Category: Berita

Jelang Lebaran, Rosalia Indah Siapkan 300 Armada Bus Untuk Angkut Pemudik

Karanganyar, 21 Mei 2019

Wakil Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto menyambangi garasi bus P.O Rosalia Indah dan P.O Langsung Jaya. Didampingi Kepala Dishub PKP, Sundoro dan Kepala Badan Kesbangpol, Agus Cipto Waluyo, Wakil Bupati Karanganyar melakukan pengecekan terhadap beberapa armada guna mengangkut para pemudik di Lebaran ini.

Pihak Rosalia Indah sendiri menyiapkan 300 armada dengan 600 awak yang akan melayani perjalanan para pemudik dari berbagai rute.

Read More
20191216_134240

Jumlah Masjid dan Mushola Terus Meningkat Di Karanganyar

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan

Karanganyar-Jumlah Masjid dan Mushola di wilayah Kabupaten Karanganyar dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, hal tersebut disampaikan oleh Kepala DMI Karanganyar, Abdul Muid saat memberikan laporan pada acara silaturahmi DMI Wilayah Jateng di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar pada Senin (16/12).

Dijelaskan bahwa kenaikan jumlah masjid dan mushola tersebut berdasarkan data yang tercatat pada tahun 2011 sebanyak 2.694, tahun 2015 sebanyak 3.033 dan tahun 2019 sebanyak 3.364. Artinya tiap bulan berdiri tiga masjid atau mushola baru di Karanganyar, untuk itu pihaknya merasa perlu untuk meningkatkan upaya memakmurkan masjid.

Lebih lanjut disampaikan susunan organisasi DMI telah dibentuk baik di cabang maupun kecamatan, dengan kepengurusan yang jelas maka dalam menjalankan tugas seperti melakukan pencatatan jumlah masjid dan mushola akan lebih mudah dan valid. Data valid tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar pembagian zakat fitrah.

Pelatihan memandikan jenazah di setiap kecamatan telah dilaksanakan, fasilitas ambulan gratis dan kain kafan gratis pun telah diupayakan dalam rangka memakmurkan masjid. Hal tersebut terwujud tak lepas dari kerjasama DMI daerah, DMI cabang dan DMI ranting.

Pembangunan Masjid Agung Karanganyar turut disinggung Abdul Muid, disampaikan bahwa DMI dan umat muslim di Karanganyar merasa senang dengan akan dibangunnya masjid senilai 101 M yang diprakarsai oleh Bupati Juliyatmono tersebut.

Masjid yang dapat menampung sekitar 17 ribu jamaah tersebut diharapkan dapat menjadi masjid potensial yang dapat dijadikan percontohan bagi wilayah disekitarnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ucapan terimakasih turut disampaikan kepada segenap pengurus DMI yang telah bekerja keras dalam usaha memakmurkan masjid di Bumi Intanpari.

“Bapak ibu yang bersedia jadi pengurus ini lebih karena panggilan hati dan kesadaran mencintai masjid, yang didorong oleh niat lillahi ta’ala. Ini adalah pekerjaan yang baik dan mulia” terangnya.

Secara tegas bupati menghimbau agar masjid yang belum ber IMB segera diurus perizinannya sehingga nantinya tidak ada komplain, selain itu dengan adanya legalitas maka akan mencegah timbulnya masalah di kemudian hari.

“Sekarang ini merupakan Era keterbukaan dengan tingkat kesadaran hukum yang tinggi, karena itu kita jangan berada pada pemahaman bahwa hanya karena mayoritas, sehingga mengecilkan hal-hal yang bersifat legalitas” imbuhnya.

Dijelaskan pula bahwa pemberian bantuan dana APBD bagi tempat ibadah oleh ketentuan diperbolehkan asal telah berbadan hukum, karenanya bagi 17 masjid yang diposisikan sebagai masjid agungnya kecamatan agar segera mengurusnya dengan berkonsultasi dengan notaris. Supaya secara kelembagaan terorganisasi dengan bagus, sarana prasarana juga tertata baik. (An/in)

 

Read More
WhatsApp Image 2019-12-16 at 07.44.11

Bonus Medali Peraknya Untuk Buat Skate Park

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Tarsa M.Pd melihat medali perak yang diperoleh Basral dalam ajang skateboard di Sea Games 2019

 

 

KARANGANYAR – Basral Grahito Utomo memang bikin bangga Karanganyar. Siswa kelas 6 SD 1 Gawanan, Kecamatan Colomadu baru saja meraih medali perak Sea Games 2019 di ajang Skateboard. Hari ini, atlet berbakat dibidang olahraga Skateboard tersebut disambut dan diberikan bonus oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar.

“Luar biasa, Basral ini tidak ada pelatih khusus tapi bisa menjadi juara di Asia Tenggara. Berarti ini bakatnya luar biasa,” papar Kepala Disdikbud Karanganyar, Drs Tarsa M.Pd.

Tarsa merasa bangga dan haru karena Karanganyar dapat memunculkan atlet handal. Pihaknya berharap kalau ada SD yang lain bisa juga muncul atlet yang handal. Tarsa juga meminta jika memang ada SD di bidang akademik kurang, bisa menggejot prestasi melalui bidang pramuka atau olahraga. “Ini menjadi saksi anak-anak mengikuti program-program nasional dan internasional. Kita semua bangga terhadap prestasi Basral,” tambahnya.

Sementara Basral juga merasa bangga dan senang telah menjadi juara II dalam ajang Skateboard Sea Games 2019 di Filipina. Basral mendapatkan bonus Rp 300 juta dan akan dipergunakan untuk membuat skate part. Arena untuk bermain skateboard di Karanganyar. “Saya belum melihat arena skatepark di Karanganyar. ini mau saya bikin, biar ada atlet-atlet baru yang muncul,” tambahnya.

Basral memang tidak menargetkan untuk menjadi juara di ajang olahraga se asia tenggara tersebut. Dia hanya ingin jalan-jalan dan refreshing di negara yang terletak di utara Indonesia. “Saya memang grogi pada saat bermain, terutama dari atlet tuan rumah. Gonzales dari Filipina akhirnya meraih medali emas,” tuturnya.(hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-12-16 at 09.14.48

Jaga Kualitas Udara Agar Tetap Segar, Bupati, Kepala OPD dan Dirut BUMD Tanam Pohon

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin menanam pohon untuk Karanganyar ijo royo-royo

 

KARANGANYAR –

Untuk tetap menjaga kualitas udara segar di Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Direktur BUMD menanam pohon trembesi sepanjang jalan lawu Karanganyar. Langkah itu juga sebagai gerakan Karanganyar ijo royo-royo. Orang nomor satu di Karanganyar juga meminta semua masyarakat untuk menanam pohon di lingkungannya masing-masing.

“Semua turus jalan akan kita tanami pohon trembesi. Tentu ini akan menjadi indah dan menghasilkan oksigen untuk menjaga kualitas udara agar tetap segar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pihaknya juga meminta kepala OPD untuk merawat tanaman yang telah ditanam masing-masing. Orang nomor satu di Karanganyar meminta masyarakat juga merawat dan jangan sampai di rusak. “Jangan sampai nyenggol, klau nyenggol berarti juga nyenggol Karanganyar. Kita akan pantau terus perkembangan tanaman di turus jalan tersebut,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, bupati juga memangkas ranting pohon yang menganggu di jalan. Sekaligus menata supaya kawasan Karanganyar lebih ijo royo-royo. Pihaknya meminta masyarakat Karanganyar untuk gemar menanam. (hr/Adt)

Read More

Bupati Karanganyar Kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat 13 Desember 2019

Bertempat di Plasa Alun-Alun Karanganyar, Bupati Karanganyar kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pengukuhan dihadiri oleh kepala OPD serta Direktur Bank di Kabupaten Karanganyar.

Pengukuhan turut dihadiri oleh Kepala OJK Solo dan Direktur Bank Indonesia Solo. Dalam sambutannya, memaparkan data perkembangan industri keuangan di Jawa Tengah dan Kabupaten Karanganyar hingga triwulan tiga tahun 2019. OJK Solo menilai perkembangan industri perbankan di Kabupaten Karanganyar secata umum lebih lambat dibandingkan Jawa Tengah.

Sejauh ini, di Soloraya baru lima TPAKD yang telah dikukuhkan. Lima kabupaten/kota itu adalah Solo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar. SK TPAKD dikeluarkan bupati/walikota.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan harapan pengukuhan TPAKD Kabupaten Karanganyar memberikan  pengaruh positif bagi pelaku usaha. “Intinya pertumbuhan dan pergerakan ekonomi meningkat. Tahun 2020 nanti mari percepat penyerapan APBD. Itu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar,” ujar Bupati saat memberikan sambutan.

Bupati Karanganyar juga mengharapkan percepatan akses keuangan dimulai pada awal tahun 2020. Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat adalah dengan menanamkan rasa senang menabung, dimulai sejak dini.

Beberapa siswa dari beberapa sekolah di Kab. Karanganyar mendapatkan bantuan tabungan senilai masing-masing Rp. 100.000,00 dari beberapa bank yang ada di Karanganyar.

Selain itu, diserahkan pula klaim asuransi peternakan dan pertanian.

Demikian, Diskominfo (ard/tgr)

Read More
WhatsApp Image 2019-12-11 at 15.42.58

Bantuan Sarpras Pertanian Untuk Desa Penghasil Beras Organik di Karanganyar

Wamendes PDT, Budi Arie Setiadi mengecek embung atau waduk di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang

 

KARANGANYAR – Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk pengembangan pertanian penghasil beras organik di Karanganyar. Pemberian bantuan itu dalam rangka kerja ke Karanganyar, Budi Arie, sekaligus meresmikan bantuan Rice Miling Unit (RMU) yang dilengkapi dengan lantai jemur, alat pengeringan, dan pengemasan di Desa Ngemplak, Karangpandan, Rabu (11/12).

Pada kesempatan itu, Wamendes PDTT juga memberikan bantuan embung guna menunjang produksi pertanian beras organik di Desa Gentungan, Mojogedang. Perlu diketahui, sebel

Wamendes PDT mengecek rice mill di Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan

umnya, sebanyak 15 desa yang tersebar di lima kecamatan telah ditetapkan menjadi desa penghasil beras organik. Dengan total lahan yang ditanami padi organik seluas sekitar 300 hektare. Di Kecamatan Karangpandan, terdapat di Desa Ngemplak, Tohkuning, dan Bangsri. Di Kecamatan Mojogedang, ada di Desa Gentungan, Pendem, Sewurejo, dan Pereng. Kemudian di Kecamatan Kerjo, ada di Desa Kuto, Kwadungan, dan Karangrejo. Di Kecamatan Jenawi, berada di Desa Balong dan Seloromo. Sedangkan di Kecamatan Matesih, berada di Desa Ngadiluwih dan Gantiwarno.

Budi Arie Setiadi mengatakan, dari data Kemendes PDTT pada 2019, terdapat 13.323 desa tertinggal yang tersebar di seluruh Indonesia. Targetnya, 5 tahun ke depan dapat mengentaskan 10 ribu desa tertinggal. Dikatakannya, Karanganyar sudah memiliki produk unggulan, yakni beras organik.

“Kami percaya, 5 hingga 10 tahun ke depan, kebutuhan beras organik akan meningkat karena penduduk Indonesia makin peduli pada kesehatan. Karanganyar sudah mempelopori, kita berharap bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang ingin mengembangkan beras organik,” katanya.

Adanya penetapan desa penghasil beras organik di lima kecamatan yang tersebar di 15 desa patut diapresiasi. Diharapkan pengembangan pertanian beras organik di Karanganyar dapat mendorong laju percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Kami membantu finansial, teknis, bimbingan, dan bermitra dengan berbagai instansi. Soal packaging dan pemasaran kita bantu. Jika sudah tertata secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, bisa diekspor,” ujarnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan, 15 desa di 5 kecamatan sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai desa penghasil beras organik. Diungkapkannya, dalam sekali panen bisa menghasilkan padi organik sebanyak sekitar 8 ton per hektare. Pemerintah sudah mencanangkan setiap satu desa mempunyai satu produk unggulan. “Tanah kita semua subur, nek rodok sregep sithik jane sugih kabeh (kalau mau kerja keras pasti kaya) , mung musuhe males (tapi kendalanya malas). Senenge dodolan lemahora garap lemah (senangnya menjual tanah, tidak mengolah tanah). Maka jangan sampai dijual, ayo dikelola dengan baik,” terangnya.(hr/adt)

Read More
IMG-20191211-WA0016

Optimalkan PAD, Pemkab Karanganyar Pasang Tapping Box

Diskominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melakukan dialog terkait pemasangan tapping box dengan salah seorang pelaku usaha.

Karanganyar- Pelaku usaha perhotelan, tempat hiburan, parkir maupun restoran di seluruh Karanganyar dikumpulkan di Hotel Alana pada Rabu pagi (11/12) untuk diberikan sosialisasi perpajakan.

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara Pemerintah dengan para pelaku usaha, meningkatkan PAD dan kesadaran membayar pajak serta pemberian apresiasi bagi wajib pajak yang berprestasi.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Narimo menjelaskan bahwa 32 kotak penyadap ditarget terpasang pada 2019. Ada yang telah dipasang di 18 tempat usaha. BKD memetakan 50 tempat usaha potensial memasang kotak sadap.
“Ada kenaikan pajak yang diperoleh berkat kotak sadap,” katanya.

Penerimaan pajak dari empat hotel ternama di Karanganyar meningkat 22 persen hingga 97 persen pada 2019 dibandingkan 2018, berkat penerapan kotak penyadapan. Sedangkan untuk restoran, salah satu wajib pajak  menyetor 882 persen dibandingkan tahun lalu saat belum memakai kotak sadap.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang hadir pada pertemuan pajak bertema ‘sinergi dan harmoni membangun Kabupaten Karanganyar’, tersebut meminta kepada semua pelaku usaha untuk memasang kotak penyadapan/Tapping Box yang berisi alat monitoring transaksi usaha yang dipasang di mesin kasir untuk menghitung setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha. Kotak penyadapan data akan masuk ke server pemda lokal.

Ditambahkan pihaknya juga terbuka menerima semua aspirasi, saran serta keluhan para pelaku usaha.

“Pajak itu sedekah. Mendukung pembangunan. Sifatnya sedekah, lebih menyejahterakan. Percayai hal itu,” pungkasnya. (An/ina)

 

 

 

Read More
_DSC1696

Wakil Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Akan Kunjungi Beras Organik di Karangpandan Hari ini

Wamendes PDT, Budi Arie Setiadi

 

 

KARANGANYAR – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Projo Budi Arie berencana akan mengujungi wilayah Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/12). Kunjungan Wamendes dalam rangka meningkatkan dan pengembangkan pertumbuhan ekonomi di kawasan pengembangan pertanian organik ‘beras organik’ di bumi intapari. Sesuai jadwal Wamendes akan diterima di rumah dinas bupati Karanganyar pukul 11.30.

Selanjutnya akan mengadakan kunjungan ke Balai Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan. DI Ngemplak Wamendes akan bertatap muka dengan petani. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang. DI Desa Gentungan akan mengunjungi embung di dan smart farming di desa setempat. (hr)

Read More
WhatsApp Image 2019-12-11 at 08.35.43

Bupati Sidak Pembangunan Kantor Kecamatan Jatiyoso dan Jumantono

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan sidak pembangunan Kantor Kecamatan Jatiyoso

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan inspeksi mendadak pembangunan dua Kantor Kecamatan. Masing-masing kecamatan Jatiyoso dan Kecamatan Jumantono. Sidak pertama dilakukan pembangunan Kantor Kecamatan Jatiyoso. Bupati sempat naik ke lantai dua untuk melihat pembangunan kantor yang berada di ujung paling selatan Kabupaten Karanganyar tersebut. Sambil berbincang dengan kecamatan dan kontraktor pembangunan.

Kemudian, sidak dilanjutkan untuk pembangunan di Kantor Kecamatan Jumantono. BUpati juga melihat detail lantai satu dan dua kantor Kecamatan Jumantono. Usai sidak, bupati Karanganyar mengatakan optimis pembangunan kantor Kecamatan Jumantono selesai tepat waktu. “Saya lihat kualitasnya juga bagus dan pembangunan kantor Kecamatan bisa selesai sesuai jadwal,” papar orang nomor satu di Karanganyar tersebut

Hanya saja, untuk yang pembangunan Kantor Kecamatan Jatiyoso Bupati ragu bisa selesai tepat waktu. Sebab tampak masih banyak yang belum selesai. Pihaknya berharap jika memang melebihi jadwal diharapkan segera mengajukan permohonan perpanjangan disertai penalti. “Pemerintah tidak berharap ada penalti atau perpanjangan,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-12-11 at 08.14.38

Basral, Atlet Asal Karanganyar Sumbang Medali Perak Di SEA Games 2019

 

 

KARANGANYAR – Atlet skateboard asal Kabupaten Karanganyar, Basral Graito Hutomo turut menyumbangkan medali perak dalam nomor Game Of Skate Putra Cabang Olahraga Skateboard di ajang SEA Games 2019. Basral gagal mengungguli atlet tuan rumah, Daniel Ledermann yang sukses meraih medali emas. Namun demikian, BUpati Karanganyar, Juliyatmono menyanjung atlet dari Colomadu tersebut.

Sebelumnya, dalam ajang Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) ke-11 yang diselenggarakan di Karanganyar pada akhir Oktober 2019, Basral juga sukses meraih juara pertama dalam kategori yang sama. Juliyatmono mengatakan, Basral dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lain, bahwa olahraga itu menjanjikan.

Menurutnya, sosok seperti Barsral merupakan model yang diharapkan oleh Kemendikbud, Nadiem Makarim. “Talentanya apa, dipacu terus supaya optimal,” katanya, Selasa (10/12). Sambungnya, sehingga tidak hanya mengedepankan perihal akademik, namun juga non-akademik.

Dia menambahkan sebelum berlaga dalam ajang SEA Games 2019, Basral juga tampil dalam ajang IOXC ke-11 yang diselenggarakan di Karanganyar dan mendapatkan juara. “Tentu kita kan mengundangnya, ia juga jadi inspirasi bagi anak lain. Kita akan tanya apa yang selama ini masih mengganjal, supaya optimal (mengembangkan bakatnya), kita korek itu,” jelasnya. (hr/adt)

Read More