Category: Pemerintahan

DSC_0009

Peresmian Pasar Rakyat Desa Dawung

diskominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat membagikan pisang kepada pedagang yang hadir saat peresmian pasar, Jumat Pagi (5/1)

Karanganyar – Ratusan warga Desa Dawung Matesih memiliki pasar baru, terletak di pinggir Jalan Raya Matesih Tawangmangu, Pasar yang memiliki los sejumlah 115 petak dan berukuran 2 meter x 160 centimeter ini merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo yang datang secara langsung dan meresmikan pasar tersebut menyambut baik dengan adanya pasar ini menggantikan pasar lama yakni Pasar Klumprit yang berada tidak jauh dari lokasi pasar Dawung. Rohadi berharap pedagang untuk memiliki rasa kebersamaan, kebersamaan itu terwujud dalam menjaga pasar dan kebersamaan dalam mengais rejeki berjualan.

“Saya doakan bersama agar panjenengan semua sukses dalam berjualan.” Ujar Rohadi.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Waluyo Dwi Basuki mengatakan pembangunan pasar ini menelan dana 796 juta yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian. Nantinya dari 115 petak los yang ada, 45 los diisi pedagang Pasar Klumprit yang berlokasi di Dukuh Klumprit Dawung yang operasional nya hanya di hari pasaran jawa, sedangkan sisanya nanti akan diisi warga Dawung. Nantinya Pasar Dawung ini akan beroperasional setiap hari.

Ditambahkan oleh Basuki, retribusi dari pasar yang dibangun diatas tanah kas desa ini akan dikelola oleh Koperasi Desa selaku pengelola Pasar Dawung. Kedepannya selain untuk pasar, dimungkinkan juga untuk dikembangkan untuk tempat usaha lainnya. Demikian Diskominfo (ad/f3a)

Read More
DSC_0195

ZIS BAZNAS Karanganyar capai Rp13,5 miliar

 

KOMINFO

Bantuan baznas untuk program Karanganyar sehat dan cerdas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (30/12).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar,  Minggu 31 Desember 2017

Badan Amal Zakat Nasional(BAZNAS) Kabupaten Karanganyar tahun ini mengumpulkan zakat infaq shodaqoh (ZIS) senilai 13,5 miliar rupiah.

Pencapaian dari pengumpulan dana ZIS ini disampaikan Sugiyarso Ketua BAZNAS kabupaten Karanganyar dalam kegiatan sarasehan BAZNAS Sabtu (30/12) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kerjasama dengan Pemkab Karanganyar serta bantuan dari umat dan pihak donatur pihaknya dapat mengumpulkan dana ZIS dengan maksimal bahkan pencapaiannya melebihi target. Begitupun dengan pentasharufan atau penyalurannya untuk kesejahteraan umat telah dilaksanakan.

“Tahun ini terkumpul Rp13,5 miiar dan untuk pentasharufan atau penyaluran bantuan untuk kesejahteraan umat mencapai 14,8 milyar,”jelasnya

Ditambahkannya untuk bulan Desember ini penyaluran zis mencapai Rp3,6 miliar. Guna memaksimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat pihaknya telah membentuk unit pengumpul zakat (UPZ) di Masjid-Masjid di Karanganyar.

“Di karanganyar terdapat 2004 Masjid, jumlah tersebut sudah terbentuk 806 UPZ di Masjid-Masjid,”tuturnya

Dalam kesempatan tersebut Sugiyarso juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Karanganyar yang telah mengalokasikan dana anggaran untuk BAZNAS senilai Rp300 juta. Peruntukkannya sendiri telah disalurkan untuk berbagai kegiatan.

“Kita berterima kasih pada Pemkab Karanganyar untuk dukungannya terhadap kegiatan BAZNAS seperti pengukuhan 1000 dai serta bantuan Karanganyar sehat dan makmur,”terangnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif hasil yang diraih BAZNAS Karanganyar dalam pengumpulan ZIS. Diharapkan di tahun mendatang dapat meningkat dari tahun 2017.

“Alhamdulillah bersyukur dan saya bangga pada para UPZ yang telah bekerja keras dalam pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh. Semoga tahun depan pengumpulan ZIS dapat mencapai Rp15 miliar,”katanya

Bupati juga berharap ke depan keberadaan BAZNAS Karanganyar dapat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar dengan berbagai terobosannya melalui pengumpulan sedekah dan penyaluran ZIS yang terkumpul.

“Tetap selalu berikan terbaik sehingga masyarakat terutama kurang mampu bisa merasakan manfaatnya. Karena pentasharufan atau penyaluran ZIS untuk kemashlahatan umat merupakan bentuk pertanggungjawaban atas dana yang terkumpul,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind) 

Read More
DSC_0050

Pemkab Gelontorkan  7,7 Miliar untuk 128 Kelompok Ternak di Karanganyar

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan di hadapan para penerima bantuan hibah ternak tahap 4 tahun 2017

 

 

Karanganyar, Jum’at 29 Desember 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Karanganyar menggelontorkan dana hibah senilai Rp7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di wilayah Karanganyar. Diharapkan dana bantuan ini dapat lebih mengembangkan kelompok ternak serta menghidupi ekonomi masyarakat, Jum’at (29/12) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutan pada kegiatan penyerahan dana hibah tahap 4 mengatakan bantuan yang telah diterima melalui rekening untuk segera dibelanjakan dengan benar sesuai dengan proposal yang diajukan.

“Uang yang diterima tidak ada potongan sedikitpun, utuh. Belanjakan untuk membeli sapi, itik, ikan, kambing untuk lebih mengembangkan kelompok ternak. Jangan untuk lainnya,”terangnya.

Ia menekankan untuk segera dibuat Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ) agar administrasi tertib, barang yang dibelanjakan juga ada dan sesuai sehingga semua berjalan dengan lancar.

“Karena tertib administrasi kaitannya dengan BPK supaya tidak menimbulkan masalah yang beresiko hukum,”tegas Wabup.

Sementara itu laporan Kepala Disnakan Karanganyar, Sumijarto mengatakan total bantuan 7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di 16 kecamatan 41 desa di wilayah Karanganyar. Dengan perincian Tahap I untuk  25 kelompok ternak Rp1,9 miliar, Tahap II untuk 28 kelompok ternak Rp2,9 miliar, Tahap III untuk 24 kelompok ternak Rp1,2 miliar dan Tahap IV untuk 51 kelompok ternak Rp2,4 miliar.

“Jumlah kelompok ternak yang belum menerima ada 2 kelompok ternak dengan total senilai Rp70 juta karena secara administarsi kurang lengkap.”jelasnya.

Dikatakan total bantuan Rp7,7 miliar ini jumlahnya sama dengan jumlah ternak sapi sebanyak 513 ekor. Untuk sapi harga berkisar 15 juta rupiah/ekornya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0831

Sosialisasi Bankeu Untuk Sarana Prasarana Desa

kominfo

Salah satu narasumber paparkan materi dihadapan peserta Sosialisasi, Pendopo Rumah Dinas Bupati Kamis Siang (28/12)

KARANGANYAR –  Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Bantuan Keuangan bagi desa Tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Siang (28/12). Hadir pada kesempatan itu Kepala Desa penerima bantuan serta tim monitoring dan evaluasi bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa.

Sosialisasi dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada desa terkait bantuan yang akan diterima serta ketentuan yang berkenaan dengan pengalokasian bantuan keuangan kepada Desa. Bankeu dapat digunakan oleh Pemerintah Desa untuk aset yang dikelola desa. Adapun peruntukkannya bisa digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan perumahan dan jambanisasi.

Inspektur Daerah Sucahyo mewakili Bupati Karanganyar mengatakan untuk pelaporan pertanggung jawaban pelaksanaan bantuan keuangan desa meminta kepada Kepala Desa untuk tertib administrasi dan prosedural.

“Pertanggungjawaban harus riil, jangan dibuat-buat”, tegas Sucahyo

Ditambahkan lebih lanjut, Sucahyo mengatakan pengawasan terkait pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan Bankeu akan di lakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) langsung bukan Inspektorat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan untuk tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengalokasikan bantuan keuangan lewat Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar sebesar 51,7 milliar untuk 159 desa di 16 kecamatan, 3 desa di Ngargoyoso dan Jumapolo dipastikan tidak memperoleh bantuan tersebut. Bankeu tersebut tertuang dalam APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018. Demikian Diskominfo (kris/adt)

Read More
DSC_4467

Pertanahan Karanganyar Serahkan 3000 Sertifikat PTSL

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan penerima sertifikat PTSL, Kamis Siang (28/12)

Karanganyar – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karanganyar dipenghujung tahun 2017 berhasil menyelesaikan 16464 bidang tanah Pedaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terdiri atas sertifikat hak milik 16048, hak pakai 408 dan wakaf 8 bidang tanah. Penyerahan sertifikat secara simbolis diberikan pada Kamis Pagi (28/12) bertempat di GOR R.M. Said oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Kepala BPN Karanganyar Priyanto.

Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi atas kinerja Kantor Pertanahan Karanganyar atas target PTSL 2017 yang dapat diselesaikan dengan baik. Sertifikat merupakan tertib administrasi dan legalitas hukum atas kepemilikan tanah. Juliyatmono berharap atas terbitnya sertifikat tersebut warga yang mendapatkannya untuk merawat dengan baik.

“Semoga sertifikat ini menjadi berkah bagi Bapak Ibu sekalian”, kata Juliyatmono

Dijelaskan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk tingkat jual beli tanah nomor dua percepatannya setelah Semarang, sehingga nilai tanah di Karanganyar cenderung naik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar Priyanto melaporkan bahwa sesuai dengan program nasional PTSL di Kabupaten Karanganyar mendapatkan target 17.450 bidang tanah dan pengerjaannya terbagi dalam 3 kloter. Untuk kloter 1 harus mampu menyelesaikan sebanyak 12.500 bidang tanah, kloter 2 4.000 dan kloter 3 950 bidang. Pagi ini diserahkan sebanyak 3.000 bidang untuk 13 desa yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Jumapolo, Tawangmangu, Matesih, Ngargoyoso dan Karanganyar.

“Pengurusan sertifikat PTSL gratis tidak ada pungutan biaya, akan tetapi biaya-biaya yang timgul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas ditanggung oleh pemohon”, jelas Priyanto

Priyanto menambahkan target 2018 sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Karanganyar mendapatkan kuota 40.000 bidang, untuk itu dengan terbatasnya SDM yang ada di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar mohon dukungan kepada Bupati untuk alat kerja dan dukungan moral agar target yang ditetapkan dapat diselesaikan dengan baik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
WhatsApp Image 2017-12-27 at 12.58.04 (1)

3065 guru dan tenaga tidak tetap di Karanganyar terima reward dari pemerintah

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya pada kegiatan pemberian reward pada GTT se Karanganyar, Jum’at (22/12) kemarin.

Tiga ribu guru enam puluh lima guru dan  tenaga tidak tetap dan tenaga tidak tetap di kabupaten Karanganyar menerima penghargaan berupa uang dari pemerintah pusat dan kabupaten.Penghargaan ini sebagai reward bagi para guru dan tenaga tidak tetap atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan.

Reward atau penghargaan terhadap GTT/PTT diberikan pada ribuan GTT/PTT Jumat (22/12) kemarin di gedung wanita.Total sebanyak 3065 guru dan tenaga tidak tetap mulai dari tingkat TK hingga SMP mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dan kabupaten.Masing masing menerima sebesar enam ratus ribu dipotong pajak enam persen.

Dana untuk penghargaan ini diambilkan dari APBN dan APBD Karanganyar.Dana untuk penghargaan 565 guru dan tenaga tidak tetap diambilkan dari APBN dan 2500 sisanya berasal dari APBD.

Pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis kepada para perwakilan guru dan tenaga tidak tetap tingkat SD hingga SMP oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan pemkab Karanganyar menyatakan insentif ini bukan honor bagi para guru dan tenaga tak tetap di   Karanganyar.Reward atau penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah dan kabupaten terhadap para guru dan tenaga tidak tetap.

“Ini bentuk kompensasi dan  perhatian pada para guru dan tenaga non PNS agar selalu bersemangat dan komitmen dalam mengabdi.Semoga akan selalu  memotivasi dan  semangat dalam berkarya,”katanya

Ditambahkan Tarsa rincian 3065 guru dan tenaga non PNS itu terdiri dari  194 GTT/PTT tingkat TK,1972 GTT/PTT tingkat SD dan 334 GTT/PTT tingkat SMP.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya mengatakan agar para guru dan tenaga non PNS tetap bersemangat dalam mengabdi.Pihaknya juga akan mendata secara akurat mengenai keberadaan guru GTT/PTT di Karanganyar.

Pendataan sebagai upaya jika terdapat kebijakan baru dari pemerintah pusat untuk pengangkatan guru GTT/PTT.Para guru dan tenaga non PNS ya bersabar,” jelasnya

Bupati sendiri menambahkan pihaknya akan segera menerbitkan SK sebagai pegawai non PNS dan akan kami berikan honor.

“Tetap berikan terbaik dan siapa tahu beruntung jika ada keputusan baru mengenai pengangkatan guru dan tenaga tak tetap, “terangnya.

Demikian Diskominfo (ind)

Read More
DSC_0055

Bupati Karanganyar Lantik Da’i Kamtibnas

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutannya dihadapan Dai Kamtibnas, Kamis Sore (21/12)

 

Karanganyar – Pelantikan pengurus Da’i Kamtibnas di 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kapolres Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Perwakilan Pengadilan Negeri, Perwakilan Kejaksaan Negeri, dan Kepala Kementerian Agama serta tokoh Agama di Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengucap syukur sekaligus memberikan apresiasinya atas peran Dai Kamtibnas dalam membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Intanpari. Wujud Karanganyar aman dan tertib adalah diberikannya penghargaan oleh Kementerian Agama RI Lukman Hakim Saifudin Bulan April 2017 lalu karena Kabupaten Karanganyar dinilai berhasil menjaga toleransi antar umat beragama dengan baik.

“Untuk menciptakan rasa kesatuan dan kesatuan di Kabupaten Karanganyar, dibutuhkan perbuatan yang baik dan cinta damai”, ujar Juliyatmono

Lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan pemerintah akan terus hadir dan memiliki peran untuk memfasilitasi kegiatan positif ini. Tahun 2018, Pemkab Karanganyar akan menganggarkan untuk kendaraan serta dana operasional guna memperlancar tugas Dai Kamtibnas.

Sementara itu Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, S.I.k., M.S.i berharap kepada para Dai Kamtibnas yang baru saja dilantik agar melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan mampu menjadi suri teladan di masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum. Disamping itu sebagai ujung tombak Polri dalam mencegah konflik sosial maupun agama, para Dai diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antar umat beragama sehingga akan tercipta masyarakat Karanganyr yang guyup rukun. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
web

Kades dan Perangkatnya Harus Paham Regulasi Baru

Sosialisasi Produk Hukum Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (20/12).

Karanganyar, Rabu (20/12/2017)

Kepala Desa dan Perangkatnya harus paham regulasi-regulasi (produk hukum) baru, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar  berkaitan dengan Pemerintahan Desa.

Hal tersebut katakan oleh Kepala Bagian Pemerintah Desa, Setda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi, Rabu (20/12) saat acara Sosialisasi Produk Hukum Penyelenggaraan Desa, di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

“Kita harapkan Kepala Desa dan Perangkatnya selain paham, juga dapat mengimplementasikan produk hukum tentang pemerintahan desa dengan baik, meningkatkan semangat pengabdian berorientasi pada pelayanan dan taat aturan penyelenggaraan di Desa,” kata Timotius Suryadi.

Acara sosialisasi itu untuk 518 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Kepala Urusan Perencanaan. Sedangkan dari Kecamatan masing-masing Kasi Pemerintahan dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Sosialisasi meliputi Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tentang Kewenangan Desa, Peraturan Bupati Karanganyar tentang Laporan Kepala Desa, Peraturan Bupati Karanganyar tentang Pembentukan, Penggabungan, dan Penghapusan Dusun,  Peraturan Bupati Karanganyar tentang Badan Permusyawaratan Desa, Peraturan Bupati Karanganyar tentang Pedoman Pengelolaan Dana Transfer Kepada Desa.

Ditempat yang sama, Asisten Pemerintahan Bachtiar Syarief, mengatakan jangan sampai Kades dan perangkatnya tidak paham aturan yang ada, apalagi semakin meningkatnya perhatian Pemerintah ke Desa dengan memberikan dana yang besar, pembangunan infrastruktur, sehingga rakyat semakin sejahtera.

“Dalam pengelolaan dana di desa tetap harus memperhatikan ketentuan yang ada, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban adminstrasi,” kata Asisten Pemerintahan.

Dihadapan peserta, dia juga mengimbau agar aparatur desa berbenah menyesuaikan diri dan mempelajari dengan adanya regulasi-regulasi baru dalam hal pemerintahan desa dan kebijakan pemerintah.(pd)

Read More
DSC_3954

Peringati HUT Ke-18, DWP Karanganyar Beri Bantuan

diskominfo

Sekda Karanganyar Samsi memberikan bantuan secara simbolis berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan.

 

Karanganyar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar rayakan puncak acara HUT Ke-18 nya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (20/12). Hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi, perwakilan Forkompinda, Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar sekaligus Pembina DWP Siti Khomsiyah Juliyatmono, Ketua Organisasi Wanita Se-Kabupaten Karanganyar, dan Anggota DWP Kabupaten Karanganyar

Dalam sambutannya mewakili Bupati Karanganyar Samsi memberikan apresiasi nya kepada anggota DWP atas dukungan yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar sehingga membuahkan prestasi yang luar biasa.

“Atas pendampingan dan support Ibu Anggota DWP terhadap suaminya, serta pemahaman atas tugas pokok fungsi suaminya dalam bekerja. Kabupaten Karanganyar juara 2 nasional penyelenggaraan pemerintahan.” Ujar Samsi disambut tepuk tangan hadirin

Samsi berharap memasuki usia ke-18, DWP Karanganyar tetap bersatu, berkinerja lebih baik dan mampu mandiri sebagai wanita sejati.

Sementara itu, Ketua DWP Karanganyar Sri Lestari Samsi mengatakan bahwa menyambut HUT Ke-18 DWP Karanganyar melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba Senam Gemufamire yang diikuti oleh seluruh anggota DWP, Seminar Parenting kerjsama dengan KP2A Karanganyar, Seminar sehat cantik dan dinamis dengan narasumber dr. Lula Kamal, Penyelenggaraan IVA Test gratis, Pelatihan pembuatan Es Krim Ketela, Senam Bersama, Donor Darah, dan Anjangsana ke TK Pertiwi Karanganyar.

Dalam puncak acara HUT Ke-18, menggandeng GNOTA Karanganyar, DWP Karanganyar juga menyerahkan bantuan kepada 13 siswa SD yang merupakan anak dari anggota DWP berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan. Demikian Diskominfo (f3a/ad)

Read More
DSC_0853

Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Warga

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada acara Seminar Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (18/12).

Karanganyar, Senin 18 Desember 2017

Buah yang banyak tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia ini ternyata memiliki potensi dikembangkan untuk menambah penghasilan. Hal ini diungkapkan Profesor Wisnu Gardjito ketika tampil sebagai pembicara dalam kegiatan Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa dan Agro Industri Kelapa, Senin (18/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kelapa sangat banyak memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi penambah penghasilan. Mulai dari batang, buah hingga daun kelapa semua dapat dimanfaatkan baik diolah menjadi makanan, minuman, perawatan wajah, kesehatan hingga aneka perabot rumah tangga.

“Kelapa merupakan pohon kehidupan sehingga saya jatuh cinta pada kelapa,”terangnya.

Disampaikannya tidak sedikit petani kelapa sering mengalami kebingungan usai memanen kelapa. Sehingga hasil yang dimanfaatkan kurang maksimal. Padahal kelapa terutama airnya memiliki banyak manfaat.

“Air kelapa itu ibarat air suci setelah zam-zam karena memiliki cairan yang bagus untuk tubuh karena kandungannya sama dengan plasma darah,”tuturnya.

Ditambahkannya air kelapa juga mempunyai banyak fungsi seperti detok atau penawar racun hingga dibuat sebagai gula semut atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula jawa yang sangat baik dikonsumsi penderita diabet.

Profesor Wisnu mengatakan bahwa dirinya memiliki 1600 formula mengolah kelapa. Selain menanam bibit kelapa yang benar, mengolahnya hingga memasarkannya ke pasar lokal maupun luar negeri.

“Kelapa mempunyai banyak manfaat sehingga mampu menambah penghasilan jika kita mampu mengelolanya dengan baik,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi kegiatan seminar ini. Diharapkan seminar ini mampu menambah pengetahuan dan menjadi motivasi para warga Karanganyar terutama petani untuk benar-benar menggeluti potensi agrobisnis kelapa.

Bupati juga menghimbau warga untuk mulai memanfaatkan lahannya ditanami pohon kelapa. Apalagi bibit kelapa ini pertumbuhannya relatif cepat yakni dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun sudah berbuah.

“Ayo lahane dho ditanami kelopo supoyo dho ndhang sugih mergo kelopo (Ayo lahannya ditanami kelapa supaya cepat kaya karena kelapa). Karena kelapa memberikan banyak potensi nilai ekonomis. Ke depan mudah-mudahan Karanganyar bisa menjadi sentra kelapa,”harap Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More