DSC_4526

Pengajian Ahad Pagi, Bupati Sampaikan Ciri Orang Mulia

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah pengajian ahad pagi NU di Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu

 

KARANGANYAR – Pengajian Ahad Pagi (20/09) Majelis Dzikir dan Sholawat, Nahdatul Ulama (NU) di Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu menghadirkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebagai tauziah. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar menyampaikan lima ciri orang yang dimuliakan oleh Allah SWT. Lima ciri itu yang dimaksud itu adalah meminta ampunan, sedekah, menahan marah, memberi maaf kepada orang lain, dan senang berbuat baik. JIka kelima itu ada pada diri seseorang, maka Allah SWT akan memberikan kemuliaan pada orang tersebut.

“Ciri orang mulia itu pertama minta ampun dari banyaknya dosa. Manusia tidak lepas dari salah dan lupa, sehingga sudah menjadi keseharian kita untuk selalu memohon ampunan dari Allah SWT. Waktu baik memohon ampun kepada sang Pencipta adalah usai sholat tahajud atau menjelang subuh,” ungkap Bupati Karanganyar.

Ciri kedua orang mulia, Bupati mengatakan orang yang banyak sedekah dan zakat. Untuk menggalakkan zakat, ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar sudah dipoting gajinya 2,5 persen untuk zakat. Termasuk setiap RT juga diminta zakat Rp 50 ribu sebulan. “Rp 50 ribu digotong royong seluruh warga Di RT tersebut saya rasa tidak berat. Ini melatih kita agar berempati kepada orang lain, membersihkan dan membawa kebarokaahn harta kita,” tambahnya.
Ketiga, Bupati mengatakan ciri orang mulia selanjutnya adalah mudahnya memberi maaf kesalahan orang lain. Memberi maaf adalah sesuatu yang berat, namun jika seseorang mau melakukan maka kemuliaan ada pada orang tersebut. Keempat, adalah menahan marah. Orang yang emosi itu adalah sesuatu yang berbahaya dan dapat mencelakkan orang lain. Jika emosi ini tidak dikendalikan maka akan merugikan orang lain. Orang yang sudah dapat menahan marah, orang tersebut mulia dimata Allah SWT. Terakhir, berbuat baik kepada orang lain. Jangan pernah bosan untuk selalu memberikan kebaikan kita kepada orang lain. Kebaikan akan berpulang kepada orang yang berbuat baik itu sendiri,” imbuhnya.   (hr/adt)

Read More
20200129_094653

Seminar Kesehatan Pengurus Fatayat NU

Read More
20200129_085004

Pengurus Fatayat NU Karanganyar Gelar Seminar “Beri Asi Generasi Berprestasi”

Diskominfo

Pemberian selamat kepada 17 Kader ASI Fatayat dari 17 Kecamatan se Karanganyar

Karanganyar-Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program kesehatan yang direncanakan maupun yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Pengurus Fatayat NU Kabupaten Karanganyar gelar seminar kesehatan.

Acara yang diadakan pada Rabu pagi (29/01/20), tersebut dihadiri 250 peserta yang berasal dari 17 pimpinan anak cabang ( 17 Kecamatan se Kab Karanganyar) bersama gabungan 30 organisasi kewanitaan lain.

Seminar yang secara khusus mendorong program penggalangan ASI eksklusif ini, membahas berbagai macam persoalan dan dinamika yang terjadi di masyarakat.

Senada dengan penjelasan Ketua Pimpinan Cabang Fatayat Kab Karanganyar, Sri Lestari Rosjid bahwa praktek dilapangan, banyak ibu bekerja atau wanita karier yang enggan memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya dengan alasan kesibukan, selain itu kurangnya kesadaran para ibu muda dalam memberikan ASI eksklusif dengan alasan takut bentuk berubah.

Hal tersebut beberapa hal yang melatar belakangi diselenggarakannya seminar “Beri ASI Generasi Berprestasi” disamping kasus permasalahan stunting yang masih banyak terjadi.

Ditambahkan oleh Sri, saat ini telah terbentuk tim kader asi Fatayat yang lakukan pendampingan ke masyarakat, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinkes Karanganyar dalam memberikan edukasi dan penyuluhan.

“Pemberian ASI merupakan akidah perempuan, harus terus mengusahakan bagaimana tetap produktif, serta memberikan ASI dan gizi yg baik bagi anak-anak” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, yang mewakili Bupati Karanganyar mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini, acara yang cukup strategis dan memberikan kontribusi yang besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Karanganyar.

Lebih lanjut, Cucuk juga menerima masukan terkait langkah-langkah yang menjadi keputusan yang ada di Kabupaten Karanganyar, apakah kebijakan dalam bentuk Perda ini sudah cukup efektif dalam pembangunan kesehatan masyarakat Karanganyar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi virus baik yang bisa menular ke organisasi kewanitaan lain di Kabupaten Karanganyar, Pemkab sudah punya perda yang berisi tentang Peningkatan kualitas hidup ibu dan anak, yang didalamnya ada himbauan mewajibkan pemberian ASI eksklusif” Jelasnya. (An/in)

Read More
IMG20200127092050

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PAUD Muslimat NU 01 Nurul Huda di Dusun Blambangan

Read More
IMG20200127090750

Pembangunan Gedung PAUD NU Muslimat, Semoga Hasilkan Anak Didik Berkualitas dan Berakhlaq Tinggi

Kominfo

Camat Colomadu, Eko Budi Hardoyo menyerahkan bantuan dari Bupati Karanganyar kepada salah satu panitia penyelenggara pada peletakan batu pertama pembangunan PAUD NU Muslimat di Dusun Blambangan, Senin (27/1).

Karanganyar,
Camat Colomadu melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung PAUD Muslimat Nadhatul Ulama 01 Nurul Huda di Dusun Blambangan Desa Ngasem Kecamatan Colomadu, Senin (27/1/2020). Adanya PAUD Muslimat NU ini nantinya diharapkan mampu menghasilkan anak didik berkualitas dan memiliki akhlak yang baik.

Adanya pembangunan PAUD di wilayah Colomadu mendapat sambutan positif dari Camat Colomadu Eko Budi Hardoyo. Pihaknya sendiri berharap pembangunan gedung berjalan lancar dan ke depan mampu menghasilkan anak didik berkualitas.

“Semoga nantinya muncul generasi dengan pondasi akhlak yang baik,” katanya.

Pihaknya pun berpesan agar pihak sekolah nantinya selalu mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu seluruh elemen masyarakat juga diajak untuk selalu memelihara kerukunan antar warga.

“Mari selalu kita pupuk kebersamaan sehingga warga di Ngasem selalu guyub,” pesannya.

Sementara panitia penyelenggara Agus Prasetyanto mengatakan awal untuk pendirian PAUD adalah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dasar anak di wilayah Ngasem Kecamatan Colomadu.

“Semoga nantinya dapat mencetak anak soleh dan solehah2 untuk bisa memajukan negara ini,” ujarnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind

Read More
WhatsApp Image 2019-11-17 at 10.07.29

Jalan Sehat Bersama Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kecamatan Jumantono

Read More

Pengajian Road Show Muslimat NU Dengan Tema Menyosong Pemilu 2019 Yang Aman Dan Damai

Read More
DSC_5830

Bupati Ajak Muslimat NU Berperan Aktif Untuk Program Imunisasi Dan Stunting

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak muslimat NU berperan aktif untuk program imunisasi dan stunting di GOR RM Said Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – 10 Maret 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak Muslimat NU untuk berperan aktif dalam program Imunisasi dan stunting untuk remaja putri. Sebab, orang nomor satu di Karanganyar menilai muslimat NU adalah organisasi teraktif didunia. Seorang anak bisa hebat didukung ibu yang baik dan kuat, sehingga muslimat NU diharapkan peran aktif untuk mendukung program pemerintah tersebut.

“Pesan Rasulllah SAW orang yang paling dihormati adalah ibu, ibu, ibu dan baru bapak. Oleh Sebab itu, ibu mempunyai peran yang kuat terhadap kehidupan seorang anak,” ungkap Juliyatmono saat memberikan arahan dalam pengajian road show Muslimat NU dengan tema menyosong pemilu 2019 yang aman dan damai di GOR RM Said Karanganyar.

Dalam teori kesehatan, menurut Bupati peran ibu yang tidak bisa digantikan seorang laki-laki ada tiga. Yakni mengandung, melahirkan dan menyusui. Dalam soal hal melahirkan memang seorang ibu bertaruh nyawa. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berupaya jangan sampai ada ibu yang melahirkan meninggal atau anaknya yang meninggal. “DI Jawa Tengah, Karanganyar termasuk baik dalam soal melahirkan ibu dan bayinya selamat,” ungkapnya.

Namun dalam soal imunisasi terhadap anaknya, Bupati Karanganyar mengajak peran aktif muslimat NU. Sebab ada beberapa masyarakat yang menolak diimunisasi dengan dalih tertentu. Padahal obat yang dipergunakan untuk imunisasi sudah diproses dan MUI menyatakan halal. Jika nanti ada anak yang cacat, karena tidak dimunisasi siapa yang akan bertanggungjawab. Jika sudah cacat itu berarti orang tua yang tidak memperhatikan anaknya. “Selain itu saya juga mengajak muslimat NU untuk berperan aktif dalam masalah stunting. Setiap jumat sudah kami berikan vitamin atau tablet tambah darah. Hal ini agar para remaja sehat dan pada saatnya menikah dan mempunyai anak maka putra-putri yang dilahirkan sehat,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Bupati Karanganyar mengajak muslimat NU untuk menjaga pemilu tanggal 17 april mendatang berlangsung aman dan damai. Tidak usah saling menyalahkan hanya karena beda pendapat atau beda pilihan. (hr/tgr)

Read More
IMG-20190228-WA0003

Audiensi Dengan Persatuan Guru NU (PERGUNU)

Karanganyar – 28 Februari 2019

 

Bupati Juliyatmono baru saja melakukan audiensi dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) pada hari Kamis (28/2) di Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar. Pergunu merupakan organisasi profesi keguruan dan merupakan anak organisasi dari PBNU Karanganyar.  Dalam hal ini, Pergunu meminta Bupati untuk mengakui keberadaan Pergunu sebagai organisasi profesi keguruan yang baru berdiri.

Pergunu memohon bantuan terkait pengembangan profesi guru dan dilibatkan program – program pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan atau profesi guru. Mereka juga mengharapkan dukungan dari pemerintah mau pun masyarakat sehingga keberadaan Pergunu bisa semakin eksis seperti organisasi yang lain, perkembangan sukses dan lancar.

Bupati meminta Pergunu untuk mendidik siswa/siswi agar leih cinta tanah air dan tidak melawan guru atau orang yang lebih tua. Beliau meminta Pergunu untuk menampung guru – guru ngaji nonformal agar masuk ke dalam Pergunu. Bupati Juliyatmono mendoakan Pergunu agar semakin maju dan solid.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
DSC_1750

Sinau Bareng Cak Nun Dalam Puncak Acara Harlah NU Ke-93

Read More