Category: Pemerintahan

IMG_0355

Bupati Karanganyar, Juliyatmono : “Spirit Jaka Sanga, Diharapkan Menginspirasi Pemuda Karanganyar”

Bupati Karanganyar Juliyatmono pukul gong tanda Napak Tilas Jaka Sanga XXII dimulai.

Karanganyar  Kabupaten Karanganyar kembali selenggarakan Napak Tilas Peringatan Perjuangan Jaka Sanga Ke-XXII. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 15 – 17 November 2017 dan diikuti oleh 567 orang yang tergabung dalam 62 sangga. Acara yang diadakan oleh Pemkab bersama Kwarcab Karanganyar tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Seabad Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik atas terselenggaranya acara tersebut. Selain itu, diharapkan dengan Napak Tilas ini pemuda Karanganyar mampu meneladani jiwa kepahlawanan Jaka Sanga.

“Nyali dan keberanian Jaka Sanga dalam memperjuangkan kemerdekaan (menghadapi penjajah) patut ditiru. Dengan persenjataan penjajah yang lebih maju, dengan keyakinan dan Iman, mereka mampu menghalau penjajah”, Kata Juliyatmono menyemangati peserta Napak Tilas

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Pemuda Karanganyar harus cerdas, kompak dan rukun. Hindari kegiatan yang merusak masa depan, jauhi narkoba, minum-minuman keras, dan pergaulan bebas.

Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap pemuda Karanganyar mampu menyumbangkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat dilandasi keimanan dan kualitas berpikir yang positif serta fisik yang terjaga sehingga menimbulkan rasa percaya diri dalam menapaki masa depan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan kegiatan Napak Tilas bertujuan memupuk rasa cinta tanah air dan patriotisme jiwa muda. Selain itu, juga sebagai ajang membina mempersiapkan peserta guna mengikuti Gladi Widya Cakra tingkat Karesidenan Surakarta. Napak Tilas yang berlangsung 3 hari tersebut akan diisi dengan pelbagai kegiatan seperti ceramah, lomba-lomba, petualangan bebas, pentas seni dan bakti sosial. Dalam Napak tilas kali ini juga akan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Karanganyar dimana tahun 2016 lalu keluar sebagai juara SMA Karangpandan untuk regu putra dan SMA Negeri 1 Karanganyar untuk regu putri. Demikian Diskominfo (ad/ygi)

Read More
DSC_1876

Kemensos Gelontorkan 1,5 Miliar Untuk 1200 Warga Karanganyar

Anggota DPR PR RI, Endang Maria Astuti dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan secara simbolis kepada
warga.

Karanganyar, Rabu 15 Nopember 2017

Kementerian Sosial menggelontorkan dana Rp 1,5 miliar bagi warga Karanganyar penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam bantuan ini setiap keluarga menerima 2 juta rupiah secara tunai.

Pembagian bantuan sosial ini dilakukan beserta dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (15/11).

Pada kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Endang Mariastuti, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Camat se Karanganyar, Para Pelaku Usaha se Kab. Karanganyar.

Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto dalam kesempatan tersebut menuturkan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH)  ini diprioritaskan bagi warga kurang mampu dan lansia.

Ditambahkannya selain mendapat bantuan sosial dari Kemensos, warga Karanganyar juga mendapatkan bantuan dana aspirasi untuk KUBE Aspirasi.

“Total dana bantuan Rp 2, 188 miliar  diperuntukkan kepada 109 KUBE (terdiri 1.094 KK) dengan rincian untuk KUBE PKH ada 79 KUBE (794 KK) dengan asumsi per KK menerima sebesar Rp 2 juta sehingga berjumlah 1, 588 miliar dan KUBE Aspirasi  bagi 30 KUBE (300 KK) sebesar Rp 600 juta,”terangnya.

Sementara itu anggota DPR RI, Endang Mariastuti mengatakan dana aspirasi untuk warga Karanganyar berdasarkan dari ajuan proposal yang masuk.

“Pemberian dana aspirasi ini berdasar validitas data  yang masuk ke Dinas Sosial dengan didampingi pendamping PKH untuk masyarakat kurang mampu. Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan usaha warga sebagai para pelaku usaha,”harapnya.

Demikian Diskominfo (muadz/ind)

 

Read More
DSC_6356

Ratusan Kendaran Ikuti Karnaval Mobil Hias

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo ikut serta karnaval mobil hias di sepanjang Jalan Lawu Karanganyar, Sabtu (11/11).

Karanganyar, Senin 13 November 2017

Menyemarakkan hari jadi ke seratus Kabupaten Karanganyar menggelar karnaval mobil hias. Berbagai tampilan menghiasi kendaraan mulai hasil bumi, buah, bunga sampai atraksi ekstreem komunitas kendaraan, Sabtu (11/11/2017) siang kemarin.

Karnaval mobil hias menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar ke seratus yang jatuh pada 18 November besok menempuh rute mulai dari Alun-Alun Kabupaten Karanganyar hingga depan Gedung DPRD Karanganyar.

DISKOMINFO

Ratusan warga antusias menyaksikan karnaval mobil hias tersebut. Ratusan kendaraan peserta karnaval mulai dari kecamatan, jajaran pemerintahan, BUMD, BUMN, Perbankan, Para Pelaku Usaha yang menampilkan ikon masing-masing daerahnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan laporan Ketua Panitia Penyelenggara, Waluyo Dwi Basuki, karnaval mobil hias ini merupakan rangkaian menyambut hari jadi Karanganyar ke seratus pada 18 November mendatang. Adapun peserta karnaval diikuti kurang lebih dua ratus mobil mulai dari kecamatan –kecamatan di wilayah Karanganyar, Instansi Pemerintahan, BUMD serta pihak swasta. Setiap mobil atau kendaraan menampilkan berbagai ornamen mulai dari hasil bumi, buah-buahan, bunga dan berbagai pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan potensi yang dimiliki dimasing-masing daerahnya di wilayah Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
web

Bupati Karanganyar Tak Menyangka Mendapat Ini

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyempatkan pin Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di halaman Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (10/11) pagi.

Karanganyar, Jumat (10/11/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, tak menyangka dapat penghargaan dari Pemerintah, yakni Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha di tahun 2017, yang di tanda tangani Presiden RI Joko Widodo.

Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha diberikan kepada penyelenggara pemerintahanan di daerah atas jasa besar atau berprestasi kinerja sangat tinggi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah berdasarkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Penghargaan di bidang pemerintahan itu di serahkan dan di sematkan pin tanda jasa oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo kepada Bupati Karanganyar, di halaman Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (10/11) pagi.

“Saya sama sekali tidak menyangka dapat penghargaan ini. Yang dilakukan adalah bekerja sebaik mungkin untuk memajukan Kabupaten Karanganyar ini,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karanganyar yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan penghargaan itu.

“Ini juga kado spesial, untuk Kabupaten Karanganyar yang tanggal 18 November nanti berusia 1 Abad. Ini bukan ambisi saya mendapat penghargaan itu, namun dipersembahkan kepada masyarakat,”katanya.

Menteri Dalam Negeri dalam sambutan mengatakan yang mendapat ini adalah Kepala Daerah yang berhasil mengemban amanah masyarakat dan daerah. Penghargaan ini semata-mata untuk memacu Kepala Daerah dan daerah yang lain.

Pada kesempatan itu, Mendagri menjelaskan dengan penghargaan itu diharapkan  dapat melanjutkan, mempersiapkan dan mengoptimalkan pelaksanaan dari program strategis nasional di daearah.

“Laksanakan dengan sungguh-sungguh, mengerakkan dan mengorganisir masyarakat dari berbagai skala prioritas program di berbagai Kabupaten/Kota,” katanya.

Mendagri juga mengucapkan selamat kepada para penerima, semoga kedepan terus dipertahankan dalam upaya mempercepat pembangunan dan kesejahteraan rakyat.(pd)

Read More
DSC_6017

HARI PAHLAWAN; PERKOKOH PERSATUAN MEMBANGUN NEGERI

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto Saat Membacakan Sambutan Menteri Sosial RI Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-72 Di Kabupaten Karanganyar, Setda Karanganyar (10/11)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar – 10 November 2017

Dalam rangka Hari Pahlawan ke-72, Pemkab Karanganyar menggelar Upacara Bendera di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Jumat Pagi (10/11/2017). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto.

Dalam amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Ketua DPRD Karanganyar menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Tanpa adanya pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, bangsa Indonesia tidak akan bisa mendirikan sebuah  negara tang bernama Republik Indonesia.

Mengusung tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” diharapkan Bangsa Indonesia mampu bersatu sebagai satu bangsa, dengan itu dapat maju bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2017 ini difokuskan membangun visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni “Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong”.

Untuk mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan kedepan yang disebut NAWA CITA. Kesembilan agenda prioritas tersebut dikategorisasikan kedalam tiga ranah, yaitu ranah mental-kultural, ranah material dan ranah politik. Pada ketiga ranah tersebut, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip pancasila dan UUD 1945.

Dalam semangat cinta tanah air, menjaga pusparagamnya dan kebhinekaan kita, para pendiri negara dan pahlawan pendahulu menuangkan sumbangan terbaiknya kepada kita semua. Pada tanggal 28 Oktober 1928, seluruh pemuda Indonesia meluluhkan ego-ego kedaerahan, kelompok, ras dan golongan untuk menyatakan dan berikrar sebagai satu tanah air Indonesia, bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia.

Pada era milenium kedua saat ini kita tengah menyaksikan sebuah transformasi besar dalam hubungan internasional diantara bangsa-bangsa dunia, yaitu era  fajar baru pergeseran global dimana kemajuan peradaban dunia disebt sebagai era easternization atau timurisasi. Oleh karena itu persatuan Indonesia bukan hanya sebuah imperatif yang harus dirawat sebagai suatu bangsa namun lebih dari itu persatuan Indonesia adalah sebuah prasyarat bagi kita menjadi bagian dari kekuatan yang sedang tumbuh, the rising force.

Ketua DPRD Karanganyar saat menabur bunga di salah satu makam pahlawan Republik Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Usai pelaksanaan Upacara dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bakti, Karanganyar. DPRD Karanganyar,  Forkompinda Karanganyar, Jajaran Kepala SKPD Karanganyar diikuti peserta Upacara melakukan tabur bunga sebagai tanda penghormatan dan ucapan terimakasih kepada para pahlawan yang telah berkorban dengan jiwa, raga dan nyawa untuk kemerdekaan Indonesia.

Demikian KOMINFO (ad/mdz)

Read More
DSC_1702

Lulus SMA/SMK, Pemkab Berikan Reward Untuk Lanjut ke PTN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada Sosialisasi Pemberian Reward bagi lulusan SMA/SMK yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri di Gedung Guru SD Cangakan, Kamis (9/11).

Karanganyar, Kamis 09 November 2017

Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar memberikan penghargaan bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat yang melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Kamis (9/11) kemarin.

Penghargaan diberikan langsung melalui rekening  siswa siswi lulusan SMA/SMK yang tentunya mereka melanjutkan perkuliahan dan diterima di PTN dengan mengajukan penghargaan sesuai ketentuan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Kesiswaaan Disdikbud Karanganyar, Nurini Hartati selaku yang mewakili Kepala Disdikbud Karanganyar pada sosialisasi pemberian penghargaan bagi lulusan SMA/SMK yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

“Reward ini sebagai stimulan dana bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat yang di PTN agar tidak putus sekolah sekaligus motivasi kepada calon lulusan SMA/SMK agar tetap melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi,”terangnya.

Ia juga menuturkan  pemanfaatan dana penghargaan untuk membantu pembiayaan keperluan pribadi dan pembayaran kuliah dalam rangka penyelesaian di PTN meliputi pembelian buku dan alat tulis kuliah, pakaian, pelengkapan kuliah, biaya transportasi ke kampus, uang saku mahasiswa ke Kampus dan pembayaran kuliah.

“Pemberian reward ini telah berjalan empat  tahun, mulai  2014 sampai saat ini di tahun 2017 dengan jumlah lulusan 3515 siswa dan jumlah total reward senilai Rp 7, 84 miliar,”jelasnya.

Ditambahkannya, adapun rincian total jumlah siswa dan reward yang diberikan yakni Tahun 2014 untuk Tahap I sebanyak 665 lulusan senilai Rp. 1, 408 miliar, Tahap II sebanyak 63 lulusan senilai Rp 141 juta, Tahun 2015 Tahap I  sebanyak 201 lulusan senilai Rp 433.500.000,-, Tahap II sebanyak 686 lulusan senilai Rp 1531.000.000,-, Tahun 2016 untuk Tahap I sebanyak 149 lulusan senilai Rp 337.500.000,-, Tahap II sebanyak 458 lulusan senilai Rp 1.015.500.000,-, Tahap III sebanyak 540 lulusan senilai Rp 1.228.000.000,-, Tahun 2017 untuk Tahap I sebanyak 174 lulusan senilai Rp 411.000.000,-, Tahap II sebanyak 579 lulusan senilai Rp 1.333.500.000,-.

Sementara itu, Bupati Karannganyar Juliyatmono menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi khususnya perguruan tinggi. Karena tantangan generasi sekarang akan jauh lebih berat.  Untuk itu pentingnya pendidikan tinggi dalam menghadapai era millenia.

Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
DSC_0149

Pilkada Kedepankan Asas LUBER dan JURDIL

KOMINFO

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan sambutannya pada rakor dengan Stakeholder jelang pelaksanaan Pemilu, Selasa (7/11/2017)

Karanganyar, Selasa 7 Oktober 2017

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung Juni 2018. Para penyelenggara dan warga diharapkan menjunjung tinggi asas Langsung Umum Bebas Rahasia, Jujur dan Adil (LUBER dan JURDIL)) dalam pesta demokrasi tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Panwaslu Kebupaten Karanganyar, Kustawa dalam rapat koordinasi dengan stakeholder jelang pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019, Selasa (7/11/2017) di Jawa Dwipa, Karangpandan, Karanganyar.

“Kegiatan hari ini merupakan upaya memperbaiki kualitas pelaksanaan Pemilu bagian dari penguatan kehidupan demokrasi,”katanya.

Ia berharap pelaksanaan rakor ini dapat menumbuhkembangkan spirit kepada seluruh komponen bangsa maupun negara dalam mendukung seluruh proses pelaksanaan tahapan Pemilu dan berpartisipasi aktif dalam pengawasan pelaksanaan regulasi atau peraturan perundang-undangan Pemilu seuai tupoksi serta kewenangan masing-masing.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo selaku yang mewakili Bupati menyatakan penyelenggaraan Pemilu serentak pada tahun 2018 dan 2019 diperlukan adanya sinergi dari berbagai pihak. Koordinasi dan komunikasi yang baik akan turut serta mensukseskan penyelenggaraan kegiatan lima tahunan tersebut.

“Pemilu, Pilkada, Pilkades adalah pesta demokrasi  yang bukan hanya wewenang Pemerintah tapi tanggungjawab semua pihak baik itu dukungan dalam bentuk kemanan, partisipasi dan pengalokasian dana untuk suksesnya Pemilu,”jelasnya.

Terpisah,  Kepala Sekretaris Panwaslu Kabupaten Karanganyar, Gatot Supriyadi menyampaikan sesuai jadwal tahapan dan program Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden akan diselenggarakan pada tahun 2019. Akan tetapi sebelumnya yaitu di Tahun 2018, Karanganyar merupakan salah satu dari 7 (tujuh) Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati secara serentak yang akan diselenggrakan pada tanggal 27 Juni 2018. Maka dapat dikatakan bahwa kegiatan di Poanwas Karanganyar cukup padat.

“Tujuan kegiatan rakor untuk menyamakan persepsi mengenai pengawasan penyelenggaraan Pemilu,”imbuhnya.

Demikian Diskominfo (ind/Adt)

Read More
IMG_0074

Nguri-uri Kesenian Tradisional, Pemkab Gelar Gamelan Kolosal

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Sekda dan Kepala OPD saat berkunjung ke salah satu peserta Parade Gamelan Akbar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar – Memasuki usia seabad pada 18 November besok, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan bersama Paguyuban Seni Karanganyar (Sekar) mengadakan Parade Gamelan Akbar yang diikuti oleh Korwil Sekar seluruh Kecamatan yang ada di Karanganyar, Selasa pagi (07/11).

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan Parade Gamelan Akbar ini di selenggarakan dalam rangka menyongsong hari jadi Karanganyar ke 100 tahun sekaligus sebagai rangkaian peringatan Hari Wayang Dunia di Kabupaten Karanganyar.

“Acara yang bertemakan budaya  ini baru diadakan pertama kali di Dunia,” Ujarnya. Oleh karena itu diharapkan dapat menumbuhkan cinta terhadap kebudayaan lokal.

Sementara itu Ketua Panitia, Joko melaporkan bahwa pelaksanaan Parade Gamelan Akbar ini akan berlangsung satu hari penuh, yang terbagi kedalam beberapa sesi. Sesi pertama, gamelan akan dimainkan pukul 09.00-12.00 WIB secara bergantian, kemudian sesi berikutnya pukul 12.30-14.45 WIB dan sesi ketiga pukul 19.00-20.15 WIB, dan sesi terakhir akan dimainkan pada malam hari bersama dengan Pagelaran Wayang Kulit memeriahkan hari Wayang Dunia bersama 3 dalang kondang dan 100 sinden.

Joko menambahkan Parade Gamelan Akbar diselenggarakan selain untuk memeriahkan hari jadi Karanganyar, juga untuk menumbuhkan minat pemuda, khususnya untuk melestarikan seni budaya dalam bidang karawitan dan gamelan. Parade kali ini diikuti oleh 17 paguyuban seni. Demikian DISKOMINFO (ad/ppt/mdz)

Read More
DSC_5422

Lomba Siskampling Memasuki Tahap Final

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam lomba siskampling

Karanganyar, Minggu (5/11/2017)

Siskamling merupakan Sistem Keamanan Lingkungan yang sekarang mulai dilupakan, akan tetapi Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba siskamling guna menghidupkan kembali kegiatan siskamling tersebut. Dusun Suruhwangan Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu menjadi salah satu kadidat juara setelah masuk 6 besar lomba siskamling tingkat Kabupaten.

Bupati Karanganyar, Sekda Kabupaten Karanganyar, FORKOPIMDA dan juga beberapa Kepala OPD hadir dan menjadi tim penilai.

Kepala Desa Pandeyan, Agung Wijayanto, mengatakan di Dusun Suruhwangan terdapat 5 poskamling. Selama ini siskamling di Dusun Suruhwangan berjalan baik meskipun terdapat 1.353 jiwa dan terdiri dari 293 KK, namun Dusun Suruh Wangan tetap menggalakkan siskamling sehingga tindak kejahatan bisa dibilang tidak ada.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan sistem keamanan lingkungan dapat memberikan rasa aman dan merupakan kebutuhan pokok atau dasar.

“Kemajuan teknologi merupakan sarana untuk mempercepat tersebarnya kabar atau  informasi. Akan tetapi secanggih apapun tekhnologi secara batin tidak bisa dipungkiri atau tergantikan rasa kebutuhan terjalinnya persaudaraan yang erat lewat singgungan dan kumpul bersama setiap hari di pos ronda,” tegas Juliyatmono.

Selain mempererat silaturahmi antar warga, banyak manfaat yang didapat dipetik dari kegiatan siskamling tersebut. Dengan sering bertemunya para warga di pos ronda dapat menimbulkan usul – usul yang bagus guna pembangunan dusun.

“Apabila terjadi tindak kejahatan jangan main hakim sendiri dikarenakan dapat menimbulkan dendam yang berkepanjangan, maka langsung saja diserahkan kepada aparat penegak hukum”. pungkas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO (Krs/Adt)

Read More
DSC_1437

SOSIALISASI ANTI NARKOBA BERSAMA P4GN

Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar Agus Cipto Waluyo membuka Sosialisasi Anti Narkoba Bersama P4GN di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (02/11/2017).

Karanganyar, Kamis 02 November 2010

Badan Kesbangpol bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karanganyar mengadakan Sosialisasi Anti Narkoba Bersama P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (02/11/2017). Peserta dalam acara ini adalah ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Anik Dwiyanti selaku Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dan Harno selaku Kasat Narkoba Polres Karanganyar.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini merupakan upaya pencegahan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Kepala Kesbangpol, Agus Cipto Waluyo  menyampaikan terdapat lima isu nasional yang sedang berkembang di Indonesia, yaitu disintegrasi, terorisme dan radikalisme, korupsi, media sosial, dan narkoba. Peredaran narkoba tidak hanya di daerah kota saja, namun sudah sampai ke plosok-plosok desa. Pecandunya tidak hanya pemuda saja, hingga orang tua bahkan anak-anak.

“Saya cukup prihatin dengan daerah Sulauwesi yang menggunakan PCC, hanya satu saja sudah bisa membuat gila pengkomsumsinya” jelasnya.

Pada kesempatan ini disampaikan bahwa Indonesia sudah dinyatakan darurat narkoba. Negara Cina itu memproduksi narkoba tapi tidak mengkomsumsinya, sedangkan di Indonesia justru sebaliknya.

“Upaya pencegahan narkoba harus kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan kemudian mengawasi lingkungan sekitar” terangnya.

Demikian Diskominfo (ftr/ppt)

Read More