Category: Berita

gue copy

23 Atlet Siap Bertanding Di Popcada Tahun 2014

Karanganyar, Rabu (17/12/2014)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat melepas atlet pelajar cacat untuk bertanding  di Popcada, Rabu (17/12).

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat melepas atlet pelajar difabel untuk bertanding di Popcada, Rabu (17/12), di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Kabupaten Karanganyar mengirimkan 23 atlet pelajar difabel untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Cacat Daerah (Popcada) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014. Mereka akan bertanding dengan tim-tim dari Kabupaten / Kota di Jawa Tengah di Gor Jatidiri, Semarang, mulai Rabu-Sabtu (17-20/12).

Para atlet itu berasal dari Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) di Bumi Intanpari. Ke 23 peserta itu mengikuti 24 nomer cabang lomba, dan empat cabang olahraga yakni tenis meja, bulutangkis, atletik, dan renang. Mereka juga didampingi 14 official.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, mengatakan agar dapat meraih prestasi dan tidak patah semangat. “Jangan patah semangat. Namun raihlah prestasi dengan penuh perjuangan. Torehkan nama baik dengan memenangkan kejuaraan,” ucap Rohadi Widodo, Rabu (17/12) saat melepas atlit Popcada, di halaman Setda Kabupaten Karanganyar.

Untuk mempersiapkan Popcada ini, para atlet itu telah mengikuti serangkaian latihan selama 1,5 bulan. pd

Read More
DSC_0029

Manisnya Duku Matesih

Karanganyar, Selasa (16/12/2014)

DSC_0029

Letak Kabupaten Karanganyar yang wilayahnya sebagian berada di lereng Gunung Lawu mempunyai berbagai potensi buah-buahan dan sayuran. Seperti salah satunya di Kecamatan Matesih, merupakan salah satu penghasil buah duku. Tepatnya di desa Plosorejo, sabagai salah satu sentra penghasil buah duku.

Salah satu warga setempat, Eko Supriyadi mengatakan di desanya rata-rata warga mempunyai pohon duku. Ada yang mempunyai lima hingga 10 pohon di pekarangan rumanya.
“Ciri khas buah duku dari sini terasa lebih manis, jumlah biji sedikit, dan kulitnya lebih kuat sehingga tidak mudah membusuk,” jelas Eko Supriyadi, Senin (15/12) sore saat di temui di rumahnya.

Di desa ini, lanjut Eko, mudah menjumpai pohon duku dengan diameter cukup besar, antara 60 sampai 100 cm dengan ketinggian mencapai diatas 30 meter. Usia pohon duku di sini ini rata-rata sudah berumur ratusan tahun.

“Pohon duku yang berdiameter besar, sudah ada sebelum mereka menghuni pekarangan tersebut. Sebagai contoh, untuk duku dengan diameter 60 cm usianya bisa mencapai 100 tahun. Jadi mereka mewarisi pohon duku itu dari nenek moyang mereka turun temurun,” jelasnya.

Masyarakat di desa Ploserejo mendapatkan penghasilan tambahan lumayan disamping profesi pokoknya sebagai petani. Untuk satu pohon duku saja bisa menghasilkan antara satu sampai lima kuintal buah duku. “Jika per kilonya harga tengkulak Rp. 15.000,00 saja, maka mereka mendapatkan hasil 1,2 juta hingga 7,5 juta untuk sekali musim panen,” kata Eko.

Selain di desa Plosorejo, setidaknya ada tiga desa di kecamatan Matesih sebagai sentra tanaman duku, yaitu di desa Gantiwarno, desa Dawung, desa Pablengan, desa Matesih, dan desa Koripan. Tempat ini sangat berpotensi sebagai sentra budidaya tanaman duku. Kedepan, Karanganyar akan memiliki ikon baru yang lebih menonjol dalam bidang agrowisata khususnya dalam hal produksi buah duku. pd

Read More
DSC_0168 copy

Tanam Pohon Untuk Kelestarian Alam

Karanganyar, Selasa (16/12/2014)

Bupati Juliyatmono (kiri) dan Wakil Bupati Rohadi Widodo (tengah) saat menanam pohon pada acara Hari Menanam Pohon Indonesi (HMPI) Tahun 2014, Senin (15/12) di SMK Negeri Jenawi

Bupati Juliyatmono (kiri) dan Wakil Bupati Rohadi Widodo (tengah) saat menanam pohon pada acara Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2014, Senin (15/12) di SMK Negeri Jenawi

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 di peringati dengan penanaman berbagai jenis pohon. Tercatat pada periode Januari-Desember pada tahun ini telah di tanam 2,8 juta batang pohon.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan pelaksanaan penanaman pohon tidak semata-mata dengan alasan seremonial. Namun lebih dari itu, kegiatan ini kita pelihara keberlanjutannya atas kesadaran kita untuk menjaga lestarinya hutan kita.

“Upaya penanaman satu milyar pohon setiap tahun harus kita dukung dan laksanakan untuk memperbaiki kerusakan hutan,” ucap Bupati Juliyatmono, Senin (15/12) saat Peringatan HMPI Tahun 2014, di SMK Negeri Jenawi.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan di tangan para generasi muda, kelangsungan hutan di masa depan menjadi pertaruhan. “Sejak dini kita perkenalkan hutan sebagai ekosistem yang harus kita jaga, kita latih rasa dan sikap dan ketrampilan kepedulian mereka terhadap hutan,” jelasnya.

Mengingat Kabupaten Karanganyar berada di lereng Gunung Lawu, Juliyatmono mengajak agar masyarakat menjaga keseimbangan alam dan hutan Gunung Lawu tetap akan memberi kemanfaatan bagi masyarakat di Lereng Lawu, juga lebih luas untuk seluruh umat manusia.
Adapun jenis pohon yang ditanam seperti jati, sengon, mangga, matoa, mahoni, trebesi, bodi, dan kunto bimo. pd

Read More
gue copy

Tebar Ribuan Ikan Untuk Jaga Ekosistem

Karanganyar, Senin (15/12/2014)

Penebaran bibit ikan berbagai jenis untuk menjaga ekosistem sungai, Senin (15/12) di Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo

Penebaran bibit ikan berbagai jenis untuk menjaga ekosistem sungai, Senin (15/12) di Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo

Ribuan ikan dari berbagai jenis ditebar di sungai-sungai di Kabupaten Karanganyar. Hal itu merupakan upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai dan upaya pelestarian alam.
Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo menjadi salah satu lokasi untuk kegiatan menebar benih ikan, yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin (15/14).

Sebanyak 15 ribu ikan nila, empat ribu ikan tawes, dan 15 ribu ikan lele disebar di sungai tersebut untuk pelestarian sumber hayati. Sedangkan untuk se Kabupaten Karanganyar di sebar di 16 titik lokasi, dengan jumlah total sebanyak 175 ribu ikan nila, 40 ribu ikan tawes, dan ikan lele sebanyak 40 ribu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan sungai jangan di cemari, atau menyetrum ikan. Karena dapat merusak ekosistem yang ada. Selain melestarikan sungai dan lingkungan. Sedekah alam ini juga bertujuan agar kita bisa lebih dekat dengan masyarakat secara langsung.
“Jadi kami berpesan agar masyarakat mampu menjaga sedekah alam ini dengan tidak mencemari sungai dalam bentuk apapun. Saya tegaskan untuk tidak merusaknya,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Selain Bupati, kegiatan menebar ribuan bibit ikan itu diikuti Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Muspida Karanganyar. pd

Read More
gue1 copy

Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo

Karanganyar, Senin (15/12/2014)

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mencanangkan Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo, sebagai salah satu gerakan dalam rangka melestarikan alam dan penghijauan khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Gerakan tersebut dilakukan serentak di berbagai wilayah di 17 Kecamatan di Bumi Intanpari, dengan menanam sekitar 8000 ribu berbagai jenis pohon dengan melibatkan pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pelajar.

Pencanangan dimulai dengan menanam tujuh pohon bodi setinggi tiga meter yang tanam di plasa (pelataran santai) alun-alun Karanganyar, Senin (15/12).

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan pohon bodi bisa berumur seribu tahun. Kedepan lingkungan sini bisa semakin hijau. “Kita giatkan penanaman pohon ini agar Kabupaten Karanganyar hijau kembali, tidak menimbulkan erosi dan pohon-pohon tersebut akan dapat menampung banyak air,” ujar Bupati Juliyatmono.

Dia juga menjelaskan, setahun lalu di lokasi yang sama juga sudah ditanam pohon Kunto Bimo.“Kepedulian menanam pohon harus kita tumbuhkan kepada siapa saja, agar alam ini tetap lestari,” jelas Bupati. pd

Read More
DSC_0002-copy

Karanganyar Raih Penghargaan Kabupaten Peduli Ham

Karanganyar, Kamis (11/12/2014)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menunjukkan piagam penghargaan Kabupaten Karanganyar Peduli Ham Pada tahun 2013, Kamis (11/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menunjukkan piagam penghargaan Kabupaten Karanganyar Peduli Ham Pada tahun 2013, Kamis (11/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Ham Pada Tahun 2013, dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly memberikan piagam penghargaan kepada puluhan Kabupaten / Kota dan 34 Provinsi yang peduli HAM, termasuk Kabupaten Karanganyar, Rabu (10/12) di Kantor Kemenkumham.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat ditemui setelah sampai di Kabupaten Karanganyar mengatakan, ada lima kriteria penilaian yakni hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman, dan hak perempuan.

“Kabupaten Karanganyar mendapatkan nilai 87,06 jadi urutan ke dua di Provinisi Jawa Tengah, dari 16 Kabupaten/Kota yang mendapatkannya,” kata Rohadi Widodo, Kamis (11/12) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut, Rohadi mengatakan kriteria penilaian yang diperoleh rata-rata sudah bagus dengan mendapatkan nilai 10, seperti untuk poin angka kematian ibu, angka kematian bayi, persentase anak usia 7-12 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SD, anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SMP, maupun persentase penyandang buta aksara.

“Namun masih terdapat poin nilai dari kriteria penilaian yang kurang atau dibawah standar, nantinya kita berusaha untuk memperbaiki agar lebih baik lagi dan meningkat,” jelasnya. pd

Read More
DSC_0066 copy

17 Kecamatan Ikuti Lomba Tari Manggolo Dipo

Karanganyar, Rabu (10/12/2014)

Satu kelompok peserta saat tampil pada lomba tari Manggolo Dipo, Rabu (10/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Satu kelompok peserta saat tampil pada lomba tari Manggolo Dipo, Rabu (10/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba tari Manggolo Dipo. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 17 kelompok dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Rabu (10/12) pagi, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Puryanto, Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan tari ini berdurasi tujuh menit dan satu kelompok terdiri atas tiga orang. “Lomba ini dalam rangka program rutin PKK Kabupaten Karanganyar. Tari ini bisa menjadi salah satu contoh bagi kaum perempuan untuk terus bersemangat dan berkarya.,” kata Puryant, disela-sela lomba.

Sementara itu, koreografer tari Manggolo Dipo, Lili Setijawati mengatakan tari tersebut menggambarkan seorang prajurit putri dari Nyi Dipo atau Nyi Ageng Karang (Pendiri Karanganyar) yang sedang berlatih peperangan untuk persiapan melawan penjajah.

“Filosofi yang dapat diambil dari Tari Manggolo Dipo ini walaupun kita seorang perempuan, tetapi harus mempunyai semangat pantang mundur untuk melawan penjajah” jelas Lili Setijawati.

Lomba tari tersebut di dinilai langsung oleh dua orang dewan juri dari ISI (Institut Seni Indonesia). Kejuaraan ini diambil peserta terbaik I, II, dan III serta harapan I, II, dan III. pd

Read More
DSC_0066

Kelompok Tani Ternak Mendapat mendapat Bantuan dana Hibah

DSC_0064

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Meninjau Ternak Sapi Sesaat Setelah Acara Pemberian Hibah Selesai, Selasa Siang 09/12

DSC_0051

Pemberian Simbolis Bantuan Hibah II Oleh Bupati Karanganyar

Bertempat di Aula Kandang Komunal Kelompok Tani Ternak Andini Lestari, pada Selasa 09/12, Bantuan hibah tahap II tersebut diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar Julyatmono kepada 63 kelompok tani ternak dengan jumlah total sebesar Rp.1.597.500.000. Hadir dalam acara tersebut wakil bupati karanganyar, beserta SKPD terkait.

 Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengatakan bahwa untuk tahun 2014 ini Pemkab Karanganyar menggulirkan dana sebesar 12.678.000.000 pada 418 kelompok yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar dalam kerangka pengembangan pembangunan ekonomi, sektor pertanian termasuk didalamnya peternakan dan perikanan yang memiliki peran strategis saling terkait dan berkesinambungan. Hal ini merupakan sumber daya alam yang potensial dan aset yang sangat menunjang dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

“Manfaatkan dengan benar dan optimal dana hibah ini, karena kelompok penerima bertanggung jawab terhadap fisik maupun keuangan atas pemanfaatan dana hibah tersebut”, harap Juliyatmono.

Sementara itu Sumijarto Kadinas Peternakan dan Perikanan Kab. Karanganyar melaporkan bahwa bantuan hibah pemberdayaan kelompok ternak dan ikan tahap 1 telah disalurkan kepada 183 kelompok sebesar Rp. 5.183.000.000 pada tanggal 18 September 2014 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sedangkan untuk tahap 2 baru diberikan hari ini tadi (Selasa, 09/12).

“Untuk hibah tahap ke 3 sampai saat ini masih dalam proses SK Bupati dan pemberkasan”, tambah Sumijarto

Disampaikan juga pada laporannya, Kelompok Tani Ternak Andini Lestari pada tahun 2014 ini memperoleh juara 1 tingkat Propinsi Jawa Tengah kelompok ternak sapi potong dan akan maju mewakili propinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional 2015. Atas prestasi ini, KTT Andini Lestari mendapat bantuan hibah alat dan mesin pertanian chopper dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prop. Jateng. ad

Read More
DSC_0023

1157 Siswa Karanganyar Berprestasi Menerima Piala

DSC_0023

Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar, Saat Giat Pemberian Hadiah Kepada Pemenang Lomba Kejuaraan Olahraga Tingkat SD – SMA, Selasa Siang (09/12)

Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM secara simbolis menyerahkan piala kepada siswa-siswi Karanganyar berprestasi yang mengikuti lomba dibidang olah raga dan bidang seni. Sutarno selaku Kepala Disdikpora menyampaikan bahwa lomba kejuaraan ini dari tingkat SD s/d SMA untuk juara tingkat Kabupaten dan Nasional. Kejuaraan olahraga dengan 15 cabang olah raga yang diikuti serta Pentas Seni.

“ Sejumlah 1157 Siswa-siswi berprestasi Karanganyar yang menerima juara ini mulai dari tingkat SD sampai SMA yakni juara tingkat Kabupaten maupun Juara Nasional. Untuk juara tingkat Nasional, anak didik kita memperoleh Juara O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) dan Juara Invitasi pelajar cabang Panahan,” terangnya.

Sementara itu Bupati Juliyatmono untuk terus memotivasi khususnya dalam dunia pendidikan, pada tanggal 2 Mei 2015 Pemkab. Karangabnyar akan meresmikan Wisata Pendidikan Kedirgantaraan yang terletak disebalah barat kolam renang Intan Pari dan pemerintah juga akan membangun Taman Pintar di Kecamatan Tasikmadu dan Hot spot di alun-alun. “ Ini merupakan komitmen saya selaku unsur Pemerintah dalam memfasilitasi pendidikan guna mewujudkan generasi muda Karanganyar khususnya menjadi generasi yang berprestasi. Terlebih ini sudah menjadi program Pemerintah lima tahun kedepan yang telah ditetapkan sebagai Peraturan Daerah yakni mari, bersama memajukan Karanganyar salah satunya dengan pendidikan gratis yang telah terealisasi per 1 Januari 2014. ad

Read More
DSC_0011

342 Kelompok UMKM Menerima Bantuan Modal

DSC_0011

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Pengarahan Kepada Penerima Bantuan Modal, Selasa Pagi 09/12

Juliatmono selaku Bupati Kab. Karanganyar membuka kegiatan penguatan ekonomi masyarakat dilingkungan IHT (Industri Hasil Tembakau) dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelatihan dan memberikan bantuan permodalan, Selasa Pagi (09/12) di Pendopo Bupati Kab. Karanganyar.

Acara tersebut dihadiri oleh kepala DP2KAD Kab. Karanganyar, Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Pimpinan Bank Jateng, Camat se-Kabupaten Karanganyar serta di ikuti 342 calon penerima modal dari 17 kecamatan se-Kab. Karanganyar. Seperti maksud dan tujuan kegiatan ini, diharapkan modal yang diberikan akan memperkuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam IHT.

“Saya selaku unsur pemerintah berterimakasih pada Disperindagkop telah menerjemahkan gagasan-gagasan pemerintahan kita agar usaha kecil menengah terus tumbuh dan berkembang, hal ini sesuai dengan visi misi pemerintah lima tahun kedepan yang telah menjadi Perda mari, bersama memajukan Karanganyar yang salah satu programnya yakni menciptakan 10.000 Wirausaha Mandiri” terang Bupati. “Untuk itu atas terselenggaranya kegiatan ini, saya harapkan masyarakat penerima modal dapat memanfaatkannya dengan baik”, tambah Bupati.

Eddie Sukiswandi S.Sos selaku sekretaris Disperindagkop dan UMKM Karanganyar dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 342 kelompok usaha akan menerima bantuan modal.” Pencairan modal akan dibagi menjadi tiga tahap, 304 kelompok ditahap pertama, 11 kelompok ditahap kedua dan 27 kelompok ditahap ketiga. Yang mana pencairan modal ini melalui Bank Jateng cabang Karanganyar. Kegiatan ini merupakan serangkaian dalam rangka penguatan ekonomi Karanganyar, mengetahui pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil menengah serta pendampingan langsung. ad

Read More