Category: Pertanian

WhatsApp Image 2017-11-28 at 19.19.06

PERESMIAN CV PRADIPTA PARAMITA DI PULOSARI, KEBAKKRAMAT

Manager CV Pradipta Paramita, Agnes Heratri, memberikan sambutan dalam Peresmian CV Pradipta Paramita di desa Waru, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar.

 

Karanganyar – 28 November 2017.

CV Pradipta Paramita Karanganyar mengadakan acara Peresmian CV Pradipta Paramita yang berada di Waru, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar pada hari Selasa (28/11/2017) siang.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Pelayanan Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Karanganyar, Nunung Susanto, Lurah Pulosari, Camat Kebakkramat, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar beserta jajarannya.

Sambutan awal disampaikan oleh Manager CV Pradipta Paramita, Agnes Heratri. Beliau menyampaikan dengan Peresmian ini tidak diperoleh secara instan. Awalnya usaha ini berawal dari usaha kecil-kecilan dan akhirnya dengan adanya dukungan dari para donatur ke pihak pabrik akhirnya bisa menjadi besar seperti sekarang ini.

Mulai dari tahun1999 kami memproduksi pembasmi lalat dengan merek dagang Ralat. Setelah itu kami mulai berkembang dan akhirnya berkembang dibeberapa sektor. Misalnya pada Sektor Pertanian yang diwujudkan dalam pembuatan Pupuk Organik yang aman dipakai. Lalu disektor Lingkungan yang diwujudkan dalam memproduksi Decomposer dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman. Adapula disektor peternakan ataupun pembuatan obat hewan. Dan terakhir pembuatan Sektor minuman asli Indonesia dari Jahe yang menjadi minuman alami dan menyehatkan.

“Setelah ini kami berharap nantinya kami makin dewasa dan makin mantap dalam berkarya dan memberikan manfaat yang positif untuk masyarakat, serta mengupayakan kualitas yang terbaik dari kami.”, kata Agnes Heratri.

Sambutan yang disampaikan oelh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bahwa dengan hadirnya CV Pradipta Paramita ini diharapkan semua pihak didalam ataupun diluar perusahaan ikut mendukung agar dapat berjalan dengan baik dan ini akan menambah para pelaku usaha yang ada dilingkungan Kabupaten Karanganyar.

“Semoga dengan adanya peresmian ini perusahaan dapat berjalan lebih baik lagi dan memberikan manfaat untuk masyarakat”, kata Juliyatmono.

Kita juga bisa belajar dari kesuksesan CV Pradipta Paramita yang memulai usaha mereka dari susah dan akhirnya menjadi besar dan sukses.

Demikian Diskominfo (ygi)

Read More
DSC_3381

BUPATI HIMBAU “STOP BUANG AIR SEMBARANGAN”

kepala Desa dan Perangkat Desa sedang mengikuti pembinaan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Karangayar – Rabu, 25 Oktober 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pembinaan kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Jaten, Kecamatan Kebakkramat, dan Kecamatan Tasikmadu, Rabu (25/10/2017).

Acara tersebut di selenggarakan di Balai Desa Jati Kecamatan Jaten, yang bertujuan untuk membina dan memberikan pengarahan agar bekerja dengan ikhlas serta profesional.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan dalam memanfaatkan dana desa hendaknya digunakan secara tertib, agar masyarakat dapat merasakan realisasi pembangunan Desa. Selain itu, setiap ada masalah harus di musyawarahkan jangan memutuskan sesuatu dalam keadaan marah, karena Perangkat Desa merupakan pelayan bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan Karanganyar yang bersih dan sehat, maka Bupati memperingatkan dengan tegas agar masyarakat tidak buang air besar sembarangan, “stop buang air besar sembarangan”, jelasnya. Hal ini perlu di lakukan karena pencemaran di wilayah Karangayar termasuk tinggi. Saat ini sedang berlangsung pembangunan waduk Gondang yang diperkirakan akan selesai akhir tahun ini, yang mana alirannya akan samapai ke wilayah Kebakkramat dan Gondangrejo.

Bupati Karanganyar menyerahkan traktor kepada kelompok tani.

Di akhir acara Bupati menyerahkan secara langsung alat pertanian berupa traktor kepada kelompok tani di masing-masing kecamatan. Penyerahan traktor ini diharapkan mampu mengoptimalkan hasil pertanian di wilayah Karanganyar.

Demikian Kominfo, (mdz/ygi/ppt)

Read More
web (3)

Bupati Karanganyar Serahkan Kartu Tani dan Alat Pertanian

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mencoba alsintan seusai penyerahan kepada petani

Karanganyar, Jumat (06/10/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan secara simbolis Kartu Tani dan alat pertanian kepada 22 petani di Kabupaten Karanganyar, Kamis (05/10) pagi, di ruang Podang 1, Setda Karanganyar.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kabupaten Karanganyar, Supramnaryo, mengatakan Kartu Tani dan buku rekening distribusikan melalui Bank BRI Cabang Karanganyar.

“Jumlah ada 101.144 kartu tani. Saldonya masih nol rupiah, jadi dia harus mengisi saldo dulu, baru bisa digunakan dengan alat EDC di toko pengecer untuk membeli pupuk,” kata Supramnaryo.

Sedangkan subsidi pupuk yang diberikan Pemerintah, kata Supramnaryo, tergantung dengan luas lahan yang dimiliki petani.

Selain Kartu Tani, pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan berupa alat pertanian berupa 11 traktor roda 4 , 78 traktor roda 2, 13 rice transplanter, 18 pompa air 4 inchi, satu 6 inchi pompa air , 16 pompa air 3 inchi, dan 96 handspayer.

Seusai penyerahan, Bupati menjelaskan dengan adanya Kartu Tani maka mudah untuk mengawasi distribusi subsidi pupuk, karena milik orang per orang.  Dengan begitu kebutuhan pupuk bagi para petani akan lebih terjamin.

“Yang paling penting adalah displin. Jatah sudah termonitor alokasi kebutuhan pupuk petani. Tidak bisa lagi mempermainkan jumlah kebutuhan pupuk,” kata Bupati.

Sedangkan untuk peralatan pertanian, Bupati menjelaskan petani di Kabupaten Karanganyar butuh cultivator untuk daerah pegunungan, seperti bajak tanah.

“Sumber bantuan dari Kementerian Pertanian RI, dan mekanisasi pertanian sekarang sudah keharusan untuk mengurangi biaya produksi,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono . (pd)

Read More
DSC_1128

28 Kelompok Ternak Terima Dana Hibah Tahap II

KOMINFO

Bupati Karanganyar, menyerahkan bantuan dana hibah ternak tahap II(5/10)

Karanganyar 5 Oktober 2017

Sebanyak 28 kelompok ternak menerima dana hibah untuk pembelian hewan ternak. Pada penyerahan tahap ke II kali ini akan diberikan uang dengan jumlah total 2 Milliar 90 Juta Rupiah jelas Sumijarto, M.P. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporannya dalam Penyerahan Bantuan Sosial dan Dana Hibah, Kamis (5/10) di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

“Pengarahan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pedoman kepada Kelompok ternak, Lurah, Kades dan juga penerima bantuan dana hibah secara jelas, transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial dan dana hibah kepada setiap kelompok ternak sapi, maka harus benar-benar dipahami sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pengarahan menekankan agar dana hibah tahap II ini benar-benar digunakan tepat sasaran.“Kalau nanti sudah menerima uang sebagai bantuan dana hibah, untuk segera digunakan,” jelas Bupati. Seperti Kelompok peternakan, dana hibah diperuntukkan membeli ternak. Apabila sudah dibelikan ternak maka setiap kelompok ternak untuk segera menyelesaikan SPJ nya” pungkas Bupati dihadapan para penerima dana hibah yang dihadiri oleh Asisten, Kades, Dirut bank Jateng Cabang Karanganyar. Demikian DISKOMINFO (adt/yoga)

Read More
DSC_6567

Bupati Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan bibit secara simbolis, 20/9

Karanganyar, Rabu 20 September 2017

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk lebih optimal, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar melakukan gerakan tanam cabe, Rabu (20/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya sekaligus membuka mengajak warga agar lahan-lahan yang ada untuk dimanfaatkan, termasuk pekarangan dirumah.

“Harmonisasi alam tercipta bila ada pemanfaatan pekarangan untuk tanaman. Karena oksigen yang dihirup harus diciptakan sendiri, untuk itu harus ada tanaman, pohon-pohon dirumah-rumah,”terangnya.

Juliyatmono menghimbau untuk terus menggalakkan gerakan tanam untuk  pemenuhan kebutuhan sehari-hari selain juga memberikan nilai tambah.

“Tanamlah yang baik, tanamlah Lombok dipekarangan rumah supaya tumbuh subur, bermanfaat. Jangan sampai kita sia-siakan lahan yang ada meskipun terbatas, jaga ketersediaan air pula,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo dalam laporannya menyampaikan kegiatan gerakan tanam ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PKK dalam pemanfaatan pekarangan serta sarana produksi sarana budidaya hortikultura.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan pada dua kecamatan dimasing-masing desa berupa bibit cabe sebanyak 3100 batang, polybag 41 kg, pupuk NPK 51 kg, pupuk organik 860 kg.

Bantuan pengembangan agro unggulan berupa Bibit durian 707 batang dan pupuk organik 3,5 ton kepada kelompok tani Kecamatan Jumantono, bibit pisang raja bulu 750 batang dan pupuk organic 3,75 ton Kepada  kelompok tani Kecamatan Jenawi, BIbit Jeruk Keprok Tawangmangu 800 batang dan pupuk organic 4 ton kepada kelompok tani Tawangmangu, bibit bawang merah 5 kw dan pupuk organic 10 ton kepada kelompok tani Kecamatan Mojogedang.

Serta bantuan kegiatan pengembangan cabai besar dancabai rawit seluas 96 ha kepada 56 kelompok tani besar dan 28 kelompok tani cabai rawit yang masing-masing kelompok mendapatkan sarana produksi berupa benih cabai, pupuk organic, pupuk an organic, mulsa, ajir, sarana budidaya berupa spreyer elektrik.

Demikian Diskominfo (ft/yg/ind)

Read More
web

12 THL Penyuluh Pertanian Terima SK CPNS

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyerahkan SK CPNS kepada THL TBPP di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Senin (04/09/2017)

Dua belas Tenaga Harian Lepas (THL) Tenaga Bantu (TB) Penyuluh Pertanian (PP) menerima SK pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertanian RI, Senin (04/09) pagi, di halaman Kantor Bupati Karanganyar.

“Kedua belas THL-TBPP itu telah lolos seleksi dan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi CPNS, rata-rata umur dibawah 35 tahun,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar, Siswanto saat ditemuia dilokasi.

Lebih lanjut, THL TBPP itu merupakan tenaga kontrak Kementerian Pertanian RI yang telah mengabdi lama di Kabupaten Karanganyar.

“Yang mendapat SK CPNS dengan rincian untuk golongan III/a sebanyak 9 orang, dan 3 orang untuk golongan II/c,” kata Siswanto.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat menyerahkan SK tersebut, meminta agar CPNS itu agar lebih berhati-hati, cermat dan lebih baik, karena masih Calon.

“Bisa tidak diangkat menjadi PNS, karena terkena hukuman disiplin berat. Mungkin karena terkena narkoba. Jadi berhati-hati di pergaulan dan lingkungan kerja” kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan selamat kepada yang telah menerima SK CPNS dan meminta mengawali kerja lebih tenang dan lebih baik lagi.(pd)

Read More
IMG-20170830-WA0058

Pedagang Jujur, Kambing Sakit Tidak Dijual

Petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kambing kurban.

Karanganyar, Kamis (31/08/2017)

Pedagang kambing kurban ini patut di contoh, karena kambing miliknya ada yang sakit, sehingga tidak dijual. Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar mengapresiasi kejujuran pedagang.

“Ada dua kambing yang sakit mata (belekan). Ini saya sendirikan, tidak dijual. Biar sembuh dulu, butuh waktu satu bulan untuk mengobati,” kata pedagang kambing, Agus Sutarsono, di Padangan, Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Rabu (30/08).

Agus menganggap, hewan sakit itu tak layak dijual untuk kambing kurban, sehingga  menyarankan calon pembeli memilih kambing lainnya yang fisiknya lebih sempurna. Dia tidak mau membohongi pembeli.

“Kalau saya biarkan, berarti membohongi pembeli. Ini saya obati dulu sampai sembuh, baru kemudian dijual,” kata Agus.

Di tempatnya, Agus memiliki sekitar 50 ekor kambing siap jual yang dibelinya dari Ponorogo, Jatim dan sekitarnya. Harga kambing mengalami kenaikan menjelang hari raya kurban. Kenaikannya hingga Rp 400 ribu per ekor.

“Saya menjual seekor kambing paling murah Rp 1,5 juta jenis lokal sedangkan termahal Rp 5 juta jenis Ettawam” katanya.

Kasi Keswan Disnakkan Kabupaten Karanganyar, Fathurrahman, mengatakan pemeriksaan hewan kurban dengan mengambil beberapa sampel di tiap kecamatan dimulai Senin (28/08).

“Hasilnya kami berulangkali mendapati hewan sakit bercampur sehat di kandang, seharusnya hewan sakit dikarantina agar tidak ikut terbeli,” kata Fathurrahman

Pihaknya mendapati hewan sakit mata, koreng dan sejenisnya karena efek cuaca dan pengangkutannya ke lapak. Dia meminta untuk dikarantina dulu, sampai sembuh, dan  jangan dijual jika masih sakit.

“Kami terus memantau hewan kurban. Sebelum pemotongan, pemeriksaan pada kesehatan hewan sedangkan setelah dipotong pada kualitas daging tetmasuk jerohan,” katanya. (pd)

Read More
web

Kelompok Tani Tentrem Maju Lomba Nasional Ternak Sapi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan di Verifikasi Lomba Ternak Sapi Tingkat Nasional di Kelompok Tani Tentrem.

Karanganyar, Selasa (29/08/2017)

Kelompok Ternak Tani Tentrem, Dukuh Kidangan, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar maju di Lomba Nasional Ternak Sapi, sebagai wakil dari Provinsi Jawa Tengah.

Untuk melihat langsung kelembagaan dan pengelolaan ternak, Tim Verifikasi Tingkat Nasional mendatangi untuk penilaian di Kelompok Peternak Tani Tentrem berada. Tim itu berasal dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dipimpin Wignyo Sadwoko, Selasa (29/08).

“Kunjungan kami adalah memverifikasi, karena kelompok Tani Tentrem yang sudah di usulkan oleh Provinsi Jawa Tengah, yang menjuarai tingkat Provinsi, untuk mengikuti lomba di tingkat nasional,” kata Wignyo Sadwoko.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Wignyo, tahun 2017 ini terdapat 18 Provinsi yang mengikuti, dan pihaknya sudah melakukan penilaian dari proposal profil yang masuk, dan ada 10 yang sudah di verifikasi sedang berjalan.

“Jadi kelompok Tani Tentrem ini sudah 10 nasional,” kata Wignyo.

Dijelaskan pula olehnya, penghargaan Anugerah Bakti Peternakan tahun 2017 ini untuk memberikan apresiasi motiviasi kepada peternak yang sudah mampu mengembangkan khususnya sapi potong dengan baik. Seperti sapi disini, gemuk, sehat dan bulat.

“Kami disini juga berdialog secara langsung, apa yang sudah dilakukan oleh para peternak, juga kelompok tani ini sendiri, disamping verifikasi juga melakukan pembinaan untuk peningkatan populasi sapi agar lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan Nasional,” kata Wignyo.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan sapi disini bagus-bagus, manajemen juga baik, bahkan Kabupaten Karanganyar sering menjuarai lomba peternak sapi tingkat Nasional.

“Saya senang dengan lomba ini, supaya penilaian ini menambah dorongan petani ternak yang ada di Kabupaten Karanganyar,” kata Bupati Karanganyar.

Tahun lalu ada lomba sapi tingkat Kabupaten Karanganyar. Sebagai apresiasi setiap kecamatan diberikan bantuan dana untuk mengembangkan sapi lokal sehingga populasi meningkat.

Ditempat itu, Bupati juga menawarkan bantuan sapi perah kepada petani ternak untuk dikembangkan. Selain itu susu yang dihasilkan akan dibeli Pemerintah Kabupaten Karanganyar, yang nantinya diminumkan untuk anak PAUD dan SD.

“Nanti anak-anak itu semakin cerdas, pertumbuhan juga semakin baik. Membangun kecerdasan anak itu dimulai dari kecil,” katanya.

Ditempat itu, Ketua Kelompok Tani Tentrem Sukasno, saat paparan menjelaskan, kelompoknya mulai berdiri di tahun 2009 dan mengembangkan jenis sapi Simental dan limousin.

“Dari tahun ke tahun jumlah sapi meningkat. Untuk tahun 2017 ini sudah 122 ekor. Terdiri dari betina 64 ekor dan jantan 58 ekor,” kata Sukasno.

Sedangkan untuk penanganan limbah kotoran, pihaknya diolah menjadi pupuk organik yang dikelola oleh kelompok. Kelompoknya juga mengembangkan budidaya cacing, sehingga kotoran itu untuk makanan.

“Kompos yang dihasilkan dimanfaatkan untuk kepentingan sendiri dan dijual ke Gapoktan Ngudi Rukun,” katanya.(pd)

Read More
DSC_5521

12 Kelompok Tani Terima Bantuan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada Kelompok Tani di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Selasa(22/8).

Karanganyar, Selasa 22 Agustus 2017

Dua belas kelompok tani di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah dan alsintan pasca panen mesin power theser multiguna. Diharapkan bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani, Selasa (22/8/2017).

Dari dua belas penerima bantuan tersebut terbagi menjadi dua, yakni tujuh Kelompok Tani penerima hibah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar dengan total bantuan sejumlah Rp 295 juta rupiah, masing-masing diperuntukkan pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, empon-empon, kompos dan sarana pertanian lainnya. Sedangkan lima Gapoktan menerima alsintan berupa mesin pasca panen Power Theser Multiguna.

Penyerahan dilakukan di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Direktur Bank Jateng dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kepada para  Kelompok Tani yang menerima bantuan segera membelanjakan dengan baik agar ada peningkatan yang maksimal. Karena pemberian hibah ataupun alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.

Wabup juga berharap untuk pertanian organik di Kabupaten Karanganyar dapat semakin berkembang dengan baik dan menjadi agrowisata.

“Di daerah Pereng ada pengembangan padi organik, mudah-mudahan dengan adanya irigasi pertanian di Waduk Gondang Kecamatan Kerjo akan menambah indeks tanam petani,”tuturnya.

“Beberapa titik pertanian untuk  diberikan heritage sebagai agrowisata karena memiliki pemandangan yang bagus nan hijau seperti di Bali, ini harus ditumbuhkembangkan untuk kemajuan pertanian di Karanganyar tak terkecuali peningkatan kesejahteraan petaninya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
web

KP3 Awasi Peredaran dan Pengunaan Pupuk Bersubsidi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat menghadiri Pembinaan KP3 Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (25/07/2017)

Penggunan dan peredaran pupuk bersubsidi di Kabupaten Karanganyar Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3), melakukan pengawasan peredaran pupuk yang diperuntukkan bagi petani itu.

“KP3 ini mengawasi pengadaan, ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi dan pestisida sampai ke petani, selain itu memfasilitasi penggunaan pupuk berimbang dan pemanfaatan pestisida yang efektif dan efisien,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Supramnaryo, Senin (24/07) pagi, di salah satu rumah makan.

Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Karanganyar dapat diusulkan dari KP3, serta dapat mengusulkan penetapan alokasi Kecamatan dan advokasi dalam alokasi pupuk bersubsidi yang ditentukan Pemerintah.

“Jika ada penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, KP3 dapat melaporkan (memberikan keterangan) kepada instutusi berwenang,” kata Supramnaryo.

Dikatakan lebih lanjut, KP3 dapat mendorong dan membina serta memfasilitasi pengawasan pupuk bersubsidi dan pestisida di tingkat Kecamatan.

Supramnaryo mengharapkan dengan adanya pengawasan terhadap pupuk, dapat mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan, peredaran maupun penggunaan pupuk, sehingga dapat tersedia sampai ditingkat petani secara enam tepat.

“Tepat mutu, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat dan waktu,” katanya.

Pupuk bersubsidi merupakan pupuk diperuntukkan bagi petani yang melakukan usaha tani sub sektor tanaman pangan, perkebunan, holtikultura dan sub sektor peternakan dengan luasan maksimal dua hektar, serta petambak dengan luasan maksimal satu hektar.

Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi Kabupaten Karanganyar sampai Juni 2017, Supramnaryo menjelaskan sesuai dengan SK Kadispertan nomor 521.34/21 tahun 2017.

“Untuk urea 19.060.000, ZA sebesar 6.770,00, SP36 sebesar 5.265.00, NPK sebanyak 13.835.00, dan organik sebesar 6.000.00,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, meminta kalau penyuluh pertanian mengetahui jika ada orang (di wilayah tugasnya) bermain pupuk tidak resmi segera laporkan ke pihak berwajib.

“Segera ditindak lanjuti. Kasihan petani jika ada permainan pupuk bersubsidi,” katanya. (pd)

Read More