Category: Pemerintahan

KOM_6596

Jelang Ramadhan, 2000 GTT Gelar Dzikir Bersama

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Dzikir dan Doa Keluarga GTT dan PTT Pendidikan Kab. Karanganyar di Masjid Agung Karanganyar, Kamis (18/5)

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan secara langsung kepada panitia acara.

Karanganyar, Kamis 18 Mei 2017

Dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, lebih kurang dua ribu Guru Tidak Tetap (GTT) Pendidikan se Kabupaten Karanganyar menggelar Dzikir dan Doa bersama, Kamis (18/5/2017) di Masjid Agung Karanganyar.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh guru wiyata bakti atas pengabdiannya selama ini.  Di Kabupaten Karanganyar sendiri pada tahun ini ada banyak kekurangan PNS, karena banyak yang pensiun dan beberapa mutasi ke Provinsi termasuk banyak guru-guru yang berstatus PNS telah pensiun.

Ia menjelaskan dari tiga belas ribu PNS di Lingkungan Karanganyar, untuk tahun ini hanya tinggal sembilan ribuan PNS. Yang mana optimalisasi kinerja harus terus ditingkatkan.

“Keberadaan Guru Wiyata Bakti bagi Pemerintah utamanya untuk pendidikan di Karanganyar memang sangat dibutuhkan, terlebih masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum menempatkan GTT dengan baik sebagai orang penting yang dibutuhkan,”tuturnya.

Dikatakannya, Pemerintah tetap akan memperhatikan dan memperjuang kesejahteraan guru-guru wiyata bakti yang sebagian besar masa kerja telah berlangsung lama.

“Dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) Pusat ditambah BOS Kabupaten dan itu menggaji Guru Wiyata Bakti itu masih kurang. Maka akan saya tambahi BOS khusus untuk menggaji guru honorarium yang datanya sudah ada,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh GTT untuk tetap dalam pengabdian yang baik. Pemerintah tetap akan memperhatikan untuk perbaikan kesejahteraan.

“Akan kami perjuangkan dan ambil keputusan untuk tindak lanjut dengan baik. Mengabdilah untuk bangsa dan negara dengan nilai-nilai ibadah dengan baik supata mendapat ridho dari Allah SWT,”pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan  bantuan atas terselenggaranya kegiatan dzikir dan doa bersama sebesar lima juta rupiah yang diserahkan kepada salah satu panita penyelenggra.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
KOM_6487

Perangkat Desa Baru Mendapat Peltihan

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan arahan pada acara Pelatihan Aparatur Desa, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Kaur perencanaan desa mendapat pelatihan dalam bidang manajemen Pemerintah Desa. Pelatihan ini diadakan di gedung serba guna Sondokoro Tasikmadu  Rabu(17/05). Pelatihan ini diadakan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes).

Acara ini berlangsung dari Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5). Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Pelatihan gelombang pertama sudah berlangsung 2 hari pada tgl 15 Mei  dan 16 Mei 2017. Sedangkan gelombang ke-2 diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2017 dan ditutup pada Kamis, 18 Mei 2017. Gelombang 2 diikuti Perangkat Desa dari 4 Kecamatan yang berjumlah 80 peserta. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Setda Kabupaten Karanganyar..

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan agar perangkat desa dapat bergerak bersama masyarakat untuk maju bersama. Sebagai Perangkat desa harus menggagas sesuatu agar berkembang baik dan tidak bertentangan dengan Undang – undang. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk terus mencari ilmu, mencari pengalaman untuk mengembangkan desa, dan memajukan teknologi di desa. Pemkab Karanganyar akan selalu membantu dalam dana maupun dukungan. Desa harus inovatif dan cerdas karena program Pemerintah saat ini adalah membuat desa sebagai pusat perkembangan. Diharapkan seluruh aparat desa dapat mendukung program itu. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
pengumuman

Pengumuman Penjualan Berupa Bangunan pada kantor Kecamatan Karangpandan dan Kantor Kecamatan Jatipuro

Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengadakan penjualan berupa bongkaran bangunan pada Kantor Kecamatan Karangpandan dan Kantor Kecamatan Jatipuro. Untuk Harga Penawaran, calon peserta dan pendaftaran pelaksanaan penjualan dapat di lihat dalam gambar berikut :

Read More
DSC_0072

208 Mahasiswa IIM Surakarta Ditarik dari lokasi PKN

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima laporan hasil praktek kerja nyata dari salah satu perwakilan mahasiswa IIM Surakarta di Pendopo RD Bupati, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Penarikan sejumlah 208 mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang tersebar di sepuluh desa di Kecamatan Mojogedang secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (17/5/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Kepala Baperlitbang Karanganyar dan Dekan IIM Surakarta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang telah merampungkan PKN  di sepuluh desa se Kecamatan Mojogedang. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa PKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Ditambahkannya Praktek Kerja Nyata ini sebagai disiplin ilmu, berpartispasi dalam berbagai kegiatan sosial untuk melatih menyampaikan dakwah, syiar Islam yang penuh rahmat dan tetap menjaga Pancasila demi keutuhan NKRI yang dapat membawa pencerahan.

“Jangan jadikan Islam yang menakutkan, teror untuk menjadikan musuh, tapi ciptakan Islam yang rahmatan lil alamiin dan tetap menjaga persatuan kesatuan,”pesannya.

Sementara itu, Dekan IIM Surakarta, Muhammad Syamsuri berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan IIM dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka PKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa PKN Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta lebih baik lagi. Semoga Karanganyar kedepan menjadikan Kabupaten yang lebih maju,”ujarnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
DSC_0151

Introduksi Imunisasi Measles Rubella, Bupati : Karanganyar Potensi Menolak Vaksin, Dinkes dan MUI Harus Gencar Sosialisasikan ke Masyarakat

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Advokasi Vaksin Measles Rubella di Aula Rumdin Wabup Karanganyar, Senin (16/5).

Karanganyar, Selasa 16 Mei 2017

Beberapa daerah di wilayah Karanganyar karena pemahaman keyakinan sebagian warga dan kurangnya sosialisasi ke masyarakat mengenai vaksin, menyebabkan Karanganyar berpotensi menolak imunisasi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kegiatan kebijakan kampanye dan introduksi imunisasi measles rubella, Senin (16/5/2017) di aula Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Penolakan orang tua terhadap pemberian vaksin masih terjadi di Karanganyar, seperti di Ngargoyoso, Tawangmangu. Untuk menekan penolakan tersebut, Bupati meminta Dinkes dan MUI untuk bersinergi menyosialisasikan kepada masyarakat.

“Sosialisasi harus dilakukan secara terus menerus dan sinergi semua pihak untuk menyakinkan kepada warga , karena pemberian vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa,”tandasnya.

Bupati mengatakan, merupakan tugas semua pihak baik Pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia untuk dapat menyampaikan secara gamblang mengenai kandungan vaksin, dampak maupun manfaatnya. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan keragu-raguan warga terhadap pemberian vaksin.

“Pemerintah jangan masa bodah, ini tugas kita semua untuk menyakinkan warga. Kita berbicara dhorurot, daruratnya untuk menyelamatkan nyawa. Mari lakukan gerakan serentak semua pihak, agar warga masyarakat selamat karena apa yang dilakukan pemerintah untuk melindungi warga masyarakat, karena fungsi vaksin sendiri adalah upaya pencegahan dari berbagai penyakit  yang telah melalui penelitian, uji coba, jalur yang benar/legal untuk menyelamatkan jiwa,”ajaknya.

Sementara itu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Karanganyar, Zuhaid, Lc, M.Ud mengatakan Islam sangat mendorong pemeluknya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dalam prakteknya, hal tersebut bisa dilakukan melalui upaya preventif, agar tidak terkena penyakit dan berobat manakala sakit.

Disampaikannya, Komisi Fatwa MUI Pusat, Tanggal 23 Januari 2016 di Bogor, memutuskan/menetapkan kembali bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Ditambahkannya, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram, tidak dibolehkan kecuali pada kondisi darurat (keterpaksaan jika tidak dilakukan mengancam jiwa) atau hajat (keterdesakan, jika tidak dilakukan dikhawatirkan menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang atau belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci dan ada keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.

“Seandainya seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen hingga mengancam jiwa berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

“imunisasi tidak boleh dilakukan jika berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dapat dipercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Tjujuk Heru Kusumo menyampaikan  kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) dalam rangka meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan campak dan rubella serta menurunkan angka kejadian CRS.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9879

Pemkab Karanganyar Adakan Bimtek Bagi Aparatur Pemerintah Desa

kominfo

Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius Suryadi memaparkan materi pengelolaan keuangan desa

Karanganyar, Senin 15/5/2017

Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar kembali adakan bimbingan teknis bagi aparatur pemerintah desa bidang manajemen pemerintahan desa di Aula Pindusita Sondokoro PG Tasikmadu, Senin Pagi (15/5). Sebanyak 162 Kaur Perencanaan Desa yang terbagi menjadi 2 angkatan akan mengikuti kegiatan tersebut yang akan dimulai Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5).

Bupati Karanganyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabag Pemerinahan Desa Timotious Suryadi mengatakan bahwa Desa sebagai ujung tombak pemerintahan terbawah memiliki otonomi dalam mengatur pembangunan untuk mensejahterakan, meningkatkan kualitas hidup rakyatnya secara merata dan berkeadilan dengan memperhatikan potensi serta keanekaragaman budaya lokal desa yang ada. Pemerintahan Desa yang terbuka dan bertanggungjawab perlu didukung   peningkatan wawasan bagi aparatur pemerintah desa guna mensinergikan seluruh pelaksanaan tugas pokoknya yakni untuk menyelenggarakan seluruh tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang menjadi tanggungjawabnya.

“Kaur Perencanaan harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku serta cakap dalam merencanakan, menyelenggarakan pengelolaan keuangan desa dan aset desa”, tegas Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juliyatmono, Kaur Perencanaan sebagai pelaksana teknis perencanaan dan pelaksana teknis kegiatan di desa bisa lebih meningkatkan pemahaman mengenai proses manajemen yang harus berjalan sebagai upaya mengefektifkan Pemerintahan Desa.

Peserta bimbingan teknis bagi aparatur pemerintahan desa akan menerima materi Kebijakan umum dalam penyusunan angggaran Desa, Pengawasan dan Pengendalian Aset Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa, Penatacaraan Pengelolaan Aset Desa, Penyusunan RKPDes dan RPJMDes, Penyusunan APBDes, dan Perencanaan Pembangunan Partisipatif yang akan dipaparkan langsung oleh nara sumber yang berkompeten seperti Bupati Karanganyr, Inspektur Kabupaten Karanganyar, Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Kabag Hukum Setda Karanganyar dan Pelaksana Bagi Keuangan Desa Dispermades.

Masing-masing angkatan akan melaksanakan bimtek tersebut masing-masing 2 hari, angkatan pertama akan diikuti oleh 8 kecamatan dengan jumlah peserta 82 Kaur Perencanaan Desa sedangkan angkatan kedua 8 kecamatan dengan jumlah peserta 80 Kaur Perencaan Desa. Dari total 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, hanya Kecamatan Karanganyar yang tidak mengikuti dikarenakan tidak ada wilayah desa.  Demikian Diskominfo (ad)

Read More
KOM_6279

Kuota Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar Dipastikan Naik Tahun Ini

KOMINFO

Kepala KEMENAG H. Musta’in Ahmad memberikan bimbingan dan informasi terkait ibadah Haji 2017 kepada calon Jamaah Haji

Karanganyar, 15 Mei 2017

Kuota Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar naik dari 450 orang pada tahun 2016 menjadi 550 orang pada tahun ini.

Hal ini di sampaikan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Karangnayar Musta’in Ahmad, dalam acara pembukaan Manasik Haji Sabtu pagi (13/5).

Menurut Musta’in dari 550 orang yang akan berangkat tahun ini, 15 orang menunda keberangkatannya karena faktor kesehatan dan 1 orang meninggal dunia. “Total ada 16 orang membatalkan keberangkatan Hajinya tahun ini,” katanya

Menurutnya kekosongan 16 orang itu akan digantikan oleh calon Jamaah Haji cadangan.

Untuk cadangan kabupaten karanganyar sendiri berjumlah 26 orang. “Untuk keberangkatan jamaah cadangan akan diurutkan dari nomer paling kecil,” tuturnya.

Sedangkan jamaah cadangan sendiri adalah Jamaah yang harusnya berangkat tahun depan dengan nomer – nomor awal.

Untuk jamaah asal karanganyar rancannanya akan di bagi menjadi 2 keloter (kelompok terbang) yaitu kloter 20 dan 71.

Untuk pembagian kloter sendiri menggunakan sistem qurah atau pengundian. Rencannaya senin ini pembagian kloter sudah bisa diumumkan.

“Untuk paspor jamaah haji 2017 juga sudah selesai kita tinggal menunggu visa yang di terbitkan Pemerintah Arab Saudi,” tutur Musta’in.

 

Demikian DISKOMINFO(yoga/adt)

Read More
DSC_0111

1334 Ketua RT, RW se Kecamatan Jaten dan Colomadu Terima Insentif

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan secara simbolis insentif pada Ketua RT RW Kecamatan Jaten di Gedung Serbaguna Dagen Karanganyar, Sabtu (13/5)

Karanganyar, Senin 15 Mei 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan insentif kepada 1344 Ketua RT/RW se Kecamatan Jaten dan Colomadu.

Insentif ini diberikan sebagai bentuk penghargaan Pemerintah Karanganyar kepada segenap Ketua RT/RW atas pengabdian dan dedikasinya dalam menggerakkan warga untuk tetep menjaga keamanan lingkungan, kerukunan, guyup rukun di wilayah Karanganyar.

Penyerahan insentif dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda, Sabtu (13/5/2017) malam kemarin di Gedung Serba Guna Dagen, Jaten diberikan kepada sejumlah 698 Ketua Rt/RW se Kecamatan Jaten dan Minggu (14/5/2017) malam di Balai Desa Bolon, Colomadu diberikan kepada 636 Ketua Rt/Rw se Kecamatan Colomadu.

Nominal insentif yang diberikan sebesar 1,5 juta rupiah dipotong pajak penghasilan (PPh) enam persen , sehingga masing-masing menerima bersih sebesar 1.410.000 rupiah.

Dalam arahannya Bupati menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, ciptakan rasa aman agar semua dapat bergerak dengan baik.

“Tingkatkan pemahaman nilai-nilai dalam Pancasila dalam menjaga NKRI dan tumbuhkan rasa toleransi sehingga tercipta guyub rukun, tenteram dan harmonis,”tuturnya.

Ia juga mengatakan berbagai penghargaan telah diraih, diantaranya penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM, penghargaan Baznas dari Kementerian Agama untuk perolehan ZIS tertinggi se Jawa Tengah sebesar satu miliar setiap bulannya yang pemanfaatannya digunakan untuk mengangkat nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karanganyar, Larmanto pada kesempatan tersebut menyampaikan paparan keberhasilan pembangunan Karanganyar melalui visi dan lima misi yang telah terealisasi.

Selain itu, Karanganyar telah menjadi ikon wisata, dimana Karanganyar menjadi tempat tujuan kunjungan wisata baik domestik maupun luar wilayah Karanganyar mulai dari  wilayah utara, Jenawi, Ngargoyoso, Jatiyoso semua menampilkan tempat wisata yang menarik dan masing-masing daerah memiliki ciri khas produk lokal yang dapat dibawa sebagai buah tangan.

Lebih lanjut, Larmanto mengatakan Kabupaten Karanganyar telah menghasilkan kemajuan pesat utamanya pada pembangunan infrastruktur yang merata, pendidikan/kesehatan gratis  dan terciptanya 10.000 wirausahawan mandiri, selain itu UMK Karanganyar tertinggi se Solo raya.

Dari berbagai kemajuan yang telah tercapai diiringi pula dengan pemberian  penghargaan yang diraih, diantaranya untuk tertib administrasi, Karanganyar mendapat nilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan penghargaan Pemerintah berkinerja terbaik peringkat ke dua tingkat Nasional.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
KOM_6270

Tanamkan Nilai Budaya, BPNB DIY Gelar Pemutaran Film Dokumenter

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Penayangan Film Dokumenter di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (10/05)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Menanamkan nilai-nilai budaya pada generasi muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pemutaran film dokumenter, Rabu (10/5/2017) di hotel Taman Sari Karanganyar.

Pemutaran film dokumenter yang mengusung tema Penguatan Karakter Jatidiri Bangsa Melalui Peristiwa Sejarah dan Budaya  dihadiri Bupati Karanganyar dan Tokoh Budayawan Ki Manteb Sudharsono serta diikuti lebih kurang 150 siswa siswi perwakilan SMP/SMA se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka, menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya bangsa harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Jika kita mengkhianati budaya berarti kita mengkhianati apa yang diciptakan/dilahirkan Tuhan di tanah air kita. Untuk itu lahirlah istilah Ibu Pertiwi yang harus kita jaga. Terlebih Indonesia lahir berbagai kerajaan, salah satunya sejarah kerajaan Sriwijaya-Majapahit yang memiliki peradaban yang hebat,”tuturnya.

Bupati menghimbau pada siswa siswi supaya menjadi generasi muda yang memiliki kepribadian budaya, berdaulat dibidang politik yang tetap memegang etika. Sebagai pelajar untuk tetap belajar yang baik, cintai budaya, hormati orang tua dan orang yang lebih tua serta ukir pretasi dengan menghasilkan karya inovatif baik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni budaya.

“Atas nama pemerintah, sebagai salah satu bentuk perhatian kepada warisan budaya, kami telah mengkaderisasi dalang-dalang cilik di Karanganyar untuk dapat melestarikan budaya wayang yang benar-benar warisan budaya leluhur kita, jangan sampai di akui Negara lain,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga sambutan Kepala BPNB DIY, Christriyati Ariani, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerjasama BNPB DIY dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar dalam rangka memberi penanaman nilai-nilai budaya terhadap siswa siswi.

“Melalui lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dapat membentuk karakter anak. Dan salah satu upaya efektif membentuk karakter anak agar tertanam nilai-nilai budaya melalui pemutaran film dokumenter,”terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan banyak keteladanan yang dapat diambil yang kemudian diterapkan generasi kita dalam kehidupan sehari-hari melalui keberhasilan tokoh-tokoh yang berperan pada tayangan film dokumenter tersebut.

“Kami sebagai BPNB DIY bertugas di tiga wilayah yakni di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah sendiri lokasi yang kami pilih adalah Kabupaten Karanganyar, karena dari sini banyak lahir para tokoh sejarah, budayawan,”katanya.

Dengan pemutaran film dokumenter diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada generasi muda. Anak-anak dapat mengetahui sejarah dan mengenal tokoh-tokoh di dalamnya.

“Tayangan film dokumenter telah diputar di enam kota/kabupaten yakni Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Surabaya dan Karanganyar,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa mengatakan ini merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menanamkan pentingnya pendidikan karakter dikalangan pelajar kita. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

  

Read More
KOM_6150

Tetap Jiwai PANCASILA

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (berbaju putih) menyerahkan insentif kepada Ketua RT/RW se Kecamatan Mojogedang didampingi Asisten Pemerintahan (berbaju batik ungu) Selasa malam (9/5)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada saat menyampaikan sambutan pada acara pembinaan dan penyerahan insentif bagi Ketua RT/RW se wilayah Kecamatan Mojogedang Selasa malam (9/5) di Balai Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang. Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait dan Forkompinca serta Kepala Desa dan Bendahara Desa yang ada di wilayah Kecamatan Mojogedang.

Dalam sambutannya Juliyatmono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar menghargai dan memperhatikan peran penting dan kerja keras Ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Mojogedang dalam membantu jalannya pemerintahan di Kabupaten Karanganyar. Untuk itu pada malam tersebut Bupati Karanganyar menyerahkan insentif secara simbolis kepada Ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Mojogedang. Pemberian insentif ini diharapkan akan menggairahkan Ketua RT/RW untuk melayani warganya dengan lebih baik. Sejumlah 467 Ketua RT dan 159 Ketua RW menerima insentif berupa uang sejumlah Rp. 1.500.000,- dipotong pajak penghasilan (PPh) 6 %.

Disampaikan pula oleh Bupati Karanganyar bahwa saat ini jalan-jalan di Kabupaten Karanganyar sudah bagus sehingga bisa menjadi daya pikat bagi orang luar Karanganyar untuk datang berkunjung ke Kabupaten Karanganyar. Tidak hanya untuk rekreasi karena memang pesona Kabupaten Karanganyar yang lain dari yang lain dibandingkan wilayah se Solo Raya tetapi juga untuk membeli produk-produk dari sini yang merupakan penghasil hasil bumi yaitu buah dan sayur yang bermutu.

Juliyatmono mengingatkan supaya kita semua, terutama Ketua RT/RW terus menjiwai Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia. Setiap sila dari Pancasila harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya supaya kehidupan kita semakin baik.

“Saya hanya titip, Ketua RT/RW supaya Pancasila kembali digiatkan karena dasar hidup kita di Indonesia ini adalah Pancasila. Setiap apa yang dilakukan agar menjiwai nilai-nilai Pancasila,” harap Juliyatmono.

“Semua hidup rukun, tidak perlu menilai orang lain. Biar Tuhan yang menilai kita masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut Juliyatmono mengharapkan supaya kerja bakti, gotong royong terus digiatkan agar  lingkungan bersih. Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) supaya kita wujudkan bersama.

Sementara itu Plh. Camat Mojogedang, Murdatmo melaporkan bahwa capaian pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Mojogedang adalah 98%, sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) sudah terlaksana 30%.  Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More