Category: Kesehatan & Olahraga

aku1 copy

Wabup Rohadi Ciptakan Hattrick

BUpati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

Bupati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

aku1 copy

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, nomor punggung 3 (baju putih) merebut bola

Karanganyar, Jumat (07/02/2014)

Layaknya pemain sepak bola profesional, Wakil Bupati Karanganyar  Rohadi Widodo mampu menunjukkan kehebatannya.

Pertandingan sepak bola tersebut  merupakan laga persahabatan antara kesebelasan pejabat di Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang di motori Bupati Juliyatmono melawan pejabat di lingkungan Kecamatan Mojogedang , di lapangan Desa Sewurejo, Mojogedang, Kamis (06/02) sore.

Pertandingan yang berlangsung seru dan ditonton ratusan warga Desa Sewurejo. Sejak  kickoff dimulai, pada menit-menit awal, Pemkab Karanganyar mendapat serangan dari Kecamatan Mojogedang.

Akhirnya, Kecamatan Mojogedang mendapat gol pertama yang dilesakkan Narmo pada menit 7 setelah membangun serangan dari tengah.

Tak mau ketinggalan, Pemkab Karanganyar lewat kerjasama yang bagus terus menggempur benteng pertahanan lawan.

Umpan dari tengah akhirnya dapat menjebol gawang lawan oleh Rohadi Widodo pada menit ke 15.

Setelah berlangsung imbang, tak mengendorkan semangat kedua kesebelasan. Giliran Kecamatan Mojogedang pada menit ke 25 lewat tendangan dari sayap kiri menambah gol ke dua oleh Tarno.

Menjelang turun minum, kedudukan menjadi  2-1. Kerjasama antara Juliyatmono dengan Rohadi Widodo menambah pundi gol, setelah Wabup mendapat  umpan silang dari Bupati.  Kini,dua gol telah dimasukkan oleh Rohadi Widodo.

Sampai turun minum kedudukan menjadi imbang 2-2 oleh kedua kesebelasan.             

Memasuki babak kedua, kini giliran Pemkab Karanganyar mengambil alih permainan. Namun sampai menit ke 25 serangan demi serangan tak mampu menambah gol. Bahkan Juliyatmono dan Rohadi Widodo selalu berusaha menambah keunggulan sampai jatuh bangun.

Kemelut di depan gawang akhirnya menambah gol lewat sundulan Rohadi Widodo, penjaga gawang tak mampu menangkap bola.

Sampai pertandingan selesai, Pemkab Karanganyar tetap mempertahankan keunggulan 3-2.pd

 

Read More

3 Penyakit Menular Intai Warga Karanganyar

Tiga penyakit menular mengintai warga selama musim penghujan. Ketiga penyakit tersebut yaitu diare, malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Karanganyar, Fatkul Munir, peningkatan jumlah kasus penyakit menular dipengaruhi cuaca saat musim penghujan. Warga yang kondisi tubuhnya menurun bakal cepat terserang penyakit menular. “Penularan penyakit menular dipengaruhi kondisi cuaca, apalagi saat ini terjadi hujan lebat setiap hari,” katanya kepada, Selasa (14/1/2014).
Menurut Munir, peningkatan jumlah kasus penyakit menular terbanyak di wilayah perkotaan terutama di permukiman padat penduduk. Pasalnya, mobilitas penduduk di wilayah perkotaan cukup tinggi. Kendati demikian, tak sedikit warga di pedesaan yang terserang penyakit menular.
Dicontohkannya, kasus penularan penyakit DBD terbanyak di wilayah Colomadu, Jaten dan Karanganyar. Wilayah tersebut merupakan kawasan permukiman padat penduduk. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan wilayah pedesaaan juga menjadi sasaran penyebaran penyakit menular. “Memang kasus penyakit menular kerap terjadi di wilayah permukiman apdat penduduk. Tapi, tak sedikit warga pedesaan terjangkit penyakit menular,” jelas dia.
Soal wilayah endemis penyakit DBD, Munir menjelaskan terdapat lima kecamatan yang menjadi endemis penyakit DBD yakni Kecamatan Jaten, Tasikmadu, Karanganyar, Colomadu dan Gondangrejo. Di wilayah tersebut terdapat permukiman padat penduduk dan perumahan yang kerap menjadi sasaran penyebaran penyakit menular.
Berdasarkan data DKK Karanganyar, jumlah kasus penderita penyakit DBD di Karanganyar selama 2013 melonjak tajam. Kasus penderita penyakit DBD pada 2013 sekitar lebih dari 300 kasus sementara pada 2012 hanya sekitar 70 kasus.

Sementara seorang warga Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Surajiman meminta agar instansi terkait menggencarkan penyuluhan pemberantasan penyakit menular di setiap desa. Menurutnya, kesadaran perilaku kesehatan warga di perkotaan masih kurang. Selain itu, kader kesehatan di setiap desa/kelurahan harus dioptimalkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Sumber : http://www.solopos.com/2014/01/14/3-penyakit-menular-intai-warga-karanganyar-481936

Read More
DSC_0053 copy

250 Atlet Rebutkan Piala Bupati

Karanganyar, Senin (30/12/2013).

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo tingkat SD, SMP, dan SMA memperebutkan Piala Bupati di GOR Srikandi, Sabtu (28/12). Rencananya, para pemenang akan mewakili Karanganyar dalam kejuaraan taekwondo tingkat provinsi.

Dari ratusan peserta, terdapat sejumlah atlet yang berhasil masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas). Ketua penyelenggara Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Karanganyar, Eko Prasetyo menyampaikan pertandingan tersebut diharapkan mampu membawa nama Karanganyar ke kancah provinsi maupun nasional. “Kejuaraan ini juga bisa digunakan untuk mempersiapkan para atlit untuk pertandingan pelajar tingkat nasional rencananya digelar februari mendatang,” kata dia.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan kegiatan ini tentu saja tidak sekedar ditujukan meraih prestasi puncak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pembinaan dan pembibitan atlet taekwondo. “Melalui pelaksanaan kegiatan serupa ini, kita berharap proses regenerasi atlet taekwondo dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Tak hanya itu, sebelumnya atlit taekwondo senior pun juga menampilkan ketrampilan dalam gerakan jurus-jurusnya. Di antaranya ketrampilan dalam memecah papan dengan berbagai gerakan serta gerakan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Atraksi itu menghibur penonton. pd

Read More
DSC_0044 copy

18 Puskesmas Layani Deteksi Dini Kanker

Petugas kesehatan memberikan pengetahuan tentang penyakit kanker serviks saat pemeriksaan dan pengobatan, Rabu (04/12) kemarin.

Petugas kesehatan memberikan pemahaman  tentang penyakit kanker serviks saat pemeriksaan dan pengobatan, Rabu (04/12) kemarin.

Karanganyar, Kamis (05/12/2013)

Sebanyak 18 dari 21 Puskemas yang ada di Karanganyar saat ini sudah membuka layanan screening atau deteksi dini kanker. Targetnya, 2015 seluruh warga di Bumi Intanpari sudah melakukan deteksi dini guna mengantisipasi penyakit tersebut.

Salah seorang anggota tim pelatih kegiatan deteksi dini kanker payudara dan leher rahim metode IVA dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar dr Wahyu Tri Widayati menuturkan dari 21 Puskesmas yang ada di Karanganyar, baru ada 18 yang bisa melayani screening kanker. Jika hal itu diketahui sejak dini, maka pasien memiliki resiko sembuh lebih besar. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada warga terutama yang beresiko tinggi terkena kanker untuk melakukan screening sejak dini. “Kalau terdeteksi sejak awal, maka pasien masih bisa disembuhkan. Tapi kalau sudah stadium akhir agak sulit penanganannya,” ujarnya.

Deteksi dini tersebut dilakukan mulai tingkat Puskesmas dan dilanjutkan hingga Dinkes. “Bagi pasien yang mengalami kelainan lesipra kanker langsung dirujuk ke klinik ini,” kata dia, Rabu (4/12).

Disampaikan dr Wahyu, kanker leher rahim disebabkan oleh virus HPV dan baru bisa diketahui ketika memasuki stadium dua. “”Bagi pasien yang masih tergolong IVA negatif, kami harap waspada dan melakukan pemeriksaan ulang setahun kemudian,” ujarnya.

Selama kurun waktu tiga tahun terakhir tercatat 43 warga Karanganyar positif kanker. Data itu diambil dari 12.408 warga yang dinyatakan iva positif.

Sementara itu, Dinkes Kabupaten Karanganyar memasang target semua warga di-screening pada 2015. “Sebenarnya harus dibedakan, kanker mulut rahim yakni ketika wanita sudah aktif seksual, kanker payudara lebih karena faktor genetis selain pengaruh lingkungan dan virus, kanker serviks sebabkan oleh virus dari luar yang ditularkan melalui hubungan seksual,” ungkap Ketua Tim Pelatih, dr Heru Priyanto SpOG (K) Onk.

Untuk gejala awal yang umum dalam kanker organ kewanitaan ini bermula dari keputihan. Perempuan bisa dibilang aman bila cairan keputihannya jernih, tidak gatal, tidak bau atau datangnya mengiringi masa menstruasi. “Tetapi kalau keputihannya berulang dan mengeluarkan darah ketika berhubungan seksual perlu diperiksakan,” jelasnya.

Ketua IDI Karanganyar, dr Sutiyono menambahkan, kanker serviks selama ini memang menjadi momok bagi perempuan. Bisa dikatakan, kanker tersebut menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia yang kemudian disusul oleh kanker payudara. Sebab setiap dua menit ada satu orang wanita di dunia meninggal karena kanker serviks, sedang di Indonesia tiap satu jam kanker serviks menelan satu korban jiwa. pd

 

Read More

Atlet Difabel Siap Rebut Kemenangan di Perpaprov

Puluhan atlet difabel yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) Karanganyar akan tampil di Pekan Paralympic Provinsi (Perpaprov) di Solo yang akan digelar pada tanggal 24-28 November mendatang. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda), Kamis (21/11).

Ketua NPC Karanganyar, Nano Suparno mengatakan di ajang Perpaprov ini pihaknya memberangkatkan sebanyak 41 kontingen, 34 atlet, dan tujuh pelatih. “Para atlet siap turun gelanggang untuk meraih kemenangan di setiap bidang olahraga yang dipertandingkan,” kata Nano penuh percaya diri.

Kontingen yang diterjunkan NPC akan bertanding mewakili Kabupaten Karanganyar di sembilan cabang olahraga, yakni bulutangkis, tenis meja, futsal, voli duduk, renang, bowling, panahan, angkat berat, dan atletik. Dari sembilan cabang olahraga itu, Nano yakin timnya bakal merebut banyak medali sebagai kado manis untuk Hari Jadi ke-96 Kabupaten Karanganyar. “Kami optimistis di ajang Perpaprov nanti atlet yang diberangkatkan mampu membawa pulang banyak medali,” tandasnya.

Diungkapkan Nano, sebelumnya atlet NPC Karanganyar juga telah berhasil menyabet juara umum ranking dua pada ajang internasional Asian Paragames di Solo tahun 2011 lalu. Mereka berhasil menorehkan empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu. “Berangkat dari pengalaman yang lalu, kami yakin bisa mewakili Kabupaten Karanganyar dengan lebih baik di ajang Perpaprov ini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Karanganyar, Samsi juga turut memberikan motivasi dan semangat agar atlet-atlet Karanganyar bisa meraih prestasi memuaskan di ajang Perpaprov nanti. “Jangan pernah merasa minder dan berkecil hati. Kuatkan niat, teguhkan semangat, dan terus berlatih. Raih yang terbaik untuk dipersembahkan bagi Kabupaten Karanganyar yang kita cintai ini,” katanya di hadapan para atlet. Ahmad Rodif Hafidz

LEPAS KEBERANGKATAN—Sekda Karanganyar, Samsi menyalami para atlet National Paralympic Committee (NPC) Karanganyar sekaligus melepas keberangkatan mereka untuk bertanding dalam Pekan Paralympic Provinsi (Perpaprov) di Solo, Kamis (21/11).

sumber : http://joglosemar.co

Read More

Saat Musim Penghujan, Warga Diminta Waspada Jentik

Karanganyar, Kamis (21/11/2013)

Saat musim hujan tiba, setiap warga diminta untuk waspada terhadap jentik-jentik nyamuk di lingkungan rumah masing-masing.  Himbuan itu untuk mencegah penyakit demam berdarah yang menyebabkan kematian.

Kepala bidang  Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2L) Dinas Kesehatan Karanganyar, Fatkhul Munir mengungkapkan peranserta dan kesadaran masyarakat terus diharapkan agar demam berdarah bisa terdeteksi.

“Kadang kurang peduli dan penanganannya telat yang berakibat resiko besar. Seharusnya ketika panas tinggi langsung dilarikan ke Rumah Sakit,” ungkap Munir, beberapa waktu lalu.

Ia juga menjelaskan fogging dilakukan ketika ada indikasi, tapi yang paling penting masyarakat bisa siap ketika ada jentik.

“Kami menggerakkan peran aktif masyarakat untuk melakukan  pemberantasan jentik nyamuk,” ujarnya.

Pemberantasan jentik nyamuk yang dilakukan di sekitar lingkungan secara rutin merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Namun, kesadaran warga tentang kebersihan lingkungan masih minim.

Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat memasuki pergantian musim seperti sekarang.

“Biasanya saat pergantian musim berlangsung, sehari bisa panas terik disertai debu yang banyak, sehari lagi hujan. Untuk itu peranserta masyarakat sangat dibutuhkan” tandas Cucuk.pd

Read More
DSC_0078 (FILEminimizer)

41 Atlet Karanganyar Ikuti Kejuaraan NPC

DSC_0078 (FILEminimizer)

Tim Atlit NPC Kab. Karanganyar yang diberangkatkan ke Peparprov Jateng

Dalam rangka mengikuti kejuaraan National Paralympic Committe (NPC), KONI Kabupaten Karanganyar mengirim 41 personil yang terdiri dari 34 atlet dan 7 pelatih untuk bertanding ke Peparprov Jateng yang akan berlangsung dua hari (24 s/d 28/11) di Donohudan Solo.

“ Sebanyak 41 personil yang siap bertanding ini adalah mereka yang difabel, yakni para atlit yang mempunyai kekurangan secara fisik tetapi berprestasi dalam bidang olah raga. Adapun cabang olah raga yang kita ikuti, sejumlah sembilan dari sepuluh cabang olah raga antara lain: bulutangkis, tenis meja, voli duduk, renang, angkat berat, atletik. Kecuali cabang olah raga catur kita tidak ikut karena belum ada atlit kita yang setara dengan atlit daerah lain,” terang Nano Suparno selaku Ketua Panitia. Ditambahkan juga untuk tahun lalu atlet kita dapat meraih juara umum ke-2, semoga untuk pertandingan sekarang ini prestasi yang kemarin dicapai dapat tetap dipertahankan, syukur-syukur kita dapat menyabet juara pertama yang mana dapat mengangkat nama baik Kabupaten Karanganyar.

“ Selaku atlet Peparprov Karanganyar kalian harus selalu menjaga sportifitas, jaga sikap tutur kata dan tingkah laku selama bertanding disana. Tidak kalah pentingnya tetap jaga kesehatan. Prestasi yang akan kalian raih ini mewakili lebih kurang delapan ratus ribu penduduk Karanganyar. “Dengan ridho Allah SWT dan tetap semangat, Yakin kalian menang,” pesan Sekretaris Daerah Drs. Samsi M.Si selaku yang mewakili Bupati Karanganyar detik-detik sebelum melepas atlet NPC Kab. Karanganyar ke Peparprov Jateng, di Halaman Kantor Setda Karanganyar, Kamis pagi (21/11). ad+ind

Read More
IMG_0372 (FILEminimizer)

Upacara Hari Kesehatan Nasional Ke-49 di Kabupaten Karanganyar

IMG_0372 (FILEminimizer)

Assisten Pemerintahan Sundoro, SH., M.Si Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan Kepada Salah Satu Penerima Penghargaan

Bertempat di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 di Kabupaten Karanganyar. Upacara ini merupakan puncak acara dari serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HKN, dimana telah dilaksanakan berbagai macam kegiatan seperti Healthy Expo ( Bazaar sehat dan promosi kesehatan ), Lomba Olahraga, Jalan Santai, Seminar yang melibatkan seluruh elemen kesehatan se-kabupaten.

Adapun peserta upacara kali ini seluruh elemen kesehatan yang terdiri atas Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit baik milik Pemerintah (RSUD dan RSAU) maupun swasta, organisasi profesi kesehatan, Perguruan Tinggi Akper – Akbid Mitra Husada, Akper 17, Dharma Wanita Persatuan Kab. Karanganyar, Komisi Penanggulangan AIDS Kab. Karanganyar serta dihadiri oleh unsur Muspida dan SKPD se Kab. Karanganyar. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Assisten Pemerintahan Setda Kab. Karanganyar Sundoro, SH., M.Si mewakili Bupati Karanganyar.

 Di awal sambutan Menkes RI dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH yang dibacakan oleh Sundoro, mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional ke – 49 kepada segenap jajaran kesehatan di seluruh penjuru Tanah Air sekaligus apresiasi atas pengabdian dan semangat serta inovasi petugas kesehatan dalam peningkatan kesehatan rakyat Indonesia. Indonesia Cinta Sehat merupakan tema utama HKN periode 2010 – 2014 dengan sub tema Menuju Indonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional Yang Bermutu.

Hal ini dimaksudkan untuk menggerakkan segenap komponen bangsa guna mencapai hidup sehat serta dengan mulai berlakunya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tanggal 1 Januari 2014 yang merupakan tonggak sejarah menuju masyarakat Indonesia yang sehat, mandiri dan berkeadilan. “Marilah kita tingkatkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada paradigma sehat yang dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur”, himbaunya. Menkes juga mengingatkan HKN 2013 ini dijadikan momentum refleksi atas yang telah kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan bangsa tercinta.

 Pada akhir Upacara dilakukan pengguntingan balon oleh inspektur upacara dilanjutkan penyematan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial kepada Wiryanto, SKM dan Tri Agus Gunawan, S.Sos., M.Si atas aksi donor darah secara sukarela ke 100. Selain penyematan tanda kehormatan, diberikan juga penghargaan seperti Tenaga Teladan, Balita Sehat, Desa PHBS, Pengelola PKD, Desa Berprestasi Dalam Penanggulangan Penyakit DBD, Puskesmas Peduli Penanganan HIV-AIDS, Kecamatan Sayang Ibu dan hadiah lomba kepada masing-masing pemenang lomba menyambut HKN ke-49.  Ad+Dt

Read More

Ribuan Orang Ikuti Senam Sehat

Sekitar 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ikut senam sehat untuk menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) kemarin

Sekitar 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ikut senam sehat untuk menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) kemarin

Karanganyar, Selasa (05/11/2013)

Ribuan orang memadati Alun-alun Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti senam sehat dalam menyambut Tahun Baru Hijriah, Senin (04/11). Kegiatan yang diadakan oleh  Majelis Ulama Indoneisa (MUI) dan Bazis Kabupaten Karanganyar dikuti oleh berbagai elemen masyarakat itu terlihat                                                                                                                    antusias.

Warga masyarakat Karanganyar  ikut berpartisipasi memeriksakan kesehatan gratis dalam rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) pagi.

Warga masyarakat Karanganyar ikut berpartisipasi memeriksakan kesehatan gratis,  di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) pagi.

Ketua MUI Kabupaten Karanganyar,  Zainuddin mengatakan kegiatan ini untuk ukuwah dan syiar agama di Karanganyar.

“Kami tidak menyangka sama sekali, s

ambutan dari masyarakat untuk mengikuti senam sehat ini. Targetnya diikuti 5.000 peserta, namun diluar dugaan mencapai 10.000 peserta yang ikut,” ujar Zainuddin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan itu. Dengan kegiatan senam dapat meningkatkan keseha

tan jasmani dan rohani.

“Tubuh menjadi sehat yang membuat rohani menjadi kuat dan baik,” ujarnya.

Selain kegiatan senam pagi, juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta senam, namun juga dapat oleh masyarakat lainnya.

Selain itu, juga disediakan hadiah langsu

ng dengan pengundian nomor peserta. Anis Fatimah, perempuan yang duduk di kelas XIIA2, MAN Karanganyar mendapatkan hadiah utama berupa kulkas satu pintu. Dia yang tinggal di Buran, Tasikmadu sangat senang mendapatkannya. pd

Read More

Senam Pagi Bupati Bersama Muspida

Senam Pagi

Senam Pagi

Ikuti gerak

Ikuti gerak

Karanganyar, Sabtu (02/11/2013)
Bupati Karanganyar Rina Iriani senam pagi dengan Muspida, Sekretaris Daerah dan pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di halaman Setda Karanganyar, Jumat (01/11). Kegiatan yang berlangsung selama satu jam itu sangat diapresiasi karena membuat tubuh menjadi sehat.

Read More