Category: Berita

aku copy

Program GP-PTT di Tiga Kecamatan, Rata-Rata 9,2 Ton GKP

Menggunakan mekanisasi pertanian Combine Harvester bisa lebih cepat dan hemat untuk panen padi, Rabu (12/08) pagi.

Menggunakan mekanisasi pertanian Combine Harvester bisa lebih cepat dan hemat untuk panen padi, Rabu (12/08) di area Persawahan Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat

Karanganyar, Rabu (12/08/2015)
Kementerian Pertanian RI melalui Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT), di Kabupaten Karanganyar yang dilakukan di Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Kebakkramat menghasilkan panen padi rata-rata 9,2 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Purwanto, Anggota Kelompok Tani Makmur, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, mengatakan terdapat area persawahan seluas 150 hektar di desa tersebut dan terdapat enam kelompok tani.

“Disini terdapat kelomok tani Tani Makmur, Margo Makmur, Margo Mulyo 1, Margo Mulyo 2, Ngudi Makmur 1, dan Ngudi Makmur 2,” jelasnya.

Keenam kelompok tani itu mendapatkan bantuan berupa pupuk urea per hektar 150 kg, phonska 300 kg, petroganik 7,6 kuintal, benih 25 kg per hektar, pupuk organik pomi dan BK.

“Untuk di Desa Nangsri ditanami padi jenis Ciherang dan Sidenuk. Sekali panen bisa laku Rp. 13 juta dari sebelumnya Rp. 9 juta,” kata Purwanto.

Dia juga mengatakan dari hasil ubinan enam kelompok per enam meter persegi bisa dihasilkan rata-rata 5,7 Kilogram. “Ubinan keseluruhan tiap hektar bisa rata-rata 9,1 ton. Bantuan biaya tanam per hektar Rp. 500 ribu,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo mengatakan, program GP-PTT di Kecamatan Jaten 1000 hektar, Tasikmadu 500 hektar, Kebakkramat 1000 hektar.
“Dari hasil yang telah dilaksanakan di Kebakkramat ada 700 hektar telah dipanen. Rata-rata provitas 9,1 ton/hektar gkp. Jaten 375 hektar, 8,6 gkp, tasikmadu 475 9,62 ton/hektar gkp. Dari hasil tesebut rata-rata ke tiga kecamatan adalah 9,2 ton gkp,” katanya saat panen dengan mengunakan Combine Harvester, di Desa Nangsri, Selasa (11/08).

Sementara itu di lokasi yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mengatakan, dengan mekanisasi pertanian menggunakan Combine Harvester satu hektar bisa selesai dalam waktu tiga jam.

“Ini lebih hemat dan efisien. Untuk penanaman juga sudah menggunakan mekanisasi pertanian sehingga bisa meningkatkan produktivitas,” katanya.

Wabup juga menjelaskan hitungan rata-rata dari BPS Karanganyar pada masa tanam 1 sekitar 6,4 ton per hektar, naik 0,2 persen dari sebelumnya 6,2 ton per hektar.

“Pusat menginginkan penambahan jumlah produktivitas 20 persen. Target sebelumnya 42.000 hektar, menjadi 50.000 hektar. Ini harus dilakukan dengan berbagai langkah,” katanya.

Menambahkan pola tanam. Sehingga luasan lahan pertanian bisa bertambah. Sawah di Kabupaten Karanganyar seluas 22.000 hektar.

“Indek luasan harus ditambah dari 2,1 menjadi 2,4,” katanya. pd

Read More
DSC_0117

Pembukaan Seminar Ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se-Wilayah Subosukawonosraten

pembinaan smp

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Seminar ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se wilayah Subosukawonosraten, Sabtu (08/08/2015) di Gedung Wanita Karanganyar

Read More
DSC_0160

Pembukaan Pekan Olah Raga Dusun

voli bupati

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Kepala SKPD terkait saat melakukan pertandingan eksibisi voli pada Pembukaan Pekan Olah Raga Dusun (PORDUS), Minggu (9/08) di Lapangan Perum. Argo Kiloso, Pokoh Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar.

Read More
rupiah-ilustrasi-_121002144623-370

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah Untuk Transaksi di NKRI

rupiah-ilustrasi-_121002144623-370

(ilustrasi)

Pemerintah mendorong gerakan gunakan rupiah untuk transaksi di NKRI, harapannya mengurangi tekanan pada nilai tukar rupiah dan stabilitas ekonomi nasional.

Presiden Joko Widodo meminta pelaku usaha dan masyarakat meningkatkan penggunaan Rupiah saat bertransaksi di dalam negeri. Langkah ini bertujuan agar pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS tak terjadi berlarut-larut .

Mata uang Rupiah menjadi salah satu simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), selain bendera dan lagu kebangsaan. Namun, kini masih banyak transaksi antar penduduk menggunakan mata uang asing di wilayah NKRI. Angkanya cukup mencengangkan hampir 7,2 miliar dollar AS per bulan atau setara dengan Rp93 triliun.

Kebijakan ini diatur dalam peraturan Bank Indonesia (BI) No.17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI. Peraturan ini turunan dari undang-undang tentang Bank Indonesia dan UU Mata uang. Tugas utama BI yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Mengacu UU mata uang, Rupiah selain sebagai simbol kedaulatan negara, juga alat pembayaran yang sah. Jadi hukumnya wajib digunakan dalam kegiatan perekonomian di wilayah NKRI. Harapannya mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pengecualian penggunaan rupiah bisa dilakukan untuk beberapa hal seperti transaksi tertentu dalam kerangka APBN, pemberian hibah dari atau ke luar negeri dan transaksi perdagangan internasional. Selain itu, simpanan di bank dalam valuta asing atau valas dan transaksi pembiayaan internasional.

Penggunaan mata uang Rupiah masih menghadapi beberapa kendala. Pertama, dolarisasi, banyak pihak memakai mata uang selain rupiah di wilayah NKRI. Misal, pencantuman harga barang atau jasa dan penyelesaian transaksi dengan valas.

Kedua, transaksi valas menunjukan trend meningkat, dimana korporasi dan nasabah melakukan pembelian barang domestik porsinya 52 persen tahun 2014. Sebelumnya, hanya 19 persen tahun 2007.

Ketiga, transaksi antar residen dengan valas, barang sebesar 73 persen dan jasa 13 persen. Mayoritas valas yang digunakan adalah dollar sebesar 96,4 persen. Keempat, korporasi dan individu domestik cenderung melakukan net beli, pembelian dipenuhi oleh supply valas non residen.

Ketidakseimbangan supply dan demand memberikan tekanan nilai tukar Rupiah. Depresiasi menggagu kestabilan makroekonomi, inflasi terus meningkat. Selain itu, depresiasi menimbulkan currency mismatch, adanya eksposur terhadap utang luar negeri valas.

Untuk itu, pemerintah mulai Juli tahun 2015 memberlakukan penggunaan rupiah secara non tunai di wilayah Indonesia. Penerapan efektivitas regulasi ini salah satunya pencantuman harga barang dan jasa atau kuotasi.

Pertimbanganya selain berdaulat atas mata uang, juga adanya kebingungan masyarakat dalam membedakan antara kuotasi dan pembayaran. Pencantuman kuotasi dengan valas, kurs yang digunakan cenderung menguntungkan salah satu pihak.

Setiap pihak dilarang menolak Rupiah kecuali atas keraguan akan keaslian dan pembayaran memang diperjanjikan secara tertulis dengan valuta asing. Ancaman hukuman pelanggaran transaksi tunai adalah pidana kurungan satu tahun atau denda sebanyak dua ratus juta rupiah.

Pada pelanggaran kewajiban kuotasi dalam Rupiah dan kewajiban penyampaian laporan dikenakan sanksi adminstratif berupa teguran tertulis. BI dapat merekomendasikan kepada otoritas berwenang untuk melakukan tindakan sesuai kewenangannya seperti pencabutan izin usaha atau penghentian kegiatan usaha. (Tim Komunikasi Publik / bakohumas@mail.kominfo.go.id)

Read More
DSC_0030

BLK Bangsri Tambah Gedung Baru

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama, Jumat (07/08) di BLK Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama, Jumat (07/08) di BLK Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

Karanganyar, Jumat (07/08/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengeluarkan dana sebesar Rp. 2,7 miliar untuk pembangunan penambahan gedung asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

Pembangunan gedung asrama milik Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Karanganyar itu, berasal dari APBD Tahun 2015 dari sumber Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Gedung tersebut akan berdiri diatas tanah seluas 52×15 meter persegi, dan dengan jumlah 12 kamar.

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Karanganyar Agus Heri Bindarto mengatakan gedung tersebut merupakan bagian penambahan gedung-gedung yang sudah ada sejak lama.

“Ini merupakan tahap pertama dengan waktu tiga bulan pengerjaan. Rencananya untuk tahap dua dibuat aula dan ruang belajar di lantai dua, pada tahun depan,” katanya, Jumat (07/08) saat acara peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta kepada rekanan proyek untuk mengerjakan tepat waktu yang telah ditentukan.

“Jangan sampai meleset. Ini masih musim kemarau, sebaiknya diselesaikan sebelum musim hujan agar tidak terhambat,” tegasnya. pd

Read More
DSC_0027

Juliyatmono : “Membentuk karakter anak dengan agama sebagai solusi hidup”

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menyerahkan santunan bea siswa pada siswa kurang mampu tiap Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8).

Guru sebagai seorang pendidik dengan tugas utama mendidik, mengajari, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi anak didik harus dilakukan secara profesional, kreatif, inovatif dan memperhatikan tata nilai.

“Saya matur nuwun (terima kasih) Kelompok Kerja Guru (KKG) terus berjalan baik dengan kegiatan-kegiatan yang bagus. Utamanya Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar harus menyemangati anak-anak didik dan lingkungan sekitar. Karena ditangan-tangan panjenengan (anda) semua dengan mendidik dan mengajari ilmu agama sebagai pondasi membentuk karakter anak sejak dini,” kata Bupati Karanganyar saat memberikan pembinaan pada acara Silaturahmi dan Peduli sosial Guru Pendidikan Agama Islam SD se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Laksanakan dengan penuh profesional dengan mencintai pekerjaanmu sebagai seorang pendidik, jangan sering memarahi murid, seorang Guru agama seharusnya membawa pemcerahan pada anak didiknya. Karena membentuk karakter anak dengan agama adalah sebagai solusi hidup,” tambah Bupati.

Juliyatmono juga mengatakan bahwa menjadi seorang pendidik harus kreatif dan inovatif. “Mengajar dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan akan memberikan motivasi anak-anak begitu juga membawa kebaikan pada Guru itu sendiri,” jelasnya.

Acara yang dihadiri oleh Bupati didampingi Wakil Bupati Karanganyar tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi Guru Agama Islam Sekolah Dasar se Kabupaten Karanganyar dan meningkatkan kepedulian sosial bagi siswa kurang mampu. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan beasiswa bagi anak kurang mampu dengan kategori yatim, piatu, dan yatim piatu masing-masing dua siswa pada tiap kecamatan se Kabupaten Karanganyar. ind/ft

Read More
aku copy

Paskibrata Digembleng 21 Hari

Latihan keras Paskibrata selama 21 hari, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08)

Latihan keras Paskibrata selama 21 hari, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08)

Karanganyar, Kamis (06/08/2015)
Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar mendapat latihan keras dan disiplin selama 21 hari, dimulai sejak 24 Juli sampai puncak acara pada 17-18 Agustus 2015.

Terdapat 75 peserta didik tingkat SMA sederajat, yang terpilih dari sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar, menjadi regu pengibar bendera pusaka pada upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke 70 tahun.

“Mereka menjalani latihan setiap hari selama 7,5 jam mulai 06.30 WIB-14.00 WIB, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, dengan pelatih dari Kodim 0727/Karanganyar,” ujar Joko Sutrisno, Koordinator Pembina Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08).

Mereka nanti akan dipilih menjadi pasukan dengan formasi 17 8 45 . Pada tahun ini terdapat 90 orang meliputi regu paskibrata dan pelatih.

“Pada empat hari terakhir, semuanya masuk asrama di balai pelatihan Bangsri,” kata Joko Sutrisno.

Ditempat yang sama, Kapten Rusdy Pasiops Kodim 0727/Karanganyar mengatakan dari hari ke hari, kesiapan regu Paskibrata semakin baik.

“Materi kita berikan baris berbaris, tata upacara, kedisiplinan, bela negara, dan nasionalisme. Fisik juga kita benahi agar tangguh,”katanya.

Di Kabupaten Karanganyar, untuk tahun ini regu Paskibrata diberikan makanan dan minuman bergizi sebelum latihan dimulai. Selain itu juga diberikan 2 stel seragam dan sepatu. pd

Read More
aku (3) copy

PWRI Peringati HUT ke 53 dan Halal Bi Halal

Ketua PWRI Cabang Karanganyar Djatmiko saat memotong tumpeng didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Rabu (05/08).

Ketua PWRI Cabang Karanganyar Djatmiko saat memotong tumpeng didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Rabu (05/08).

Karanganyar, Kamis (06/08/2015)
Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Cabang Karanganyar memperingati Hari Ulang Tahun ke 53, dengan acara puncak syukuran, dengan potong tumpeng.

Selain itu juga diadakan acara halal bi halal bagi pengurus cabang dan ranting se Kabupaten Karanganyar. Kedua acara tersebut di selenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (05/08) pagi.

Untuk Kabupaten Karanganyar terdapat rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT PWRI ke 53, dengan mengadakan Senam Sehat Indonesia di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan jalan santai. Selain itu juga mengadakan ziarah ke makam para pendahulu.

“Untuk hari ini diberikan bantuan kepada lima anak SD, khusus cucu anggota PWRI masing-masing Rp. 100.000. Dari Kecamatan Kerjo dan Tasikmadu,” kata Ketua PWRI Cabang Karanganyar Djatmiko, diacara tersebut.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan menjadikan kewajiban kami untuk mendorong agar PWRI tetap eksis untuk ikut memberikan peran bagi perjalanan Pemerintah Kabupaten Karanganyar kedepan.

“PWRI mempunyai semangat jiwa memberi sumbangsih. Apa yang dibantukan dari Pemerintah belum seberapa dengan perjuangan besar organisasi ini,” kata Juliyatmono. pd

Read More
DSC_0023

Bupati Karanganyar Hadiri Halal Bihalal PNS, TNI dan POLRI se Kecamatan Jatiyoso

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Saat Terima Ikrar Halal Bihalal Camat Jatiyoso, Rabu Siang (05/08)

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Kadishubkominfo dan Kadispora menghadiri Halal Bihalal PNS, TNI dan POLRI se Kecamatan Jatiyoso pada hari Rabu Siang (05/08). Sekitar 500 orang memenuhi Balai Desa Tlobo Kec. Jatiyoso tempat dimana Halal Bihalal tersebut dilaksanakan.

Dalam awal sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan terima kasih atas peran PNS maupun Non PNS dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak masukan kepada Bupati dari masyarakat Karanganyar yang puas dengan kemajuan yang dicapai pemerintahan di Karanganyar saat ini, baik dalam pelayanan maupun pembangunan infrastruktur, tentu saja ini bukan karena Bupati dan Wakil Bupati saja akan tetapi kerja kita semua” ungkap Juliyatmono

Ditambahkan pula untuk menjaga prestasi kerja yang sudah diraih, Bupati berharap semua pegawai baik PNS maupun Non PNS untuk senantiasa profesional dengan menerapkan 3 hal penting dalam masing-masing diri yaitu dengan mencintai pekerjaannya, kreatif serta melakukan pekerjaan yang mengandung nilai yang baik.

Terkait kondisi Kec. Jatiyoso yang merupakan kecamatan paling ujung berdekatan dengan Kab. Wonogiri pembangunan infrastruktur seperti akses jalan dan lampu penerangan jalan terus dipercepat supaya akses jalan untuk distribusi barang maupun lalu lintas semakin nyaman dan lebar.

Sementara itu Wakil Bupati Rohadi Widodo yang pada kesempatan tersebut mengisi Tauziah menyampaikan beberapa hal seperti pentingnya kita sebagai umat Allah untuk senantiasa memohon ampun atas segala dosa khilaf yang telah kita perbuat.

“Ciri orang bertakwa ada 4 yaitu infaq dan shodakoh atas rejeki yang diterima, bisa menahan amarah, mudah memaafkan dan berbuat kebajikan”, tambah Rohadi. ad

Read More
DSC_0018

Juliyatmono : “Antara Veteran dan Pemerintah Untuk Selalu Bersinergi”

Pentingnya sinergitas Pemerintah dan Veteran, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya.

Bupati bersama Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dishubkominfo Karanganyar menghadiri acara Silaturahmi keluarga besar Kanminvetcad IV-33/Karanganyar, Rabu (5/8) di Kantor Persit Karanganyar.
Berdasar data dari Kanminvetcad IV-33/ Karanganyar keberadaan Veteran di Kabupaten Karanganyar sejumlah 471 orang yang meliputi Veteran pejuang dan Veteran pembela. Sementara janda Veteran sebanyak 504 orang.
“ Kantor Kanminvetcad baru pertama kali ini dikunjungi oleh Bupati Langsung. Ini suatu kehormatan bagi kami. Kanminvetcad sendiri adalah Kantor Adminitrasi Veteran dan Cadangan yang bertugas membantu melayani administrasi para Veteran yang sudah sepuh seperti tunjangan, dana kehormatan, layanan kesehatan dan lainnya baik itu Veteran dari angkatan darat, laut maupun udara,” terang Mayor Suwanto selaku Kepala Kanminvetcad IV-33/ Karanganyar saat menjelaskan fungsi keberadaan Kanminvetcad.
“ Harapan kami dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar di sini dapat mengenal lebih dekat dan mengetahui tupoksi dari Kanminvetcad dan semoga tugas yang kami laksanakan dapat terus berjalan dengan lancar dan baik,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa keberadaan Kanminvetcad ini belum begitu familiar di masyarakat.
“ Jujur, memang baru kali pertama kami datang ke sini, karena baru pertama kali juga kami di undang kemari. Karena selama ini keberadaan Kantor Adminitrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcad) belum begitu familiar di masyarakat. Saya matur nuwun sekali (terima kasih) secara adminitrasi Kanminvetcad ini memang penting keberadaannya dalam membantu para pejuang-pejuang Kemerdekaan Negara Republik Indonesia untuk mendapatkan yang mereka butuhkan guna memberikan apresiasi terhadap para pejuangan Veteran,” kata Bupati dihadapan para Pegawai Kanminvetcad IV-33/Karanganyar.
“ Saya minta tolong untuk didata keseluruhan jumlah Veteran yang ada di wilayah Karanganyar ini dan saya minta untuk dapat dikumpulkan dan bisa dihadirkan sebelum Tanggal17 Agustus nanti di Pendopo Rumah Dinas Bupati karena pada Upacara detik-detik Kemerdekaan nanti saya minta tolong kesemua Veteran dapat mengikuti. Ini penghormatan bagi saya, karena ini merupakan ungkapan rasa terima kasih dan bangga kita sebagai generasi muda dapat menghargai para pejuang-pejuang kita yang tanpa lelah terus berjuang, membela dan mempertahankan kemerdekaan Negara republik Indonesia kita tercinta ini,” tandas Bupati.
“ Semoga antara Veteran dan Pemerintah selalu bisa bersinergi demi kebersamaan kemajuan Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan yang diharapkan dapat membantu memperbarui bangunan Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcad) IV-33 Karanagnyar tersebut. ind/ft

 

 

 

 

Read More