Category: Berita

20191011_111811

Peletakan Batu Pertama Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Mojogedang

KARANGANYAR – Ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan kantor Kecamatan Mojogedang, Jumat (11/10).

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melakukan pembangunan terhadap enam kantor kecamatan yakni Kecamatan Jaten, Jumantono, Tasikmadu, Matesih, Mojogedang dan Jatiyoso. Dari enam kantor kecamatan tersebut, Kantor Kecamatan Mojogedang sempat mengalami tender ulang sebanyak dua kali.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan dengan adanya akselerasi pembangunan infrastruktur, harapannya pengerjaan beberapa proyek di Kabupaten Karanganyar bisa kelar di akhir tahun.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga meminta kepada pemenang lelang supaya menggunakan sistem kerja lembur sehingga pembangunan kantor kecamatan ini selesai sesuai target. “Waktunya mepet, jadi dilembur. Karena sebentar lagi memasuki musim hujan. Kalau perlu ditambahi jumlah pegawainya,” katanya.

Kepada Camat Mojogedang, Juliyatmono berharap supaya turut mengawasi proses pembangunan, sehingga ada progres peningkatannya. “Kemarin sudah kita kumpulkan (pengembang) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), sosialisasi akselerasi pembangunan infrastruktur. Sehingga jangan sampai melebihi batas waktu,” terangnya.

Camat Mojogedang, Sutrisno mengatakan, anggaran pembangunan kantor Kecamatan Mojogedang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, pagunya sebesar Rp 3,87 miliar. Adapun pembangunan kantor dengan konstruksi dua lantai tersebut dilakukan dalam satu tahap.

“Pengerjaannya selama 80 hari. Pekerja diberlakukan 3 shif, supaya optimal dan mengejar waktu,” katanya.

Sutrisno menuturkan, untuk pelayanan sementara di Kantor Kecamatan Mojogedang berpindah tempat di kantor dinas camat, sehingga tidak menjadi kendala meski sedang dilakukan proses pembangunan. (in/an)

Read More
DSC_5203

Blusukan, Anggota DPRD Karanganyar Dengarkan Suara Rakyat

Boby Aditia, Sekretaris Komisi B sekaligus pimpinan sidak meninjau Pasar Jaten, Kamis (10/10)

Karanganyar, 10 Oktober 2019

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar blusukan ke Pasar Jaten dan Pasar Palur pada hari Kamis (10/10). Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi B, Boby Aditia Putra Pamungkas, S.Sos, MM. Dalam rombongan, tampak beberapa anggota lain yang ikut dalam kegiatan ini diantaranya Tutik Rushandiri, Suyanto dam Sadiyo.

Tujuan dari sidak ini adalah untuk menjalankan tupoksi dari Komisi B DPRD Karanganyar, yaitu untuk meninjau apakah kinerjanya sudah sesuai dengan prosedur atau belum. Dalam hal ini, OPD terkait adalah Disdagnakerkop. Namun untuk Pasar Jaten, pengelolaan ada pada Kecamatan Jaten.

Didampingi Sekretaris Kecamatan Jaten, Eny Fauziah, rombongan meninjau keadaan pasar. Kegiatan ini adalah salah satu kesempatan bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi kepada para perwakilan rakyat.

“Kedepannya, output pasar tradisional mampu maju dan setoran PAD mampu meningkattiap tahunnya. Dan E-Retribusi harus segara diterapkan supaya proses retribusi bisa berjalan lebih ringkas, transparan dan bisa mengikuti kemajuan teknologi,” ungkap Kader PDIP ini.

Dalam kegiatan ini, Boby mengungkapkan bahwa kedua pasar yang menjadi tujuan sidak memiliki permasalahan yang cukup mirip, yakni kelayakan fasilitas. Terutama, fasilitas di Pasar Jaten sudah butuh dibenahi. Karena banyak pedagang yang mengeluhkan kepanasan dan bangunan yang sudah harus diremajakan terutama atapnya. Dan menjelang musim penghujan, perlu dilakukan pembersihan saluran air supaya tidak terjadi banjir jika hujan nanti. Karena terlihat banyak sampah menutupi saluran air.

Demikian Diskominfo. (ard/tgr)

Read More

Bawaslu seleksi Desa Anti Money Politics dan Desa Pengawasan

KARANGANYAR – 10 Oktober 2019

Upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui pembentukan Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politik, terus digelorakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini disampaikan oleh Anggota dan Kordiv Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Ikhsan Nur Isfiyanto, dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif.

“Pembentukan Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politik merupakan langkah strategis yang dirancang Bawaslu untuk menggerakkan masyarakat di tingkat desa untuk sadar akan pentingnya hidup demokrasi yang bermartabat,” tegas Ikhsan

Proses pembentukan Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politic melibatkan para pegiat demokrasi di Karanganyar. Selanjutnya mengajukan 2 desa di tiap-tiap kecamatan untuk diusulkan ke kabupaten. Dari 17 Desa Pengawasan dan 17 Desa Anti Money Politik yang diusulkan, kemudian diambil 3 Desa Pengawasan dan 3 Desa Anti Money Politik. Untuk Desa pengawasan nominasinya adalah Desa Taman Sari, Kecamatan Kerjo, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo dan Desa Salam, Kecamatan Karangpandan. Sementara untuk Desa Anti Money Politik yakni Desa Delingan, Karanganyar Kota, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang dan Desa Tlobo, Kecamatan Jatityoso. Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politik yang telah terbentuk diharapkan menjadi pioner atau desa percontohan yang minim akan pelanggaran pemilu, serta menjadi embrio untuk menggugah desa-desa yang lain. (*)

Read More
WhatsApp Image 2019-10-10 at 09.34.15

Dinkes Sidak Obat-obatan Ilegal dan Makanan Tak Layak Konsumsi

Tim gabungan sedang melakukan pengecekan terhadap obat-obatan

KARANGANYAR – 10 Oktober 2019

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar melakukan sidak ke sejumlah toko dan syawalan di bumi intapari. Sidak itu untuk menertibkan obat-obatan ilegal yang dijual oleh toko atau pun swalayan. Namun, sidak kali ini hanya pembinaan agar tidak menjual obat-obatan kecuali mempunyai izin dari pihak terkait.

                “Kami bersama satgas pemberantasan makanan dan obat ilegal dan ada dua team. Kami mendatangi pedagang-pedagang dan melakukan pembinaan,” papar Kabid Sumber Daya Kesehatan DKK Karanganyar, dr Ita Kusumawati M.Kes di sela-selak sidak.

                Dia menambahkan sifat dari sidak ini adalah pembinaan dengan cara mereka diberitatahu terlebih dahulu. Ke depan akan terus dilakukan pemantauan agar toko atau swalayan untuk tidak menjual obat-obatan ilegal. Pihaknya juga menemukan makanan yang kadaluwarsa dan makanan dalam kaleng yang kemasanya sudah rusak. “Obat memang sejarusnya dijual toko obat atau apotik. Jika toko biasa hendak menjual obat-obatan akan lebih baik izin terlebih dahulu,” tambahnya. (hr)

Read More

Sarasehan Zakat : Perolehan ZIS Oktober Capai 1 Miliar Lebih

 

KARANGANYAR-

Sarasehan Baznas, Rabu (09/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) bulan Oktober mengalami peningkatan mencapai satu miliar lebih.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan Oktober mencapai 1 miliar lebih. Sedangkan perolehan ZIS tahun 2019 di mulai dari bulan Januari sampai dengan September ini mencapai 10 miliar lebih, dari target 15 miliar sehingga untuk mencapai target tersebut, Kabupaten Karanganyar masih memiliki jangka waktu 4 bulan.

“ Sampai bulan September perolehan ZIS total mencapai 1 miliar lebih dengan rincian sebagai berikut:  dari ASN 936 juta, 141 lebih dari TPP, 3. 341 rupiah , “ tuturnya.

Sementara itu sambutan Bupati Karanganyar yang diwakilkan Sekretaris Daerah Karanganyar, Sutarno berharap kepada Kepala Desa, Rt, maupun Rw supaya selalu mendukung program ini demi tercapainya target ZIS di 2019.

“ Kami berharap bantuan kepada Kepala Desa agar program ini selalu di dukung terutama untuk membantu Juru pungut Zakat, “ ujarnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/jannah)

Read More
20191009_094614

Rakor Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Kabupaten Karanganyar

Kepala Satpol PP, Kurniadi mendampingi AKBP Catur Gatot E pada acara Rakor Karhutla

KARANGANYAR – Penyelidikan kasus kebakaran hutan Gunung Lawu dimulai. Polres Karanganyar membidik pelaku dari kalangan pembuat arang. 
“Memotong kayu hutan di kawasan itu saja sudah ilegal. Apalagi membuat arang yang memicu kebakaran hutan,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi di Rakor Penanganan Karhutla di Mapolres, Rabu (9/10). 

Polisi mendapati barang bukti berupa cangkul, tampah arang dan lubang bekas pembuatannya di petak 63 RPH Blumbang BKPH Lawu Utara pada Selasa (8/10). Awalnya, polisi hutan melihat asap mengepul di area tersebut. Kemudian tim dari berbagai instansi menuju lokasi di sekitar pos dua jalur pendakian Lawu via Cemoro Kandang. Di sana ditemukan lubang-lubang berisi arang di area berukuran 500 meter persegi. Kuat dugaan, kebakaran pepohonan di sekitarnya akibat aktivitas tersebut. Dengan masih maraknya pembuatan arang, ia meyakini imbauan dan larangan aktivitas tersebut tak dipatuhi. 
“Perlu adanya sosialisasi lebih intensif disertai perubahan perilaku. Utamanya mengganti mata pencehariannya itu,” katanya. 

Kanit 2 Reskrim Polres Karanganyar, Iptu Herawan mengatakan pelaku pembakaran hutan dijerat UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.
“Sedang diusut. Siapa pelakunya. Kami sudah mengantongi barang bukti. Dugaannya, mereka tinggal tak jauh dari lokasi membuat arang,” katanya. 
Asisten Perhutani/ka BKPH Lawu Utara Widodo mencatat empat hektare hutan terbakar di lereng Lawu pada musim kemarau kali kali ini. Lokasinya ada di Tengklik dan Blumbang Tawangmangu serta Beruk Jatiyoso. 

“Di Blumbang, penyebabnya pembuatan arang. Sedangkan lainnya belum pasti. Bisa karena putung rokok,” katanya. 
Ia menegaskan patroli dilakukan lebih intensif. Saat mendapati lokasi pembuatan arang, petugas bakal langsung membongkarnya. (in/an)

Read More
WhatsApp Image 2019-10-09 at 11.40.29(1)

17 SMP Ikuti TUB

Salah Satu Peserta lomba TUB di Alun-alun Karanganyar, Rabu (9/10/2019)

Karanganyar, Rabu (09/10/2019)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Tata Upacara Bendera (TUB) untuk Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun 2019. Acara tersebut diikuti 17 kelompok dari perwakilan 17 Kecamatan .

Lomba yang dilaksanakan di Alun – alun Kabupaten Karanganyar , Rabu (09/10) di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Karanganyar, Tarsa.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Dikbud Karanganyar mengatakan dengan diadakannya lomba ini  supaya dapat menumbuhkan jiwa patriotisme, kepemimpinan, dan kedisiplinan.

“Bagi yang terpilih sebagai peserta lomba ini bisa menjadi contoh dan motivasi di masing-masing sekolah, bagaimana TUB yang baik dan benar,” kata Tarsa.

Tarsa juga mengatakan lebih jauh lagi, dari lomba ini diharapkan meningkatkan jiwa cinta tanah air dan kebangsaan.

Lomba yang berlangsung dalam satu hari itu setiap kelompok terdiri dari 20 orang dan 1 (satu) guru pembina upacara.

Satu kelompok dibatasi waktu 25 menit, terdapat 11 unsur penilaian, dan dinilai tim juri dari Kodim 0727/Karanganyar dan pelatih Paskibraka.

“Jadi ini langsung pilihan dari masing-masing sekolah tanpa ada penjaringan sebelumnya,” kata Kasi Pembinaan Kesiswaan, Dinas Dikbud Karanganyar, Rohmijati Utami.

Bagi pemenang mendapat hadiah tropi dan uang pembinaan. Juara 1 Rp 3,5 juta, juara  2. Rp2,5 juta, juara 3. Rp. 1,5 juta.

Demikian Diskominfo (Jannah)

Read More
DSC_4824

Demi Tercipta Pendidikan yang Bermutu dan Berkarakter, Dewan Pendidikan Karanganyar adakan Workshop Komite Sekolah

Sambutan Bupati Karanganyar dalam rangka Workshop Komite Sekolah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (7/10/2019)

Karanganyar-


Wakil Kepala Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Drs. H. Djatmiko M.M membuka langsung kegiatan Workshop Komite Sekolah dengan tema Penguatan peran komite sekolah untuk Pendidikan yang bermutu dan berkarakter di Kabupaten Karanganyar yang maju dan berintegritas, Senin (7/10/2019) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.


Dalam sambutannya, Drs. H. Djatmiko M.M mengatakan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah supaya saling bersinergi untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.


“ Dengan kerjasama antara Kepala Sekolah dengan Komite Sekolah maka nantinya akan tercipta sebuah keharmonisan dan kekompakan, “ ungkapnya didepan peserta yang diikuti perwakilan Komite dan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/K se- Kabupaten Karanganyar.


Workshop tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr Rofik Rosidi M.S dari Dinas Pendididkan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, dengan materi yang dibawakan mengenai Peningkatan fungsi dan peran komite sekolah menuju sekolah bermutu, unggul dan berkarakter.


Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap dengan adanya workshop ini akan memperbaiki kwalitas pendidikan di Kabupaten Karanganyar supaya lebih baik lagi.


“Yang terpenting pemerintah berkewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanati adalah undang-undang melalui bidang pendidikan, jadi tugas pemerintah supaya masyarakat bisa mendapatkan pendidikan yang baik, sementara pemerataan pendidikan minimal kami programkan Karanganyar itu lulus SMA/SMK/MAN dulu, “ terangnya.


Demikian Diskominfo (in/an/jannah).


).

Read More
DSC_7743

Dunia Online Dan Google Untuk Bisnismu

Karanganyar – 07 Oktober 2019

Pembinaan UMKM, pelatihan bisnis Online bagi pelaku usaha UMKM di selenggarakan Bagian Perekonomian di gedung Aula kantor PD. BKK. Tasikmadu. Sebanyak 100 pelaku usaha UMKM di Karanganyar hadiri acara ini, Senin(07/10/19).

Dengan tema “ Dunia Online dan Google Untuk Bisnismu “ ini sangat menarik minat para pelaku usaha UMKM, semua pelaku tertarik untuk lebih mengembangkan usahanya. Karena bisnis yang di barengi dengan kecanggihan era digital pasti akan lebih menguntungkan di era sekarang ini.

Tujuannya jelas untuk meningkatkan perekonmian masing-masing pelaku bisnis atau usaha UMKM, agar bisa lebih berkembang lagi usahanya. Memang tuntutan era sekarang adalah digital, semua sudah “Go Online” agar lebih dikenal masyarakat luas.

Kabag Perekonomian Nur Aini sampaikan, ini sebagai upaya Pemerintah untuk mendorong pelaku bisnis di Kab. Karanganyar agar mampu menyebarluaskan bisnisnya. Katakanlah belum semua pelaku UMKM mampu untuk mengoperasikan internet maupun komputer, itu yang menjadi penghambat bagi para pelaku UMKM tersebut untuk kemajuan bisnisnya.

Meningkatkan ketrampilan dengan sitem digital secara online memang menuntut para pelaku UMKM cerdas dan mahir serta paham betl peran era digital bagi bisnisnya. Ketika usaha sudah Go Online maka tidak dipungkiri bisa menuju Go Nasional bahkan Go Internasional.

Dengan pemateri dari tim Google Indonesia yang tergabung dalam Gapuro Digital Solo, para pelaku UMKM di beri banyak materi bagaimana bisnis Ecommers (jual beli online) secara gamblang, untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam memasarkan dagangannya.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_7178

Bersih Dusun Warga Celeb Jaten Gelar Wayangan Semalam Suntuk

Karanganyar – 04 Oktober 2019

Rutinitas bersih dusun menjadi agenda yang selalu digelar warga Desa Celeb Jaten sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Tuhan YME. Menggelar wayang kulit semalam suntuk menjadi acara yang dinanti-nanti warga, dalang Ki Anom Dwijo Kangko ditunjuk untuk menghibur warga Celeb sebagai puncak acara bersih dusun, Jum’at(04/10/19).

“ Kalau belum menggelar wayangan semalam suntuk seperti ada yang kurang “. Ini kan tradisi warga yang sudah turun temurun dari dulu, jadi harus terus di agendakan setiap tahunnya, jelas Kadus Celeb.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang dalam hal ini hadir secara pribadi sampaikan ucapan selamat bagi warga Desa Celeb acara bersih dusunnya lancar, semoga bisa membawa berkah bagi semua warganya.

“ Seperti ritual menolak bala, tapi ini bersih dusun menggelar wayangan semalam suntuk untuk menghibur warga, takutnya kalau dihapuskan dari agenda tahunan desa nanti malah kena musibah ‘, tegas Bupati Juliyatmono.

Semoga setelah digelar bersih dusundengan wayangan ini, kedepannya warga desa Celeb bisal lebih baik, makmur, sejahtera dan maju perekonomiannya. (Ard/Tgr)

Read More