Category: Berita

DSC_2362

KERONCONG MENGUDARA, JAYA SELALU RADIO SWIBA

 

DISKOMINFO

Sekda Karanganyar,Samsi saat menyumbangkan sebuah lagu keroncong dalam acara Kepyakan Orkes Keroncong LIVE di Radio Swiba Karanganyar Kamis,(22/02).

Karanganyar, 22 Februari 2018

Kepyakan Orkes Kroncong yang di gelar di halaman Radio Swiba Karanganyar,Kamis (22/02) di hadiri puluhan pecinta music khas kota Solo ini dan beberapa seniman musik kroncong  dari berbagai daerah. Walau pecinta music kroncong masih di dominasi dari kalangan orang tua, akan tetapi para pemain music yang mengisi acara justru malah dari kalangan muda-mudi dari HAMKRI  Desa Jaten yang terkenal dengan IRAMA SENJA JUNIOR.

Grup musik kroncong Irama Senja Junior dari Desa Jaten ini terbentuk sejak Tahun 2014, beralamatkan di Perum Josroyo Indah Jaten ini beranggotakan pemuda-pemudi yang di bina secara baik oleh Bp.Bambang Supriyanto.S.H. “Anak muda itu ya harus di kawal ketat dalam mengarahkan hobinya,apalagi ini melestarikan budaya musik kroncong” papar Bp.Bambang selaku pembina grup musik kroncong Irama Senja Junior dalam obrolan singkatnya.

Hadir pula dalam acara Kepyakan Musik Kroncong tersebut Sekda Karanganyar, Drs.Samsi. Dalam pidato sambutanya beliau menyampaikan bahwa acara kepyakan orkes kroncong seperti ini Insya Allah akan di gelar rutin di Radio Swiba. Dan akan lebih di fasilitasi dengan tenda agar ketika cuaca hujan para pecinta musik kroncong tetap bisa hadir untuk menikmati. Selain memberikan sambutan Sekda Karanganyar, Samsi juga menyumbangkan lagu untuk menghibur para penonton yang hadir dan juga untuk para pendengar musik kroncong di Bumi Solo Raya.

Selain Sekda Karanganyar yang turut menyumbangkan lagu, Hadir pula Kepala dinas KOMINFO Karanganyar,Bp.Larmanto untuk menyumbang suara emasnya dengan membawakan lagu yang cukup tenar di telinga penikmat musik kroncong yaitu “PUTRI SOLO”.

Acara yang semula hanya di jadwalkan akan LIVE di Radio Swiba selama 2 jam, ternyata antusias dari para pecinta musik kroncong yang hadir membuat acara semakin rame dan molor lebih dari 2 jam. Acara Kepyakan Orkes Kroncong ditutup dengan tembang yang di bawakan oleh Bp.Larmanto Kepala Diskominfo.

Demikian Diskominfo (Yoga/Ard)

Read More
DSC_0004

Pjs Bupati Karanganyar Himbau PMI kedepankan Unsur Ibadah dan Pelayanan

DISKOMINFO

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo menyampaikan sambutannya dalam acara Muskab PMI di Aula Gedung PMI Karanganyar, Kamis (22/02).

Karanganyar, Kamis 22 Februari 2018

Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi sosial harus memiliki unsur ibadah lebih dominan serta mengedepankan pelayanan masyarakat. Karena keberadaan PMI ditengah-tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya bagi mereka terkena bencana maupun membutuhkan donor darah.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo saat membuka Musyawarah PMI Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/02).

“PMI ini pekerjaan sosial melaksanakan tugas yang sangat mulia, menolong jiwa setiap orang yang tertimpa musibah. Saya salut PMI Karanganyar luar biasa, ini membuktikan suasana PMI top markotop,”tuturnya.

Ia menghimbau PMI Karanganyar untuk selalu siap hadir ditengah-tengah masyarakat karena ini merupakan wujud  pengabdian dan kesigapan PMI dalam melayani, menolong jiwa yang membutuhkan pertolongan cepat.

“Baik Pengurus maupun sukarelawan PMI, ini adalah modal kita untuk hakekat bermasyarakat, mendominasi unsur ibadah dan pelayanan untuk tabungan kita di akherat nantinya,”pesannya.

Muskab Karanganyar yang dilaksanakan di Gedung PMI Karanganyar tersebut, dihadiri pula oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Edi Susanto.

Pada kesempatan tersebut ia  mengapresiasi keberadaan PMI Karanganyar yang telah menjalankan program-programnya dengan baik, pelayanan masyarakat sudah sangat memuaskan.

“Pelayanan-pelayanan sudah baik, animo masyarakat untuk donor darah terus meningkat sehingga suplai darah yang dimiliki PMI Karanganyar berlebih,”jelasnya.

Ditambahkannya melalui musyawarah diharapkan dapat mengalokasikan tiga point penting yakni pertanggungjawaban yang telah dilaksanakan, menyusun program lima tahun kedepan serta pemilihan pengurus baru.

Sementara itu Laporan Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan PMI Karanganyar dalam tata pengelolaan sudah berbasis teknologi khususnya dalam hal pelayanan. Sumber daya Manusia (SDM) terdiri atas Pengurus, UTD serta sukarelawan. Untuk pendanaan mulai tahun 2013 baik bulan dana PMI maupun hibah senilai Rp 498 juta berkembang terus sampai tahun 2017 mencapai nilai sebesar Rp 1,035 miliar sehingga kenaikan sudah seratus persen dan telah melalui audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Sumber dana masih mengandalkan bulan dana PMI yakni 44 persen untuk pelayanan masyarakat, 25 persen pengembangan lainnya, 5 persen diperuntukkan darurat bencana,”jelasnya.

Lebih lanjut Timotius menyampaikan untuk tahun 2017, PMI Karanganyar pindah ke markasnya yang baru sehingga operasional sarana prasarana meningkat cukup besar.

“Perlu saya sampaikan bahwa tempat Muskab yang kita laksanakan ini merupakan Gedung baru PMI Karanganyar. Sementara sukarelawan PMI yang berawal berjumlah 414 orang hingga tahun 2017 bertambah menjadi 4470 orang,”terangnya.

Ia pun menjelaskan suplai darah PMI Karanganyar melebihi karena antusias masyarakat untuk mendonorkan darahnya tinggi.

“Animo masyarakat untuk donor darah terus meningkat sehingga sering kami menolak karena suplai darah berlebih,”katanya. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_2296

Penarikan Mahasiswa KKN UNS dan USB dihadiri Pjs Bupati Karanganyar

Diskominfo

Pjs Bupati Karanganyar, Anggoro Prijo Budi Raharjo saat kunjungi salah satu stand hasil karya mahasiswa KKN UNS

Karanganyar, (22/02/2018)

            Sebanyak 269 mahasiswa yang meliputi dua universitas yang telah selesai melaksanakan KKN di wilayah Karanganyar yakni mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan Universitas Setia Budi selama kurang lebih satu setengah bulan melaksanakan KKN, secara resmi ditarik kembali oleh pihak kampus yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Kamis Siang (22/02).

Dalam sambutan Pjs Bupati Karanganyar, Anggoro Prijo Budi Raharjo, mengatakan bahwa mahasiswa KKN UNS dan USB adalah calon pemimpin yang harus memiliki sikap dan etika yang baik.

Mengenai apa yang disampaikan dalam laporan umum pelaksanaan KKN oleh salah satu mahasiswa, Anggoro Prijo mengatakan hal tersebut hanya gambaran di lingkungan masyarakat, sehingga penekanan akan pasar (market) adalah potensi yang bisa diolah dan menambah nilai ekonomi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu merubah pola pikir masyarakat dan menjadi partner pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan”, pesan Anggoro Prijo

Lebih lanjut ia mengatakan, Karanganyar harus memiliki ikon yang bisa ditujukan ke semua orang.  Tak lupa, atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Anggoro Prijo mengucapkan selamat dan terimakasih kepada mahasiswa atas sumbangsih pengabdian kepada masyarakat selama melaksanakan KKN.

Sementara itu, Ketua Koordinator KKN Kabupaten Karanganyar, Waridi Hendro Saputro meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menarik kembali pengabdian masyarakat mahasiswa KKN dua perguruan tinggi tersebut dimana telah menyelesaikan tugasnya untuk memajukan dan memahami kehidupan masyarakat di Karanganyar sebagai calon pemimpin masa depan.

“hasil yang dicapai adalah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi dari setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya lebih cerdas,” jelasnya.

Sesaat setelah acara selesai, Pjs Bupati Karanganyar bersama rombongan dan perwakilan dari kedua universitas melihat berbagai hasil kreasi dan inovasi mahasiswa selama melaksanakan KKN. Demikian Diskominfo (ad, Ard, karina, imas)

 

 

Read More
DSC_2165

Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Sekda Pemkab Karanganyar Samsi menerima kunjungan anggota komisi VIII DPR RI, Endang MAria Astuti

 

KARANGANYAR – 21 Februari 2018

Maraknya kekerasan terhadap anak dan perempuan membuat prihatian semua kalangan. Anggota  DPR RI, Endang Maria Astuti pengin mendengar langsung upaya pencegahan kekerasan tersebut di Karanganyar, Sebab saat pihaknya tengah menggodok UU penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

“Kita sedang membahas UU penghapusan kekerasan seksual. Dikaji sesuai dengan kondisi lapangan. Kita benar-benar memikirkan hak-hak perempuan dan anak legalitas yang kuat. Termasuk LGBT terus kita kaji, “ papar Endang Maria saat ditanya sejumlah wartawan pada kunjungannya di Karanganyar.

Menurutnya banyak faktor yang menyebabkan kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan antara lain faktor persepsi,faktor pendidikan, faktor kemiskinan yang dapat memberikan dampak negatif. “Saya berharap UU ini bisa menghapuskan kekerasan pada perempuan dan anak,” imbuhnya.

Sementara Sekda Karanganyar, Samsi yang mewakili Pjs Bupati Karanganyar, Priji Anggoro Budi mengatakan tahun 2017 sebanyak 40 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kekerasan itu berupa kekerasan fisik, psikis, kekerasan seksual dan penelantaran anak. “Anak merupakan generasi penerus bangsa. Maka kita berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi mereka. Jangan sampai mereka terkena kekerasan,” imbuh Samsi.

Dia menambahkan jumlah penduduk Kabupaten Karanganyar sebanyak 896.991 jiwa, terdiri dari 448.637 laki-laki dan 448.354 perempuan. Dari jumlah populasi tersebut sebanyak 257.524 jiwa merupakan anak-anak. Samsi mengatakan perlunya kesadaran semua masyarakat agar kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan berkurang. Dengan begitu peran orang tua dalam keluarga harus bisa melindungi, mendidik dan mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan, dan dilingkungan tempat tinggal. (hr/Imas)

Read More
DSC_2158

Mendesak Mobil Pemadam Kebakaran

 

 

 

Anggota Komisi 8 DPR RI, Endang Maria Astuti memaparkan maksud dan tujuan mendatangi Pemkab Karanganyar

KARANGANYAR – 21 Februari 2018

Anggota Komisi 8 DPR RI, Endang Maria Astuti mengunjungi Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Kedatangan wakil rakyat dari Fraksi Golkar untuk menyerap aspirasi masyarakat. Pada kesempatan itu, Pemkab Karanganyar meminta mobil Pemadam kebakaran. Sebab, daerah yang lebih dikenal dengan bumi intanpari hanya memiliki dua mobil pemadam kebakaran dan itu kondisinya sudah lima tahun yang lalu.

“Kami ini mempunyai 600 perusahaan di Karanganyar dan kebanyakan tekstil. Jika sudah terbakar maka susah untuk memadamkan dengan segera,” papar Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Samsi M.Si dalam kunjungan anggota Komisi 8 di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Rabu (21/02)

Selama ini, menurut Samsi jika ada kebakaran daerah datang untuk membantu. Sedangkankan ‘itung-itungnya’ di belakang. Jika nanti ada bantuan mobil pemadam kebakaran maka akan lebih baik. Selain itu, tambah Samsi Pemkab Karanganyar dibantu untuk pengelolaan sampah. Idealnya di Solo Raya ada satu tempat sampah regeional. “Kami pernah didatangi orang untuk mengolah sampah menjadi listrik. Namun ketika ditanyai detail belum pernah mencoba sehingga kami tidak berani menjalin kerjasama,” imbuhnya.

Dia menambahkan Karanganyar ini penyangga solo. Sebab orang Solo itu banyak memiliki rumah di Karanganyar. Sekitar 1000 unit rumah. Pendek kata, siangnya kerja di Solo dan malamnya tidur di Karanganyar. “Jika penduduk migran seperti ini permasalahanya adalah sampah dan jika meninggal di kubur dimana. Jika ada bantuan pengelolaan sampah maka itu akan sangat baik untuk Karanganyar,” tambah Samsi.

Sementara Anggota DPR RI, Endang Maria Astuti mengatakan masukan dari pemerintah Karanganyar akan dijadikan usulan ketika ada pembahasan di DPR. Setidaknya, program untuk Karanganyar sudah cukup signifikan untuk tahun 2018. Dia mengatakan tahun 2018 ini tahun politik sehingga ada sedikit kegalauan. “Saya berharap program yang sudah kita rencanakan untuk Karanganyar dapat terealisasi dengan baik,” imbuhnya.  (hr/Imas)

Read More
DSC_0120

377 Mahasiswa UTP ditarik dari Tiga Lokasi KKN

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi membacakan sambutan Pjs Bupati pada acara Penarikan KKN UTP di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu(21/02).

Karanganyar, Rabu 21 Februari 2018

Sebanyak 377 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tunas Pembangunan Surakarta yang tersebar di tiga Kecamatan yang ada di Karanganyar antara lain Kecamatan Kerjo, Kecamatan Ngargoyoso, dan Kecamatan Jenawi. KKN  yang dilakukan selama satu setengah bulan antara bulan Januari hingga Februari, secara resmi ditarik kembali ke kampus UTP Surakarta yang dilakukan di  Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu(21/02).

Dalam acara tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah (SEKDA), Samsi, mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP serta mengucapkan selamat dan terimakasih atas kepercayaannya kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk kesekian kalinya bekerja sama dengan kampus UTP Surakarta.

“Saya menyambut baik program KKN yang diselenggarakan oleh Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dan berharap kedepan program KKN dapat terlaksana secara maksimal,” tutur Sekda saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut ia mengatakan KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat maka kehadiran mahasiswa ditengah masyarakat memiliki manfaat ganda, baik manfaat untuk masyarakat maupun mahasiswa itu sendiri dan mengucapkan sekali lagi banyak terimakasih kepada mahasiswa UTP Surakarta  atas kerja dan karya serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat sekitar.

“Sekembalinya ke kampus jangan lupa untuk terus berkontribusi baik dibidang akademik maupun sosial pembangunan, lebih khusus untuk bisa memajukan daerah kami di Kabupaten Karanganyar ini”, terangnya.

Sementara itu, Ketua LP2N sekaligus Wakil Rektor UTP, Muwardi  mengatakan beberapa tahun ini tidak beralih di kabupaten yang lain dan selalu komitmen bekerjasama dengan Kabupaten Karanganyar setiap KKN.

“Pada tahun-tahun sebelumnya kami fokus mengadakan KKN di daerah wilayah Karanganyar selatan dan ditahun ini diminta untuk di daerah wilayah Karanganyar utara dan dari sini pengalaman yang kami peroleh bahwa di wilayah Karanganyar utara sangat menarik sangat bagus, dan oleh sebab itu apa yang kami berikan semoga bermanfaat bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Tak lupa juga mengucapkan banyak terimakasih kepada perangkat desa, kecamatan dan masyarakat atas informasi yang memperlancar kegiatan KKN mahasiswa UTP dan dari LP2N UTP mengidentifikasi beberapa daerah yang memungkinkan untuk menjadi desa mitra yang mana pihak UTP siap mendampingi untuk kemajuan potensi desa tersebut.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Karanganyar bersama ketua LP2N dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN mahasiwa UTP, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind/karina).

 

 

 

 

Read More
DSC_2075

Jangan Golput, Gunakan Hak Pilih Anda

 

Sekda Drs Samsi M.Si memberikan tauziah di Masjid Malkan, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan

KARANGANYAR – 20 Februari 2018

Camat Karangpandan Sugiyarto, mengucapkan terimakasih kepada jajaran pemerintah Kabupaten Karanganyar, sebab salah satu program Pemkab Karanganyar adalah meningkatkan kualitas kehidupan beragama dengan sholat berjamaah. Masyarakat khususnya di Kecamatan Karangpandan tetep menjaga iklim kerukunan di tahun politik ini, saat sambutannya di hadapan puluhaan jamaah saat sholat Ashar di Masjid Malkan, Dusun Kalongan, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan Karanganyar, Selasa (20/02).

Menurut Samsi tahun 2018 adalah tahun politik karena ada pemilihan kepala daerah bupati dan Gubernur. Pihaknya meminta masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerah. Menjaga persatuan dan kesatuan serta gotong royong. “Jangan sampai beda pilihan membuat rusak persaudaraan. Masyarakat harus tetap rukun, dan saling gotong royong,” ujarnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat yang sudah berumur 17  tahun untuk segera melakukan rekam KTP elektronik di Kecamatan masing masing, karena dengan begitu berarti masyarakat sudah berhak n berkewajiban mencoblos dalam pilkada nanti. Dia meminta masyarakat juga menggunakan hak pilih tanggal 27 Juni nanti. “Jangan sampai golput tolong suaranya dimanfaatkan secara baik dan tetap jaga iklim kondusifitasnya,” pungkasnya

Demikian DISKOMINFO (Krs/Adt)

Read More
DSC_2007

Mari Makmurkan Masjid Dengan Sholat Berjamaah

 

 

Jamaah Sholat Ashar Masjid Al Ula Di Dusun Grogol, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang usai melaksanakan sholat ashar berjamaah

 

KARANGANYAR – 19 Februari 2018

Asisten Adminitrasi Pemkab Karanganyar, Sutarno mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid. Sebab salah satu program Pemkab Karanganyar adalah meningkatkan kualitas kehidupan beragama dengan sholat berjamaah. Hal itu diungkapkan mantan Kepala Dinas Pendidikan saat memberikan tauziah di hadapan puluhaan jamaah sholat Ashar di Masjid Al Ula, Dusun Grogol, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang Karanganyar, Senin (19/02).

Menurut Sutarno tahun 2018 adalah tahun politik karena ada pemilihan kepala daerah bupati dan Gubernur. Pihaknya meminta masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerah. Menjaga persatudan dan kesatuan serta gotong royong. “Jangan sampai beda pilihan membuat rusak persaudaraan. Masyarakat harus tetap rukun, dan saling gotong royong,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat juga menggunakan hak pilih tanggal 27 Juni nanti. Jangan sampai golput atau tidak mencoblos. Saat ini, bupati Juliyatmono dan wakil bupati Rohadi Widodo cuti karena keduanya maju menjadi calon bupati Karanganyar. Sedangkan, saat ini Bupati Karanganyar dijabat Pjs Bupati Prijo Anggoro Budi. “Sebelumnya Pjs BUpati menjabat sebagai asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jawa Tengah,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_2039

Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Tim Saber Pungli Kabupaten Karanganyar melakukan video conference dengan satgas pungli nasional dan Jawa Tengah

KARANGANYAR – 20 Februari 2018

Masyarakat diminta aktif untuk memelototi pungutan liar (Pungli) yang terjadi pada pelayanan-pelayanan publik. Sebab peran aktif masyarakat dalam melapor soal pungli menjadi bagian terpenting dalam menyelasaikan kasus-kasus pungli.

“Tahun 2018 ini, tim saber pungli daerah Operasi Pemberantasan Punguta Liar (OPP) Saya minta daerah dan wilayah untuk mengajak masyarakat aktif mencegah pungli,” papar Ketua Satgas Saber Pungli Nasional, Komjen Putut Eko Bayuseno dalam video conference di Polres Karanganyar, Selasa (20/02)

Hadir dalam video conference di Polres Karanganyar, Kapolres AKBP Henik Maryanto, Wakapolres Dyah Wuryaning Hapsari, Sekda Karanganyar, Samsi, Kepala Inspektorat Sucahyo, Kasdem 0727 Mayor Inf. Mantang, Kapala Satpol PP Kurniadi Maulato, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Larmanto. Irwansum mabes Polri tersebut menambahkan tahun 2018 harus melakukan langkah-langkah nyata untuk pemberantasan pungli. Point penting itu adalah laksanakan sosialisasi pencegahan dengan memasang spanduk atau sosilisasi secara langsung. Kemudian lakukan pendekatan dengan daerah atau wilayah masing-masing. Terutama dukungan anggaran untuk memberantas pungli. “Bentuk tim khusus untuk kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sekaligus pemberitaan tentang kegiatan-kegiatan operasi harus juga ditingkatkan,” tambah Komjen Putut.

Selain itu, Komjen Putut mengingatkan daerah untuk membentuk posko saber pungli. Posko yang dilengkapi petugas piket, panel data dan form aduan yang berbentuk digital maupun fisik. Pihaknya juga sedang menggodok Standar Operating Prosedur (SOP) untuk OTT agar ke depannya langkahnya lebih mantab. (hr/Yg)

 

Read More
WEB

KPU Mengajak Pemula Menjadi Pemilih Cerdas

Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar, Bachtiar Syarif membuka acara Sosialisasi Pilkada Untuk Kaum Perempuan dan Pemilih Pemula.

Karanganyar, Rabu (21/02/2018)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar mengajak kepada pemilih pemula menjadi pemilih cerdas untuk memilih pemimpin mereka sebagai perwujudan kadulatan rakyat.

Hal tersebut dikatakan oleh Komisioner KPU Karanganyar, Divisi Keuangan Umum dan Logistik,Triastuti Suryandari, sebagai salah satu narasumber dalam sosialisasi yang diadakan di Gedung Koperasi Guru Karanganyar, Selasa (20/02) pagi.

Komisioner KPU Karanganyar itu memberikan arahan kepada pemilih pemula, terutama para pelajar yang datang dalam acara Sosialisasi Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula dan Perempuan Karanganyar.

Adapun penjelasan dari KPU mengenai hak pilih antaranya, genap berusia 17 tahun, tidak sedang terganggu jiwa, tidak dicabut hak pilihnya, berdomisili di daerah pemilihan sesuai KTP, dan tidak sedang menjadi anggota TNI/Polisi.

“Cara memilih yang cerdas antara lain pertama pastikan nama tercantum dalam pemilih tetap, hindari menerima informasi kampanye hitam, waspada gerakan politik uang,” katanya.

Tak hanya itu saja, dia juga meminta agar jangan memilih dorongan faktor keluarga atau isu sara, datang ketempat TPS pada waktunya, mencoblos dengan benar dan mencelupkan jari dalam tinta.

Selain itu narasumber juga mengatakan dalam pemilih cerdas untuk pemula harus mengetahui visi misi pasangan calon, menggali idealisme, tonton debat pasangan calon, re-check semua informasi calon pasangan, cari info rekam jejak pasangan, serta mencari sumber berita yang netral.

Dalam sosialisasi tersebut KPU menjelaskan diadakannya Pilkada di Jawa Tengah yang berlangsung pada hari Rabu, 27 Juni 2018 dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur adapun pasangan calon nomor urut satu yakni (H. Ganjar Pranowo, S.H.,M.IP.- H.Taj Yasin) dan calon nomor urut dua yakni (Sudirman Said-Dra. Ida Fauziyah).

Sedangkan untuk Kabupaten Karanganyar pada pemilihan Bupati Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar adapun pasangan calon nomor urut satu (H. Rohadi Widodo, S.P-Ida Retno Wahyuningsih S.E) dan calon nomor urut dua (Drs. H Juliyatmono, M.M – H. Rober Christanto, S.E).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkala menjadi prasyarat sistem politik demokrasi.

“Pemilu merupakan salah satu sarana kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih wakil dan pimpinan mereka untuk menjalankan pemerintahan,” katanya.(im/kr)

Read More