Category: Ekonomi

kom_8232

Pemkab Berikan Perhatian Khusus Terhadap Lansia dan Anak Yatim

kominfo

Diah Rahmawati dari Kemensos RI saat berkunjung di Kab. Karanganyar terkait dengan perhatian Pemerintah Daerah terhadap Lansia, Jum’at (9/9).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar dan SKPD terkait menerima Tim Penyelenggara Penerimaan Penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang diketuai oleh Diah Rahmawati terkait dengan Perhatian Kepala Daerah terhadap Para Lanjut Usia (Lansia) di daerahnya masing-masing, Jum’at (9/9/2016) di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Saya bersama Wakil Bupati, selaku Pemerintah Kab. Karanganyar berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada sejumlah Lansia dan anak yatim di wilayah Karanganyar,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut disampaikan pengalokasian anggaran untuk lansia di atas usia 70 tahun dan anak yatim dibawah 12 tahun. Mulai tahun 2014 sampai 2016, total jumlah lansia keseluruhan di wilayah Karanganyar sebanyak 13.837 orang dengan anggaran sebesar 3,4 miliar rupiah, masing-masing lansia mendapat bantuan 250.000 rupiah.

“Tiap tahun kami berikan penghargaan kepada lansia sebagai bentuk perhatian Pemerintah. Berbagai kegiatan lansia dilakukan secara rutin seperti Senam Sehat, SSI, Jalan Sehat, Posyandu Lansia, Pesantren Lansia, Pengajian. Harapan saya Pemerintah bersama Lansia dapat bersinergi khususnya ikut memberikan pengalamannya karena sudah banyak melalui masa ibarat sudah banyak makan garam kehidupan untuk perubahan yang lebih baik,” harap Juliyatmono.

Sementara itu, Wakil Bupati, Rohadi Widodo sekaligus Ketua Komda Lansia mengatakan Komda Lansia sebagai wadah koordinasi antara Pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia yang bersifat non struktural dan independen.

“ Kami beri perhatian bersama masyarakat yang ada posyandu lansia, kita bantu alat kesehatan secara sederhana dengan tujuan agar para lansia dengan mudah menggunakannya dengan mandiri seperti alat tensi, timbangan, stateskop,” terangnya.

Diah Rahmawati, Ketua Tim Penyelenggara Penerimaan Penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengatakan UU no. 13 Tahun 2009, tidak hanya Kepala Daerah yang bersinergi dengan Lansia melainkan masyarakat juga turut andil.

“Saya berharap Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu yang bisa ikut lomba Lansia mewakili Jawa Tengah. Program ini dapat tercapai jika ada kerjasama yang baik oleh semua pihak baik dari segi kekuatan kearifan lokal, kekuatan sumber daya dan kekuatan hukum. Memang diperlukan jiwa dermawan dan motivasi,” pesannya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind).  

 

 

Read More
DSC_0027

Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 kg, Pemkab Karanganyar Kumpulkan Agen dan Pangkalan

kominfo

Aman : Bupati berharap jangan ada kelangkaan elpiji 3 kg di pasaran, Rabu (8/9) pada Pembinaan elpiji 3 kg.

Dalam rangka menjaga pasokan elpiji 3 kg di pasaran, Pemkab Karanganyar mengumpulkan seluruh agen dan pangkalan se Kab. Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Pangkalan 3 kg,  Rabu (7/9/2016) di Gedung Wanita Karanganyar yang diikuti 1594 pangkalan dan dihadiri Kepala Region IV Jawa Tengah dan DIY.  

Pemerintah meminta untuk pendistribusian pasokan elpiji tetap aman di masyarakat. Jangan sampai terjadi kelangkaan elpiji 3 kg.

“Kami selaku Pemerintah, berharap agar benar-benar  agen dan pangkalan melakukan peran pokok dan fungsinya dalam menyalurkan barang bersubsidi di masyarakat dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Timotius selaku Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar dalam laporannya.

Ia juga menyampaikan, beberapa keluhan warga perihal kekosongan pasokan elpiji 3 kg di pasaran.

“ Belakangan ini kami menerima keluhan dari masyarakat perihal keterlambatan elpiji 3 kg. Akibatnya masyarakat sulit mendapatkan elpiji. Padahal dari Pertamina sendiri tidak mengurangi pasokan, justru ada penambahan kuota,”katanya.

Kekosongan elpiji yang terjadi di Karanganyar, selain keterlambatan juga disebabkan adanya migrasi pihak-pihak yang harusnya tidak menggunakan elpiji 3 kg. Sehingga konsumsi elpiji 3 kg mengalami kenaikan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengingatkan seluruh agen dan pangkalan elpiji 3 kg untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus membantu pendistribusian elpiji 3 kg agar perekonomian masyarakat tetap bergeliat.

“Jangan sampai ada yang bertindak curang hingga merugikan masyarakat,”pesannya. 

 Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
DSC_0411

Pemerataan Jambanisasi dan Plester, PNPM Berikan Dana Sosial 450 Juta Rupiah

Salah satu peserta mendapat mesin cuci pada pengundian berhadiah Gebyar PNPM Kec. Jenawi, Selasa (30/8).

Bupati Juliyatmono berikan selamat kepada salah satu peserta yang mendapat mesin cuci pada pengundian berhadiah Gebyar PNPM Kec. Jenawi, Selasa (30/8).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik atas bantuan sosial yang diberikan PNPM Mandiri Pedesaan sebesar empat ratus lima puluh  juta rupiah yang diperuntukkan guna pembangunan jamban, plester serta pembagian sembako kepada masyarakat Jenawi.

“Terima kasih atas kerjasama dengan semua pihak utamanya kepada pelaku UPK (Unit Pelaksana Kegiatan) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan yang mulai terlaksana sejak tahun 2003. Dan keberadaannya memang sangat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat utamanya pembangunan fisik maupun non fisik.

Semoga dapat semakin berkembang dan besar sekaligus dapat meminjamkan modal usaha bagi nasabah demi meningkatkan geliat perekonomian didaerah Jenawi ini,” harapan Juliyatmono dihadapan 1600 nasabah surplus pada Gebyar PNPM Kecamatan Jenawi, Selasa (30/8/2016) di Lapangan Sinar Lawu, Balong, Jenawi.

Ditambahkannya untuk bantuan yang diterima, bisa digunakan untuk membuat jamban, plester jamban ataupun untuk membeli hewan ternak seperti kambing untuk dapat mengembangkan usahanya.

“Jenawi ini sudah mulai dikenal dengan Pisang Semar (Sebelas Maret) yang bibitnya dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Untuk itu, saya akan memberikan bantuan bibit pisang dengan berbagai varietas suapaya Jenawi ini terkenal dengan sentra pisang,” imbuhnya

Sementara itu Ketua UPK, Muryanti dalam laporannya mengatakan, Gebyar PNPM Kecamatan Jenawi ini di awali dengan senam bersama, penyerahan sembako SPP Jenawi, pemberian bantuan UPK 2015 sebesar seratus dua puluh lima juta rupiah dan pengundian hadiah sebesar Sembilan puluh delapan juta yang bersumber dari UPK Jenawi.

Pada kesempatan tersebut, Camat Jenawi, Rismanto menyampaikan bahwa jalan antar desa Kec. Jenawi sudah lancar dan mulus terlebih lagi akan segera digalakkan budidaya pisang Semar di setiap desa.

 Demikian Dishubkominfo (adt/ft/ind)

Read More
aku

Redam Laju Inflasi, BI Kembangkan Klaster Bawang Putih

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandatangani Perjanjian Kerjasama Klaster Program Pengendalian Inflasi Komoditas Bawang Putih di Jawa Tengah, Rabu (24/08) di Camping Tawangmangu Baru, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Rabu (24/08)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandatangani Perjanjian Kerjasama Klaster Program Pengendalian Inflasi Komoditas Bawang Putih di Jawa Tengah, Rabu (24/08) di Camping Tawangmangu Baru, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Rabu (24/08)

Karanganyar, Rabu (24/08/2016)

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah saat ini mengembangkan klaster bawang putih di delapan Kabupaten di Jawa Tengah, antara lain, Karanganyar, Magelang, Temanggung, Tegal, Batang, Pekalongan, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Kesepakatan tersebut tertuang di Perjanjian Kerjasama Klaster Program Pengendalian Inflasi Komoditas Bawang Putih di Jawa Tengah, Rabu (24/08) di Camping Tawangmangu Baru, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu. Yang di hadiri masing-masing Bupati delapan Kabupaten.

Di jelaskan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah, Iskandar Simorangkir, bahwa kestabilan  nilai rupiah salah satu ukurannya adalah laju inflasi yang rendah.

Dari hasil kajian BI penyebab inflasi karena kelompok makanan yang sering bergejolak. Setelah diteliti lebih jauh, ternyata berasal dari bawang putih. Ketika inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat, dan mengurangi daya saing produk barang apalagi sudah masuk MEA.

“Di tahun 2015,  Jawa Tengah, laju inflasi mencapai 2,73 persen dan menjadi TPID terbaik yakni Provinsi  Jawa Tengah. Dari data historis, ternyata bawang putih menjadi yang paling sering peyebab inflasi di Jawa Tengah. Kontribusi inflasi bawang putih yakni 0,56 persen,” kata Iskandar Simorangkir.

Dengan adanya klaster bawang putih di delapan Kabupaten itu, pihaknya ingin menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai pusat produksi bawang putih di Indonesia.  Selain itu agar tidak impor bawang putih dan laju inflasi rendah karena ketersediaan melimpah.

“Misalkan saja inisiasi di delapan Kabupaten itu, lahan seluas 200 hektar bisa menghasilkan 20 ton, kemudian total bisa dihasilkan 32 ribu ton,” katanya.

Di Jawa Tengah yang mempunyai potensi besar dalam program klaster pengendalian inflasi komoditas bawang putih, kemudian dibentuk klaster di delapan Kabupaten itu.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan dengan dibentuknya klaster itu, suplai bawang putih akan meningkat, bibit-bibit bawang putih di ciptakan, harapannya masa tanam berikutnya akan kelihatan.

“Maka mestinya, pada Januari 2017 mestinya sudah ada produksi bawang yang banyak. Tugas BI untuk mengendalikan harga melalui produksi bawang putih yang banyak, sehingga laju inflasi bisa dikendalikan,” katanya.

Ganjar juga mengatakan ini sebagai gerakan daulat bawang putih. Di Jawa Tengah merupakan salah satu suplai nasional. Maka akan didorong untuk pengembangannya.pd

Read More
KOM_7556

Mahasiswa UMS, KKN di Sepuluh Desa Kecamatan Kerjo

Sejumlah 70 Mahasiswa Program Study, Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta  (UMS)  melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di Kecamatan Kerjo yang tersebar di sepuluh (10) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Isnaini Herawati, S. Fis, M. Sc selaku Kaprodi Fisioterapi UMS dan diterima langsung Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, MM.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Bupati pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Rabu (24/8/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.   

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

Read More
DSC_5186

PD.BKK Karanganyar Adakan Undian Tamades

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengundi hadiah utama berupa sepeda motor bagi nasabah Tamades PD BKK Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengundi hadiah utama berupa sepeda motor bagi nasabah Tamades PD BKK Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (13/08/2016)

Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Karanganyar mengadakan undian berhadiah bagi nasabah Tamades, Sabtu (13/08) di Aula Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar.

Lembaga keuangan pemerintah daerah yang bergerak di jasa perbankan itu mengundi sebanyak 6.118.411 kupon hadiah, dimana setiap nominal tabungan Rp. 10 ribu mendapatkan satu kupon hadiah. Kupon tersebut tersebar bagi nasabah di Kantor Pusat, Cabang Mojogedang, Karanganyar, Jatipuro, Kebakkramat, Kerjo, dan Gondangrejo.

“Undian tamades ini dipersembahan bagi nasabah dengan hadiah sepeda motor, televisi, mesin cuci, kulkas, sepeda gunung dan hadiah menarik lainnya,” kata Direktur Utama PD BKK Karanganyar, Susilowati.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan mengatakan, Pemerintah terus menjaga bank-bank milik pemerintah untuk tubuh berkembang dengan baik.

“Setiap bank milik pemerintah bukan rivalitas, tapi mitra yang sama untuk mengembangkan perekonomian di Kabupaten Karanganyar. Masyarakat harus diberi kenyamanan, silahkan untuk menabung,” kata Bupati Karanganyar.

Sementara itu,  Dewan Pengawas PD BKK Karanganyar, Timotius Suryadi, mengatakan agar Direksi dan seluruh jajaran PD BKK Karanganyar agar terus meningkatkan kinerja dan keprofesionalannya.

“Setiap tahun, grade dan persaingan di lembaga keuangan makin tinggi, bangun ke arah yang lebih baik, mampu menjadi kompetitor yang handal dan pelayanan prima, serta meraih profit perusahaan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengundi hadiah utama berupa sepeda motor. pd

Read More
aku

Antar BUMD Harus Bangun Sinergitas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan sejumlah uang kepada 25 orang penyandang disabilitas, pada acara halal bi halal BUMD Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/07) siang

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan sejumlah uang kepada 25 orang penyandang disabilitas, pada acara halal bi halal BUMD Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/07) siang

Karanganyar, Jumat (22/07/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta agar semua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar saling menjalin sinergitas untuk kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Karanganyar.

Penegasan tersebut dikemukakan ketika acara Halal Bi Halal BUMD milik Pemkab Karanganyar yang terdiri dari Bank Daerah Karanganyar, PD BPR Bank Karanganyar, Perusda Aneka Usaha, PDAM Tirta Lawu, PD BPR BKK Tasikmadu, dan PD BKK Karanganyar.

“Saya minta jangan saling menjatuhkan satu sama lain, promosi ke nasabah merasa lebih baik dari yang lainnya.Namun hendaklah saling bersinergi kerjasama untuk memajukan semua BUMD,” kata Bupati Karanganyar, Jumat (22/07) siang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia juga menjelaskan bahwa kepercayaan dari masyarakat itu penting guna mengerakkan roda ekonomi di Kabupaten Karanganyar dan kontribusi PAD meningkat.

Pada acara tersebut, tampak hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Dewan Pengawas, jajaran Direksi, dan ratusan karyawan BUMD.

Untuk mengkhidmatkan acara, jajaran Direksi masing masing BUMD bersama sama berikrar untuk meminta maaf dan saling memaafkan.

Selain itu, juga diberikan bantuan sejumlah uang kepada 25 orang penyandang disabilitas.pd  

Read More
DSC_1713

Pedagang Diberi Waktu Pindah Ke Pasar Darurat Hingga Pekan Depan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan di tengah pedagang pasar Nglano, Rabu (13/07) di lokasi pasar darurat, Lapangan Desa Ngijo Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan penjelasan  kepada pedagang pasar Nglano, Rabu (13/07) di lokasi pasar darurat, Lapangan Desa Ngijo Tasikmadu

Karanganyar, Rabu (13/07/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberi waktu kepada pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasimadu untuk pindah ke pasar darurat hingga pekan depan, pada Rabu (20/07/2016).

Mereka menempati pasar darurat yang memakai lapanganan desa Ngijo, sekitar empat bulan, hingga pembangunan pasar induk Nglano yang diperkirakan selesai pada bulan Desember tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, Kabupaten Karanganyar, Larmanto, menuturkan, Pemkab Karanganyar telah membangun pasar darurat melalui lelang, meliputi pembangunan kios pasar sebanyak 120 unit, los pasar sebanyak empat unit.

“Pembangunan los mampu menampung sekitar 224 pedagang. Di tempat itu juga ada fasilitas listrik, MCK, dan air bersih,” kata Larmanto, Rabu (13/07) seusai Sosiasilasi Pedagang Pasar Nglano, di lokasi pasar darurat.

Dari desain yang dipampang, terdapat enam blok kios, dengan ukuran masing masing kios seluas 3X3 meter. Selain itu juga ada empat los pasar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat bertemu dengan pedagang di tempat tersebut, mengatakan pembangunan pasar Nglano itu memang perlu di bangun, agar penataan lingkungan pasar bisa bersih dan sehat.

“Di sekeliling pasar nantinya ada akses jalan bagi kendaraan bermotor roda empat. Dibuat dengan saluran air yang baik, keamanan dengan pemberian hydran pemadam kebakaran, terlihat menarik, mirip mall,” kata Bupati Karanganyar.

Dia juga menjelaskan, setelah pembangunan pasar induk Nglano selesai, pedagang dapat menempati lokasi yang sama seperti semula, agar tidak berebut tempat.pd

Read More
KOM_3733

Kebut Pembangunan Pasar Matesih, Pemkab Sediakan 128 Kios Sementara Bagi Pedagang

kominfo

Bupati Karanganyar sedang menyaksikan paparan bersama warga Oleh Dinas Pekerjaan Umum bidang Bina Karya tentang rencana pembangunan fisik pasar Matesih yang baru

KOM_3743

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada warga yang merupakan pedagang maupun pengguna kios di Pasar Matesih, Selasa Siang (13/07)

Pembangunan Pasar Matesih masih dalam proses pelelangan hingga minggu terakhir di bulan Juli tahun ini pembangunan akan segera dimulai. Sementara itu, guna memfasilitasi para pedagang untuk tetap berjualan, Pemerintah Kab. Karanganyar akan memindah para pedagang di pasar darurat yang berlokasi di lapangan olah raga Matesih.

“Pasar darurat menyediakan sebanyak 128 unit kios dengan fasilitas meliputi pembangunan los pasar lima (5) unit, selasar mampu menampung sejumlah 260 pedagang, 72 kios dasaran dan 108 pedagang oprokan,” hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disperindagkop, Larmanto dihadapan para pedagang pasar Matesih dalam rangka sosialisasi pembangunan pasar Matesih sekaligus penataan pedagang di pasar darurat, Selasa (12/07/2016) kemarin di Balai Desa Matesih.

Ditambahkannya, untuk ukuran setiap kios di pasar darurat adalah 3×3 meter sedangkan pintu gerbang kios secara mandiri oleh para pedagang.

“Kami menghimbau kepada para pedagang untuk segera mengemasi barang dagangannya paling lambat 20 Juli besok sudah dipindahkan di pasar darurat semua. Untuk nomor, nama dan petak kios akan kami pasang di tempat-tempat strategis pasar. Sedangkan instalasi meteran listrik di pasar yang lama, kami minta bagi pedagang untuk memberikan fotocopi ktp dan struk pembayaran yang akan kami serahkan ke pihak PLN agar dapat dipasangkan kembali setelah pembangunan Pasar jadi,” terang Larmanto.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap rencana pembangunan pasar berlangsung baik, karena pasar merupakan urat nadi perekonomian.

“ Segala macam bisa kita dapatkan di pasar, untuk itu pasar harus dibuat nyaman, aman, baik, tidak bocor di musim penghujan, ada angin-anginnya. Jalur- jalur strategis untuk diperhatikan demi kelancaran semuanya dan yang tidak kalah penting fasilitas seperti tabung pemadam kebakaran harus selalu siap,”jelas Juliyatmono.

Lanjutnya, Bupati menegaskan bahwa tugas Pemerintah disini adalah menata dan mengarahkan pedagang untuk kebaikan dan kelancaran semuanya.

“Diharapkan malam tahun baru 2017 besok, pedagang siap menempati pasar yang baru. Pemerintah tidak ingin merugikan dan menyusahkan pedagang. Untuk itu, saya minta Dinas Pasar untuk mendata keseluruhan pedagang agar dapat tertata dengan baik di pasar darurat. Semua perlu dirembug, dikomunikasikan yang baik juga,”pesannya. Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
aku

Harga Kebutuhan Pokok Naik Menjelang Lebaran, Pasokan Elpiji Aman

Pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi, melakukan pantauan harga. Dari pantauan tersebut diketahui harga kebutuhan mulai merangkak naik, Rabu (29/06) pagi di beberapa Pasar di Kabupaten Karanganyar

Pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi, melakukan pantauan harga. Dari pantauan tersebut diketahui harga kebutuhan mulai merangkak naik, Rabu (29/06) pagi di beberapa Pasar di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis (30/06/2016)

Harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Karanganyar mulai merangkak naik menjelang lebaran tahun ini.

Pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi, melakukan pantauan harga. Dari pantauan tersebut diketahui harga kebutuhan mulai merangkak naik.

“Ada kenaikan sedikit dari harga sebelumnya seperti cabe merah, daging juga naik,” kata Samsi, Rabu (29/06) saat di Pasar Tegalgede, Bejen.

Dia juga menyebutkan telor, cabe, daging ayam naik, karena saat lebaran biasanya sebagai bahan untuk masak opor ayam, sebagai hidangan khas lebaran. Namun harga bawang tidak mengalami kenaikan, bahkan turun. Selain itu, untuk persediaan beras dan gula masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain di pasar, tim TPID juga melakukan sidak di SPBU Popongan, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) PT Wijaya Sarana Gasindo,  Popongan

Ditempat tersebut, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi, mengatakan pasokan elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Karanganyar ditambah 21.868 tabung, atau setara setara 3 persen alokasi harian sebanyak 728.920 tabung.

“Hal itu untuk mengantisipasi kenaikan permintaan barang bersubsidi itu selama momentum puncak lebaran,” ujarnya.

Alokasi fakultatif ini akan dibagi mulai H-7 sampai H+7 lebaran. Ini merupakan kelanjutan distribusi tambahan pada Ramadan.

“Jatah tambahan dan alokasi fakultatif ini diharapkan mampu menjawab permintaan konsumen yang meningkat,” katanya.pd

Read More