Category: Pemerintahan

web

Karanglo Targetkan Juara Nasional Lomba Desa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Karanganyar, Selasa (23/05/2017)

Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, targetkan Juara Nasional Lomba Desa mewakili Provinsi Jawa Tengah, jika berhasil menyisihkan dua Kabupaten lainnya (Sragen dan Kebumen).

“Kita targetnya memenangi lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah, kemudian menang di tingkat Nasional,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Di depan Tim Penilai Lomba Desa, yang di ketuai oleh Ibnu Kuncoro, Bupati, menjelaskan dalam persiapan untuk Penilaian Lomba Desa ini sangat serius dan siap menang juara nasional, Selasa (23/05) di Gedung Serba Guna, Desa Karanglo.

“Kami siap menang Juara Nasional, dan mendukung penuh dalam persiapan untuk meraih juara itu, jika kurang apa akan dicukupi,” kata Bupati Karanganyar.

Ditempat yang sama, Ibnu Kuncoro, mengatakan terkait dengan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, tim ingin melihat desa berkembang berdasarkan dengan dokumen-dokumen indikator yang harus dan telah diisi.

“Tahun ini yang ikut 19 kabupaten, setelah pemeriksaan dokumen administrasi yang lolos ada tiga kabupaten, kemudian tim penilai ke lapangan melihat langsung realisasi apakah sesuai dengan dokumen tersebut,” kata Ibnu.

Dari tiga kabupaten itu, dipilih satu juara dan penghargaan akan diberikan saat peringatan Hari Jadi Jawa Tengah. Ibnu juga meminta jika ingin menjadi juara satu nasional harus benar-benar  mempersiapkan dan totalitas.

“Jika juara menjadi tempat percontohan dan segi perekonomian juga berputar dengan baik, apalagi disini sudah ada kampung matematika, pasti banyak tamu yang datang,” katanya.

Terkait dengan penilaian, ada indikator-indikatornya yakni Kewilayahan, Pemerintahan, dan Partisipasi. Tim terbagi sesuai dengan penilaian bidang masing-masing. Menariknya, dari tingkat partisipasi, BUMDES dan gedung sangat baik.

Sementara itu, Kepala Desa Karanglo, Parjo, mengatakan di wilahnya mempunyai visi “Karanglo Bagus (Bertakwa, Aspiratif, Guyub, Unggul, Sejahtera)” yang sejalan dengan Visi Kabupaten Karanganyar.

“Di desa kami ada program desa vokasi berupa kelompok usaha produktif unggulan, ada kelompok usaha tela unggu, kelompok usaha pertukangan, usaha pertanian, kampung matematika,” katanya.(pd)

Read More
KOM_6953

Ketua RT / RW Sebagai Ujung Tombak Pemerintahan

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Memberikan Bimbingan pada acara Pemberian Insentif RT dan RW

Karanganyar, 23 Mei 2017

Ketua RT / RW merupakan Birokrasi yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu peran RT/RW sangant penting bagi pemerintahan. Karena perannya yang sangat penting dan vital Pemerintah memberikan penghargaan terhadap RT / RW dengan cara memberikan insentif kepada Ketua RT dan RW di Kabupaten Karanganyar.

Senin (22/5) Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pembinaan sekaligus insentif kepada ketua RT dan RW di Kecamatan Karangpandan dan Matesih. Pemberian insentif ini bertujuan untuk memotifasi dan mensejahterakan para ujung tombak Pemerintahan itu.

Penyerahan insentif dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda, Senin (22/05) siang kemarin di Terminal Wisata Mbangun Makutho Romo, Karangpandan diberikan kepada 233 Ketua RT dan RW se-Kecamatan Karangpandan dan sore di Balai Desa Dawung, diberikan kepada 450 Ketua RT dan RW se-Kecamatan Matesih. Nominal insentif yang diberikan sebesar 1,5 juta rupiah dipotong pajak penghasilan (PPh) 6% , sehingga masing-masing menerima insentif sebesar 1.410.000 rupiah.

KOMINFO

Bupati Karanganyar Memberikan Insentif kepada Ketua RT secara Simbolis

Dalam arahannya Bupati menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, ciptakan rasa aman dan tetap dukung program – program pemerintah dalam membangun Karanganyar agar semua dapat bergerak dengan baik dan harmonis. Juliyatmono juga mengungkapkan bahwa dirinya ingin membangun Karanganyar dengan cepat namun hal itu memerlukan waktu dan perlu proses, jadi masyarakat harus bersabar agar bisa menikmati Karanganyar yang lebih baik nantinya. Sedangkan untuk masalah pendidikan yang saat ini sudah diambil alih Provinsi, Juliatmono menekankan akan tetap mengusahakan agar pendidikan tetap gratis.

Dalam kesempatan tersebut dipaparkan juga keberhasilan pembangunan selama kepemimpinan Juliyatmono dan Rohadi Widodo oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Disampaikan bahwa Karanganyar sudah mendapatkan 3 kali opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK dan Predikat Kabupaten yang terbaik kedua tingkat nasional. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
KOM_7055

Kebijakan Pemerintah Terkait Program Subsidi Rasta

KOMINFO

Kepala BPS Karanganyar Memberikan Sosialisasi Tentang Data Statistik

Karanganyar, 23 Mei 2107

Pemerintah akan meberikan subsidi harga penjualan beras bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR). Hal ini dilakukan Pemerintah dalam rangka mengurangi beban pengeluaran MBR. Melalui program Pemerintah ini diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan.

Untuk melaksanakan Program itu perangkat desa dan lurah se- Kabupaten Karanganyar diberikan pelatihan. Pelatihan ini berlangsung di aula BKK Tasikmadu, Selasa pagi (23/5). Pelatihan ini dilaksanakan agar Program Rasta dapat berjalan dengan benar sesuai prosedur terbaru.

Program Beras Sejahtera (Rasta) Kabupaten Karanganyar untuk Tahun 2017 adalah 56.802 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan untuk besaran Rasta yang di bagikan kepada MBR adalah 15 kg/bln dengan harga tebus sebesar Rp. 1.600,00. Program Rasta Tahun 2017 ini akan dilaksanakan secepatnya setelah data KPM siap. Sedangkan koordinasi penyaluran akan dilakukan oleh Kementrian Sosial melaui Dinas Sosial.

Sedangkan yang berhak menerima Rasta ini adalah keluarga dari RT dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah berdasarkan data terpadu Penanganan Fakir Miskin. Data tersebut didapat dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang di update setiap 3 tahun sekali. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
DSC_0062

Perkuat Jati Diri Bangsa

DISKOMINFO

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa meminta maju salah seorang siswi peserta Seminar Menuju Masyarakat Karanganyar Maju dan Sejahtera, Selasa pagi (23/5)

Karanganyar, 23 Mei 2017

Dalam rangka memperkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila dalam diri generasi muda di Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Seminar Regional Memperkuat Persatuan dan Kesatuan dalam Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera Selasa pagi (23/5) di Gedung Guru Cangakan Karanganyar.

Seminar yang diikuti oleh lebih kurang 150 siswa SMA/SMK, mahasiswa dari Perguruan Tinggi dan pemuda dari organisasi kepemudaan di Karanganyar kota yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada negara Republik Indonesia ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa.

Dalam sambutannya Tarsa menekankan pentingnya penciptaan karakter pemuda yang mulia.

“Pembiasaan upacara setiap Senin di sekolah, kegiatan lomba dan apresiasi seni dari Pemerintah dilakukan untuk mendukung penciptaan karakter siswa yang bagus,” kata Tarsa.

Disinggung pula oleh Tarsa bahwa Bupati Karanganyar terus menekankan pentingnya kerukunan, keeratan, kekerabatan, dan gotong royong.

“Pemuda-pemuda melalui Karang Taruna, organisasi pemuda, mari kita perkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila,” himbaunya.

Dalam visi yang kelima Bupati menekankan untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Memang masyarakat kita berbeda-beda agama dan kepercayaannya.

“Perbedaan agama jangan dijadikan permasalahan. Jangan menilai agama orang lain, biar Tuhan sendiri yang menilai masing-masing pribadi kita,” imbuh Tarsa.

“Siapa yang bercita-cita, ingin jadi presiden, menteri?” tanya Tarsa. Ada salah seorang siswi yang tunjuk jari dan diminta maju. Siswi ini mengaku ingin mejadi menteri pendidikan. Berkat keberaniannya bermimpi dan menyampaikan cita-citanya di hadapan banyak orang, Tarsa memberinya hadiah uang Rp.100.000,00. Spontan teman-temannya bertepuk tangan.

Setelah dibuka, seminar dimulai. Disinggung oleh pemateri seminar dari Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar bahwa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting untuk memperkuat jati diri bangsa, memperkuat ketahanan nasional, memudahkan tercapainya tujuan nasional dan menciptakan suasana yang tenteram, aman dan damai sehingga kesejehteraan masyarakat bisa tercapai. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
KOM_6851

Peran Vital Ketua RT/RW

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan insentif kepada Ketua RT/RW Kecamatan Tawangmangu didampingi Wakil Bupati (20/5)

Karanganyar, 21 Mei 2017

Sebagai wujud perhatian dan penghargaan terhadap peran vitalnya Pemerintah memberikan insentif kepada Ketua RT/RW di Kabupaten Karanganyar.

Sabtu malam (20/5) Bupati Karanganyar menyampaikan pembinaan sekaligus insentif bagi Ketua RT/RW se Kecamatan Tawangmangu bertempat di Balai Desa Karanglo, sedangkan untuk Kecamatan Karanganyar dilaksanakan pada Minggu malam (21/5) di Balai Kelurahan Bejen.

Sejumlah 347 Ketua RT dan 100 Ketua RW Kecamatan Tawangmangu hadir dan menerima pembinaan serta insentif masing-masing Rp.1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dipotong pajak penghasilan (PPh) 6%, sedangkan di  Kecamatan Karanganyar diberikan insentif bagi 500 Ketua RT dan 162 Ketua RW.

Dalam sambutannya Juliyatmono menghimbau karena peran Ketua RT/RW sangat vital maka Pemerintah mohon dukungannya supaya ikut menciptakan kerukunan di lingkungan masing-masing serta terus menjaga Pancasila sebagai dasar negara.

“Ketua RT/RW mohon dukungannya supaya guyub, rukun, yang paling pokok saat ini Ssupaya Pancasila dikuati lagi sehingga negara Indonesia ini yang terdiri dari bermacam suku, etnik, agama terus dijaga. Penjaga yang paling depan itu adalah Ketua RT/RW,” kata Juliyatmono.

Kerja bakti, pertemuan rutin di tiap-tiap RT harus terus digalakkan karena ini merupakan wujud dan bagian dari kerukunan.

Pemerintah Kabupaten terus akan  berupaya supaya pembangunan merata, semua jalan bagus. Tahun ini program Kabupaten adalah “Karanganyar Maju dan Sejahtera”. Bertepatan dengan hari jadi yang 100 tahun, diharapkan semua rumah memiliki jamban dan layak huni. Pemerintah menyediakan anggaran 12 miliar untuk hal ini.

Yang menjadi cita-cita kita bersama adalah supaya Karanganyar bisa menjadi daerah tujuan pendidikan, daya tarik wisata dan lain-lain. Untuk itu pemerintah berupaya akan membangun Perguruan Tinggi yang besar di Karanganyar dan menggarap Ngargoyoso supaya menjadi daya tarik wisata kelas dunia.

Di samping itu disampaikan pula bahwa Selasa, 23 Mei 2017 Desa Karanglo akan maju dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah, sehingga mohon dukungannya supaya bisa menang dan maju tingkat Nasional.

Mengenai masalah pendidikan Juliyatmono tetap berkomitmen untuk tetap mengusahakan sekolah gratis bagi SD – SMA/SMK meskipun sekarang ini SMA/SMK menjadi kewenangan Provinsi. Sebagai wujud perhatian akan ada hadiah bagi anak-anak sekolah yang berprestasi. Yang mendapatkan nilai 100 pada Ujian Nasional untuk mata pelajaran Matematika SD akan diberi hadiah Rp.100.000, sedangkan yang bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri akan mendapatlkan bantuan Rp.2.500.000.

Dalam kesempatan tersebut dipaparkan juga keberhasilan pembangunan selama kepemimpinan Juliyatmono dan Rohadi Widodo oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Disampaikan bahwa Karanganyar sudah mendapatkan 3 kali opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK dan Predikat Kabupaten yang terbaik kedua tingkat nasional.  Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_0154

Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional

kominfo

penyerahan water barrier secara simbolis Direktur PD. BPR. Bank Daerah kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono sesaat setelah UP Harkitnas Ke-109 Tahun 2017 di Kantor Setda Karanganyar, Senin Pagi (22/5)

Karanganyar, Senin 22/5/2017

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 di Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (22/5). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Karanganyar Juliyatmono. Upacara diikuti oleh Jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Kepala OPD, TP. PKK Karanganyar, Dharwa Wanita Karanganyar, Persit Kodim 0727 Karanganyar dan Bhayangkari Polres Karanganyar serta siswa-siswi pramuka sekolah.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengatakan perjuangan Bangsa Indonesia dalam merajut mimpi kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan sangatlah tidak mudah. Semangat kebangkitan nasional tidak pernah pudar sejak 109 tahun lalu semenjak berdirinya Boedi Utomo

Pemerintah hadir dalam upaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor untuk peningkatan pemerataan ekonomi dan keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Memasuki era digitalisasi, kita dihadapkan pada kondisi dimana masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, tepat dan efisien, proses perijinan dahulu dibutuhkan waktu sangat lama, akan tetapi dengan kemajuan bidang teknologi mampu dipangkas hingga 6 kali lebih cepat.

Guna mendukung kemajuan teknologi yang sedemikian cepat, Kemenkominfo RI telah melaksanakan program palapa ring yaitu proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia sehingga diharapkan keberadaan internet berkecapatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas.

Masih dikesempatan yang sama, setelah upacara dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan Water Barrier dari BUMD yang ada di Kabupaten Karanganyar sebanyak 125 buah. Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh masing-masing Direktur dari BUMD kepada Bupati Karanganyar untuk kemudian diberikan kepada Kepala Dinas Perhubungan dan PKP. Adapun rinciannya adalah Bank Jateng sebanyak 50 buah Water Barrier, PD. BPR. Bank Daerah 25 buah, PDAM Tirta Lawu 25 buah, BKK Tasikmadu 15 buah dan BRI Karanganyar 10 buah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
KOM_6780 37

Germas Kunci Sukses UHH Karanganyar Meningkat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo mengikuti senam Gemu Fa Mi Re bersama peserta senam SSI di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu Pagi (20/5)

Karanganyar, Sabtu 20/5/2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta Sekda Karanganyar dan Kepala OPD hadiri peringatan Hari Lansia Ke-22 Tahun 2017 Kabupaten Karanganyar di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu Pagi (20/5). Dalam acara tersebut sekaligus dicanangkan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat) dan Gebyar Prolanis.

Kurang lebih 1200 peserta lansia yang tergabung dalam SSI (Senam Sehat Indonesia) di masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar tampak antusias mengikuti apel sekaligus senam bersama Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak kepada lansia untuk senantiasa berkontribusi produktif, dimana usia sudah tidak menjadi kendala lagi. Ini dibuktikan dengan Usia Harapan Hidup (UHH) Kabupaten Karanganyar makin tahun meningkat mencapai rata-rata 72,9 tahun.

“Hidup sehat itu mudah yaitu dengan menggerakkan tubuh dan selalu senyum selain itu rajin mengkonsumsi sayuran”, kata Juliyatmono

Ditambahkan lebih lanjut Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar sebagai Kabupaten Peduli Lansia telah berupaya maksimal dalam memberikan perhatian kepada Lansia. Program-program seperti posyandu lansia, senam lansia, pendampingan rohani dan pemberian jatah hidup adalah salah satu dari sekian program yang telah dijalankan. Atas perhatian yang luar biasa ini kepada lansia, Menteri Sosial RI memberikan penghargaan kepada Bupati Karanganyar sebagai Pejabat yang peduli terhadap lansia pada tahun 2016 lalu.

Sementara itu Iskandar Ketua Panitia peringatan  Hari Lansia Ke-22 melaporkan bahwa acara ini terselenggara atas kerjasama antara Pemkab Karanganyar dalam hal ini Dinas Sosial beserta BPJS Karanganyar, Barada SSI Karanganyar dan Formi Karanganyar. Selain apel dan senam bersama, pada hari ini juga diadakan acara gebyar Prolanis oleh BPJS Karanganyar yang bertujuan untuk mengajak warga Karanganyar berperilaku hidup bersih dan sehat dengan rajin memeriksakan kesehatan secara periodik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
DSC_3927

Tiga Tahun Berturut-turut, Pemkab Karanganyar Raih WTP

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Eko Setiyono (kiri), Kepala Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah, Hery Subowo, (kedua dari kiri), Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kedua dari kanan), dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kanan) saat berfoto bersama seusai penerimaan WTP Tahun 2017 untuk Pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (18/05/2017)

Pemkab Karanganyar untuk tahun 2017 ini mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan itu menambah daftar predikat WTP, ke tiga kalinya.

Tiga tahun berturut-turut itu antara lain 2015 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2014, 2016 (LKPD 2015), dan 2017 (LKPD 2016).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima langsung penghargaan yang ke tiga itu dari Kepala Kantor BPK Jawa Tengah, Hery Subowo,di Kantor Perwakilan BPK Jawa Tengah, Kamis (18/05).

Tahun ini, Pemkab Karanganyar, meraih penghargaan itu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016.

Saat memberikan sambutan, Bupati mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Karanganyar mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan pemeriksaan “general chek up” yang telah dilakukan.

“Terapi dari hasil pemeriksaan itu segera di tindak lanjuti, dan semoga semakin baik. Untuk tahun depan 2017 segera sudah bisa dikirimkan”, kata Bupati Juliyatmono,

Ditempat yang sama Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Eko Setiyono,memberikan apresiasi penghargaan WTP ini.

“DPRD Karanganyar mengucapkan selamat pelaksanaan kebijakan anggaran tahun 2016 yang baru saja diterima. LHP yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai sinergitas dengan Pemkab Karanganyar, dan harapannya lebih baik lagi,” kata Eko.(pd)

Read More
aksi sadar wisata (1)

Tumbuhkan Rasa Nyaman Wisatawan, Karanganyar Gelar Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi saat memberikan sambutan kegaiatan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona, Kamis Pagi (18/5)

Karanganyar, Kamis 18/5/2017

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan gerakan Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Sapta Tirta Pablengan, Matesih, Kamis Pagi (18/05). Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan pelaku usaha wisata tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi X Laila Istiana Diana Savitri, Kepala Bidang Destinasi Wisata Kemenpar RI Roni Astuti, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi dan OPD terkait serta Forkompinca Kecamatan Matesih.

Pemahaman yang kurang terhadap nilai manfaat pariwisata bagi masyarakat dan wilayah setempat ditengarai seringkali memunculkan iklim yang kurang kondusif. Hal ini mendorong Kemenpar RI untuk bersama-sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah saling bersinergi dalam mendorong keberhasilan pengembangan kepariwisataan di wilayahnya untuk mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan domestik di tahun 2019.

Sementara itu Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi yang hadir mewakili Bupati Karanganyar menyambut baik acara ini. Kabupaten Karanganyar yang terkenal dengan sebutan BUMI INTANPARI (Industri, Pertanian dan Pariwisata) tahun 2017 ini tumbuh wisata-wisata lokal baru, konsentrasi wisata sekarang tidak hanya di wilayah Tawangmangu, tetapi sudah kedaerah sekitar seperti Ngargoyoso, Jenawi dan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar yang diberkahi alam yang luar biasa memiliki semua jenis wisata yang bisa ditawarkan kepada wisatawan, seperti wisata alam, wisata religi, wisata rekreasi maupun wisata ekstrim.

“Akses jalan kesemua lokasi wisata sudah ditata dan dilebarkan demi kenyaman wisatawan”, ujar Samsi

Ditambahkan lebih lanjut oleh Samsi, memperingati 100 tahun hari jadi Karanganyar pada bulan November, Pemkab Karanganyar akan menyelenggarakan offroad tingkat nasional. Untuk itu dimohon dukungan semua pihak untuk menyukseskan acara tersebut.

Sementara itu, Laila Istiana DPR RI Komisi X saat memberikan materi kepada pelaku wisata mengatakan destinasi wisata yang ada di Karanganyar bersih dan aman serta nyaman. Dengan kondisi tersebut, potensi wisata di Karanganyar akan menjadi destinasi wisatawan dari berbagai daerah. Kesiapan masyarakat lokal harus mampu menjadi daya tarik lebih dengan keramahtamahannya.

“Kunci sukses untuk mendongkrak kunjungan wisatawan yaitu dengan 3A (aksesbilitas, amenitas, dan atraksi). Potensi wisata yang nyaman adalah yang mampu mendatangkan kembali wisatawan dan wisatawan tersebut mengajak sanak sodara serta koleganya”, jelas Laila Istiana

Tahun 2017 ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia akan roadshow Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona ke 68 destinasi wisata di seluruh Indonesia dan Kabupaten Karanganyar merupakan salah satunya. Dalam aksi tersebut selain diisi dengan pemateri oleh nara sumber, juga diadakan kerja bakti untuk bersama-sama membersihkan tempat wisata Sapta Tirta Pablengan Matesih. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
IMG_1699

Kesenian Tradisional sebagai sarana penyampaian program pemerintah

kominfo

Aksi pertunjukan oleh tim Kesenian Kabupaten Karanganyar saat Festival Pertunjukan Rakyat di Pendopo Purworejo, Rabu (17/5)

Karanganyar, Rabu 17/5/2017

Kesenian Kabupaten Karanganyar mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat melalui media tradisional yang diselenggarakan oleh FK Metra Propinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu Pagi (17/05).

Festival tersebut merupakan event tahunan yang dipersiapkan FK Metra Jawa Tengah dimana pemenang nya akan diikutkan pada event yang sama ditingkat nasional sebagai wakil dari Propinsi Jawa Tengah.

Festival Pertunjukan Rakyat diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

Penyisihan di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen dipastikan tidak mengirim tim keseniannya.

Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Daniel Hakiki Sekretaris FK Metra Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi kesenian di Jawa Tengah sangat besar, untuk itulah FK METRA bersama Dinas Kominfo di Propinsi Jawa Tengah giat melaksanakan kegiatan kesenian untuk mensosialisasikan program-program pemerintah yang ada.

“Yang tidak dapat disampaikan melalui media cetak maupun elektronik dalam penyebaran informasi saat ini adalah tersampaikannya secara langsung nilai luhur budaya bangsa dimana saat ini sudahlah sangat kritis”, tegas Daniel Hakiki

Ditambahkan lebih lanjut, FK Metra harus mampu bekerja sama dengan semua pihak, dan memberikan pengaruh kepada stake holder untuk menggunakan kesenian sebagai media penyebaran informasi.  Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More