Category: Berita

KOMINFO

KPU TETAPKAN DPT, 681.477 WARGA KARANGANYAR PUNYA HAK PILIH

 

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho sedang memberikan keterangan mengenai DPT

Karanganyar, 20 April 2018

KPU Karanganyar menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jateng dan Pilbup Karanganyar sebanyak 681.477 orang. Jumlah tersebut turun dari jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) awal sebanyak 682.987 orang. DPS ditetapan dalam rapat pleno terbuka di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (19/4/2018) sore.

DPT ini ditetapkan setelah dilakukan perbaikan DPS, mulai  dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten.

“Ini hasil perbaikan berjenjang dari desa, kelurahan, kecamatan dan masukan dari panwas dan catatan sipil,” kata Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho.

Selain itu dijelaskan pula syarat utama penduduk potensial pemilu di DPT sudah harus lolos verifikasi faktual seperti berusia 17 tahun, dibawah 17 tahun tapi sudah menikah, tidak terganggu jiwa, memiliki KTP elektronik maupun bersurat keterangan sudah rekam data KTP, apabila pemilih terdaftar dalam database kependudukan.

Ditambahkannya, setelah penetapan DPT,  KPU  akan terus melakukan pemeliharaan dan update data pemilih secara terus menerus, hingga hari pemungutan suara.

“ Jika masih ada warga  yang  belum masuk DPT padahal sudah memiliki hak pilih, maka tetap bisa menggunakan hak pilihnya saat hari H pemungutan suara dengan syarat menunjukkan KTP elektronik ataupun surat keterangan jika belum memegang KTP elektronik, pada petugas pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS),” tutupnya. Demikian DISKOMINFO(yg)

Read More
DSC_6490

Ratusan Pendidik Diseleksi Jadi Guru Prestasi

Sejumlah guru mengikuti tes tulis seleksi untuk guru berprestasi

KARANGANYAR, 19 April 2018

            Ratusan pendidik mulai dari Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas (TK/SD/SMP) mengikuti seleksi kependidikan berprestasi. Ajang bergensi bagi insan pendidik tersebut memang memilih guru terbaik diantara guru yang tersebar di 17 Kecamatan yang paling berprestasi.

“Peserta seleksi kali ini sebanyak 115  peserta berasal dari jenjang guru, kepala sekolah, dan pengawas TK, SD, SMP. Mereka akan diteliti secara administrasi dan hasil ujian untuk menjadi guru  berprestasi,” papar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa usai memberikan pengarahan kepada guru, pengawas dan kepala sekolah di SMA SMA N 1 Karanganyar, Kamis (19/04).

Tarsa menambahkan bagi guru dengan mendapatkan berprestasi akan mendapatkan penghargaan atau reward. Selanjutnya, mewakili Kabupaten Karanganyar mengikuti seleksi ke tingkat provinsi. Dalam seleksi tersebut diukur empat kompetensi. Yakni professional dalam bekerja, pendadogik, kepribadian dan sosial serta ditambah 8 standar nasional pendidikan. “Sedangkan test meliputi test tertulis, wawancara dokumen portofolio, wawancara paparan best practice penghargaan yang pernah didapat di sekolah,’ imbuhnya

Sementara itu, Kabid Ketenagaan dan Kesiswaan Disdikbud Karanganyar, Nurini Retno Hartanti mengatakan jika guru tersebut memiliki segudang prestasi maka dipasrtikan menjadi juara. Misalnya guru mengikuti penelitian, mengikuti diklat, memiliki kompetensi. Pendek kata,  semakin banyak practice itu menjadi bahan pertimbangan dam menambah poin nilai. Apalagi, jika guru tersebut berkecimpung di sosial masyarakat juga menambah nilai. Seseorang dinilai  secara makro tidak hanya akademis akan tetapi non akademis juga yang bisa menjadi tauladan,” tambahnya. (Yg/Karin/Imas/Hr)

Read More
DSC_8492

Tradisi Tahunan Desa Plesungan

Diskominfo

Pjs Bupati Karanganyar dan beberapa Kepala OPD hadiri Kirab Sedekah Bumi di Sendang Plesungan Desa Plesungan Gondangrejo, Rabu(18/04)

Karanganyar, 18 April 2018

Kecamatan Gondangrejo tepatnya di Desa Plesungan yang berbatasan langsung dengan kota terletak diunjung barat Kabupaten Karanganyar ternyata memiliki budaya tradisi yang masih kental yang diadakan tiap tahunnya yakni Kirab Budaya Sedekah Bumi berlangsung di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo, Kamis(19/04)

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Angooro Budi Rahardjo, mengatakan  takjub bahwa Karanganyar begitu luar biasa mengadakan acara kirab budaya sedekah bumi seperti ini yang masih kental dengan adat.

“Ini akan menjadi ceita tersendiri bagi saya.”ujarnya.

Lebih lanjut juga mengatakan hari ini dibuktikan secara bersama, duduk bersama dan makan bersama dari masyarakat hingga pemimpin membaur menjadi satu demi terjalinnya kondisi Kabupaten Karanganyar yang damai dan sejahtera dengan harapan semoga sukses untuk wilayah Kecamatan Gondangrejo dan Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo, Waluyo, mengatakan sebanyak 65 RT dan 14 RW se-desa Plesungan ikut berpartisipasi dalam Kirab Budaya Sedekah Bumi.

“semoga ditahun yang akan datang acara ini bisa terlaksana lagi,” harapnya.

Kelebihan dari Desa Plesungan ini telah melaksanakan kewajiban membayar pajak bumi dan bangunan dan meresmikan obyek wisata Sendang Plesungan yang diresmikan pada tanggal 14 Desember 2017. Tujuan obyek wisata ini untuk menanam saham bagi masyarakat, sejauh ini terdapat 255 saham yang sudah tertanam  dengan nilai 1 saham sebesar 1 juta dan yang tertanam sebesar 1,5 miliar. Dengan pendapatan  selama 4 bulan setelah dibuka rata-rata mencapai 75 juta per bulan.

Demikian Diskominfo (Ardi/Imas/Karin)

Read More
DSC_8329

Lobi Intensif Untuk Rest Area Di Wilayah Karanganyar

Kepala Jasa Marga Colomadu-Ngawi, David memberikan keterangan kesiapan jalan tol

KARANGANYAR – 19 April 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar intensif meminta pemerintah pusat untuk membuat rest area di jalan tol Colomadu-Ngawi. Rest area  yang diinginkan Pemkab Karanganyar untuk memberikan lahan bagi UMKM berjualan dan memasarkan produk kebanggan bumi intanpari. Lebih khusus lagi, rest area tersebut berada di wilayah Karanganyar.

“Atas arahan bapak sekda, kami segera lobi dan merintis untuk dibukakan rest area di wilayah Karanganyar. 30 persen dari rest area itu akan dipergunakan untuk UMKM,” papar Kepala Dinas Perhubungan, Perumahaan dan Kawasan Pemukimaan, Sundoro Minggu (15/4)

Menurut Sundoro, Kementrian Pekerjaan Umum sudah memasang rest area di wilayah Sragen tepatnya di Masaran. Namun demikian, wilayah tersebut apakah diisi UMKM dari Karanganyar atau UMKM dari Sragen. Sebab Masaran merupakan wilayah Sragen. “Kami terus gencar meminta rest area dan kami akan mengajukan ke Jasa Marga. Kami akan datang bersama Disdagnakertrans untuk lobi wilayah kalau bisa di Karanganyar” imbuhnya.

Sementara Direktur Jasa Marga Solo-Ngawi (JSN), David Wijayanto mengatakan kewenangan rest area ada pada Kementrian Pekerjaan Umum. Sebab disana sudah diatur setplan untuk rest area. Termasuk jarak antara rest area yakni 20 KM untuk tipe kecil dan 50 KM untuk tipe besar. “Untuk saat ini rencannya di Masaran rest areannya. Klau Karanganyar kemungkinan Kebakkramat tapi terlalu dekat dengan Masaran. Namun itu terserah dari Kementrian PU,” tambahnya.

Dia menambahkan jalan tol Solo-Ngawi yang berjarak 90 Km saat ini sudah 95 persen. Lebaran yang akan datang bisa dilalui jika sudah ada tahap layak uji. Saat ini, pihaknya bersama kepolisian dan perhubungan melakukan layak jalan. Diantaranya layak jalan itu adalah pengecekan jalan, ratanya, tebal marka rambu-rambu dan jembatan dan salurannya. “Jika sudah lolos ujia maka bisa dioperasikan,” tambahnya. (hr)

Read More
DSC_8638

GALA DINNER INTERNATIONAL CONFERENCE On PUBLIC HEALTH

Diskominfo

Sekda Karanganyar mewakili Pjs Bupati Karanganyar hadiri Gala dinner (ICPH) International Conference On Public Helath di ruang Anthorium Pendopo Rumah Bupati Karanganyar, Rabu (18/04)

Karanganyar, 18 April 2018

Seiring dengan adanya seminar (ICPH ) International Conference  On Public Health yang di helat di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), panitia mengadakan Gala Dinner untuk para peserta di Ruang Anthorium Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar. Panitia menyampaikan alasannya mengapa acara Gala Dinner di adakan di Kabupaten Karanganyar adalah karena Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempunyai ikatan hubungan baik dengan UNS dan juga karena Kabupaten Karanganyar memiliki daya tarik budaya dan wisata yang bisa di perkenalkan untuk para Peserta Seminar yang kebanyakan pesertanya adalah Profesor dari Negara Adidaya (USA) Amerika Serikat.

Prof. Bisma selaku Dosen dan juga pemrakarsa acara seminar ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Karanganyar karena telah bersediah menjadi tuan rumah untuk acara Gala dinner ini, beliau juga menjelaskan bahwa acara International Conference Public Helath ini sudah digelar untuk yang ketiga kalinya. Tujuan dari konferensi internasional tentang kesehatan masyarakat ini adalah membahas isu-isu kesehatan yang penting, pembahsan ini didasarkan hasil penelitian di berbagai negara yaitu tentang keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan dimana di era orde baru sangat terkenal dengan program keluarga berencana yang saat ini sudah sangat menurun programnya. Prof Bisma selaku panitia mendatangkan pembicara terkait dengan tema tersebut, yaitu Profesor Syahri Dolken dari Universitas Washington di Amerika, Doktor Carry yang juga dari Universitas Washington, dan hadir pula Profesor muda yang usianya baru 28 tahun yaitu Profesor yang bekerja di Holland Missigan USA, dan yang terakhir Prof Maydo dari Vietnam. Dan hadir juga peserta dari Papua selaku perwakilan dari Universitas Cindrawasih.

Sementara itu hadir pula dalam acara Gala Dinner ini Sekda Karanganyar mewakili Pjs Bupati Karanganyar yang berhalangan hadir, dan beberapa Pejabat di pemerintahan Karanganyar juga beberapa Kepala OPD terkait dengan Tema konferensi ini, antara lain Asisten I, II, dan III, hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3APPKB, Kepala dinas Pendidikan, Kepala dinas Kominfo, Sekretaris Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi, Kabag Umum, Kabag Humas, Camat Colomadu, Kepala Puskesmas Colomadu I & II, dan hadir pula Nara Sumber Sekaligus Motivator Teladan Nasional asal Karangpandan Karanganyar Bp. Suwarso.

Sekda Karanganyar, Samsi dalam pidato sambutanya menyampaikan ucapan banyak terimaksih karena sudah memilih Kabupaten Karanganyar untuk acara Gala Dinner ini dan penelitiannya tentang kesehatan masyarakat. Beliau juga menyampaikan bahwa hidangan yang disuguhkan malam ini adalah hidangan khas dari Kabupaten Karanganyar dan yang paling spesial menurut Sekda Karanganyar adalah Wedang Ronde, minuman yang bisa menghangatkan badan setelah meminumnya, minuman bagi para Raja jaman dahulu dan juga minuman untuk para tamu kehormatan jelas beliau dalam pidato sambutanya. Sekda Karanganyar, Samsi juga menyampaikan tarian Gambyong yang di suguhkan adalah tarian khas dari jawa Tengah yang bermaksud untuk menghormati tamu kehormatan, yang biasa di suguhkan di acara-acara yang sakral untuk tamu-tamu kehormatan.

Bp. Suwarso, selaku Kader Motivasi Teladan Nasional di bidang keluarga berencana yang juga sebagai nara sumber asal Desa Gerdu Karangpandan Karanganyar yang mengaku sudah mengikuti program keluarga berencana dengan program Fasektomi sejak Tahun 1998. Beliau menjelaskan untuk mengendalikan laju perkembangan penduduk di Indonesia ini salah satunya adalah dengan program KB (Keluarga Berencana). Untuk program KB yang kita alami dalah MKJPMOP, adalah operasi kecil yg tidak membahayakan sekali melaksanakan sampai akhir hayat tidak merubah-rubah. Beliau menghimbau untuk program Keluarga Berencana MKJPMOP ini di support agar bisa berhasil.

Demikian Diskominfo (Ardi)

 

Read More
DSC_0002

Jasa Konstruksi se Kabupaten Karanganyar Ikuti Pembinaan

DISKOMINFO

AsistenPerekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch menyampaikan sambutan pjs Bupati Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Jasa Kontruksi di Hotel Taman Sari, Rabu (18/04).

Karanganyar, Rabu 18 April 2018

Sejumlah jasa konstruksi di wilayah Kabupaten Karanganyar mengikuti pembinaan jasa konstruksi. Diharapkan dengan dilakukannya pembinaan dapat meningkatkan pemahaman aturan terkait kepada penyedia jasa konstruksi, Rabu (18/4).

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Tamansari Karanganyar tersebut dihadiri Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Karanganyar, Kepala Balai Jasa Konstruksi dan Informasi Konstruksi DPUPR Propinsi Jawa Tengah, Kepala DPUPR Karanganyar serta diikuti para peserta pembinaan, diantaranya penyedia jasa konstruksi, pejhabat pembuat komitmen, Pejabat fungsional Unit Layanan Pengadaan (ULP) , Tim pembina jasa konstruksi.

Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Siti Maesaroh selaku mewakili Pjs. Bupati Karanganyar sekaligus membuka acara, meminta para penyedia jasa konstruksi dalam membangun infrastruktur tetap memperhatikan aturan supaya aman pembangunan dan kuat konstruksinya sesuai dengan spesifikasi.

“Tetap perhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar supaya aman secara bangunan fisik maupun laporan pertanggungjawabannya,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Edhi Sriyatno dalam kesempatan itu menyampaikan pihaknya berharap para kontraktor profesional dalam mengerjakan proyek di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya tidak segan memberikan sanksi pinalti pada penyedia jasa konstruksi yang dalam pengerjaan proyek tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak.

“Sanksi bisa berupa denda sehingga tidak dapat mengikuti lelang dalam pengerjaan proyek infrastruktur di Karanganyar,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_6451

Percaya Diri Dengan Modal Guyub Rukun

Tim Lomba Kelurahaan dari Kabupaten Karanganyar sedang memberikan arahan kepada masyarakat desa Blumbang, Kebupaten Karanganyar

KARANGANYAR – 18 April 2018

Berbekal pernah menjadi juara 1 Lomba Kelurahaan tingkat Nasional tahun 2005, kelurahaan Blumbang sangat percaya diri untuk maju lomba kelurahaan tingkat Kabupaten tahun 2018. Pihak kelurahaan sangat yakin bakal menjadi pemenang kembali dalam kejuaraan tingkat kabupaten tersebut. Modal utama kelurahaan mempunyai luas 11.960 meter persegu hanya guyub rukun.

“Bermodal pernah juara, kami siap meraihnya kembali juara di tahun 2018. Kami sangat yakin karena seluruh potensi desa bergerak dan kegotongroyongan di kelurahaan ini luar biasa,” ujar Kepala Kelurahaan Blumbang, Santoso.

Dia menambahkan jika dahulu (tahun 2005) memakai reog dan menyambutan luar biasa. Namun kali ini, menurutnya dikemas secara sederhana. Meski demikian, pihaknya siap menjadi juara pada lomba tingkat kabupaten Karanganyar tersebut. “Dulu penyambutan tingkat kabupaten meriah sekali dan maju sampai tingkat pusat kehabisan peluru. Dan ini kita balik, jika menang kami siap mempersembahkan yang terbaik,” tambahnya.

Sementara Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Karanganyar, Bachtiar Syarif, mengapresiasi antusiasme masyarakat kelurahan Blumbang dalam menyambut lomba ini. Kerjasama semua pihak dari Kecamatan, Kalurahan, dan masyarakat sungguh terlihat dari kesiapan mereka dalam mempersiapkan materi dan kondisi dari 8 indikator yang akan menjadi objek penilaian. “Mudah-mudahan bisa menang ditingkat Kabupaten dan bisa mewakili Karanganyar ditingkat Provinsi,” ujarnya.

Selain itu, Bahtiar Syarif menambahkan lomba desa ini diharapkan dapat terus memupuk rasa kegotong royongan diantara masyarakat desa Blumbang. Ini merupakan bentuk kompetensi partisipasi dari masyarakat. Selain itu, desa juga diharapkan memiliki rencana kerja baik jangka menengah atau panjang. “Saya

Assisten Pemerintahaan Setda Karanganyar, Bachtiar Syarief memberikan semangat kepada Kelurahaan Blumbang Untuk Menang

berharap indikator-indikator yang akan dipenuhi bukan hanya sekedar administratif. Namun harus nyata di lapangan, sehingga tidak hanya lomba data. Mudah-mudahan lomba ini akan banyak keunggulan dan inovasi yang ditampilkan,” tambah Bahtiar Syarif. (hr/Yg)

Read More
DSC_0097

Silaturahmi Dai Kamtibmas se Kabupaten Karanganyar, Pjs Bupati : Para Dai Harus Memberikan Syiar Pembawa Kesejukan

DISKOMINFO

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro menyampaikan sambutannya dalam kegiatan silaturahmi Dai Kamtibmas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/04).

Karanganyar, Rabu 18 April 2018

Para Dai di Kabupaten Karanganyar diharapkan mampu memberikan syiar menyejukkan dan menciptakan iklim kondusif di masyarakat. Salah satunya dengan tidak menjadikan tempat ibadah sebagai ajang kampanye politik.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro ketika menyampaikan sambutan dalam kegiatan silaturahmi Akbar Dai Kamtibmas se Kabupaten Karanganyar, Selasa (17/4) siang kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya para Dai merupakan perpanjangan tangan Pemerintah dan Mitra Kepolisian untuk turut serta menciptakan kedamaian di masyarakat.

“Jangan jadikan tempat-tempat ibadah untuk kampanye politik, menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya dan menyudutkan salah satu pihak,”pesannya.

Ditambahkan Pjs Bupati, dengan adanya media sosial para Dai juga harus mampu memfilter pada masyarakat agar bijak dalam penggunaannya.

Sementara itu Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto dalam sambutannya meminta para dai sebagai mitra kepolisian dapat berperan serta dalam menciptakan kondusifitas masyarakat.

“Peran dai disini sangat penting karena melalui syiar ataupun ceramahnya dapat memberikan pencerahan pada para Jamaahnya sehingga tercipta kondusifitas dan menciptakan pilkada damai,”jelasnya.

Pada kegiatan silaturahmi tersebut juga diadakan lomba Adzan dan ceramah. Selain itu para Dai Kamtibmas bersama jajaran Polres Karanganyar melakukan deklarasi anti hoax.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0373

Lalung Unggulkan UKM Dan Seni Dalam Lomba Desa

diskominfo

Asisten Pemerintah Setda Karanganyar, Bachtiyar Syarif saat memberikan sambutan dihadapan tim verifikasi lomba desa dan kelurahan serta undangan, Selasa Siang (17/04)

Kelurahan Lalung menjadi tujuan keempat tim verifikasi lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Karanganyar yang berlangsung di halaman Kelurahan Lalung, Selasa pagi (17/04). Dalam perlombaan ini Kelurahan Lalung berbeda dengan desa lain yakni mengunggulkan UKM  dan Seni yang dimilikinya.

Terdapat beberapa program kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti di bidang industri makanan dan industri kerajinan, beberapa produknya antara lain kerajinan sarung jok mobil, kerajinan pembuat baki lamaran, produk tahu, produk tempe, produk rangin, produk jamu tradisional, produk sermier, dan produk stik cumi-cumi. Tidak hanya di sektor industri, Kalurahan Lalung juga memiliki potensi di bidang pertanian dan peternakan dengan berbagai program yakni lahan tanam padi, kandang komunal ternak sapi, pengolah biogas kotoran sapi, dan kolam ikan komunal Pondokrejo.

Selain itu, Kelurahan Lalung juga memiliki Dalang cilik bernama Fajri Nur Salim dari dusun Manggis. Saat ini Fajri bersekolah di SDN 02 Lalung dan pertunjukkan Wayang Kulit dengan Judul Gatotkaca Jumeneng Noto menjadi daya tarik saat dipentaskan di hadapan Tim Verifikasi Lomba Desa dan Kalurahan tingkat Kabupaten.

            Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Karanganyar, Bachtiar Syarif, mengapresiasi antusiasme masyarakat Lalung dalam menyambut lomba ini. Kerjasama semua pihak dari Kecamatan, Kalurahan, dan masyarakat sungguh terlihat dari kesiapan mereka dalam mempersiapkan materi dan kondisi dari 8 indikator yang akan menjadi objek penilaian.

“Mudah-mudahan bisa menang ditingkat Kabupaten dan bisa mewakili Karanganyar ditingkat Provinsi, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Lalung, Agus Gunandir, menyampaikan terdapat 8 indikator dalam penilaian desa ini antara lain pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, kemananan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Ia juga menyebutkan bahwa lalung memiliki daya tarik masyarakat luar seperti Waduk Lalung, Waterland Lalung dan Telaga Rindu Lalung. Kelurahan Lalung terdiri dari 5 Dusun yaitu, Dusun Manggeh, Dusun Ngaliyan, Dusun Tegalsari, Dusun Manggis, dan Dusun Lalung. Demikian Diskominfo (ad/karin/imas)

Read More
DSC_8361

Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso Luar Biasa

KARANGANYAR-  16 April 2018

Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso ‘all out’ dalam menyambut tim lomba penilaian desa tingkat Kabupaten Karanganyar. Desa paling ujung timur  Kabupaten Karanganyar benar-benar luar biasa dan digadang-gadang meraih juara pertama. Kedatangan tim rombongan yang dipimpin oleh Asisten I Sekda Karanganyar, Bahtiar Syarif sudah disambut puluhan linmas di gerbang pintu masuk Desa Beruk. Selanjutnya ada pagar betis pelajar TK, SD, dan SMP di sekitar kantor Kepala Desa Beruk. Bukan itu saja, tim juga disuguhi kesenian reog asli milik warga yang berpenduduk 4567 jiwa.

Tim juga disuguhi aneka olahan makanan dari tela dan beberapa kerajinan asli tangan masyarakat Desa Beruk yang dipajang di depan kantor desa. Finalis lomba PKK tingkat propinsi Jawa Tengah tersebut juga menampilkan kerajinan dari kayu dan akar dari pohon. Kerajinan itu berupa kapal dan hiasan lainnya. Kepala Desa Beruk, Sartono menyampaikan bahwa desa Beruk mempunyai visi kebersamaan dalam pembangunan demi desa Beruk lebih baik. “Aspek kinerja dalam pembangunan selalu meningkatkan kegotongroyongan. Dengan gotong-royongan tersebut pembangunan desa Beruk akan lebih baik dan lancar,” imbuhnya.

Yang menarik, tambah Sartono pihaknya mengadakan kerjasama dengan Desa Wukir Sawit tentang pemanfaatan air bersih. Desa Beruk yang mempunyai air dan desa Wukir Sawit yang memanfaatkan. Dengan kerjasama dan Mou akan menambah sumber pendapatan asli desa. Menurutnya Desa Beruk juga mempunyai wisata air terjun dan kolam renang diatas bukit. Ditambah turbing yang mempesona. “Ini jumlah kunjungan ke turbing tersebut sudah sangat banyak meski belum dibangun yang layak dan bagus. Ke depan kami akan maksimalkan sehingga pendapatan kian banyak,” imbuhnya.

Sementara Assisten I Setda, Bahtiar Syarif mewakili Pjs Bupati Karanganyar mengatakan lomba desa ini diharapkan dapat terus memupuk rasa kegotong royongan diantara masyarakat desa Beruk. Ini merupakan bentuk kompetensi partisipasi dari masyarakat. Selain itu, desa juga diharapkan memiliki rencana kerja baik jangka menengah atau panjang. “Saya berharap indikator-indikator yang akan dipenuhi bukan hanya sekedar administratif. Namun harus nyata di lapangan, sehingga tidak hanya lomba data. Mudah-mudahan lomba ini akan banyak keunggulan dan inovasi yang ditampilkan,” tambah Bahtiar Syarif.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Desa, Utomo Sidi Hidayat mengatakan balai desa Beruk merupakan balai desa terbaik di Karanganyar. Yang menjadi pertanyaan, apakah kebaikan fisik pembangunan juga diimbangi dengan kebaikan administrasi dan kinerja. Lomba ini lebih bersifat pembinaan karena untuk kebaikan dan kemajuan desa. (hr/Yg)

Read More