Category: Berita

DSC_0341

Semarak Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar

DSC_0289

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menghampiri salah satu peserta khitan massal

DSC_0341

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar secara simbolis menyerahkan buku nikah kepada salah satu pasangan peserta nikah massal

Selayaknya orang yang punya gawe (hajatan), Pemkab. Karanganyar mengadakan nikah massal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar, Kamis (27/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Muspida, Asisten, Staff Ahli, Kepala SKPD dan Camat se Kab. Karanganyar serta diikuti keluarga dari pasangan nikah massal.

Ngadi Parto Suwito (72) dan Sularti (62) Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo menjadi pasangan tertua serta Gito (21) dan Vivin Indriastuti (16) Karangpandan menjadi pasangan termuda dalam acara Nikah Massal HUT Kab. Karanganyar ke-97.

“Kami selaku penyelenggara sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan sebanyak 97 pasang untuk mengikuti nikah massal HUT Karanganyar yang ke-97 ini. Tetapi menjelang hari H, ternyata hanya 36 pasang dari 17 Kecamatan se Karanganyar ini yang terdaftar dari semula 97 pasang. Secara keseluruhan pasangan sudah memenuhi persyaratan yang berlaku, telah dilakukan ijab qobul di KUA Kecamatan masing-masin dan hari ini adalah resepsinya,” terang Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Khitan dan Nikah Massal Cucuk Heru Kusumo saat menyampaikan laporannya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan apresiasi kepada segenap Panitia Penyelenggara dan terima kasih kepada pasangan yang telah terdaftar menjadi peserta nikah massal. “Pemerintah memastikan semua perkawinan punya asas legalitas berupa surat nikah yang berkaitan dengan pembagian warisan dikemudian hari. Supaya tidak ada rebutan soal warisan, semua sudah diatur secara hukum administrartif yaitu bukti surat nikah itu,” terang Bupati.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut setiap pasangan diberikan bingkisan dari Pemkab. Karanganyar yakni berupa seperangkat alat sholat dan uang saku. Sebelumnya pada hari yang sama diadakan juga kegiatan khitan massal yang diikuti oleh 153 peserta di aula Masjid agung Karanganyar. Guna kelancaran pelaksanaan khitan, Panitia menyiapkan sejumlah 40 tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat. ad

Read More
DSC_0007 copy

Administrasi Perkantoran Dituntut Cepat dan Transparan

Karanganyar, Selasa (25/11/2014)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Administrasi perkantoran di era modern saat ini dituntut cepat dan transparan. Sebab masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima dari pemerintah. Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar diharapkan efektif dalam tata administrasi perkantoran.

“Kedepan administrasi perkantorkan diharapkan menjadi efektif dengan menggunakan sistem elektronik. Saat ini biaya pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) lumayan besar. Dengan efektifitas itu, bisa menghemat anggaran,” ujar Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan Bimbingan Teknis Sistem Administrasi Perkantoran siMAYA, Selasa (24/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (25-26/11) diikuti sekitar 70 petugas adminitrasi dari berbagai SKPD di Kabupaten Karanganyar. Dengan menghadirkan pemateri lokal dan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Dengan menggunakan aplikasi siMAYA, pekerjaan bisa jadi efisien dan efektif. Disposisi atasan bersifat real time, hemat pembiayaan ATK, penyimpanan bersifat elektronik dan teknologi mobile,” ujar Dirgantara Manurung dari Direktorat e-Goverment, Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) Bambang Prihantoro mengatakan bimbingan teknis aplikasi perkantoran ini dimaksudkan petugas mengetahui aplikasi dan menjalankan aplikasi siMAYA, agar bisa membuat surat, disposisi surat masuk-keluar, dan agenda surat secara elektronik. pd

Read More
20141115_130533

LKM Krida Utama Temanggung Kunjungi Kemiri

20141115_130533

Keberhasilan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kemiri Makmur Desa Kemiri Kecamatan Kebakramat dalam menata permukiman kumuh, menjadi daya tarik pembelajaran bagi kabupaten lain.

Salah satunya kedatangan pelaku PNPM Mandiri Desa Campursalam Kecamatan parakan Kabupaten Temanggung di Desa Kemiri Sabtu (15/11) baru-baru lalu.

Sebanyak 60 orang  relawan PNPM MP LKM Krida Utama Temanggung belajar langsung ke lokasi di Dusun Kramat Kemiri bagaimana menata permukiman kumuh yang dilakukan oleh BKM Kemiri Makmur.

Sementara itu, turut menyambut kedatangan rombongan Kepala Desa Kemiri, BPD, Korkot PNPM Mandiri Perkotaan, Tim Fasilitator dan BKM Kemiri Makmur.

Desa kemiri merupakan salah satu desa yang mendapatkan program Penataan Lingkungan Permukiman berbasis Komunitas (PLBPK) penetapan tahun 2012. Desa kemiri mendapatkan stimulant sebesar 1 (satu) Milyar dari pusat.

Dana Satu milyar diperuntukan untuk proses perencanaan dan pemasaran sebesar 150 juta dan pembangunan infrastruktur sebanyak 850 juta.  Sampai dengan Nopember 2014, dana 1 Milyar sudah cair 100%.

Berdasarkan perencanaan yang dilakukan oleh warga desa Kemiri, disepakati bahwa program PLPBK diprioritaskan untuk penataan lingkungan kumuh di RW06 Dusun Kramat dan Dusun kebakdemang.

Dalam penataan tersebut dibangun peningkatan jalan, perbaikan saluran air, perbaikan rumah tidak layak huni, peningkatan akses sanitasi, pembuatan ruang terbuka hijau, pergola, lampu lingkungan dan Gapura.

20141115_130507

Sartono, Ketua Tim Inti Perencanaan dan Pemasaran (TIPP) LKM Krida Utama Desa Campursalam, Temanggung memberikan apresiasi yang tinggi kepada BKM Kemiri Makmur dan Desa Kemiri yang mampu memberikan kesadarannya kepada warga sehingga merelakan tembok rumahnya dipangkas dalam rangka penataan jalan dan meminjamkan tanah untuk pembangunan ruang terbuka hijau.

Sedikitnya ada 3 rumah yang harus merelakan dindingnya untuk dipangkas. Satu rumah pemangkasan antara 0,5 meter sampe 2 meter.

Hal ini lah menurut Sartono, yang harus dijadikan contoh dan semangat bagi masyarakat Desa Campursalam sehingga pelaksanaan PLPBK di Temanggung dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan harapan.

Amin Sadimin, Kepala Desa Kemiri dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa keberhasilan pembangunan penataan kumuh dusun Kramat tidak terlepas dari upaya-upaya yang terus dilakukan oleh para pelaku (BKM, TIPP dan Pemerintah Desa).

Menurut Amin, tidak terhitung jumlahnya Pemdes dan BKM mengadakan pertemuan-pertemuan dengan warga dalam rangka memberikan pemahaman dan kesadaran warga pentingnya kepedulian warga dalam proses penataan permukiman.  “Alhamdulillah berhasil”, ujar Amin.

Sementara itu Bambang Sumardiyanto, selaku tokoh masyarakat Desa Kemiri mengungkapkan bahwa keberhasilan kemiri dalam menata permukiman kumuh, mendapatkan  apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada saat Lomba habitat Tahun 2014.

Menurut Bambang, berdasarkan informasi yang didapat, bahwa Kemiri mendapatkan nominasi 2 besar dan insya allah akan mendapatkan hadiah berupa program sekitar 500 juta.

 

Pengirim:
Dade Saripudin, S.Pt, MM
Koordinator Kota PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Karanganyar

Read More
gue (2) copy

Bupati Rombak Susunan Pejabat Eselon Dua

Karanganyar, Selasa (25/11/2014)

Para pejabat eselon dua yang di ambil sumpah dan dilantik oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (25/11) sore.

Para pejabat eselon dua yang di ambil sumpah dan di lantik oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (25/11) sore.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin (24/11) sore di ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar.

Ke sembilan pejabat eselon dua itu antara lain, Bachtiyar Syarif dari posisi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) menjabat sebagai Staf Ahli Bupati.

Sundoro dari Asisten Administrasi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian, Any Indrihastuti, dari Asisten Pemerintahan menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana (BP3AKB).

Sutarno dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Selanjutnya, Waluyo Dwi Basuki dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) menjadi Asisten Administrasi.

Muh Indrayanto dari Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menjadi pejabat definitif ditempat yang sama. Kemudian, Agus Heri Bindarto dari Kepala BP3AKB menjabat Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Sumarno dari Kepala Dinsosnakertrans menjabat Kepala DPPKAD. Edy Yusworo dari Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip menjabat Kepala BLH.

Sementara itu, untuk Asisten Pemerintahan sementara kosong, belum ada pejabat yang mengisi posisi tersebut. Sedangkan untuk Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip tetap diisi oleh Edy Yusworo, namun sebagai pelaksana tugas (Plt).

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan mengatakan agar pejabat yang diambil sumpah dan dilantik segera bekerja sesuai tupoksi masing-masing. “Segera bekerja. Bekerja keras dan taat sesuai peraturan yang berlaku. Pekerjaan harus diselesaikan dengan baik, jangan hanya dilemparkan ke Bupati,” kata Bupati Juliyatmono.

Pergeseran pejabat eselon dua ini merupakan hal yang biasa, tambah Bupati, tidak ada yang luar biasa. Dia meminta agar segera dilakukan percepatan-percepatan penyelesaian tugas-tugas agar pembangunan bisa lancar dan tidak terhambat. pd

Read More
Jpeg

Wah….Ada Pameran Foto Di Bumi Intanpari Expo

Karanganyar, Senin (24/11/2014)

Saat pengunjung melihat-lihat foto-foto yang dipamerkan, Minggu (23/11)

Saat pengunjung melihat-lihat foto-foto yang dipamerkan, Minggu (23/11)

Pameran pembangunan Bumi Intanpari Expo Tahun 2014 yang bertempat di pelataran depan Alun-alun Kabupaten Karanganyar mempromosikan berbagai hasil produk keberhasilan yang dicapai.

Salah satu stan di pameran yang berlangsung selama empat hari, dari Sabtu-Rabu (22-26/11), memamerkan berbagai foto hasil karya para jurnalis yang bertugas di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di belakang Sekretariat Panitia Pameran. Pengunjung dapat melihat-lihat berbagai foto peristiwa yang dibingkai frame dan diberi kesempatan untuk menilai dari foto-foto yang dipajang tersebut.

“Kejadian peristiwa yang di foto ini sangat menarik. Tentunya “mahal harga” nya, karena suatu peristiwa itu tidak bisa diulang dan hanya sekali untuk menggambarkan,” ujar Bayu Jatmiko Adi, salah satu pengunjung stan, warga Gondangrejo, Minggu (23/11).

Foto-foto yang dipajang pun beraneka ragam. Ada Bupati Juliyatmono saat menaiki reog ponorogo, peristiwa hujan abu saat gunung Kelud meletus, saat ekspresi Bupati Karanganyar menendang bola, maupun ekspresi gembira Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berpakaian jawa.

Bagi pengunjung tidak dipungut biaya, dan buka dari jam 08.00-21.00 selama pameran berlangsung.pd

Read More
2 copy

Pejabat Ikuti Trail Adventure

Karanganyar, Senin (24/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melintas di jalur trail adventure, Minggu (23/11)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melintas di jalur trail adventure, Minggu (23/11)

Puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar mengikuti Bumi Intanpari Trail Adventure 2014 yang diadakan untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97. Even trail adventure itu diikuti sekitar 970 peserta dari berbagai daerah. Bahkan tak ketinggalan bupati Ngawi Budi Sulistyono turut serta menjajal berbagai rintangan menantang disepanjang jalur 100 km.

Terdapat Sekda Karanganyar Samsi, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Agus Cipto Waluyo, Asisten Administrasi Sundoro. Kepala dinas yang ambil bagian, seperti kepala Bapermasdes Utomo Sidi Hidayat, Kasatpol PP Mei Subroto.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yang juga sebagai ketua panitia itu menuturkan, jalur adventure ini tidak terlalu ekstrim. Bila yang belum berpengalaman bisa melewati jalur lain yang lebih aman.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo melambaikan tangan saat melintas, Minggu (23/11)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo melambaikan tangan saat melintas, Minggu (23/11)

“Kondisi alam di kabupaten karanganyar sangat menyenangkan. Banyak bukti-bukit dataran tinggi yang menarik dan menantang untuk di lewati,” ujar Rohadi Widodo, sebelum acara pemberangkatan dimulai, minggu (23/11) pagi.

Bendera start pun dikibaskan tepat pukul 09.00 di Alun alun Kabupaten Karanganyar. Rombongan peserta terbagi dalam enam kelompok. Untuk kelompok pertama adalah trabas profesional, kelompok kedua untuk dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, dan Kapolres Karanganyar AKBP Martirenni Narmadiana.

Sedangkan kelompok ketiga Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, keempat kepala SKPD, kelima Bupati Karanganyar Juliyatmono, dankeenam kelompok profesional.Rintangan pertama berada di jalur tanah di tengah sawah, di belakang GOR Raden Mas Sahid. Mereka mampu melibas jalur tersebut.

Kemudian, melewati jalur hutan bromo, Kecamatan Mojogedang. Tembus ke Batu Jamus, sekitar waduk Gondang, Kecamatan Kerjo. Tak hanya sampai disitu saja, peserta juga ditantang melewati alam kebun teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, dan mengambil jalur trabas tembus ke sekitar waduk Delingan, Kecamatan Karanganyar dan kembali ke alun alun untuk finish. pd

Read More
gue copy

Pameran Intanpari Expo 2014 Tunjukan Produk Unggulan

Karanganyar, Minggu (23/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berbincang dengan pengrajin, dan Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat kerajinan wayang kulit di salah satu stan pameran Intanpari Expo 2014. Sabtu (22/11).

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berbincang dengan pengrajin, dan Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat kerajinan wayang kulit di salah satu stan pameran Intanpari Expo 2014. Sabtu (22/11).

Pameran pembangunan yang diadakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar 2014 ke-97, berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga masyarakat berjubel untuk melihat. Lokasi pameran yang strategi di pelataran depan alun-alun, diikuti 36 stan dari instansi pemerintah, enam BUMN dan BUMD, 46 perusahaan, dan lima koperasi.

“Semuanya berjumlah 135 stan dengan menampilkan berbagai produk-produk unggulan yang dipamerkan peserta pameran,” ujar Nur Halimah, Ketua Panitia Penyelenggara Pameran Pembangunan, Sabtu (22/11) malam, saat dilokasi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menuturkan dengan pameran ini diharapkan produk-produk dari Kabupaten Karanganyar bisa dikenal, tidak saja warga lokal namun dari luar kota bisa membelinya. “Apresiasi warga luar biasa banyak. Dengan pameran ini, hasil transaksi jual beli bisa meningkatkan pendapatan UMKM,” ujar Bupati Juliyatmono.

Setelah acara pembukaan, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Muspida melihat produk-produk unggulan dari 17 kecamatan,BUMN, BUMD atau pun hasil pembangunan dari instansi pemerintah.

Di pameran yang berlangsung selama empat hari, dari Sabtu-Rabu (22-26/11) ada yang membuat seperti kerajinan wayang kulit, batik, makanan olahan,alat-alat pertanian, jamu, ukiran kayu,dan fotografi.pd

Read More
DSC_0187 copy

Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Pembangunan

Karanganyar, Jumat (21/11/2014)

salah satu peserta pawai karnaval pembangunan dengan menggunakan mobil hias berbentuk ayam melewati penonton,Kamis (20/11)

Salah satu peserta pawai pembangunan dengan menggunakan mobil hias berbentuk ayam melewati penonton,Kamis (20/11)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan pawai pembangunan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-97 yang diikuti mobil hias dari berbagai Instansi Vertikal, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, maupun kelompok masyarakat.

Ke 210 kendaraan hias dilepas langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, dan didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, serta Muspida di depan SD Negeri 1 Papahan. Penataan kendaraan itu sampai Lapangan Desa Jati, Kecamatan Jaten.

Setelah dilepas, peserta pawai melewati Jalan Lawu ke arah timur sampai Jemabatan Siwaluh. Tak hanya itu, Bupati, Wakil Bupati, dan rombongan Muspida juga ikut dalam iring-iringan pawai dengan menaikki mobil bak terbuka. Sesampainya di depan Taman Pancasila, rombongan pejabat pemerintah itu turun dan menyaksikan arak-arakan pawai yang pertama kali di adakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat, maupun peserta pawai. Antusias penonton maupun kreativitas peserta sudah bagus. Bahkan bisa memperlihatkan potensi-potensi yang dimiliki,” ujar Bupati Juliyatmono, disela-sela melihat pawai, Kamis (20/11) sore.

Mobil hias dari setiap peserta masing-masing mengambil tema yang unik dan menarik. Ada yang dihias dengan berbagai macam bunga hingga membentuk seekor ayam ukuran jumbo, terdapat pula menghias dengan berbagai buah-buahan, maupun hasil bumi seperti ketela, jagung,dan mentimun.

Ribuan penonton pun menyaksikan dari sepanjang kiri dan kanan jalan rute pawai pembangunan. Kepadatan penonton pun sangat terasa di sekitar depan Taman Pancasila. pd

Read More
5

970 Penari Meriahkan Hari Jadi Ke-97 Karanganyar

1

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Berangkat Ke Alun-Alun Kabupaten Menggunakan Andong Bersama Muspida Karanganyar

2

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Irup Upacara Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar

3

Muspida dan Tamu VIP Ikut Memakai Busana Jawa Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar

4

Bupati dan Muspida Melepas Derkuku Sebanyak 97 Ekor

5

Upacara Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar

6

Pentas Sendratari Kolosal Perjuangan Raden Mas Said Setelah Upacara Hari Jadi

Sebanyak 970 penari yang sebagian besar diikuti peserta dari pelajar turut memeriahkan Upacara HUT Kab. Karanganyar ke-97 yang berlangsung Selasa pagi (18/11) di Alun-Alun Karanganyar. Tarian Kolosal yang dibawakan sebanyak 970 penari tersebut menceritakan perjuangan Raden Massaid atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Samber Nyawa saat menyerang penjajah Belanda sekaligus sebagai pendiri Kab. Karanganyar.

Upacara digelar dengan menggunakan pakaian adat beskap jangkep untuk yang pria yakni beskap lengkap dengan keris, sedangkan wanita menggenakan kebaya jarik wiru. Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM selaku Inspektur Upacara saat menyampaikan amanatnya dalam bahasa Jawa yang menitik beratkan pada semboyan Tri Dharma Raden Massaid yakni Melu Handarbeni, Wajib melu hangrubeni, Mulat sariro angrasa wani.  Upacara sebagai puncak acara HUT Kab. Karanganyar ini diikuti oleh Wakil Bupati Karanganyar, Jajaran Muspida Kab. Karanganyar, pimpinan Dewan Kab. Karanganyar, Sekda Kab. Karanganyar, SKPD di lingkungan Pemkab. Karanganyar, Para Asisten, Staf ahli, BUMD Kab. Karanganyar serta Sekolah dari tingkat SMP/MTS/SMA dan SMK se Kab. Karanganyar.

Yang menarik dari HUT Kab. Karanganyar ke-97 kali ini, adalah semua mensimbolisasikan angka 97, antara lain 970 peserta tari Kolosal RM. Massaid, Wayangan tiga dimensi dengan dalang ki Manteb Sudharsono, Ki Enthus Susmono, Ki joko Edan dengan 97 waranggana di alun-alun Karanganbyar ( Rabu 19/11),  970 peserta trill yang akan mengikuti tour adventure trill di alun-alun Karanganyar (minggu 23/11), 97 pasangan nikah massal di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar (Senin 27/11) dan 97 peserta khitan massal di masjid agung Karanganyar (Senin 27/11). ad+pd+in

Read More
DSC_0113 copy

Festival Lampion Meriahkan Malam Jelang Hari Jadi

Karanganyar, Selasa (18/11/2014)

Warga memanfaatkan festival Lampion dengan berfoto, Senin (17/11) di seputar Alun-alun Karanganyar

Warga memanfaatkan festival Lampion dengan berfoto, Senin (17/11) di seputar Alun-alun Karanganyar

Gelaran Festival Lampion berlangsung meriah dan mendapat antusias ribuan warga Kabupaten Karanganyar yang datang dari berbagai sudut wilayah. Lampion-lampion itu merupakan hasil kreasi dari siswa siswi SMP, SMA, dan SMK di seluruh Kabupaten Karanganyar.

“Ini merupakan bentuk kreativitas yang berasal dari ide peserta didik. Dengan begitu, bakat dan minat bisa tersalurkan. Festival lampion ini juga bisa menjadi sarana hiburan bagi warga Bumi Intanpari,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat membuka acara, Senin (17/11) malam di pelataran Alun-alun.

Dari hasil pengamatan, setiap stand festival memajang berbagai bentuk lampion. Seperti, ikan, bola, danmanusia. Pengunjung pun tak melewatkan berfoto di depan stand. “Senang bisa menonton festival lampion ini. Belum pernah ada seperti ini di Karanganyar, ya baru sekarang ini,” kata Arista, pengunjung dari Karangpandan.

Pengunjung dapat melihat-lihat 650 lampion di seputar alun-alun, yang dibuat oleh 140 peserta didik. Setelah itu menyaksikan tirakatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97. pd

Read More