Category: Pemerintahan

POLRES KARANGANYAR : 11 Perwira Polres Dirotasi

Sebanyak 11 perwira di jajaran Polres Karanganyar dirotasi. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Mapolres Karanganyar, Rabu (3/7/2013) sekitar pukul 13.00 WIB.

 Para perwira yang dimutasi antara lain Wakil Kepala Polres Karanganyar, Kompol Sigit Adi Wuryanto  menjadi Pamen Polda Jateng. Posisinya diisi oleh Kompol Sarini yang sebelumnya menjabat Kabag Sumda Polres Solo. Kasatreskrim Polres Karannganyar, AKP Fadli menjadi Kanit silaka Ditlantas Polda Jateng. Posisinya diisi AKP Agus Sulistianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Grogol Polres Sukoharjo.

 Sementara ada tiga kapolsek di jajaran Polres Karanganyar yang turut dirotasi antara lain Kapolsek Matesih, AKP Hery Ekanto dipindah menjadi Kapolsek Karangpandan. Sementara AKP Sutami yang menjabat sebagai Kapolsek Karangpandan dipindah sebagai Kasubbag bin ops bag ops Polres Karanganyar. Sedangkan posisi Kapolsek Matesih diisi AKP Joko Pujiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Jumapolo.

 Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan rotasi yang dilakukan tersebut sebagai penyegaran agar kinerjanya lebih maksimal. Para perwira yang mengemban jabatan baru tersebut diminta agar bekerja lebih maksimal.  “Saya harap para perwira yang dirotasi tetap menjunjung profesionalisme dalam bekerja. Tantangan ke depan lebih berat,” ujarnya, Rabu.

 Para perwira yang dirotasi diminta segera melakukan adaptasi dengan lingkungan barunya. Adaptasi harus dilakukan agar kinerja dapat ditingkatkan untuk menjaga kondisi keamanan agar tetap kondusif.

 Kapolres juga menyinggung aksi sweeping menjelang bulan puasa, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang mengetahui tempat-tempat maksiat segera melapor ke aparat kepolisian. Pihaknya tak segan-segan menindak organisasi kemasyarakatan (ormas) yang nekat melakukan sweeping di tempat-tempat hiburan.

 “Saya adalah panglima amar maruf nahi mungkar, jika nekat melakukan sweeping hadapi saya dulu. Kami akan menggandeng elemen masyarakat,” tambahnya.

sumber : http://www.solopos.com/2013/07/04/polres-karanganyar-11-perwira-polres-dirotasi-422462

Read More

Gaji Ke-13, Tingkatkan ZIS

Sekretari Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan basiz, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan bazis, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Karanganyar, Senin (01/07/2013)

Turunnya Gaji ke-13 pada bulan ini diprediksi bisa meningkatkan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) di Karanganyar. Peningkatan capaian ZIS juga dimungkinkan berasal dari bertambahnya masyarakat yang beramal di bulan Ramadan.

Perkiraan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi. Dia menyampaikan, Juli ini gaji ke-13 PNS di jajaran Pemkab Karanganyar akan dicairkan. “Saya ingatkan kembali bahwa bulan Juli PNS Karanganyar akan menerima gaji ke-13, maka akan ada kewajiban ZIS bagi para PNS terlebih lagi bersamaan dengan masuknya bulan puasa,” katanya.

Sekretaris Bazis Karanganyar, Abdul Muid menyebutkan, Ramadan tahun lalu terkumpul dana Rp 280 juta. Dengan melihat turunnya sejumlah tunjangan bagi PNS di Pemkab Karanganyar, pihaknya bisa meningkatkan jumlah ZIS di Bumi Intanpari.

“Kami berharap ZIS bisa terkumpul hingga mencapai 350 juta/ bulan,” kata Muid, Sabtu (29/06). Dia menambahkan, pentashorufan atau penyaluran ZIS 2012 mencapai angka Rp 1,2 miliar. Di mana, Bazis membaginya dalam beberapa kelompok. Khusus pelayanan sosial kemanusiaan dan kesehatan, Bazis menyalurkan Rp 180 juta dan Rp 195 juta untuk peningkatan SDM dan Pendidikan. Di sisi lain,  Bazis juga menyalurkan bantuan di bidang pengembangan ekonomi sebesar Rp 65 juta, bina dakwah Indonesia dan pembangunan tempat ibadah senilai Rp 735 juta serta kesehatan Rp 66 juta.

Rencananya, pada Senin (01/07), pihaknya dan Bazis Sragen diminta mewakili Bazis Jawa Tengah untuk menjadi tim perhitung. Setelah itu, pada Senin (08/07) mendatang Bazis Karanganyar dan Pemkab akan melakukan pawai ta’aruf. “Pawai itu sebagai kegiatan untuk menyambut Ramadan,” katanya.

Hingga Juni 2013, pihaknya sudah menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp 286.751.666. Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2012, nilai tersebut lebih besar. in

Read More

Kementerian BUMN Beli Pabrik-Pabrik di Luar Negeri

(Dari kiri) Utusan Kedutaan Besar Seychelles Niko Barito, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Bupati Karanganyar Rina Iriani hadir dalam ramah tamah dengan petani tebu, Gapoktan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

(Dari kiri) Utusan Kedutaan Besar Seychelles Niko Barito, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Bupati Karanganyar Rina Iriani hadir dalam ramah tamah dengan petani tebu, Gapoktan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Kementerian  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana membeli sejumlah perusahaan di luar negeri sebagai wujud ekspansi Indonesia ke luar negeri. Salah satunya dengan membeli pabrik semen di Vietnam.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat melakukan kunjungan ke Karanganyar, Kamis (27/6) malam. Dia mengungkapkan, saat ini melakukan pembicaran bilateral dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang berkenaan pembelian pabrik semen di negara tersebut.

“Setelah dari Karanganyar, saya mengadakan pembicaraan dengan Presiden Vietnam berkaitan pembeliaan pabrik semen dan membahas hubungan ekonomi,” jelas Dahlan Iskan, saat berkunjung Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) malam.

Dahlan juga menjelaskan, dulu pihak asing masih membeli perusahaan di dalam negeri, kini saatnya kita gantian membeli perusahaan di luar negeri, jadi dibalik, dengan melakukan ekspansi ke luar negeri. Selain di Vietnam, perusahaan BUMN juga telah membuka sejumlah Kantor Bank dan membeli Perusahaan Telekomunikasi di Timor Leste. Selain itu juga membeli tambang di Myanmar.

“Tahun lalu, pabrik semen Indonesia telah menjadi pabrik semen terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya.

Kemudian salah satu perusahaan BUMN akan membeli peternakan sapi satu juta hektar di Australia. Memelihara sapi di sana itu murah dan harga daging Rp 20.000 / kilogram, sedangkan di Indonesia Rp 90.000/ kilogram. Di Indonesia membesarkan anak sapi menelan biaya sekitar empat juta rupiah sampai umur dua tahun, sedangkan di Australia hanya satu setengah juta rupiah.

“Tetapi untuk menggemukan sapi murah di Indonesia, nantinya akan di kombinasikan. Tahun ini melakukan transaksi,” ungkap Dahlan.

Yang tak kalah menarik dalam dialog santai itu. Dia menuturkan setelah berkunjung ke Karanganyar dan makan durian yang luar biasa enaknya beberapa waktu lalu,  membuat dirinya terkesan.

“Tetapi bukan duriannya, yg penting menjadi inspirasi dari durian Karanganyar, sehingga membuat keputusan bahwa BUMN menanam durian sebanyak-banyaknya di lahan 3.000 hektar di Jawa Barat,” jelas Dahlan.

Hal itu didasari karena dirinya merasa prihatin dengan membajirnya buah impor dari Tiongkok. Ia merasa heran dan tidak masuk akal, pasalnya disana tanahnya tidak bisa untuk menanam buah tropik tetapi justru bisa ekspansi.pd 

Read More

Bupati Rina Iriani Kalahkan Dahlan Iskan Lomba Sadap Karet

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Dalam rangkaian kunjungan Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Dahlan Iskan menyempatkan mengunjungi kawasan perkebunan karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Setelah salat subuh, Dahlan bersama Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengunjungi perkebunan karet, Jumat (28/06) sekitar pukul 05.00 pagi. Di sana rombongan disambut dengan antusias oleh ratusan petani karet dan karyawan perkebunan.

“Sungguh luar biasa, berada di kawasan ini saat pagi buta. Jujur saja, ini merupakan pengalaman pertama bagi saya menyadap karet,” ungkap Dahlan Iskan.

Kemudian, Dahlan  langsung meminta seorang mandor untuk diajari bagaimana cara menyadap karet. Merasa sudah bisa menyadap Dahlan langsung mengajak Bupati Karanganyar, Rina Iriani,  berlomba menyadap karet dengan juri para mandor.

“Saya minta Bupati Rina untuk berlomba menyadap karet,” jelasnya.

Dahlan dan Bupati Rina pun berlomba menyadap karet. Sorak-sorai hadirin membahana menyemangati keduanya. Tak lama setelah selesai menyadap, akhirnya Dahlan pun kalah dalam lomba ini. Sadapan dia banyak melukai pohon dan tidak teratur.

Bupati Rina menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada kalah menang tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang menteri seperti Dahlan Iskan inilah yang diperlukan rakyat.

“Menteri yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini. Sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” ujar  Rina.pd

Read More

Dahlan Nikmati Angkringan di Karanganyar

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Begitu tiba dari Jakarta di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) pukul 20.55 WIB, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan disambut oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani dengan sajian berbagai macam makanan kuliner tradisional.

Ada berbagai macam makanan tradisional yang disajikan ala angkringan , wedang jahe, ataupun kare ayam. Bahkan Dahlan Iskan sangat menikmati jamuan makan malam yang tradisional.

“Wedang jahenya enak, apalagi nasi kucingnya. Sungguh luar biasa nikmatnya,” ucap Dahlan dihadapan Bupati Rina dan hadirin yang memadati Pendopo.

Dia mengungkapkan, sangat ingin bertemu dengan masyarakat Karanganyar. Di saat akan datang ke Bumi Intanpari, ternyata terlebih dahulu menyambut kedatangan Presiden Vietnam di Jakarta. Kemudian Dahlan meminta pengunduran jadwal pembahasan bilateral, sebab di Karanganyar sudah ditunggu masyarakat.

Dalam dialog santai, Dahlan mendengarkan keluhan petani tebu yang mengaku produksinya menurun. Petani tebu yang dipanggil, salah satunya mengatakan kerugian yang ia alami. Mengetahui hal itu, Dahlan pun heran kenapa petani tebu bisa merugi.

“Petani tebu di Indonesia itu bergembira, karena meraih untung, tetapi kenapa bapak merugi? Saya akan pelajari hal itu. Apa penyebabnya, harus buka-bukaan” ungkapnya.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam dialog santai itu mengungkapkan sangat senang dengan kedatangan Dahlan Iskan, dengan kesibukan yang luar biasa bisa menyempatkan datang menemui masyarakat Karanganyar.

“Saya merasakan kedatangan Pak Dahlan kesini sangat ditunggu-tunggu  masyarakat Bumi Intanpari. Terlihat sangat santai menikmati sajian makanan tradisional,”jelas Bupati Rina.

Pada kesempatan itu, juga hadir Utusan Kedutaan Besar Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, Dirut PTP IX, Adi Prasongko, Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Wakil Ketua DPRD Rohadi Widodo, Juliyatmono, Muspida, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Petani Tebu, serta Gapoktan.

“Kami menawarkan kerja sama antar Karanganyar dengan Seychelles. Di sini banyak potensi produk lokal yang dapat ditawarkan. Agar bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Nico.pd        

Read More

Satpol PP Diminta Tetap Sigap Dalam Tugas

Satpol PP tetap konsisten dalam menjaga citra dan wibawa melalui tugas serta fungsi

Satpol PP tetap konsisten dalam menjaga citra dan wibawa melalui tugas serta fungsi

Karanganyar, Selasa (25/06/2013)

Dalam era keterbukaan sekarang ini, pemerintah selaku penyelenggara negara dituntut untuk senantiasa sigap dalam mengemban amanat, tugas, dan kewajibannya.

Untuk itu, seluruh instrumen penyelenggara negara harus lebih tanggap untuk merespon berbagai tuntutan masyarakat dan melayani mereka dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan peraturan, tugas pokok dan fungsinya.

“Peran menjaga, melindungi, ketentraman dan ketertiban masyarakat tentu diarahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai salah satu institusi pengemban tugas pokok dan fungsi penjaga ketentraman dan ketertiban di level bawah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat membuka Pembinaan Kepala Seksi Tramtib Kecamatan dan Satpol PP se Bakorwil II Surakarta, di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Selasa (25/06) pagi.

Samsi memberikan arahan agar dalam melaksanakan tugas dan fungsi Satpol PP mengedepankan pendekatan partisipatif, yaitu melaksanakan tugas ketertiban dan ketentraman masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan memberi ruang bagi seluruh unsur masyarakat.

“Hendaknya membuka keran demokrasi untuk secara transparan berdiskusi dan menampung partisipasi masyarakat sehingga mendapatkan informasi akurat untuk mengambil kebijakan terbaik terhadap persoalan yang ada,” ujarnya.

Selain itu juga strategi komunikasi yang baik, dibutuhkan agar tercipta keselarasan bersama, meningkatkan kesepahaman dan persamaan persepsi, serta pada akhirnya membawa kepada keharmonisan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, antara sesama anggota masyarakat, serta antara sesama institusi pemerintah.pd

Read More
DSC_0006

Sosialisasi Tahapan Pemilu

DSC_0006Karanganyar. Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sedang membaca Tahapan Pemilu Bupati Karanganyar 2013, di Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin (24/06). Adapun tahapannya yakni Pendaftaran Bakal Pasangan Calon dimulai 22-28 Juni 2013, penetapan DPT pada 3 Agustus 2013, Kampanye 5-18 September 2013, dan pemungutan suara 22 September 2013.

Read More

PILKADA KARANGANYAR : Hari Ini, KPU Buka Pendaftaran Bakal Cabup-Cawabup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar membuka pendaftaran bakal calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar yang diusung partai politik (parpol) atau gabungan parpol mulai Sabtu (22/6/2013). Masa pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka selama sepekan hingga Jumat (28/6/2013) malam.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, mengatakan sesuai surat keputusan (SK) Kpu Karanganyar No 2/2013 bahwa parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup wajib memenuhi persyaratan minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada pemilihan legislatif (Pileg) 2009 lalu yakni 67.171 suara.

“Minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada Pileg 2009 lalu, itu syarat mutlak parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup.

Pihaknya bakal membuka pendaftaran bakal cabup-cawabup mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Saat hari terakhir, pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Para bakal cabup-cawabup yang telah mendaftar bakal mengikuti beberapa tahapan pelaksanaan Pilkada antara lain tes kesehatan.

Pihaknya telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau MoU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Karanganyar. Rencananya, tes kesehatan para bakal cabup-cawabup bakal dilaksanakan 29 Juni-3 Juli di RSUD Karanganyar.

“Tes kesehatan dilakukan langsung oleh tim dokter dari IDI. Mereka yang lebih mengetahui tentang tes kesehatan secara teknis,” jelasnya.

Penetapan cabup-cawabup yang akan bertarung pada pesta demokrasi terbesar di Bumi Intanpari pada 4 Agustus. Pengundian nomor urut cabup-cawabup dilaksanakan pada 21 Agustus. Masa kampanye Pilkada Karanganyar dilaksanakan mulai awal September selama kurang lebih dua pekan.

Sementara Divisi Pencalonan dan PAW KPU Karanganyar, Kharis Triyono, menjelaskan terdapat tiga formulir yang wajib diisi oleh para cabup-cawabup saat mendaftar yakni formulir pencalonan dari parpol pengusung, kesepakatan dari parpol pengusung dan pernyataan tak akan mengundurkan diri selama penyelenggaraan Pilkada.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More

Karanganyar Optimis Raih WTN

Ketua Tim Penilai WTN saat memberikan paparan hasil penilaian di hadapan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Muspida, dan beberapa Kepala SKPD Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthorium, Kamis (13/06)

Ketua Tim Penilai WTN, Karlo Manik saat memberikan paparan hasil penilaian di hadapan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Muspida, dan beberapa Kepala  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthorium, Kamis (13/06)

Karanganyar, Sabtu (15/06/2013)

Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2013 saat paparan di Ruang Anthorium, Kamis (13/06) menjelaskan berkaitan kondisi fasilitas umum, rambu lalu lintas, dan kedisiplian pengguna jalan.

Ketua Tim Penilai WTN, Karlo Manik dalam paparannya menjelaskan kedisiplinan berlalu lintas sudah cukup baik. Pejalan kaki juga sudah menyeberang di zebra cross yang disediakan.

“Dari pengamatan kami, para pengguna kendaraan roda empat telah menggunakan sabuk keselamatan dan untuk roda dua sudah memakai helm,” jelas Karlo Manik.

Karlo Manik juga menambahkan untuk zebra cross dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) diharapkan bisa segera ditambah.

Tim penilai dari Kementerian Perhubungan dan Dishubkominfo Provinsi Jawa Tengah juga mengamati kebersihan terminal. Karlo menjelaskan  kebersihan yang ada sudah dinilai lumayan baik.

“Untuk halte masih kurang walaupun yang sudah ada saat ini dalam kondisi baik,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengaku optimistis Karanganyar akan kembali meraih penghargaan WTN tahun ini yang akan diberikan pada 17 September mendatang. “Secara umum sudah bagus. Yang menonjol yakni dari pelayanan. Jika ada kekurangan, itu hal lumrah. Kekurangan itu tidak signifikan.  ” jelas Bupati Rina Iriani. pd

Read More

Pelantikan Da’i Kamtibmas dan Pengukuhan Formeka

DSC_0031Karanganyar. Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik 372 Da’i Kamtibmas Polres Karanganyar yang  berasal dari 17 Kecamatan, selain itu juga mengukuhkan Forum Mediasi Karanganyar (Formeka), di Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (14/06) pagi. Para da’i ini berperan penting ikut menciptakan kondusifitas wialyah yang aman dan damai.

Read More