Category: Ekonomi

web

Wakil Bupati Karanganyar Resmikan Gerai Supermarket

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat melihat produk lokal jambu klutuk dari Ngargoyoso, Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (28/09/2017)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo meresmikan gerai Super Indo  di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/09) pagi. Pembukaan ini menjadi penanda masuknya supermarket itu di Bumi Intanpari.

Pembukaan supermarket itu menambah gerai menjadi ke 150 yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota di Indonesia, dan menjadi keempat di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

“Lokasi disini sangat strategis, karena dekat dengan Bandara Adisumarmo. Berdekatan juga dengan Pabrik Gula Colomadu yang sedang proses revitalisasi. Jalan disini juga ke arah Yogyakarta dan Semarang,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan pembukaan.

Sementara itu ditempat yang sama, Vice Presiden Operation PT. Lion Super Indo, Wirawan Winarto,  mengatakan produk lokal juga dilibatkan dengan memberikan kesempatan mensuplai barang-barang produk di gerai-gerai.

“Seperti disini ada jambu klutuk dari Ngargoyoso, kecap, pisang, wortel dan sayuran didatangkan dari lokal,” kata Wirawan.

Wirawan juga menjelaskan pihaknya memberikan kesempatan kerja yang lebih luas khususnya bagi karyawan yang berada di sekitar gerai.

“Saat ini ada 36 dari 47 karyawan yang berasal dari Kabupaten Karanganyar. Tentunya semakin banyak karyawan lokal akan semakin baik. Selain memberdayakan kesempatan kerja juga mudah operasional bagi kami,” katanya.

Selain itu, untuk kelestarian lingkungan hidup lanjut Wirawan, pihaknya berupaya dan konsisten mengurangi pengunaan kantong plastik melalui program insentif, pengunaan kantong plastik tidak gratis yang menjadi rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Tadi untuk mengedukasi mengubah perilaku pelanggan. Harapan kami seperti ibu-ibu kalau di pasar membawa keranjang belanja sendiri. Untuk itu disini kantong belanja didesain lebih menarik,” katanya. (pd)

Read More
DISKOMINFO

TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Di Buka

DISKOMINFO

Bupati didampingi Forkopimda meninjau lokasi TTMD Sengkuyung Tahap III

Karanganyar, 27 September 2017

TMMD Sengkuyung Tahap III resmi di buka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu Pagi (27/9).  Kegiatan ini berlokasi di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diharapkan menjadikan desa-desa semakin maju dan mandiri, sehingga kehidupan masyarakat semakin sejahtera. Berkat sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik.

Sementara dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan Bupati Karanganyar sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas dibukanya kembali TMMD ini.

“Berkat TMMD, banyak rakyat desa yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya, mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan,” katanya.

Pada pelaksanaan TMMD ini, di Desa Pojok, Mojogedang terdapat sasaran fisik membangun makadam dan cor jalan dengan panjang 1.350 meter, lebar 2,5 meter dengan ketebalan 10 sentimeter.

Selain itu juga pembuatan 2 unit jembatan dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga terdapat program untuk sasaran non fisik bagi masyarakat setempat. Pelaksanaan TMMD ini berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai Rabu 27 September 2017 sampai dengan 26 Oktober 2017. Demikian DISKOMINFO (yg/ad)

Read More
DSC_6567

Bupati Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan bibit secara simbolis, 20/9

Karanganyar, Rabu 20 September 2017

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk lebih optimal, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar melakukan gerakan tanam cabe, Rabu (20/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya sekaligus membuka mengajak warga agar lahan-lahan yang ada untuk dimanfaatkan, termasuk pekarangan dirumah.

“Harmonisasi alam tercipta bila ada pemanfaatan pekarangan untuk tanaman. Karena oksigen yang dihirup harus diciptakan sendiri, untuk itu harus ada tanaman, pohon-pohon dirumah-rumah,”terangnya.

Juliyatmono menghimbau untuk terus menggalakkan gerakan tanam untuk  pemenuhan kebutuhan sehari-hari selain juga memberikan nilai tambah.

“Tanamlah yang baik, tanamlah Lombok dipekarangan rumah supaya tumbuh subur, bermanfaat. Jangan sampai kita sia-siakan lahan yang ada meskipun terbatas, jaga ketersediaan air pula,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo dalam laporannya menyampaikan kegiatan gerakan tanam ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PKK dalam pemanfaatan pekarangan serta sarana produksi sarana budidaya hortikultura.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan pada dua kecamatan dimasing-masing desa berupa bibit cabe sebanyak 3100 batang, polybag 41 kg, pupuk NPK 51 kg, pupuk organik 860 kg.

Bantuan pengembangan agro unggulan berupa Bibit durian 707 batang dan pupuk organik 3,5 ton kepada kelompok tani Kecamatan Jumantono, bibit pisang raja bulu 750 batang dan pupuk organic 3,75 ton Kepada  kelompok tani Kecamatan Jenawi, BIbit Jeruk Keprok Tawangmangu 800 batang dan pupuk organic 4 ton kepada kelompok tani Tawangmangu, bibit bawang merah 5 kw dan pupuk organic 10 ton kepada kelompok tani Kecamatan Mojogedang.

Serta bantuan kegiatan pengembangan cabai besar dancabai rawit seluas 96 ha kepada 56 kelompok tani besar dan 28 kelompok tani cabai rawit yang masing-masing kelompok mendapatkan sarana produksi berupa benih cabai, pupuk organic, pupuk an organic, mulsa, ajir, sarana budidaya berupa spreyer elektrik.

Demikian Diskominfo (ft/yg/ind)

Read More
web

Bupati Apresiasi Pengelolaan UPK Berjalan Tertib

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menghadiri Semarak Dasawarsa UPK Gondangrejo

Karanganyar, Selasa (05/09/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi pengelolaan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di Kabupaten Karanganyar berjalan tertib, karena dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah  kecil di wilayah masing-masing.

“Melalui simpan pinjam di UPK di Kecamatan berjalan baik, pinjaman dan setoran juga baik, dan NPL di bawah satu persen,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (05/09) saat menghadiri Semarak Dasawarsa UPK Gondangrejo, di lapangan Dayu.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengatakan, UPK (yang dulu dikenal dengan PNPM Perdesaan) bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu dihadapan masyarakat yang hadir,  dia meminta untuk lebih semangat dan berpikir positif, agar mudah mendapatkan rejeki.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Dewi Indriyani, mengatakan selama periode 2007-2014 UPK Gondangrejo telah mengelola dana program baik APBD maupun APBN melalui program sebesar Rp. 11,3 Miliar untuk kegiatan infrastruktur, pendidikan (pembangunan gedung TK dan PAUD), kegiatan Posyandu dan pelatihan serta kegiatan dana bergulir/simpan pinjam.

Dari kegiatan dana bergulir tersebut, UPK Gondangrejo mengelola sebesar Rp. 1,7 Miliar sebagai modal dana bergulir yang dipinjamkan ke masyarakat. Per tanggal  31 Juli 2017 telah menjadi Rp. 4,4 Miliar.

Dari hasil pengelolaan dana bergulir sejak tahun 2007 hingga sekarang, telah membagi sebagian hasil surplusnya untuk dana sosial dengan total dana sebesar Rp. 848 juta kepada 851 orang.

Bagi sembako untuk RTM 300 paket, kambing 386 ekor, Pugar warung dua unit, sarana MCK 83 unit, bak sampah enam unit, RTLH 52 unit, dan alat kerja 22 unit.(pd)

Read More
IMG_0024

Juliyatmono : Kelola dana desa dengan baik dan tepat sasaran

kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pengarahan giat Sosialisasi Dana Desa dan TP4 di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8)

Karanganyar – Kejaksaan Negeri Karanganyar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4) di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8). Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya sosialisasi ini. Dana desa yang sudah bergulir saat ini mempunyai Multifier effect (manfaat) yang luar biasa bagi pengembangan desa. Lewat pergerakan dana desa, ekonomi desa menjadi semakin baik karena uang bergerak didesa sehingga meningkatkan daya beli masyarakat di desa tersebut.

Karanganyar yang mempunyai potensi Industri, Pertanian, dan Pariwisata (INTANPARI) semakin diperkuat di masing-masing sektor tersebut, terlebih dikawasan potensial wisata (Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jenawi, dan Kecamatan Jatiyoso) bisa lebih dioptimalkan dengan menggunakan dana desa tersebut.

Karanganyar yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terbukti mendatangkan banyak prestasi, seperti kemarin lomba desa, Desa Karanglo Tawangmangu mendapatkan juara 2 nasional tahun 2017.

Dikatakan lebih lanjut, Juliyatmono berpesan agar Kepala Desa dan aparatnya untuk berhati-hati dalam mengelola dana desa, hindari kegiatan fiktif, mark up dan penyelewengan.

“Jangkan sungkan tanya kepada Kejaksaan, saya sudah berpesan kepada bapak Kajari untuk pendampingan ke desa-desa”, terang Juliyatmono

Sementara itu, I Dewa Gede Wirajaya Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar mengatakan bahwa tujuan dilakukannya sosialisasi ini untuk memberikan pengertian dan pembelajaran terhadap kepada desa dalam mengelola keuangan dana desa, sehingga tidak terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan dana desa. Selain itu dijelaskan pula bahwa Kejaksaan Negeri Karanganyar akan melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana desa seara gratis, adapun pendampingan yang dilakukan diawali dari proses perencanaan kegiatan sampai dengan pelaksanaan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_5662

Bupati : Awasi Peredaran Rokok Ilegal

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri pengarahan pada Sosialisasi Pengguna Cukai Rokok, Rabu (23/8/2017).

Karanganyar, Rabu 23 Agustus 2017

Bupati Karanganyar meminta masyarakat untuk berperan aktif membantu  mengawasi peredaran rokok ilegal. Dikarenakan banyaknya peredaran rokok tidak berlabel  mengakibatkan kerugian negara karena bebas pajak.

Hal tersebut disampaikan Juliyatmono pada Sosialisasi pengguna cukai rokok DBHCHT di Gedung Pandusita Pabrik Gula Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (23/8 sampai dengan 24/8/2017) tersebut diikuti Aparat Kecamatan, Perangkat Desa, Pedagang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama.

Masih beredarnya rokok ilegal dipasaran menjadi perhatian Pemkab Karanganyar. Untuk itu masyarakat maupun pedagang diminta turut membantu pemerintah dalam mengawasi rokok-rokok ilegal yang masih dijual di pasaran.

“Ada temuan rokok ilegal segera laporkan ke petugas dalam hal ini Satpol PP, supaya nantinya segera dilakukan penertiban,”ujar Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan komoditas tembakau dan cukai di wilayah Karanganyar cukup tinggi. Untuk cukai seperti di daerah Gondangrejo, Jaten dan tembakau di Colomadu, Ngargoyoso, Jenawi.

“Cengkeh juga ada di wilayah Karanganyar, tapi dari harga kurang begitu bagus,”jelasnya.

Ia mengungkapkan Karanganyar terdapat pabrik rokok karena memang ada tembakau, cengkeh sehingga Karanganyar mendapat pajak tembakau sebesar Rp 14 sampai Rp 15 miliar setiap tahunnya.

“Pendapatan pajak rokok fungsinya dikembalikan lagi agar para petani tembakau tetap berkembang, kelompok-kelompok UMKM di sekitaran Pabrik diberi pembekalan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Satpol PP mengenai peraturan daerah dan penertiban rokok ilegal,”terangnya.

Sementara itu salah satu narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut, Joko Nugroho selaku Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Karanganyar menyampaikan  masih banyak ditemukan rokok yang tidak dilekati pita cukai. Umumnya dijual di warung-warung kecil dan penjual oprokan di pasar tradisional. Penjualan lebih banyak ditemukan di daerah perbatasan, baik antar propinsi maupun perbatasan dengan Kabupaten tetangga.

“Segera laporkan kepada Satpol PP bila mengetahui ada usaha pembuatan rokok yang memperoduksi rokok tanpa cukai/cukai palsu,”terangnya

“begitu pula dengan toko/warung harus menolak sales rokok yang menawarkan rokok tanpa pita cukai/cukai palsu,”harapnya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

Read More
DSC_5521

12 Kelompok Tani Terima Bantuan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada Kelompok Tani di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Selasa(22/8).

Karanganyar, Selasa 22 Agustus 2017

Dua belas kelompok tani di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah dan alsintan pasca panen mesin power theser multiguna. Diharapkan bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani, Selasa (22/8/2017).

Dari dua belas penerima bantuan tersebut terbagi menjadi dua, yakni tujuh Kelompok Tani penerima hibah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar dengan total bantuan sejumlah Rp 295 juta rupiah, masing-masing diperuntukkan pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, empon-empon, kompos dan sarana pertanian lainnya. Sedangkan lima Gapoktan menerima alsintan berupa mesin pasca panen Power Theser Multiguna.

Penyerahan dilakukan di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Direktur Bank Jateng dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kepada para  Kelompok Tani yang menerima bantuan segera membelanjakan dengan baik agar ada peningkatan yang maksimal. Karena pemberian hibah ataupun alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.

Wabup juga berharap untuk pertanian organik di Kabupaten Karanganyar dapat semakin berkembang dengan baik dan menjadi agrowisata.

“Di daerah Pereng ada pengembangan padi organik, mudah-mudahan dengan adanya irigasi pertanian di Waduk Gondang Kecamatan Kerjo akan menambah indeks tanam petani,”tuturnya.

“Beberapa titik pertanian untuk  diberikan heritage sebagai agrowisata karena memiliki pemandangan yang bagus nan hijau seperti di Bali, ini harus ditumbuhkembangkan untuk kemajuan pertanian di Karanganyar tak terkecuali peningkatan kesejahteraan petaninya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
DSC_3510

Jiwai Semangat 45

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah, Samsi, Kadis Kominfo dan narasumber lainnya menyanyikan bersama “Indonesia Pusaka” pada acara Sambung Rasa Radio SWIBA, Jumat malam (15/8)

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia, Radio SWIBA menyelenggarakan acara Sambung Rasa di halaman Radio SWIBA pada Selasa malam, 15 Agustus 2017.

Hadir pada acara tersebut Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI),  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua DHC Angkatan 45,  dan Ketua DPD KNPI sebagai narasumber.

Peserta Sambung Rasa yang mengambil judul “Semangat Nilai 45 Mematri Visi Memacu Karanganyar Maju dan Sejahtera” pada malam hari itu adalah para pelajar di Kota Karanganyar yaitu SMAN 1 Karanganyar, SMAN 2 Karanganyar, SMKN 1 Karanganyar, SMKN 2 Karanganyar,  SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata dan SMK Bintang Nusantara.

Diawali dengan ajakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dan “Desaku yang Kucinta”, beliau mengajak semua yang hadir dan seluruh pendengar Radio SWIBA untuk menjiwai spirit patriotisme dan cinta tanah air.

“Negara kita bisa merdeka karena ada spirit patriotism dan cinta tanah air, semangat berkorban, saling bantu, gotong royong, bangga terhadap bangsa. Ini harus mendarah daging pada diri kita,” tandasnya .

Indonesia adalah rumah besar kita. Ibarat rumah tangga, anak tidak akan bisa tumbuh dengan baik kalau tidak mencintai ibu yang telah melahirkannya.

“Cinta tanah air ibarat cinta kepada ibu kandung. Kalau kita  mengkhianati, durhaka kepada ibu kandung tidak akan bahagia,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DHC Angkatan 45, Cuk Susilo mengingatkan dan menggarisbawahi tentang spirit, maju dan sejahtera. Hal ini telah dimiliki oleh para pendahulu kita untuk mencapai kemerdekaan. Pejuangan ini bisa dicapai dengan kebersamaan.

“Setelah mencapai kemerdekaan, perjuangan tidak berhenti. Perjuangan terus berlanjut bahkan sampai saat ini. Pemuda sekarang ini spirit harus ada, nilai semangat harus dijaga,” kata Cuk.

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kita harus mewarisi nilai perjuangan yang telah dilaksanakan para pendahulu kita. Mereka berkorban harta, bahkan nyawa.

“Kita ambil nilai perjuangannya. Setiap krisis akan tumbuhkan pahlawan-pahlawan yang hebat. Semangat jaga NKRI harus terus dijaga supaya tidak kembali dijajah dalam bentuk apapun baik ekonomi, kedaulatan, maupun lainnya,” kata Rohadi.

Acara Sambung Rasa Radio SWIBA yang dipandu oleh Mamik dan Oki serta disiarkan secara live kali itu dilengkapi dengan pertunjukan band dari BPPT. Di akhir acara Juliyatmono didampingi Rohadi Widodo dan Sekretaris Daerah, Samsi berkenan menyanyikan lagu perjuangan “Gebyar-Gebyar”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_3064

Desa Buran Jadi Percontohan Desa Sadar Jamsostek

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Direktur Utama Perluasan Kepesertaan Jamsostek Ilyas Lubis menandatangani Prasasti di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8).

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Pemkab Karanganyar bersama BPJS melaunching Desa Buran sebagai salah satu Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaaan (Jamsostek). Peresmian dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karanganyar didampingi Dirut Perluasan Kepesertaan Jamsostek, Forkopimda Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar terkait serta Perangkat desa di wilayah Karanganyar.

Pemkab Karanganyarmendukung program yang telah  diterapkan BPJS dalam rangka memberikan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja di pedesaan dan mengapresiasi Desa Buran Kecamatan Tasikmadu menjadi Desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang memenuhi empat program BPJS meliputi  Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan kematian.

”Semoga melalui launching desa Buran desa sadar Jamsostek dapat diikuti desa-desa yang lain, harapan masyarakat dapat lebih sejahtera sehingga BPJS Jamsostek dapat menjadi sahabat tenaga-tenaga kerja di desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menghimbau  pemerintahan desa agar dalam penyusunan APBDes seluruh perangkat desa di wilayah Karanganyar dapat diikutsertakan dalam BPJS karena hal tersebut merupakan pemenuhan kegiatan dalam melaksanakan Undang-Undang.

“BPJS ini amanat Undang-Undang sehingga mengikat untuk mengikutsertakan seluruh tenaga kerja. Dan perlu diketahui BPJS tidak akan kekurangan dana, jadi berapapun besar biaya akan diklaim BPJS,”terangnya.

Sementara itu Direktur Utama Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga, ilya Lubis mengatakan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan tugas negara yakni agar negara memberikan jaminan sosial kepada warganya.Sebagaimana Undang-Undang mengatakan setiap pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan.

“Oleh karenanya pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan untuk menuju tenaga kerja yang sejahtera. Dan wajib yang menjadi peserta adalah seluruh pekerja,”terangnya.

Disampaikannya jaminan perlindungan sosial ini merupakan salah satu bentuk mendukung nawacita Presiden RI Joko Widodo.

“Desa sebagai tumpuan dimana geliat ekonomi dan tenaga kerja tumbuh sehingga BPJS Jamsostek wajib memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, pelaku usaha di desa-desa,”tuturnya.

Ilyas lubis menyampaikan sebanyak 226 pencanangan desa di Indonesia sebagai desa sadar Jamsosotek termasuk  49 desa di Provinsi Jawa Tengah, dengan demikian desa tersebut terlindungi secara paripurna dan ekonomi tetap berjalan.

“Harapan kami seluruh tenaga kerja di desa dapat terlindungi dari resiko-resiko bekerja yang berdampak pada peningkatan perekonomian di desa,”pesannya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MOU Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Desa Pondok Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo dan Desa Tirtomulyo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.

Demikian Diskominfo (ft/ind)  

Read More