DSC_9787

130 Mahasiswa KKN UNS Diterjunkan Ke 13 Desa dan Kelurahan di Karanganyar

Karanganyar, Selasa 15 Januari 2019

(Penerimaan mahasiswa KKN UNS Karanganyar)

Sekitar 130 mahasiswa dan mahasiswi KKN UNS telah diterima oleh Bupati Karanganyar

di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. 130 mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 13 desa dan kelurahan di Kabupaten Karanganyar. Ke-13 desa dan kelurahan tersebut berada di Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Karanganyar. Sebelas desa di Kecamatan Mojogedang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa UNS tersebut, kecuali Desa Ngadirejo dan Desa Sewurejo. Sedangkan dua lainnya adalah Kelurahan Gondang dan Kelurahan Delingan.

Koordinator KKN di Karanganyar, Drs. Wariadi Hendrosaputro, M.SI menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa – mahasiswi KKN UNS kali ini terdiri dari 84 orang mahasiswi dan 46 orang mahasiswa yang setiap kelompoknya terdiri dari 10 orang. Periode KKN kali ini akan berlangsung selama 45 hari, yaitu dari tanggal 15 Januari sampai 28 Februari 2019. Tema KKN di periode ini adalah peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan UMKM disetiap desa.

Bupati Karanganyar juga memberikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa dan mahasiswi KKN UNS. Beliau sangat berterimakasih karena Kabupaten Karanganyar kembali dipercaya sebagai lokasi KKN. Dengan adanya program KKN ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Karanganyar untuk bersekolah bahkan berkuliah yang tinggi.

“Saya ingin menghasilkan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. Pesan saya, setiap yang anda lihat adalah inspirasi karena KKN adalah inspirasi untuk kuat berpikir. Pengalaman KKN adalah pengalaman hidup di tengah – tengah masyarakat”, ujarnya.

Diskominfo (dn/ind/mt/sr/and)

Read More
136ac78c-2e6c-4ffc-8195-c2945db96a82

RT & RW Se-Kelurahan Karanganyar Terima Laptop Dari Bupati

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono secara ceremonial menyerahkan Laptop kepada perwakilan ketua Rt dan Rw se-Kelurahan Karanganyar di halaman Kantor Kecamatan Karanganyar, Minggu(09/12).

Karanganyar – 09 Desember 2018

Janji Bupati Karanganyar untuk memberikan laptop kepada ketua RT dan RW akhirnya ditepati, ketua RT dan RW se-Kelurahan Karanganyar menjadi yang pertama menerima secara langsung dari Bupati, Selasa(11/12).

Ini sehubungan dengan program pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk pendataan warga yang langsung bisa ngelink atau terhubung langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“ Pendataan warga baru, warga pindah, kelahiran dan kematian langsung bisa didata lewat aplikasi di laptop itu dan langsung ngelink ke Disdukcapil “, jelas Bupati.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono sampaikan, sebagai percontohan awal ini RT dan RW se-Kelurahan Karanganyar du;u yang diberi. Nanti kalau bisa berjalan dengan baik, secara bertahap RT dan RW di seluruh Kabupaten Karanganyar akan diberi.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_0386

Kunjungan Tim Verifikasi Lomba Desa ke Kelurahan Lalung

Read More
WhatsApp Image 2017-10-15 at 17.07.02 (1)

Pemenang Lomba Ekspose Potensi Intanpari

Kategori Website

Juara I : Kelurahan Karanganyar

kelkaranganyar.karanganyarkab.go.id

Juara II : Desa Waru

waru-kebakkramat.sideka.id

Juara III : Kelurahan Bolong

kelbolong.karanganyarkab.go.id

Juara Harapan : Desa Nglebak

nglebak.sideka.id

 

Kategori Foto

 

JUARA I : Perkebunan di Kabupaten Karanganyar

Ade Al Faruq (Widodaren, Kab. Ngawi)

 

JUARA II : Melestarikan Batik Tulis Girilayu

Krisna Vidya Antakusuma (Widodaren, Ngawi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JUARA III : Pengolahan Teh di Pabrik Teh Kemuning

Agung Nugroho (Blorong, Jumantono)

 

JUARA HARAPAN : Mbatik On The Street

Yunus Evanudin (Mojolaban, Sukoharjo)

 

Kategori Video

Juara I : Agung Nugroho (Blorong, Jumantono)

 

Juara II : Herda Wahyu Tetuko (Mangkubumen Banjarsari)

 

Juara III : Agung Santoso (Berjo, Ngargoyoso)

 

Juara Harapan : Bremora Anzes Damara (Pokoh, Tasikmadu)

https://www.youtube.com/watch?v=An62Q4UjVY0

 

Kategori Backsound

Juara I : Indrawan Yudhi Prihanto (Pasar Kliwon, Surakarta)

Judul “Sebuah Desa Di Kaki Lawu”

Juara II : Riyadi Dwi Laksono (Dompon, Karanganyar)

Judul “Wonderfull”

Juara III : Suroto (Gumeng, Jenawi)

Judul “Lagu Symphony Intanpari”

Juara Harapan : Wutuh Setyadharma (Popongan, Karanganyar)

Judul “Crash”

 

Demikian pengumuman para pemenang. Keputusan juri tidak dapat di ganggu gugat. Terima kasih atas partisipasinya.

Read More
gala desa (3)

Gala Desa: Upaya Meningkatkan Kebugaran

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Asdep dari Kementrian Pemoda dan Olahraga serta  Jajaran Forkompinda saat membuka Turnamen Gala Desa

Karanganyar, Minggu 23 Juli 2017

Menurut data, kebugaran masyarakat Indonesia kurang memuaskan. Menyikapi hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan pogram unggulan “Ayo Olahraga” yang dikemas dengan kegiatan Gala Desa, Gowes Pesona Nusantara, dan lain-lain.

Untuk Kabupaten Karanganyar, Gala Desa diadakan di lapangan Desa Koripan Kecamatan Matesih pada Minggu sore, 23 Juli 2017. Acara yang bersifat nasional ini dihadiri perwakilan dari  Kementrian Pemuda dan Olahraga, Teguh Raharja, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, para Kepala OPD,  Komandan Kodim dan perwakilan dari Polres Karanganyar. Acara yang dikemas dengan luar biasa ini dimeriahkan dengan penampilan Reog yang didatangkan dari Tawangmangu. Bahkan kehadiran tamu undangan disambut dengan pertunjukan Drum Band dari siswa-siswi SDN Koripan 1 Matesih.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto menyampaikan bahwa program Gala Desa ini merupakan program Kementrian Pemuda dan Olahraga bersinergi dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Di Kabupaten Karanganyar pelaksanaan Turnamen Gala Desa  mengambil sasaran 6 cabang olahraga yaitu sepakbola yang dipusatkan di Lapangan Koripan Matesih, sepak takraw dipusatkan di Desa Jati Jaten, bulutangkis di Kwangsan, Jumapolo, tenis meja di Kelurahan Bejen Karanganyar dan atletik di Kelurahan Karanganyar.

Pada kesempatan yang sama dalam sambutannya, Teguh Raharjo menyampaikan bahwa program unggulan Kementrian Pemuda dan Olahraga yaitu “Ayo Olahraga” dimaksudkan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia. Acara ini digelar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari bulan Mei dan akan berakhir pada 9 September 2017 bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional yang akan dipusatkan di Jawa Tengah yaitu di Kabupaten Magelang. Puncak acara Hari Olahraga Nasional itu nantinya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

“Saya sangat mengapresiasi gelaran “Gala Desa” di Kabupaten Karanganyar ini. Sungguh luar biasa. Akan saya laporkan ke Kementrian”, kata Teguh Raharjo.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat mengapresiasi partisipasi semua pihak yang telah terlibat dalam acara Pembukaan Turnamen Gala Desa tersebut.

“Terima kasih atas partisipasinya ikut mensukseskan Porgram Menpora ini yang tentunya juga merupakan amanat Presiden. Betapa pentingnya membangun diri melalui kebugaran. Melalui Gala Desa yang langsung dihandle oleh Kemenpora ini Karanganyar menyambut baik. Bahkan di Karanganyar sudah ada program “Jumat Olahraga”.  Saya minta semua bergerak supaya sehat, bugar. “ tutur Juliyatmono.

Di akhir sambutannya Bupati membuka acara Turmanen Gala Desa tersebut dengan melepaskan balon dengan didampingi Wakil Bupati, Teguh Raharjo (Asdep dari Kementrian), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar.

Kegiatan pembukaan Gala Desa ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Karanganyar yaitu dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Persinas ASAD, IKSPI Kera Sakti, Merpati Putih, Perguruan Silat Hasta Manunggal, Persaudaraan Setia Hati Winongo yang kesemuanya berjumlah 350 orang.    Demikian Diskominfo (krs)

Read More
DSC_3566

Canangkan BBGRM, 20 Titik Jadi Sasaran Kegiatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan pada pembukaan BBGRM ke XIV Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (12/05/2017)

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV Kabupaten Karanganyar menyasar sebanyak 20 titik kegiatan yang tersebar di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Camat Tawangmangu, Agung Respati, menjelaskan sasaran untuk gotong royong itu tersebar pada 9 RW, di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu. Mencakup pembangunan RTLH 8 rumah, jamban 8 unit, 1 cor jalan , 2 talud jalan, dan 1 penghijauan.  Total terdapat 20 titik kegiatan.

“Ada 4 kegiatan, terdiri pengeceroran jalan 2, dan 2 pembangunan talud jalan, karena kesiapan material baru bisa pada hari sabtu, maka pada esok harinya akan dikerjakan gotong royong masayarakat setempat,” kata Camat Agung Respati, di Balai Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (12/05).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dilibatkan untuk kerja bakti bersama-sama memperbaiki sarana infrastruktur masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono juga menjelaskan bersamaan dengan acara itu, juga diperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 Kabupaten Karanganyar.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan dan meningkatknya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Di Kabupaten Karanganganyar, BBGRM tahun ini melibatkan lintas OPD, BUMD, Swasta, Ormas, dan masyarakat setempat. Dilaksanakan selama satu bulan penuh sampai pada akhir bulan Mei 2017. Yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, agama, dan lingkungan.

“Dilanjutkan pada setiap Jumat bulan ini, di lingkungan kantor masing-masing. Hari Jumat dan Minggu tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, dan seterusnya Minggu ke satu setiap Jumat,”kata Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mengatakan tradisi gotong royong sebagai warisan budaya kita sarat dengan nilai luhur kerbersamaan, kekeluargaan dan kepedulian sosial, maka sudah menjadi tugas kita untuk bersama-sama melestarikannya.

“Saya mengharapkan tradisi gotong royong di Kabupaten Karanganyar tidak punah dengan saling bahu membahu penuh solidaritas. Untuk itu gotong royong harus diaktualkan dalam berbagai program dan kegiatan agar masyarakat karanganyar selalu tenteram, maju dan sejahtera,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan selama satu bulan penuh di bulan Mei, dengan berbagai bidang, hal itu sama artinya dengan berusaha membangkitkan partisipasi masyarakat dalam seluruh proses tahapan pembangunan.

Disela-sela acara, juga diberikan hadiah kepada juara lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Karanganyar. Adapun sebagai juara 1, yakni Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, juara 2, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, dan juara  3 Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat.

Sedangkan tingkat Kelurahan sebagai juara 1 adalah Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar, dan juara ke 2 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu.  (pd)

Read More
web

Hindari Tuberculosis Dengan Perilaku Hidup Bersih

Penyuluhan masyarakat upaya pencegahan penyakit tuberculosis untuk memutus mata rantai penyakit tersebut , Rabu (29/03) pagi.

Karanganyar, Rabu (29/03/2017)

Penyakit Tuberculosis (TB) dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih di masyarakat. Tak hanya bagi yang menderita, namun juga yang tidak terkena penyakit itu.

“Bagi yang sudah terkena TB, sebaiknya rutin dan patuh berobat sampai benar-benar sembuh. Jangan sampai terputus pengobatannya. Yang penting juga berperilaku hidup sehat,” kata Petugas Program TB Paru Puskesmas Karanganyar, Sigit Wijiyanto, saat acara Penyuluhan TB Paru bagi Ketua RT dan RW se Kelurahan Bejen, Rabu (29/03) pagi, di Kantor Kelurahan tersebut.

Sigit menjelaskan, maksud mengobati sampai sembuh dengan cara minum obat teratur, tidak berhenti minum obat (jangan sampai obat habis lalu tidak minum sehari/ dua hari), dan minum obat hingga tuntas sampai waktu yang ditentukan dokter.

“Lama pengobatan fase intensif diberikan setidaknya selama enam bulan hingga sembilan bulan, tergantung berat ringannya penyakit TB paru tersebut. Ada fase lanjutan dengan tiga macam obat ” kata Sigit.

Dia juga menjelaskan, tanda dan gejala TB antara lain kehilangan berat badan, dahak berdahak, demam lebih dari satu bulan, sesak dan nyeri dada, berkeringat malam hari, badan lemah dan lesu, dan batu berdahak lebih dari dua minggu.

“Segera periksa ke puskesmas terdekat jika ada gejala seperti itu, tiga gejala saja segera diperiksa,” katanya.

Upaya pencegahan dengan memberikan penyuluhan ini untuk memutus mata rantai penyebaran itu. Dia juga mengatakan menutup mulut saat bersin dan batuk, tidak meludah disembarang tempat, meludah tapi tempat yang di isi sabun atau karbol juga mencegah penularan penyakit itu.

Memakai masker hidung juga disarankan saat di rumah sakit, sebagai upaya pencegahan masuknya virus penyakit.“Saya mengajak untuk hidup bersih, hidup sehat diri sendiri dan lingkungan,” katanya. (pd)

Read More
DSC_0158

Bupati Menghadiri Milad ke-2 Pengajian Ahad Pagi Kelurahan Popongan

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan tausiyah pada milad kedua pengajian ahad pagi Kelurahan Popongan pada Minggu 12 Maret 2017

Karanganyar, 13 Maret 2017

Bupati Karanganyar menghadiri acara Milad kedua  Pengajian Ahad pagi Kelurahan Popongan yang bertempat di Gedung Kelurahan Popongan bersama beberapa Perwakilan Pemerintah yang lain pada Minggu 12 Maret 2017.

Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 500 orang ini Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan materi atau tausiyah kepada jamaah yang menghadiri acara milad tersebut.

Pada tausiyahnya Juliyatmono berpesan kepada para jamaah bahwa “Kita harus berbuat baik kepada seluruh mahluk ciptaan Allah SWT dan melakukan segala perintah Allah SWT supaya tidak menjadi orang yang rugi dalam kehidupan ini,” ujarnya.

Karena itu berbuat baik kepada sesama mahluk ciptaan Allah SWT akan menumbuhkan kerukunan serta adanya toleransi antar umat yang membuat di suatu daerah tersebut timbul perasaan nyaman dan tentram dalam berkehidupan serta melakukan aktifitas sehari – hari.

Selain itu dalam acara ini juga dilakukan cek kesehatan gratis untuk para jamaah, pembagian doorprize dan juga kegiatan makan soto bersama yang membuat acara semakin hangat di tengah berjalannya acara Milad kedua Pengajian Ahad pagi Kelurahan Popongan ini.

Diharapkan dengan adanya pengajian yang sudah memasuki Milad kedua ini dapat membuat masyarakat lebih dekat dengan Tuhan nya serta mendapatkan ketentraman hati dan terciptanya lingkungan yang kondusif khususnya di daerah Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (by)

 

Read More
IMG_0403

Bupati Awali Kegiatan Subuh Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan ceramah di kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda di Masjid At - Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/4/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan ceramah di kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda di Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/3/2017)

Karanganyar, 6 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melaksanakan kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda Kabupaten Karanganyar di Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/3/2017)

Dalam mengawali kegiatan subuh keliling ini warga sekitar Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung sangat antusias menyambut Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Forkompinda Kabupaten Karanganyar dengan berdasarkan banyaknya jamaah sholat subuh pada saat itu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan jamaah yang sudah melaksanakan kegiatan subuh keliling itu dengan baik dan sekaligus memberikan ceramah tentang bagaimana rukunnya seluruh umat di Indonesia yang memiliki beragam perbedaan agama, suku, dan budaya di banding dengan negara – negara yang lainnya.

“Semua perbedaan Indonesia yang baik, rukun, dan guyub itu adalah salah satu yang membuat kagum negara lain, dengan itu kita bisa menikmati Karanganyar ini dengan nyaman tentram, berbeda dengan negara – negara yang lainnya” kata Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga menyerahkan bantuan dari BAZNAS yang diterima oleh ketua takmir masjid At – Taqwa untuk kemakmuran Masjid At – Taqwa Manggis kelurahan Lalung.

Acara subuh keliling ini diakhiri dengan jamuan makan yang sudah dipersiapkan oleh ibu – ibu jamaah masjid At – Taqwa  bersama seluruh warga untuk menjalin kebersamaan dan silaturahim yang lebih baik dengan Bupati beserta Forkompinda Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (Rz/By)

Read More
KOM_6967

Napak Tilas Perjanjian Giyanti

kominfo

Sambutan Bupati Karanganyar dalam acara Napak Tilas Perjanjian Giyanti. (12/2/2017)

Karanganyar, 12 Februari 2017

Malam itu hujan tak juga ada hentinya, akan tetapi hadirin sudah siaga mengikuti prosesi Napak Tilas Perjanjian Giyanti di dukuh Kerten RT 01 RW 08 Kelurahan Jantiharjo. Diawali dengan kirab tumpeng hasil bumi dan makanan tradisional yang diarak oleh para pemuda, rombongan menuju lokasi acara.

Lurah Jantiharjo, Ardianto menyatakan  apresiasinya kepada para tamu undangan yang berkenan hadir malam itu, Sabtu, 12 Februari 2017. Acara yang diketuai oleh Ngadimin ini dimaksudkan untuk tetap mengenang sejarah terwujudnya Perjanjian Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755. Ikut hadir pada acara tersebut di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,   Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia Karanganyar, Camat Karanganyar, Lurah Popongan, Lurah Bolong, Danrtamil dan Kapolsek Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan kebanggaannya akan banyaknya tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Karanganyar di antaranya Desa Anggrasmanis Kecamatan Jenawi yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram , Museum Manusia Purba di Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo, Monumen Perjanjian Giyanti di Kelurahan Jantiharjo, dan lain-lain.

Dengan banyaknya peninggalan bersejarah di Kabupaten Karanganyar ini kita harus menjaga dan memeliharanya supaya bisa diteruskan kepada anak cucu penerus bangsa. Hal ini dimaksudkan juga untuk meningkatkan kecintaan kepada tanah air Indonesia.

“Saya berkeinginan supaya suatu saat wakil dari Kesultanan, dari Mangkunegaran dan dari Kasunanan bisa datang ke Monumen Perjanjian Giyanti ini supaya mereka paham bahwa di sinilah terjadi pembicaraan tentang pembagian wilayah di Kerajaan Mataram waktu itu,” kata Juliyatmono.

Ditambahkan Juliyatmono bahwa untuk mempersiapkan hal ini monumen yang sudah berusia 262 tahun ini harus dibuat dan ditata lebih baik dan layak sehingga pantas dan menarik untuk dikunjungi.

Di akhir acara disuguhkan tarian Tri Darma yang dibawakan oleh dua orang penari putri berpakaian tradisional, diiringi tembang Macapat yang dibawakan oleh Waluyo serta musik tradisional gender. Macapat yang ditembangkan berkisah tentang terjadinya Perjanjian Giyanti. Demikian Diskominfo (kris/adit)

 

Read More