesar 79,8 miliar rupiah yang akan diterima oleh seluruh desa di 16 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Paling lambat, Rabu besok sudah masuk kas desa masing-masing,”terang Utomo Sidi.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
IMG_0444

Pelantikan dan Serah Terima Ketua TP PKK Kecamatan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pengarahan pada acara pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP PKK Kecamatan, Jumat Pagi (28/4)

Karanganyar, Jumat 28/4/2017

Tindak lanjut pelantikan pejabat pada tanggal 10 April 2017 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan berdasar Keputusan Ketua Umum TP. PKK Nomor 13/KEP/PKK.PST/XII/2015 tentang hasil Rakernas Ke-VIII PKK Tahun 2015 bidang kelembagaan PKK, dilantik Ketua TP PKK Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Tasikmadu, dan Kecamatan Gondangrejo di Aula TP. PKK Kabupaten Karanganyar, Jumat Pagi (28/4) yang dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Dispermasdes dan Camat Jatipuro, Gondangrejo serta Tasikmadu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan jabatan Ketua TP PKK Kecamatan melekat pada jabatan Camat, untuk itu Camat yang merupakan Aparatur Sipil Negara harus siap mengemban tugas untuk ditempatkan dimana saja. Mutasi dan promosi jabatan adalah kebutuhan organisasi di pemerintahan.

Bagi Ketua TP. PKK Kecamatan yang lama saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dan untuk Ketua TP. PKK Kecamatan yang baru saja dilantik saya ucapkan selamat.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono mengatakan jabatan Ketua TP. PKK merupakan amanah dan kepercayaan yang sepatutnya disyukuri dengan semangat pengabdian. 10 program PKK yang menyentuh semua aspek kehidupan sangat dibutuhkan masyarakat. Sinergitas semua lini sangat diperlukan dalam penjabaran 10 program PKK tersebut.

“Kekuatan dan peluang yang dipunyai saat ini, mari kita optimalkan dengan menjaga kekompakan, solidaritas yang tinggi, bekerja sama dan saling mengisi.”, harap Siti Khomsiyah. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
IMG_0479

Wujudkan Stop BABS Tahun 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (memegang mike) menyampaikan sambutan sekaligus penjelasan pada acara Sambung Rasa di Halaman Radio Swiba (Kamis, 27/4/2017)

Karanganyar,  Kamis 27 April 2017

Tema tersebut diambil untuk acara Sambung Rasa di Halaman Radio SWIBA Kamis malam, 27 April 2017. Acara yang disiarkan secara live lewat Radio SWIBA 96.3 FM ini dihadiri oleh OPD terkait, yakni perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta beberapa Camat dan perwakilan dari Kelurahan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang baru saja tiba dari kunjungan kerjanya ke Malaysia berkenan hadir pada acara tersebut dan memberikan sambutan.

Sekaligus  memberikan sambutan, Juliyatmono menanggapi pertanyaan dari penyiar Radio Swiba tentang Stop BABS. Beliau  menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia sekarang memakai istilah Pembangunan Manusia Berkelanjutan. Diharapkan derajad kesehatan manusia terus membaik. Kualitas kesehatan manusia diukur melalui perilaku hidup sehat.

“Hidup sehat nanti polanya akan seperti apa, tahun ini akan kita deklarasikan. Sudah kami siapkan sticker dan pamflet untuk dipasang di rumah-rumah supaya orang tahu bagaimana melakukan upaya-upaya untuk membangun perilaku hidup sehat,” terang Juliyatmono.

“Hidup sehat tidak lepas dari aktifitas oleh raga, apapun jenis olahraganya, apa itu jalan kaki, bersepeda, berenang, yang penting bergerak. Kemudian hindari rokok, perbanyak makan buah, dan upaya-upaya yang lain dengan gerakan hidup bersih,” imbuh Juliyatmono.

Salah satu penyebab derajad kesehatan masih kurang adalah karena masyarakat masih belum mau meninggalkan tradisinya, kebiasaannya. Ada sebagian warga masyarakat yang tidak bisa buang air besar kalau tidak di sungai. Kebiasaan buruk ini harus dirubah.

“Masyarakat harus terus digembor-gemborkan untuk Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan),” tandas Juliyatmono.

Masyarakat masih melakukan BABS mungkin memang karena belum mempunyai jamban di rumah. Untuk mengatasai hal ini pemerintah konsekwen akan membantu jambanisasi.

“Kami sudah siapkan dana kira-kira 9 Miliar di APBD untuk menuntaskan masyarakat supaya stop BABS. Kalau kampungnya berjubel-jubel, berdekatan, tidak punya pakarangan, nanti kita buat jamban komunal seperti di Kemiri, Kebakkramat sehingga kampungnya menjadi bersih dan indah, ” tambah Juliyatmono.

Masyarakat di Karanganyar ini yang masih banyak tidak memiliki jamban, yang BAB nya  di pinggir sungai adalah dearah-daerah yang dekat dengan sungai yang aliran sungainya lancar. Daerah-daerah itu di adalah Tawangmangu, sebagian Karangpandan, Colomadu yaitu di Malangjiwan, Utara Gedongan, Klodran, Ngasem. Bahkan yang punya jamban pun malah mengalirkan buangannya ke sungai, tidak ada septi tank nya, seperti daerah-daerah di Gayamdompo, Gedong, Lalung bahkan Kota Karanganyar. Tentu saja ini mencemari sungai-sungai kita.

“Maka program Stop BABS akan kita tuntaskan tahun ini.  Kekurangan dana sudah kami mintakan ke beberapa CSR dari Perushaaan, BUMD kita, dari BAZNAS juga, kita keroyok bareng-bareng,” janji Juliyatmono.

Supaya gerakan ini ada payung hukum dan dasar pemberlakuannya maka dibuatkan regulasinya. Regulasi ini memuat keterlibatan semua pihak. Regulasi ini menjadi bukti konkrit keseriusan kita, sehingga hal ini tidak hanya berupa himbuan belaka, tetapi juga direncanakan dan dianggarkan.

“Akhir tahun nanti saya akan mengundang Ike Nurjanah, duta sanitasi Indonesia supaya melihat bukti-bukti bahwa program ini sudah berjalan dengan baik,” imbuh Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
IMG_0412

Pembekalan Perangkat Desa Tahap I

kominfo

Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar Bachtiyar Syarif saat membuka pembekalan bagi perangkat desa di hotel Pondok Asri Kalisoro Tawangmangu, Rabu Siang (26/4)

Karanganyar, Rabu 26 April 2017

Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Karanganyar adakan pembekalan bagi Perangkat Desa, Rabu Siang (26/04) di Hotel Pondok Asri Kalisoro Tawangmangu. Sebanyak 134 perangkat desa tersebut selama 2 hari ini akan dibekali ilmu tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa, Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa, Pengelolaan Aset Desa, Pengadaan Barang dan Jasa di Desa, Penyusunan RPJMDesa dan RKPDesa, Penyusunan APBDesa, Penyusunan dan Implementasi Produk Hukum Desa, Pengelolaan Keuangan Desa dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa yang akan disampaikan oleh nara sumber seperti Sekretaris Daerah Karanganyar, Assisten Pemerintahan Setda Karanganyar, Dari Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Bagian Hukum Setda Karanganyar dan Inspektorat Daerah Karanganyar.

Pembekalan ini perlu dilaksanakan sebagai bekal pengetahuan dan wawasan perangkat desa dalam menjalankan pemerintahan yang ada di desa, diharapkan dengan adanya kegiatan ini perangkat desa mampu berperan aktif dan bersinergi dalam mewujudkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi kepada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat demi Karanganyar Maju dan Sejahtera.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Bachtiyar Syarif mengatakan perangkat desa sebagai penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa diharapkan mempunyai kapasitas dan kemampuan yang handal dikarenakan Pemerintah Desa sebagai lini terdepan pelayanan pemerintahan yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

“Dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses informasi dan komunikasi baik lokal maupun global, perangkat desa dituntut mengikuti perkembangan kemajuan teknologi”, pesan Bachtiyar

Dikatakan lebih lanjut, Perangkat Desa dihadapkan pada keinginan masyarakat yang ingin adanya pelayanan yang cepat, tepat murah, mudah dan tidak terbelit-belit. Untuk itu kualitas mental dan jiwa profesional bagi seorang Perangkat Desa sangat diperlukan. Mental minta dilayani harus dihindari, Perdes dan ASN selaku Abdi Negara merupakan pelayan masyarakat.

Sementara itu Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar Timotius Suryadi melaporkan pelaksanaan pembekalan Perangkat Desa ini diikuti oleh 134 orang yang kesemuanya merupakan Sekretaris Desa baru hasil pengisian Tahun 2016 sejumlah 76 orang dan Tahun 2017 58 orang yang nantinya akan dipecah menjadi dua kelas yaitu kelas A dan kelas B. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_0031

Karanganyar Jadi Lokasi Orientasi Lapangan Peserta Diklatpim IV Kemenkes RI  

KOMINFO

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi mewakili Bupati menyampaikan sambutannya pada penerimaan Diklat Pim IV Kemenkes RI, Rabu (26/4)

Karanganyar, Rabu 26 April 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Angkatan I Kementerian Kesehatan RI. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 36 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kunjungan tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah, Samsi mewakili Bupati Karanganyar, Rabu (26/4/2017) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan beberapa program dibidang kesehatan yang telah terealisasi, diantaranya stimulan pembangunan jamban sebanyak 5.725 jamban yang bersumber dari APBD, dana desa, CSR dan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

“Dibidang KB, kami memberikan penghargaan/insentif kepada para pria untuk mengikuti KB jangka panjang yaitu MOP (Vasektomi). Adanya pendirian kampong-kampung KB di Kabupaten Karanganyar,”ujarnya.

Lebih lanjut Sekda menjelaskan tahun 2015 memperoleh penghargaan  KB MKJP Tingkat Nasional dan Juara I BKB Provinsi Jawa Tengah.  Sedangkan untuk bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah, Samsi mengatakan berkat kerja keras dan kerjasama dengan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Aplikasi yang mendukung pengelolaan keuangan daerah ini, meliputi SIMBAPER, SIMDA Online, SSPD-BPHTB Online, SIM-PDRB,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang sekaligus Ketua rombongan, Asep Zaenal Mustafa, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat khususnya dibidang kesehatan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More