Category: Berita

DSC_8435

Laporkan Jika Ada Orang Mencurigakaan

Diskominfo

Sekda Karanganyar Mewakili Pjs Bupati Karanganyar Menyampaikan Pengarahan Tentang Bahaya Orang Asing. (Selasa, 17/04/2018) di Jawa Dwipa Resort Karangpandan Karanganyar

KARANGANYAR –  17 April 2018

Untuk meningkatkan keamanaan di  wilayah hukum Karanganyar dan sekitarnya, Kantor Imigrasi kelas I Surakarta memelototi orang asing. Setidaknya, jumlah orang asing di Karanganyar ada 127 orang. Rinciannya, 103 orang tinggal terbatas, 11 kunjungan dan 13 orang izin tinggal tetap. Namun demikian, pengawasan itu lebih kepada orang asing yang menganggu keamanan dan stabilitas.

“Ini sebagai bentuk upaya pencegahan dini dari tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh orang asing. Termasuk secara proaktif memberikan informasi dan gambaran orang asing kepada kantor imigrasi,” ujar Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi kelas I Surakarta, Sigit Wahyujunianto SH.

Sementara Kepala Kesbangpolinmas, Agus Cipto Waluyo mengatakan jajaran forkominda Kabupaten Karanganyar menyambut baik acara tersebut. Salah satu tugas pokok Kesbanglinmas mewujudkan stabilitas daerah yang baik karena jika daerah maka maka stabilitas nasional juga akan baik. Wujud nyata stabilitas itu adalah bagaimana mengawasi pergerakan perorangan di Karanganyar secara baik dan benar. “Ada tiga point yang perlu menjadi perhatian bersama. Yakni satu indentitas (KTP), Nomor HP tidak lebih dari tiga dan keberadaan orang asing,” imbuhnya.

Lebih  lanjut, Agus Cipto mengatakan satu indentitas ini penting. Sebab di zaman dahulu indentitas ganda atau mempunyai dua KTP. Selanjutnya, nomor HP jangan sampai lebih dari tiga nomor. Meski masih banyak tantangan dari masyarakat, namun tiga nomor untuk satu identitas perlu diterapkan. “Selanjutnya adalah keberadaan orang asing. Bukan kita untuk membatasi namun kita harus tahu keberadaan dan kegiatan orang asing tersebut,” imbuhnya.

Apalagi, Karanganyar adalah kabupaten yang juga sedang menggonjot sektor pariwisata yang luar biasa. Hampir setiap kecamatan ada orang asing. Sedangkan orang asing bukan orang yang berasal dari luar negeri saja, akan tetapi juga orang yang belum diketahui asal wilayahnya dan tidak diketahui identitasnya.

Sementara Sekda Karanganyar, Samsi mengapreasi dan menyambut baik pembentukan dan pengukuhan tim pengawas orang asing. Karanganyar ini berbatasan dengan Solo. Sedangkan Solo hampir semua suku bangsa ada di Kota Surakarta tersebut. Ditambah lagi Karanganyar merupakan penyangga wilayah Solo dan berbatasan dengan wilayah Jawa Timur. “Disamping jalan besar banyak jalur tikus antara Karanganyar dan Magetan Jawa Timur. Klau berbuat jahat lari ke Jawa Timur susah untuk dilacak,” imbuhnya.

Dia mengatakan keberadaan orang asing di Karanganyar ada beberapa macam. Pertama pekerja asing, peneliti atau riset, misi agama dan pariwisata. Yang perlu menjadi perhatian jangan sampai izinnya disalahgunakan. Izin wisata tapi tinggal dan lain sebagainya.  “Saya berharap pilkada di Karanganyar berjalan tertib dan aman,” tambahnya. (hr/Ard)

Read More
web

OPD Pelayanan Jadi Sasaran Sidak

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo saat berbincang dengan warga di RSUD Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (17/04/2018)

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai tugas pelayanan kepada masyarakat menjadi sasaran inspeksi mendadak Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Selasa (17/04) pagi.

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo pertama kali mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan menuju Poliklinik. Ditempat tersebut, Pjs mendapati antrian pasien yang banyak.

“Saya minta ditambahkan dokter untuk pelayanan, sebab ini tadi hanya satu,  menyebabkan banyak antrian pasien,” kata Pjs Bupati Karanganyar.

Disisi lain, Pjs Bupati memuji kondisi UGD yang bagus dan penanganannya. Tidak ada antrian. Selain itu, sidak juga dilakukan hingga di kamar-kamar pasien.

“Tadi RSUD akan mengevaluasi pelayanan yang dirasa masih kurang. Lainnya cukup bagus. Kita berharap Rumah Sakit hadir dan memberikan pelayanan yang baik,” katanya.

Selanjutnya, Pjs sidak ke peyanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Karanganyar. Disana Prijo Anggoro bertanya langsung dengan warga yang mengurus administrasi kependudukan, mulai dari kecepatan pelayanan, pemanggilan nomor urut, penyelesaian hasil, bahkan sampai melihat laci meja petugas pelayanan.

“Ini sudah bagus. Tadi dilihat sendiri, tidak ada satu jam sudah selesai. Terima kasih pelayanan yang bagus. Saya senang,” kata Pjs Bupati.

Saat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dia mengatakan, setiap pengurusan ijin-ijin ada disini. Pihaknya juga akan mencari terobosan investasi hadir di Kabupaten Karanganyar sehingga menjadi tempat yang disenangi.

“Pelayanan cepat dan  mudah, dan “menjual” Karanganyar yang menjadi idola investor tanpa melanggar tata ruang dan lingkungan. Kita mencari “madu” sehingga kumbang akan hadir,” katanya. (pd)

Read More
DSC_0023

KUNKER KOMISI A DPRD KOTA KEDIRI

DISKOMINFO

Asisten Administrasi Pemkab Karanganyar Sutarno menyampaikan sambutan selamat datang kepada anggota dewan dari Kota Kediri di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Senin (16/4).

Karanganyar, Senin 16 April 2018

Komisi A DPRD Kota Kediri untuk bidang pelayanan publik dan bidang pelayanan administrasi kependudukan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar, Senin (16/04/2018) di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Kunjungan kerja Komisi A DPRD Kota Kediri yang dipimpin oleh Bp. Harijanto, SE.,SH.,MH tersebut diterima Asisiten Administrasi, Sutarno didampingi Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Dalam kunjungan kerja ini, Sutarno selaku yang mewakili Pjs Bupati Karanganyar mengapresiasi Komisi A DPRD Kota Kediri menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai lokasi untuk melakukan study banding. Diharapkan saling berbagi pengalaman yang diberikan nantinya bisa menjadikan ilmu untuk dapat diterapkan di Kota Kediri

Pada kesempatan tersebut, Sutarno dalam sambutannya menyampaikan, Pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar bahwa pelayanan publik merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan, karena pelayanan publik dapat dijadikan sebagai tolak ukur keseriusan pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya dalam melayani masyarakat. Kabupaten Karanganyar telah memanfaatkan Teknologi Informasi ini, berbagai layanan publik dapat diakses melalui website ‘karanganyarkab.go.id’. Kabupaten Karanganyar juga memiliki Pusat Komando Samber Nyawa ini mengakomodasi kebutuhan informasi birokrasi dan manajemen pengelolaan keuangan daerah secara cepat dan akurat.

Ditambahkannya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar telah melakukan inovasi dengan membuat sistem layanan yang bernama Loket 99. Pada Loket 99 ini, masyarakat dapat mengurus Akte Kelahiran, Akte Kematian, KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga maupun Surat Pindah secara online. Hal ini dapat memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan, terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ard).

Read More
WhatsApp Image 2018-04-16 at 4.03.52 PM

 ‘Patungan’ Untuk Bahagiakan Lanzia

foto bersama 30 anak yatim yang menerima bantuan dari PSC beserta Jajaran, Minggu(15/04)

KARANGANYAR – 15 April 2018

Belum tentu semua orang tergerak untuk membantu orang lain. Apalagi membantu untuk para lansia. Namun hal itu tidak berlaku untuk Pejuang Sosial Community (PSC). Komunitas pejuang Sosial di Karanganyar ‘patungan’ dana untuk membantu para orang tua lanjut usia (lansia).

“Kami memang komunitas yang membantu para orang tua lanjut usia di Karanganyar yang belum tercover oleh pemerintah. Kami membantu dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis dan pemberian sembako kepada para lanzia,” ujar humas PSC, Marfuah Dwi kepada Karanganyarkab.go.id di sela-sela pembagian sembako di Pendopo Suruh, Kecamatan Tasikmadu Minggu (15/04)

Menurut Dwi komunitasnya memang murni untuk membantu para lanzia dan anak-anak yatim. Sedangkan dananya pantungan teman-teman dan sebagian dari donatur. Meski demikian, tidak ada donatur tetap untuk PSC. “Ke depan kami, akan mendirikan rumah lanzia di Jumantono. Sasaran orang tua yang tidak mampu dan para orang tua yang gelandangan atau tidak mempunyai tempat tinggal,” imbuhnya.

Minggu kemarin, PSC mengadakan kegiatan bersama berbagi untuk negeri dengan memberikan bingkisan kepada 10  lansia dan menyantuni 30 anak yatim. Kegiatan itu diselenggarakan PSC bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar, Dinas Sosial dan Polres Karanganyar.

Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Dinas Sosial, Sumarno, mengapresiasi kepada anggota PSC dalam mengurangi beban masyarakat khususnya lansia. Pihaknya meminta PSC mengurus perizinan untuk legalitas organisasi agar mendapatkan kemudahan dalam apapun. “Sering-sering aja berkomunikasi dengan Pemkab Karanganyar. Agar tujuan untuk membatu para lanzia terprogram dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD, Sumanto mengatakan hal yang tidak mudah dilakukan dalam membantu orang yang sedang membutuhkan. Suamnto merasa bangga dan salut kepada teman-teman PSC — anggota yang berbagai profesi– bisa menyempatkan untuk peduli terhadap masyarakat. “Ini bagian dari pengabdian yang harus didukung Pemkab dan semua masyarakat Karanganyar,” ujarnya.

Perwakilan Polres Karanganyar, Suwarsih menyampaikan harapannya dalam melayani masyarakat dalam kegiatan sosial dan mengapresiasi anggota PSC dengan keterbatasannya mampu membantu masyarakat sekitar. “Jangan berhenti untuk melayani masyarakat dan terus berjuang bersama dalam memberikan manfaat,” tuturnya. (Imas/Karin/hr)

Read More
web

Sasar OPD Pelayanan, Saber Pungli Ingatkan ASN

Sekda Karanganyar, Samsi saat memberikan pengarahan kepada ASN agar jangan melakukan pungli

Karanganyar, Senin (16/04/2018)

Tim Saber Pungli Kabupaten Karanganyar mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Karanganyar untuk tidak menerima atau memberi suap dalam bentuk apapun.

Hal tersebut di jelaskan pada waktu Sosialisasi Tim Saber Pungli Bidang Pencegahan di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Senin (16/04) pagi.

“Untuk OPD yang bertugas di pelayanan, saya meminta ASN untuk tidak menerima suap dalam bentuk apapun. Layani dengan baik sesuai SOP yang berlaku,” kata Ketua Saber Pungli Satgas Pencegahan, Sutarno, saat memberikan arahan di dua OPD tersebut.

Selain itu, Sutarno juga menjelaskan pelayanan masyarakat baik berupa jasa, barang dan hukum lebih hati-hati dalam memberikan pelayanan. Jangan sampai ada yang terkena penindakan.

“Kami dari Satgas Pencegahan berupaya keras untuk mencegah jangan sampai ada pungli, maka telah dilakukan upaya-upaya preventif dengan memberikan sosialisasi-sosialisasi kepada ASN,” kata Sutarno.

Sementara itu, Iptu Sartono, salah satu anggota Saber Pungli mengatakan di Kabupaten Karanganyar baru saja ada kantor Saber Pungli yang terletak di barat Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Silahkan melapor kesana jika ada indikasi pungli. Laporkan secara sehat, jangan asal melaporkan, tetapi  harus ada bukti. Kami juga tidak gegabah, perlu penyidikan dulu,” katanya.

Di tempat yang sama,  Sekda Karanganyar yang juga sebagai Ketua Pelaksana Samsi mengatakan, di setiap pelayanan masyarakat harus ada SOP. Menurutnya  kalau tidak ada SOP maka tidak standar, apalagi sudah menyangkut biaya.

“Saya minta melayani dengan baik. Yang ramah, tidak boleh galak, tidak boleh memilih dalam melayani,” kata Samsi.

Samsi mencontohkan jangan membuat pelayanan yang dapat menyusahkan orang lain.  Boleh mendahulukan tetapi ada prioritas sangat didahulukan. Misal orang jompo, ibu hamil, namun atas persetujuan orang yang antri.(pd)

Read More
DSC_0303

15 Pengurus PMI Kabupaten Karanganyar Dikukuhkan

sambutan Ketua PMI masa jabatan 2018-2023 setelah dilantik, Senin (16/04)

 

Karanganyar, Senin 16 April 2018

Sejumlah 15 pengurus PMI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2018 – 2023 dikukuhkan Ketua PMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/04).

Di waktu dan tempat yang sama dilanjutkan pelantikan sejumlah pengurus PMI Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Karanganyar masa bakti 2018 – 2023 yang dipimpin langsung Ketua PMI Kabupaten Karanganyar, Timotius.

Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili Sekretaris Daerah, Samsi, mengapresiasi kepengurusan yang baru dilantik dan berharap dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pelantikan kali ini merupakan titik awal pelayanan kemanusiaan untuk masa bhakti 2018 – 2023 dan tidak ada sekat maupun kelompok untuk kepentingan. Semua membaur menjadi satu dengan tujuan peduli kemanusiaan.

Adapun sambutan Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Imam Triyanto, mengatakan dari 35 Kabupaten Kota mempunyai ciri khas tersendiri dalam pelayanan PMI yang berlomba dalam memberikan pelayanan tugas kemanusiaan. Kolaborasi dari semua pihak terkait sangat dibutuhkan dan dengan adanya kepengurusan yang baru  maka akan menjadi suatu hal keberhasilan sudah pernah dicapai untuk bisa ditingkatkan lagi

“Bertugas di kemanusiaan itu tidak ada batasnya, karena bagaimanapun PMI adalah relawan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi, menyampaikan harapannya agar senantiasa menguatkan semangat dan tekad serta memberikan yang terbaik dalam mengabdi dan sumbangsih bagi nusa dan bangsa.

Demikian Diskominfo (ind/imas/karina)

 

 

Read More
DSC_8255

Tak Punya E-Toll, Anda Tidak Bisa Gunakaan Jalan Tol

Kepala Perwakilan BI SOlo, Pandu Widiarto memberikan keterangan penggunaan Unik untuk memakai jalan tol

KARANGANYAR – 15 April 2018

Anda belum mempunyai Uang Elektronik (unik) ? Jika anda belum mempunyai Unik atau non cash dipastikan anda tidak akan bisa menggunakan jalan tol Solo-Kertosono atau jalan tol lainnya. Sebab tahun ini dipastikan transaksi di jalan tol sepenuhnya akan menggunakan E Toll atau kartu elektronik untuk pembayaraan masuk atau keluar jalan tol. Kondisi itu dipastikan setelah Bank Indonesia Perwakilan Solo melakukan sosialisasi penggunaa unik di alun-alun Karanganyar Minggu (15/04).

“Masyarakat harus teredukasi dengan baik penggunaan (unik). Sebab rencananya kami tahun ini 100 persen masuk dan keluar jalan tol menggunakan kartu unik atau non cash,” papar Kepala Perwakilan BI Solo, Pandu Widiarto kepada Karanganyar.go.id di sela-sela acara pengenalan Unik.

Pandu menambahkan program 100 persen non tunai ini juga sekaligus mengecek kesiapan dari Bank, Pemkab Karanganyar, dan masyarakat bumi intanpari. Sebab masyarakat harus tahu bagaimana cara penggunannya, pembayaraan dan sekaligus isi ulangnya. Apalagi, Karanganyar sebagai salah satu perlintasan jalan tol sehingga masyarakatnya harus tahu. “Kami juga mengajak pengelolaan jalan tol dan infrastukturnya Bpk David dan jasa marga. Kami juga mengundang bank agar menyiapkan kartunya dengan baik. Sehingga ketika melintas di jalan tol sudah tidak menggunakan lagi uang cash,” tambahnya.

Menurutnya penggunaan non

EKo Wardoyo salah satu orang penerima E-Toll dari Wakapolres Karanganyar, Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah.

cash pada jalan tol ini sebenarnya sudah dimulai sejak Oktober 2017 lalu. Sementara daerah-daerah lain sudah menggunakan. Menurut Pandu dengan penggunaaan kartu unik maka masyarakat akan terhindar dari kemacetan, aman, cepat dan nyaman. “Klau mau isi ulang juga mudah, di gerai-gerai toko dan tentu dari bank sendiri akan dengan mudah isi ulang,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi mengatakan Pemkab Karanganyar mensuport kegiatan ini. Sebab saat lebaran nanti, jalan tol sudah pasti digunakan sehingga kartu elektronik juga akan dipakai. Sosialisasi ini menjadi penting sebab semua transaksi saat menggunakan jalan tol sudah non tunai. “Semua masyarakat dan stekholder diudang dalam acara sosialisasi ini. Tujuannya agar semua masyarakat pengguna jalan tol sudah menggunakan Unik jika akan masuk tol,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_8162

Dandim 0727/Kra Tanam Padi IR64 Bersama Penyuluh

 

 

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf M.I. Mochtar memberikan sambutan dalam rangka Pembinaan Ketahanan Pangan Nasional. Jumat pagi (13/04)

Karanganyar, 13 April 2018

Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri, Kodim 0727 Karanganyar adakan penanaman padi jenis IR64 di lahan demplot Desa Wonolopo Kecamatan Tasikmadu, Jumat Pagi (13/04). Penanaman dilakukan dilahan milik Kepala Dusun Wonolopo, Sardi, dengan luas 1 hektar.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Infantri Muhammad Ibrahim Mochtar, berharap melalui program ini dapat meningkatkan kapasitas produksi padi sekitar kurang lebihnya 2 ton beras dalam lahan seluas 1 Ha tersebut. Pengolahan lahan menggunakan sistem Jarwo tidak menggunakan transplanter mengingat kontur lahan demplot dan dibantu dengan pupuk organic sehingga hasil yang dicapai dapat maksimal.

“Hasil panen nantinya dapat dinikmati warga sekitar dan sebagian akan disimpan di Gudang Bulog untuk antisipasi kebutuhan pangan apabila terjadi bencana”, Ujarnya

Letkol Inf M.I. Mochtar menambahkan dalam lahan 1 HA ditargetkan akan menghasilan produksi padi sebanyak 8 hingga 9 ton. Dari produksi tersebut akan disisihkan 2,5 Ton untuk stok pangan Kodim 0727/KRA dan sisanya sebagai cadangan beras yang akan dititipkan di Gudang Bulog untuk ketahanan pangan nasional apabila sewaktu-waktu di wilayah tertentu terjadi bencana alam.

Selain menanam padi, Kodim 0727/KRA juga menyiapkan lahan sayuran di Rumah Pangan Lestari yang terletak di Makodim 0727/KRA dengan menggunakan polybag sejumlah 150 tanaman.

Sementara itu, Kabid Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, Riyanto Sujudi, mengatakan Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pertanian dan Pangan siap bersama-sama dengan Kodim 0727/KRA mensukseskan program ini melalui pendampingan dan pembinaan ketahanan pangan dengan menerjunkan Penyuluh Pertanian Lapangan.

Demikian Diskominfo (Ad/Karina/Imas)

Read More
web

Sepasang Tebu Manten Tandai Giling

Tebu manten tandai musim giling PG Tasikmadu

Karanganyar, Jumat (13/04/2018)

Bagus Sarkoro dan Roro Ayu Palastri adalah nama tebu yang diberikan dalam prosesi Tebu Temanten yang di selenggarakan setiap tahun oleh Pabrik Gula (PG) Tasikmadu.

Tahun 2018 ini, sedikit berbeda, yakni jika tahun sebelumnya sepasang tebu manten yang dibawa satu pria, satu wanita dengan di dandani layaknya pengantin, namun kali ini sepasang tebu temanten itu dibawa rombongan peraga yang berada dibelakangnya.

Terdapat juga sekitar 31 batang tebu, di arak dari rumah besaran menuju Rumah Dinas Administratur Pabrik Gula (PG) Tasikmadu avdeling Colomadu sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (13/04) menandai selamatan giling.

Sesampai halaman Rumah Dinas Administratur PG Tasikmadu. Selanjutnya, dibawa masuk ke tempat mesin giling di dalam pabrik, untuk menandai musim giling tahun 2018.

Sementara itu, Administratur PG Tasikmadu avdeling Colomadu, Bambang Sutrisno  mengatakan acara itu sebagai selamatan giling, setiap tahun jatuh di Jumat Pon. Tebu  Bagus Sarkoro diambilkan dari Pandeyan, Kabupaten Sukoharjo dan Tebu Perempuan diambilkan dari Kebun Suruh, Kecamatan Tasikmadu.

Bambang Sutrisno juga mengatakan, untuk rendemen di tahun ini 336.000 ton tebu, diambilkan dari Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Semarang, Sragen dan Ngawi bagian barat.

Untuk menyiapkan pencapaian target, pihaknya menyiapkan pabrik semaksimal mungkin akan seperti penambahan power dan perbaikan gilingan memakain turbin uang dan sekarang menajdi elektro motor dan daya perah menjadi kuat serta operasional semakin mudah.

“Recana giling nanti tanggal 21 April 2018. Sistem permesinan juga semakin baik,” katanya.

Tampak hadir dari Pemkab Karanganyar, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Supramnaryo dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto. (pd)

Read More
DSC_8000

Menjing Maju Lomba Desa Tingkat Kabupaten

kominfo

Suasana Penyambutan Tim Evaluasi Lomba Desa Kabupaten Karanganyar di Desa Menjing Kecamatan Jenawi, Kamis Siang (12/04)

Karanganyar – Desa Menjing memiliki penduduk sebanyak 2.470 jiwa dan luas wilayah 378.250 Ha terletak di Kecamatan Jenawi dan terbagi atas 3 Dusun dengan 23 RT dan 9 RW. Desa yang sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan berdagang memiliki kelompok usaha dan Kelompok Petani (Gapoktan) di tiap Dusun.

Selain itu, karena letaknya berada di lereng Gunung Lawu, Desa Menjing yang dikaruniai alam yang luar biasa sehingga memiliki potensi wisata yang luar biasa seperti Grojogan Grenjengan dan kolam renang alam yang akan dikembangkan oleh Desa.

Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Sutarno mewakili Pjs Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan Lomba Desa dan Kalurahan yang dilaksanakan saat ini oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu bentuk kompetisi persaingan pembangunan yang dilaksanakan partisipatif dan obyektif oleh masyarakat, sehingga peran aktif masyarakat dalam upaya membangun desanya masing-masing diperlukan kebersamaan dan kegotongroyongan warga.

“Kepada Kepala Desa dan Perangkatnya, tolong berikan data dukung serta informasi terkait indikator penilaian yang dibutuhkan oleh tim evaluasi Kabupaten dengan sejujur-jujurnya”, harap Sutarno saat membacakan Sambutan Pjs Bupati Karanganyar dalam acara Kunjungan Tim Evaluasi Kabupaten Karanganyar di Aula Desa Menjing, Kamis Siang (12/04)

Lebih lanjut Sutarno menambahkan supaya lomba ini memberikan manfaat bagi desa dan diperoleh juara yang terbaik serta mampu memberikan yang terbaik juga untuk mewakili Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba yang sama di tingkat Propinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Utomo Sidi Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa dalam laporannya mengatakan penilaian lomba desa di tingkat Kabupaten ada beberapa aspek penilaian seperti : evaluasi bidang Pemerintahan, evaluasi bidang kewilayahan dan evaluasi bidang kemasyarakatan (Pendidikan, Kesehatan, Keamanan dan Ketertiban, serta Ekonomi).

“Pemilihan Desa Menjing dan peserta lomba Desa telah melalui seleksi yang ketat di Kecamatan dan Kabupaten”, Kata Utomo Sidi

Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More