Category: Berita

DSC_6744

Dusun Segawe Desa Tanggulrejo Siap Jadi Wisata Buah

Warga Dusun Segawe Desa Tanggulrejo rame-rame menanam tanaman buah di lingkungannya

KARANGANYAR- 28 Maret 2018

Kabupaten Karanganyar bakal ada tempat wisata baru. Tempat itu adalah Dusun Segawe, Desa Tanggulrejo Kecamatan Jumantono. Niatan masyarakat setempat tidak main-main, sebab saat ini 3100 tanaman buah sudah ditanam di dusun tersebut. Jika nanti, tanaman-tanaman itu berbuah maka Dusun Segawe Desa Tanggulrejo akan jadi tempat wisata buah pertama di Kabupaten Karanganyar.

“Buah yang  kami tanam ada delapan jenis, yakni kelengkeng, durian, duku, manggis, apokat, jeruk lemon, jambu kristal dan jambu air. Tiga bulan atau empat bulan ke depan, penduduk sudah berniat menjadikan tempat ini sebagai lokasi wisata. Yakni memetik atau panen sendiri, buah yang ditanam tersebut,” papar Wagimin, koordinator kegiatan  penanaman 3100 pohon di Dusun Segawe, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Jumantono (28/03)

Menurut Wagimin tempatnya sangat mendukung karena berbukit dan mempunyai pemandangan yang bagus. Dalam waktu dekat, akan didirikan Gazebo dan menara pandang di tempat tersebut. Konsep wisata buah adalah swa petik. Misalnya panen jambu, wisatawan memetik sendiri dan tinggal ditimbang.  “Jambu kristal yang kami uji coba, dua bulan saja sudah berbunga dan calon buah. Hal itu dibiarkan. Saya yakin ditempat ini akan jadi tempat wisata baru,” imbuhnya.

Sementara Camat Jumantono, Sundoro Budi Karyanto akan tetap melihat perkembangan Dusun Segawe untuk tempat wisata baru. Menurutnya, prospeknya sangat bagus. Ditambah lagi, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pemkab Karanganyar sudah datang dan melakukan penanaman sendiri. “Sebenarnya wilayah Jumantono sudah ada dua desa terkait wisata buah. Yakni Desa Genengan dan Desa Gemantar tapi kedua desa itu dikelola secara pribadi. Klau yang di Tanggulrejo ini lokal karena pemberdayaan desa,” imbuhnya.

Dia menambahkan kontur tanah dan kondisi alam sangat menunjang  dijadikan tempat  wisata. Pihaknya berharap lebih baik dari Genengan dan Gumantar. Selain itu, menurut Sundoro akses jalan sudah sangat bagus. Untuk lokasi parkir sudah dipersiapkan. “Potensi sudah ada dan tinggal dikembangkan saja, tambah Sundoro. (Hr/Adt)

Read More
DSC_0004

Ketua DPRD Karanganyar Lantik PAW

diskominfo

Ketua DPRD Karanganyar Sumanto saat melantik Anggota DPRD PAW Sri Darwati saat Rapat Paripurna Istimewa, Selasa Siang (27/03)

Karanganyar – DPRD Karanganyar, Senin Siang (26/03) adakan Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Keanggotaan 2014-2019 di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Robert Christanto yang maju menjadi calon Wakil Bupati Karanganyar pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Karanganyar resmi diberhentikan sebagai anggota DPRD Karanganyar periode 2014-2019 dan digantikan Sri Darwati yang merupakan kader dari fraksi PDIP. Peresmian pengangkatan diawali dengan ucap sumpah janji dan kemudian disematkan lencana Dewan oleh Ketua DPRD Karanganyar Sumanto.

Sementara itu Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, yang hadir di dalam Rapat Paripurna Istimewa didampingi Kepala Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengucapkan selamat kepada Sri Darwati anggota Dewan yang baru saja dilantik, semoga amanah yang diemban menjadi ladang ibadah dan mengucapkan terimakasih kepada Robert Christanto atas peran dan jasa selama mengabdi sebagai wakil rakyat.

“Karanganyar membutuhkan hal yang lebih positif, terlebih Karanganyar yang indah jangan sampai tergoyah oleh kepentingan-kepentingan yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan kepada seluruh masyarakat agar mencintai Kabupaten Karanganyar tanpa rasa malu dan bangga dengan apa yang dimiliki di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad/karin/imas)

Read More
DSC_6840

Ribuan Pil dan 2508 Liter Ciu Dimusnahkan

Pjs Bupati dan Forkompinda membuang miras ke dalam tempat pemusnahaan di Halaman Kejaksaan Negeri Karanganyar

 

KARANGANYAR – 26 Maret 2018

Ribuan pil dan 2.508 Liter Ciu barang bukti sitaan Polres Karanganyar dan Satpol PP dimusnahkan di halaman Kejaksaan Negeri Karanganyar. Barang bukti sebanyak itu dikumpulkan dan disita hasil operasi para penegak hukum di Bumi Intanpari. Khusus untuk ribuan pil didapatkan dari empat tersangka yang sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Karanganyar. Keempat tersangka itu yakni AS, EM (tahun 2017), AL, CA (tahun 2018).

“Hari ini, (26/03) barang bukti hasil tindak kejahatan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dimusnahkan. Kita terus berkomitmen untuk terus memberantas pil dan miras untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” papar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo SH, M.Hum saat memberikan sambutan di jajaran Forkominda Senin (26/03).

Dia menambahkan untuk ribuan liter miras tersebut didapatkan dari operasi Polres Karangayar dan Satpol PP dibantu Kodim 0727. Menurut Kajari, setiap malam hampir selalu ada boto-botol air mineral. Setelah dicek isinya bukan air mineral akan tetapi minuman keras. Hal ini juga sebagai perwujudan kampung anti miras di Ngargoyoso. “Hari ini miras tersebut kita hancurkan hasil operasi yang dilakukan aparat penegak hukum. Kami terus berkomitmen untuk membersihkan miras dan narkoba dari Karaganyar,” imbuhnya.

Sementara Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo mendukung langkah dari aparat penegak hukum di Karanganyar. Apalagi ini tahun 2018 dimana tahun politik, Pemkab berupaya terus mewujudkan keamanan dan ketentraman di bumi Intanpari. Apalagi, sebentar lagi juga bulan puasa sehingga semua diharapkan aman dan nyaman. “Saya sangat mendukung kegiatan pemusnahaan barang bukti miras dan narkoba. Karanganyar ini istimewa karena banyak pendatang atau wisatawan yang berkunjung ke Karanganyar, sehingga harus tetap bersih dari narkoba dan miras,” imbuhnya.

Pada kesempatan pe

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi R menghancurkan narkoba dengan cara dimasukkan ke blender

musnahaan barang bukti tersebut hadir Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi R, Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, Kajari Suhartoyo, Kepala Satpol PP Kurniadi Maulato, Kepala DLH, Edi Yusworo, Kepala Kementrian Agama Karanganyar, Mustain Ahmad dan jajaran Forkominda lainya. Selanjutnya, ribuan pil tersebut diblender atau dihancurkan bersama-sama. Dalam kesempatan itu, Pjs BUpati membuka miras dan mencium baunya. Kemudian, meminta korek api untuk coba dibakar. “Ini asli, karena terbakar dan baunya yang menyengat,” tambahnya.(Hr/Adt)

Read More
WhatsApp Image 2018-03-25 at 10.44.23

IPHI Peringati Hari Lahir ke 28 Tahun

Sekda Karanganyar, Samsi ikut serta di jalan sehat memperingati Hari Lahir IPHI Karanganyar

Karanganyar, Minggu (25/03/2018)

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Lahir ke 28 Tahun, tahun 2018. Berbagai macam kegiatan telah diselenggarakan, seperti jalan sehat dan puncak peringatan dengan pengajian akbar di Masjid Agung Karanganyar, Minggu (25/03) pagi.

Ketua IPHI Karanganyar, Abdul Muid, mengatakan berbagai macam kegiatan diselenggarakan oleh IPHI Karanganyar seperti  ada lomba pidato, ada lomba masakan, kegiatan tasyakur yang serentak dilaksanakan pada malam hari ulang tahun yang ke-28, malam tanggal 22, juga ada rangkaian yang lain kita mengumpulkan dana sebesar Rp 28.000, kemudian juga jimpitan tapi tidak jimpitan kecil, tapi satu kilogram beras untuk seluruh jamaah haji Kabupaten Karanganyar semuanya itu sudah terlaksana dengan baik.

“Hari lahir ini sudah berjalan sudah berapa tahun dan rangkaiannya juga berbeda-beda, ada gerak jalan ada pengajian, dan juga ada rangkaian-rangkaian yang lain. Pada pagi hari ini ini,  mempunyai semboyan Haji Mabrur Sepanjang Hayat,” katanya.

Di samping itu kalau itu dulu IPHI itu hanya bertugas membina, namun sekarang juga berusaha itu membantu calon jamaah haji maka diselenggarakan pengajian manasik haji tingkat cabang maupun di tingkat daerah.

“Hal itu untuk memberi bantuan kemudahan kepada calon jamaah haji,” katanya.

Ditempat yang sama,  sambutan Pengurus IPHI Provinsi Jawa Tengah,  Syahroni mengatakan Kabupaten Karanganyar pasti sudah sangat dikenal karena juga sudah banyak kegiatan yang dilakukan apalagi saat melihat semua Kecamatan sudah ada IPHI cabang.

“Itu luar biasa sekali termasuk pengurus cabang diharapkan memberikan kontribusi sehingga mengembangkan program.

Di antara program prioritas ini harus ada yang di jalani dengan serius yang pertama adalah masalah pendidikan, dia berkeyakinan pendidikan sangat sudah dilaksanakan dengan mendirikan Majelis Taklim, pondok pesantren, sekolah Pendidikan Anak Usia Dini dan sebagainya.

Hal lain,  tentang bidang ekonomi. Pengurus IPHI Jawa Tengah itu juga senang dengan produk air mineral yang itu memang merupakan produk dari IPHI Karanganyar. Kemudian  koperasi juga disebutkan mudah-mudahan ini juga semakin berkembang di daerah-daerah lain

Di acara tersebut, tampak hadir Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, mengatakan sanitasi di Kabupaten Karanganyar mempunyai program Stop Buang Air Besar Sembarangan yang ternyata disambut baik oleh berbagai pihak.

“Pada hari ini saya menugaskan Baznas, bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Karanganyar untuk memprogramkan sedot tinja di masjid dan mushola gratis. Nanti anggaran disediakan oleh Baznas, demi masyarakat Karanganyar sehat” kata Samsi.(pd/im/kr)

Read More
P_20180322_202649

Ciptakan Pilkada Damai

Sambung rasa di Radio Swiba dengan topik “Kita Wujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Karanganyar” dihadiri sejumlah pihak.

Karanganyar, Jumat (23/03/2018)

Kabupaten Karanganyar di tahun 2018 menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Bupati-Wakil Bupati Karanganyar dan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Agar sukes berlangsungnya pesta demokrasi itu, maka semua pihak dan warga turut menciptakan suasana pilkada damai dan tidak ada gejolak.

Hal tersebut menjadi topik pembahasan dalam acara Sambung Rasa di halaman Radio Swiba Karanganyar, Kamis (22/03) malam, yang diselingi musik keroncong.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, mengatakan terkait dengan Pilkada pihaknya meminta ASN, Kades dan jajaran perangkat desa, dan BUMD benar-benar bersikap netral.

“Tidak boleh mendukung salah satu pasangan calon dengan simbol gerakan, ucapan, tulisan, tindakan. Hati-hati menggunakan media sosial. Diharapkan pelaksanaannya bisa aman, lancar dan terkendali,” kata Samsi.

Samsi juga meminta agar jajaran perangkat daerah mentaati sesuai peraturan yang ada. Fokus kepada pelayanan masyarakat, tidak boleh ikut ke ritme politik.

Ditempat yang sama, Kasi Penindakan Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto, mengatakan beberapa waktu lalu tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP), Satpol PP, Panwaslu, dan KPU Karanganyar melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dan Alat Peraga Sosialisasi (APS) Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018.

Hasilnya, ditemukan sejumlah APK maupun APS dari pasangan calon Pilkada Karanganyar dan Jawa Tengah, baik berupa baliho dan spanduk berbagai ukuran di ambil oleh petugas gabungan.

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Maksum, menjelaskan progres saat ini setelah coklit, telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS), hasilnya ternyata masih ada warga yang belum terdaftar, katakanlah meninggal dunia, atau sesuatu hal yang tidak memenuhi syarat.

“Tanggal 27 Maret 2018 akan dilakukan uji publik, akan disajikan disetiap desa dalam satuan TPS. Warga kabupaten karanganyar bisa melihat daftar tersebut, apakah sudah terdaftar atau belum,” kata Maksum.

Dia juga meminta pihak RT bisa mencocokan warganya, atau apabila penduduk yang diterima sebagai anggota TNI, Polri, maka tidak bisa memenuhi syarat sebagai pemilih bisa melaporkan ke KPU Karanganyar, sehingga nantinya Daftar Pemilih Tetap (DPT) valid.(pd)

Read More
DSC_6511

Potensi Karanganyar Luar Biasa, OPD Dampingi UMKM

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo melihat dengan teliti kemasan jahe instan hasil olahan peserta pelatihan pembuatan makanan dan minuman di BLK Karanganyar

KARANGANYAR – 23 Maret 2018

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo terpesona dengan tangan-tangan trampil para pengrajin kue dan bordir baju di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan. Tidak henti-henti, Assiten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jateng tersebut bertanya kepada pembuat sirup jahe dan jahe dalam kemasan. Dilihat dan dibaca kandungan jahe siap edar tersebut.

Hanya saja, Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro mengingatkan untuk memberikan tambahan masa berlaku, standar SNI, dan komposisi isi kandungan dari jahe tersebut. Sebab ketika melihat jahe terebut, orang nomor satu di Karanganyar tersebut belum melihat ada catatan kadaluwarsa. Menurut batas kadaluwarsa itu penting agar masy

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro sangat kagum dengan hasil bordiran peserta pelatihan. sungguh sangat halus dan bagus

arakat yang mengkonsumsi jahe menjadi lebih aman dan terpercaya. “Potensi di Karanganyar sangat luar biasa. Hal ini harus ditindaklanjuti dengan cara dikawal. Agar produk-produk dari UMKM di Karanganyar bisa beredar luas,” ujarnya sambil mengangat satu sirup jahe.

Saat hendak diberi sirup jahe, Pjs Bupati Karanganyar menolak. Lantas dia mengambil dompet dan membeli 10 sirup jahe. Selanjutnya, sirup tersebut dibagikan kepada anggota polsek Karangpandan dan anggota koramil. Tidak cukup itu, dia selanjutnya meninjau di ruang bordir yang berada di sebelah pembuatan jahe. Lagi-lagi, Pjs Bupati menyatakan kekagumannya. “Ini bagus sekali lho. Coba anda lihat, bordirnya sangat halus sekali. Ini potensi yang harus dikembangkan,” imbuhnya.

Dia menekankan kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk mengawal para usahawan kecil dan menengah. Dibantu semaksimal mungkin agar lebih hidup dan beredar luar. Cari permasalahaannya, dan selanjutnya dicarikan solusi. Termasuk pemasarannya juga harus dibantu. “Saya perintahkan OPD terkait untuk mengawal. Supaya UMKM di Karanganyar lebih jaya lagi,” tambah Prijo Anggoro. (hr/Karin/Imas)

Read More
DSC_6712

Peringati Hari Air, Pemkab dan Jasa Tirta I Tanam 3100 Tanaman Buah

Warga masyarakat Dusun Segawe, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Jumantono secara massal menanam tanaman buah

KARANGANYAR – 23 Maret 2018

Untuk memperingati hari air sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Karanganyar dan Perum Jasa Tirta I menanam 3100 tanaman buah. Selain untuk mencegah bencana, tanaman itu diharapkan juga dapat memperdayakan ekonomi masyarakat Dusun Segawe, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono. Pasalnya, warga dilibatkan langsung untuk menanam dan merawat. Sekaligus nanti memetik hasilnya dipasrahkan ke warga.

“Kita memang sengaja tanaman buah. Klau tanaman keras seperti jati atau sengon, maka 3-5 tahun, tanaman itu akan dipotong. Tapi klau tanaman buah maka nilai umur tanaman lebih lama karena hasilnya warga yang menikmati,” papar Ketua Koordinator Penanaman 3100 pohon, Wagimin di sela-sela penanaman di lereng  dusun Segawe, Jumat (23/03).

Lebih jauh mengenai hasil yang dikelola warga, Wagimin mengatakan masing-masing RT dan Karang Taruna diberikan areal tanaman buah sendiri-sendiri. Jika sudah berbuah, maka hasilnya juga akan dinikmati oleh wilayah RT masing-masing. Pendek kata, warga yang menanam dan hasilnya mereka juga yang akan memperolehnya. “Semua tanaman berasal dari perum Jasa Tirta I Solo. Pelaksanaannya selama dua hari ini, yakni Kemarin dan hari ini. Untuk kegiataan hari kedua akan dilaksanakan oleh SKPD terkait, perum jasa tirta dan relawan,” imbuhnya.

Menurut Wagimin, pengawasan sendiri akan dilakukan oleh perwakilan dari RT masing-masing.  Termasuk jika nanti ada bibit yang mati, pihaknya akan mengganti karena pihak jasa tirta menyediakan bibit cadangan sebanyak 300 tanaman buah.

Camat Jumantono Sundoro Budi Karyanto secara simbolis menaman tanaman buah di dusun Segawe, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Jumantono

Sementara Camat Jumantono, Sundoro Budi Karyanto menyambut baik penanaman 3100 tanaman buah di wilayahnya. Pihaknya juga akan melihat perkembangan dari tanaman buah tersebut. Meski demikian, Sundoro yakin jika daerah tersebut akan berhasil. Sebab di daerah Jumantono sudah ada sentra durian dan duku.”Harapannya lebih bagus dari sentra durian dan duku. Soalnya disini banyak sekali jenis tanaman buah ,” imbuhnya.

Kepala BPBD, Bambang Djatmiko menambahkan Pemkab Karanganyar telah melakukan kajian daerah yang kekurangan air bersih. Kemudian menggunakan setelit titik itu adalah di Jumantono. “Selanjutnya relawan dan masyarakat melakukan penanaman pohon. Hal ini juga menjadi bagian dari mitigasi bencana,” imbunya  (hr/adt)

Read More
DSC_0004

Jurus Jitu Masuk PTN

Audiensi Antara BPUN dengan Pemda Karanganyar di ruang Garuda I

KARANGANYAR – 20 Maret 2018

Sejumlah kalangan getol membuat program agar lulusan SMA/SMK/MA bisa masuk perguruan tinggi negeri dengan mulus. Salah satunya adalah Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Karanganyar. Tahun lalu saja, BPUN berhasil mengantarkan 95 anak dari keluarga miskin masuk ke PTN di UNS, Unnes, UGM dan Undip. Tahun ini, BPUN berusaha lebih banyak alumnus SMA/SMK/MK masuk ke Perguruan Tinggi Negeri.

“Tujuan kami mengantarkan siswa-siswi SMA maupun SMK untuk bisa masuk ke PTN. Kami juga menyediakan mentor dan tentor untuk seleksi bersama Masuk PTN,” papar Ketua BPUN Muhammad Romadhon saat audiensi dengan Pemkab Karanganyar di ruang Garuda, Rabu (21/03)

Hadir dalam audiensi itu adalah Asisten II, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Karanganyar, BLK, Dinas Sosial Karanganyar, Baznas Karanganyar, Kesra, dan Kementerian Agama. Menurut Muhammad, para peserta BPUN akan di asramakan selama satu bulan untuk fokus belajar materi yang akan diujikan. Asrama tersebut tanpa dipungut biaya apapun. “Adik-adik yang sudah menjadi berhasil masuk PTN bisa kembali ke Karanganyar untuk membantu adik-adik dibawahnya. Hal ini juga sebagai upaya agar para lulusan SMA/SMK/MK bisa mengenyam kesempatan yang sama dan jangan pernah lelah untuk berbagi kebahagiaan maupun kesempatan,” harapnya.

Manajer Kota BPUN, Ardiyanto menambahkan ditahun 2018 ini sudah 225 peserta yang mengikuti seleksi. Nanti yang lolos seleksi akan diumumkan pada tanggal 9 April 2018. Selanjutnya sistem program BPUN berawal selama 5 hari yakni pelajaran formal yang dibagi menjadi dua saintek dan soshum. Kemudian 2 hari selanjutnya penanaman karakter building dan dilanjutkan outbound. “Pendampingan dibagi menjadi tiga, yang pertama pendampingan secara akademik, kedua pendampingan secara karakter, ketiga pendampingan beasiswa yang diarahkan kepada bidikmisi,” imbuhnya.

Sementara Asisten II, Siti Maysaroh menanggapi secara positif program tersebut dengan memberikan bantuan dan mengapresiasi penuh program BPUN ini yang merupakan program sambungan. Selebihnya Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap agar bisa terlaksana dengan baik. (hr/Imas/Karin)

Read More
DSC_6609

Jadilah ASN Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo memberikan pembinaan pada saat penutupan peserta prajabatan Golongan II dan III tenaga honorer melalui pengangkatan khusus di BLK Karanganyar

 

KARANGANYAR 22 Maret 2018

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo meminta 129 peserta Prajabatan Golongan II dan III Tenaga Honorer melalui pengangkatan khusus untuk bisa membawa manfaat masyarakat. Bagi bidan berikan pelayanan bidang kesehatan secara maksimal. Sementara bagi bidang Penyuluh Pertanian diharapkan dapat memberikan trobosan-trobosan baru dibidang pertanian.

“Pejabat birokrasi jangan merasa hebat dan sombong. Justru hakekatnya, ASN adalah melayani masyarakat dan jadikan diri anda bermanfaat bagi masyarakat,” papar Prijo saat memberikan pengarahan dalam penutupan prajabtan Golongan II dan III tenaga honorer melalui pengangkatan khusus di Gedung BLK, Karangpandan. (22/03)

Lebih jauh, Prijo mengatakan untuk Penyuluh Pertanian pada hakekatnya menyampaikan sesuatu yang bersifat edukasi. Para petani jangan digurui karena mereka semua sudah pintar pada bidangnya. Cuma, kabarkan kepada petani bahwa tanah di Karanganyar sangat subur sehingga tidak perlu impor dari luar. “Termasuk kartu tani, jika ada ketidakberesan dalam penyaluran atau distribusi segera cek. Penyuluh pertanian harus segera melaporkan dan memberikan solusi yang baik,” tambah assisten ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jawa Tengah tersebut.

Selain itu, menurut Prijo untuk bidan ini adalah tugas sangat mulia. Sebab membantu proses melahirkan dan penyuluhan KB. Pihaknya berharap para bidan dapat membantu mengurangi angka kematian ibu melahirkan. Tugas seorang bidan adalah sangat mulia karena membantu proses persalinan. “Intinya setiap kerjaan ASN untuk kepentingan rakyat adalah sesuatu ibadah. Maka berbuat terbaiklah untuk masyarakat,” imbuhnya.

Lebih jauh, Prijo mengatakan carilah ‘jeneng’  (nama) bukan jenang (cari hidup). Sebab jika jeneng yang dicari maka jenang akan mengikuti. Contonya bupati, dapat fasilitas mo

Pjs Bupati memberikan selamat kepada peserta prajabatan yang baru saja melahirkan

bil, sopir dan lain sebagainya. Sementara jika mencari jeneng maka hal itu tidak akan baik pola kepimpinannya.

Prajabatan di BLK Karangpandan tersebut diikuti sebanyak 129 peserta yang terdiri dari Bidan PTT sebanyak 117 peserta dan penyuluh pertanian sebanyak 12 peserta..

Lebih lanjut Prijo juga menjelaskan tentang etika birokrasi dilihat dari sikap perilaku dan karakter ASN harus mengayomi masyarakat dengan pelayanan yang bagus. (hr/Karin/Imas)

Read More
DSC_6468

Dharma Tirta Pulo Makmur Ikuti Lomba P3A Tingkat Provinsi

kominfo

Suasana penerimaan kunjungan Tim Penilai Propinsi Jawa Tengah Lomba OP Partisipatif P3A di Kantor Dharma Tirta Pulo Makmur Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat, Selasa Pagi (20/03)

Karanganyar – Tim penilai dari Propinsi Jawa Tengah lakukan penilaian langsung ke lapangan di Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Pulosari, Kebakkramat. Tim yang terdiri Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi Jawa Tengah serta Praktisi Sumber Daya Air diterima langsung Staf Ahli Bupati Karanganyar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Didik Joko Bakdono didampingi Kepala Perangkat Daerah terkait di Kantor P3A Dharma Tirta Pulo Makmur, Selasa Pagi (20/03).

P3A Dharma Tirta Pulo Makmur memiliki luas tanam wilayah kerja sebesar 187 Ha dimana pada Masa Tanam 1 dan 2 ditanami Padi sedangkan pada masa tanam 3 sebanyak 184 Ha ditanami Padi dan 3 Ha ditanami tanaman palawija. Dari luas tanam tersebut pada tahun 2017 menghasilkan padi sebanyak 6,641 Ton/Ha pada Masa Tanam 1, sedangkan masa tanam 2 sebanyak 7,296 Ton/Ha dan masa tanam 3 sebesar 8,624 Ton/Ha.

Dalam sambutannya mewakili Pjs Bupati Karanganyar, Didik menyampaikan terima kasih atas kedatangan tim dan berharap supaya hasil tindak lanjut dari kunjungan penilaian oleh tim dari Propinsi Jawa Tengah dapat segera direspon oleh Dharma Tirta Pulo Makmur dan dinas terkait.

Sementara itu Ketua Tim Penilai lomba, Sutrisno, memaparkan maksud dan tujuan lomba yakni untuk meningkatkan apresiasi dan kepedulian Pemerintah maupun masyarakat terhadap jaringan irigasi. Peran masyarakat tani melalui perkumpulan petani pemakai air sangat penting dalam upaya pemeliharaan jaringan irigasi.

“Tim akan melihat langsung sekaligus melakukan penilaian dengan melihat beberapa aspek seperti aspek Kelembagaan, aspek ekonomi finansial, aspek teknis pertanian, aspek jaringan utama dan aspek pemeliharaan jaringan tersier”, imbuh Sutrisno

Demikian Diskominfo (ad/yg/karin/imas)

Read More