Category: Berita

DSC_0001

Perangkat Desa Wajib Pahami Sepuluh Raperda Tentang Desa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Pengarahan di Hadapan Peserta Public Hearing Raperda, Pendopo Rumdin (28/07)

Menindak lanjuti PP No. 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Pemerintahan Desa Setda Karanganyar mengadakan Konsultasi Publik (Public Hearing) mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Desa selama dua hari dimulai tanggal 28/07 sampai dengan 29/07 yang diikuti Camat, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan, Kades, Sekdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Kemasyarakatan Desa se Kabupaten Karanganyar dan Stake holder terkait, Selasa (28/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan konsultasi publik ini merupakan prosedur untuk mengatur susunan suatu daerah agar stake holder terkait dapat menyampaikan kritik yang berupa saran dan masukan sebelum disahkan menjadi perda oleh DPRD Karanganyar.

 “Rancangan Perda ini masih bersifat pokok, secara teknis nantinya akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Bupati yang sifatnya inventarisasi. Raperdanya memang sudah ada, tetapi ada perubahan secara regulasi,” kata Suprapto selaku Kepala Disdukcapil yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat Karanganyar saat menyampaikan materi terkait Sepuluh  Raperda Tentang Desa.

Selanjutnya Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar Nunung Susanto selaku Panitia Penyelenggara melaporkan bahwa Public Hearing ini bertujuan untuk mendapatkan sekaligus menampung masukan guna melengkapi sepuluh draft Raperda tentang Desa yang meliputi Raperda tentang Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa dan BPD, Raperda tentang Kepala Desa, Raperda tentang Perangkat Desa, Raperda tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa, Raperda tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, Raperda tentang Pembangunan Desa dan Kerja Sama, Raperda tentang Penataan Desa, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa, dan Raperda tentang Peraturan di Desa.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa Raperda ini ditujukan guna melengkapi dan menertibkan administarsi desa agar sesuai dengan Undang Undang Desa. Kami berharap tahun ini untuk segera ditetapkan agar dapat segera dilaksanakan.

 “Kami (Bupati) bersama DPRD segera dapat merumuskan selanjutnya menetapkan Raperda supaya dapat segera dilaksanakan dan secepatnya bisa menata struktur kelembagaan di desa. Maka untuk itu, sebagai Perangkat Desa wajib memahami benar Raperda tersebut karena ini menyangkut secara hukum Kabupaten Karanganyar. Silakan berlatih untuk membaca, dipahami rancangannya sehingga tahu persis filosofi dan sosiologisnya,” tandas Bupati dihadapan Para Penyelenggara Pemerintahan Desa se Kab. Karanganyar.

Juliyatmono juga menambahkan terkait tentang Alokasi Dana Desa (ADD) secara administrasi untuk segera dilengkapi. “ Kabupaten Karanganyar ini memiliki 126 Desa, Saya nyuwun tulung Desa-desa yang belum komplit secara administrasi untuk segera dilengkapi, karena Alokasi Dana Desa bulan Agustus ini segera keluar lagi,” pesan Juliyatmono. ad/ind

Read More
DSC_0733e

Festival Telaga Madirdo 2015

DSC_0733e

WAKTU

Sabtu-Minggu, 1-2 Agustus 2015

Jam 08.00 WIB – sampai selesai

Obyek Wisata Telaga Madirdo, Desa Berjo, Ngargoyoso

PESERTA STAND UMKM

Diikuti oleh 10 kelompok kluster wisata, 5 kelompok PNPM, dan masyarakat umum. Stand UMKM dibuka mulai jam 08.00 WIB – 22.00 WIB tanggal 1-2 Agustus 2015

RANGKAIAN ACARA FESTIVAL

HARI SABTU, 1 AGUSTUS 2015

Waktu Acara
07.00-08.00 Persiapan Peserta Stand UMKM
08.00-08.30 Peserta Jalan Santai Kluster Wisata Finish di Telaga Madirda
08.30-09.00 Pra Pembukaan
1. Karawtitan Santisworo / Karawitan Putri Puton
2. Tek-tek Puntukrejo (Rombongan Wabup mulai datang)
3. Kesenian Sabdo Palon Noyo Genggong
09.00-selesai Seremonial Pembukaan Festival Telaga Madirdo
1. Pembukaan
2. Laporan Ketua Panitia
3. Ucapan Selamat Datang oleh Camat Ngargoyoso
4. Sambutan dan Pembukaan oleh Wakil Bupati Karanganyar
5. Tampilan Kesenian Sabuk Janur
6. Tampilan Kesenian Jimbe Munggur
7. Tampilan Kesenian Tari-tarian Kluster Wisata
19.00-selesai 1. Karawitan Anak Nglegok
2. Jimbe Mungkur
3. Cerita Rakyat dalam bentuk Teater Desa Ngargoyoso
4. Pembukaan
5. Ucapan Selamat Datang
6. Sambutan Bupati dan Pembacaan Narasi Tari Kolosal
7. Pementasan Tari Kolosal

HARI MINGGU, 2 AGUSTUS 2015

Waktu Acara
09.00 Lomba Mewarnai dan Menggambar
10.00 Hiburan Koes Plus
19.00 Penutupan Festival Telaga Madirdo dilanjutkan Wayang Kulit

 

Read More
aku

Peran Relawan Dapat Meningkatkan Partisipasi Masyarakat

Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon saat memaparkan hasil riset yang dilakukan, Senin (27/07)

Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon saat memaparkan hasil riset yang telah dilakukan, Senin (27/07)

Karanganyar, Senin (27/07/2015)
Peran relawan dinilai sebagai salah satu penentu tingkat partisipasi masyarakat, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik dan demokratis.

Hal tersebut terungkap dari hasil riset antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lab Sosio FISIP UNS yang diselenggarakan dari April-Juli 2015.

Pada acara Public Expose terkait penelitian Pemilu di Karanganyar. Publik Expose itu bertajuk “Pemaparan Hasil Riset Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu 2014 dan Pemilukada”.

Menurut Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon mengatakan kesukarelaan terbangun atas ketertarikan atau mendukung dari figur yang dikenalnya. Para relawan kemudian tergerak untuk mendukung demi sebuah harapan yang digantungkan pada calon tersebut.

“Keberadaan relawan mampu memberikan daya dukung memaksimalkan mekanisme sosialisasi terkait visi dan misi peserta Pemilu yang bertujuan pada partisipasi dalam Pemilu,” jelas Ramdhon, pada acara tersebut, Senin (27/07).

Kedepan, tambah Ramdhon, meluaskan peran relawan dalam pelaksanaan Pemilu menjadi pilihan strategis untuk memaksimalkan partisipasi politik.

“Pengelolaan relawan sedianya mesti dilakukan pasca Pemilu, sebab relawan menjadi bagian penting dalam komitmen untuk membangun demokrasi,” ujarnya.

Lebih lajut, dia menjelaskan para relawan sangat membantu KPU dalam tugas menyosialisasikan tahapan-tahapan pemilu.

“Mereka yang menjadi ujung tombak di komunitas-komunitas, bahkan di ranah sosialnya masing-masing, untuk membawa misi demokrasi dalam proses politik yang ada,” katanya.

Pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 lalu, penggunaan hak pilih oleh masyarakat di Kabupaten Karanganyar mencapai 78 persen. Sementara yang tidak hadir sebanyak 22 persen,

Keterlibatan relawan adalah mereka mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya tanpa paksaan.

“Artinya, pada Pemilu 2014 lalu, pelaksanaan pesta demokrasi tidak dimonopoli partai. Tapi juga unsur masyarakat, dalam hal ini relawan, yang bergerak menyosialisasikan tahapan-tahapan pemilu, hingga mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Mereka juga bergerak melalui media sosial,” jelasnya.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo menuturkan bahwa hasil riset ini akan menjadi tradisi di KPU sebagai dasar pertimbangkan saat merumuskan kebijakan.

“Hasil riset nantinya akan diserahkan kepada KPU RI, sehingga KPU dapat menjadikan dasar dalam membuat kebijakan berbasis penelitian”, jelas Joko Purnomo, saat dijumpai di acara tersebut. pd

Read More
DSC_0084

Bupati Karanganyar Hadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Meninjau Puskesmas Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juilyatmono Saat Memberikan Sambutan Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro, Senin Pagi (27/07)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi SKPD terkait dan Ketua PGRI Karanganyar menghadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro pada hari Senin Pagi (27/07). Agenda rutin tahunan program kerja UPT Jatipuro tersebut dihadiri oleh 525 orang yang terdiri dari Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK se Kecematan Jatipuro. Adapun pelaksanaan halal bihalal ini dimaksudkan untuk meningkatkan solidaritas antar guru dan mempererat tali silaturahmi sekaligus juga mendengarkan langsung pembinaan oleh Bupati Karanganyar.

Dalam awal sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1436H mohon maap lahir dan batin kepada semua yang hadir di gedung Kantor UPT Usia Dini, Non Formal, Informal dan Sekolah Dasar Kecamatan Jatipuro. Ucapan terima kasih juga dilayangkan kepada guru terkhusus guru yang ada di Kecamatan Jatipuro karena telah mendidik dan mengajar anak didik dengan penuh dedikasi.

“Saya dalam melayani masyarakat tentu ada kekurangan, untuk itu saya akan terus berupaya maksimal dengan dibantu Bapak-Ibu disini dalam mewujudkan Karanganyar yang lebih baik, mari Bersama Memajukan Karanganyar”, tambah Juliyatmono

Sementara itu masih dalam sambutannya Juliyatmono berpesan kepada masyarakat Karanganyar untuk senantiasa menjalankan aktivitas beragama dengan baik dan jangan pernah menilai agama satu dengan lainnya karena semua agama memerintahkan umatnya untuk berbuat kebajikan.

Masih diwaktu yang sama, sebelum menghadiri Halal Bihalal tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyempatkan diri meninjau Puskesmas Jatipuro. Rencana Tahun 2016, puskesmas akan dirobohkan dan dibangun kembali menjadi Puskesmas rawat inap yang lebih representatif. Layanan yang ada di Puskesmas Jatipuro saat ini seperti Layanan USG, Fisioterapi, Deteksi Demam Berdarah sudah tersedia dan cukup memadai didukung dengan laboratorium yang lengkap, akan tetapi untuk ruang rawat inap masih kurang. ad

Read More
DSC_0080

Meski Tua, Namun Tetap Sehat Dengan Berolahraga

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengibaskan bendera start jalan santai HUT PWRI ke 53, Jumat (24/07) di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengibaskan bendera start jalan santai HUT PWRI ke 53, Jumat (24/07) di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (25/07/2015)
Walaupun sudah usia tua, namun semangat para lanjut usia di Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Cabang Karanganyar tetap sehat terlihat masih tinggi.

Seperti yang dilakukan pada acara peringatan HUT Ke 53, PWRI Cabang Karanganyar mengadakan Senam Sehat Indonesia (SSI) dan jalan sehat dengan diikuti 800 orang perwakilan anggota PWRI dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Organisasi bagi para pensiunan PNS itu dengan kegiatan pertama yakni senam sehat yang dilakukan di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat dimulai dan berakhir di tempat yang sama, dengan rute yang telah ditentukan.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengapresiasi organisasi PWRi ini karena terus memberikan manfaat bagi Kabupaten Karanganyar. Pengabdian bapak ibu masih semangat tidak mengenal usia ini patut diteladani,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (24/07) saat membuka acara tersebut.

Pada pemberangkatan jalan sehat, Bupati Juliyatmono berkesempatan mengibarkan bendera start, dengan didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi. pd

Read More
DSC_0150

Sukses Program KB, Gates Foundation Belajar ke Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.

Karanganyar, Sabtu (25/07/2015)
Kabupaten Karanganyar yang berhasil dengan program Keluarga Berencana (KB) dan namanya mulai dikenal, membuat tertarik Bill and Melinda Gates Foundation untuk belajar lebih jauh tentang keberhasilan itu.

Fitri Putcuk, Country Representative in Indonesia John Hopkins University Center for Communication Programs yang mendampingi para utusan Gates Foundation menuturkan ingin mengetahui sukses bidang KB di Kabupaten Karanganyar, dengan memanfaatkan sebagian pendanaannya dari bantuan Gates Foundation.

“Kami ingin tau apa saja kesuksesan yang telah dilakukan dan komitmen apa saja untuk mendukung program KB. Selain itu juga kami tertarik dengan metode kontrasepsi jangka panjang” kata Fitri Putcuk, saat ditemui di Setda Kabupaten Karanganyar, Jumat (25/07).

Di Karanganyar, tiga utusan dari Gates Foundation juga bertanya langsung kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono tentang bagaimana cara bisa menyukseskan program KB.

Tak hanya itu saja namun juga meninjau Puskesmas Tasikmadu untuk melihat secara langsung pelayanan KB. Tiga utusan itu, yakni Jennifer A Daves selaku Senior Program Officer bidang Global Policy and Advocacy, Lester Countinho selaku Deputy Director Family Planning pada bidang Global Development dan Maryjane Lacoste selaku Senior Program Officer pada bidang Family Planning-Global Development.

Selama ini, Gates Foundation sudah berjalan pada tahun kelima dengan bekerajsama dengan sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, dan Kalimantan.

“Untuk Jawa Tengah, kebetulan hanya Kabupaten Karanganyar yang saya lihat sangat terbuka diajak kerjasama,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan program KB dapat menjadikan keluarga berkualitas. Yang aktif Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi contoh, pendorong masyarakat. Disamping ikut aktif, juga diberikan stimulan bagi kelompok usaha produktif.

“Dengan begitu mereka akan mempunyai nilai tambah lebih sejaktera karena pemerintah mendukung secara ekonomi,” katanya.

Kabupaten Karanganyar mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk lomba KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tingkat Nasional beberapa waktu lalu. pd

Read More
aku

Buka Diklat Paskibrata, Juliyatmono Tekankan Nasionalisme

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengenakan topi kepada peserta Diklat Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Jumat (24/07) di halaman Setda.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengenakan topi kepada peserta Diklat Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Jumat (24/07) di halaman Setda.

Karanganyar, Jumat (24/07/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan pentingnya nasionalisme bagi generasi muda. Seperti dengan menghormati bendera merah putih dan menghayati bagaimana proses mendapatkannya.

“Bendera merah putih dikibarkan dan dihormati sebagai bendera negara. Merah putih direbut dengan penuh perjuangan, sebab proses merebut sampai nyawa taruhannya. Tanamkan semangat nasionalisme,” ujar Juliyatmono, Jumat (24/07) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar.

Dia berharap, agar tugas melaksanakan pengibar bendera bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kesalahan sekecil apapun.

“Fokus dengan tugas dan dengan penuh tanggung jawab. Saya tidak mau generasi muda seperti anda mentalnya buruk, sikap tidak optimis, dan fisik lemah,” kata Juliyatmono.

Tugas ini mempunyai sejarah, yakni telah mengibarkan bendera merah putih. “Ini merupakan tugas yang membanggakan. Paskibrata merupakan hasil pilihan putra-putri terbaik Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Di Kabupaten Karanganyar, Paskibrata ini merupakan hasil seleksi dari berbagai SMA maupun SMK di Kabupaten. Untuk laki-laki tinggi minimal 170 sentimeter, dan maksimal 180 sentimeter. Sedangkan perempuan minimal 165 sentimeter, dan paling tinggi 170 sentimeter.

“Setelah seleksi maka diambil 75 orang. Mereka dilatih oleh enam pelatih dari Kodim 0727 Karanganyar dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar,” ujar Ketua Penyelenggara Nur Hasan.

Lebih lanjut, mereka berlatih selama 21 hari, dimulai tanggal 24 Juli sampai 17 Agustus 2015 di Alun-alun Karanganyar. pd

Read More
DSC_0052

Berkembangnya MI Karanganyar Sebagai Rujukan Sekolah Negeri

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI Muhammadiyah Desa Karan Gayamdompo Karanganyar, Jum'at pagi (24/07/2015)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI Muhammadiyah Desa Karan Gayamdompo Karanganyar, Jum’at pagi (24/07/2015)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Kepala Kementerian Agama Karanganyar dan Kepala SKPD terkait menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan lantai tiga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Karanganyar di atas tanah wakaf seluas 850 meter persegi , Jum’at pagi (24/07) di Desa Karan Gayamdompo, Karanganyar.

“ Saya mengakui perkembangan Muhammadiyah khususnya di bidang pendidikan memang sangat luar biasa majunya. Salah satunya dengan pembangunan lantai tiga MI Muhammadiyah Desa Karan, Gayamdompo. Semoga dengan kehadiran MI Muhammadiyah Karan sebagai sekolah swasta yang terus berkembang dapat menjadi rujukan atau semangat/motivasi kepada sekolah-sekolah Negeri di wilayah Karanganyar yang memang menjadi salah satu perhatian saya bersama Bapak Bupati selaku unsur Pemerintah Kabupaten Karanganyar, supaya dapat tumbuh seperti sekolah-sekolah swasta yang memiliki anak-anak didik sampai melampau kapasitas,” terang wabup saat memberikan sambutan dihadapan Kepala Sekolah dan Para Guru MI Muhammadiyah Desa Karan.

“Meski para pendidik MI Muhammadiyah tidak di gaji oleh Pemerintah, tetapi semangat untuk mengajar sungguh sangat luar biasa, ini harus menjadi contoh guru-guru sekolah Negeri yang memang di gaji oleh Negara terlebih lagi bagi guru sertifikasi harus lebih meningkatkan lagi kegiatan mengajarnya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Rohadi Widodo mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang memang telah mewakafkan tanahnya guna pembangunan MI Muhammadiyah Desa Karan. “ Semoga ini menjadi pintu surga bagi keluarga Bapak Heru yang telah mewakafkan tanahnya bagi kemashlahatan umat menjadikan generasi yang cerdas dan berpendidikan dan membawakan barokah khususnya bagi lingkungan sekitarnya,”harap wabup.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Karanganyar Musta’in Ahmad memberikan bantuan sebanyak seratus sak semen untuk kelancaran pembangunan MI Muhammadiyah Desa Karan. ind/ch

 

Read More
DSC_0210

Pahami Benar Kualitas Agama Kita, Tetap Ciptakan Karanganyar Kondusif

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Terkait kejadian pembubaran sholat Ied dan pembakaran masjid di Tolikara, Papua (17/07/2015) yang cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar bersama Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar mengadakan rapat koordinasi dengan tujuan mencegah dan mewaspadai hal-hal yang dapat menciptakan konflik/masalah baru yang muncul dengan mengatasnamakan agama, Kamis (23/07) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Untuk mencermati perkembangan situasi, kita patut segera mengambil peran pencegahan agar situasi yang terjadi di Tolikara Papua kemarin tidak merembet. Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil hikmahnya, bahwa kita harus benar-benar memahami ajaran-ajaran agama yang kita yakini secara terus menerus, apapun agamanya tidak ada yang mengajarkan hal-hal yang merusak moral maupun mental manusia. Peristiwa tersebut menyadarkan kita akan pemahaman kualitas agama kita, ” terang Bupati saat memberikan arahan pada rakor yang dihadiri Camat, Tokoh Masyarakat, Ketua IPHI Karanganyar, Ketua Baznas Karanganyar, Ketua Organisasi Keagamaan.

Jaga lingkungan kita, jaga kerukunan agar tidak terprovokasi. Atas nama Pemerintah, saya mengharap FKUB sebagai organisasi masyarakat untuk ikut mengambil peran agar suasana Kabupaten Karanganyar khususnya tetap kondusif. Melakukan tindakan pencegahan, bila ada yang berusaha memprovokasi untuk melakukan langkah-langkah atas nama jihad/solidaritas yang justru menimbulkan masalah baru, ” tandas Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono menambahkan bahwa Permasalahan Tolikara sudah selesai, justru yang harus diwaspadai adalah riak-riak dari luar, maka kepada para Camat untuk selalu mengarahkan warganya agar untuk tidak menyulut emosi seseorang seolah-olah konflik di Tolikara kemarin merupakan bagian dari surga untuk melakukan jihad.

“Syukur-syukur keberadaan FKUB ini ada di kecamatan-kecamatan dan Desa-desa sehingga Karanganyar dapat menjadi contoh wilayah yang damai, tenang, tinggi akan rasa toleransi antar umat beragama,” pesan Bupati.

Sementara itu Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf. Marthen Pasunda menyampaikan bahwa kemajemukan masyarakat Indonesia ini lebih mudah digoyang/dirusak dengan konflik-konflik domestik tentang Ham ataupun Intoleransi.

“ Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan masyarakatnya yang majemuk baik suku, budaya, bahasa, agama, aliran kepercayaan dan sebagainya merupakan perbedaan-perbedaan yang dapat dijadikan sebagai kekuatan bukan untuk pertentangan. Karena sejarah telah membuktikan bahwa kebersamaan, persahabatan, senasib seperjuangan, toleransi menghasilkan kekuatan yang dahsyat.

Saya masih ingat saat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Jangan sampai kita kehilangan tujuh hal penting dalam bernegara ini yaitu Pancasila, ke-Bhineka-an, Semangat Persatuan, Toleransi, Kesantunan, pluralisme dan Kemanusiaan, Maka untuk itu harus kita sikapi secara bijak dan bersatu agar Indonesia tidak mudah digoyang dengan konflik-konflik domestik,” tandas Letkol. Inf. Marthen Pasunda.

Lebih lanjut Badarudin selaku Ketua FKUB Karangayar mengatakan bahwa adanya paguyuban FKUB telah digulirkan sejak Kemah Kebangsaan di Ngargoyoso kemarin.

“Konflik-konflik internal yang terjadi di Jaten dan Kebakramat sampai saat ini dapat kita atasi dan telah kondusif. Persoalan yang ada di Tolikara kemarin, kami selaku FKUB Karanganyar selalu berkomunikasi dengan Kodim dan Polres agar tidak timbul masalah baru sehingga betul-betul di Karanganya ini kondusif,” terang Badarudin. ind/ft

 

 

Read More
lebaran1a

Seputar Lebaran di Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

Dalam rangka Idul Fitri 1436H / 2015M yang telah dilalui beberapa saat lalu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai berikut :

Pawai Ta’aruf

kominfo

Peserta Pawai Ta’aruf Saat Melintasi Jalan Lawu, Selasa Pagi (16/06)

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436H, Pemkab Karanganyar bekerjasama dengan Kementrian Agama dan MUI Kab. Karanganyar menggelar pawai ta’aruf yang telah berlangsung pada hari Selasa Pagi (16/06).

Lebih kurang lima ribu peserta Pawai Taaruf memenuhi Alun-Alun Karanganyar sejak pukul 06.00 WIB. Mereka terdiri atas anak-anak sekolah mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai dengan Perguruan Tinggi se Kab. Karanganyar, tidak ketinggalan pula Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kab. Karanganyar, Ormas Islam Muhammadiyah, MTA, LDII Karanganyar, BUMD, BUMN serta Perbankan Syariah di wilayah Karanganyar. Peserta Pawai diberangkatkan dari alun-Alun oleh Sekda Karanganyar Samsi dengan berjalan kaki menuju sepanjang Jalan Lawu sampai di Jembatan Buk Siwaluh untuk finishnya.

Perhelatan pawai Taaruf ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H dengan kegembiraan selain itu utamannya adalah guna mempererat tali silaturrahmi antara para muslimin agar lebih akrab.

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar bersama Forkompinda, Ka. SKPD dilingkup Karanganyar, Camat di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar Tokoh masyarakat serta warga masyarakat menyaksikan secara langsung perhelatan Pawai Ta’aruf tersebut.

Kegiatan yang telah berlangsung ke-empat kalinya ini diharapkan dapat mengingatkan seluruh masyarakat Karanganyar khususnya agar tetap melakukan hal-hal yang positif, tingkatkan rasa bertoleransi dan para kaum muslimin agar meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan memakmurkan masjid diantaranya melaksanakan shalat Tarawih, I’tikaf, tadarus Al-qur’an serta berinfaq dan berzakat.

Taraweh Keliling

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberikan berbagai bantuan pada tarawih keliling, Minggu (28/06) di Balai Desa Ngargoyoso

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberikan berbagai bantuan pada tarawih keliling, Minggu (28/06) di Balai Desa Ngargoyoso

Pelaksanaan Taraweh Keliling (Tarling) di Kabupaten Karanganyar merupakan kegiatan rutin tiap tahun di bulan Ramadhan. Diadakannya Tarling ini selain untuk beribadah melainkan juga menjadi wadah bagi pemerintah dalam hal ini Bupati beserta Wakil Bupati dan jajaran SKPD untuk bersilaturahmi dengan warga Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 18 Juni sampai dengan 16 Juli di 17 kecamatan se Kabupaten Karanganyar dan Masjid Agung Karanganyar menjadi tempat pertama pelaksanaan Sholat taraweh. Bersamaan dengan tarling 1436 H/2015 M diserahkan santunan/bantuan berupa 17 paket saranan ibadah, 425 paket sembako kepada keluarga kurang mampu di lokasi tarling.

 Pada saat Tarling di Balai Desa Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (28/06), Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan berbagai bantuan ke masyarakat setempat. Berbagai bantuan tersebut berupa paket ramadhan dari Tim Tarling Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar, kepada takmir masjid Al Mukmin (lokasi tarling), dan kartu peserta jamesda integrasi JKN kartu BPJS Kesehatan Kabupaten Karanganyar kepada sembilan Kepala Desa se Kecamatan Ngargoyoso dengan jumlah 216 kartu BPJS.

Selain itu juga diberikan insentif jasa tenaga kader posyandu periode Januari-Juni 2015 untuk 337 orang, sedangkan jumlah posyandu sebanyak 67 posyandu, masing masing kader mendapatkan Rp. 112.800.00, dengan jumlah total Rp. 38.013.600,

Pada acara itu yang di hadiri Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Forkopimda, Sekda, Instansi vertikal, Kepala SKPD, BUMD dan BUMD juga diberikan bantuan sosial akabiat bencana alam kepada 21 KK. Untuk kategori sedang 6 KK memperoleh Rp.1,5 juta, kategori ringan sebanyak 15 KK Rp. 750 ribu. Sehingga totalnya Rp. 20.250.000.

Tak hanya itu saja, juga diberikan sebanyak 25 paket sembako untuk warga kurang mampu. Bupati Juliyatmono mengatakan ada yang mendapatkan bantuan sedikit yang dulu rumanya mendapatkan musibah.

“Ada yang terkena longsor. Bantuan itu untuk meringankan bukan menyelesaikan,” kata Juliyatmono.

Dia juga menuturkan pemberian bantuan juga untuk memberikan motivasi semangat dalam bekerja setiap hari.

Karanganyar Bertakwa

kominfo

Bupati Karanganyar Bersama Wakil Bupati Karanganyar Membaca Al-Qur’an Setelah Melaksanakan Apel Pagi Selama Bulan Ramadhan 1436H

Selama bulan ramadhan tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menghimbau agar setiap PNS muslim di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengaji. Dimulai dari setelah apel pagi pukul 07.45 WIB, lalu dilanjutkan untuk membaca Al Qur’an maupun terjemahan selama satu jam. Mereka berkumpul di aula masing-masing, kemudian bila sudah bisa membaca huruf arab maka untuk membacanya dan dengan terjemahannya. Namun bila ada yang belum bisa, boleh membaca huruf latin dengan terjemahan, atau hanya terjemahannya saja.

“Kegiatan mengaji ini merupakan Gerakan Karanganyar Bertakwa Tahun 2015. Acara itu juga telah diselenggarakan pada tahun 2014 kemarin,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/06)

Untuk memantau pelaksanaan mengaji itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mendatangi setiap SKPD, namun keduanya berpencar.

“Kita ingin memastikan bagaimana pelaksanaan di SKPD masing-masing,” ujar Wakil Bupati Rohadi Widodo.

Ternyata dari kunjungan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), dan di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) terlihat antusias PNS untuk mengaji.

“Diawali yang duduk dari depan membacanya, yang lain menyimpak dulu, kemudian bergantian,” jelas Rohadi Widodo.

Dengan begitu, lanjut dia setiap PNS harapannya dapat memahami dari setiap ayat tersebut. Tidak hanya itu saja namun juga dapat menjadi pedoman hidup baginya.

“Diharapkan di bulan baik ini kualitas pemahaman agama bisa meningkat, sehingga dapat membentuk pribadi yang lebih baik. Dalam menjalankan tugas dapat lebih efektif dan produktif,” jelas Bupati Juliyatmono, Kamis (18/06) di ruang Podang, Setda Kabupaten Karanganya, saat Launching Karanganyar Bertakwa.

Harapannya, lanjut Bupati dengan proses pembiasaan ini akan terbentuk kualitas individu yang lebih baik.

 

Peringatan Nuzulul Qur’an

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutannya Peringatan Nuzulul Qur’an di Pendopo Rumdin Bupati, Kamis Malam (03/07)

Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar, PNS dilingkungan Karanganyar bersama warga masyarakat melaksanakan Sholat Tarawih berjama’ah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (3/7) yang sebelumnya diadakan buka bersama.

Lebih lanjut bertepatan pada peringatan Nuzulul Qur’an pada malam hari ini, selain sebagai wujud pelaksanaan misi kelima Bupati/Wakil Bupati Karanganyar yaitu Meningkatkan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya dalam rangkaian program Gerakan Karanganyar Bertaqwa tahun 2015 lebih untuk mempererat hubungan Pemerintah Karanganyar dengan warga masyarakat agar lebih dekat.

Sementara itu Bupati Karanagnyar Juliatmono saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa Peringatan Nuzulul Qur’an ini mengingatkan kembali kepada kita awal turunnya Al-qur’an sebagai firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad.

“Sebagai muslimin kita wajib membaca dan memahami makna Al-Qur’an sebagai pedoman ditengah-tengah kehidupan berkeluarga, bernegara dan bermasyarakat sehingga tercipta masyarakat Karanganyar yang madani khususnya,” kata Juliyatmono.

Rangkaian acara peringatan Nuzulul Qur’an tersebut ditutup dengan penyampaian tausiah oleh Ustad dr. Agus dari Sragen yang menitikberatkan pada keutamaan puasa dapat meningkatkan kesehatan jasmani maupun rohani.

Pasar Murah

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Giat Pasar Murah Di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis Pagi (09/07)

Kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri 1436 H/2015. Pasar ini digelar mulai tanggal 20 Juni sampai dengan 9 Juli di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Salah satunya Pasar Murah Kecamatan Karanganyar yang bertempat di Gedung Wanita, pada Kamis pagi (09/07).

Adapun barang yang tersedia berupa sembako seperti beras IR64, gula pasir, minyak goreng, sirup botol, teh dan mie instan yang dapat dibawa pulang lewat pembelian kupon yang telah disediakan oleh panitia. Paket sembako ini dijual dibawah harga pasar dan ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, semisal untuk gula pasir 2 kg dijual hanya Rp. 20.000,- saja sedangkan untuk beras IR64 5 kg dihargai Rp. 35.000,-

Selain paket sembako diatas, akan banyak ditemui juga barang kebutuhan pokok lainnya antara lain daging, ayam, ikan segar, telur, sayur mayur, bumbu masak dan kebutuhan rumah tangga lainnya seperti bawang merah, bawang putih, kentang, wortel, cabe  merah, tomat, kembang kol, kobis

“Saya merasa senang dan matur nuwun kepada semua pihak baik Perekonomian, Dispertanbunhut, Disperindagkop dan UMKM, DWP Karanganyar yang telah mempersiapkan semuanya.” Ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Distribusi Zakat

Wakil Bupati Karanganyar H. Rohadi Widodo, SP didampingi Ketua  Baznas Kab. Karanganyar melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat, Selasa (14/07/2015) di Halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar H. Rohadi Widodo, SP didampingi Ketua Baznas Kab. Karanganyar melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat, Selasa (14/07/2015) di Halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar bersama Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Karanganyar memberangkatkan Pendistribusian Beras Zakat sebanyak 23 ton yang akan didistribusikan ke Takmir-takmir Masjid se Kabupaten Karanganyar untuk dibagikan kepada fakir miskin dan warga kurang mampu di wilayah Karanganyar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Selasa (14/07).

“Barusan saya bersama Pengurus Baznas dan Forkopimda melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat Baznas Karanganyar. Pengumpulan zakat fitrah pada tahun ini mengalami peningkatan dari 22 ton menjadi 23 ton. Yang mana akan disalurkan sampai ke yang berhak menerima sehingga tidak terjadi desak-desakan/injak-injakan, yang pada tahun-tahun sebelumnya zakat fitrah kita kumpulkan di Masjid Agung,” terang Rohadi Widodo.

Rampak Bedug dan Takbir

kominfo

Berurutan dari kiri, Kepala FKUB Karanganyar, Bupati Karanganyar, dan Wakil Bupati Karanganyar Memukul Bedug Gema Takbir, Kamis Malam (16/07)

Salah satu kelompok peserta saat tampil di Lomba Rampak Bedug  Kabupaten Karanganyar Tahun 2015, Kamis (16/07) di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Salah satu kelompok peserta saat tampil di Lomba Rampak Bedug Kabupaten Karanganyar Tahun 2015, Kamis (16/07) di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Menjelang malam takbiran untuk menyambut Idul Fitri 1436 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Rampak Bedung. Lomba tersebut diikuti sebanyak 17 kelompok, masing-masing mewakili 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, berlangsung di halaman Masjid Agung Karanganyar, Kamis (16/07) siang. Ketua Panitia Lomba Rampak Bedug Abdul Muid menjelaskan lomba ini telah berlangsung selama lima tahun.

 “Masing-masing kelompok pada babak awal diberi waktu selama 10 menit untuk tampil. Aspek penilaian meliputi kefasihan lafal, kemerduan, dan keutuhan suara,” ujar Abdul Muid.

 Kemudian dikatakannya lebih lanjut, diambil enam terbaik untuk babak final yang dilangsungkan malam nanti, dengan waktu 15 menit untuk setiap kelompok. Diambil juara 1,2,3 dan Harapan 1,2,3

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berkesempatan membuka acara tersebut dengan ditandai pemukulan bedug. Saat acara pembukaan, Rohadi Widodo mengatakan dengan adanya lomba ini bisa melestarikan seni Islami.

“Mudah-mudahan bisa menambah keimanan dan kecintaan kita pada seni Islam,” pungkasnya.

 

Sholat Idul Fitri

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Khotbah Sholat Idul Fitri di Lapangan Jatipuro, Jumat Pagi (17/07)

kominfo

Bersalam-Salaman Saling Mengucap Mohon Maap Lahir dan Batin

Tidak seperti bulan Ramadhan tahun lalu, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama keluarga melaksanakan sholat Ied di Lapangan Kecamatan Jatipuro. Didampingi SKPD terkait seperti Assisten 3 Setda Karanganyar, Dishubkominfo, BKD, Satpol PP dan Bagian Kesra Setda Karanganyar, rombongan berangkat dari Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada pukul 05.00 WIB dan tiba dilokasi 40 menit kemudian. Sekitar 2000an warga sekitar Jatipuro memadati tempat dilaksanakannya sholat.

Bertindak sebagai Imam Sholat adalah Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Khotib Bupati Karanganyar Juliyatmono. Dalam khotbahnya Juliyatmono mengajak seluruh warga Karanganyar terkhusus warga Jatipuro untuk senantiasa menjadi manusia yang lebih baik. Bulan Ramadhan yang baru saja dilalui, hendaknya semangat itu dibawa kedepan hingga ramadhan-ramadhan berikutnya.

“Puasa adalah cara Allah untuk menghidupkan kembali takwa kita kepada-Nya”, tambah Juliyatmono

Sebelum meninggalkan Jatipuro, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H kepada masyarakat yang hadir dalam sholat tersebut. Warga pun antusias dan berbaris rapi untuk menyalami Bupati dan Wakil Bupati.

Open House

Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menyalami para tamu, pada Open House, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menyalami para tamu, pada Open House, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh Supriyanti dan keluarga saat menyalami tamu di acara halal bihalal warga Tawangmangu, Senin (20/07) pagi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh Supriyanti dan keluarga saat menyalami tamu di acara halal bihalal warga Tawangmangu, Senin (20/07) pagi.

Hari pertama, Idul Fitri 1436 Hijriah, dimanfaatkan ratusan warga dari berbagai elemen untuk bersilaturahmi dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pelaksanaan open house itu dimulai pukul 09.30 WIB. Ditandai dengan pembacaan ikrar dihadapan Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Forkopinda, oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Samsi, didampingi para Staf Ahli Bupati dan para Asisten.

Setelah pembacaan ikrar dan diterima oleh Bupati Juliyatmono dengan mengucapkan Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1436 Hijriah, serta permintaan maaf selesai. Semua orang yang hadir disitu langsung rebutan bersalaman dengan Bupati.

“Pada kesempatan ini saya meminta maaf yang setulus-tulusnya kepada semua warga Kabupaten Karanganyar. Mari kita bangun dan majukan Karanganyar yang kita cintai ini,” ucap Bupati.

Mereka berebut untuk bisa berjabat tangan dengan Bupati Juliyatmono beserta isteri, Siti Komsiah Juliyatmono, hingga antrian terlihat cukup panjang dan banyak. Tak hanya itu saja, mereka juga saling berjabat tangan saling memaafkan dengan Wakil Bupati Rohadi Widodo dan dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo. Disampinginya terdapat pula Forkopinda dan Sekda Samsi.

Mereka juga diberi hidangan makanan dan minuman seperti opor ayam, bakso, sate ayam, es cincau, dan siomay.

Masih pada saat moment yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga mengadakan open house di tempat kelahirannya, yakni RT 03/RW 02, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pada hari Senin (20/07). Acara halal bihalal di rumah itu dimulai pukul 09.30. Diawali dengan ucapan selamat datang dari keluarga. Kemudian dilanjutkan sambutan Bupati Juliyatmono.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah, hadir di tempat kelahiran. Juga mewakili masyarakat Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih, karena sudah banyak bantuan untuk pembangunan yang diberikan untuk Kabupaten Karanganyar. Ada banyak salah, kami mohon maaf lahir batin,” kata Juliyatmono.

Kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Ganjar Pranowo dengan menceritakan tentang masa kecil di tempat tersebut. Dia juga mengenalkan satu persatu keluarga besar yang juga hadir.

“Ada keinginan greng batin, tidak bisa meninggalkan tempat masa kecil,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar juga mengucapkan minta maaf, lahir dan batin. Dua tahun ini memimpin Jawa Tengah ada banyak salah dan kekurangan.

Demikian DISHUBKOMINFO (Seksi Informasi dan Pemberitaan)

Read More