Category: Pertanian

DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
DSC_0790

Study Banding Pemanfaatan Lahan Kritis, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Menerima Kunjungan Kerja DPRD Komisi B dan Komisi C Kabupaten Kediri di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Selasa (7/3).

Karanganyar, Selasa 7 Maret 2017

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungannya, rombongan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri melakukan study banding terkait pemanfaatan lahan kritis di bumi intan pari, Selasa (7/3/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kabupaten Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Karanganyar serta jajaran Kepala OPD Karanganyar.

Rombongan kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Iskak menyampaikan beberapa hal terkait masalah perkembangan pertanian lahan kritis di Kabupaten Kediri, pembangunan perumahan dan penanganan masalah kekumuhan.

Iskak menjelaskan lahan kritis di Kabupaten Kediri sekitar 5700 meter persegi dengan total wilayah 1386 kilometer persegi.

“Ada kekhawatiran, karena kadar kesuburan tanah hanya 2,2 persen sedangkan kadar kesuburan tanah minimal lima persen,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan lahan pertanian merupakan ciri Negara agraris  yang potensinya luar biasa. Sedangkan perumahan lahan masih cukup luas tetapi penataannya kurang maksimal dan perda juga baru dibuat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menanggapi hal tersebut mengatakan setiap rumah meninggalkan dua masalah yakni Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Lahan untuk makam sebagai fasilitas umum.

“Tahun ini, pengembang harus menyerahkan fasum dan sertifikatnya ke pemerintah,”terangnya dihadapan Anggota Dewan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri.

Ia menjelaskan pembangunan perumahan sudah menggunakan Perbup dan diselesaikan sekaligus dengan tata ruangnya. Perlu diketahui untuk luas Kabupaten Karanganyar semula 7737860 Hektar sedangkan berdasar peta terbaru dari BPN Pusat untuk sekarang Kabupaten Karanganyar bertambah luas wilayahnya menjadi 82317,43 hektar.

“Untuk Karanganyar kita masih punya lahan saving 6000 hektar, ketahanan pangan kita juara, maka untuk penataan ruang berani kita lakukan,”katanya.

Ditambahkan Samsi bahwa tahun kemarin Karanganyar surplus beras 139925 ton sehingga aman untuk pangan. Tata ruang untuk lahan kering menuju ke industri mendapat respon positif dari masyarakat dan tahun ini pembangunan jambanisasi di Karanganyar selesai. Demikian Diskominfo (ft/ind)

Kominfo

Kegiatan ditutup dengan tukar menukar cinderamata dari masing-masing Kabupaten, Selasa (7/3)

 

 

 

Read More
KOM_7773

Bupati : Pramuka, Media Efektif Bentuk Generasi Tangguh dan Berkarakter

kominfo

Bupati Karangayar, Juliyatmono bertindak sebagai Pembina Apel Peringatan Hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 Hari dan Hari Peduli Sampah Nasional, Jum’at (24/2) di Bumi Perkemahan Delingan.

KOM_7773

Karanganyar, 24 Februari 2017

Ratusan pelajar mengikuti Apel peringatan hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 hari Angkatan ke lima sekaligus  peringatan hari Sampah Nasional yang berlangsung Jum’at (24/02/2017) pagi di Bumi Perkemahan Delingan, Karanganyar.

Bertindak selaku Pembina Apel, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan diikuti Wakil Bupati, jajaran Kepala OPD Karanganyar serta pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA  se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam amanatnya menyampaikan Pramuka merupakan media yang efektif untuk membentuk karakter manusia seutuhnya, berbuat untuk kepentingan kemanusiaan dengan sistem kepanduan sehingga tumbuh generasi muda Indonesia berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila dan berwawasan luas.

“Melalui kegiatan Pramuka bentuk generasi tangguh dan berani menghadapi tantangan global,”ujarnya.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati meninjau pendirian tenda kemah 360 hari.

Rangkaian dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari kemarin, Bupati mengajak para siswa menciptakan lingkungan yang bersih dan indah.

“Banyak manusia yang tidak peduli sampah, tapi menuntut lingkungan selalu bersih,”pungkasnya.

Seusai apel Hari Baden Powel dilakukan penanaman bibit flamboyan sebanyak 500 batang di sekitar lokasi kemah. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

kominfo

Simbolis : Bupati menyerahkan bantuan bibit flamboyan kepada perwakilan peserta Apel Hari Baden Powel.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

 

 

Read More
DSC_0038

Rapat Paripurna : Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Penetapan Tujuh Raperda Karanganyar 2017

Bupati Karanganyar menandatangani berita acara Raperda Kabupaten Karanganyar tentang perubahan atas perda Kabupaten Karanganyar No1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar 2013-2032, Rabu (22/2)

Karanganyar, Rabu 22 Februari 2017

Pendapat akhir Bupati Karanganyar terhadap penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tahun 2017 disampaikan Bupati Karanganyar pada Sidang Paripurna, Rabu (22/02/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat, Kepala Bagian Kantor Sekda Karanganyar.

Adapun tujuh (7) Raperda Karanganyar Tahun 2017 yang telah dibahas dan disetujui Anggota DPRD Karanganyar, antara lain : Raperda Tentang Urusan Pemerintahan, Raperda Tentang Kewenangan Desa, Raperda Tentang Penyelenggaraan Konsultasi Publik, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan, Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Raperda Tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Lingkungan.

Selanjutnya, Raperda Kabupaten Karanganyar tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sampai dengan diundangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar tahun 2013-2032 dilakukan penandatangan Berita Acara pembahasannya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur guna mendapatkan rekomendasi dan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
DSC_7171

Ibu Negara Ajak Warga Tanam Pohon di Kawasan Hijau Waduk Gondang

kominfo

Ibu Negara, Iriana Jokowi didampingi Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon durian lokal di kawasan hijau waduk Gondang, Selasa (21/2).

Karanganyar, Selasa 21 Februari 2017

Ibu Iriana Jokowi didampingi Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla menanam bibit pohon durian lokal di daerah sabuk hijau (greenbelt) Waduk Gondang Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/02/2017) pagi.

Sebanyak dua ratus lima puluh bibit pohon durian lokal yang ditanam di kawasan hijau dengan beragam varietas yakni durian bawor, petruk dan montong.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat dalam upaya konservasi sekaligus pengembangan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar waduk. Dipilihnya bibit pohon durian, karena mampu menyimpan cadangan air serta menahan struktur tanah untuk mengurangi erosi. Dengan harapan melalui kegiatan penanaman ini, masyarakat di sekitar Waduk Gondang, nantinya akan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian fungsi waduk.

Sebelumnya, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan istri-istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mengunjungi PAUD Assalam di Desa Munggur Kecamatan Mojogedang. Pada kesempatan tersebut, Iriana Jokowi membagi-bagikan tas dan peralatan tulis kepada siswa PAUD.

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendampingi Ibu Negara dan rombongan pada kunjungan PAUD Assalam di Desa Munggur Mojogedang.

Kunjungan dilanjutkan ke Kecamatan Kerjo guna meninjau IVA test untuk pencegahan kanker serviks dengan deteksi dini yang diikuti kurang lebih 256 ibu dari sepuluh desa. Kegiatan IVA test ini merupakan kerjasama antara BPJS dengan Dinas Kesehatan Karanganyar.

Masih dalam rangkaian kegiatan OASE KK, Ibu Negara  Iriana Jokowi bersama istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla menghadiri Sosialisasi bahaya narkoba di Gedung Wanita. Antusias pelajar terlihat ketika Iriana Jokowi meminta seseorang siswa maju ke  atas panggung untuk menjawab pertanyaan dengan hadiah sepeda. Namun, hanya tiga siswa yang beruntung mendapatkan sepeda, sementara lainnya mendapatkan buku dari Ibu Negara.

kominfo

Ibu Negara Iriana Jokowi saat memberi pertanyaan dampak bahaya narkoba kepada salah satu siswa pada kegiatan sosialisasi anti narkoba, kekerasan seksual dan pornografi.

Dalam kesempatan tersebut, bersamaan dengan Hari Sampah Nasional dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan tempat sampah organik dan non organik kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar. Total ada tiga puluh tempat sampah yang diberikan.

kominfo

Ibu Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla didampingi Atiqoh Ganjar Pranowo saat melihat stand kerajinan tas batik.

KOMINFO

Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla di stand kain batik pada pameran UMKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kunjungan diakhiri dengan menyaksikan pameran kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Berbagai stand mulai dari kerajinan batik hingga makanan tradisional khas Karanganyar. Stand kain batik dan kebaya menarik perhatian Iriana Jokowi dengan memborong dua puluh kain batik kebaya senilai dua belas juta rupiah.

Demikian Diskominfo (Tim)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
web

Warga dan Pemdes Ngadiluwih Terima Ganti Rugi

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyerahkan dana ganti rugi ke warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyerahkan dana ganti rugi ke warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar

Karanganyar, Rabu (27/12/2016)

Warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, menerima ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar.

Ada delapan warga yang tanah dan tanaman terkena pembangunan embung, juga tanah Kas Desa Ngadiluwih, dengan total ganti rugi Rp. 2.403.660.000,00. Besaran yang diterima bervariasi, paling kecil Rp. 15.2 juta dan paling besar Rp. 1.592.110.000.00

Wakil  Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan pemberian ganti rugi tanah dalam musyawarah harga antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan pemilik tanah berdasarkan penetapan harga yang telah ditetapkan oleh Appraisal yang independen.

“Sedangkan untuk ganti rugi tanaman dilakukan oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Seusai pemberian ganti rugi oleh Wakil Bupati Karanganyar, menambahkan untuk kas desa penggantinya dilaksanakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Embung itu luasnya 2,3 hektar dan bisa mengairi sekitar 25 hektar disekitar dan bawahnya,” katanya.

Proses ganti rugi itu disetor melalui rekening pribadi masing-masing warga penerima.pd

Read More
web

Pemkab Karanganyar Serahkan Hibah Untuk Kelompok Ternak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah untuk kelompok ternak gelombang dua

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah gelombang kedua untuk kelompok ternak

Karanganyar, Jumat (23/12/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyerahkan hibah kepada 40 kelompok ternak yang tersebar di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Dana hibah itu terbagi menjadi dua gelombang, yang dimulai pada 9 Nopember 2016 untuk gelombang pertama dengan jumlah 14 kelompok ternak, dengan anggaran Rp. 1. 615.000.000.

“Kami juga menyerahkan hibah gelombang dua pada hari ini, Kamis (22/12) untuk 26 kelompok ternak dengan besaran anggaran Rp. 1.730.000.000 di 12 Kecamatan yang tersebar di 23 desa,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar, Sumijarto.

Sedangkan total bantuan hibah pada satu tahun anggaran 2016 sebesar Rp. 3.345.000.000. Selain itu, besaran penerimaan hibah gelombang dua ini per kelompok berkisar antara Rp. 25 juta hingga Rp. 100 juta.

“Penyaluran bantuan hibah ini diberikan melalui rekening atas nama kelompok melalui bank BUMD. Sedangkan peruntukkan dana hibah ini adalah berdasarkan Rencana Usaha Kelompok (RUK) yang disusun kelompok,” katanya.

Sumijarto juga menjelaskan, Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) anggaran hibah perubahan paling lambat 31 Desember 2016, dan apabila anggaran tidak terserap 100 persen, maka harus disetor kembali ke Kas Daerah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono seusai menyerahkan bantuan hibah tersebut mengatakan, semoga ternak yang nanti dibeli dan dipelihara bisa bermanfaat dan menambah kesejahteraan.

“Semoga dalam beberapa bulan kedepan bisa menambah kesejahteraan. Saya berpesan, kelompok ternak, hewan yang dibeli dipelihara dengan baik,” katanya.pd

Read More