WhatsApp Image 2019-02-03 at 8.48.27 AM

Harlah Ke-93, Menuju Satu Abad NU

Read More
WhatsApp Image 2019-02-03 at 8.48.25 AM

Harlah NU di Karanganyar, Bupati Ajak Sukseskan Pilpres dan Pileg

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto menghadiri acara istighosah Akbar pada harlah ke 93 NU di Alun-alun Karanganyar

 

KARANGANYAR – 3 Februari 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak ribuan warga Nahdatul Ulama (NU) pada harlah ke 93 di Alun-alun Karanganyar untuk mensukseskan Pemilihan Presiden dan  pemilihan Legislatif 17 April mendatang.  Sebab pendiri NU yakni KH Wahid Hasyim juga menjadi penyemangat dan berjuang mendirikan bangsa Indonesia.

“Peran NU sangat besar terhadap negara dan pemerintah. Kehadiran kami berdua (bupati Karanganyar dan Wakil bupati Karanganyar, Red) di Harlah NU adalah bukti kami mendukung penuh kegiatan NU di Karanganyar,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan ribuan warga Nahdliyin di alun-alun Karanganyar.

Dia menambahkan perkembangan NU di Karanganyar sangat luar biasa. Hampir setiap malam ada kegiatan NU di dusan dan desa. Tidak ada organisasi yang setiap malam ada pengajian kecuali NU. Pemkab Karanganyar, menurut Bupati sangat terbantu dan berterima kasih kepada warga NU. “Saya mohon doa restu agar Karanganyar terus dijaga dan Karanganyar terus maju,” imbuhnya.

Menuju satu abad NU, Juliyatmono berharap NU tetap berdiri kokoh menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Jangan terpengaruh dengan media-media sosial saat ini. Warga NU, melawan Hoax dan ujaran kebencian dengan kebaikan. Unggah terus pesan kebaikan di Medsos sehingga  pesan yang tidak baik akan tersingkir.

Sementara Rois Suriah NU, KH Ahmad Hudaya mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pihaknya meminta warga Nahdliyin untuk terus bersama-sama menjaga kebhinekaan yang ada dengan Islam yang damai. Islam yang rahmatan lil alamin. (hr/Ard)

Read More
DSC_1121

Jelang Harlah Nu Ke-93, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Hadiri Audiensi Dengan PB NU Karanganyar

 

Karanganyar – 29 Januari 2019

Jelang Harlah Nahdzotul Ulama (NU) Ke-93, Audiensi antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan jajaran pengurus NU Kabupaten Karanganyar diselenggarakan di ruang Garuda Kantor Bupati Karanganyar, Selasa(29/01).

Jajaran pengurus dan panitia kegiatan Harlah Nu Ke-93 sampaikan kepada Bupati Karanganyar bahwa persiapan Harlah NU yg ke 93, dr NU sndri akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang tujuannya untuk membangun ukhwah wathoniah.

Dengan tema, “ Dalam rangka Harlah ke 93 kita perkokoh ukhwah wathoniah “. Jelasnya.

Kegiatan yang akan diselenggarakan PB NU Kabupaten Karanganyar dalam rangka Hralah Ke-93 ini antara lain berupa istighosah sughro, pelantikan pergunu (persatuan guru NU), dan pengajian ngaji bersama cak Nun.

Kemenag yang juga hadir dalam audiensi tersebut sampaikan, untuk acara ukhwah wathoniah sebisa mungkin melibatkan semua ormas yang ada karena ini menyangkut semua muslim, jadi melibatkan semua ormas islam di Karanganyar menjadi sangat penting.

Sementara tanggapan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono, karena acara ini nantinya berbaranegan dengan CFD di hari ahad,  segera koordinasi dengan Satpol PP, dan Polisi untuk keamananannya, apalagi sudah fix mengundang Cak Nun. Pasti akan rame sekali, jelasnya.

Dishub segera di hubungi agar segera penataan lokasi. Anggaran akan dicek untuk nantinya diberi bantuan dari pemerintah. (Ard/Tgr/Sr).

Read More
KOM_4819

Pendidikan Latihan Dasar Banzer

KOMINFO

Bupati Karanganyar Memasangkan Penutup Kepala Kepada Peserta DIKSAR

Karanganyar, 28 April 2017

Pendidikan Latihan Dasar (DIKSAR) Banzer berlangsung di Balai Desa Kaling Tasikmadu Jumat malam(28/4). Pada kesempatan ini Bupati Karanganyar berkesempatan menghadiri acara tersebut. Acara ini diikuti oleh 2 anak cabang, yakni Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) Kecamtan Tasikmadu dan Jaten. Sedangkan jumlah peserta diksar sendiri berjumlah 101 orang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus anak cabang GP Ansor Kecamatan Tasikamdu.

Rencananya DIKSAR ini akan berlansung selama 3 hari dan berakhir pada Minggu sore. Dalam diksar ini para peserta akan di latih tentang keagamaan, ke NU an, Kenegaraan, latihan fisik yang akan dilatih langsung dari pihak Koramil Tasikmadu, baris – berbaris, dan lalu lintas yang akan dilatuh langsung dari Satlantas Polres Karanganyar.

Menurut Suwanto selaku ketua pengurus cabang GP Ansor Kabupaten Karanganyar acara seperti ini diadakan untuk mencetak kader – kader muda yang berfungsi untuk membentengi masyarakat dari gerakan – gerakan radikal.

Sementa itu Juliyatmono dalam sambutannya mengharapkan NU melalui Banzer harus mengawal Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara. Selain itu bupati juga menuturkan kegiatan – kegiatan seperti ini harus sering di adakan karena dapat mengarah ke hal- hal yang produktif dan positif. Bupati juga menghimbau dalam pelatihannya banzer – banzer muda harus dipahamkan punya percaya diri yang tinggi menjadi kader NU. Selain itu bupati juga meminta agar banzer diperkuat agar bisa menghalu gerakan – gerakan radikal yang mungkin berkembang di masyarakat. Banzer harus bisa bersama – sama untuk menciptakan suasana yang rukun gotong royong dalam semua golongan masyarakat. “Ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sejuk, dan baik,” pungkas Juli.(yoga/adt)

Demikian DIKOMINFO

Read More
kom_0755

Juliyatmono : Santri merupakan jawaban atas Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden RI

 

kom_0755

Bupati Karanganyar memberikan sambutan dalam rangka memperingati Hari Santri Tingkat Kabupaten di Taman Pancasila Karanganyar, Sabtu (22/10)

NU Kab. Karanganyar gelar apel akbar Peringati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober di Taman Pancasila. Hadir dalam apel tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakapolres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Kemenag Karanganyar dan unsur Nadhatul Ulama seperti GP Anshor, Pagar Nusa serta IPNU.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak semua elemen ormas maupun masyarakat untuk menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah diperjuangkan kemerdekaannya oleh Alim Ulama dan Para Kyai.

“Mari kita berantas pungli, sesuai instruksi dari Presiden RI Joko Widodo. NU sebagai garda depan diharapkan melaporkan segala bentuk pungutan liar yang ada disekitar”, pesan Juliyatmono

Ditambahkan, dewasa ini banyak bermunculan aliran-aliran yang tidak baik menjurus ke sesat, sinergitas antara pemerintah dan seluruh stake holder utamanya adalah NU diharapkan mampu menangkal aliran tersebut untuk menyebar semakin luas ke masyarakat.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Karanganyar dalam minggu-minggu kedepan juga akan memperingati Hari Santri Nasional Tk. Kabupaten, hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada Alim Ulama, para Kyai dan Santri karena perannya dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan RI amat luar biasa.

Demikian Dishubkomnfo (ad/ft/vvi/amal/ira)

Read More

Sambut Ramadan dengan Pawai Ta’aruf

Ratusan siswa tingkat TK hingga SMA mengikuti pawai ta’aruf menyambut Ramadan yang digelar oleh BAZIS dan MUI Karanganyar, Rabu (18/7). Sejumlah massa dari ormas seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Majelis Tafsir Alquran (MTA) juga tampak hadir di acara itu.
Pawai diawali dari Alun-alun Karanganyar kemudian menyusuri Jalan Lawu ke arah timur hingga Jembatan Siwaluh. Pakaian yang dikenakan peserta pun beraneka macam mulai dari busana muslim, hingga pakaian barong. Aksi kesenian juga dipertontonkan sejumlah peserta seperti drum band, klotekan dan kesenian bernuansa islami.
Peserta pawai juga membawa sejumlah poster beraneka macam tulisan seperti Ahlan Wa Sahlan Ramadan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Seberkat Kebahagiaan di Bulan Ramadan, Mari Tadarus, dan masih banyak lagi.
Saat peserta pawai tepat di depan Rumah Dinas Bupati, mereka menunjukkan aksinya di hadapan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Ketua MUI Karanganyar, Zainuddin, dan sejumlah pejabat lain.
Menurut Ketua MUI Karanganyar, Zainuddin, pawai ini digelar sebagai ekspresi kegembiraan masyarakat Karanganyar akan datangnya bulan Ramadan. Ia berharap, kegembiraan itu tidak hanya saat pawai saja, namun juga peningkatan amal ibadah.

Read More