Category: Berita

DSC_3503

Ratusan Warga Berebut Gunungan Dalam Napak Tilas Perjanjian Giyanti di Karanganyar

Sekda Karanganyar Sutarno saat memberikan sambutan dalam acara ceremonial Perjanjian gianti di Jantiharjo

Karanganyar – 14 Februari 2020

Ratusan warga berebut gunungan berisi hasil bumi, arum manis dan brondong dalam acara napak tilas Perjanjian Giyanti di Kelurahan Jantiharjo Kecamatan/ Kabupaten Karanganyar, Kamis (13/2/2020) malam.

Napak tilas ini merupakan upaya memperkenalkan dan melestarikan Perjanjian Giyanti yang berlangsung pada 13 Februari 1755 silam. Dimana dalam perjanjian tersebut menandai pembagian dua wilayah yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.

Jalan kampung sepanjang sekitar 300 meter di padati bazar jajanan serta dihiasi arum manis yang digantung. Tampak ratusan pengunjung memadati kawasan situs Perjanjian Giyanti sebelum dilangsungkan kirab gunungan.

Tepat saat prosesi persembahan gunungan, pengunjung yang didominasi warga sekitar tak canggung berdesakan demi mendapatkan arum manis dan hasil bumi. Tradisi tahunan tersebut menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga Kerten Jantiharjo maupun sekitarnya.

Meski telah lanjut usia, warga Kerten RT 2/9, Muhammad Sujak (72) rela berdesakan dengan warga lainnya demi mendapatkan hasil bumi dan arum manis yang disajikan dalam empat gunungan.

Jerih payahnya berdesakan dikerumuman warga membuahkan hasil. Perempuan itu tampak mendekap beberapa jagung dan cabai yang didapatkannya setelah berebut gunungan dengan warga lainnya.

“Ini dapat cabai, jagung dan kentang. Saya ikut karena kepingin. Setiap tahun pasti ke sini tapi tidak selalu ikut rebutan,” katanya sembari mendekap hasil gunungan.

Petugas Linmas, Parno (40) mengungkapkan, perayaan tahun ini lebih ramai dibandingan tahun lalu. Parno terlihat kerepotan mengamankan jalannya prosesi berebut hasil gunungan.

“Lebih mudah tahun lalu. Tahun ini lebih ramai. Kalau kemarin kan berebutnya di luar (jalan kampung), ini di dalam dan ruangannya sempit,” terangnya.

Lurah Jantiharjo, Agus Cahyono menyampaikan, serangkaian acara napak tilas Perjanjian Giyanti berlangsung mulai 8-13 Februari 2020. Perayaan ini dikemas dengan adat budaya Jawa dilengkapi iringan musik karawitan serta tari gambyong.

“Ada sekitar 2.000 arum manis yang dibagikan kepada warga. Arum manis itu merupakan hasil UKM warga sekitar. Ada empat gunungan yang disajikan, dua hasil UKM warga sekitar dan sisanya berisi hasil bumi,” ujarnya.

Dijelaskannya, gunungan tersebut merupakan wujud syukur dari masyrakat. Ibarat apa yang dihasilkan masyarakat dibagikan kembali kepada masyarakat.

Ia berharap melalui kegiatan ini bisa memperkenalkan dan melestarikan situs Perjanjian Giyanti di Kelurahan Jantiharjo.(Ard/Tgr)

 

 

 

Read More
DSC_1878

Seribuan Siswa SD/MI di Mojogedang Ikuti Try Out di SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang

Pemanpilan Ekstrakulikuler Tapak Suci dalam kegiatan Gebyar Muktamar Muhammadiyah ke-48 di SMP Muhammadyah 4 Mojogedang. (16/02)

Karanganyar, 16 Februari 2020

Sebanyak 1072 siswa SD/MI di Kecamatan Mojogedang dan sebagian dari Kabupaten Sragen mengikuti Try Out yang digelar oleh SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang. Dalam kegiatan ini, ditampilkan juga pentas seni oleh para siswa dari SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang. Penampil berasal dari ekstrakulikuler yang dijalankan oleh SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang.

Penampilan pentas seni ini bertujuan selain untuk melatih rasa percaya diri para siswa, hal ini juga sebagai sarana hiburan bagi para peserta try out dalam menunggu hasil try out yang juga akan diumumkan hari itu juga. Terdapat 6 ekstrakulikuler yang akan ditampilkan.

Salah satu penampilan yang cukup menarik adalah dari ekstrakulikulier tapak suci. Dimana para siswa memeragakan beberapa adegan berbahaya namun masih tetap aman dan selamat. Menurut Sri Yuniati, Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang, para siswa terlihat antusias dalam berpartisipasi di acara yang juga dalam rangka memeriahkan gebyar Muktamar Muhammadiyah ke 48 ini.

Sambutan oleh Camat Mojogedang

Turut hadir Camat Mojogedang dalam kegiatan ini. Eko Joko Iswanto, SH, menyampaikan bahwa hendaknya sebagai generasi muda harus sudah memiliki tekad yang kuat dan berusaha dalam meraih cita-cita. Mengikuti try out adalah salah satu upaya dan usaha dalam meraih cita-cita.

Demikian Diskominfo. (ard/tgr)

Read More
IMG20200215084405

Sensus Awal Penduduk 2020, BPS Karanganyar Datangi Kediaman Bupati

Kominfo

Tercatat SP 2020: Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta isteri sebagai warga Karanganyar telah tercatat pada awal sensus penduduk 2020 secara online, Sabtu (15/2).

Karanganyar,
Badan Pusat Statistik (BPS) Karanganyar mendatangi kediaman pribadi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Sabtu (15/02/20) di Dusun Pokoh Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu.
Kedatangan BPS Karanganyar ini untuk melakukan pendataan penduduk dan dimulainya sensus penduduk secara online di Kabupaten Karanganyar.

Petugas BPS Karanganyar mulai mendatangi kediaman Bupati Karanganyar, Juliyatmono kapasitasnya sebagai warga Karanganyar. Sehingga pendataan pun dilakukan di rumah pribadi Bupati.

Kepala BPS Karanganyar, Dewi TriRahayuni mengatakan pendataan kependudukan di tempat tinggal Bupati merupakan awal dimulainya sensus penduduk di Kabupaten Karanganyar. Nantinya petugas akan mendatangi dan mencari rumah-rumah warga untuk pemutakhiran data.

“Semoga seluruh penduduk Karanganyar tercatat semua. Apalagi metode sensus penduduk tahun ini secara offline atau cacah jiwa dan online,”katanya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200214-WA0011

Menggali Potensi Remaja Indonesia di Era Digital Bersama Seminar Psikologi Remaja

Sambutan Bupati Yang Diwakili Kepala Disparpora Titis Sri Jawoto

Karanganyar – Dalam menghadapi era digital pada saat ini diharapkan untuk para remaja khususnya di Kabupaten Karanganyar agar mengembangkan potensiya di bidang yang positif, produktif, dan kreatif untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih baik. Itu diungkapkan Drs.Suyoto,M.M pada acara Seminar Psikologi Remaja dengan tema “Peran Remaja Indonesia di Era Digital” di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (14/2).

Dalam sambutan Bupati yang diwakili oleh Drs. Titis Sri Jawoto berpesan berfikirlah yang positif. “Intelektual, kesehatan, keterampilan, kepribadian yang baik agar menjadi remaja yg produktif. Untuk mencapai semua itu harus melalui latihan seperti sebuah organisasi serta menggunakan waktu sebaik mungkin sehingga mendapat masa depan yang lebih baik”, jelasnya.

Pakar Psikologi sekaligus pemateri, Suyoto juga menyampaikan bahwa “peran keluarga sangat penting dalam kehidupan seorang remaja di era digital saat ini”. Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini diharapkan para remaja mampu menjadi orang yang bermakna sesuai dengan prinsip Pashmina ( Pelayanan Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah ) remaja yang berkualitas dan berguna.

“Sebagai seorang remaja harus Memiliki wawasan kedepan. Bertanggung jawab dan memiliki hubungan yang harmonis dalam keluarga serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” ujar Suyoto. (In/Rz/Sh)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-13 at 18.39.16 (1)

Mahasiswa KKN USB Surakarta Resmi ditarik

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan pada penarikan mahasiswa KKN USB Surakarta, Jum’at (14/2).

Karanganyar,

Sejumlah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Setia Budi (USB) Surakarta resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak Kampus setelah selesai melaksanakan KKN dibeberapa desa di Karanganyar. Penarikan langsung dipimpin  Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at pagi (14/2/2020).

Selaku koordinator KKN Universitas Setia Budi (USB) Surakarta,  Waridi Hendri Saputro meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menarik kembali pengabdian masyarakat mahasiswa KKN USB Surakarta  dimana telah menyelesaikan tugasnya untuk memajukan dan memahami kehidupan masyarakat di Karanganyar sebagai calon pemimpin masa depan.

“Hasil yang dicapai adalah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi dari setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya lebih cerdas,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN USB untuk berlatih dan belajar bersama. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN USB di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa USB yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya. (Ind/Dn/Rz/Sh)

Read More
IMG-20200213-WA0030

Pelepasan Pengurus Takmir Masjid Agung

Kominfo

Sekda Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan arahannya dihadapan para takmir masjid agung, Kamis (13/2) siang

Karanganyar,

Pelepasan Pengurus Takmir Masjid Agung Karanganyar digelar di Rumah Makan Joglo Popongan Kabupaten Karanganyar,Kamis (13/02/20).
Pelepasan dilakukan oleh Sutarno Sekda Kabupaten Karanganyar seiring akan dimulainya pembangunan Mesjid Agung Karanganyar.

Para pengurus takmir Masjid Agung yang dilepas terdiri dari berbagai bidang seperti di bidang dakwah, pendidikan, sosial, KBIH, ZIS, perpusatakaan, koperasi, toko dan Poliklinik Baznas.

Sekda Karanganyar Sutarno menyatakan terimakasihnya atas sumbangsih para pengurus takmir Masjid Agung Karanganyar.

“Atas nama Pemkab dan pribadi saya ucapkan terimakasih atas dedikasi dan kinerja para pengurus takmir,”ujarnya.

Ditambahkannya saat ini Pemkab Karanganyar tengah akan membangun Masjid Agung seperti Masjid Nabawi di Madinah. Sehingga bangunan yang di sekitarnya harus diratakan agar tidak mengganggu proses pembangunan masjid. Diharapkan pembangunan masjid dapat berjalan dengan lancar.

“Tahap awal lelang dan pelepasan aset termasuk peralatan atau perlengkapan dibangunan. Semoga dilancarkan sehingga memberikan berkah untuk kemashlahatan umat “,pungkasnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200213-WA0024

PPID Desa Kecamatan Jenawi Siap Dibentuk

Kepala Desa, Sekdes dan BPD Mengikuti Sosialisasi Pembentukan PPID Desa di Kecamatan Jenawi

Karanganyar – Kecamatan Jenawi gelar sosialisasi pembentukan PPID Tingkat Desa, dengan menghadirkan narasumber dari Diskominfo Kabupaten Karanganyar  pada Kamis, (13/02/20) di Aula Kantor Kecamatan Jenawi.

Hal tersebut dilakukan demi terwujudnya pemerintah desa dan masyarakat yang sadar informasi, karena saat ini pemerintah desa dituntut untuk menerapkan keterbukaan informasi publik, yang ditandai dengan terbentuknya struktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Dalam sosialisasi tersebut, Kasi PSDKI, Kristiana Dwi K selaku narasumber dari Diskominfo Kabupaten Karanganyar memaparkan terkait penetapan Perdes, pembentukan PPID Desa, atasan PPID, serta bagaimana mengelola informasi yang benar sehingga terhindar dari permasalahan sengketa informasi.

Lebih lanjut dijelaskan informasi-informasi yang wajib disampaikan ke masayarakat desa, seperti informasi wajib berkala, informasi setiap saat, informasi serta merta dan informasi yang dikecualikan.

“Informasi bisa masuk kategori dikecualikan setelah melalui tahapan atau mekanisme, yakni dilakukan rapat dengan mengundang pihak terkait, menyiapkan informasi apa yang akan dimasukkan dalam kategori dikecualikan, kemudian dilakukan uji konsekuensi, dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan peserta yang hadir baru ditetapkan dengan keputusan kepala desa” terang Kristiana.

Ditambahkan oleh Eny Fauziah, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Karanganyar, bahwa sesuai dengan adanya UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Perbub No 24 Th 2017 tentang pedoman pengelolaan dan pelayanan informasi dan dokumentasi, serta aturan Komisi Informasi No 1 Th 2018 tentang standar layanan informasi maka perlu segera dibentuk PPID desa, atasan PPID dan juga membuat Website PPID Desa.

Lebih lanjut, penggalakan keterbukaan informasi publik ini perlu dilakukan karena desa juga menjadi badan publik yang legal dan bertanggung jawab memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, desa harus mempersiapkan beberapa hal untuk mendukung posisinya sebagai badan publik. (An/In/Tgr)

Read More
DSC_3070

Kunjungi Karanganyar, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Untuk Menanam Pohon Dan Resmikan Museum Atsiri

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto dan Camat Tawangmangu Rusdianto saat akan melaksanakan penanaman pohon di Bukit Mongkrang Tawangmangu Karanganyar

Karanganyar – 12 Februari 2020

Pernyataan itu disampaikan oleh Ganjar saat mengikuti aksi penanaman bersama ratusan relawan di Bukit Mongkrang Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/2/2020).

“Kemarin saya agak kaget ketika diomongkan, Pak Ganjar ngelawak, hutannya sudah rusak baru mau ditanaman. Lah wong sudah rusak, nggak mau ditanam, lha anda maunya apa? Karena itu sudah rusak maka ayo ditanam,” katanya disela aksi penanaman pohon.

Kepada pihak Perhutani, Ganjar meminta supaya mengajak partisipasi masyarakat seperti LMDH atau kelompok peduli lainnya ketika ada pemnfaatan lahan. Sehingga ketika ada pemanfaatan lahan hutan yang sifatnya membuka ruang semisal untuk pariwisata atau sebagainya, partisipan-partisipan tersebut bisa diajak.

“Kurangi sesedikit mungkin nebang, syukur nol. Sehingga kalau kita mau buat ruang-ruang katakan untuk pariwisata, dan pemanfaatan sebagainya.

Tolong meliuk saja, mengikuti kontur. Tidak perlu merubah. Nah ini yang kita harapkan bisa berjalan. partisipan-partisipan itu bisa diajak, masyarkakat bisa diajak sehingga tidak sinis yang muncul,” terangnya.

Sambungnya, sampai Maret ini digalakkan menanam pohon, Menurutnya. upaya penghijauan dari pemerintah terhitung masih kecil. Ia berharap menanam pohon bisa menjadi tradisi.

“Kita tradisikan, kalau bisa ada anak lahir, meminta surat keterangan, suruh tanam. Ada yang menikah, suruh tanam, ada yang lulus sekolah, naik pangkat, suruh tanam. Lha yang mau kawin lagi, suruh tanam 2 hektare,” ungkapnya.

Dalam aksi penanaman pohon tersebut, disiapkan sebanyak 3.000 bibit pohon berbagai jenis seperti ringin, aren, beringin dan gayam. Selain diikuti berbagai komunitas dan para relawan. Wakil Bupati, Rober Christanto, Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi dan Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andi Amin Latama turut hadir meramaikan aksi penanaman pohon.

Wabup Karanganyar, Rober Christanto mengungkapkan, penanaman pohon ini bentuk kepedulian terhadap alam. Pihaknya juga turut mensosialisasikan gerakan menanam pohon tidak hanya di sekitar lereng Gunung Lawu saja tapi di seluruh wilayah Karanganyar.

“Kita sosialisasikan kepada masyarakat, tidak hanya di sini tapi di seluruh Karanganyar. Wilayah lereng Gunung Lawu ini harus tetap kita jaga,” pungkasnya.

Masih dalam kunjungannya di Kabupaten Karanganyar, Gubernur Ganjar juga meresmikan Museum Atsiri yang baru saja selesai tahap pembangunannya dan sudah bisa dikunjungi wisatawan.

Museum atsiri menjadi jadi salah satu wahana dalam Edukreasi Rumah Atsiri di Kecamatan Tawangmangu Karanganyar ini menyajikan sejarah mulai dari berdirinya Rumah Atsiri hingga proses pembuatannya.

Ganjar berharap masyarakat mau untuk berkunjung ke Edukreasi Rumah Atsiri ini, karena selain bisa membuat rileks dengan suasana yang syahdu, masyarakat juga pastinya akan mendapat ilmu pengetahuan tentang minyak atsiri. (Ard/Tgr)

Read More
DSC_3376

Benahi Layanan Public Demi Kesejahteraan Masyarakat Karanganyar

Sekda Karanganyar Sutarno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan membuka acara Technical Assistance Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Bagian Orpeg Setda Karanganyar di Aula Jawa Dwipa Karangpandan

Karanganyar – 13 Februari 2020

Kepala Sekda Karangnyar Drs Sutarno M.Si membuka acara Technical Asistance Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Public Pemerintahan Kabupaten Karanganyar di Gedung pertemuan Jawa Dwipa Kabupaten Karanganyar pada Kamis(13/02/20).

” Paling tidak bisa seperti program layanan Ojek Asi yang bisa menyabet penghargaan terbaik di Jawa Tengah “,jelasnya.

Disebut dengan layanan publik sendiri adalah sesuatu yang dibuat oleh pemerintah untuk masyarakat umum, sedangkan sesuatu inovasi yang dibuat oleh swasta bukan termasuk dalam layanan publik. Misalnya berupa layanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Dalam pertemuan pagi hari ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, mendiskusikan dan memberikan gambaran inovasi dalam pelayanan publik dengan menggunakan beberapa contoh dari kota-kota lain yang sudah melaksanakan pelayanan publik dan berhasil menyejahterakan dan mempermudah aktivitas masyarakat. Menurut Redi “Inovasi dalam pelayanan public tersebut harus lahir dari adanya defisit atau masalah yang di alami oleh masyarakat itu sendiri”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala OPD, pejabat / staff yang menangani seluruh pelayanan publik Kabupaten Karangnyar dengan narasumber Redi Setiadi dari Advisor Gizz Transformation. Dengan adanya kegiatan ini antara pihak pemerintahan dengan masyarakat dapat bekerjasama dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik yang lebih baik. (Ard/Dn/Rz/Sh)

Read More
index

Menteri LKH Mendadak Berkunjung Ke Monomen Tanah Kritis dan Persemanen Bibit Di Jumantono.

Bupati Karanganyar dampingi Menteri KLH saat melakukan pemantauan terhadap sejumlah bibit yang ada di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono, Karanganyar

KARANGANYAR – 10 Februari 2020

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar, Senin (10/2) pagi mendadak berkunjung ke Karanganyar. Menteri KLH datang di Karanganyar sekitar Pukul 08.00 WIB, langsung menuju ke Monumen Tanah Kritis yang ada di wilayah, Desa Sukosari, Jumantono.

Setelah melihat kondisi monumen tersebut Menteri KLH selanjutnya melakukan pemantauan terhadap sejumlah bibit yang ada di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono, Karanganyar.

Di lokasi Persemaian Permanen, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup dalam kunjungannya langsung di dampingi oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono. Dan melihat sejumlah bibit tanaman yang dikembangkan di persemaian.

Manager persemaian permanen BPDASHL Solo, Marzuki mengungkapkan, kedatangan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup ke Balai Persemaian, lantaran direncanakan Presiden Republik Indonesai Joko Widodo dalam waktu dekat akan berkunjung ke Karanganyar, dan melakukan penanaman bibit pohon di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Ibu Menteri tadi hanya ngecek ketersediaan bibit mas, infonya untuk kegiatan nanti Pak Presiden yang akan melakukan penanaman pohon di wialayah Soloraya, makanya beliau ingin melihat langsung apakah ketersediaan bibit itu ada atau tidak,” terang Marzuki.

Diungkapkan Marzuki, di Balai Persemaian tersebut terdapat berbagai jenis bibit pohon yang siap untuk ditanam untuk program reboisasi ataupun program lainnya.

“Ada sekitar 600 san ribu bibit mas di sini, dan sudah siap jika dibutuhkan nanti untuk proses reboisasi baik diwilayah Solo atau Pacitan, atau wilayah lainnya,”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengaku kedatangan Ibu Menteri KLH tersebut memang sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada pemerintah Kabupaten. Orang nomor satu di Bumi Intanpari ini mengatakan, kedatangan Ibu menteri hanya ingin memastikan ketersediaan bibit saja. Karena direncanakan presiden dalam waktu dekat akan melakukan program penanaman pohon.

“Infonya pak presiden mau ke Karanganyar, untuk melakukan reboisasi atau penanaman bibit pohon, lokasinya dimana saya juga belum tau, dan tadi juga dadakan, ibu menteri kemudian melanjutkan perjalanan ke wilayah Wonogiri,” kata Bupati.(Ard/Tgr)

Read More