Category: Berita

IMG-20200227-WA0009

Komisi I DPRD Kabupaten Kediri Study Banding Peranan BPD di Karanganyar

Kominfo

Pemkab Karanganyar menerima Kunker DPRD I Kabupaten Kediri, Kamis (27/2)

Karanganyar,

DPRD Kediri melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungannya ini anggota legislatif Kediri hendak melakukan studi banding peranan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Karanganyar.

Dalam kunjungannya ini para anggota DPRD Kediri khususnya dari Komisi 1 diterima oleh Sutarno, Sekda Karanganyar di Podang I di Kantor Bupati Karanganyar, Kamis (27/02/20). Sekda Karanganyar dalam sambutannya berterimakasih kepada para anggota legislatif asal Kediri yang menjadikan Karanganyar sebagai tujuan studi banding peranan BPD. Diakuinya peranan BPD sangat strategis dalam menjembatani pemerataan pembangunan di pedesaan.

“Terimakasih atas kepercayaannya dalam melakukan studi banding. Semoga dapat saling berbagi informasi demi kemajuan bersama,”ujarnya.

Sementara Ketua rombongan Komisi 1 DPRD Kediri menyatakan kedatangannya di Kabupaten Karanganyar untuk melihat peranan Badan Permusyawaratan Desa di Karanganyar dalam pembangunan di pedesaan. Hasil dari studi banding ini nantinya diharapkan memberikan informasi sehingga dapat diaplikasikan di Kediri.

“Semoga kami mendapatkan tambahan pengetahuan dan informasi mengenai peranan dan kinerja BPD dari Kabupaten Karanganyar sehingga bisa bermanfaat di Kediri,”katanya.

Ditambahkan wilayah Kediri merupakan daerah dimana populasi penduduknya cukup besar dengan 5 juta penduduk. Sebagian besar penduduknya pun bermatapencaharian sebagai petani.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
2

112 Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Dikembalikan ke Pihak Kampus

Sambutan Bupati dalam Penarikan Kuliah Kerja Nyata (UNS) tahun 2020

Karanganyar – Sebanyak 112 mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta baru saja selesai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar selama 45 hari lamanya di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kebakramat. Penarikan mahasiswa KKN dilaksanakan pada hari Kamis (27/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dilakukan langsung oleh Bupati Juliyatmono.

Hendro Saputro selaku koordinator KKN UNS menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya dan para mahasiswa KKN merasa bangga dengan Kabupaten Karanganyar. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena beliau telah memberikan ijin untuk pelaksanaan KKN UNS di Karanganyar. “hasil yang dicapai mahasiswa adalah sebuah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi pada setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya mahasiswa menjadi lebih cerdas,” jelasnya.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa mahasiswi UNS yang telah melaksanakan KKN dengan baik, dan telah memberikan kepercayaan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2020. Beliau mengakatan “semoga KKN ini menjadi manfaat dan membawa pengaruh positif bagi mahasiswa UNS maupun bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar, serta semoga dengan kegiatan KKN ini dapat minginspirasi untuk menjadi landasan dan memacu perkuliahan untuk menjadi orang-orang yang lebih sukses” imbuhnya. (In/An/Sh)

Read More
DSC_5071

Diskominfo Kabupaten Karanganyar Sharing Open Data dan Single Data System Bersama Diskominfo Provinsi Jawa Tengah

Diskominfo Kabupaten Karanganyar sharing bersama Diskominfo Provinsi Jawa Tengah mengenai open data dan single data system di Kantor Diskominfo Karanganyar (27/02)

Karanganyar – Diskominfo Provinsi Jawa Tengah melakukan diskusi secara langsung dengan Diskominfo Kabupaten Karanganayar untuk saling tukar pikiran mengenai open data dan single data system yang telah dijalankan oleh Kabupaten Karanganyar hingga dapat mencapai juara 3 se Provinsi Jawa Tengah, Kamis (27/2/2020)

Kunjungan ini diikuti oleh perwakilan dari Diskominfo Provinsi Jawa Tengah dan pihak Diskominfo Karanganyar sendiri diwakili oleh Teguh Triyono, S.H, M.Si  selaku Kabid Informasi Komunikasi Publik, Wuri Ratnaningsih selaku Kasie Pengelolaan Data Media dan Statistika dan Agus Romadhoni selaku Kasie Pengembangan Sistem Informasi.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk melakukan sharing mengenai implementasi open data dan single data system di Kabupaten Karanganyar. Informasi yang telah digali, nantinya akan di bagikan kepada beberapa kabupaten atau daerah yang lainnya hingga bisa meningkatkan kinerja open data dari kabupaten atau daerah yang lainnya.

Pihak Diskominfo Jateng berharap dengan adanya diskusi pagi hari ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk kabupaten-kabupaten yang lainnya. Agar kabupaten yang lain bisa meningkatkan pengelolaan statistika mereka dan keterbukaan mereka dengan masyarakat melalui open data.

Demikian Diskominfo (tgr/rz)

Read More
IMG-20200226-WA0009

Ngargoyoso Dinilai Berpotensi Rawan Bencana, BPBD Karanganyar Adakan Sosialisasi

Pengarahan Sekda Karanganyar Dalam Acara Sosialisasi Penanggulangan Bencana

 

Karanganyar – Sekda Karanganyar, Sutarno hadiri Sosialisasi penanggulangan Bencana Kabupaten Karanganyar tahun 2020 di Balai Desa Jatirejo Ngargoyoso, Rabu (26/02/2020). Kegiatan ini diikuti oleh para relawan, PKK, dan Lurah di lingkungan Kecamatan Ngargoyoso.

Menurut camat Ngargoyoso Dwi Cahyono, sosialisasi ini sangat penting supaya masyarakat tahu bagaimana cara dan langkah-langkah untuk menanggulangi bencana. “Diharapkan di desa difasilitasi alat ringan yang sekiranya bisa digunakan warga dalam mengatasi bencana seperti tanah longsor dan semoga kegiatan ini berjalan lancar serta bermanfaat bagi warga masyarakat ngargoyoso khususnya”, jelasnya.

Sementara Sekda Karanganyar berharap dengan adanya sosialisasi ini warga masyarakat tahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan dalam menanggulangi bencana yang terjadi. “Lakukan hal-hal positif seperti penanaman pohon, jaga daerah wisata di ngargoyoso, ketentraman, keamanan dan keselamatan”, pesannya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan program rutin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setiap tahunnya yang akan berkelanjutan dengan adanya Destana (Desa Tangguh Bencana), program ini diadakan di wilayah-wilayah yang rawan bencana seperti Ngargoyoso.

Menurut kepala BPBD Bambang Djatmiko bahwa Ngargoyoso dinilai memiliki potensi yang paling tinggi rawan bencana. Beliau juga mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana yang terjadi di daerah ngargoyoso. Para peserta sosialisasi diharapkan bisa menyampaikan kepada keluarga, tetangga ataupun masyarakat tentang kondisi wilayah di desanya masing-masing disetiap kesempatan, pesannya.(In/Ard/Rz/Sh)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-26 at 10.59.30

Wakil Bupati Karanganyar Cek Jalan Rusak di Kecamatan Jumantono

Bupati Karanganyar, Rober Cristanto didampingi Camat Jumantono, Sutrisno mengecek jalan rusak di Desa Sringin, Kecamatan Jumantono pada Rabu, (26/02)

KARANGANYAR- Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto SE mendadak melakukan kunjungan kerja di Desa Sringin, Kecamatan Jumantono Karanganyar, Rabu (26/02). Kunjungan itu untuk melihat dari dekat jalan Kabupaten yang rusak parah di desa setempat. Jalan itu sangat vital karena menghubungkan wilayah Jumantono dengan Desa Dawung, Kecamatan Matesih.

“Kami ingin melihat dari dekat jalan rusak akibat guyuran hujan. Jalan yang rusak itu sepanjang 3,2 KM yang menghubungkan Jumantono ke Desa Dawung, Kecamatan Matesih sangat parah kerusakaanya. Mendesak untuk segera dilakukan perbaikan,” papar Rober Cristanto ketika ditemui di balai Desa Genengan, Kecamatan Jumantono.

Orang nomor dua di Kabupaten Karanganyar itu berjanji akan segera membangun dengan penganggaran pada perubahaan APBD 2020. Akibat hujan, di sekitar jalan itu juga longsor, sehingga jika dibiarkan terus-menerus akan putus jalan tersebut. Pembangunan perlu dilakukan juga di talud jalan tersebut sehingga jalan akan bisa dilalui dengan aman. “Klau memperbaiki jalan tersebut, seharusnya juga dibangun talud sehingga akan kuat dan tidak mudah untuk putus,” imbuhnya.

Di Desa Genengan, Wakil Bupati juga menyerap keluhan warga mengenai jembatan Ngranjing di Desa Kebak, Kecamatan Jumantono. Jembatan itu mendesak untuk dilebarkan karena saat ini yang memanfaatkan jalan tersebut akan banyak. Sehingga ke depan Jembatan tersebut juga harus diperbaiki dan dilebarkan agar bisa dipergunakan untuk masyarakat. (hr/adt)

Read More
IMG-20200226-WA0003

Tak Mau Kalah, Kecamatan Karangpandan Gelar Sosialisasi PPID Tingkat Desa

Diskominfo

Kabid IKP, Teguh Triyono saat menyampaikan paparan.

KARANGANYAR-Kali ini giliran Kecamatan Karangpandan gelar sosialisasi peningkatan pelayanan keterbukaan informasi publik dengan mengundang narasumber dari Diskominfo, Kepala Desa se Karangpandan serta BPD.

Acara berlangsung di Aula Kecamatan Karangpandan pada Rabu pagi, 26/02/20 . Dengan agenda terkait pembentukan PPID tingkat desa.

Teguh Triyono, Kabid IKP Diskominfo menjelaskan dasar hukum atau payung hukum pembentukan PPID Desa, tujuan pembentukan PPID Desa, PLID maupun arti PPID Desa itu sendiri.

Sedangkan, Kristiana DK , selaku Kasie PSDKI lebih menjelaskan secara teknis mekanisme pembentukan PPID desa, “hal pertama yang musti dikerjakan adalah dengan membuat perdes tentang PPID desa, dilanjutkan pembentukan PPID desa yang dijabat oleh sekretaris desa, sedangkan atasan PPID dijabat oleh Kepala Desa, baru kemudian ditetapkan Keputusan Kepala Desa” jelasnya.

Disampaikan pula bahwa desa wajib membentuk PPID desa karena merupakan badan publik, yang mana harus bertanggung jawab mengelola informasi dan dokumentasi dengan baik.

“Siapa pun boleh meminta informasi, kita wajib melayani dengan baik, tapi ada mekanismenya mana yang boleh dan tidak boleh diberikan” imbuhnya.

Ada empat jenis informasi yang wajib dikelola, diantaranya wajib berkala, serta merta, setiap saat dan dikecualikan.

Informasi masuk kategori dikecualikan jika telah melalui uji konsekuensi yang dilakukan oleh PPID Desa, Kepala desa, anggota BPD dan tokoh masyarakat.

Kemudian baru dibuat berita acara hasil sesuai dengan kesepakatan uji konsekuensi, dan ditutup dengan terbitnya SK kepala desa, yang dilampiri tanda tangan seluruh peserta yang hadir. (An/Tgr)

 

Read More
_DSC3701

Menuju Satu Data Indonesia Bersama Pemerintahan Kabupaten Karanganyar

Focus Group Discussion Pembahasan Data Publikasi Kabupaten Karanganyar Dalam Angka 2020Karanganyar – Dalam rangka menuju Satu Data Indonesia pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai Pembahasan Data Publikasi Kabupaten Karanganyar Dalam Angka 2020 di Jawa Dwipa, serta diikuti oleh beberapa jajaran pemerintahan yang ada di lingkungan Kabupaten Karanganyar, Selasa (25/02/2020).

Hadir Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar Drs. Sujarno, M.Si sekaligus memberi sambutan acara pada pagi hari ini. Beliau mengatakan bahwa “Peningkatan kualitas data sektoral yang menjadi tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memenuhi kebutuhan percepatan data perencanaan pembangunan daerah dan untuk kesejahteraan masyarakat”.

BPS juga menyatakan bahwa data yang baik itu merupakan data yang tidak saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, maka dari itu pihak BPS mewujudkan itu dalam data sensus pada tahun 2020 ini serta untuk melakukan update data harus dilakukan secara berkala, dengan begitu diharapkan agar masyarakat dapat bertanggung jawab mengenai data dirinya sendiri serta menjadikan masyarakat menjadi mandiri.

Sementara itu Kepala BPS Dewi Tri Wahyuni S.Si M.Si mengatakan “Dengan diadakannya forum diskusi ini diharapkan agar setiap tahun adanya penyempurnaan data yang ada di Indonesia baik secara internal maupun eksternal. Serta Kita harus hati hati dengan angka karena angka bisa saja menimbulkan bahaya, karena angka bisa saja baik namun juga bisa menyebabkan masalah”. DEMIKIAN DISKOMINFO (Adt/hr).

Read More
WhatsApp Image 2020-02-23 at 07.40.33

Bupati Karanganyar Ikut Gowes, Untuk Sukses Muktamar Muhammadiyah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus melepas peserta Gowes dari Karanganyar menuju UMS untuk mensukseskan Muktamar ke 49 di Surakarta

 

 

KARANGANYAR – bupati Karanganyar Juliyatmono siap berperan serta memfasilitasi warganya yang termasuk pengurus ataupun simpatisan Ormas Muhammadiyah dalam rangka menyambut event  Nasional Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Solo 1-5 Juni mendatang. Untuk itu jika sekarang ini yang terdekat adalah Muhammadiyah yang akan menggelar hajatan besar di Solo maka pihak Pemkab siap membantu memfasilitasinya.

“Bupati itu harus bisa melayani rakyatnya sehingga Pemkab terbuka untuk  semua Ormas termasuk Muhamnadiyah”  jelasnya dalam menyambut Acara Gowes sepeda santai Muhammadiyah di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Minggu (23/02/).

Sementara itu Ketua PDM Pimpinan Daerah Karanganyar Samsuri berharap hubungan kedekatan Muhammadiyah dengan Bupati bisa dijalin lebih inten untuk kemaslahatan umat. “Kita berharap Gowes yang  hari ini selain menyehatkan, juga dalam rangka sukses Muktamar Muhammadiyah yang akan digelar di Surakarta 1-5 Juni 2020,” tegasnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-21 at 21.24.00 (1)

PWKS Diminta Bisa Memberikan kontribusi Bagi Kemajuan Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bendera PWKS, tanda lambang sudah ada pengurus baru periode 2020-2023

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta Perkumpulan Warga Karanganyar Surakarta (PWKS) untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Karanganyar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan ruang seluas-luasnya bagi PWKS untuk berdiskusi pembangunan bumi intapari lebih maju lagi.  Hal itu dikemukakan orang nomor satu di Karanganyar saat melantik kepengurusan warga Karanganyar yang sukses di ibukota.

“Saya menaruh hormat dan penghargaan setinggi-tingginya dengan kepengurusan baru PWKS 2020-2023. Pemerintah seperti mendapatkan semangat baru untuk membangun Karanganyar, karena pengalaman dari bapak dan ibu anggota PWKS,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam ulang tahun PWKS ke 10 dan pelantikan pengurus yang digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, (21/02).

Pada kesempatan itu dilantik ketua PWKS baru yakni Mayjen TNI (Purn) Dr Ir H Soeharno Prawiro, MM. Proses pelantikan dilakukan oleh Bupati Karanganyar dan proses serah terima lambang PWKS kepada pengurus baru. Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar juga diberikan jaket tanda sebagai warga kehormatan untuk PWKS.

Juliyatmono mengajak PWKS untuk membantu membangun Karanganyar. Pihaknya mengatakan daerah Karanganyar adalah bazis perjuangan. Banyak pahlawan yang membangun negeri dari dari Karanganyar. Bahkan Karanganyar dinilai sebagai Penyelenggara Pemerintahan Terbaik di Tahun 2019 dengan menerima Anugerah Parasamya PUrnakarya Nugraha. “Pertumbuhan ekonomi di Karanganyar terbai dan tumbuh di angka 5.98 persen. Sedangkan angka kemiskinan menurun menjadi 9.80 persen dari empat tahun sebelumnya 14 persen,” tambahnya.

Selain itu, iInfrrastukrtur terus dibenahi. Satu bulan lagi Kabupaten Karanganyar akan membangun Masjid masjid senilai Rp 101 miliar dan diharapkan akhir 2021 selesai. Pihaknya dalam waktu dekat mengundang PWKS untuk ngobrol di Karanganyar. (hr/adt)

Read More
sakip award (3)

Program Kinerja Yang Efektif, Bupati Karanganyar Terima SAKIP Award Dari Menpan RB

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan SAKIP Award 2019 atas penilain tata kelola kinerja pemerintahaan profesional dan efektif yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

KARANGANYAR – Akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapatkan nilai B oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penilaian itu diberikan oleh Kemenpan RB dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award 2019 di Hotel Tentrem, Jogjakarta, (24/2). Penghargaan itu diterima oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam Sambutannya Kemenpan RB, Tjahjo Kumolo mengatakan SAKIP Award ini menilai kinerja pemerintahaan dalam perencanaan kerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja. Penilaian akan semakin baik manakala, pembagian anggaran mengacu pada skala prioritas dan efisiensi. Termasuk pula ada penyederhanaan program, ada inventarisasi pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. “Silahkan studi tiru di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Kedua daerah itu mampu memangkas dari 3000 program kinerja menjadi sekitar 800 program. Dengan tingkat pengukuran kinerja dan capaian kerja maksimal,” ungkap Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan.

Pihaknya memintah pemerintah Kabupaten dan Kota harus melaksanakan tata kelola pemerintahaan yang profesional dan efisien. Termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tujuan dari penilaian ini adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahaan yang berorientasi pada hasil. Serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

Pada konteks birokrasi, Tjahjo Kumolo meminta ASN untuk tidak bermain-main dengan Narkoba, Korupsi dan Radikalisme. Sebab ketiganya itu sangat berbahaya dan mengacam jika dilakukan ASN. DI meja kerjanya, ada ratusan ASN yang terperangkap ke delam tiga hal tersebut yang harus segera diberikan sanksi. Pihaknya sudah tegas, jika ASN terkena Narkoba, korupsi atau radikalisme langsung didrop atau dipecat dengan tidak hormat. Dengan catatan korupsi sudah ada ada kekuatan hukum tetap. “ASN ketika dilantik itu sudah mengucapkan sumpah dan janji untuk setiap kepada bangsa, Pancasila dan NKRI. Sehingga jika terbukti pengedar atau pemakai narkoba, korupsi dan radikalisme langsung didrop atau dicoret,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik penghargaan tersebut. Pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja pemerintah Kabupaten akan lebih maksimal dan efisien(hr/adt)

Read More