Category: Pariwisata

DSC_0055

Wahyu Kliyu, Upacara Adat Sedekah Apem

kominfo

Asisten Pemerintah Setda Karanganyar Bachtiyar Syarif (Kaos Hitam Tengah) saat membuka Kirab Budaya Grebeg Lawu 2017 di Panggung Terminal Jatipuro, Jumat Sore (06/10)

Dusun Kendal Desa Jatipuro Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar memiliki upacara adat yang dilaksanakan setahun sekali setiap tanggal 15 bulan Sura (Muharam). Wahyu Kliyu “sedekah Apem” dilaksanakan dengan cara saling melempar Kue Apem yang dilakukan oleh warga Kendal.

Wahyu Kliyu merupakan upacara adat yang dilakukan masyarakat Kendal untuk memohon keselamatan kepada Allah SWT supaya warga mendapatkan anugerah dan memiliki kekuatan lahir batin sehingga dihindarkan dari bencana dan mala petaka, yang akan berdampak kepada masyarakat Kendal yang aman, tentram, dan sejahtera.

Kue Apem yang dimaknai dari bentuknya yang bulat, memiliki arti lambang pengayoman, peneduh, dan penyejuk sekaligus memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Camat Jatipuro Eko Budi Hartoyo mengatakan ada yang beda dengan pelaksanaan Wahyu Kliyu tahun ini. Jika tahun sebelumnya pelaksanaan Wahyu Kliyu hanya pada malam harinya, maka tahun ini diawali dengan prosesi kirab budaya Grebeg Lawu 2017 dari 4 Kecamatan sekitar seperti Kecamatan Jumantono, Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Jatiyoso dan Kecamatan Jatipuro.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menggiatkan potensi wisata yang ada sekaligus melestarikan budaya yang telah turun temurun dilakukan oleh leluhur.

“Ritual Wahyu Kliyu sendiri akan diselenggarakan di Dusun Kendal Lor nanti malam jam 12. Sebelumnya akan diadakan pertunjukan Wayang Orang RRI Surakarta dan Wayang Kulit semalam suntuk”, kata Eko Budi

Pelaksanaan Kirab Budaya Grebeg Wahyu Kliyu, Jumat Sore (06/10) merupakan pertama kali penyelenggaraannya di Kecamatan Jatipuro, untuk itu Eko Budi menambahkan nantinya kirab seperti ini akan diselenggarakan tiap tahun dan diharapkan semakin meriah. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1119

Pemkab Siap Fasilitasi Pemasaran Produk Hasil KKN

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi saat menutup kegiatan penarikan KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (06/10).

Karanganyar, Jum’at 6 Oktober 2017

Pemkab siap memfasilitasi produk makanan lokal hasil olahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Karena produk ini dapat meningkatkan perekonomian warga di pedesaan khususnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat menutup kegiatan penarikan Mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo, Jum’at (6/10/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Samsi, ia akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar khususnya Baperlitbang dan Disdagnakerkop dan UKM. Karena produk makanan potensi lokal ini tentunya akan menjadi salah satu penggerak ekonomi warga desa. Untuk itu, ia berharap untuk diperhatikan kualitasnya.

“Produk-produk makanan olahan ini harus dikembangkan. Dari Baperlitbang dan Disdagnakerkop untuk dibantu pemasarannya, ijinnya dan kemasannya,”terang Samsi.

Ditambahkannya, Pemkab berterima kasih kepada Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang telah memilih Kabupaten Karanganyar tepatnya Kecamatan Matesih dan Tawangmangu di 20 desa sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang berlangsung kurang lebih dua bulan tersebut.

“Semoga pengabdian menjadi mahasiswa KKN menjadi kontribusi lebih memajukan pembangunan Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Ali Mursyid mengatakan pihak Univet telah menerjunkan 209 mahasiswa untuk melaksanakan KKN di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

“Pelaksanaan KKN telah selesai dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, mulai 7 Agustus sampai 6 Oktober. Dari 209 mahasiswa terbagi di dua kecamatan yakni Kecamatan Matesih di sembilan desa dan Kecamatan Tawangmangu di sepuluh desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Ali Musryid berharap dari pelaksanaan KKN tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat begitu pula sebaliknya memberikan pengalaman berharga untuk mahasiswa dalam berkehidupan bermasyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DISKOMINFO

Penutupan PORKAB Ke-II, Jaten Kembali Raih Juara

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, memberikan piala kepada juara umum PORKAB ke-II

Karanganyar, Senin (25/9/2017)

Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sabtu (23/9) sore di GOR RM Said. Kecamatan Jaten berhasil meraih juara umum, dan berhasil memperoleh medali terbanyak.

Kecamatan Jaten memperoleh 15 mendali emas, 9 mendali perak, 8 mendali perunggu. Selanjutnya juara 2 diraih Kecamatan Tasikmadu dengan perolehan 6 emas, 8 perak, 7 perunggu. Disusul Kecamatan Colomadu sebagai juara 3, dengan perolehan 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.

Dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar ke-II Tahun 2017 mempertanding 8 cabang olahraga. Kegiatan ini sendiri berlangsung dari tanggal 19 s/d 23 September 2017.

Delapan cabang olahraga itu meliputi bulutangkis, tenis meja, sepak bola, futsal, bola voli, pencak silat, tae kwon do dan atletik. PORKAB ini diikuti oleh 17 kontingen yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dengan jumlah keseluruhan 1.786 atlet.

Wakil Bupati Rohadi, sangat mengapressiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan PORKAB ini telah berjalan baik. Rohadi melihat antusias dan semangat atlet yang sangat luar biasa. Selain itu Wakil Bupati juga mengharapkan agar talenta anak-anak terus dilatih dan ditingkatkan.

“Seluruh Dinas yang terkait juga KONI untuk melakukan upaya – upaya pembinaan yang lebih intensif kepada para atlet,” katanya.

“Semoga tradisi prestasi oleharaga ini akan mampu membawa yang lebih tinggi lagi provinsi, nasional bahkan internasional,” tutup Rohadi. yoga

Read More
DSC_1231

Malam Final Pemilihan Duta Wisata 2017

DISKOMINFO

Para Juara Duta Wisata berfoto bersama Bupati Karanganyar dan Dewan Juri pada Final Pemilihan Duta Wisata (30/8)

Karanganyar, Rabu  30 Agustus 2017

Bertempat di halaman Terminal Mbangun Makuthoromo Final Pemilihan Duta Wisata/ Putra Putri Lawu diselenggarakan secara megah dan meriah. Acara yang digelar tadi malam (30/8) ini dimeriahkan dnegan berbagai atraksi tarian, fashion show bahkan lantunan  suara Bupati dan Kapolres Karanganyar.

Acara ini terbilang sukses karena berhasil menarik minat para penonton yang memadati lokasi acara meskipun harus rela diterpa dinginnya angin malam demi mendukung jagoannya masing-masing.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto menyampaikan bahwa acara tahunan ini digelar untuk memajukan pariwisata Kabupaten Karanganyar. Ditambahkannya bahwa saat ini pariwisata semakin luas cakupannya karena harus menangani juga 16 sektor ekonomi kreatif di antaranya kerajinan, pertunjukan dan lain-lain.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bahwa acara Final Pemilihan Duta Wisata/ Putra Putri Lawu 2017 tersebut diselenggarakan untuk mencari generasi muda yang peduli kepada dunia pariwisata dan mampu mempromosikannya ke dunia luar.

“Serasa belum sempurna hidup ini apabila belum menginjakkan kaki berwisata di Bumi Intanpari Karanganyar,” kata Juliyatmono.

“Inilah yang harus menjadi semboyan kita, semboyan para duta wisata, “tambah Juliyatmono.

Juri pada malam final itu diambil dari berbagai unsur yaitu dari praktisi dan akademisi    pariwisata. Mereka adalah Joko Suyanto, salah seorang dosen Sekolah Tinggi Pariwisata di Surakarta, Daryono Owner EO. Sinergi, Judith Aditya Sari salah seorang dosen dari Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret,  Jelly Marta Kusuma dari Ajeng Bridal serta Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Untuk mendapatkan penilaian dari juri setiap finalis diwajibkan menjawab salah satu pertanyaan yang diambil sendiri secara acak. Pertanyaan  yang diberikan seputar dunia pariwisata seperti apakah itu MICE, Sapta Pesona, Sadar wisata, tempat atau objek wisata yang ada di Karanganyar seperti Candi Sukuh, Candi Cetho dan lain-lain.

Dari hasil penilaian juri ada beberapa kategori yang dijadikan acuan yaitu juara Putra Putri Intelegensia, Persahabatan,  Favorit, dan Fotogenic serta juara I,II dan III.

Setelah seluruh finali menjawab pertanyaan dari dewan juri, dewan juri berembug sebentar untuk memutuskan para pemenang. Dari hasil siding dewan juri para pemenang adalah Ahmad Amal Surya dari Kecamatan Tasikmadu dan Amanda Angger Amelia Dwifa Winarta dari Kecamatan Colomadu sebagai Putra Putri Intelegensia. Untuk pemenang Putra Putri Persahabatan adalah Guntur Lufianto Eka Saputro dari Kecamatan Karanganyar dan Bunga Widi Hapsari dari Kecamatan Jaten.

Sedangkan pemenang Putra Putri Favorit adalah Petra Manunggal dari Kecamatan Tasikmadu dan Latifatin Ulinnur dari Kecamatan Matesih. Gelar Putra Putri Fotogenic direbut oleh Rizky Adhika Noersetyo dari Kecamatan Karanganyar dan Dian Rizkita dari Kecamatan Colomadu.

Yang berhail meraih gelar Juara III, II dan I Putra Putri Lawu adalah berturut-turut Ahmad Alam Surya dari Kecamatan Tasikmadu dan Anastasia Verdilla dari Kecamatan Mojogedang (Juara III), Guntur Lufianto Eka Saputro dari Kecamatan Karanganyar dan Dian Rizkita dari Kecamatan Colomadu (Juara II) serta Halintar Cokro Padnobo dari Kecamatan Jaten dan Elvanya Purba Dita dari Kecamatan Colomadu (Juara I).

Halintar Cokro Padnobo berhasil meraih juara I setelah berhasil menjawab dengan meyakinkan dan memuaskan pertanyaan dewan juri mengenai Sapta Pesona. Sedangkan pertanyaan untuk Elvanya Purba Dita sehingga berhasil meraih juara I adalah mengenai batik yang diklaim Negara tetangga.

Para juara menerima penghargaan berupa trophy, dan piagam. Khusus untuk Juara I berhak maju ke Pemilihan Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_5521

12 Kelompok Tani Terima Bantuan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada Kelompok Tani di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Selasa(22/8).

Karanganyar, Selasa 22 Agustus 2017

Dua belas kelompok tani di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah dan alsintan pasca panen mesin power theser multiguna. Diharapkan bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani, Selasa (22/8/2017).

Dari dua belas penerima bantuan tersebut terbagi menjadi dua, yakni tujuh Kelompok Tani penerima hibah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar dengan total bantuan sejumlah Rp 295 juta rupiah, masing-masing diperuntukkan pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, empon-empon, kompos dan sarana pertanian lainnya. Sedangkan lima Gapoktan menerima alsintan berupa mesin pasca panen Power Theser Multiguna.

Penyerahan dilakukan di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Direktur Bank Jateng dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kepada para  Kelompok Tani yang menerima bantuan segera membelanjakan dengan baik agar ada peningkatan yang maksimal. Karena pemberian hibah ataupun alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.

Wabup juga berharap untuk pertanian organik di Kabupaten Karanganyar dapat semakin berkembang dengan baik dan menjadi agrowisata.

“Di daerah Pereng ada pengembangan padi organik, mudah-mudahan dengan adanya irigasi pertanian di Waduk Gondang Kecamatan Kerjo akan menambah indeks tanam petani,”tuturnya.

“Beberapa titik pertanian untuk  diberikan heritage sebagai agrowisata karena memiliki pemandangan yang bagus nan hijau seperti di Bali, ini harus ditumbuhkembangkan untuk kemajuan pertanian di Karanganyar tak terkecuali peningkatan kesejahteraan petaninya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
DSC_0048

Ratusan Peserta Karnaval Ramaikan HUT Kemerdekaan RI ke-72

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Anggota Dewan

Karanganyar, Senin 21 Agustus 2017

Ratusan peserta karnaval dari berbagai kalangan meramaikan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Karnaval jalan kaki tersebut dimulai dari Alun Alun Karanganyar berjalan sepanjang jalan Lawu sampai Buk Siwaluh, Minggu (20/8/2017) kemarin.

Peserta yang mengikuti karnaval meliputi sekolah, OPD, BUMD, Perbankan dan Perusahaan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Berbagai kreasi ditampilkan pada karnaval tersebut, mulai dari kostum yang dikenakan peserta, ornamen yang dibawa sebagai identitas kontingen peserta karnaval hingga atraksi-atraksi yang ditampilkan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo turut serta dalam kegiatan karnaval ini dengan berjalan kaki mulai dari Alun Alun Karanganyar hingga panggung kehormatan yang berada di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Antusias warga terlihat dalam karnaval ini. Tumpah ruah ribuan warga yang rela berpanas-panasan untuk menyaksikan karnaval yang berlangsung mulai dari pagi hingga sore hari.

Berbagai tema diusung pada karnaval tersebut, salah satunya tema Kebhinekaan yang ditampilkan  DPRD dan Kodim 0727 Karanganyar. Para peserta mengenakan pakaian bernuasa Nusantara dari berbagai daerah di tanah air.

Demikian Diskominfo (Tim)

Read More
DSC_2433 – Copy

Pembangunan Jembatan Kaca Dimulai

Pembangunan jembatan kaca di Bukit Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso mulai dikerjakan. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kamis (17/08) siang.

Karanganyar, Jumat (18/08/2017)

Pembangunan jembatan kaca di Bukit Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso mulai dikerjakan. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kamis (17/08) siang.

“Untuk melewati jembatan kaca itu, harus memakai sepatu khusus. Jumlah kapasitas pengunjung yang lewat ditentukan dengan jumlah sepati itu,” kata Bupati Karanganyar.

Dikesempatan itu, Bupati mengharapkan agar semua pihak berpikir positif, karena nanti di tempat itu menjadi icon besar, dan banyak pengunjung. Selain itu, dia juga menjelaskan masyarakat Dusun Sumbersari (letaknya berdekatan dengan lokasi), diberikan kartu khusus digunakan untuk akses keluar masuk di dusunnya.

“Jalan akan dilebarkan menjadi 12 meter. Pedagang juga akan diletakkan ditempat yang strategis,” katanya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PT. De Kemuning, Andi Nurul Huda, mengatakan sebagai investor, pihaknya menghabiskan dana sekitar Rp. 17 Miliar.

“Dana itu untuk pembangunan jembatan kaca, pintu depan, lapangan parkir. Harapan kami, selama empat bulan kedepan bisa selesai,” kata Andi Nurul Huda.

Tak hanya itu saja, kedepan rencananya juga akan dibangun penginapan hotel, restoran dan pusat souvenir, dengan jumlah total 13 item pengembangan kawasan.

“Untuk jembatan kaca ini, panjangnya 50 meter, yang menghubungkan dua bukit. Kawasan yang diijinkan oleh PT. Rumpun Sari Kemuning seluas 12 hektar,” katanya.

Di kawasan tersebut merupakan tempat yang strategis dengan keindahan alam, hamparan kebun teh. Bahkan wisatawan bisa mengunjungi Candi Sukuh dan Candi Ceto yang tidak jauh dari kawasan tersebut.(pd)

Read More
DSC_3510

Jiwai Semangat 45

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah, Samsi, Kadis Kominfo dan narasumber lainnya menyanyikan bersama “Indonesia Pusaka” pada acara Sambung Rasa Radio SWIBA, Jumat malam (15/8)

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia, Radio SWIBA menyelenggarakan acara Sambung Rasa di halaman Radio SWIBA pada Selasa malam, 15 Agustus 2017.

Hadir pada acara tersebut Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI),  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua DHC Angkatan 45,  dan Ketua DPD KNPI sebagai narasumber.

Peserta Sambung Rasa yang mengambil judul “Semangat Nilai 45 Mematri Visi Memacu Karanganyar Maju dan Sejahtera” pada malam hari itu adalah para pelajar di Kota Karanganyar yaitu SMAN 1 Karanganyar, SMAN 2 Karanganyar, SMKN 1 Karanganyar, SMKN 2 Karanganyar,  SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata dan SMK Bintang Nusantara.

Diawali dengan ajakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dan “Desaku yang Kucinta”, beliau mengajak semua yang hadir dan seluruh pendengar Radio SWIBA untuk menjiwai spirit patriotisme dan cinta tanah air.

“Negara kita bisa merdeka karena ada spirit patriotism dan cinta tanah air, semangat berkorban, saling bantu, gotong royong, bangga terhadap bangsa. Ini harus mendarah daging pada diri kita,” tandasnya .

Indonesia adalah rumah besar kita. Ibarat rumah tangga, anak tidak akan bisa tumbuh dengan baik kalau tidak mencintai ibu yang telah melahirkannya.

“Cinta tanah air ibarat cinta kepada ibu kandung. Kalau kita  mengkhianati, durhaka kepada ibu kandung tidak akan bahagia,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DHC Angkatan 45, Cuk Susilo mengingatkan dan menggarisbawahi tentang spirit, maju dan sejahtera. Hal ini telah dimiliki oleh para pendahulu kita untuk mencapai kemerdekaan. Pejuangan ini bisa dicapai dengan kebersamaan.

“Setelah mencapai kemerdekaan, perjuangan tidak berhenti. Perjuangan terus berlanjut bahkan sampai saat ini. Pemuda sekarang ini spirit harus ada, nilai semangat harus dijaga,” kata Cuk.

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kita harus mewarisi nilai perjuangan yang telah dilaksanakan para pendahulu kita. Mereka berkorban harta, bahkan nyawa.

“Kita ambil nilai perjuangannya. Setiap krisis akan tumbuhkan pahlawan-pahlawan yang hebat. Semangat jaga NKRI harus terus dijaga supaya tidak kembali dijajah dalam bentuk apapun baik ekonomi, kedaulatan, maupun lainnya,” kata Rohadi.

Acara Sambung Rasa Radio SWIBA yang dipandu oleh Mamik dan Oki serta disiarkan secara live kali itu dilengkapi dengan pertunjukan band dari BPPT. Di akhir acara Juliyatmono didampingi Rohadi Widodo dan Sekretaris Daerah, Samsi berkenan menyanyikan lagu perjuangan “Gebyar-Gebyar”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_0986

Kenalkan Wisata di Karanganyar, Disparpora Gelar Forum Wisata se Solo raya

KOMINFO

 Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Pertemuan Rutin Kepariwisataan Se-Soloraya di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan, Selasa (1/8).

Karanganyar, Selasa 01 Agustus 2017

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar menjalin kerjasama antar daerah dalam pengembangan wisata di Solo raya dan Karanganyar khususnya.

Biro perjalanan wisata dan Dinas Pariwisata di wilayah Solo raya merupakan mitra Kabupaten Karanganyar untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan wisata yang ada di solo raya  meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Karanganyar dan Wonogiri.

“Karena jejaring antar pihak akan mendongkrak tingkat kunjungan wisata di wilayah Solo raya umumnya dan Karanganyar khususnya,” terang Titis Sri Jawoto pada pertemuan rutin Forum Wisata se Solo raya, Selasa (1/8/2017) di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan keberhasilan mengembang pariwisata bukan tergantung pada pendapatan yang dicapai.

Namun keberadaan objek wisata  lebih memberi pengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

“Kehadiran obyek wisata harus memberikan multiefek ke masyarakatnya. Karena peningkatan pelayanan dan kemudahan untuk terus diupayakan,” katanya.

“Pesona alam disetiap wilayah mempunyai keunggulan  masing-masing. Untuk itu perlu digagas kembali dalam pertemuan kali ini karena merupakan komitmen bersama untuk mengangkat pesona wisata di Solo raya,”tambahnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_1237

4 Kecamatan di Karanganyar Jadi Tujuan KKN Unisri

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN PPM UNISRI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7).

Karanganyar, Kamis 27 Juli 2017

576 mahasiswa Universitas Slamet Ryadi (Unisri) Surakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di empat Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa.

Rombongan mahasiswa Unisri yang akan melaksanakan KKN  di Kabupaten Karanganyar diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung lebih kurang 40 hari kedepan di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu di kehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar karena KKN merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat.

“Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga mereka dapat berinovasi,”tuturnya.

“Baktikan semua ilmu, tenaga ke masyarakat. Jangan malas-malas karena Insha Alloh masyarakat Karanganyar sangat menerima siapapun. Karena masyarakat Karanganyar adalah masyarakat yang ramah,’’terang Rohadi Widodo.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Kami minta Pemerintahan Desa untuk di aktifkan websitenya. Agar adik-adik kita yang ber-KKN dapat mengupload foto-foto selfie maupun weselfie baik melalui twitter, facebook, instagram, karena ini merupakan merketing untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Karanganyar yang dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari,”pesannya.

Sementara itu Wakil Rektor Unisri Surakarta, DR. Sutoyo mengatakan KKN yang akan dilaksanakan terhitung mulai 27 Juli sampai 4 September 2017 diharap dapat memberikan pengalaman  berharga bagi mahasiswa Unisri yang menempuh KKN di empat kecamatan.

“Kami punya konsep agar mahasiswa dalam melakukan KKN ini mampu mengamati, menganalisis hingga mampu menerapkan program yang akan dijalankan sehingga terjadi sinkronisasi antara ilmu yang didapat dengan lokasi KKN,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More