Category: Berita

WhatsApp Image 2019-11-27 at 10.05.47

Gebyar Seni Sambut Peringatan HDI

 

KOMINFO

Peringatan HDI Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah, 27/11/2019.

Karanganyar,

Gebyar Seni penyandang disabilitas digelar di Monumen Bu Tien Soeharto, Jaten, Karanganyar, Rabu (27/11/2019). Dalam kegiatan ini sejumlah kaum disabilitas menunjukkan kemahirannya di bidang seni.

Menyambut Hari Disabilitas Internasional(HDI) 3 Desember mendatang, Dinas Sosial menggelar Gebyar Seni penyandang disabilitas. Beragam kegiatan menyemarakkan acara mulai dari pertunjukkan seni tari, barongsai,
pantomim hingga sosialisasi sim D untuk kaum disabilitas. Dalam kegiatan diikuti 350 peserta mulai dari kaum disabilitas petugas PMI dan kepolisian.Turut hadir Bupati Karanganyar,Juliyatmono.

Kepala Dinsos Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan kegiatan ini sebagai selain menyambut Hari Disabilitas Internasional, juga membuka wawasan masyarakat akan potensi para kaum disabilitas.

“Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan pada masyarakat akan potensi dari kaum disabilitas, perlindungan hak kaum disabilitas dan menggugah kepedulian terhadap kaum disablitas,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengajak para kaum disabilitas tetap semangat dan bergembira di tengah keterbatsan fisik. Pemkab Karanganyar sendiri akan berupaya pembangunan fisik di Karanganyar akan ramah disabilitas sehingga dapat dimanfaatkan para kaum disabilitas.

“Semua harus semangat. Kami akan mengusahakan membangun sarana dan prasarana yang ramah difabel,”ujarnya. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan berupa Kartu Identitas Anak (KIA), kaki palsu, kursi roda dan alat pendengaran untuk para penyandang disabilitas. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Karanganyar.

Demikian Diskominfo (hr/dn/ind)

Read More
IMG-20191126-WA0036

Menteri Ketenagakerjaan RI Turun Langsung Resmikan BLK Daarul Qur’an

Karanganyar-Peresmian gedung BLK dan gedung SMP Daarul Qur’an serta peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA dan Perumahan Asatizh Daarul Qur’an telah dilaksanakan pada Selasa (26/11) di Paulan Colomadu.

Turut hadir Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah kedatangan beliau disambut hangat dengan iringan musik dan lagu dari para santri pondok pesantren Daarul Qur’an.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa keberadaan BLK Komunitas dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan kompetensi pesantren yang tidak hanya memberikan layanan pendidikan untuk melahirkan kader – kader yang kuat pemahaman agamanya namun sekaligus melahirkan santri-santri entrepreneur.

Alumni pesantren Daarul Qur’an diharapkan tidak akan menambah jumlah pengangguran baru di Indonesia, karena telah disiapkan BLK Komunitas yang memberikan pendidikan vokasi yang menunjang penguasaan keahlian terapan tertentu.

“Mudah-mudahan Daarul Qur’an dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan di tanah air” harapnya.

Asisten II, Siti Maisyaroch yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih kepada yayasan Daarul Qur’an yang telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Al’quran yang mana sangat berdampak positif terhadap perkembangan masyarakat yang qurani dan islami.

Ditambahkan bahwa selaras dengan visi misi Bupati Karanganyar terkait peningkatan kualitas keagamaan yang akan meluncurkan program satu desa satu hafidz, untuk itu Siti berharap agar ketua yayasan Daarul Qur’an , M Adib Aji Putra dapat bertemu dan membahas secara langsung dengan Bupati Karanganyar guna kelanjutan serta keberhasilan program tersebut.

Dalam sambutannya Adib menjelaskan di Daarul Qur’an Paulan Colomadu di huni sekitar 600 santri yang belajar di tingkat SMP, sedangkan untuk tingkat SMA masih dititipkan di SMA Al Azhar.

Ditargetkan Santri yang lulus SMP wajib hafal 15 juz, dan saat ini ada 5 santri tingkat SMP yang telah hafal Al’quran sebanyak 30 juz. “Untuk meningkatkan semangat belajar diberikan hadiah umroh gratis bagi santri yang pada saat diwisuda sudah hafal Al’quran 30 juz” imbuhnya. (An/in)

 

 

Read More
DSC_5399

Bupati Juliyatmono Kenalkan Potensi Wisata dan Kuliner Karanganyar di Acara Panggung Gembira Indosiar

Karanganyar – 23 November 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mempromosikan sejumlah destinasi wisata dan kuliner khas Karanganyar bertepatan dengan acara Panggung Gembira Indosiar yang diselenggarakan di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu (23/11/2019).

Stand-stand kuliner khas lokal turut dihadirkan seperti stand soto rempah, dawetku Karanganyar, gethuk take, Kopi Lawu, dan sate kelinci.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, melalui event skala nasional dapat mengenalkan beberapa destinasi wisata unggul dan kuliner khas yang ada di Bumi Intan Pari.

“Saya berterima kasih, dengan adanya acara ini bisa memperkenalkan obyek wisata di Karanganyar dan beberapa kulinernya,” katanya.

Sementara itu, Founder Komunitas Rumah Seduh Lawu, Aditya mengatakan, hingga saat ini penyebaran kopi lawu masih terhitung stagnan. Perlu adanya strategi inovatif untuk mempromosikan kopi lawu sehingga bisa terkenal di kancah nasional hingga dunia.

Selain melakukan pengembangan secara mandiri, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan Pemkab Karanganyar untuk menjadikan kopi lawu sebagai komoditas khas Karanganyar.

“Rasa kopi itu ditentukan dari biji yang dihasilkan petani.

Kami ingin mengadakan workshop untuk meningkatkan kualitas biji kopi yang dihasilkan petani,” ujarnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Panggung Gembira Indosiar berlangsung selama dua hari, mulai hari ini hingga Minggu (24/11/2019). Acara dimulai pukul 07.30 hingga pukul 10.30. Beberapa artis kenamaan turut memeriahkan acara di antaranya, Sodiq, Ilir7, Elvy Sukaesih, dan Rita Sugiarto. Turut tampil dalam panggung gembira penampil lokal seperti Lawu Percussion.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_5299

Ada Destinasi Wisata Baru di Karanganyar, Namanya Passibo. Kulinernya Semua Olahan Singkong

Karanganyar – 23 November 2019

Mengusung konsep pasar wisata yang diberi nama Pasar Singkong Jatisobo (Passibo), diharapkan dapat menghidupkan kembali Pasar Klerong yang berada di Dusun Klerong Desa Jatisobo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar.

Passibo menawarkan tempat wisata yang unik. Tempat berjualan para pedagang dibuat seperti gubuk di pematang sawah. Selain itu untuk transaksi jual-belinya, para pengunjung dapat menukarkan uang rupiah dengan uang bernilai Rp 1.000, Rp 2.000, dan Rp 5.000 yang terbuat dari kayu berbentuk bulat dan persegi panjang di gubuk “Pangisi Duwit” yang berada di dekat pintu masuk.

Ide pasar wisata bermula dari kelompok Keluarga Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) saat melakukan pengabdian di wilayah tersebut.

Passibo secara resmi dilauncing oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di kawasan yang dulunya bernama Pasar Klerong, Sabtu (23/11/2019).

Kedepannya Bupati Juliyatmono sampaikan akan merehap bangunan pasar agar nampak lebih bagus dan lebih memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk mampir dan belanja disini.Ini semua juga upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.(Ard/Tgr)

 

 

Read More
admin-ajax

Pengumuman Lomba Ekspose Potensi Intanpari 2019

Berdasarkan keputusan dewan juri Lomba Ekspose Potensi Intanpari 2019 Kabupaten Karanganyar, maka ditetapkan pemenangnya adalah sebagai berikut :

  • KATEGORI VIDEO
    1. Juara 1, SUDARGO (Judul film: INTEGRITAS)
    2. Juara 2, ARU DEWANGGA (Judul film: BUMI INTANPARI)
    3. Juara 3, MUHAMMAD HANAFI MUKTI (Judul film: KARANGANYAR NIRWANA KOPI TANAH JAWA)

  • KATEGORI FOTO
    1. Juara 1, DEDY EKA TP, (Judul: BRAMA DAN GELAR)
    2. Juara 2, SUNARYO HARYO BAYU (Judul: KIRAB JAMBU KRISTAL)
    3. Juara 3, WAHYU BUDIARSO (Judul: WADUK LALUNG)

Demikian untuk menjadikan perhatian. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Read More
IMG-20191202-WA0048

Sambut Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Matesih Gelar Tasyakuran

Peringatan HUT PGRI di RM. Watu Jodo, Matesih.

Karanganyar,

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Matesih menggelar tasyukuran di Rumah Makan Watu Jodo Matesih, Sabtu (23/11) siang kemarin. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian untuk menyambut Hari Guru Nasional 25 November mendatang.

Kegiatan tasyukuran dihadiri para pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Matesih. Sebelumnya rangkaian kegiatan telah dilangsungkan menyambut Hari Guru Nasional diantaranya lomba karawitan, pentas seni dan kegiatan sosial.

Sekretaris PGRI Karanganyar, Sri Wiyanto mengatakan peranan guru sebagai pendidik sangat strategis.
Karena itu guru sebagai ujung tombak pembangunan Sumber Daya Manusia(SDM) dapat meningkatkan profesionalisme dengan mengembangkan kapasitas dan potensi diri.

“Guru harus terus belajar mengingat perkembangan teknologi informasi sangat pesat. Karena guru merupakan agen agen transformasi penguatan pendidikan di Karanganyar,”katanya.

Ditambahkannya pihaknya pun berharap para guru di Kabupaten Karanganyar lebih fleksibel, kreatif, menarik. Dengan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan diharapkan mampu menghidupkan suasana belajar.

“Guru sekarang harus lebih kreatif dalam memberikan materi pelajaran. Sehingga pendidik dapat mengambil peran yang lebih dari sekedar mengajar, tetapi juga mengelola belajar siswa,”tambahnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

250 Pengurus Terima Bantuan Hibah

Sebanyak 250 pengurus kelompok ternak dan kelompok tani terima bantuan hibah dalam rangka Penyerahan Bantuan Hibah Kelompok Ternak Tahap I tahun 2019 di Kantor Kelurahan Cangakan Karanganyar, Jum’at (22/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Siti Maesaroh mentargetkan populasi sapi di Karanganyar setiap tahunnya meningkat hingga 8 ribu ekor sapi.

“ 250 pengurus kelompok ternak dan kelompok tani menerima total bantuan hibah 6.120.000.000 untuk 8 kelompok peternak sapi mendapat 5 miliar setara dengan 400 ekor sapi, 17 kelompok ternak kambing 340.000.000 setara dengan 300 ekor kambin,  3 kelompok ternak itik dan 7 kelompok ternak lele mendapat 450.000.000, sedang populasi sapi di Karanganyar mencapai 63 ribu belum ditambah dengan sapi milik peserta, target populasi sapi di Karanganyar setiap tahun harus meningkat, “ jelasnya.

Dalam tempat yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono berpesan agar bantuan hibah digunakan dengan semesthinya selanjutnya ternak dipelihara dengan baik, tingkatkan kerjasama serta guyub rukun dengan anggota kelompok.

“ Saya ingin peternakan dan pertanian di Karanganyar semuanya tangguh apapun jenis tanaman yang ditanam bisa subur, dan peternakan semakin sukses, “ tuturnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind/jn).

Read More
WhatsApp Image 2019-11-18 at 00.11.44 (1)

Peringati Hari Jadi Karanganyar Ke 102, Warga Nglebak Tawangmangu Gelar Wayang Kulit

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam gelaran wayang kulit di Desa NGlebak, Kecamatan Tawangmangu

 

KARANGANYAR- 18 November 2019

Memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 102, Warga Dusun Ngerso, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu menggelar wayang kulit. Bertempat di Balai pertemuan Dusun Ngerso masyarakat tumplek blek melihat wayang kulit dengan lakon Sesaji Rojo Suryo dengan dalang Anggit Laras Prabowo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam kesempatan itu berharap masyarakat untuk tetap tentrem ayem. Apalagi daerah Tawangmangu, ini menurut orang nomor satu Di Karanganyar termasuk daerah yang subur makmur. Sehingga, pihaknya meminta masyarakat untuk selalu bersyukur. “Saya berharap masyarakat tetap bersatu dan guyub rukun. Saya doakaan warga Ngerso, sehat kabeh, makmur kabeh, Rejekinya sempulur kabeh,” tandasnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk selalu bersyukur karena Kabupaten Karanganyar juga memperingati hari jadi Karanganyar ke 102.  (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-20 at 11.43.50

Hasil Panen Melimpah, Warga Gaum Gelar Syukuran Hadirkan Karawitan

Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Supramnaryo memberikan sambutan dalam tasyakuran hasil panen Gapoktan Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu

 

KARANGANYAR-  20 Nopember 2019

Hasil Panen melimpah, Gapoktan Marsudi Makmur Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu menggelar syukuran dengan menghadirkan seni karawitan. Acara itu sangat istimewa karena hadirnya, Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, AW Mulyadi dan Kepala Dinas Pertanian, Supramnaryo.

“Saya akan tetap kawal, agar Desa Gaum terutama diperuntukkan untuk pertanian. Jangan sampai tanah di gaum ini beralih ke menjadi industri,” papar AW Mulyadi.

Bentuk pengawalan agar tidak beralih, menurut AW Mulyadi sudah ada dalam Perda RT RW yang baru. Menjaga Gaum untuk tanah pertanian ini penting agar produksi gabah tetap stabil dan diharapkan terus meningkat. “Gaum ini sangat bagus untuk pertanian. Terbukti di MT 3 Masih bisa panen dengan baik. DI saat daerah yang lain penen kurang maksimal,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Supramnaryo mengakui Gaum termasuk tempat yang baik untuk lahan pertanian. Pihaknya meminta para petani untuk mendapatkan pendapatan yang lebih dari lahan pertanian. Misalnya dengan mengemas hasil pertanian sendiri. “Terkadang petani langsung menjual begitu saja. Jika dikemas lebih baik maka harganya juga baik,” tandas Supramnaryo. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-21 at 20.32.30

Bupati Karanganyar Bangga Dengan Indaco

Bupati Karanganyar, Juliyatmono hadir dalam PT INdoca Custumer Apreciation di Hotel Alila Surakarta

 

KARANGANYAR – 22 November 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono merasa bangga dan bahagia melihat PT Indaco yang mengapresiasi pelanggan seluruh Indonesia. Wujud kebanggaan itu diucapkan terima kasih, karena pabrik cat yang beralamat di Kebakkramat tersebut sangat mewarnai Kabupaten Karanganyar. Mewarnai yang dimaksud adalah ikut berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan pemerintah.

“Misalnya HUT Kemerdekaan, Indaco juga memberikan cat ke sejumlah masyarakat Karanganyar untuk menghias tugu atau gapura. Bahkan di Hari Jadi, Indaco juga berperan aktif ikut,” papar Bupati Karanganyar, juliyatmono saat memberikan sambutan di malam PT Indaco Custumer Appreciation.

Dia menambahkan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.  PT Indaco diakui telah mempersatukan Indonesia melalui pilihan warna. Atas nama Pemerintah Kabupaten, Juliyatmono bangga dan bersyukur. Lagi pula perusahaan ada di Kabupaten Karaganyar. “Luar biasa. betul- betul perusahaan go green, bersih, hijau, dan ada ruang khusus inovasi dan kreativitas, produk asli Indonesia yang telah mempersatukan Indonesia,” imbuhnya.

Pihaknya juga memuji PT Indaco taat kepada aturan pemerintah. Termasuk dalam membayar pajak juga tertib.  Selain itu, Corporate Social Responsibility (CSR). (hr/adt)

Read More