Category: Berita

20200222_101737

Ketua Kadin Terpilih ; Kita “Bobol” Kantong Wisatawan

Diskominfo

Penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

KARANGANYAR-Pelantikan pengurus KADIN (Kamar dagang dan industri) Kabupaten Karanganyar, diselenggarakan di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Sabtu Pagi (22/02/20).

Organisasi pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian tersebut telah melantik sebanyak 52 pengurus.

Ketua Kadin terpilih, Mulyono Herlambang, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yg telah mendukung kelancaran acara ini.

Disampaikan pula bahwa Kabupaten Karanganyar punya potensi ekonomi yang luar biasa di bidang pertanian,pariwisata maupun industri.

“Banyaknya wisatawan yang datang ke Karanganyar, kesempatan kita bobol kantong, kita siapkan jasa angkutan, penginapan dan obyek-obyek wisata” ungkapnya.

Sementara, Ketua KADIN Provinsi Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan bahwa salah satu upaya meningkatkan investasi di Karanganyar adalah melalui pariwisata.

“Jika pariwisata maju, perdagangan maju maka secara langsung banyak investasi ke Karanganyar dan lapangan pekerjaan terbuka lebar, perekonomian meningkat” jelasnya.

Ada 22 asosiasi usaha di Karanganyar, semua tidak bisa hanya dikerjakan KADIN dan Pemkab Karanganyar, namun peran serta semua pihak diperlukan.

“Harus bersatu dan bersinergi, meningkatkan kualitas UMKM di Karanganyar, mengingat Jateng merupakan kiblat UMKM di Indonesia”, pungkasnya. (An/In)

 

Read More
IMG_20200221_091925

Bupati Karanganyar bagikan 177 NMAX

Penandatanganan BAST hibah kendaraan dinas operasional kepada Kepala Desa se Kab. Karanganyar oleh Bupati Karanganyar.

 

 

 

Karanganyar – Sebanyak 177 kendaraan dinas NMAX dibagikan kepada pemerintah desa dan kelurahan pada Jumat pagi (21/02/20) di Gedung Wanita Karanganyar.

Kepala BKD Karanganyar, Kurniadi Maulato menyampaikan bahwa pengadaan kendaraan dinas operasional ini karena tuntutan kebutuhan, mengingat banyak yang sudah tidak layak pakai. Selain itu, NMAX dipilih sebab dirasa pas dengan medan dan wilayah di Kabupaten Karanganyar yang berbukit-bukit.

“Nantinya kendaraan yang sudah tidak terpakai itu mau diapakan, menunggu arahan bupati” jelasnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara langsung hadir untuk menyerahkan kendaraan dinas tersebut, pihaknya berharap keberadaan motor tersebut dapat meningkatkan kinerja para kades dan lurah agar lebih baik kedepannya.

“Kendaraan sebagai wujud kesungguhan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Karanganyar, semoga berkah, sejahtera, bahagia lahir, batin di dunia akhirat,” pungkasnya. (an/in)

Read More
_DSC3580

Karanganyar Dapat Jatah 12 Ribu Sertifikat, BPN Minta Kawalan Penegak Hukum

Karanganyar – 20 Februari 2020

Sebanyak 95 desa di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar mendapatkan alokasi sertifikat tanah dalam progam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2020. Pernyataan itu disampaikan Kepala Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Karanganyar, Anton Jumantoro saat pengambilan sumpah janji panitia adjudikasi satuan tugas fisik.

Lalu satuan tugas yuridis, dan satuan tugas administrasi PTSL di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (20/2/2020). Anton menyampaikan, Karanganyar mendapatkan alokasi dalam program PTSL sejumlah 12 ribu sertifikat hak atas tanah dan 20 ribu Peta Bidang Tanah (PBT) pada tahun ini.

Alokasi tersebut tersebar di 95 desa yang ada di 9 kecamatan. “Sesuai surat kepala kantor untuk pembiayaan di BPN itu nol Rupiah.”

“Kemudian sudah diakomodir melalui Perbup Karanganyar Nomor 11 Tahun 2019.”

“Menyikapi SKB tiga menteri yang biayanya Rp 150 ribu.”

“Kalau di Karanganyar yang agak terjal zona satu itu besarannya Rp 600 ribu, kalau agak dasar Rp 500 ribu,” katanya, Kamis (20/2/2020).

Sambungnya, pengurusan kaitannya dengan ATR/BPN tidak dikenakan biaya atau nol Rupiah. Sedangkan komponen seperti materai, pengukuran atau patok dan rekomendasi ke pihak desa memang itu di luar ATR/BPN. Dalam penyampaian penyuluhan dan pengukuran pihaknya akan meminta kawalan pihak kepolisian, TNI, kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Ahmad Mudhor menambahkan, untuk menghidari adanya pungli perlu adanya transparansi, memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Selain ada layanan aduan dan adanya pengawasan.

“Proses pengajuannya bagaimana, biayanya berapa, jangka waktu prosesnya berapa lama dan lain-lain.”

“Sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya dan tahu haknya,” pungkasnya.(Ard/Tgr)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_4228

Karanganyar “Berguru” PPID ke Kota Pekalongan

Kabid IKP Kota Pekalongan, Nurul Indrawati menerima cinderamata dari Kepala Diskominfo Karanganyar, Sujarno, saat melakukan kunjungan study banding tim PPID Kabupaten Karanganyar ke Diskominfo Kota Pekalongan. (20/02)

KARANGANYAR – Pengelola PPID di seluruh OPD dan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Karanganyar berguru ke PPID Kota Pekalongan. Rombongan yang dipimpin Kepala Diskominfo Karanganyar, Sujarno pengin mengetahui ‘resep’ PPID Kota Pekalongan yang meraih juara dari berbagai lomba keterbukaan informasi publik. rombongan diterima oleh Kabid IKP Kota Pekalongan, Nurul Indrawati di ruang pertemuan Disdukcapil.
“Kami pengin belajar PPID dari Kota Pekalongan yang meraih juara terkait keterbukaan informasi publik. Mohon ilmu itu dapat ditularkan ke admin PPID di lingkungan Pemkab Karanganyar,” papar Sujarno saat memberikan sambutan selamat datang.

Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar menyampaikan maksud dan tujan kegiatan study banding

Kepala Bidang IKP Diskominfo Kota Pekalonggan, Nurul Indrawati diawal sambutan meminta maaf sedianya Kepala Dinas akan hadir sendiri. Namun mendadak dipangil sekda untuk rapat tanggap darurat terkait banjir yang melanda Kota Pekalongan. Nurul mengapresiasi kedatangan Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Sebab menjadikan PPID Kota Pekalongan sebagai rujukan. “Setiap ada sengketa informasi, pemohon melakukan permohonan kepala PPID utama (dalam hal PPID utama adalah Kepala Diskominfo). selanjutnya disaring terlebih dahulu informasi dengan mengundang OPD terkait,” ungkap Nurul.

Setiap permohonan informasi, tambah Nurul ada tenggang waktu penyelesaian. Waktu penyelesaian 10 hari kerja. Jikalau belum selesai, PPID akan minta tambahan waktu hingga 7 hari kerja. Dalam setiap laporan ada formulir dan KTP pemohon informasi. “Kami juga melihat tujuan dari permintaan informasi. Jika memang tidak jelas. Kami akan menolak,” ungkapnya.

Pihaknya juga rutin melakukan monitoring melalui website. Bukan itu saja, setiap tahun ada pelatihan bagi admin PPID sampai 4 kali. Diskominfo Kota Pekalongan juga rutin melakukan pameran dan pekan informasi daerah dari masing masing OPD. “Untuk SPJ kami tegas menolak untuk dipublikasikan sebelum ada audit dari inspektorat. Tapi klau sudah diudit bisa dipublikasikan jika ada yang meminta,” imbuhnya.

Demikian Diskominfo (tim liputan Diskominfo)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-19 at 00.15.07-1

Said Aqil Siroj: Pesantren Dapat Angkat Peradaban Manusia

Ketua umum PB NU, Said Agil Siroj berada di Desa Sewurejo, Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Harlah ke 94 Nahdatul Ulama di Karanganyar agak istimewa. Sebab Harlah di Bumi Intanpari kedatangan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof, Dr KH Said Agil Siroj di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Selasa (18/2). Dalam pesannya, orang nomor satu di NU tersebut meminta pesantren yang akan dibangun dapat mengangkat peradaban manusia Karanganyar, Selasa (18/2/2020) malam.

Pada kesempatan itu, Said mengatakan nasionalime merupakan bagian dari iman begitu juga sebaliknya. Menurut Said, syariat islam itu bukan dikonstitusikan namun diamalkan. Sehingga tidak boleh ada yang mengganti dasar negara ini. “Pesantren yang akan ada di sini akan mendorong mengangkat dari aspek peradaban. Dari aspek martabat manusia yang berkarakter, memiliki jati diri, berkepribadian, mempunyi skill dan berpengetahuan,” pungkasnya.

Sementara Ketua PCNU Karanganyar, Khuzaini Hasan mengatakan, pembangunan pesantren NU di tanah wakaf yang berada di Sewurejo tersebut direncanakan akan dimulai pembangunannya pada pertengahan tahun ini. “Sesuai rencana awal, santri pondok pesantren berasal dari pelajar tingkatan SMA di PCNU setiap kabupaten yang ada di Indonesia,” katanya. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dengan adanya pesantren di wilayah Sewurejo ini harapannya nantinya dapat mengenalkan Islam yang ramah kepada masyarakat. Selain istighotsah dan peringatan Harlah ke-94 NU, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan launching kotak koin muktamar. Dijelaskan Khuzaini, kotak sumbangan koin muktamar dari masyarakat itu nantinya akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-39 NU di Lampung mendatang. “Insyaallah mukmatar nanti diselenggarakan secara mandiri. Tema harlah NU ke-94 ini mengambil tema kemandirian NU untuk persatuan bangsa. Koin muktamar itu hanya pancingan. Kedepan PCNU juga ingin mandiri dalam setiap penyelenggaraan kegiatan,” ungkapnya.(hr/adt)

Read More
IMG-20200219-WA0015

SHARING KIP BERSAMA PANSUS IV DPRD KAB. SLEMAN

Diskominfo

Tukar menukar cinderamata Bupati Karanganyar dengan Ketua Pansus IV DPRD Kab. Sleman.

Karanganyar-Sesuai agenda kunker terkait keterbukaan informasi publik (KIP), oleh anggota Pansus IV DPRD Kabupaten Sleman ke Karanganyar, Pemkab Karanganyar sebagai tuan rumah menerima dengan baik kunjungan tersebut di Podang I Kantor Setda Kab. Karanganyar. Rabu (19/02/20).

Sekda Karanganyar, Sutarno dalam sambutannya menyampaikan bahwa Karanganyar berhasil menyabet juara 3 penghargaan KIP Award sebagai Kabupaten yang informatif, namun di Th 2019 kemarin Karanganyar juga menghadapi beberapa kasus dan persidangan di Komisi Informasi, terkait sengketa informasi, ada yang sudah dinyatakan menang namun ada pula yang masih dalam proses pengadilan.

“Keterbukaan dan pelayanan informasi publik harus terus ditingkatkan, harus transparan dan dikelola dengan baik agar terhindar dari sengketa informasi” imbuhnya.

Beberapa point penting ditanyakan oleh Wakil Ketua Pansus KIP, Sri Riyadiningsih diantaranya tentang Perda KIP, pembentukan PPID Desa, implementasi KIP di tingkat desa, serta punishmen dan reward yang diberikan kepada OPD dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang turut hadir menambahkan, pihaknya senantiasa mendorong masyarakat agar sadar informasi.

“Keterbukaan informasi publik terus dilakukan untuk menghindari miss komunikasi, berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan mengadakan kegiatan festival anggaran yang selalu digelar tiap tahun, ketersediaan medsos pelayanan informasi publik, Website aktif serta mendatangi masyarakat atau titik lokasi yang ada kecenderungan bermasalah untuk berdiskusi”. jelasnya ( An/In).

 

Read More
WhatsApp Image 2020-02-18 at 09.08.34

Baznas Diharapkan Mampu Atasi Kemiskinan

 

KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Infak dan Sadoqoh (Baznas) Karanganyar diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan di bumi intanpari.  Pasalnya saat ini angka kemiskinan sudah turun satu digit. Jika mampu menurunkan sama di angkat 7 atau 6 persen maka akan menjadi sesuatu yang dasyat.

“Dalam rakerda Baznas terget Rp 18 miliar sudah terlampaui menjadi Rp 18,4 miliar. Ini barokah bagi kita semua. Mari kita lanjutkan yang sudah baik,” papar Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Setda Karanganyar, Agam Bintoro.

Menurut Agam, Tagline Karanganyar maju  dan tangguh. Tangguh itu kemampuan mengatasi hambatan, ancaman, gangguan dan tantangan. Tangguh tetap menginfakkan sebagian kecil rejeki yang dipunyai. “Mohon doa restu peletakan batu pertama akan segera dilakukan dan tahun depan masjid baru. Impian karanganyar menjadi pusat peradaban baru di tahun mendatang bisa terwujud,” tambahnya.

Terkait pembangunan masjid Agung, Wakil Ketua Baznas, Abdul Muid mengatakan sudah sejak lama mengimpikan Masjid diperbaiki dan rehab model paripurna. Sebab masjid tersebut merupakan Ikon identitas kebanggan masyarakat Karanganyar. Lelang fisik sudah dilaksanakan dan mulai kemarin sudah dilakukan pemerataan. Sedangkan Kantor-kantor yang ada di Masjid Agung  Karanganyar untuk sementara waktu pindah tempat. Yakni RA dan play Group, MUI dan DMI  pindah lantai IPHI Karanganyar, poli pratama Baznas di sebelah jembatan siwaluh. “ Zakat, infak sedekah pada Bulan Januari terkumpul Rp 963.235.714. Infak 301.076. 397. Total bulan Januari Rp 1.264.312.111,” imbuh Abdul Muid. (Dnk)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-18 at 13.05.44-1

Puskesmas Jaten 2 Andalkan Senyum Untuk Obati Pasien

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto ditemani Camat Jaten, Heru Aji Pratama Heru SH, MM melihat ruangan dan gedung baru Puskesmas 2 Jaten

 

KARANGANYAR – Puskesmas Jaten 2 punya trik khusus dalam mengobati pasien. Trik khusus itu adalah memberikan senyuman saat memberikan pelayanan berobat bagi pasien. Cara itu diyakini mampu mengobati pasien.

“Setiap hari kami melayani pasien antara 60-70 pasien, dan dengan memberikan senyuman saat berobat maka hati pasien senang. Ketika hati senang, penyakit akan pergi,” papar Kepala Puskesmas Jaten 2, dr Agus Supadyatmo MM saat memberikan sambutan dalam peresmian puskesmas yang berada di Desa Plosokerep, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, (18/2).

Peresmian Puskemas Jaten 2 dilakukan oleh Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto SE. Saat pelantikan tersebut, sambutan Agus mendapatkan perhatian khusus karena gaya bicara yang cenderung pelan namun lucu sehingga mampu menyedot perhatian tamu undangan. Dalam kesempatan itu, Agus juga mengatakan untuk program senyum, Puskesmas Jaten 2 berlatih setiap hari Kamis.

Dia amat bersyukur karena telah menempati gedung. Setahun terakhir, puskesmas Jaten 2 menempati postu yang kondisi sangat memprihatinkan. Selain sempit, pasien sempat dirawat dibawah pohon karena terbatasnya ruangan yang ada.  Dengan gedung baru ini, Agus bertekad akan melakukan pelayanan yang baik. “Kami bertekad memberikan pelayanan kesehatan yang nyaman dan menyenangkan. Pelayanan terbaik seperti kami melayani konglomerat,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten, Fatkul Munir mengatakan Puskesmas mempunyai dua fungsi sekaligus. Yakni fungsi kesehatan masyarakat dan kesehatan perorangan. Hadirnya Puskesmas Jaten 2 ini untuk melayani pasien di Desa Ngringo, Sroyo, Dan Dagen. “Kami berharap Puskesmas Jaten 2 bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” tandas Munir.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto mengatakan peresmian Puskesmas Jaten 2 adalah sesuatu yang membagakkan. Sebab yang awalnya secara kuno dan sempit, kini bisa lega hati karena kondisi sudah nyaman dan aman. Pihaknya berharap Puskesmas Jaten 2 tetap humoris sehingga pasien bisa sembuh dengan cepat. “Di Tasikmadu itu untuk pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Tasikmadu bisa  senang karena dilakukan sambil bernyanyi. Kami berharap Puskesmas Jaten juga melakukan hal yang sama,” ungkap Rober Cristanto. (hr/adt)

Read More
IMG-20200218-WA0004

Penyuluh Keagamaan Sebagai Penyambung Lidah Pemerintah

    Penyerahan SK Penyuluh Keagamaan Pegawai Non PNS Secara Simbolis

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalitas kerja penyuluh keagamaan, Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar gelar “Short Course Dakwah Melalui Medsos Penyuluh Agama Islam” di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, pada Selasa (18/02/20).

Keberadaan penyuluh diharapkan mampu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dan sebagai sumber informasi yang valid, dalam perannya sebagai penyambung lidah program-program pemerintah.

Plt Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar, Wiharso menjelaskan terkait fungsi edukatif seorang penyuluh dituntut mampu meningkatkan pengetahuan keagamaan dalam masyarakat,mengingat masih rendahnya pemahaman dan pengamalan agama di kehidupan sehari-hari.

“Keberadaan penyuluh jangan sampai menjadi penghalang tetapi harus menjadi problem solving bagi kehidupan agama serta mampu menjadi benteng utama dan pertama dalam mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat” terangnya.

Bupati Karanganyar yang dalam hal ini di diwakili Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto menyampaikan bahwa Pemerintah sangat konsen dan berkomitmen dalam hal peningkatan kualitas keagamaan, termasuk dalam menjamin keamanan dalam beribadah agar nyaman dan damai.

Disampaikan pula bahwa pemahaman masyarakat terkait keagamaan masih kurang, sehingga penyuluh keagamaan yang kompeten diperlukan agar wawasan masyarakat terkait keagamaan dapat berkembang dengan maksimal tanpa harus bersinggungan dengan agama-agama lain.

“Kompetensi, keterampilan dan kemampuan bagi pegawai PNS, non PNS maupun swasta sesuai dengan tuntutan jaman harus ditingkatkan, karena dunia kerja menghendaki demikian. Dalam persaingan global dan bidang apapun kompetensi akan mengamankan” pungkasnya. (An/In)

Read More
IMG-20200217-WA0032

JADIKAN PRINSIP STEAM UNTUK PENDIDIKAN PAUD YANG LEBIH BERKEMBANG

Pengarahan dan Pembukaan Workshop Oleh Bupati Karanganyar di SMPN 3 Karanganyar

 

 

 

 

Karanganyar – Workshop Penerapan Science , Technology , Engineering , Art, Mathematic (STEAM) diselenggarakan di SMPN 3 Karanganyar, Senin (17/02/20).

Kurang lebih 250 guru TK/ Pendidikan Paud Negeri Se-Kabupaten Karanganyar yang mengikuti acara ini. Workshop STEAM sendiri merupakan, sebuah pendekatan pembelajaran terpadu yang mendorong siswa untuk berfikir lebih luas tentang masalah di dunia nyata. Selain itu juga mendukung pembelajaran dalam pemecahan masalah mengenai sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika yang saling terkait.

Siti Amanah, M.Pd selaku ketua PGTKI Kabupaten Karanganyar berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi pondasi di bidang pendidikan TK atau pendidikan PAUD Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara langsung membuka workshop ini. Dalam sambutannya, Beliau mengatakan “Dalam mendidik murid TK/PAUD guru harus menyertakan kasih sayang dalam kegiatan belajar mengajar dan harus membentuk karakter anak-anak, sesekali ajaklah mereka belajar di luar ruangan“ jelasnya.

Sementara itu, Munirah Munawar,S.Pi,M.Pd selaku pembicara dan dosen PG PAUD Universitas PGRI Semarang, mengatakan bahwa pembelajaran STEAM terjadi secara alami setiap harinya ketika anak-anak mengeksplorasi, bermain dan mencoba hal-hal yang baru.
Maka dengan adanya workshop siang hari ini diharapkan dapat membangun kreatifitas anak dalam cara berfikirnya serta menghasilkan anak-anak yang cerdas dan berguna bagi bangsa dan Negara. (In/An/Rz/Sh)

Read More