Category: Pertanian

dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
dsc_0551

Jaga Kestabilan Sembako dan Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gelar Rakor  

 

kominfo

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).

Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

 Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.

Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.

Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.

“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud  di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.

Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.

Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.

“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

 

Read More
dsc_0355

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab MOu YPKS

Kominfo

Penandatanganan kerjasama Pemkab Karanganyar bersama Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, Rabu (14/12).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta (YPKS), Ir. Diwi Acita Irawati menandatangani MOu pemanfaatan lahan untuk pembangunan Politeknik Peternakan di daerah Jatipuro, Karanganyar.

Penandatangan dilakukan di Tamansari Hotel Karanganyar, Rabu (14/12/2016), dihadiri Asisten Pemerintahan Setda,  jajaran Kepala SKPD terkait, dan Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik sekaligus menerima amanah sebagai Ketua Majelis Wali Amanah program penjaminan kelangsungan belajar bagi keluarga miskin dan anak yatim YPKS.

Lebih lanjut ia berharap kepada APEKA untuk terus melakukan langah-langkah konkrit, agar pendidikan dapat berkembang pesat dan memadai.

“Pembangunan Politeknik ditata dan digarap dengan sungguh-sungguh dan serius, karena Pemerintah merasa memiliki”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum YPKS, Ir. Diwi Acita Irawati menyampaikan bahwa Karanganyar mendapat peringkat Kabupaten terbaik indeks pembangunan manusia dibidang pendidikan.

“Adanya pendidikan gratis oleh Pemerintah Karanganyar, diharapkan masyarakat mendapatkan 15 tahun pendidikan”, terangnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0029

30 Desa di Karanganyar Jadi Lokasi KKN

kominfo

KKN sebagai pengalaman mengabdi di masyarakat : Wabup, Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya, Senin (5/12).

Sejumlah 433 Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Matesih, Kecamatan Jumapolo dan Kecamatan Jatiyoso yang tersebar di tiga puluh (30) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Prof. DR. Ir. Ongko Cahyono, M.Sc selaku Rektor UTP Surakarta dan diterima Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UTP ini selama 45 hari, terhitung tanggal 5 Desember 2016 sampai dengan 16 Januari 2017.

Wabup dalam sambutannya  menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Rohadi Widodo pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Senin (5/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kominfo

Mahasiswa KKN UTP Surakarta saat menyimak sambutan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan Visi “Bersama Memajukan Karanganyar” dengan Lima misinya, meliputi : Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 Wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pemakaian Jaket secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada dua mahasiswa UTP yang diikuti seluruh mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img-20161204-wa0012

Kemensos Beri Santunan Korban Longsor

 

Kominfo

Mensos Khofifah Indra Parawangsa didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat meninjau lokasi longsor di dusun Bulurejo, Karangpandan, Karanganyar, Minggu sore (4/12).

Tiga korban tertimbun longsor di Dusun Bulurejo Kecamatan Karangpandan, Karanganyar mendapat santunan masing-masing lima belas juta rupiah dari Kementrian Sosial. Penyerahan santunan itu langsung diserahkan Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa di Balai Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan, Minggu sore (4/12).

Penyerahan santunan korban tertimbun longsor diberikan kepada ahli waris korban oleh Menteri Sosial didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda Karanganyar dan Forkompinca  Karanganyar.

Kominfo

Mensos Khofifah meninjau relawan bersama warga di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebuit Mensos juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap satu korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

“Atas nama pribadi saya turut berduka, atas musibah longsor yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,”ujarnya.

Usai memberikan bantuan terhadap tiga korban tertimbun longsor, Mensos meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bulurejo Kec. Karangpandan yang menelan tiga korban jiwa yakni satu warga Kerjo dan dua warga Karangpandan. Mensos juga menyempatkan diri untuk melihat dapur umum dan posko pencarian korban.

Pada kunjungan tersebut, Mensos memberikan apresiasi terhadap para relawan yang terus berjuang untuk menemukan satu korban yang masih tertimbun,

Seperti diketahui longsor di Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang ((29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_0499

Sebelas Kelompok Tani Terima Bantuan Hibah APBD Kab. Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus menyerahkan Bantuan Hibah APBD 2016, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah APBD Kab. Karanganyar bidang pertanian tahun 2016 dan sertifikat organik, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Total bantuan sebesar 595 juta rupiah yang diberikan kepada sebelas kelompok tani, diantaranya : Kelompok Tani Gawe Rejo Kecamatan Mojogedang, Gapoktan Mbangun Karyo Kec. Jaten, Kelompok Tani Sentosa Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Sidomulyo Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Rejomulyo Kec. Kebakramat, Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Kec. Tasikmadu, Kelompok Tani Ngudi Makmur VI Kec. Jatipuro, Kelompok Tani Santoso Kec. Matesih, Kelompok Tani Makmur II Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Jenawi.

Sedang penerima sertifikat organik yakni Kelompok Tani Gemah Ripah Ngemplak, Karangpandan dan Kelompok Tani Anugrah, Matesih.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau kepada sejumlah kelompok tani, bantuan yang telah diterima benar-benar digunakan untuk usaha.

“Jangan dipakai untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif. Gunakan untuk dapat meningkatkan hasil panen agar maksimal,”

pesan Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
aku

Berbobot 1.300 Kilogram, Bratasena Juarai Kontes Sapi

Sapi bernama Bratasena menjuarai Kontes Sapi Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2016, dengan berat 1.300 Kilogram.

Sapi bernama Bratasena menjuarai Kontes Sapi Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2016, dengan berat 1.300 Kilogram.

Karanganyar, Sabtu (19/11/2016)

Sapi bernama Bratasena menjuarai Kontes Sapi Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2016, dengan berat 1.300 Kilogram.

Sapi milik Sunarwan, warga Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang itu mampu menyisihkan lawan-lawannya dalam Kategori Lomba Pengemukan.

Saat dijumpai lokasi lomba, Kamis (17/11) di Lapangan Jumapolo, Sunarwan mengatakan, sapinya sampai saat ini berumur empat tahun, sedari dulu dipelihara dengan tekun sehingga mempunyai bobot 1,3 ton.

“Ini milik saya yang paling besar. Dulu punya sedikit lebih kecil dari ini berjenis limosin, dan telah laku Rp.150 juta,” katanya.

Sapi jenis Simental itu, dulu dibeli dari orang dengan harga Rp. 16 juta, namun kini Sunarwan menawarkan sapinya dengan harga Rp. 200 juta, karena luar biasa berat.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat hadir dilokasi dan melihat Bratasena nampak senang, ada sapi sebesar itu.

“Bisnis penggemukan sapi bisa menjadi pilihan bagi masyarakat Karanganyar. Lokasi geografis dan ketersiadaan pakan membuat bisnis sapi cukup menguntungkan,” katanya.

Dia juga mengajak peternak untuk bersemangat beternak sapi dengan sungguh-sungguh, dan kedepan akan dibangun pasar yang baik, namun lokasinya masih dicari.pd

Read More
dsc_0697

Berantas Pungli, Pemkab Karanganyar Bentuk Satgas Saber Pungli

Kominfo

Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Forkopimda pada Pengukuhan Satgas Saber Pungli, Kamis (10/11/2016), di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam upaya memberantas aksi pungli, Pemkab Karanganyar membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Tim yang dibentuk ini merupakan gabungan dari beberapa instansi seperti Pemkab, Kejaksaan, Pengadilan, Polres dan Kodim 0727 Karanganyar.

Pembentukan ini ditandai dengan pengukuhan tim Satgas Saber Pungli di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (10/11/2016). Anggota tim yang terdiri dari gabungan instansi ini dikukuhkan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam pengukuhan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di acara Pengukuhan Satgas Saber Pungli.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan pembentukan tim satgas saber pungli ini sebagai tindak lanjut dari instruksi presiden untuk memberantas aksi pungli disegala bidang terkhusus pada pelayanan publik.

Ia berharap tiap anggota Satgas dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik dalam membersihkan Karanganyar dari aksi pungli. Setiap anggota satgas diminta untuk melek teknologi karena sangat diperlukan dalam operasi pemberantasan pungli terutama terkait dengan data, dimana data harus benar-benar akurat.

“Anggota tim harus kompak dan melek teknologi dan juga tim harus mengedukasi masyarakat untuk preventif/tindakan pencegahan pungli. Jangan sampai terjadi tindakan tangkap tangan”, tandas Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan tim satgas saber pungli.

Sebelum pengukuhan,  Pemkab dan Forkopimda Karanganyar menandatangani nota kesepakatan sebagai komitmen bersama memberantas pungutan liar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)

Read More
aku

Karanganyar Miliki Kampung Jajar Legowo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memanen padi dengan alat pertanian Combine Harvester, Rabu (09/11) di area persawahan Desa Jati, Kecamatan Jaten.

Bupati Karanganyar Juliyatmono memanen padi dengan alat pertanian Combine Harvester, Rabu (09/11) di area persawahan Desa Jati, Kecamatan Jaten.

Karanganyar, Rabu (09/11/2016)

Kabupaten Karanganyar yang terkenal dengan pertanian dan hasil pertanian yang cukup banyak, pada akhir tahun 2016 ini memiliki Kampung Jajar Legowo (Jarwo) Super, yang berada di area persawahan Desa Jati, Kecamatan Jaten.

Menandai Kampung Jarwo Super itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi WIdodo, dan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Tengah, Suryo Bandindro memanen padi dengan alat pertanian Combine Harvester, Rabu (09/11).

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Tengah, Suryo Banendro saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan, pada prinsipnya, sistem tanam padi jajar legowo yang merupakan cara bertanam padi dengan jarak 2:1, atau 4:1, memanipulasi curahan sinar matahari agar terserap maksimal ke tanaman padi di lahan terbatas dengan mengatur jarak barisan.

 “Petani yang menerapkan sistem Jarwo, lebih mudah merawat tanaman baik dalam pemupukan maupun penyemprotan pestisida. Bahkan dengan sistem ini, produksi gabah bisa meningkat 1 ton per hektar dari hasil secara konvensional,” katanya.

Dia juga menjelaskan, sebanyak  27 ton beras dari petani Jawa Tengah dikirim ke Provinsi lain, seperti di Kalimantan, Aceh, Riau dan Sumatera Barat, dan jarwo ini perlu dikembangkan karena alih fungsi lahan, sehingga perlu insentifikasi diantaranya Jajar Legowo.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan sebaiknya, hasil panen padi Jajar Legowo ini ada sebagian disimpan dirumah, jangan sampai di jual semuanya.

“Mari kita bersedekah agar padi tetap subur, jaga terus wilayah pertanian di Kabupaten Karanganyar karena termasuk penyangga ketahanan pangan,” kata Bupati.

Hasil dari jajar legowo, kata Ketua Kelompok Tani Rukun Makaryo, Hari Susanto mengatakan penerapan teknologi ini yang menggunakan sistem terbaru, dengan mekanisasi pertanian, tanam dan panen dengan mesin pertanian untuk menghemat biaya tenaga kerja.

“Teknologi ini juga banyak keunggulan dari sisi peningkatan hasil. Hasil ubinan jarwo super rata-rata hasil 9,6 ton/hektar, dengan tanpa jarwo super rata-rata 7,4 ton/hektar,” katanya.

Dia mengklaim bahwa teknolgi ini lebih unggul sehingga dapat meningkatan hasil pertanian di Kabupaten Karanganyar.pd

Read More
kom_0197

Kabupaten Karanganyar Kembangkan Kawasan Beras Organik

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama SKPD terkait saat menerima Tim Pengembangan Kawasan Beras Organik dari Kementerian Desa PDTT di Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (13/10)

Karanganyar – menggandeng Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi, Kabupaten Karanganyar berencana mengembangkan kawasan beras organik di lereng Lawu Kabupaten Karanganyar yang produksinya sudah terdistribusi baik di kawasan regional, nasional, maupun internasional. Beras organik dilirik karena mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dibanding beras biasa (non organik) yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir secara langsung menyambut tim verifikasi pengembangan kawasan beras organik bernutrisi dari Kemendes PDTT di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (13/10) berharap adanya dukungan penuh dari semua stakeholder dalam program pengembangan beras organik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar Supramnayo dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Karanganyar tahun 2016 memiliki luas lahan komoditas padi organik sebesar 240 Ha yang tersebar di Ngargoyoso, Tawangmangu, Karangpandan, Matesih dan Mojogedang dengan jumlah kelompok tani sebanyak 12 kelompok dimana sudah 80 Ha sudah bersertifikat SNI.

“Dukungan Pemerintah Daerah yang telah dilakukan selama ini untuk mendukung pengembangan kawasan beras organik seperti Pembangunan Terminal Wisata di Kecamatan Karangpandan (sebagai pengembangan dari Sub Terminal Agribisnis) senilai 11 milyar, Pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah sentra padi organik senilai Rp. 4,8 milyar, Dana APBDes di desa sentra-sentra organik senilai Rp. 1,6 milyar, dan Pengembangan Pertanian Organik senilai Rp 185.400.000”, terang Supramnaryo dihadapan tim verifikasi pengembangan kawasan organik Kemendes PDTT dan pendamping LPPM UNS Surakarta

Supramnaryo menambahkan untuk rencana di tahun 2017, dibutuhkan anggaran sebesar 60,360 milyar yang diharapkan bisa tercukupi dari bantuan yang diusulkan ke Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi dan sisanya merupakan swadaya Pemda, Dana Desa dan Bantuan dari Kementerian Pertanian.

Demikian DISHUBKOMINFO (ad/vv)

 

 

Read More