Category: Berita

web (2)

50 Persen Pemilih di Pilkada Kaum Perempuan

Sosialisasi Pilkada Bagi Kaum Perempuan dan Pemilih Pemula, Selasa (20/02) di Gedung Guru, Cangakan

Karanganyar, Rabu (21/02/2018)

Sebanyak 50 persen pemilih di Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Tengah pada tahun ini adalah kaum perempuan. Hal tersebut diungkapkan oleh Sunny Ummul Firdaus, pada acara Sosialisasi Pilkada Bagi Kaum Perempuan dan Pemilih Pemula, Selasa (20/02) di Gedung Guru, Cangakan.

“Dari data yang dirilis KPU jumlah DPT di Jawa Tengah berjumlah 27.088.692 dan pemilih perempuan sebanyak 13.568.256, hal ini membuat jumlah pemilih perempuan diatas 50 persen dibanding laki-laki,” kata pemateri   Sunny Ummul Firdaus.

Dia juga menjelaskan, ada empat perilaku pemilih antara lain pemilih rasional yang menjatuhkan pilihan terhadap program kerja, pemilih pragmatis yang memilih kepentingan materi dan kebutuhan, pemilih berdasarkan ikatan emosi yang berdasarkan ikatan kepartaian, dan pemilih tradisional yang berdasarkan seorang figur, hal itu merupakan perilaku setiap individu untuk memilih pemimpin.

“Sasaran pemilih bagi kaum perempuan bisa melalui organisasi wanita, kelompok pengajian, kelompok senam, dan masih banyak lagi,” katanya.

Disamping itu narasumber berharap, dalam penyelenggaraan pemilihan meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas dan terwujudnya suasana kondusif bagi penyelengaraan pemilihan yang aman, damai, tertib dan lancar.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, mengatakan partisipasi masyarakat merupakan proses aktif dan inisiatif dari masyarakat dalam suatu kegiatan.

“Upaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu, merupakan tanggung jawab pemangku kepentingan pemilu dan seluruh elemen masyarakat,” kata Agus Cipto Waluyo.

Upaya tersebut melalui penyelenggara pemilu, partai politik, Pemerintah, Sekolah, Perguruan Tinggi, Ormas, Tokoh Agama, dan masyarakat.(im/kr)

Read More
DSC_0247

TURNAMEN BOLA VOLLEY DPRD CUP Ke-1

DISKOMINFO

Tim Bola Volley DAMRI berfoto bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono setelah di laga Final berhasil mengalahkan BANK JATENG dari Semarang dengan skor telak 3-0, Sabtu (17/02) di GOR RM SAID Karanganyar

Karanganyar , 17 Februari 2018

Salah satu rangkaian kegiatan yang di selenggarakan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar dalam rangka HUT DPRD Ke 67 Kabupaten Karanganyar adalah Turnamen Bola Volley yang di gelar di GOR RM SAID pada tanggal 6-17 Februari 2018.

Diikuti sebanyak 24 Club Bola Volley baik lokal club di Kabupaten Karanganyar,hadir pula beberapa club Bola Volley dari Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari 24 peserta tersebut dibagi menjadi 2 kategori Turnamen, yaitu 16 Tim Bola Volley kategori Lokal Karanganyar dan 8 Tim Bola Volley kategori Open yang diikuti Tim dari Jateng,Jatim dan DIY, papar Ketua Panitia yang akrab di sapa Mas Sableng dalam pidato sambutanya.

Ketua Panitia “Mas Sableng” dalam sambutanya memaparkan, turnamen kali ini pasti akan rame dan menyedot banyak penoton pecinta Bola Volley di Kabupaten Karanganyar karena diikuti beberapa Exs Pemain Nasional Bola Volley Timnas Indonesia dan beberapa legiun pemain Exs Proliga dan Livoli yang bermain di beberapa TIM kategori Open.

Gelaran Turnamen Bola Volley yang di mulai dari tanggal 6 hingga 17 Februari ini akhirnya di tutup pada malam Grand Final pada Sabtu (17/02). Dibuka dengan partai Eksibisi yang mempertandingkan Tim DPRD Kabupaten Karanganyar melawan Tim Wartawan yang juga di perkuat Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pada Parta Puncak untuk Kategori Tim lokal Karanganyar mempertemukan Tim Bola Volley SAHABAT(Jumapolo) melawan Tim AZKA (Alastuwo Kebakkramat), dan Tim AZKA berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mengalahkan Tim Bola Volley SAHABAT dengan skor 3-1. Sedangkan untuk Grand Final kategori kelas Open Mempertemukan Tim yang sangat berpengalaman DAMRI melawan BANK JATENG(Semarang) dengan hasil akhir Tim Bola Volley DAMRI keluar sebagai juara setelah menumbangkan BANK JATENG dengan skor 3-0 sekaligus.

Demikian Diskominfo (Ard/Hr/Yg)

Read More
20180219_081711

POPDA Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 Melombakan 424 Nomor

diskominfo

Asisten Perekonian Pembangunan dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch mewakili Pjs. Bupati Karanganyar memukul gong tanda dimulainya POPDA Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 di Gor RM. Said, Senin Pagi (19/02)

Karanganyar – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Karanganyar tahun 2018 akan berlangsung selama sepekan dimulai tanggal 19 Februari hingga 24 Februari mendatang. Berkesempatan hadir dalam upacara pembukaan dan membuka secara langsung Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar Siti Maisyaroch mewakili Pjs Bupati Karanganyar, didampingi perwakilan dari Polres Karanganyar dan jajaran Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (19/02).

Dalam sambutannya Siti Maisyaroch mengajak semua peserta POPDA untuk senantiasa menjaga sportivitas dalam berlomba. Selain itu juga diharapkan dengan pelaksanaan POPDA kali ini muncul bibit unggul atlit asal Karanganyar yang mampu berprestasi di level Nasional maupun Internasional.

“Bulan Maret mendatang Kabupaten Karanganyar akan menjadi tuan rumah POPDA tingkat Karesidenan Surakarta, semua harus All Out untuk membawa Karanganyar juara di rumah sendiri”, ujar Siti Maisyaroch.

Sementara itu Tarsa, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengatakan pelaksanaan POPDA bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap bidang olahraga, serta membina sekaligus seleksi persiapan jelang POPDA di tingkat Karesidenan Surakarta hingga tingkat Propinsi. Sebagai peserta adalah pelajar SD, SMD, dan SMA/SMK di 17 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Tarsa menambahkan 15 Cabang olahraga akan diperlombakan dan memperebutkan 424 Nomor yang terbagi dalam 3 kelas yakni Kelas SD, Kelas SMP dan Kelas SMA/SMK. Masing-masing juara 1, 2, dan 3 akan memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan serta akan dikirim untuk mengikuti POPDA tingkat Karesidenan Surakarta khusus bagi juara 1 di masing-masing nomor lomba. Demikian Diskominfo (ad+Ard)

Read More
WhatsApp Image 2018-02-19 at 8.53.26 AM

Asah Atlet Lokal Dalam Lomba Lari Wisata 7 K di Ngargoyoso

 

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi dan Ketua DPRD Sumanto membuka star lomba lari 7 K di Ngargoyoso

KARANGANYAR – 18 Februari 2018

DPRD Karanganyar berupaya mengasah dan mempertajam kemampuan atlet-atlet lokal untuk bisa ‘berbicara’ banyak di kancah Nasional dan Internasional. Salah satu bukti adalah digelarnya Lomba Lari Wisata 7 K di Desa Sogorogunung, Kecamatan Ngargoyoso. Event tingkat nasional diikuti 1027 pelari dari berbagai daerah dengan tiga kelompok umur. Yakni kategori Pelajar Lokal Karanganyar, Umum Solo Raya dan Umum Jawa Tengah.

“Selain meningkatkan prestasi atlet-atlet lokal khususnya Karanganyar, lomba Lari ini juga sebagai investasi pariwisata di bumi Intanpari. Karanganyar ini mempunyai pariwisata yang lengkap, kecuali laut. Makanya semua berkunjunglah ke Karanganyar,”papar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto SH sesaat membuka lari wisata 7 K di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso Minggu (18/02).

Dia menambahkan event ini juga sekaligus merayakan HUT DPRD ke 67. Pihaknya berharap dengan banyak event yang digelar para atlet juga semakin terasah dan skillnya tinggi. Jika event satu tahunan ini berhasil, pihaknya akan membula lomba lari tingkat nasional. “Kita terus evaluasi dan akan membuka kejuaraan dengan taraf internasional di Tahun depan. Supaya atlet lokal juga terdorong untuk lebih berprestasi lagi,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_1955

Sampah Pemicu Konflik Sosial

 

Tempat Pengelolaan Sampah hasil kerjasama LPPM UNS dengan BKM Maju Lancar, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Rabu (14/02)

KARANGANYAR – 14 Februari 2018

Pengelolaan Sampah di Karanganyar betul betul menjadi perhatian khusus Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Sebab sampah jika tidak ditangani dengan baik maka akan menjadi pemicu konflik sosial. Ditambah lagi, masyarakat kurang perhatian terhadap sampah namun menginginkan lingkungan yang nyaman.

“Jika pengelolaan sampah melalui 3 R (Reduce, Reuse dan Recyle) di Buran Tasikmadu ini berhasil, maka harus diikuti oleh daerah daerah lain. Saya betul-betul konsen terhadap masalah sampah. Saya ingin Karanganyar bebas sampah,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah hasil kerjasama LPPM UNS dengan BKM Maju Lancar, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu Rabu (14/02)

Dia menambahkan beberapa waktu lalu berkunjung ke Amerika terkait pengelolaan sampah. Selama dua minggu itu, bupati belajar tentang penanganan sampah. Di Amerika sangat bersih untuk tempat sampahnya sebab semuanya sudah menggunakan tehnologi. Petugas sampahnya pun sudah memakai dasi. “Masyarakat disana itu sangat disiplin dalam membuang sampah. TPS memang dikelola dengan baik. Semua petugasnya berdasi dan tempat TPS itu sangat bersih,” imbuhnya.

Sementara Ketua LPPM UNS, Sulistyo Saputro kerjasama pengelolaan sampah ini juga menjadi riset universitas terkemuka di Solo tersebut. Pasalnya sampah di Karanganyar itu sekitar 8 ton per hari. Dengan menggunakan program 3 R diharapkan sampah yang dibuang ke TPS hanya 18 persen dari 8 ton tersebut. Sedangkan yang lainnya diolah menjadi pupuk organik dan digunakan kembali. “Saya berharap TPS di Buran kerjasama LPPM UNS dan Pemkab Karanganyar akan berhasil dengan baik,” tambah Sulityo. (hr)

Read More
her- foto

Persika Karanganyar Harus Jaya

 

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro BUdi foto bersama kedua calon bupati setelah apel di halaman Kantor Setda

KARANGANYAR –15 Februari 2018

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo tampaknya sangat perhatian dengan dunia sepakbola khususnya di Karanganyar. Sekretaris Umum PSIS Semarang tersebut  akan melihat dan mengorbitkan kembali Persika Karanganyar. Sebab multi efek ekonomi dari sepakbola sangat tinggi sehingga perlu di orbitkan kembali.

“Sepak bola itu seperti ikon sebuah daerah. Ketika Sepak Bola suatu daerah maju, maka daerah tersebut secara ekonomi bakal terangkat,” papar Prijo Anggoro usai apel perdana bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Setda Kamis (12/02)

Dia menambahkan multi efek ekonomi itu misalnya, ada pertandingan sepak bola di Karanganyar, orang akan membeli karcis. Membeli tiket atau karcis  sama dengan membayar pajak. Kemudian pedagang di sekitar stadion juga bakal terkena imbas. Termasuk akan banyak hotel di Karanganyar jika Persika masuk ke liga satu “Mari kita ciptakan madu, biar kumbang-kumbang pada datang ke Karanganyar. Saya melihat wilayah ini sangat potensial untuk menciptakan madu-madu,” tambahnya.

Dihadapan awak media, pria yang sebelumnya menjabat asisten bidang ekonomi dan pembangunan provinsi Jawa Tengah tersebut juga menyoroti adanya lubang besar di perempatan Colomadu Karanganyar. Pihaknya memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Penataan Ruang Karanganyar untuk segera menembel lubang besar di Colomadu. “Silahkan nanti dicek dan dibenahi. Saya berharap ada perbaikan dengan segera supaya masyarakat aman dan nyaman ketika melintas daerah tersebut,” imbuh Prijo Anggoro.

Menurut Prijo Anggoro dia menjabat Pjs Bupati Karanganyar sekitar empat bulan. Waktu yang singkat tersebut, pihaknya akan berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Termasuk menjaga kondusifitas dalam pemilukada di Karanganyar. “Saya ajak wartawan untuk ikut berperan menjaga kondusifitas. Selain itu, kami juga berusaha untuk mempercepat pembanguan, ekonomi kerakayataan dan jika ada waktu mengurangi kemiskinan,” imbuhya. (hr)

Read More
web (2)

Juliyatmono-Rohadi Pamitan

ASN di Pemkab Karanganyar bersalaman dengan Juliyatmono, Rohadi Widodo, dan Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo.

Karanganyar, Kamis (15/02/2018)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo berpamitan dengan ratusan PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar. Terhitung mulai hari ini, Kamis (15/02) keduanya harus menjalankan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) hingga 23 Juni  2018.

Selama itu juga, pucuk birokrasi di Pemkab Karanganyar di jabat oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, yang menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Saat cuti selama masa kampanye, dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya. Sehingga tidak mendapat gaji pokok, tunjangan, rumah dinas, mobil dinas dan ajudan.

Dihadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar, Kamis (15/02) pagi di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan suasana di Kabupaten Karanganyar diharapkan bisa cair, khususnya di lingkungan ASN Karanganyar.

“Mari kita jaga suasana pilkada damai. Cintai Karanganyar dan tetap memberikan pelayanan masyarakat yang semakin baik,” kata Juliyatmono.

Dia juga menceritakan sejak pukul 23.30 WIB semalam, dia keluar dari rumah dinas, dan fasilitas dikembalikan ke Pemkab Karanganyar. “Sementara ini saya berada ditengah-tengah masyarakat,” katanya.

Petahana yang kembali mencalonkan diri di Pilkada Karanganyar itu juga percaya dengan Pjs Bupati, apalagi pejabat senior di Pemprov Jawa Tengah mampu memimpin birokrasi yang hebat.

Sementara itu di tempat yang sama, Rohadi Widodo mengatakan selama 4 tahun lebih mendampingi Juliyatmono untuk mengabdi melayani masyarakat Karanganyar sudah dilakukan.

“Tentu banyak kekurangan, untuk itu dikesempatan ini, ada kekurangan dengan ASN, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Rohadi Widodo.

Rohadi juga mengatakan mulai hari ini, pamit dan kembali di rumah Kecamatan Ngargoyoso. Kendaraan dinas dan rumah dinas dikembalikan penuh. Dia berharap untuk menjaga netralitas dan kondusifitas di Pilkada tahun ini.

“ASN tetap fokus pada pekerjaan, melayani masyarakat. Sehingga tidak ada pengkotak-kotakan, sehingga pekerjaan bisa berjalan baik,” katanya.

Juliyatmono meninggalkan tempat acara dengan kendaraan pribadi yakni Nissan Terrano kembali ke rumah pribadi di Pokoh, Kecamatan Tasikmadu, sedangkan Rohadi Widodo dengan Kijang Inova warna hitam.(pd)

Read More
web

Pjs Bupati Pimpin Apel Perdana

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, memimpin apel pagi perdana bagi PNS.

Karanganyar, Kamis (15/02/2018)

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, memimpin apel pagi perdana dengan ratusan PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Apel pagi di halaman Kantor Bupati Karanganyar dimulai pukul 07.30 WIB itu juga dihadiri oleh Sekda Karanganyar, Samsi, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan staf, Kamis (15/02) pagi.

Hadir pula Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo, namun saat itu untuk berpamitan karena melaksanakan Cuti Diluar Tanggungan Negara (CLTN) hingga 23 Juni 2018, karena mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pada kesempatan itu, Pjs Bupati Prijo Anggoro Budi Rahardjo, mengatakan di tahun politik ini, pihaknya menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral.

“Saya minta agar ASN di Karanganyar bisa netral, suasana kondusitif di jaga, jangan mencari masalah. Siapaun yang terpilij itu pilihan rakyat, karena itu yang paling baik. Jangan gontok-gontokan,” kata Pjs Bupati.

Pjs Bupati juga mengajak kepada birokrasi untuk menjadikan Karanganyar semakin hebat, dan pelayanan masyarakat di utamakan. “Kita harus mencintai Karanganyar, apapun itu harus bangga dengan Karanganyar,” katanya.

Jabatan sebagai Pjs Bupati berakhir saat bupati dan wakil bupati selesai menjalankan cuti di luar tanggungan negara pada 23 Juni 2018. Selanjutnya Pjs Bupati menyerahkan laporan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Mendagri melalui Gubernur Jateng.

Pihaknya berkomitmen akan siap untuk melanjutkan program-program Pemerintah untuk membawa pemerintahan Karanganyar lebih baik. Prijo ditetapkan sebagai Pjs. Bupati Karanganyar berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.33-249 tahun 2018 tanggal 13 Februari 2018.  (pd)

Read More
thumbnai2l

Pejabat Pemprov Jateng Jadi Pjs Bupati Karanganyar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengukuhkan Pejabat Sementara Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Rabu (14/02) di Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Karanganyar, Kamis (15/02/2018)

Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prijo Anggoro Budi Rahardjo.

Pengukuhan Pjs. Bupati Karanganyar dilakukan bersama dengan pengukuhan Pjs. Bupati Temanggung, Pjs. Bupati Tegal, Pjs. Bupati Magelang, dan Pjs. Wali Kota Tegal. Tempat pengukuhan di Gedung Grhadhika Bhakti Praja Jalan Pahlawan Nomor 9 Semarang pada Rabu (14/02) pukul 07.00 WIB.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik lima Pjs. bupati/wali kota menjelang cuti pada Kamis (15/2). Gubernur Ganjar juga cuti karena mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018.

Prijo ditetapkan sebagai Pjs. Bupati Karanganyar berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.33-249 tahun 2018 tanggal 13 Februari 2018. Sebelum pengukuhan, dibacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota Provinsi Jateng yang menjelaskan tentang tugas dan wewenang Pjs. Bupati dan Wali Kota, yakni memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama dengan DPRD.

Selain itu, memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang definitif serta menjaga netralitas PNS.

Selanjutnya adalah melakukan pembahasan rancangan Perda dan dapat menandatangani Perda setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Dapat juga melakukan pengisian pejabat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas dan wewenang Pjs. Bupati bertanggung jawab kepada Mendagri.

Pjs Bupati berakhir saat bupati dan wakil bupati selesai menjalankan cuti di luar tanggungan negara pada 23 Juni 2018. Selanjutnya Pjs Bupati menyerahkan laporan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Mendagri melalui Gubernur Jateng.

Isi laporan pertanggungjawaban meliputi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat saat kampanye pilkada, gambaran umum netralitas PNS saat pelaksanaan kampanye pilkada. Selain itu, langkah-langkah kebijakan strategis yang dilakukan Pjs Bupati dan kondisi pelaksanaan pemerintahan daerah saat petahana cuti di luar tanggungan negara.

Gubernur Ganjar dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap agar para Pjs untuk bekerja maksimal dan ikut mendongkrak kinerja pemkab setempat.

“Ada kesempatan kita untuk membantu teman-teman yang ikut dalam pemilihan bupati dan walikota, kita dorong terus. Kebaikan setiap kabupaten/kota tetap kita jaga, syukur nanti bisa mempercepat program-program dan membantu apa yang masih menjadi kendala dari kabupaten tersebut,” kata Ganjar dalam sambutannya.

Ganjar juga menekankan kepada Pjs untuk nantinya bisa mempersiapkan agenda-agenda yang dapat membantu mengembangkan program pemerintahan.

“Sebentar lagi akan ada panen raya, bantu kegiatannya. Kalau ada masalah atau kasus tolong untuk teman-teman yang menjabat sebagai Pjs membantu memecahkan permasalahan yang ada. Saya yakin, teman-teman Pjs ini tidak nakal, paling hanya membenahi untuk birokrasinya saja,” kata Ganjar.

Sementara itu, Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Raharjo menuturkan pihaknya akan siap untuk melanjutkan program-program Pemerintah untuk membawa pemerintahan Karanganyar lebih baik.

“Saya pikir Karanganyar itu sejuk, enak. Kami hanya menfasilitasi. Mari bersama untuk mensukseskan semua program dari bupati dan wakil bupati sebelumnya,” jelas Prijo.(pd)

Read More
JT

KPU Gelar Rapat Pleno Pengambilan Nomor

 

Paslon bupati dan wakil bupati Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan paslon bupati dan wakil bupati Juliyatmono-Rober Cristanto mendapatkan nomor urut 2.

KARANGANYAR – 13 Februari 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar menggelar rapat terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati Karanganyar dan wakil bupati Karanganyar dalam pemilukada tahun 2018. Paslon bupati dan wakil bupati Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan paslon bupati dan wakil bupati Juliyatmono-Rober Cristanto mendapatkan nomor urut 2. Semua paslon bupati dan wakil bupati serta pendukungnya hadir dalam rapat terbuka di gedung DPRD Karanganyar.

Acara yang dimulai pukul 10.00 dan dihadiri sekitar 1000 orang dari pendukung kedua paslon. Paslon Juliyatmono-Rober Cristanto datang pukul 09.00 dengan menggunakan sepeda onthel. Sementara pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih datang menggunakan traktor sekitar pukul 09.44. Rapat Pleno terbuka  dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho dimulai pukul 10.24 WIB. “Mekanisme pengambilan nomor  urut paslon dimulai dari pengambilan nomor undian (nomor 1-10) untuk mengambil pertama. Nomor terkecil dari nomor undian tadi yang pertama mengambil nomor urut (1 dan 2),” papar Sri Handoko Budi Nugroho.

Untuk menyejukkan suasana, KPU mempersembahkan sebuah tarian. Selanjutnya, KPU mempersilahkan wakil bupati masing-masing paslon untuk mengambil nomor urut undian. Pada kesempatan itu, calon wakil bupati Rober mendapatkan nomor undian 10 dan calon wakil bupati Ida mendapatkan nomor undian 1. Karena mendapatkan nomor undian 1, Calon Bupati Rohadi Widodo mendapatkan giliran pertama untuk mengambil nomor urut. Sedangkan calon bupati Juliyatmono mendapatkan nomor kedua dalam pengambilan nomor urut. Setelah masing-masing mengambil nomor urut dan dibuka bersama. Paslon Rohadi-Ida mendapatkan nomor urut 1 dan paslon Juliyatmono-Rober mendapatkan nomor urut 2.

Usai pengambilan nomor, paslon Juliyatmono-Rober Cristanto menerima dan bangga mendapatkan nomor dua. Menurut calon bupati, Juliyatmono nomor dua melambangkan hidup ini harus seimbang, dunia dan akhirat. Termasuk roda juga ada dua belakang dan muka. “Filosofi yang strategis, Allah mengamantkan untuk dua periode. Roda bergerak menuju dua periode,” papar Juliyatmono.

Sementara Calon bupati Rohadi Widodo mengatakan nomor urut 1 anugerah dari Allah SWT. Sejak awal tim konsisten, sewaktu calon wakil bupati mengambil nomor undian mendapatkan nomor urut 1 sedangkan calon bupati Rohadi juga mendapatkan nomor urut 1. “Tanda kemenangan, roda akan mendapatkan nomor satu. Juaranya adalah nomor satu. Roda berputar dari dua ke 1,” papar Rohadi. Demikian Diskominfo (hr/pd/adt)

Read More