Category: Pemerintahan

IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
DSC_0088

Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Majene di Rumah Dinas Bupati. Rabu (12/04/17)

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Sekretaris Daerah dan kepala OPD Kabupaten Karanganyar di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/04).

Selain itu juga hadir Ketua PGRI Kabupaten Karanganyar, Kepala SMP Negeri 1 Karanganyar dan Kepala SD Negeri 3 Jaten.

Sementara itu peserta rombongan terdiri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Majene, dan Kepala Sekolah SMP dan SD se-Kabupaten Majene.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh rombongan kerja Pemerintah Kabupaten Majene. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan beberapa informasi tentang wilayah Kabupaten Karanganyar, tentang sekolah adiwiyata dan prestasi serta penghargaan tingkat nasional yang didapatkan oleh Kabupaten Karanganyar.

“Setiap tahun kita terus bergerak memperluas basis sekolah – sekolah calon adiwiyata untuk melatih dan mendidik anak-anak untuk peduli kebersihan lingkungan dan kesehatan”, kata Bupati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Fatmawati yang sekaligus menjadi ketua rombongan dari Pemerintah Kabupaten Majene dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penerimaan secara langsung oleh Bupati Karanganyar. Disampaikan pula oleh beliau informasi tentang sekolah adiwiyata yang terdapat di Kabupaten Majene. Fatmawati mengapresiasi sekolah di Kabupaten Karanganyar   yang memperoleh penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

“Inilah yang mendorong dan memotivasi kami menuju kota Karanganyar yang mempunyai sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri” kata Fatmawati.

Kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Majene di SMP Negeri 1 Karanganyar. Rabu (12/04/17)

Tujuan dari kunjungan kerja ini adalah meninjau sekolah – sekolah di Kabupaten Karanganyar yang sudah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementrian Lingkungan Hidup seperti SMP Negeri 1 Karanganyar dan SD Negeri 3 Jaten yang nantinya akan diimplementasikan ke sekolah – sekolah di Kabupaten Majene yang sementara ini baru menjadi sekolah Adiwiyata Provinsi dan Nasional. Demikian Diskominfo (adt/yg/tt/rz)

 

Read More
DSC_0066

Bupati Lantik 32 Pejabat Eselon

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik sejumlah Pejabat Struktural Eselon III dan IV di Aula BKPSDM, Senin (10/4).

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Pelantikan sejumlah pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berlangsung Senin (10/4/2017) siang di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Hadir sekaligus memimpin pelantikan, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Sekretariat Daerah, Kepala BKPSDM, bertindak selaku saksi Asisten II Bupati Siti Maesyaroh dan Asisten III, Sutarno.

Sejumlah 32 Pejabat Struktural Eselon III dan IV lingkup Pemda Karanganyar yang dilantik  dengan rincian tiga belas pejabat eselon III, sembilan belas pejabat eselon IV.

Dalam arahannya, Bupati Juliyatmono mengatakan jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan baik. Jangan berfikir dangkal, karena Tuhan pasti merencanakan esok hari yang lebih baik, terus untuk bersikap optimis.

“Kita hanya melalui tiga masa, kemarin (masa lalu), hari ini (sekarang) dan esok (masa depan). Ini sudah kita tata dengan baik. Pasti ada yang lebih mulia, seperti yang ditugaskan saat ini untuk dijalani, jangan menyalahkan siapa-siapa dan silakan bekerja dengan baik,”pesannya.

Ia juga menyampaikan pelantikan ini sudah melalui pertimbangan yang baik sehingga harus diterima dengan baik pula.

“Pelantikan ini tidak ada yang dirugikan. Dan sebagai seorang ASN yang memiliki jabatan harus dapat menjadi panutan. Jangan ada skat atau jaga jarak dengan para staffnya. Karena kita bekerja dengan tim untuk hasil yang optimal bukan bekerja sendiri,”tandas Bupati dihadapan para pejabat yang baru dilantik.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0086

Rapat Paripurna

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan tanggapan Bupati terhadap Pemandangan Fraksi DPRD, Juma’t pagi (07/04)

Karanganyar, Jum’at 7 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membacakan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2016 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar, Jum’at (7/4/2017) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Read More
DSC_0039[1]

Rapat Paripurna : Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar

Suasana Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum Fraksi DPRD Terhadap laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Karanganyar Kepada DPRD Kabupaten Karanganyar, Kamis siang (06/04)

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang II dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi DPRD terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban bupati Karanganyar kepada DPRD akhir tahun anggaran 2016 telah dilaksanakan di Aula Kantor DPRD Kabupaten Karanganyar, kamis siang (06/04)

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Kepala Bagian Setda Karanganyar, Kejaksaan dan Kepolisian.

Sebelumnya pada hari Rabu, 5 April 2017 kemarin telah dilaksanakan rapat paripurna masa sidang II dengan agenda  penyampaian laporan pertanggung jawaban Bupati  Karanganyar Tahun Anggaran 2016 dan dilanjutkan pada hari ini Kamis, 6 April 2017 dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar

Ada 6 perwakilan fraksi anggota DPRD Kabupaten Karanganyar meliputi  PDIP, Demokrat-Hanura, Gerindra-PAN, PKB, Golkar dan PKS yang menyampaikan pemandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban Bupati Karanganyar tahun anggaran 2016 diantaranya mengenai pembangunan infrastruktur, pendidikan gratis, perijinan pengelolaan, pelayanan kesehatan dan kewirausahaan.

Sementara ada beberapa fraksi yang mengapresiasi kinerja pemerintah diantaranya prestasi penghargaan APBD yang berhasil masuk 10 besar nasional, peningkatan pendapatan dan Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Kota Kecil Bidang Lalu Lintas. Demikian Diskominfo (krs/tt)

 

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
KOM_3019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang II

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan laporan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Rabu (5/04/2017)

Karanganyar, 5 April 2017

Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan pertanggung jawaban Bupati Tahun Anggaran 2016 diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Rabu (5/04).

Rapat dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta FORKOMPINDA, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, dan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar.

Dalam rapat paripurna Bupati menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada DPRD akhir Tahun Anggaran 2016 yang berupa pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pendapatan daerah, pengelolaan belanja daerah, pembiayaan daerah, pertumbuhan ekonomi serta kebijakan umum dalam mendukung pembangunan visi dan misi Kabupaten Karanganyar. Kebijakan umum tersebut terdiri dari 15 Kebijakan, salah satunya yaitu penerapan wajib belajar 12 tahun dan skema pendidikan gratis.

Selain itu Bupati juga menyampaikan 11 prestasi yang diperoleh Kabupaten Karanganyar di tingkat Nasional, salah satu di antaranya yaitu Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2015 hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Jateng di Tahun 2016.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara dan serah terima oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar didampingi oleh Wakil Bupati dan Wakil DPRD Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (adit/rz)

Read More
IMG_9070

Bentuk Kerukunan Umat Beragama, Karanganyar Gelar Kemah Kebangsaan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Kemah Kebangsaan di Lapangan Karangbangun Matesih, Rabu Pagi (5/4)

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Sebagai bentuk kerukunan antar umat beragama, Kabupaten Karanganyar menggelar Kemah Kebangsaan. Pembukaan Kemah Kebangsaan dilaksanakan di lapangan Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Rabu pagi (05/03).

Penyelenggaraan Kemah kebangsaan tahun 2017 merupakan kemah kebangsaan yang ke IV dan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 5-7 April 2017 (Rabu-Jumat). Peserta meliputi semua pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha di tambah Pramuka Kwaran dan KUA, masing-masing kecamatan di Kabupaten Karanganyar mengirimkan 11 orang, sehingga total peserta yang mengikuti kemah kebangsaan berjumlah 187 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka kemah kebangsaan mengatakan bahwa perjuangan para tokoh jaman dahulu untuk berjuang mendirikan Negara yang berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengakui segala kebinekaan patut dijaga. Semua tokoh agama sepakat yang dibangun di Indonesia adalah negara kesatuan yang sejahtera lahir dan batin agar terus maju dan berkembang menjadi lebih baik.

“Agama adalah persoalan asasi, agama adalah sebuah pilihan yang kita semua adalah makhluk berketuhanan. Tentu cara memilih mendekatkan kepada Tuhan sesuai dengan pilihannya masing-masing,” Kata Juliyatmono.

Untuk memperoleh rasa aman dan nyaman dalam beragama dibutuhkan kesadaran kolektif antara umat beragama. Karena yang menilai umat manusia dalam beragama adalah Tuhan, maka manusia harus berbuat yang terbaik untuk mengakui pilihan-pilihan agama yang dianut oleh masyarakat secara umum

“Mari kita tingkatkan komunikasi antar sesama pemeluk agama karena persepsi, prasangka, kecurigaan yang buruk diakibatkan minimnya komunikasi yang akan melahirkan sikap subyektif menilai terhadap kelompok dan orang lain.” Jelas Juliyatmono.

Bupati mengajak peserta kemah kebangsaan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, supaya agama dapat menuntun manusia melakukan kebaikan. Karena tugas manusia di dunia adalah menyebarkan semangat kedamaian dan kenyamanan. Dengan ketenangan saling membantu satu sama lain dan sesama harus saling menghargargai agar dapat dicontoh oleh generasi yang akan datang

Melalui kemah kebangsaan yang diselenggarakan, pemerintah berharap peserta kemah menjadi tokoh sentral, tokoh penting diwilayahnya agar secara personal dapat berkomunikasi dengan baik, mengetahui pribadi masing-masing dan berdiskusi soal agama. Hindarilah perselisihan konflik-konflik antar umat beragama yang nantinya akan mempengaruhi proses pembangunan.

Sementara itu Siti Maisyaroch, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini perlu dilaksanakan mengingat banyak keanekaragaman agama dan keyakinan yang berada di Kabupaten Karanganyar agar toleransi yang ada semakin kuat serta kerukunan semakin terjaga.

“Sebagai momen untuk membentuk kebersamaan dengan harapan mampu mendorong terbentuknya kerukunan antar umat beragama yang semakin kokoh.” Kata Siti

Kegiatan dalam kemah kebangsaan meliputi ceramah, outbound, diskusi dan bakti sosial. Selain perkemahan, panitia juga menyediakan home stay untuk tempat tinggal peserta agar bisa menyatu dengan warga sekitar. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Read More
DSC_0023

Indeks Tanam 2,2 dalam Setahun, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sawah

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan arahannya pada acara Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Pendopo RD Bupati, Rabu (5/4).

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Berupaya menjaga kelestarian sawah di wilayah  Karanganyar agar senantiasa meningkat, terlebih dengan adanya penambahan pembangunan waduk gondang di Kerjo untuk penyaluran sumber daya air tiga puluh persen ke wilayah Mojogedang dan daerah sekitarnya, diharapkan dapat menambah indeks tanam.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo pada sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI), Rabu (5/4/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Alhamdulillah, indeks tanam kita sampai hari ini masih 2,2 artinya dalam satu tahun rata-rata 2,2 kali tanam. Mudah-mudahan produktifitas terus meningkat dengan adanya pembangunan waduk Gondang di Kerjo dan diikuti pembangunan waduk  Jelantah, Tlobo di Jatiyoso sehingga dibawah wilayah Jatiyoso diharapkan jauh lebih makmur lagi dan lahan pertanian yang hanya dapat ditanam satu kali saja bisa menjadi dua sampai tiga kali tanam,”harap Wabup saat menyampaikan arahannya.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, tentunya keberadaan pupuk menjadi hal yang sangat penting. Dengan demikian dinas pertanian dan pangan untuk menindak lanjuti, agar pupuk senantiasa siap selalu, hanya saja ada beberapa kendala di wilayah atau masyarakat yang belum masuk di Gapoktan atau kelompok tani sehingga sekitar dua puluhan persen petani kita belum memiliki Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK).

“Kami berharap kelompok tani dan Gapoktan ini mampu menambah jumlah anggotanya di masing-masing wilayahnya, sehingga semuanya bisa mendapatkan RDKK, karena riil dimasyarakat dibutuhkan seperti kebutuhan pupuk dan kebutuhan tani lainnya,”terangnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya TNI masuk untuk mengawal kedaulatan pangan ada dampak positif, kerjasama yang bagus ini untuk ditingkatkan baik di tingkat distributor, agen maupun pengecer supaya tidak ada yang menimbun ataupun memainkan pupuk.

“Kalau macem-macem menimbun, kami sampaikan kepada Dandim untuk segera di atasi. Sehingga dengan ketersediaan pupuk dapat mempermudah masyarakat meningkatkan produktifitas dan berinovasi,”tandasnya.

Ditambahkannya, di akhir tahun dan awal tahun berdasar prosentase Kementerian  Desa Tertinggal untuk bisa mengakses kawasan pertanian khususnya untuk pertanian organik. Di Karanganyar sendiri ada lima belas desa penghasil padi organik mulai dari Jenawi, Kerjo, Mojogedang, Karangpandan, Matesih.

“Ini merupakan inovasi pertanian, ada beras hitam, beras merah, beras mentik susu, beras mentik wangi dan dipasarkan di mall-mall, supermarket dengan kemasan yang bagus bisa mencapai harga 40.000 sampai 50.000 rupiah/kg nya. Begitu juga dengan sawah tidak identik menghasilkan padi, tetapi orang yang berkunjung untuk berfoto selfie di area persawahan dan ini bisa menjadi agrowisata,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, mengatakan pihaknya menghimbau khususnya Dinas Pertanian untuk mendata seluruh kelompok tani maupun diluar kelompok tani guna mendapatkan RDKK.

“RDKK yang dikroscek dengan NIK, SPPT PBB baik kelompok tani maupun diluar kelompok tani,”jelasnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari Tim KP3 Provinsi Jawa Tengah, Tim komite Kartu Tani dan Produsen Pupuk Petrokimia dan Pusri Provinsi Jawa Tengah.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_2892

Ketua TP.PKK Karanganyar Terima Tim Penilai Posyandu Nasional

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatrmono saat menyampaikan sambutannya pada penilaian Posyandu terbaik Nasional, Selasa (4/4).

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Dalam rangka penilaian pelaksana terbaik Posyandu tingkat Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono menerima rombongan tim penilai dari pusat, Selasa (4/4/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Ketua TP.PKK Provinsi Jawa Tengah, Dispermades Provinsi Jateng, Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dan segenap keluarga besar TP.PKK Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan PKK sebagai salah satu oganisasi wanita memegang peran penting dan strategis dalam membantu Pemerintah untuk kemajuan pembangunan.

“Berbagai kegiatan dan lomba ini dimaksud untuk bisa terus memajukan PKK dengan segenap Pokja dan kreatifitasnya,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah melindungi ibu dan anak, pentingnya peran seorang ibu  harus mendapat perhatian serius dalam rangka menyayangi putra putrinya di dalam keluarga, karena keluarga merupakan kunci Ketahanan Negara.

“Doa ibu itu ijabah, yang sudah menjadi kodratnya melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, oleh karenanya program KB harus selalu bersinergi untuk generasi berkualitas,”kata Juliyatmono.

Pada penilaian tersebut, Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar berkesempatan maju lomba Posyandu terbaik tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah.

Bupati berharap  hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini bertujuan untuk kebaikan semua.

“Alhamdulillah, Desa Ngunut Kecamatan Jumantono tahun 2016 lalu mendapat juara Nasional sebagai Desa Toga. Dan untuk Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten ini, kita siap dengan segala konsekuensinya untuk menjadi evaluasi kedepan lebih baik lagi, syukur-syukur dengan cek lokasi, nantinya kita mendapatkan juara lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsya Juliyatmono memaparkan jumlah maupun berbagai kegiatan yang dilakukan Posyandu Ngudi Sehat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak.

“Ada 1.385 Posyandu di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan 8.386 Kader Posyandu, untuk Strata Posyandu meliputi Pratama sejumlah 53, Madya sejumlah 354, Purnama sejumlah 754 dan Mandiri sejumlah 132. Sedangkan Integrasi Posyandu terdiri dari integrasi Posyandu A sejumlah 199, B sejumlah 20 dan C sejumlah 23,”terangnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan dari dinas terkait bagi kader posyandu dari mulai pelatihan rajut, pelatihan menu kudapan dan sablon.

Selanjutnya Ketua TP.PKK Pusat, Endang Budi Pardini, pada kesempatan yang sama mengatakan maksud dan tujuan tim penilai posyandu terbaik tidak lain adalah untuk cek dan ricek laporan yang dikirim ke pusat, apakah sesuai dengan kenyataan dilapangan.

“Menilai ke lapangan Posyandu Ngudi sehat, mudah-mudahan sesuai apa yang dilaporkan ke pusat. Dari kadernya, pelaksanaan setiap bulannya, bagaimana kondisi dari sasaran posyandu tersebut. Semoga dari kerja keras dapat menghasilkan yang terbaik,”pungkasnya.

Setelahnya, rombongan tim penilai melanjutkan perjalanan untuk cek lapangan Posyandu Ngudi Sehat di Desa Ngringo, Jaten.

Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

Read More