Category: Ekonomi

kom_4615

Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan kepada penerima bantuan keuangan untuk pembangunan sarana prasarana desa tahun 2017, Kamis Pagi (22/12)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Bantuan Keuangan Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa pada APBD Tahun 2017 di Aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Kamis Pagi (22/12) yang diikuti oleh Camat se-Kabupaten Karanganyar kecuali Kecamatan Karanganyar, Kepala Desa penerima bantuan dan Tim Monitoring dan Evaluasi Bantuan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa. Sosialisasi ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada Desa dan Kecamatan mengenai kegiatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan serta mengenai ketentuan yang berkenaan dengan pengalokasian Bankeu kepada Desa.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut didampingi Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar menyambut baik atas terselenggaranya acara ini. Juliyatmono berharap agar bantuan tersebut teradministrasi dengan baik yaitu dicatat, dilaksanakan dan dilaporkan. Untuk Desa, diusahakan APBDes 2017 terselesaikan paling lambat 30 Desember. Pemerintah Kabupaten Karanganyar selalu membantu mendampingi desa untuk bersama-sama membangun daerahnya masing-masing.

“Apresiasi saya berikan kepada desa, desa sebagai pusat pertumbuhan diharapkan dengan adanya bantuan tersebut masyarakatnya sejahtera sehingga angka kemiskinan makin turun drastis kedepan”, harap Juliyatmono

Sementara itu Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyar Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan untuk tahun 2017 Pemkab Karanganyar memberikan bantuan keuangan kepada 16 kecamatan dan 160 desa untuk pembangunan sarana prasarana desa sebesar Rp. 47.572.800.000,- yang tertuang dalam APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2017. Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
kom_4550

Karanganyar Peringati Hari Ibu dan Bela Negara

kominfo

Bupati Karanganyar selaku Irup pada Upacara peringatan Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara memperingati Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12/2016) di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara, Kasubag. Dal Op Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, SH.

Upacara yang mengusung tema Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan diikuti Forkompinda, Pimpinan BUMD, Jajaran Kepala SKPD, PNS Lingkup Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Polwan, Satpol PP, Organisasi Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise yang dibacakan Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Perempuan dan Laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan Negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable Development Goals (SDGs) sampai dengan tahun mendatang.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus “dikampanyekan” lkembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan Bernegara. Maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, trafficking, pornografi, infeksi menular seksual dan HIV/Aids, narkoba disebabkan karena runtuhnya pondasi Ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti, iman dan taqwa menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah tersebut di atas.

Selanjutnya Bupati saat membacakan sambutan memperingati Hari Bela Negara, Presiden RI Joko Widodo, pentingnya kesadaran bela Negara untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia sebagai bentuk revolusi mental sekaligus membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional. Kesadaran bela Negara tersebut dapat di aktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara masing-masing.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/f3a)

Read More
web-copy

TPID Pantau Pasokan Elpiji dan BBM

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen,  SPBU dan SPPBE  terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen, SPBU dan SPPBE terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.

Karanganyar, Rabu (21/12/2016)

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen,  SPBU dan SPPBE  terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.

Ketua TPID Kabupaten Karanganyar, Samsi, memimpin langsung pantauan itu. Sasaran pertama di agen LPG PT. Salma Wicaksana. Di tempat tersebut, Ketua TPID dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius Suryadi secara sampling menimbang berat isi dan kosong tabung gas tiga kilogram.

Ditempat itu, dari hasil timbangan tidak ditemukan berat total tabung yang kurang dari berat normal. Kemudian, tim melanjutkan ke SPBU Bejen, untuk memantau pasokan Bahan Bakar Mesin (BBM) menjelang tahun baru dan Natal. Selain itu menimbang gas isi tiga kilogram.

Selanjutnya tim mendatangi di SPBU Popongan dan SPPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo untuk memantau pasokan BBM dan LPG.

“Kita ketahui sementara persediaan LPG dan BBM masih cukup, jadi masyarakat tidak usah was-was. Kita cukupi kebutuhannya,” kata Samsi, Rabu (21/12) di SPPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo.

Selain itu dari hasil timbangan ternyata normal dan bahan bakar mesin semua jenis  cukup sampai akhir dan awal tahun 2017. Samsi, juga mengatakan warga yang berpergian melintas di wilayah Kabupaten Karanganyar tidak usah kuatir, karena pasokan cukup.

“Kami juga menghimbau ASN dan masyarakat yang berpenghasilan cukup tidak mengunakan LPG bersubsidi. Karena yang tiga kilogram untuk warga kurang mampu,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian menjelaskan, jika ada kekurangan disiapkan tambahan alokasi khusus. Dalam satu tahun ini sudah siapkan 9 juta 102 ribu tabung, dan sudah terdistribusi dengan baik. Di Kabupaten Karanganyar dipastikan sampai akhir tahun ini tidak ada kendala distribusi LPG 3 Kilogram.

“Di Desember ini ada kenaikan sekitar 4 persen dari total harian, dan cadangan masih ada sisa kuota di 2016. Jika dibutuhkan, Pertamina siap untuk mensuplai,” katanya.pd

Read More
dsc_0551

Jaga Kestabilan Sembako dan Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gelar Rakor  

 

kominfo

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).

Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

 Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.

Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.

Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.

“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud  di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.

Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.

Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.

“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

 

Read More
dsc_0656

Peggy Melati Sukma Motivasi Ibu-Ibu Karanganyar

kominfo

Talkshow bersama Bupati dan Peggy Melati Sukma, Senin (19/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 yang jatuh pada 22 Desember mendatang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karanganyar menggelar Talk show Bupati bersama Peggy Melati Sukma, Senin (19/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Mantan artis dan presenter kelahiran Cirebon tersebut memberi motivasi pada ibu-ibu di Kabupaten Karanganyar. Ia mengajak segenap wanita Karanganyar untuk benar-benar memahami makna hakekat kehidupan.

Menurutnya kehidupan ini adalah ujian dari Allah SWT berdasar  Al-Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 25 bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kehidupan ini pada hakekatnya menjemput kematian, dan ujian hidup itu dapat berupa kesenangan dan kesusahan.

“Untuk menuju kehidupan yang lebih baik, perlu merubah akhlaq dan perilaku, berkumpul dengan orang-orang sholih  ,”jelasnya dihadapan para wanita dari berbagai organisasi.

Sementara itu Bupati menyambut baik didatangkannya Peggy Melati Sukma sebagai Inspirator Hijrah dan Aktivis Sosial.

kominfo

Peggy Melati Sukma bersama Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono menyampaikan hakekat kehidupan adalah mengerti tujuan hidup, menuju jalan pulang kembali.

“berbuat kebajikan, kebaikan, anak-anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya adalah tabungan kita menuju akhirat nanti,”pesan Bupati.

Demikian Dishubkominfo (ind/f3)

Read More
web

93 Desa di 12 Kecamatan Lunas PBB

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengudi hadiah PBB tingkat Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengundi hadiah PBB tingkat Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (16/12/2016)

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah dilunasi sebanyak 93 desa di 12 Kecamatan, dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, hingga pertengahan bulan Desember 2016.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar, Sumarno mengatakan dari jumlah tersebut ternyata mengalami kenaikan dari jumlah tahun 2015.

“Kecamatan dan desa tahun 2015 yang sudah lunas mencapai 75 desa di tujuh kecamatan,” kata Sumarno, Kamis (15/12) saat acara Pengundian PBB Tahun 2016 di Kecamatan Jatipuro.

Di tahun 2016 ini,  pertama kali lunas yakni Kecamatan Jatipuro dengan 10 desa, Jatiyoso sembilan desa, Jumantono 11 desa, Matesih sembilan desa, Mojogedang 13 desa, Jenawi sembilan desa,Jumapolo 12 desa, Karangpandan dua desa, Tawangmangu lima desa,  Ngargoyoso lima desa,  Gondangrejo dua desa, dan kerjo.

Kecamatan Jatipuro ditunjuk sebagai tempat pengundian PBB karena tahun 2015 kecamatan itu menjadi pelunas pertama di Kabupaten Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sumarno, target PBB 2016 nilainya Rp. 28,1 Miliar, dikarenakan NJOP tahun 2013 sampai tahun 2016 ini belum mengalami kenaikan.

“Target dari Rp. 28, 1 Miliar tahun 2016 sudah mencapai Rp. 25,8 miliar sampai hari ini. Walaupun target yang diberikan kepada Pemkab Karanganyar yakni Rp. 25 miliar, artinya sudah melebihi target,” kata Sumarno.

Selain itu, bagi wajib pajak yang belum membayar PBB dari tahun 2013, 2014,2015,2016 tetap ditagih. Sedangkan untuk Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT)  tahun 2017 akan disampaikan tanggal 16 Januari 2017 karena tanggal 15 Januari 2017 adalah hari minggu.

“Jumlah SPPT  2016 dengan 2017 banyak mengalami kenaikan karena setiap hari di DPPKAD mutasi tanah mencapai 170 bidang,” ujarnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan tahun 2015 kemarin Kecamatan Jatipuro lunas paling awal, sehingga diberi penghargaan untuk tempat penyelenggaraan undian berhadiah PBB.

“Lunas awal PBB menjadi prestasi dan mempunyai efek positif bagi pembangunan di Karanganyar. Di sini, jumlah pajaknya tidak seberapa, tapi jumlah uang yang masuk banyak sekali. Masuk dari alokasi dana desa, pembangunan puskesmas, infrastruktur, dan tahun 2017 nanti akan dirombak kantor Kecamatan,” katanya.

Pada kesempatan itu, ditegaskan olehnya, bagi wajib pajak yang belum membayar terus ditagih oleh petugas khusus, supaya tidak berdampak buruk bagi yang tertib membayar pajak.pd

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
dsc_0355

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab MOu YPKS

Kominfo

Penandatanganan kerjasama Pemkab Karanganyar bersama Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, Rabu (14/12).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta (YPKS), Ir. Diwi Acita Irawati menandatangani MOu pemanfaatan lahan untuk pembangunan Politeknik Peternakan di daerah Jatipuro, Karanganyar.

Penandatangan dilakukan di Tamansari Hotel Karanganyar, Rabu (14/12/2016), dihadiri Asisten Pemerintahan Setda,  jajaran Kepala SKPD terkait, dan Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik sekaligus menerima amanah sebagai Ketua Majelis Wali Amanah program penjaminan kelangsungan belajar bagi keluarga miskin dan anak yatim YPKS.

Lebih lanjut ia berharap kepada APEKA untuk terus melakukan langah-langkah konkrit, agar pendidikan dapat berkembang pesat dan memadai.

“Pembangunan Politeknik ditata dan digarap dengan sungguh-sungguh dan serius, karena Pemerintah merasa memiliki”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum YPKS, Ir. Diwi Acita Irawati menyampaikan bahwa Karanganyar mendapat peringkat Kabupaten terbaik indeks pembangunan manusia dibidang pendidikan.

“Adanya pendidikan gratis oleh Pemerintah Karanganyar, diharapkan masyarakat mendapatkan 15 tahun pendidikan”, terangnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0221

Mewujudkan Keuangan Desa yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab Adakan Bintek  

 

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menghadiri sekaligus membuka Bintek Pengelolaan Siskeudes Desa, Selasa (13/12).

Untuk memfasilitasi Administrasi Sistem Keuangan Desa dalam penyusunan APBDesa tahun 2017 dengan menggunakan aplikasi SISKEUDES, Pemerintahan Desa Setda Karanganyar mengadakan bimbingan teknis pengelolaan desa yang diikuti admin kecamatan dan admin siskeudes desa, Selasa (13/12/2016) di Graha Pandusita, PG. Tasikmadu, Sondokoro.

Dalam sambutannya sekaligus membuka Bintek, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan beberapa Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri dan Pemerintah Daerah merupakan kesungguhan Pemerintah dalam memperhatikan kemajuan desa.

“Bintek dengan menggunakan Aplikasi Siskeudes  adalah upaya membantu pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan partisipatif dalam penyusunan APBDesa,”terangnya.

Lebih lanjut, Wabup menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti bintek dengan baik dan berharap kedepannya dalam pengelolaan keuangan di desanya masing-masing dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

kominfo

Admin Kecamatan dan admin Sikeudes ikuti Bintek.

Sementara itu, Laporan Asisten I Pemerintahan Setda Karanganyar, Nunung Susanto menyampaikan tujuan pelaksanaan Bintek ini memberikan bekal pengetahuan bagi sekdes terutama sekdes baru dalam pengelolaan keuangan desa.

“Bintek diikuti kurang lebih 540 peserta dari admin kecamatan dan admin siskeudes desa yang terbagi dalam dua gelombang,”ujarnya.

Pelaksanaan Bintek berlangsung selama empat (4) hari mulai tanggal 13 Desember sampai dengan 16 Desember 2016. Beberapa narasumber yang dihadirkan meliputi Asisten Pemerintahan, Inspektur, Bagian Hukum Setda, Bagian Pemerintahan Desa , Kalurahan dan Tim Admin Siskeudes Kabupaten.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

Read More