Bupati Karanganyar H. Juliyatmno saat menyerahkan Pusoko Kanjeng Kyai Pamot kepada Tumenggung Lilik Priarso Tirtodiningrat utusan dari Pura Mangkunegaran Surakarta Hadiningrat untuk dijamasi, Jum’at(19/09/19).
Karanganyar – 19 September
2019
Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Pamot, pusaka gadhuan saking
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegaran Kaping IV dari Surakarta
Hadiningrat ingkang mapan ing Kabupaten Karanganyar. Tumenggung Lilik Priarso
Tirtodiningrat utusan dari Pura Mangkunegaran Surakarta Hadiningrat menjadi
pemimpin rombongan dari kraton, Jum’at(19/09/19).
Bambang Jatmiko Kepala BPBD Kab. Karanganyar mendapat titah
langsung dari Bupati Karanganyar untuk memboyong Pusaka Kanjeng Kyai Pamot dari
papan palereman di gedong pusaka, didampingi Muh. Indriyanto Kepala Baperlitbang
dan Sugeng Raharto Kabag Administrasi Pembangunan untuk diserahkan langsung
kepada Bupati Karanganyar H. Juliyatmono sebelum dijamasi(dimandikan).
Selanjutnya Pusaka Kanjeng Kyai Pamot yang telah dibawa
Bupati diserahkan kepada Tumenggung Lilik Priarso Tirtodiningrat utusan dari
Pura Mangkunegaran untuk dijamasi oleh para parogo ingkang kadhawuh hanjamasi.
Sementara itu, Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam sambutannya
sampaikan, Pusaka Kanjeng Kyai Pamot
berupa keris ini kalau ga dibersihkan ya bakal krepes teyengen, maka harus di
bersihkan. Oleh karena pusaka ini peninggalan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati
aryo dari Mangkunegaran , maka yang membersihkan juga dari abdi dalem Pura
Mangkunegaran dari Surakarta Hadiningrat.
“ Agar Karanganyar tentrem ayem, maka pusaka ini harus dirawat
dengan baik agar awet “, jelas Bupati.
Pengarahan Bupati Karanganyar Dalam Kegiatan World Clean Up Day di Tawangmangu
KARANGANYAR – Dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2019, aksi pungut sampah dilakukan di sejumlah tempat di Kabupaten Karanganyar.
Ratusan peserta yang terdiri dari para komunitas peduli lingkungan, relawan, Persatuan Hotel Indonesia (PHI) Tawangmangu serta para pelajar mengikuti acara peringatan World Clean Up Day yang digelar di Sekerincing Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (21/9).
Dalam kesempatan itu turut hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto, Sekda Karanganyar, Sutarno serta Kepala OPD di Karanganyar.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Srijawoto menyampaikan, kegiatan seperti ini sudah kedua kalinya dilaksanakan, tahun ini digelar di beberapa lokasi, seperti di Sekerincing Tawangmangu, Desa Wisata Sumber Bulu Pendem dan Gentungan Mojogedang.
“Di sini kita melakukan hal mulia, pungut sampah. Sekecil apapun yang kita perbuat untuk keindahan lingkungan yang baik serta kebahagiaan banyak pihak semoga menjadi amal jariah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Ia mengajak para peserta untuk peduli terhadap kondisi lingkungan dimana pun berada. “Apabila mendapati sampah dimana saja, ambil dan perlakukan yang baik, dikelola yang baik. Apa yang kita lakukan ini hakikatnya untuk kemanusiaan dan hal yang lebih baik,” terangnya.
Selain itu Juliyatmono juga mengajak untuk peduli terhadap lingkungan mulai dari diri sendiri. Mengingat perilaku dalam menjaga lingkungan kembali atau tergantung kepada masing-masing.
Setelah mengikuti seremoni acara, para peserta menyebar ke beberapa lokasi untuk memungut sampah. (in/an)
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto Kucurkan Dana Untuk Memberantas Narkoba di Kelurahaan Cangakaan Rp 25 Juta
KARANGANYAR – 20 September 2019
Bersih Desa di Dusun Manggung, Kelurahaan Cangakan,
Karanganyar menggelar wayang semalam suntuk. Wayang dengan dalang Tantut
Sutanto tersebut mengambil cerita Anoman Manages. Pada kesempatan Wakil Bupati
Karanganyar, Rober Cristanto mengajak masyarakat untuk mencegah Narkoba.
“Saya
mengajak masyarakat Karanganyar, khususnya Kelurahaan Cangakan untuk mencegah
bahaya narkoba. Mari, kita amankan anak kita, tetangga kita, saudara kita dari
ancaman narkoba. Kita perangi bersama-sama,” papar Rober Cristanto saat
memberikan sambutan pada pegelaran wayang, Jumat (20/09).
Selain
itu, orang nomor dua di Karanganyar juga mengajak masyarakat untuk selalu
menjaga kesehatan dengan berolahraga. Termasuk mencegah stunting pada remaja
agar Karanganyar kaya sumber daya manusia yang berkualitas. “Jaga selalu terus
kerukunan antar sesama masyarakat. Guyub rukun dan saling membantu,” tambahnya.
Pada
kesempatan itu, Wakil BUpati Karanganyar menyerahkan bantuan Rp 25 juta untuk
Pencegahan, pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. (P4GN) (hr/adt)
Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara Clean The City 2019 di Camp Resort Tawangmangu, Jumat (20/9).
KARANGANYAR – Dalam rangka mewujudkan gerakan bebas sampah dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Komunitas Clean The City (CTC) mengadakan Kemah Bebas Sampah (Zero Waste Camping) di Camp Resort Tawangmangu, Jumat (20/9). Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan dan pengelolaan sampah, menandatangani kesepahaman dan kerjasama antar komunitas dengan pemerintah daerah guna mengimplementasikan dan mewujudkan gerakan bebas sampah di Jawa Tengah, serta menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai wilayah bebas sampah dan meningkatnya Indek Pembangunan Manusia Provinsi Jateng bidang Kesehatan.
Roy Atta Uljamil, selaku Ketua Panitia dan Koordinator wilayah Jawa Tengah menyampaikan bahwa komunitas CTC akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi masalah sampah khususnya sampah plastik, karena terlalu banyak dan tidak dapat di daur ulang. “Kami mengajak berbagai komunitas dan sukarelawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan tujuan akhir dari kegiatan ini, kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui anggota untuk mengurangi penggunaan plastik,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Clean The City telah memberikan keteladanan yang luar biasa bagi kaum milenial. Beliau juga mengapresiasi kepada kaum milenial yang sangat peduli terhadap masa depan bangsa, karena sampah menimbulkan konflik dan sangat sulit untuk mengatasinya. “ Mari kita tunjukkan dan kita jaga baik-baik lingkungan kita, karena tidak banyak orang yang peduli terhadap lingkungan di sekitar. Dan mari kita perlakukan sampah menjadi berkah, menjadi kesejahteraan dan nyaman sehingga kehidupan kita sehat, sehat keimanan kita, sehat berpikir kita dan sehat lingkungan kita,” tuturnya.
Istri Bupati Karanganyar Siti Khomsiyah dan juga Camat Tasikmadu Suprawoto mengikuti senam bersama dalam kegiatan Kampanye Germas Kecamatan Tasikmadu
KARANGANYAR-Kampanye Germas Bagi Kader Posyandu Kecamatan Tasikmadu Tahun 2019 di Lapangan Desa Suruh. Kegiatan ini ditujukan bagi kader Posyandu Kecamatan Tasikmadu untuk menanamkan budaya hidup sehat diantaranya makam buah dan sayur setiap hari, melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari yang salah satunya diadakan senam pagi di Lapangan Desa Suruh, Tasikmadu (20/9).
Kampanye Germas ini dihelat di 17 Kecamatan se-Kabupaten Karanganyar. Bagitu pula pada hari ini di selenggarakan di Kecamatan Tasikmadu yang diikuti kurang lebih 591 orang.
Harapan dari kegiatan seperti ini untuk mensosialisasikan budaya hidup sehat kepada masyarakat luas. Selain itu juga untuk meningkatkan semangat para kader posyandu dalam menjaga dan memelihara budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir dalam kegiatan Kampanye Germas ini Bapak Camat Tasikmadu, Suprawoto, M.Si. Di awal kegiatan beliau menyanyikan sebuah lagu untuk mengantarkan semangat pagi bagi para peserta Kampanye Germas. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa bagi kader-kader posyandu di Kecamatan Tasikmadu harus tambah semangat dan menjaga kekompakan untuk membina posyandu yang ada di Kecamatan Tasikmadu. ” Sekarang Kecamatan Tasikmadu juga sedang dibangun, dengan dana sebesar 4 M, kami meminta suportnya supaya pembangunan berjalan dengan lancar ” Imbuhnya.
Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa Karang Taruna Desa Kaling, Tasikmadu mengikuti Lomba Karang Taruna Tingkat Nasional. Saat ini peringkat yang dicapai sudah 15 besar pilar pilar sosial se-Indonesia. Harapannya Karang Taruna Desa Kaling akan bisa mendapatkan peringakat lebih baik lagi hingga saat pengumuman pemenang.
Juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah untuk mengikuti kampanye germas di Kecamatan Tasikmadu. Beliau menyampaikan kepada para kader posyandu untuk dihimbau mensosialisasikan gerakan untuk menjaga hidup sehat, selain itu juga menghimbau kepada masyarakat apabila terkena sakit untuk segera diperiksakan ke rumah sakit atau puskesmas.
Di akhir kegiatan diberikan langsung Jasa Kader secara simbolis oleh Ibu Siti Khomsiyah kepada perwakilan Kader Posyandu yang ada di Kecamatan Tasikmadu. Tidak lupa Ibu Siti Khomsiyah juga menyumbangkan suara emasnya untuk menghibur para Kader Posyandu Kecamatan Tasikmadu.
Sambutan dan pengarahan Bupati Karanganyar pada acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Matesih
KARANGANYAR – Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar dilangsungkan pada Kamis (19/9/2019).
Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan kantor kecamatan yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Camat Matesih, Mulyono mengatakan, pembangunan kantor kecamatan dilaksanakan selama 115 hari terhitung mulai 6 September dan diperkirakan selesai pada 30 Desember 2019. Konstruksi gedung itu memiliki 2 lantai. Adapun anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 yang dipersiapkan sebesar Rp 3,24 miliar.
Ia mengaku, dengan adanya pembangunan kantor kecamatan ini tidak menggangu atau menghambat pelayanan administrasi. “Pelayanan tidak masalah karena ini lahan baru. Dengan harapan nanti bisa lebih konsentrasi dan fokus. Selesai sesuai target, tepat waktu dan tepat mutu,” katanya.
Lebih lanjut, terkait peruntukan bangunan kantor kecamatan yang lama, selanjutnya menjadi kewenangan Pemda. “Itu kewenangan Pemda, mau digunakan untuk apa,” terang Mulyono.
Camat Matesih berharap dalam pelaksanaan pembangunan ini dapat memberdayakan masyarakat setempat. “Agar lebih berdaya guna, dari pada menggunakan pekerja jauh,” jelasnya.
Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap, pengerjaan pembangunan kantor kecamatan dapat selesai sesuai target. “Saya berharap penyedia barang diperhatikan baik, dikerjakan sungguh-sungguh. Pada 15 Desember 2019, sudah clear semua. Pekerjaan apa yang bisa dilembur, dilembur. Supaya efektif,” ungkapnya.
Begitu juga pihak Konsultan Pengawas juga turut mengawasi dengan detail, sehingga selesai pada akhir tahun ini. “Harapannya kantor ini menjadi pusat pelayanan yang baik, penataannya juga baik,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Juliyatmono juga menyampaikan, Pemkab Karanganyar membangun 6 kantor kecamatan pada tahun ini. Yaitu kecamatan Jaten, Matesih, Tasikmadu, Jumantono, Mojogedang dan Jatiyoso. (In/An)
Sambutan Bupati Karanganyar diwakili Oleh Asisten II Siti Maesyaroch
Karanganyar
Pemkab Karanganyar akan menyiapkan bantuan pompa air dan sumur pantek bagi petani tembakau di desa Bolon kecamatan Colomadu. Hal ini untuk membantu petani dalam peningkatan produksi tembakau.
Para petani tembakau di desa Bolon melakukan panen tembakau. Para petani sendiri mengaku cukup puas dengan hasil panen tembakau.
Salah satu petani, Sumarno mengatakan untuk biaya produksi penanaman tembakau sekitar 30 juta perhektar. Sementara untuk hasil panen bervariasi tiap petani tergantung cuaca.
“Kalau cuaca baik petani tembakau dapat mengantongi untung 20-25 juta per hektar,”tuturnya.
Pihak petani juga mengapresiasi akan disiapkan pompa air dan sumur pantek. Meski hasil tembakau cukup baik di musim kemarau namun petani tetap membutuhkan air untuk tanaman tembakau.
“Kami berterima kasih atas akan diadakannya pompa air dan sumur pantek,”katanya.
Sementara Mulyanto, Kades Bolon mengatakan panen tembakau merupakan kegiatan rutin petani tembakau setempat. Pihaknya sendiri berharap tembakau tetap menjadi komoditas unggulan.
“Semoga harga dan hasil panen tetap bagus karena turut andil dalam peningkatan kesejahteraan petani tembakau di desa Bolon,”jelasnya.
Terpisah Siti Maesaroh, Asisten Pembangunan Setda Karanganyar mewakili Bupati mengatakan pihaknya berharap hasil pertanian tembakau tetap bagus. Petani juga diminta untuk melaporkan luas area untuk penanaman tembakau supaya mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.
“Semakin luas dan hasilnya bagus, maka petani tembakau juga bisa mendapatkan bantuan dana bagi hasil cukai tembakau semakin besar. Semoga dapat menjadi stimulan untuk peningkatan produksi tembakau,ujarnya.
Sambutan Asisten Pemerintahan Drs. Bachtiar Syarief mewakili Bupati Karanganyar dalam peringatan HUT Ke-60 PEPABRI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (19/9).
KARANGANYAR – Peringatan HUT Persatuan Purnawirawan Angkatan
Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Ke-60 dilaksanakan di Pendopo Rumah
Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(19/9).
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh purnawirawan pasukan angkatan bersenjata Republik Indonesia cabang Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang mengusung tema “Rajut Persatuan Indonesia Kokoh” ini bertujuan untuk memperkokoh kolegalitas dan meningkatkan kesejahterakan anggota.
Dalam laporannya, ketua penyelenggara Letkol Purnawirawan Supardi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar karena telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini.
Beliau
juga menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan untuk peringatan HUT PEPABRI
Ke-60 ini meliputi Gerak Jalan yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus
2019, berziarah ke taman makam pahlawan yang telah dilaksanakan 19 September
2019 pagi, dan puncaknya adalah tasyakuran yang dilaksanakan di Pendopo Rumah
Dinas Bupati Karanganyar ini.
Dalam
sambutannya, Ketua DPC Karanganyar, Letkol Purmawirawan Mahendrayanto
mengucapkan selamat kepada PEPABRI yang telah merayakan HUT Ke-60. Beliau juga
menyampaikan, sebagai mantan prajurit tidak boleh salah melangkah dan mengambil
keputusan karena sekarang sudah menjadi Ormas dan harus selalu menjaga
kesehatan dan menjaga sikap hati dan pikiran agar selalu dapat menciptakan
kekompakkan.
Dalam
amanatnya,Ketua Umum DPP PEPABRI Letnal Kolonel Purnawirawan H. Agung Gumelar
menyampaikan PEPABRI adalah organisasi yang berwatak pejuang, yang artinya apa
yang ada dibenak pikiran kita, masa purna tugas ini diorientasikan untuk
kepentingan bangsa dan negara. Pepabri harus menjdi organiasi yang peduli
terhadap kepentingan banga dan negara, tidak boleh apatis terhadap setiap
permasalahan yang terjadi, harus peduli dengan permasalahan yang dihadapi di
daerah masing-masing dan harus berupaya menyampaikan saran serta solusi paling
tepat untuk penyelesaian yang penuh etika dan menghindari cara demonstrasi atau
polemik di media sosial.
“Saya minta kepada seluruh jajaran PEPABRI bersama jajaran POLRI ikut serta dalam setiap upaya mengamankan dan menjaga serta mempertahankan NKRI dari berbagai ancama radikalisme. Semoga setiap upaya perjuangan PEPABRI yang kita cintai, senantiasa mendapat curahan bekah dari Yang Maha Esa. Selamat ulang tahun, Dirgahayu PEPABRI selamat bertugas,” tuturnya.
Dalam
sambutannya, Komandan Kodim 0727 yang diwakili oleh Pasiter Kodim 0727
menyampaikan peringatan hari ulang tahun PEPABRI Ke-60 memiliki makna yang sangatlah
penting. PEPABRI tidak boleh tepecah karena perbedaan dan harus tetap menjaga persatuan
dan kesatuan termasuk ikut menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
“Anggota
PEPABRI Kabupaten Karanganyar harus membantu menyiptakan iklim yang kondusif di
wilayah Karanganyar dengan menempatkan diri sebagai penyejuk serta dapat menetralisir upaya provokasi atau
isu-isu yang memancing masyarakat luas untuk bertindak diskruptif dengan
mengatasnamakan demokrasi atau aspirasi politik,” tuturnya.
Beliau
juga menyampaikan selamat ulang tahun Ke- 60 kepada PEPABRI, semoga selalu
diberkahi Allah SWT untuk kemajuan bagi bangsa dan negara. Selamat bertugas, semoga
Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada PEPABRI dalam melanjutkan
pengabdian bagi bangsa dan negara.
Dalam
sambutannya, Bupati Karanganyar diwakili oleh Asisten Pemerintahan Drs.
Bachtiar Syarief menyampaikan Selamat
Ulang tahun Ke-60, semoga organisasi PEPABRI ini menjadi semakin etis dan maju
serta tetap bersinergi
“Terima
kasih kepada PEPABRI atau seior-senior yang telah mendeikasikan sebagai tokoh
masyarakat atau ,melakukan sinergitas dengan baik untuk semuanya,” tuturnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan selalu terbuka dan selalu menerima gagasan, masukan dan saran dari PEPABRI demi memajukan Karanganyar.
Prosesi tabur bunga yang dilakukan oleh Panglima TNI beserta Istri di atas makam Jenderal Besar HM. Soeharto
Karanganyar – 19 September 2019
Ziarah rombongan Panglima TNI di Astana Giribangun Makam Jendral Besar HM. Soeharto dalam rangka HUT TNI ke 74. Kunjungan dalam bentuk Ziarah ini dilakukan di pagi hari, Kamis (19/9).
Prosesi acara yang dilakukan berupa doa bersama, lalu pengalungan bunga ronce dilanjut tabur bunga dan yang terakhir foto bersama. Semua itu dilaksanakan di Cungkup Argosari yaitu tempat dimana Jendral Besar HM. Soeharto dimakamkan.
Selain itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga memberikan tali asih kepada Kepala Pelaksana Astana Giribangun, H. Sukirno, SE sebagai rasa terimakasih kepada beliau yang telah mengelola Astana Giribangun dengan baik. Kegiatan ziarah ini dilakukan setiap tahun semenjak masa jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dahulu hingga sekarang terus dilakukan oleh pemegang jabatan Panglima terbaru, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang berasal dari TNI Angkatan Udara.
Selain dalam rangka memperingati HUT TNI ke 74, kunjungan ziarah ini dilakukan untuk menghormati jasa mantan presiden kedua waktu itu, Jenderal Besar HM. Soeharto yang telah memperjuangkan Indonesia untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI pada masanya. Kegiatan seperti ini patut diapresiasi penuh karena para pejuang Indonesia yang telah gugur harus dikenang dan dijadikan contoh untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.
Bupati Karamganyar beserta jajaran Forkompinda mengikuti prosesi upacara ziarah makam di Astana Giribangun
Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran juga ikut menghadiri prosesi ziarah yang dilakukan di Astana Girbangun pagi itu hingga selesai.
Sambutan Agus Haryanto selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar dalam acara Dies Natalis Ke-25 SMAN MOJOGEDANG, Rabu(18/9).
KARANGANYAR – Memperingati Hari Jadi ke-25 SMAN Mojogedang, pengurus OSIS sekolah tersebut menyelenggarakan tasyakuran mandiri bertajuk Karisma 2, Rabu (18/9). Berbagai event dipersembahkan untuk para siswa oleh pengurus OSIS-nya.
Wakil Kepala Kesiswaan SMAN Mojogedang, Dwi Wuryanti mengatakan kepanitiaan Dies Natalis ke-25 sekolahnya tanpa intervensi guru maupun manajemen sekolahnya. Menurutnya, para siswa melalui pengurus OSIS menabung untuk ongkos tasyakuran. Dalam kegiatan itu, kreativitas siswa dalam berkesenian maupun olahraga dipamerkan.
“Acaranya seremonial, pentas nasyid, juga ada hiburan Duo Cabi dan sebagainya. Pada penyelenggaraan dua tahun terakhir, lebih meriah. Itu karena anak-anak melalui OSIS yang merencana danyiapkan dan mengeksekusi. Bahkan menyiapkan sendiri panggung dan dekorasinya,” katanya.
Karisma merupakan singkatan dari Karya OSIS SMA. Di tahun kedua penyelenggaraannya setelah Karisma 1, panitia memberi kesempatan kearifan lokal untuk unjuk kebolehan. Seperti penampilan para siswa yang tergabung di Ikatan Pendekar Silat Indonesia (IPSI).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Agus Haryanto mengapresiasi peran aktif peserta didik dalam menyukseskan Dies Natalis.
“Ini upaya mengorganisasi. Bagian dari proses pendidikan. Mengeksporasi kemampuan diri,” katanya.
Kepala SMAN Mojogedang, Purwadi mengatakan peserta didiknya mendulang pengalaman berorganisasi melalui Dies Natalis. Ia juga menyebut berbagai prestasi ditunjukkan peserta didiknya. Terutama kenaikan jumlah lulusan yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami memiliki 907 peserta didik di 27 kelas. Mereka bisa menyisihkan waktu di ujian tengah semester untuk menyelenggarakan Dies Natalis yang seharusnya pada 26 Oktober,” katanya.