Category: Berita

DSC_0059 copy

Abu Letusan Gunung Kelud Sampai Karanganyar

Karanganyar, Jumat (14/02/2014)

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Letusan gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur pada pukul 22.50, Kamis (13/02) mengagetkan banyak orang. Termasuk juga di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bunyi gemuruh saat orang tertidur membuat kaget dan terbangun. Terlebih kaca-kaca rumah penduduk bergetar. Tak juga itu, abu vulkanik yang di keluarkan dari gunung Kelud sampai juga di Kabupaten Karanganyar yang berjarak sekitar 210 kilometer.

Ketebalan abu diperkirakan sekitar 5 centimeter. Hujan abu turun sejak menjelang subuh membuat pandangan saat berkendara menjadi terganggu. “Jarak pandangan hanya 5 meter saja. Sehingga berbahaya bagi pengendara. Sebaiknya hati-hati dan nyalakan lampu saja,” ujar Arfin, warga Papahan, Jumat (14/02).

Pandangan yang sangat terbatas membuat pengendara berjalan pelan-pelan. Hujan abu masih dirasakan sampai pukul 09.00.

Selain itu, warga Karanganyar juga ramai-ramai membeli masker hidung. Bahkan  apotek di kawasan  Kecamatan Jaten sejak pukul 07.00 sudah kehabisan stok masker. Selain itu, apotek lainnya hanya membatasi pembelian paling banyak hanya 5 masker agar tidak kehabisan stok. pd

Read More
UU Desa

INDONESIA MAJU DI MULAI DARI DESA

UU Desa

Juliatmono Sampaikan Sambutannya Di Saat Sosialisasi UU Desa, Rabu Siang [12/02]

Sosialisasi UU Desa no 6 tahun  2014 membahas tentang upaya untuk melakukan pembaharuan desa harus terus dilakukan guna mewujudkan desa yang demokratis ,mandiri, dan sejahtera. Perundangan ini merupakan buah kerja dan perjuangan bersama antar DPR,pemerintah,rakyat desa serta para aktivis yang selama ini peduli dan perhatian atas nasib desa.Ketua pansus UU Desa DPR RI Drs.H. Ahmad Muqowwam dalam paparannya menyampaikan bahwa ada lima  manfaat kunci UU Desa antar lain meliputi Membangun kemandirian desa jaminan sumberdaya keuangan dari apbn untuk penyelenggaraan pembangunan, mengatasi apatisme warga memperkuat partisipasi dalam kebijakan dan penyelenggaraan desa, Memperkuat pilar demokrasi desa sistem ceck and balances sistem pemerintahan dan pembangunan desa, memperbaiki pelayanan publik penyelenggaraan pemerintah desa untuk kebutuhan warga, dan Merevitalisasi modal sosial desa untuk pemberdayaan desa.”Tantangan penting yang perlu diperhatikan  dalam menyikapi UU Desa ini adalah meningkatkan kapasitas desa agar mereka mampu menjalankan secara bertahap tetapi pasti menuju desa berdaya,yakni demokratis,mandiri dan sejahtera.Memperkuat basis perencanaan desa yang memadai , bebas dari korupsi.Program pembangunan desa harus berubah dengan orientasi pemberdayaan dan emansipasi warga.Pengembangan ekonomi desa perlu menitik beratkan produktifitas pembukaan lapangan kerja,serta kesejahteraan warga.Itulah pintu pembuka transformasi desa untuk memperkuat kedaulatan warga lokal.tambah Drs. H. Ahmad Muqowwam pada acara Gema Desa 3K Kab.Karanganyar yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati,Budiman Sudjatmiko selaku Wakil ketua pensus UU Desa,Tarmizi A Karim selaku Kepala Dirjen PMD,Rabu siang(12/02) di Gor Mini Karanganyar.

“Harapan Indonesia maju kita mulai dari desa,rakyat sejahtera,rakyat makin maju kalau dimulai dari pembangunan desa,Saya terus berupaya rakyat bergerak,rakyat semangat”Ujar Bupati saat menyampaikan sambutannya di hadapan para Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar. in+v3+ad

Read More
Venue Pon 2020 (2)

Tahun 2020, Dua Venue PON XX Berpusat di Karanganyar

Venue Pon 2020 (2)

Juliatmono Bercengkrama Dengan Nugroho, Ketua Rombongan Tim Penjaringan dan Penyaringan PON, Rabu Pagi [12/02]

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar menyambut tim penjaringan dan penyaringan PON Pusat,sambutan ini berkenaan dengan pelaksanaan PON ke XX tahun 2020 di jawa tengah. Acara ini berhubungan dengan tinjauan ke beberapa venue pelaksanaan kegiatan PON yang berada didaerah Kab. Karanganyar yakni venue untuk perlombaan Paralayang dan Sepeda Gunung. (Rabu, 12/02)

“Dalam pelaksanaan PON ke-XX yang bertempat di Jawa Tengah ini, terdapat 11 Kabupaten yang menjadi pusat pelaksanaan PON dan Kab.Karanganyar menjadi salah satu dari ke-11 Kabupaten terpilih ” ungkap I Nugroho selaku Ketua Rombongan Tim Penjaringan dan Penyaringan PON pusat.

Venue Pon 2020 (1)

Rohadi Widodo Wabup Karanganyar Saat Menyambut Tim Penjaringan dan Penyaringan PON XX di Ruang Anthurium Rumdin Bupati Karanganyar, Rabu Pagi [12/02]

Kegiatan ini bertujuan untuk menyurvei secara nyata beberapa venue yang akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan PON ke- XX tahun 2020 yang diantaranya terdapat di Kab. Karanganyar.

“Kami akan meninjau venue-venue tersebut secara langsung dan keputusan ini akan ditetapkan tanggal 8 Maret 2020 dimana dari 6 Provinsi, Jawa Tengah menjadi tuan rumah PON ke-XX tahun 2020.” Lengkapnya. ad+v3+in

Read More
pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Berikan Pendidikan Gratis

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Juliatmono Serap Aspirasi Warganya di Gedung PGRI Kec. Jatiyoso, Rabu Pagi [12/02]

Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini memberikan Pendidikan gratis bagi siswa SD,SMP,SMA dan SMK Negeri se Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan mulai awal tahun 2014 Pemkab Karanganyar  melarang sekolah-sekolah tersebut memungut biaya yang sifatnya non personal seperti uang gedung dan uang kesiswaan (SPP).

“ Kami telah mengalokasikan dana sebesar Rp.18 Miliyar untuk diberikan bantuan kepada sekolah yang rusak ”  kata Juliyatmono, rabu (13/02) di Gedung PGRI Kecamatan Jatiyoso saat mengadakan Sosialisasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis Sekaligus Pembinaan PNS di Lingkungan UPT PUD NFI dan SD serta Puskesmas se-Kecamatan Jatiyoso dan Jatipuro.

 

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (1)

Juliatmono Berikan Pengarahan Kepada PNS se Kec. Jatipuro di Aula Kec. Jatipuro, Rabu Siang [12/02]

Selain itu bagi mereka yang lulus SMA akan diberikan Pendidikan gratis ke Perguruan Tinggi Negeri  manapun, sebab dapat meningkatkan minat melanjutkan di bangku kuliah.  Dan dalam kesempatan tersebut Juliyatmono menuturkan tentang Program Kesehatan bagi siswa di bangku SD dengan memberikan bantuan setiap minggunya Susu dan satu butir telur. ad+sp

Read More
DSC_0004_3 copy

199 Honorer Kategori 2 Lolos Tes Tertulis

Hasil tes tertulis Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar

Hasil tes tertulis Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (11/02/2014)

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) telah mengumumkan hasil tes tertulis tenaga honorer Kategori 2 melalui website  http://www.menpan.go.id/.

Hasil tes tertulis tersebut dapat dilihat maupun diunduh di laman tersebut. Terlihat sebanyak 199 tenaga honorer Kategori 2 dari Kabupaten Karanganyar lolos tes tertulis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto menjelaskan dari sebanyak 447 tenaga honorer yang mengikuti tes,  ternyata hanya 199 orang yang lolos seleksi.

“Bagi tenaga honorer yang lolos akan diangkat menjadi CPNS sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Larmanto, saat di temui di BKD karanganyar, Selasa (11/02)

Dia menambahkan rincian dari 199 orang tersebut antara lain guru SD sebanyak 66 orang, guru SMP sebanyak lima orang, guru SMA sejumlah lima orang, sedangkan untuk guru SMK sebanyak 27 orang.

“Yang paling banyak dari tenaga teknis yaitu 70 orang, sedangkan tenaga kesehatan yakni 26 orang,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi meminta semuanya untuk menghormati keputusan dari Pemerintah Pusat itu.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar hanya memfasilitasi saja, sebab kewenangan sepenuhnya ada pada Pemerintah Pusat,” tandas Samsi. pd

 

Read More
DSC_0012 copy

Desa Wonolopo Punya Plaza

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menandatangani prastasi Pasar Rakyat Desa Wonolopo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menandatangani prastasi Pasar Rakyat Desa Wonolopo

Karanganyar, Senin (10/02/2014)

Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu mempunyai sentra perekonomian yang diharapkan memacu pertumbuhanan pendapatan warga sekitar. Plaza Rakyat Desa (Parade) berdiri diatas lahan 5000 hektar dibuat sebagai pusat pemasaran produk khas, area refreshing, dan ruang pertemuan.

“Di tempat ini telah dibuat 16 kios dengan sistem sewa,” ujar Suhardi, Ketua Unit Pengelola Terpadu, di Parade Wonolopo, Sabtu (08/02) pagi.

Harga sewa setiap kios berbeda-beda, imbuh Suhardi, setiap tahunnya untuk sewa untuk warga bermodal kecil dikenakan tarif Rp. 1,2 juta. Sedangkan untuk umum sekitar Rp. 1,5 juta.

Dia juga mengatakan, terdapat 11 kios untuk pemodal kecil, tiga kios untuk umum, dan pengusaha sebanyak dua kios.

Pembangunan Parade tersebut berasal  dari dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)  Mandiri Perkotaan sebesar Rp. 700 juta.

Ditempat yang sama, saat launching Parade, Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan untuk kerjasamanya bagi warga desa setempat serta kepala desanya, guna memeriahkan Plaza tersebut dan dapat dikenal diluar  desa lain sekalipun.

“Diutamakan untuk masyarakat yang punya usaha sendiri, misal pendirian hik 24 jam, dan mendirikan industri makan yang berbahan utama singkong sebagai ciri khas dari Desa Wonolopo” ujarnya.

Selain itu yang menjadi prioritas utama dari adanya Parade Plaza Wonolopo tersebut adalah, adanya Spot Parade (Plaza Rakyat Desa), Spot Kandang Komunal yaitu usaha memisahkan hewan ternak dengan rumah hunian, dan Spot Wisata Kuliner dan yang terakhir adanya Spot Wisata Alam. sp/dr

Read More
aku1 copy

Wabup Rohadi Ciptakan Hattrick

BUpati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

Bupati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

aku1 copy

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, nomor punggung 3 (baju putih) merebut bola

Karanganyar, Jumat (07/02/2014)

Layaknya pemain sepak bola profesional, Wakil Bupati Karanganyar  Rohadi Widodo mampu menunjukkan kehebatannya.

Pertandingan sepak bola tersebut  merupakan laga persahabatan antara kesebelasan pejabat di Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang di motori Bupati Juliyatmono melawan pejabat di lingkungan Kecamatan Mojogedang , di lapangan Desa Sewurejo, Mojogedang, Kamis (06/02) sore.

Pertandingan yang berlangsung seru dan ditonton ratusan warga Desa Sewurejo. Sejak  kickoff dimulai, pada menit-menit awal, Pemkab Karanganyar mendapat serangan dari Kecamatan Mojogedang.

Akhirnya, Kecamatan Mojogedang mendapat gol pertama yang dilesakkan Narmo pada menit 7 setelah membangun serangan dari tengah.

Tak mau ketinggalan, Pemkab Karanganyar lewat kerjasama yang bagus terus menggempur benteng pertahanan lawan.

Umpan dari tengah akhirnya dapat menjebol gawang lawan oleh Rohadi Widodo pada menit ke 15.

Setelah berlangsung imbang, tak mengendorkan semangat kedua kesebelasan. Giliran Kecamatan Mojogedang pada menit ke 25 lewat tendangan dari sayap kiri menambah gol ke dua oleh Tarno.

Menjelang turun minum, kedudukan menjadi  2-1. Kerjasama antara Juliyatmono dengan Rohadi Widodo menambah pundi gol, setelah Wabup mendapat  umpan silang dari Bupati.  Kini,dua gol telah dimasukkan oleh Rohadi Widodo.

Sampai turun minum kedudukan menjadi imbang 2-2 oleh kedua kesebelasan.             

Memasuki babak kedua, kini giliran Pemkab Karanganyar mengambil alih permainan. Namun sampai menit ke 25 serangan demi serangan tak mampu menambah gol. Bahkan Juliyatmono dan Rohadi Widodo selalu berusaha menambah keunggulan sampai jatuh bangun.

Kemelut di depan gawang akhirnya menambah gol lewat sundulan Rohadi Widodo, penjaga gawang tak mampu menangkap bola.

Sampai pertandingan selesai, Pemkab Karanganyar tetap mempertahankan keunggulan 3-2.pd

 

Read More
DSC_0029 (FILEminimizer)

KAMI YANG SWASTA PERLU PAYUNG HUKUM

DSC_0029 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Saat Menerima Forum Komunikasi SMK Swasta (FKSS) di Ruang Transit Setda Kab. Karanganyar, Selasa Pagi(04/02)

Menindak lanjuti salah satu program Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar terpilih, yakni Pendidikan Gratis khususnya untuk Sekolah Negeri yang sudah berlaku dan terlaksana persatu Januari 2014 kemarin. Mengenai hal tersebut Forum Komunikasi SMK Swasta ( FKSS) Karanganyar, menemui Bupati Karanganyar Drs. H. Juliatmono, MM di kantor Setda Kabupaten Karanganyar, selasa (04/02).

“ Kami yang tergabung dari  FKSS ini membutuhkan payung Hukum mengenai kebijakan sekolah gratis. Mengingat kami dari Sekolahan Swasta yang dikelola oleh Yayasan dan gaji para guru diperoleh dari biaya SPP siswa, kami juga masih bingung tentang pemberian penjelasan kepada masyarakat mengenai kebijakan ini. ” hal ini disampaikan oleh Saptono selaku Ketua FKSS sekaligus Kepala Sekolah SMK Adi Sumarmo Colomadu.

Menanggapi hal tersebut Bupati Juliatmono menyatakan bahwa belum bisa memberikan penjelasan keseluruh sekolah swasta mengenai program pendidikan gratis ini.

“Saya belum bisa memberikan penjelasan ke seluruh sekolah mengingat program pendidikan gratis ini memang diperuntukkan untuk sekolah Negeri dari SD sampai SLTA yang telah terlaksana 1 Januari kemarin.” Jelasnya.

Juliatmono menambahkan, Pemerintah masih memberikan kewenangan kepada sekolah swasta untuk memungut biaya dari siswa walaupun tidak sebesar biaya sebelumnya, hal ini berbeda dengan pendidikan gratis bagi sekolah Negeri yang biayanya diperoleh dari dana BOS pusat dan dana BOS Kabupaten.

Dalam kesempatan yang sama Juliatmono juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kurangnya minat lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Diharapkan para lulusan SMP tersebut juga dapat mengenyam pendidikan di SMK, mengingat lulusan SMK memiliki keahlian dan ketrampilan yang bisa digunakan sebagai bekal untuk bekerja.

“Lulusan anak SMK ada keinginan untuk terus belajar, jadi kecil kemungkinan untuk mereka melakukan hal negatif dan hal itulah yang mendorong kami untuk mewujudkan SDM yang berkualitas.” Lengkapnya. in+ad

Read More
DSC_0051 (2)

Pemkab Karanganyar Sediakan TPU

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (04/02/2014)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar, Didik Joko Bakdono menjelaskan lahan ini seluas 1,15 hektar. TPU ini bisa menampung lebih dari 10 ribu makam.

“Dengan adanya lahan TPU ini kami harapkan tidak ada lagi konflik sosial rebutan lahan makam,” ucap Didik, Senin (03/02) pagi.

Dia juga menambahkan DKP akan menambah lahan hingga dua hektar lagi, dengan demikian pihak DKP harus mengkoordinir perulasan lahan tersebut dengan pengembang perumahan di Karanganyar.

“Bila ada jenazah yang mempunyai KTP Karanganyar, jenazah tersebut dapat dimakamkan di pemakaman ini” tambah Didik.

Di pemakaman umum ini juga akan dibangun beberapa fasilitas penunjang seperti masjid, tempat singgah untuk juru kunci makam dan rumah peristirahatan untuk para peziarah serta jalan menuju pemakaman umum ini telah diperbaiki dan dibeton.pd

Read More
lbngs

Talut Longsor, Akses Jalan Terputus

lbngsBencana tanah longsor kembali menerjang wilayah Karanganyar. Kali ini, talut tanah di Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso longsor, Selasa (4/2/2014) sekitar pukul 02.30 WIB yang mengakibatkan akses jalan pedesaan yang menghubungkan antardusun terputus.

Informasi yang dihimpun, menyebutkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngargoyoso memicu pergerakan tanah di sekitar lokasi kejadian. Tiba-tiba terdengar suara bergemuruh dari talut tanah. Tak berselang lama, talut tanah sepanjang delapan meter longsor. Longsoran tanah memenuhi jalan pedesaan yang mengakibatkan akses jalan di desa tersebut lumpuh total.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru K., mengatakan terjadinya pergerakan tanah dipengaruhi hujan lebat selama berjam-jam di sekitar lokasi kejadian. Pergerakan tanah tersebut memicu talut tanah longsor hingga memenuhi bahu jalan pedesaan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Akses jalan pedesaan lumpuh lantaran longsoran tanah memenuhi bahu jalan. Tanah yang longsor disertai bebatuan berukuran besar,” katanya.

Petugas gabungan dari sukarelawan BPBD Karanganyar, kepolisian maupun aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung melakukan kerja bhakti membersihkan longsoran tanah yang memenuhi bahu jalan. Petugas gabungan dibantu warga setempat membersihkan longsoran tanah di jalan selama berjam-jam.

Menurut Heru, kemungkinan besar terjadi longsor susulan di sekitar lokasi kejadian bila diguyur hujan lebat. Pasalnya, posisi tebing sangat miring sehingga membahayakan warga setempat yang kebetulan lewat di lokasi kejadian. “Kerugian akibat talut tanah longsor ditaksir senilai Rp12 juta. Kemungkinan besar terjadi longsor susulan lantaran posisi tebing sangat miring dan curam,” tandas Heru.

Sementara itu, Kapolsek Ngargoyoso, AKP Turmudi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengantisipasi bila terjadi longsor susulan. Para warga diminta tak melewati jalan pedesaan tersebut lantaran sangat berbahaya saat turun hujan lebat.

Menurut Kapolsek, terdapat beberapa lokasi rawan longsor di Ngargoyoso yang berada di lereng Gunung Lawu. “Kami menghimbau agar warga setempat tak melewati jalan di lokasi kejadian saat terjadi hujan. Petugas akan memantau dan memonitor kondisi talut tanah di lokasi kejadian setiap saat,” pungkasnya.

Read More