Category: Pemerintahan

IMG-20191219-WA0034

Polres Karanganyar Musnahkan Miras

Kominfo

Wakil Bupati secara simbolis lakukan pemusnahan minuman keras (miras) pada operasi lilin, Kamis (19/12).

Karanganyar,
Jelang natal dan tahun baru Polres Karanganyar memusnahkan  ratusan botol minuman keras berbagai merk dan ribuan liter miras tradisional jenis ciu. Selain minuman keras, Polres setempat juga memusnahkan knalpot yang tidak memenuhi standar.

Pemusnahan miras digelar di halaman Mapolres Karanganyar Kamis (19/12). Pemusnahan ratusan botol miras berbagai merk dihadiri jajaran Forkompinda Karanganyar.
Pemusnahan botol miras dan knalpot dilakukan dengan menggunakn stum. Sementara pemusnahan ribuan liter ciu dengan cara membuang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi mengatakan ratusan botol miras dan ribuan liter ciu yang dimusnahkan merupakan hasil operasi petugas dalam beberapa bulan terakhir. Penyitaan dan pemusnahan ini merupakan komitmen Polres Karanganyar dalam memberantas peredaran miras di Kabupaten Karanganyar.

“Total 888 botol miras dan 1994 liter ciu kita amankan dari penjual. Selain itu knalpot yang menimbulkan polusi suara kita sita,”katanya.

Ditambahkanya kepolisian Karanganyar juga meminta masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan miras di Karanganyar. Hal ini untuk menciptakan suasana kondusif jelang natal dan Tahun baru.

“Silahkan lapor jika di lingkungan sekitar melihat adanya penjualan atau pesta miras. Kita akan siap menindaklanjutinya,”ujarnya.

Sementara untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru menyiagakan 780 dari personil gabungan. Petugas gabungan ini nantinya akan fokus pada pengamanan Natal di 150 gereja serta obyek wisata di Kabupaten Karanganyar.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG20191218094335

Gebyar Seni SMKN 1 Karanganyar, Bupati : Selalu olah keterampilan untuk Hadapi dunia kerja

 

Karanganyar,

Bupati Karanganyar meminta para pelajar SMKN 1 Karanganyar untuk terus mengasah keterampilan dan semangat dalam menuntut ilmu. Karena modal tersebut sangat diperlukan untuk menghadapi persiapan dalam dunia kerja.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri gebyar seni SMKN 1 Karanganyar, Rabu (18/12). Menurutnya persiapan untuk dunia kerja harus dilakukan sejak sekarang.

“Jangan pernah lelah untuk menuntut ilmu. Selain itu imbangi dengan ketaqwaan dan berbakti dengan orang tua,”pesannya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan tekad Kabupaten Karanganyar untuk memberantas stunting. Karenanya orang tua diminta untuk memperhatikan asupan gizinya.

“Masalah stunting masih tinggi. Untuk itu para ibu agar menjaga dan memberikan makanan yang bergizi pada anak-anaknya,”tambahnya.

Sementara gebyar seni SMKN 1 Karanganyar menampilkan kreasi seni dari para pelajar. Mereka unjuk kebolehannya di bidang seni untuk menyemarakkan kegiatan.
Demikian Diskominfo (ind/dn)

Read More
IMG-20191210-WA0021

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Keuangan di Tiap OPD, BKD Karanganyar Gelar FGD

Kominfo

Arahan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Focus Group Discussion terkait pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah, Selasa (10/12/2019).

Karanganyar,

Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar menggelar Focus Group Discussion (FGD) peningkatan kualitas pelaporan keuangan Pemerintah Daerah tahun 20

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatangan pakta integritas Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Focus Group Discussion (FGD) peningkatan kualitas pelaporan keuangan daerah digelar di Hotel Alana, Selasa (10/12). Kegiatan diikuti kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab setempat.

Pelaksana Tugas BKD Karanganyar, Narimo menyatakan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kembali penyusunan laporan keuangan bagi para kepala perangkat daerah. Diharapkan dengan FGD ini mampu meningkatkan kualitas pelaporan laporan keuangan.

“Semoga nantinya masing-masing OPD mampu mengaplikasikan penyusunan laporan dengan baik,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapreasi kegiatan FGD. Pihaknya pun berterima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hadir untuk memberikan pendampingan dan membantu untuk pemeriksaan laporan keuangan OPD di Karanganyar hingga Karanganyar mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Saya minta BPK tetap memberikan masukan terhadap laporan administrasi atau keuangan daerah Karanganyar. Sehingga penyusunan keuangan di tiap OPD Karanganyar semakin berkualitas,”ujarnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20191207-WA0033

24 Stand Semarakkan Publikasi Pameran Pendidikan Masyarakat

Karanganyar

Kominfo

Pameran Publikasi Pendidikan Masyarakat yang akan berlangsung selama dua hari 7 sampai dengan 8 Desember di Palur Plasa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar menggelar pameran produk pendidikan masyarakat di Palur Plasa, (7 s/d 8/12/2019).

Dalam kegiatan ini 24 stand dari lembaga kursus dan pelatihan dan lembaga pendidikan lainnnya ambil bagian menyemarakkan pameran.

Pameran produk pendidikan masyarakat ini diikuti 24 peserta baik dari lembaga kursus dan pelatihan dan lembaga pendidikan lainnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Sularno dalam laporannya mengatakan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan produk produk pendidikan dari beberapa lembaga pendidikan maupun pusat kegiatan belajar masyarakat. Sehingga nantinya mampu memacu untuk setara dengan pendidikan formal.

“Ini menjadi kesempatan lembaga pendidikan non formal untuk mengenalkan produk keunggulannya,”katanya.

Selain itu, pameran produk pendidikan bertujuan untuk menumbuh kembangkan kemampuan peserta didik, pendidik dan satuan pendidikan terhadap hasil karyanya.

Sementara itu Wabup Karanganyar Rober Cristanto mengapresiasi kegiatan pameran produk pendidikan ini. Sebab pendidikan memerlukan ruang ekspresi dan bukan hanya membahas konsep-konsep teoritis saja. Menurutnya pendidikan membutuhkan aksi nyata yang berdampak langsung pada peserta didik dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan ada masukan atau evaluasi untuk pendidikan di Karanganyar. Sehingga nantinya mampu menciptakan SDM unggul dan berintegritas,”katanya.
Demikian Diskominfo (tgr/dn/ind)

Read More
IMG-20191206-WA0026

Bupati Karanganyar Serahkan SK IMB pada 144 Masjid di Wilayah Gondangrejo

Kominfo

Simbolis: Bupati serahkan SK IMB kepada perwakilan Takmir Masjid untuk sejumlah 144 Masjid di Kecamatan Gondangrejo, Jum’at 6/12.

Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan Surat Keputusan (SK) Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada 144 Masjid di Kecamatan Gondangrejo, Jumat (6/12) siang. Bupati pun meminta tempat ibadah harus tertib secara hukum sebagai pencegah timbulnya masalah.

Penyerahan SK IMB pada tempat ibadah dilakukan Bupati Karanganyar Juliyatmono, usai mengikuti Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Mustaqim Dusun Cinet Desa Bulurejo Kecamatan Gondangrejo. Penyerahan SK IMB ini bertujuan agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berpesan agar semua tempat ibadah memiliki badan hukum. Karena dengan memiliki kekuatan hukum atau mengantongi izin pendirian bangunan dapat mencegah terjadinya sengketa lahan.

“Tempat-tempat ibadah harus tertib secara hukum dan memenuhi ketentuan yang ada,”katanya.

Ditambahkannya tempat ibadah khususnya Masjid-Masjid besar harus telah berbadan hukum. Karena Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah umat muslim di masing-masing.

“Bangunan atau tempat ibadah harus memiliki legalitas.Kita akan bantu mengurus untuk kepemilikan IMB,”pungkasnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind/an)

Read More
DSC_4544

Bupati Juliyatmono Optimis Kabupaten Karanganyar Terbaik Di Uji Publik PPID Utama

Bupati Karanagnyar H. Juliyatmono saat mempresentasikan materi Uji Publik dihadapan penilai dalam Uji Publik PPID Utama Kabupaten / Kota Provinsi Jawa Tengah Di Gedung Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung, Rabu(20/11/19)

Karanganyar – 20 November 2019

Pemeringkatan badan publik di Provinsi Jawa Tengah  tahun  2019 telah memasuki tahap akhir. Uji publik  keterbukaan badan  publik di gelar oleh Komisi Informasi Propinsi Jawa Tengah di gedung Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapat jadwal presentasi dalam uji publik pada hari Rabu, 20 November 2019, satu panel dengan Kabupaten Batang, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Pemalang.

Hadir langsung pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Drs.H. Juliyatmono, MM didampingi oleh Kabag Hukum Zulfikar Hadidh, S.H, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Dwi Cahyono, S.Sos, M.Si serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. Bachtiyar Syarif. Bupati Karanganyar  dihadapan lima panelis diantaranya dari Komisi Informasi, Kemendagri, dan perwakilan Wartawan, mengusung tema Karanganyar Menuju SmartCity, Keterbukaan Informasi Berbasis Teknologi Informasi.  Bahwasannya inti dari keterbukaan informasi publik adalah dalam rangka mempertanggungjawabkan kinerja pemerintah kepada masyarakat yang telah memilih atau memberikan amanat kepada Bupati untuk memimpin Karanganyar.

Dukungan terhadap keterbukaan informasi publik melalui  teknologi informasi baik berupa website, media sosial atau aplikasi-aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam memberikan pelayanan, diharapkan tetap mempertimbangkan  sisi lokalitas, kearifan lokal, dan tidak mematikan entitas lokal yang telah mapan sebelumnya. Sebagai contoh, saat ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan meresmikan aplikasi online Semarak, akronim dari Sistem Online Pasar Rakyat Karanganyar.

Bupati Juliyatmono saat menjawab pertanya para panelis usai presentasi

Semarak hadir untuk memfasilitasi UMKM atau pelaku ekonomi di Karanganyar dalam mempromosikan produk-produknya, tanpa mematikan pasar konvensional yang telah ada. Semarak bersifat ekslusif dengan mensyaratkan penjual adalah warga masyarakat Karanganyar yang dirujuk dari NIK terkoneksi dengan data kependudukan Disdukcapil. Aplikasi ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi lokal Karanganyar.

Uji publik ditutup setelah kelima kabupaten/kota menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis. Dari uji publik hari ini, Karanganyar optimis bisa meraih peringkat terbaik se Provinsi Jawa Tengah.(Ard/Tgr)

 

Read More

97 KK Terima Bantuan Bencana Alam

Karanganyar,

Sebanyak 97 kepala keluarga (KK) dari 16 kecamatan di wilayah kabupaten Karanganyar menerima bantuan sosial dan keuangan bagi korban bencana alam, Kamis (28/11).

Korban bencana alam yang terjadi antara bulan Maret hingga Oktober itu diantaranya adalah kebakaran, dan angin puting beliung.

Secara keseluruhan bantuan sosial yang diserahkan Bupati Juliyatmono di pendopo rumah dinas Bupati itu sejumlah Rp 256, 5 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Bambang Jatmiko dalam laporannya mengatakan, dari jumlah 34 KK tersebut terbagi menjadi beberapa kategori kerusakan seperti rusak ringan 51 KK rusak sedang 27 KK dan rusak berat 11 KK.

“Semoga adanya pemberian bantuan sosial itu dapat memberikan semangat untuk kembali mandiri. Ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah guna mengurangi beban kepada masyarakat yang terkena bencana,” ungkapnya.

Pihaknya juga menambahkan dengan peralihan musim kemarau ke penghujan, semua warga dan relawan diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana puting beliung dan tanah longsor. Karena beberapa wilayah Karanganyar masuk dalam zona merah bencana longsor.

“Satgas dan relawan BPBD harus siap selalu siaga akan potensi bencana alam yang terjadi di peralihan musim ini. Saling berkoordinasi dan bekerja sama dalam mengatasi bencana yang terjadi,”pungkasnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-27 at 10.05.47

Gebyar Seni Sambut Peringatan HDI

 

KOMINFO

Peringatan HDI Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah, 27/11/2019.

Karanganyar,

Gebyar Seni penyandang disabilitas digelar di Monumen Bu Tien Soeharto, Jaten, Karanganyar, Rabu (27/11/2019). Dalam kegiatan ini sejumlah kaum disabilitas menunjukkan kemahirannya di bidang seni.

Menyambut Hari Disabilitas Internasional(HDI) 3 Desember mendatang, Dinas Sosial menggelar Gebyar Seni penyandang disabilitas. Beragam kegiatan menyemarakkan acara mulai dari pertunjukkan seni tari, barongsai,
pantomim hingga sosialisasi sim D untuk kaum disabilitas. Dalam kegiatan diikuti 350 peserta mulai dari kaum disabilitas petugas PMI dan kepolisian.Turut hadir Bupati Karanganyar,Juliyatmono.

Kepala Dinsos Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan kegiatan ini sebagai selain menyambut Hari Disabilitas Internasional, juga membuka wawasan masyarakat akan potensi para kaum disabilitas.

“Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan pada masyarakat akan potensi dari kaum disabilitas, perlindungan hak kaum disabilitas dan menggugah kepedulian terhadap kaum disablitas,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengajak para kaum disabilitas tetap semangat dan bergembira di tengah keterbatsan fisik. Pemkab Karanganyar sendiri akan berupaya pembangunan fisik di Karanganyar akan ramah disabilitas sehingga dapat dimanfaatkan para kaum disabilitas.

“Semua harus semangat. Kami akan mengusahakan membangun sarana dan prasarana yang ramah difabel,”ujarnya. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan berupa Kartu Identitas Anak (KIA), kaki palsu, kursi roda dan alat pendengaran untuk para penyandang disabilitas. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Karanganyar.

Demikian Diskominfo (hr/dn/ind)

Read More
IMG-20191202-WA0048

Sambut Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Matesih Gelar Tasyakuran

Peringatan HUT PGRI di RM. Watu Jodo, Matesih.

Karanganyar,

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Matesih menggelar tasyukuran di Rumah Makan Watu Jodo Matesih, Sabtu (23/11) siang kemarin. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian untuk menyambut Hari Guru Nasional 25 November mendatang.

Kegiatan tasyukuran dihadiri para pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Matesih. Sebelumnya rangkaian kegiatan telah dilangsungkan menyambut Hari Guru Nasional diantaranya lomba karawitan, pentas seni dan kegiatan sosial.

Sekretaris PGRI Karanganyar, Sri Wiyanto mengatakan peranan guru sebagai pendidik sangat strategis.
Karena itu guru sebagai ujung tombak pembangunan Sumber Daya Manusia(SDM) dapat meningkatkan profesionalisme dengan mengembangkan kapasitas dan potensi diri.

“Guru harus terus belajar mengingat perkembangan teknologi informasi sangat pesat. Karena guru merupakan agen agen transformasi penguatan pendidikan di Karanganyar,”katanya.

Ditambahkannya pihaknya pun berharap para guru di Kabupaten Karanganyar lebih fleksibel, kreatif, menarik. Dengan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan diharapkan mampu menghidupkan suasana belajar.

“Guru sekarang harus lebih kreatif dalam memberikan materi pelajaran. Sehingga pendidik dapat mengambil peran yang lebih dari sekedar mengajar, tetapi juga mengelola belajar siswa,”tambahnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20191120-WA0002

Bupati dan Istri dikukuhkan sebagai Ayah Bunda Genre

Sambutan dan Arahan oleh Bupati Karanganyar

 

 

 

 

 

Karanganyar,

Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar melakukan sosialisasi program genre (generasi berencana) gedung kelurahan Tegalgede, Selasa (19/11). Dalam kegiatan tersebut juga mengukuhkan Bupati Karanganyar dan istri sebagai ayah dan bunda genre.

Sosialisasi program genre terus dilakukann Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Dalam kegiatan ini dihadiri Bupati Juliyatmono, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah dan puluhan warga.

Kepala BP3AKB Kabupaten Karanganyar Ani indriastuti mengatakan program genre (generasi berencana) merupakan program ketahanan keluarga terencana mulai dari pendidikan, karir hingga pernikahan. Sehingga dengan program ini para orang tua mampu menciptakan generasi berperilaku sehat dan terencana.

“Program genre sendiri merupakan upaya membentuk generasi muda yang mampu mempersiapkan perencanaan masa depan, salah satunya adalah persiapan mengelola keluarga,”ujarnya.

Kepala BKKBN Pemprov Jateng, Wakino mengapresiasi program genre di Kabupaten Karanganyar. Diharapkan melalui program ini mampu menjadi pengendali bagi remaja untuk menghindari gaya hidup tak sehat.

“Semoga dengan program genre mampu memberikan pemahaman mengenai perencanaan keluarga sehat dan mandiri. Sehingga akan muncul generasi beradab yang mampu membangun bangsa dan negara lebih baik,”katanya.

Senada juga diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono. Pihaknya juga menyambut positif program generasi berencana. Bupati pun meminta para generasi muda dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat serta para orang tua mampu menjadi teladan bagi anak-anaknya.

” Hidup harus terencana dengan baik. Para orang tua pun harus mampu menjadi panutan serta menjaga anak agar terhindar dari gaya hidup dan pergaulan tak sehat,”pesannya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More