DSC_8710

Do’a Bersama Menjelang Ujian Nasional SMP dan SD Tahun 2018

Read More
web

Bupati Karanganyar Pantau Ujian SD, Murid Berprestasi Dapat Hadiah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memantau pelaksanaan Ujian bagi murid Sekolah Dasar kelas 6.

Karanganyar, Rabu (17/05/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memantau pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Dasar/sederajat di dua sekolah, yakni SD 01 dan 02 Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Selasa (16/05) pagi, dan berjanji memberikan hadiah bagi murid berprestasi.

Di dua sekolah itu, Bupati Juliyatmono memantau satu persatu ruang ujian untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Hari itu, peserta ujian tengah mengerjakan soal mata ujian matematika dengan waktu dua jam.

Saat di SD 01 Papahan, terdapat enam ruang yang digunakan untuk ujian dan diikuti 108 peserta ujian. Sedangkan SD 02 Papahan ada tiga ruang ujian dengan jumlah total peserta ujian 57 anak.

“Pengecekan ini relatif bagus, tidak ada hambatan. Justru yang kita tunggu adalah hasilnya, karena tahun lalu sudah berintegritas dan hasilnya menempati rangking terbaik di Jawa Tengah lulusan SD,” kata Bupati Karanganyar.

Kemarin yang dipacu guru dan lain-lainya, karena yang paling sulit mata ujian matematika. Bupati juga mengaku sampai hari kedua, tidak ada laporan kendala pelaksanaan Ujian Nasional SD.

Bupati juga mengimbau kepada orang tua agar memimbing dan memantau perkembangan anak dalam hal belajar sehingga prestasi terbaik dapat diraihnya.

“Pergerakan prestasi-prestasi cukup dinamis, karena orang tua betul-betul mendampingi anak, karena dari hari ke harilebih mampu melihat perkembangannya,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap tahun ini lebih banyak anak SD yang berprestasi melebihi dari tahun lalu, sekitar 600 lebih murid mendapatkan nilai 100 dari ujian matematika, dan mendapatkan penghargaan uang Rp. 100.000.00.

“Harapannya lebih bagus dari tahun kemarin banyak yang dapat nilai 100. Guru juga akan mendapatkan penghargaan, misal guru kelas 6, ada 5 anak yang mendapatkan nilai 100, sehingga mendapatkan penghargaan, juga berlaku untuk kelipatannya,” kata Bupati.(pd)

Read More
DSC_0105

Bupati: UN Matematika 10, Guru dan Siswa Dapat Bonus

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (memegang mike) memberikan sambutan pada acara Pembekalan Ujian Nasional Mapel Matematika, Sabtu 15/4/2017

Karanganyar, Sabtu 15 April 2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono sewaktu Pembekalan Ujian Nasional Mata Pelajaran Matematika bagi guru Kelas IX dan Kepala Sekolah SMP/MTs pada hari Sabtu, 15 April 2017 di Aula SMPN 3 Karanganyar.

“Bagi siswa yang mendapatkan nilai 10 untuk mata pelajaran Matematika akan mendapatkan bonus Rp.250.000,00 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah). Sedangkan bagi gurunya akan diberikan bonus Rp.1.500.000,00 (Satu juta lima ratus ribu rupiah),” kata Juliyatmono.

“Hampir semua orang takut terhadap pelajaran Matematika. Gurunya saja menakutkan. Pada uji coba kemarin siswa SMP yang mendapatkan nilai 10 hanya tiga orang. Kita akan genjot, kalau itu bagus menjadi juara nasional tidak terlalu sulit,” kata Juliyatmono

“Waktu yang tinggal 2 minggu ini harus dimanfaatkan betul. Segala kemampuan dikerahkan. Kalau rata-rata nilai Matematika terangkat, bisa  7,5 (tujuh koma lima),  untuk menjadi juara nasional, yang terbaik di Indonesia tidak terlalu sulit,” imbuh Juliyatmono.

Juliyatmono minta supaya semua pihak harus punya optimisme, semangat untuk menjadi yang terbaik. Murid-murid yang pintar supaya diberikan bimbingan secara khusus oleh Master Matematika, Prakosa. Prakosa saat itu diundang untuk memberikan pembekalan bagi guru mata pelajaran Matematika.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan bahwa saat itu Guru Mata Pelajaran Matematika kelas IX dikumpulkan untuk diberi pembekalan cara-cara yang mudah dan praktis mengajar Matematika sehingga bisa meningkatkan prestasi anak-anak didiknya. Hasil try out kemarin nilai rata-rata masih di angka 3 (tiga) an. Sesuai keinginan Bupati hal ini harus ditingkatkan.

Untuk mengejar ketinggalan itu dan mempersiapkan diri menghadapi UN SMP/MTs yang akan dimulai 2 Mei 2017 Pemkab Karanganyar mengundang Master Matematika, Prakosa. Prakosa memberikan cara-cara yang mudah dan praktis dalam mengerjakan soal-soal Ujian Nasional, khususnya mata pelajaran Matematika. Diharapkan guru-guru bisa menularkannya kepada para muridnya. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
Web (2)

Pelaksanaan UNBK Selama Empat Hari, Tak Ada Kendala

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat meninjau pelaksanaan UNBK SMA/MA.

Karanganyar, Kamis (13/04/2017)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMA/MA di Kabupaten Karanganyar berjalan lancar tak ada kendala, dari hari pertama hingga terakhir, 10-13 April 2017.

Dari pantauan yang dilakukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, ke beberapa SMA dan MA, terlihat berjalan lancar dan peserta ujian terlihat enjoy mengerjakan soal-soal.

Kemarin, Rabu (12/04) Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa memantau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Karanganyar, SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, dan Mandrasah Aliyah Negeri Karanganyar.

Selanjutnya, Bupati dan Dinas terkait, memantau pada hari terakhir, Kamis (13/04) UNBK dilakukan di SMA Negeri 2 Karanganyar. Di sekolah itu diketahui jumlah yang ikut ujian sebanyak 376 dari 377 siswa, dikarenakan ada satu siswa yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas, sebelum pelaksanaan UNBK.

“Pantauan sampai hari terakhir ke sekolah-sekolah tampak berjalan baik dan lancar. Siswa juga terlihat lebih nyaman dengan UNBK ini,” kata Bupati.

Di Kabupaten Karanganyar, pada tahun 2017 ini, penyelengara Ujian Nasional di tingkat SMA/MA/SMTK, dan SMALB sebanyak 27 sekolah, namun 19 sekolah yang ikut sistem UNBK. Selain itu, jumlah total peserta sebanyak 4325 siswa.(y/pd)

Read More
web

Hingga Hari Terakhir, UNBK Berjalan Lancar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat meninjau UNBK di SMK Negeri 2 Karanganyar, Kamis (06/04).

Karanganyar, Kamis (06/04/2017)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK di Kabupaten Karanganyar hingga hari terakhir, Kamis (06/04) berjalan lancar, tanpa ada kendala.

“Saya kira berjalan bagus, lancar tidak ada hambatan, peserta ujian untuk SMK mengikuti UNBK, namun ada dua anak yang sakit. Nanti bisa menyusul ujian,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, seusai meninjau pelaksanaannya, Kamis (06/04) pagi.

Secara teknis, Bupati Juliyatmono, mengatakan pelaksanaan UNBK tahun 2017 berjalan baik dan anak-anak bisa mengerjakan soal dengan nyaman. Anak-anak jauh lebih siap dengan UNBK.

“Kesiapan dengan perangkat teknologi ini, tidak bisa anak tidak siap,” katanya.

Hari terakhir itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, meninjau UNBK di SMK Negeri 2 Karanganyar dan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Karanganyar, Wahyu Widodo mengatakan, pada tahun ini sebanyak 35 SMK Negeri/Swasta melaksanakan dengan Sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Jumlah peserta sebanyak 5.083 orang, dan menggunakan 73 ruang,” kata Wahyu Widodo.

Karena sistem UNBK itu menggunakan listrik, pihaknya telah menyurati PLN agar tidak ada pemadaman listrik di sekolah tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga diminta untuk mensiagakan genset jika ada keadaan darurat. Adapun jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional untuk SMK tanggal 3-6 April 2017. Terdapat pula SMK sebanyak 35 sekolah (dengan UNBK).(pd)

 

Read More
DISKOMINFO

Doa Bersama Ujian Nasional SMA/SMK

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) menyampaikan sambutan pada acara Doa Bersama Pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK, Minggu malam, 2/4/2017

Karanganyar, 2 April 2017
Doa merupakan usaha untuk berserah diri kepada Yang Mahakuasa. Untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan kegiatan, usaha atau pekerjaan akan sangat baik apabila diawali dengan doa. Karena itu dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK Senin besok diselenggarakan Doa Bersama di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Minggu malam, 2 April 2017.
Acara yang digagas DISDIKBUD ini dimaksudkan untuk ikut mendukung pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK supaya berjalan lancar, tertib dan tanpa kendala yang berarti. Acara diawali dengan Sholat berjemaah yang dipimpin oleh Musta’in Ahmad, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.
Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat dan Kepala SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar.
Dalam laporannya Tarsa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa Ujian Nasional untuk SMK diselenggarakan mulai Senin-Kamis, 3-6 April 2017. UN untuk SMA mulai Senin-Kamis, 10-13 April 2017.  Ada 35 (tiga puluh lima) SMK di Kabupaten Karanganyar yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk SMA ada 27 SMA yang menyelenggarakan Ujian Nasional, sedangkan yang memakai UNBK baru sejumlah 19 (sembilan belas) SMA. Meskipun SMA/SMK sekarang ini menjadi kewenangan pemerintah Provinsi tetapi para muridnya tetap merupakan anak-anak kita sehingga tidak salah apabila saat ini kita ikut memperhatikan pelaksanaan ujian anak-anak SMA/SMK kita.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan harapannya supaya anak-anak SMA/SMK kita yang besok akan mengikuti Ujian Nasional bisa memperoleh hasil terbaik tingkat nasional maupun Provinsi.
“Tidak ada bekal yang lebih baik bagi anak-anak kita selain ilmu supaya masa depan mereka lebih baik. Kita, para orang tua hanya sebagai fasilitator, mediator dan jembatan bagi mereka menuju hari esok yang lebih baik. Bangsa dan negara kita nantinya adalah milik mereka. Kita doakan supaya anak-anak kita lebih pintar daripada kita,” kata Juliyatmono.
“Tak kalah penting adalah supaya mereka lebih beretika, lebih berkarakter dan tetap mengingat jasa bapak/ibu guru, serta menghargainya. Maka dari itu penting bagi bapak/ibu guru untuk mengajar dan mendidik anak-anak dengan ikhlas,” imbuh Juliyatmono.
Mengenai SMA/SMK yang sekarang ini menjadi  kewenangan pemerintah Provinsi, Juliyatmono menghimbau supaya para Kepala Sekolah SMA/SMK tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.
“Kita akan petakan kebutuhan-kebutuhan sekolah. Saya akan sampaikan ke Kementerian Pendidikan dengan upaya-upaya untuk memperbarui, meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan supaya pendidikan anak-anak lebih baik,” kata Juliyatmono. Demikian Diskominfo (kris/pd/rz)

Read More
aku – Copy copy

Hari Pertama Ujian Nasional, Juliyatmono Datangi Tiga Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Karanganyar, Senin (04/04/2016)

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2016 tingkat Pendidikan Menengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mendatangi tiga sekolah.

Berangkat dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sekitar 06.30 WIB, rombongan menuju SMA Negeri Kerjo. Di sekolah yang mengadakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil itu, Bupati memberikan semangat motivasi kepada peserta ujian.

“Belajar dengan sungguh-sungguh dan fokus mengikuti ujian nasional. Jujur dan mengerjakan sendiri, jangan menggantungkan temannya,” kata Bupati Karanganyar, Senin (04/04) di tempat tersebut.

Ditempat itu, Bupati juga mengatakan, jika peserta Ujian Nasional tahun ini bisa berprestasi menjadi nilainya peringkat satu tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan memberikan hadiah uang Rp. 50 juta, sedangkan jika peringkat satu Provinsi Jawa Tengah akan diberikan Rp. 25 juta, kemudian peringkat satu di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 10 juta.

Selain di SMA Negeri Kerjo, rombongan yang diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno, juga mendatangi SMK Negeri Jenawi, dan SMA Negeri Mojogedang.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti  26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan  4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini,  dilaksanakan selama enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016  untuk Program Kesetaraan Paket C.

Di setiap sekolah yang menggunakan berbasis komputer, pada waktu pantauan tampak juga genset berukuran besar disiapkan pihak sekolah untuk mengantisipasi jika listrik padam.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.pd

Read More
DSC_0054

Karanganyar Siap Selenggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Karanganyar, Sabtu (02/04/2016)
Kabupaten Karanganyar siap menyelanggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Pelaksanaan UNBK dan UNKP di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti 26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan 4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini, akan dilaksanakan enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan, sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK sudah dicek kesiapannya. “Semua sudah clear and clean, tinggal pelaksanaan,” katanya, Kamis (31/03) saat ditemui di kantornya.

Selain itu, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar meminta agar sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.

Selain itu juga Disdikpora Kabupaten Karanganyar telah mengirim surat ke PLN dan meminta tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung. Agar seperti tahun lalu, tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016 untuk Program Kesetaraan Paket C.

Untuk naskah soal dan lembar jawaban, Sabtu (02/04)  tiba di Karanganyar. Selanjutnya disimpan. Naskah akan diambil panitia menjelang pelaksanaan ujian.

“Pengamanan Naskah dari Kudus sampai Kabupaten Karanganyar dikawal oleh Panitia Provinsi, Kabupaten, dan petugas dari Kepolisian,” katanya.pd

Read More
DSC_0168

Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional

kominfo

Doa bersama Bupati Juliyatmono dalam persiapan Ujian Nasional Kabupaten Karanganyar, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Karanganyar, 30 Maret 2016

Ujian Nasional yang akan di laksanakan pada tanggal 4 sampai 12 April untuk jenjang SMA/SMK serentak akan dilakukan diberbagai sekolah di Kabupaten Karanganyar. Demi kelancaran proses Ujian Nasional dan memberikan dukungan moral kepada siswa-siswa maka Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan doa bersama sebelum Ujian Nasional berlangsung, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional yaitu pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0034/BSNP/XII/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelejaran 2015/2016.

Untuk jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMA/MA/SMALB/SMTK,SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Tahun Pelajaran 2015/2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 April 2016 untuk jenjang SMA/SMALB/MA/SMTK. Tanggal 4 sampai dengan 7 April untuk jenjang SMK ditanggal yang sama juga akan dilakukan Ujian bagi program Kesetaraan Paket C.

Total Peserta ujian Nasional pada jenjang SMA/MA/SMTK sejumlah 26 Sekolah dengan jumlah total 3.876 siswa. Dan untuk jenjang SMK ada 32 sekolah dengan total  4.086 siswa.

Peserta ujian jenjang SMA yang masih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitamkan lingkaran sejumlah 21 sekolah dan  sudah menggunakan sistem berbasis komputer ada 5 sekolah. Sedangkan untuk SMK yang masih menggunakan cara manual sejumlah 12 sekolah dan yang sudah menggunakan sistem komputer sejumlah 20 sekolah.

“Pendidikian karakter perlu ditekankan dan diperhatikan serta selalu dikoordinasi dengan baik sehingga mengatasi permasalah dapat diatasi dengan bijak. Untuk seluruh sekolah saya himbau supaya semua siswa dapat mengikuti Ujian Nasional yang akan dilakukan pada tanggal 4 April, jika tidak ada siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional maka dia akan rugi sendiri , “ ujar Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono juga menegaskan bahwa di Indonesia Ijazah masih sangat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Maka dari itu untuk pihak sekolah harus mengupayakan keiikutsertaan semua siswa dalam Ujian Nasional tersebut.

Persiapan yang akan dilakukan adalah mempersiapkan naskah soal ujian dengan baik, pengamanan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar,  Panitia dari Provinsi serta petugas dari Kepolisian. Sehingga dengan adanya pengawasan yang maksimum dapat menjaga adanya kebocoran kunci jawaban.

Dishubkominfo Karanganyar (ch/umi)

Read More
DSC_0221

2016 Ujian Nasional di Karanganyar, Serentak Gunakan Sistem CBT

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo didampingi Kepala Disdikpora Karanganyar saat mengisi sesi tanya jawab pada Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) kemarin di Aula Dikpora Karanganyar.

Karanganyar, Senin 11 Januari 2016

Ujian nasional berbasis komputer, Computer Based Test (CBT) yang selanjutnya disebut UN-CBT adalah sistem ujian yang digunakan dalam ujian nasional dengan menggunakan sistem komputer. Petunjuk pelaksanaan ujian nasional dengan CBT ini serentak akan dilaksanakan bulan April 2016 pada ujian nasional tingkat SMA/SMK dan Mei untuk tingkat SMP/Kesetaraan Tingkat B.

“Mudah-mudahan ujian nasional dengan sistem CBT di tahun 2016 ini dapat menjadikan cambuk/motivasi kepada siswa siswi khususnya di Kabupaten Karanganyar supaya meraih hasil yang terbaik. Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan juga bahwa di tahun 2016 ini akan membentuk Kampung Matematika di Kecamatan Tawangmangu, semoga dapat dicontoh oleh kecamatan-kecamatan yang lain,” harap Sutarno Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporan panitia.

kominfo

Staf Disdikpora bersama Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar saat mengikuti Pembinaan yang dipimpin langsung oleh Bupati.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Membangun satu opini bersama ujian merupakan kerja keras, motivasi untuk berkompetisi dan berprestasi. Oleh karena itu kami minta kepada Dinas Pendidikan jelang UN dengan menggunakan sistem CBT untuk benar-benar dipersiapkan lebih awal agar pada pelaksanaan ujian April nanti dapat berjalan lancar sesuai harapan kita. Karena tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang maju, cerdas, lebih berkarakter, bersemangat dan berfilosofi,” tutur Juliyatmono dihadapan Pegawai Disdikpora, Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) di aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar.

Juliyatmono menambahkan sistem CBT ini cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya.

“Kalau memang sudah diarahkan penggunaan Computer Based Test (CBT) serentak pada UN 2016 ini agar benar-benar dipersiapkan dan terus semangati anak didik kita. Karena sistem CBT cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya. Dan perlu saya sampaikan pada kesempatan ini membuat rumusan program untuk peningkatan kinerja guru agar secara kualitas dapat dioptimalkan,” tambahnya. Acara tersebut membuka sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikpora. Uum/Ind/bn

Read More