Category: Pemerintahan

DSC_0749 AAA

KUNKER KOMISI B DPRD KABUPATEN BOJONEGORO

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno, memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro di Aula Gelantik, Gedung Badan Keuangan Daerah (BKD), Karanganyar.

Karanganyar – 27 November 2017.

Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar yang diterima di Aula Gelantik, Gedung Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, pada hari Senin (27/11/17) pagi.

Acara dihadiri Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Sumarno, Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, dan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro yang sekaligus menjadi Ketua rombongan dari Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Ketua Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno, menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan sektor-sektor yang dijangkau oleh Kabupaten Karanganyar. Sektor tersebut meliputi sektor Ekonomi, Pariwisata, dan Pembangunan.

“Sektor yang menjadi kebanggaan dari Kabupaten Karanganyar adalah Tawangmangu yang menjadi sektor Pariwisata dan dikenal oleh masyarakat Indonesia”, kata Sumarno.

Dari Kunjungan dari Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto menyampaikan bahwa sektor-sektor yang ada di Kabupaten Karanganyar menjadi referensi bagi Kabupaten Bojonegoro kedepannya agar dapat diterapkan dan dikembangkan di Bojonegoro.

“Semua pertanyaan yang ingin kami tanyakan sudah Pak Sumarno jawab semua dan semoga ini bermanfaat bagi kami agar sektor yang ada di Bojonegoro bisa seperti Karanganyar, dan bisa dikembangan ke sektor-sektor lainnya”, kata Sukur Priyanto.

Demikian Diskominfo (ftr/ygi)

Read More
web (2)

Segorogunung Jadi Kampung Anti Miras

Peresmian Kampung Anti Miras Segorogunug, Kecamatan Ngargoyoso.

Karanganyar, Senin (27/11/2017)

Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar dijadikan Kampung Anti Minuman Keras (Miras). Untuk menandainya, warga desa tersebut membuat Ikrar dan Kesepakatan Bersama tentang Anti Miras.

Ikrar dan Kesepakatan Bersama itu dibacakan dan ditandatangani dihadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto dan ratusan warga setemat, Senin (27/11) di Lapangan Desa Segorogunung.

Selain itu juga ditandatangani prasasti peresmian Kampung Anti Miras oleh Kapolres Karanganyar. Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani prasasti penggunaan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas se Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat mengapresiasi adanya Kampung Anti Miras, karena bukan persoalan sepele, dan mudah apalagi letak geografis.

“Konsesus warga yang menyatakan anti miras jauh lebih efektif karena yang mengawasi mereka senriri. Pemerintah memantau dan memfasilitasi bagaimana agar keberanian itu produktif sumber daya manusia dan membawa kesejahteraan,” kata Bupati Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto, mengatakan kondisi geografis terletak di kaki Gunung Lawu dan berada dibawah perbukitan mempengaruhi kondisi cuaca dan udara dingin, bahkan saat siang juga turun kabut.

“Cuaca dingin sangat berpengaruh kepada pola hidup dan pergaulan masyarakat,” kata Kapolres Karanganyar.

Selanjutnya dilakukan koordinasi dan sosialisasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Desa setempat. Tak hanya itu saja, dibuatkan penyebutan  agar  lebih familiar menjadi Kampung Anti Miras, padahal ini merupakan Desa.

Kapolres juga menjelaskan, untuk mensadarkan masyarakat bahaya miras, maka dilaksanakan sosialisasi, pembinaan dan penyuluhan selama tiga bulan dari Agustus sampai Oktober 2017.

“Hasilnya, kearifan lokal masyarakat disini yang guyup rukun memudahkan memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak miras,” katanya.(pd)

 

Read More
DSC_0452

Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu, Warga Jenawi Bawa Pulang Mobil

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11).

Karanganyar, Senin 27 Nopember 2017

Iriani Sri Rejeki, warga Dusun Kutosari Desa Balong Kecamatan Jenawi menjadi pihak beruntung dengan berhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil Toyota Calya pada pengundian simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11) kemarin.

Ketua Panitia, Kusmanto dalam laporan menyatakan pengundian ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para nasabah dari BKK Tasikmadu. Selain itu pengundian merupakan upaya promosi untuk menghimpun dana dari masyarakat.

“Ini merupakan stimulan bagi warga agar gemar menabung sekaligus apresiasi untuk para nasabah BKK Tasikmadu,”katanya.

Ditambahkannya, untuk produk BKK Tasikmadu bervariasi dengan sasaran pelajar hingga masyarakat umum. Produk tersebut yakni simpanan pelajar, tabungan masyarakat desa (Tamades), simpanan masa depan dan deposito. Sementara dana yang terkumpul di BKK Tasikmadu mencapai 126 miliar.

“126 miliar yang terbagi Rp 7.658.000,00 dari 21.094 nomor rekening,”terangnya.

Soni Kurnia dari Otorita Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pihaknya mengapresiasi terobosan dari BKK Tasikmadu dalam menghimpun dana di masyarakat serta menjaga nasabahnya. Apalagi tingkat persaingan antar perbankan sangat ketat.

“Secara umum pertumbuhan perbankan di Jawa Tengah sudah cukup baik. Beragam terobosan perlu dilakukan pihak bank untuk menjaga nasabahnya,”jelasnya.

Ditambahkan Soni untuk tingkat kredit bermasalah di wilayah Soloraya secara umum lebih baik. Karena tingkat kredit bermasalah lebih kecil secara umum di tingkat Jawa Tengah.

“Kredit bermasalah di Solo raya mencapai 6 persen. Sementara untuk wilayah Jawa Tengah  berada di angka 7,3 persen,”katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menympaikan pihaknya berharap BKK dapat terus meningkatkan pelayanan prima terhadap para nasabahnya. Apalagi Pemkab Karanganyar sebagai nasabah juga memiliki dana senilai 7 miliar di BKK Tasikmadu.

“Tingkatkan kinerja, persaingan perbankan saat ini sangat ketat,”tegasnya.

Bupati juga berpesan pada jajaran BKK untuk tetap menjaga integritas dan kekompakan. Pengelolaan keuangan harus baik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan nasabah dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

“Mengelola Bank harus jujur dan profesional. Bangun persepsi positif dan selalu berinovasi agar kondisi keuangan di BKK Tasikmadu tetap sehat,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0094

FK Metra Karanganyar Peringkat 2 Terbaik Nasional

diskominfo

salah satu aksi FK Metra Karanganyar saat tampil di Festival FK Metra Tingkat Nasional beberapa waktu lalu (Kamis Pagi, 23/11), Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Sumsel.

 

Karanganyar – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Karanganyar meraih dua penghargaan sekaligus yakni penampil terbaik 2 dan sutradara terbaik dalam kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, 21-24 Desember di Palembang, Sumatera Selatan.

Piagam dan trophy diterima langsung oleh Sekretaris Dinas KOMINFO Karanganyar, Agung Cahyo Nugroho pada acara Anugerah Media Humas 2017 yang sekaligus penutup rangkaian kegiatan SIAK 2017 di Hotel Novotel Palembang.

“Pemkab Karanganyar bangga akan prestasi yang telah diraih, diharapkan kedepan kesenian tradisional makin eksis dan dimanfaatkan untuk diseminasi informasi”, ujar Agung

FK Metra Karanganyar yang mewakili Propinsi Jawa Tengah bersaing dengan 10 Provinsi terbaik yang berhak tampil pada Festival FK Metra tingkat Nasional di Palembang Sport dan Convention Center (PSCC), Rabu Malam dan Kamis Pagi (22-23/11). Adapun propinsi tersebut yakni Propinsi Sumatera Selatan selaku tuan rumah, Jambi, Sumatera Barat, Papua, Papua Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara.

FK Metra Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Prahara Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara menyebarkan berita yang tidak benar (hoax).

Perjalanan FK Metra Kabupaten Karanganyar sendiri tidak lah mudah, setelah berhasil lolos penyisihan tingkat regional (17/5) di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen. Kemudian FK Metra harus kembali berjuang di tingkat Final yang diikuti oleh 6 Kabupaten/Kota yaitu FK Metra Kab./Kota yakni: Kabupaten Rembang, Karanganyar, Purbalingga, Pekalongan, Grobogan dan Magelang. Demikian Diskominfo (diskominfo)

Read More
KOMINFO

1690 Pangkalan LGP Di Berikan Pembinaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahan kepada agen LPG se- Kabupaten Karanganyar, Kamis(23/11)

Karanganyar, 23 November 2017

Sebanyak 1690 pangkalan dan 13 agen LGP se- Kabupaten Karanganyar di bina. Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar, Kamis (23/11). Pembinaan ini bertujuan untuk menekan pengunaan gas bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Selain itu dalam pembinaan ini ditekankan bahwa gas 3 kg hanya untuk warga miskin.

Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang dianggap mampu bahkan industri yang menggunakan gas bersubsidi. Ini terjadi karena karena kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat. Maka dari itu pemerintah akan mensosialisasi sistem baru untuk pendistribusian gas bersubsidi melalui jalur nontunai. “Jadi nanti siapa yang berhak menerima gas bersubsidi akan diberi kartu,” jelas Budi Supriyono. Sedangkan data siapa saja yang berhak mendapatkan gas bersubsidi sedang di olah oleh Dinsos.

Sementara Bupati Karanganyar dalam arahannya menegaskan untuk PNS dan masyarakat mampu jangan menggunakan gas 3 Kg karena akan mengurangi jatah warga kurang mampu. Selain itu Juliyatmono juga menyampaikan agar semua agen dan pangkalan guyub rukun mendukung program pemerintah. Bupati juga mengharapkan masyarakat segera melapor bila ada penyimpangan. “Kalo ada hal – hal yang sekiranya tidak beres atau ada indikasi menyimpang segera laporkan, bisa sms saya,” Jelas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO(yoga/fitri)

 

Read More
DSC_0404

Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Gencarkan Sosialisasi

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka Sosialisasi Cukai Rokok di Gedung PGRI Cangakan Karanganyar, Rabu (22/11).

Karanganyar, Rabu 22 Nopember 2017

Sosialisasi cukai rokok dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCHT), Pemkab Karanganyar melalui Satpol PP Karanganyar terus menggelar sosialisasi upaya pencegahan peredaran rokok ilegal di wilayah Karanganyar di Gedung PGRI Cangakan, Karanganyar, Rabu (22/11).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelaku usaha, dan masyarakat.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Mulato dalam laporannya mengatakan potensi tembakau di Karanganyar cukup tinggi.

“Karanganyar merupakan pengguna rokok cukup tinggi,”katanya.

Ditambahkannya, saat ini cukai rokok ilegal mulai berkurang di Karanganyar. Upaya pencegahan terus dilakukan dengan melakukan razia rokok ilegal dipasaran.

Kurniadi berharap dukungan dan kerjasamanya yang dari semua pihak yang terkait agar cukai ilegal tidak beredar lagi di wilayah Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menuturkan penerimaan pajak dari sektor cukai atau tembakau tinggi yang sebagian diperuntukkan guna pembangunan.

“Cukai dan tembakau di Karanganyar untuk setahun mencapai 30 miliar rupiah. Pemasukan itu berasal dari Pabrik rokok seperti Colomadu. Dari jumlah tersebut sebagian digunakan untuk pembangunan dan kesehatan,”terangnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan selain Karanganyar juga mendapat dana bagi hasil cukai dan tembakau senilai 6 sampai 7 miliar rupiah. Diharapkan dana bagi hasil tersebut mampu memberikan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada sosialisasi ini, Juliyatmono berharap para pelaku usaha rokok terutama toko kelontong ikut serta berperan dalam upaya pencegahan cukai ilegal.

“Hindari menjual rokok ilegal untuk mencegah berurusan dengan hukum,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_0762 CCC

BUPATI BREBES BESERTA ROMBONGAN KUNJUNGI KARANGANYAR

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan dalam menyambut Kunjungan Kerja Bupati Brebes beserta rombongan di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.


Karanganyar-Senin 20 November 2017

Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti beserta rombongan sebanyak 30 orang melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo beserta jajarannya, Senin (20/11) di Ruang Anthurium Rumas Dinas Bupati.

Dalam sambutan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Brebes beserta rombongan. Kabupaten Karanganyar yang terdiri dari 17 Kecamatan, 15 Kelurahan, dan 162 Desa dengan luas wilayah sekitar 77 ribu Hektar yang terbagi kedalam dua kawasan wilayah, yaitu kawasan industri dan pertanian.

Rohadi Widodo juga memaparkan tentang kebijakan-kebijakan anggaran dana yang ada di Kabupaten Karanganyar, salah satunya yaitu adanya intensif untuk Ketua RT dan RW dengan honor sebesar 1,5 juta ditambah dengan dana operasionalnya 500 ribu.

Selanjutnya, Rohadi Widodo juga menjelaskan tentang lima misi yang dijalankan di Kabupaten Karanganyar, yaitu memajukan infrastuktur, menciptakan 10 Ribu wirausaha mandiri, pendidikan gratis (SD, SMP, SMA/SMK), desa sebagai tingkat pertumbuhan dan peningkatan sosial, keagamaan, dan budaya.

“Untuk tingkat kerukunan, Kabupaten Karanganyar merupakan tingkat terbaik di Jawa Tengah dan semoga bisa naik ke tingkat Nasional, saat ini kami sedang meningkatka kembali nilai-nilai budaya yang ada di Kabupaten Karganyar, salah satunya adalah budaya Wayang” jelasnya.

Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti, dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan mengadakan kunjungan ke Kabupaten Karanganyar adalah untuk silaturahmi serta belajar tentang pelimpahan wewenang Bupati Karanganyar kepada para Camat, baik dalam tingkat pelayanan Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Perizinan untuk usaha mandiri, kami ingin belajar sejauh mana untuk bisa di sharing, agar kita bisa komunikasi dengan baik dan mewujudkan Kabupaten Brebes yang lebih baik.

“Kami bisa melakukan inovasi-inovasi yang sudah berjalan dengan bagus di Kabupaten Karanganyar serta  kami akan banyak belajar setelah kunjungan ini, yang nantinya bisa jadi motivasi dan semangat untuk dikaji dan diterapkan di Kabupaten Brebes” Ujar Idza Priyanti selaku Bupati Kabupaten Brebes.

Demikian Kominfo (ad/ppt)

Read More
DSC_2388

Sambut Satu Abad, Pemkab Karanganyar Hadirkan Lansia Berumur Seratus Tahun

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan cinderamata kepada lansia berumur 100 tahun atau lebih yang dihadirkan pada Upacara Hari Jadi ke 100 Tahun Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Senin 20 November 2017

Memperingati hari jadi ke seratus, Pemkab Karanganyar menghadirkan nuansa yang berbeda pada pelaksanaan Upacara. Selain menggunakan bahasa Jawa dan pakaian adat Jawa, Pemkab Karanganyar juga menghadirkan 64 lansia yang berusia lebih dari 100 tahun sebagai tamu undangan.

Upacara peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-100 digelar di Alun Alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/11) kemarin. Dalam upacara ini seluruh peserta upacara dan tamu undangan menggunakan pakaian adat Jawa yakni Beskap Jangkep untuk laki-laki dan Kebaya Jarit Wiru untuk perempuan.

Tampil sebagai Komandan Upacara, Kepala Satpol PP, Kurniadi Mulato dan bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pada Upacara peringatan satu abad Karanganyar, Pemkab Karanganyar meraih penghargaan Tingkat Nasional yakni Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sebagai daerah dengan Kinerja Pemerintahan terbaik peringkat ke dua se Indonesia. Selain itu juga disampaikan Satyalancana Karya Satya kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Karanganyar yakni sebuah penghargaan dari Presiden RI atas pengabdiannya di Pemerintahan Karanganyar selama puluhan tahun. Penghargaan tersebut diberikan kepada Drs. Siswanto (Kepala BKPSDM Karanganyar atas pengabdiaannya selama 30 tahun), Suripto (ASN dari Inspektorat Karanganyar yang mengabdi selama 20 tahun) dan Sri Mulyani ( Guru SD Negeri 1 Suruh, Karanganyar).

Dalam amanatnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan beberapa penghargaan yang diterima Pemkab Karanganyar jangan menjadikan para jajarannya terlena. Penghargaan dari Pemerintah justru harus membuat para jajarannya memberikan yang lebih baik lagi.

“Penghargaan ini harus menjadikan kita lebih baik di masa mendatang. Apalagi kedepan tantangan semakin berat,”tuturnya.

Ditambahkannya, jelang tahun politik pada 2018 dimana akan dilaksanakan secara serentak, Bupati berharap para ASN Karanganyar dapat berpartisipasi dan mampu menjaga netralitas.

“Mari ikut serta dalam pesta demokrati dengan memberikan suara anda,”imbuhnya.

Usai pelaksanaan Upacara, Pemkab Karanganyar memberi penghargaan terhadap para lansia berumur lebih dari seratus tahun sejumlah 64 lansia. Selain itu, Pemkab Karanganyar juga memberikan hadiah bagi bayi yang lahir tepat di hari Sabtu Pahing Tanggal 18 November 2017.

Sementara itu dalam menyemarakkan seratus tahun hari jadi Karanganyar, ditampilkan drama kolosal perjuangan Pangeran Samber Nyawa atau lebih dikenal Raden Mas Said yang melibatkan 1000 pelajar dari tingkat SMP, MTs, SMA/SMK/MA se Karanganyar dan demontarsi aeromodelling dari TNI Angkatan Udara Lanud Adi Sumarmo.

Demikian Diskominfo (Tim)

Read More
DSC_8139

Kodim 0727 Karanganyar Miliki Dandim Baru

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima kain Ulos dari Letkol CZI Santy Karsa Tarigan saat acara lepas sambut Dandim 0727 Karanganyar.

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi melepas Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. dalam acara lepas sambut pejabat lama dan pejabat baru Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kamis Malam (16/11) di Gedung Wanita Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut Danrem 074 Warastratama, Bupati Karanganyar bersama jajaran Forkompinda, Dandim se-Solo Raya dan Kepala OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan memberikan kesannya kepada Pejabat Lama Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. selama menjabat yakni sukses memajukan pertanian di Kabupaten Karanganyar dan pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan dalam program TMMD.

“Tidak salah kalau saya panggil Letkol Tarigan sebagai Kepala Dinas Pertanian KW 2, data-data yang ada ditangan beliau sangat akurat dan selalu bersama petani di Sawah tanpa didampingi rekan-rekan Forkompinda”, Ujar Juliyatmono disambut tepuk tangan meriah tamu undangan.

Juliyatmono juga mengenang saat-saat bersama menaklukkan Gunung Lawu di Ketinggian 3265 dpl bersama Kapolres Karanganyar dan Wakil Bupati serta seluruh elemen pemuda di Kabupaten Karanganyar memperingati Sumpah Pemuda untuk menunjukkan rasa cinta Tanah Air terkhusus mencintai Bumi Intanpari.

Dalam kesempatan tersebut Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. bersama istri dan anak-anaknya mendapatkan kehormatan sebagai warga kehormatan Kabupaten Karanganyar sehingga diharapkan tali silaturahmi akan terus terjaga.

Setelah acara lepas sambut Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. akan menduduki jabatan baru sebagai Wadan Pusdikzi Wiyata Ksatria Bhakti, dan tongkat komando tertinggi Kodim 0727 Karanganyar akan di pegang oleh Letkol Inf M.I. Muchtar yang sebelumnya menjabat Kasi Operasi Korem 074 Warastratama yang mendapatkan kepercayaan sebagai Ketua Tim Pengamanan Pernikahan Putri Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0127

155 Desa Berpartisipasi dalam Lomba Festival Gapura

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang dalam lomba Festival Gapura Karanganyar 2017.

Karanganyar, Kamis 16 Nopember 2017

Menyemarakkan hari jadi ke-100 Pemkab Karanganyar menggelar lomba festival Gapura Desa. Sebanyak 155 desa ikut serta dalam lomba ini. Pengumuman juara lomba festival Gapura disampaikan di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (16/11).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Edy Sriyatno dalam laporannya menyampaikan festival Gapura hias ini diikuti 155 desa di  Kabupaten Karanganyar. Tapi tidak semua desa ikut serta dalam kegiatan ini.

“Ada 22 desa yang belum mengikuti lomba. Untuk kategori lomba terbagi menjadi tiga yakni Gapura ukuran besar lebih dari 8 meter, Gapura sedang ukuran 6 meter dan Gapura kecil ukuran dibawah 6 meter,”katanya.

Ditambahkan Edi, lomba festival ini untuk mempercantik gapura sebagai identitas desa sedangkan tujuan utama adalah tetap meningkatkan kegotongroyongan warga.

“Diharapkan dari kegiatan lomba ini kebersamaan dan kekompakan  warga desa tetap terjaga dan meningkat,”imbuhnya.

Dalam festival gapura hias ini penilaian ditentukan dari beberapa aspek seperti design, komposisi cat, keindahan hiasan, dan tentunya gotong royong warga. Sementara penjurian dari jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup dan Praktisi UNS.

Vebri Armoko perwakilan dari PT. Indaco mengapresiasi kegiatan festival Gapura di setiap desa di  Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyambut seabad Kabupaten Karanganyar.

Diharapkan kerjasama Pemkab dan PT. Indaco tetap berlanjut di tahun mendatang dalam rangka ikut serta mewujudkan Karanganyar yang maju dan sejahtera.

“Menjadi daya tarik dan nilai lebih tersendiri bagi kami, semangat gotong royong kekompakan warga adalah yang utama dalam festival gapura ini,”terangnya.

Sementara, Bupati Karanganyar Juliyatmono mendukung dan menyambut positif antusias warga dalam menghias gapura dimasing-masing desanya.

Ia berharap semangat gotong royong di masyarakat tetap terjaga.

“Inovasi dan kreasi gapuranya sangat bagus-bagus. Semoga semangat guyup untuk mempercantik gapura desa sebagai penanda desa terus berlanjut hingga tahun mendatang,”harap Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut disampaikan Pengumuman Juara lomba kategori Gapura kecil yang menjadi juara favorit disabet oleh Desa Ngunut, Jumantono dan Juara I diraih Desa Kadiloyo, Gondangrejo. Selanjutnya kategori Gapura sedang sebagai favorit adalah desa Waru Wetan, Dayu, Karangpandan , Juara I  Desa Bolong, Karanganyar dan Kategori Gapura Besar terfavorit adalah desa Karangsono, Karanganyar dan Juara I diraih desa Klodra, Colomadu.

Sementara itu  total hadiah yang diberikan pada lomba festival Gapura senilai Rp 44.250.000,.

Demikian Diskominfo (ind/mdz)

Read More