Category: Pemerintahan

DSC_9422

Juliyatmono : Melalui Olahraga, Kita Bersatu Memajukan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (Kacamata Hitam) menyerahkan Piala Juara Bertahan kepada Ketua Panitia Porkab II Karanganyar Tahun 2017

Karanganyar  Kabupaten Karanganyar kembali adakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang akan berlangsung tanggal 19 sampai dengan 23 September. Pada Upacara pembukaan yang diadakan di Stadion 45, Selasa Sore (19/9) hadir dan membuka secara langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Pada Porkab kali ini akan dipertandingkan 8 Cabang Olahraga dan 39 Nomor Pertandingan yang akan memperebutkan 120 medali emas, 120 medali perak dan 240 medali perunggu. 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar menerjunkan seluruh atletnya sejumlah 1802 dan  340 official / pelatih.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia Porkab 2017 karena penyelenggaraan Porkab kedua Kabupaten Karanganyar tahun ini meningkat dari kualitas dan kuantitas.

“Semoga ini menjadi wujud kesungguhan kita untuk memajukan Kabupaten Karanganyar”, kata Juliyatmono

Olahraga sebagai salah satu upaya membentuk warga Negara yang berkarakter kuat, karena didalamnya ada sportivitas, kejujuran dan kesungguhan untuk menampilkan yang terbaik. Selain itu, olahraga merupakan ajang bersilaturahmi satu dengan yang lainnya.

“Dalam Porkab ini saya datangkan juara dunia bulutangkis asli warga Karanganyar,  Rian Agung Saputra yang kemarin meraih medali perak ganda putra kejuaraan World Championships di Skotlandia”, ujar Juliyatmono

Lebih lanjut Juliyatmono mengajak para atlet untuk terus belajar dan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam mengharumkan nama Karanganyar, terkhusus Bangsa Indonesia dikancah internasional.

Sementara itu Ahmadi Slamet Wakil Ketua Koni Karanganyar dalam laporannya mengatakan bahwa 8 Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan antara lain Tae Kwon Do yang bertempat di GOR R.M. Said, Pencak Silat bertempat di GOR Punakawan, Bola Voli bertempat di Lapangan Setda Karanganyar, Futsal di GOR AMS Karanganyar, Sepakbola di Stadion 45 dan Komplek GOR R.M. Said, Bulu Tangkis di GOR Nyi Ageng Karang, Tenis Meja di GOR R.M. Said serta Atletik di Stadion 45.

Porkab Karanganyar 2017 mengambil tema Budayakan Prestasi Olahraga melalui Porkab II Dalam Rangka 100 Tahun Kabupaten Karanganyar Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0422

Desa Buran Maju LBS Tingkat Propinsi Jawa Tengah

kominfo

Fashion Show hasil pengolahan sampah Desa Buran yang merupakan hasil karya Ibu-Ibu PKK Desa Buran.

Karanganyar  Dengan pengelolaan sampah secara mandiri, Desa Buran Kecamatan Tasikmadu berhak mewakili Kabupaten Karanganyar ke Tingkat Propinsi Jawa Tengah Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS). Dengan slogan Reuse, Reduce dan Recycle, Desa Buran telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST 3R) dan Bank Sampah “Barokah”.

TPST3R Barokah dibangun atas dasar perencanaan masyarakat melalui Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) PNPM Mandiri Perkotaan (sekarang P2KKP) dan bergerak dalam upaya penyadaran keseluruh masyarakat Desa Buran untuk menangani sampah. Masyarakat diajak untuk memilah sampah dengan mengolahnya secara benar dan menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Luas lahan yang dimiliki TPST3R Barokah 7.300m2 dan cakupan wilayah 49 RT 1306 KK serta 459 KK sebagai penabung di Bank Sampah Barokah telah memiliki SK Bupati Karanganyar.

Tim verifikasi dari Propinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3A DALDUK KB), Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil), Dinas Lingkungah Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Pokja 4 TP. PKK Propinsi Jawa Tengah  Senin Pagi (18/9) melakukan verifikasi lapangan dan sebelumnya diterima Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik atas masuknya Desa Buran sebagai nominasi Lomba LBS tingkat Propinsi Jawa Tengah bersama 2 Kabupaten Lainnya. Kabupaten Karanganyar siap membangun Desa Buran supaya dapat juara di Tingkat Propinsi dan Nasional.

“Kabupaten Karanganyar juga telah memiliki program One Day No Smooking dihari Senin, himbauan untuk tidak merokok tersebut berlaku diseluruh wilayah Kabupaten Karanganyar”, kata Rohadi Widodo didepan tim verifikasi dan hadirin.

Sementara itu Ketua Tim verifikasi dari Provinsi Jateng, Elly Sugardini melaporkan bahwa Kabupaten Karanganyar setelah penilaian administrasi beberapa waktu lalu terpilih masuk nominasi bersama 2 Kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Demak dan Kabupaten Banyumas. Dari 3 nominasi tersebut akan dipilih satu pemenang mewakili Propinsi Jawa Tengah maju dalam lomba yang sama ditingkat nasional. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_5559

Bentuk Generasi Berkarakter, Ganjar Himbau Guru Perkuat Ajaran Budi Pekerti

KOMINFO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis di Aula SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/09).

Karanganyar, Senin 18 September 2017

Menurunnya moral generasi muda terutama kalangan pelajar saat ini menjadi perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Untuk itu sekolah diminta agar menanamkan pendidikan berkarakter bagi para siswa sejak dini.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo ketika berkunjung di SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/9/2017) sore kemarin kepada para siswa, para pendidik dan Kepala Sekolah.

“Guru harus menjadi teladan bagi para siswa dan upayakan selalu memberikan pelajaran secara dialogis,”tuturnya. Dalam kesempatan tersebut Ganjar meminta para tenaga pendidik juga bukan hanya mencetak prestasi akademik. Para pengajar juga harus mampu menghasilkan generasi cerdas dan berkarakter.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Tanamkan nilai-nilai Pancasila serta semangat kebangsaan pada para siswa,”pesannya.

Ganjar juga menambahkan pihak sekolah diminta transparan dalam pengelolaan anggaran sekolah sehingga para murid dan wali murid mengetahui peruntukan dana atau iuran yang ditarik dari sekolah. Karena untuk kemajuan sekolah perlu adanya sinergi dari pengelola sekolah, para pendidik, siswa dan wali murid.

“Kelola keuangan secara terbuka dan ciptakan suasana belajar dengan lebih banyak diskusi,”pungkasnya. Pada kesempatan tersebut diberikan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu dan berprestasi dengan besaran masing-masing Rp 2.400.000/th.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
web

Bupati Teken MOU Dengan Polda Jateng Cari Calon Polisi Berbakat

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bupati Karanganyar (dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo) dengan Polda Jawa Tengah oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jawa Tengah.

Karanganyar, Sabtu (16/09/2017)

Bupati Karanganyar meneken MOU dengan Polda Jawa Tengah untuk mencari calon Polisi berbakat dari putra daerah dengan mengadakan Pembinaan dan Latihan Calon Peserta Seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2018.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bupati Karanganyar (dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo) dengan Polda Jawa Tengah oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kamis (14/09) siang. Hal itu sebagai bentuk mencari calon-calon anggota Polri yang berprestasi, unggul dan kompetitif.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, mengatakan setelah lulus diterima menjadi anggota Polri akan dikembalikan ke daerah setempat. Bagi peserta Pembinaan dan Latihan (Binlat) tetap ikut seleksi penerimaan anggota Polri.

“Ini independen, dan bukan jaminan setelah ikut latihan pasti lulus. Tetapi kebanyakan yang lulus itu sudah latihan persiapan dulu,” kata Kapolda Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah juga menjelaskan program Binlat ini merupakan instruksi seluruh Indonesia, namun di Jawa Tengah yang baru siap ada tiga Kabupaten (Jepara, Sukoharjo, Karanganyar).

“Sasaran di Pulau Karimunjawa, dan Pondok pesantren. Nanti akan menyusul Kabupaten/Kota lainnya. Kita mempersiapkan orang-orang yang punya bakat dan potensi tetapi tidak tau latihan apa,” katanya.

Di tempat yang sama Karo SDM Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Rudi Darmoko menjelaskan peserta Pembinaan dan Latihan (Binlat) tidak mendapatkan perlakukan khusus dalam mengikuti seleksi.

“Proses seleksi tetap dilaksanakan dengan prinsip betah, obyektif, unggul dan kompetitif dengan target clear and clean serta bebas KKN,” katanya.

Syarat Calon Peserta Binlat meliputi diutamakan putra daerah yang berusia minimal 16 tahun sampai 19 tahun, duduk di kelas 3 SMA/Sederajat dan atau sudah lulus maksimal 2 tahun, memenuhi standar minimal untuk menjadi anggota Polri, mempunyai minat kuat menjadi anggota Polri dan tidak pernah terlibat tindak pidana/narkoba dibuktikan dengan SKCK.

“Jangka waktu September (proses pencarian calon), Oktober (proses seleksi calon), November(tahun 2017)-Januari (tahun 2018) (Proses Binlat), Februari (proses penilaian dan evaluasi),” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan sangat mendukung adanya pencarian dan Binlat tersebut, sehingga didapatkan calon-calon yang berprestasi, apalagi  jika sudah diterima kembali ke daerah masing-masing.

“Tentunya kami mendukung pencarian calon-calon anggota Polri yang unggul dan berprestasi.Untuk Binlat sudah disiapkan anggarannya,” katanya.(pd)

Read More
DSC_1145

867 Siswa Berprestasi Terima Penghargaan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara “Penyerahan Reward Siswa Berprestasi Bidang Olahraga’ di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (12/9).

Karanganyar, 12 September 2017

867 siswa mendapat penghargaan dari Pemkab Karanganyar. Penghargaan ini diberikan menindaklanjuti pelaksanaan POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) yang telah berlangsung Maret lalu.

Penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo kepada perwakilan siswa siswi berprestasi dibidang olahraga dan seni, Selasa (12/9/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

Wabup dalam sambutannya berharap Kepala UPT memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mencintai olahraga dan seni.

“Bila ada anak-anak kita baik tingkat Kecamatan, Kabupaten maupun Provinsi yang ingin berprestasi dibidangnya masing-masing, untuk selalu disemangati, didorong karena setiap anak memiliki talenta masing-masing,”ujar Rohadi Widodo dihadapan para siswa.

Lebih lanjut ia mengatakan  pemberian reward ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah dan penyemangat anak-anak berprestasi.

Sementara itu, laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkab kepada siswa berprestasi. Diharapkan dari adanya reward ini para pelajar di Karanganyar termotivasi untuk berprestasi.

“Ini bentuk kepedulian pada siswa supaya siswa lain termotivasi untuk berprestasi,”katanya.

Dijelaskannya, untuk besaran penghargaan yang diberikan bervariasi mulai tingkat sekolah dasar sebanyak 637 atlit sampai menengah pertama sebanyak 502 atlit dari berbagai cabang olahraga.

“Anggaran yang diberikan pada anak-anak berprestasi ini sebesar Rp 375 juta. Besar rupiah yang diberikan dipotong pajak enam persen. Pemberian reward dengan ketentuan juara 3 Rp 350 ribu, juara 2 Rp 400 ribu dan juara 1Rp 500 ribu,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_8408

Penyerahan KJS Semester 1 Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan penyerahan bantuan sosial program KJS Semester 1 Tahun 2017

Karanganyar – Kartu Jateng Sejahtera (KJS) di launching Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Agustus 2016 di Kota Magelang merupakan program dari Pemprov Jawa Tengah yang menyasar kepada penduduk miskin non produktif di Jawa Tengah.

Hadir dalam acara penyerahan KJS semester 1 di Kabupaten Karanganyar Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Pimpinan Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, semisal dengan jambanisasi dan pembuatan saluran air bersih kerumah.

“Rumah tidak harus bagus, yang penting sehat”, kata Juliyatmono dihadapan penerima bantuan KJS Semester 1 dan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni dari Kemensos RI di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (12/09)

ditambahkan oleh Juliyatmono, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus berupaya mensejahterakan warganya lewat program-program maupun bantuan sesuai dengan visi misi Bupati Karanganyar 2013-2018.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar Agus Heri Bindarto melaporkan bahwa Kabupaten Karanganyar dalam program KJS Propinsi Jateng mendapatkan kuota 440 penerima bantuan. Dalam semester 1 ini disalurkan 363 KJS dimana penerima bantuan akan diberikan insentif sebesar 250 ribu perbulan yang akan dicairkan setiap enam bulan sekali.

Masih ditempat yang sama diserahkan juga bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebanyak 40 penerima bantuan dengan nominal 15 juta untuk masing-masing penerima bantuan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
web (2)

Bupati dan Empat OPD Raih Penghargaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima penghargaan yang diberikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Karanganyar, Kamis (07/09/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan empat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapat penghargaan dari beberapa kategori penilaian se eks Karesidenan Surakarta.

Penghargaan tersebut antara lain untuk Bupati Karanganyar berupa Kepala Daerah Peduli Insentif Pendidikan Terbaik, Badan Keuangan Daerah (BKD), Kategori Inovasi Pengelolaan Keuangan Terbaik, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Kategori Inovasi Pengembangan Bidang Pariwisata dan Kepemudaan Terbaik,

Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM), Kategori Inovasi Peningkatan Serapan Ternaga Kerja Terbaik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kategori Inovasi Pengelolaan Publikasi Kreatif Program Pembangunan Terbaik.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan langsung untuk Bupati Karanganyar, sedangkan penghargaan untuk OPD diserahkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Condro Kirono, di Hotel Alana, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (06/09) malam, di acara Radar Solo Award 2017.

“Di solo raya sangat inspiratif. Disini banyak kalender even dan di klusterkan untuk ekonomi kreatif, dan membikin masyarakat senang dan kebahagiaan orang,” kata Ganjar Pranowo.

Tak hanya itu saja, Ganjar juga mengapresiasi dan terima kasih kepada Kepala Daerah, karena ide kreatif, inovatif, gotong royong dan kerjasama untuk berpikir bersama memajukan daerah masing-masing.

“Mari kita rawat Indonesia ini bersama-sama. Dan saya sampaikan kepada kandidat yang akan menerima penghargaan ini. Itu bukan untuk dipajang, tapi itu menjadi lecutan kita untuk menjadi juara,” katanya.(pd)

Read More
DSC_7899

Jelang HUT Ke-18, DWP Kabupaten Karanganyar Adakan Lomba Gemu Famire

kominfo

salah satu aksi peserta Lomba Senam Gemu Famire

Karanganyar – Lomba tersebut diikuti oleh 51 kelompok unit Dharma Wanita yang berada di  seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (06/09), tampak peserta dengan antusias mengikuti lomba tersebut mulai dengan menghias kostum sampai dengan penggunaan aksesoris supaya tampil menarik dan memikat dewan juri.

Lomba dibuka oleh Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua DWP Kabupaten Karanganyar, dalam sambutan pembukaannya DWP sebagai organisasi yang anggotanya adalah istri Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan selalu hidup sehat dan bergembira.

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Etty Agus Cipto Waluyo melaporkan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-18 DWP Kabupaten Karanganyar telah diadakan beberapa kegiatan seperti Lomba Merias Diri, Lomba Cerdas Cermat dan Seminar Kecantikan serta kepribadian.

Dijelaskan lebih lanjut, Etty mengatakan pelaksanaan lomba kali ini bertujuan guna memelihara semangat kebersamaan anggota DWP sekaligus menjaga kesegaran mental dan fisik dari padatnya rutinitas kegiatan sehari-hari.

Dewan juri beranggotakan 3 orang dan sebagai juri kehormatan adalah Siti Khomsiyah Juliyatmono serta dr. Hadiasri Widiyasari Rohadi Widodo. Setelah seluruh peserta tampil, berhasil memikat dewan juri dan pengunjung, kelompok dari RSUD Karanganyar menyabet juara pertama diikuti kemudian kelompok dari PDAM Tirta Lawu dan Bank Daerah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_1127

Sistem Geospasial Mempermudah Penegasan Batas Wilayah

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara ‘Temu Kerja Delineasi’ di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/9).

Karanganyar, Kamis 7 September 2017

Peran informasi geospasial dalam proses delineasi batas wilayah administarsi desa dan Kalurahan sangat penting karena pembangunan dimulai dari desa.

Hal tersebut dikemukakan Dodi Sukmayadi selaku Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar pada temu kerja delineasi batas wilayah administrasi desa/kalurahan secara kartometrik, Kamis (7/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Disampaikan, dimana dari Pusat Badan Informasi Geospasial (BIG) dibawah Menteri Perencanaan Pembangunan dan BPS (Badan Pusat Statistik) dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), semua informasi pembangunan tingkat Pusat sampai Provinsi harus berdasar geospasial agar pembangunan tidak saling tumpang tindih, bermanfaat. Adapun persaingan tetap sehat untuk pertumbuhan masyarakat yang sehat pula.

Lebih lanjut ia menjelaskan peran geospasial kedepan untuk meminimalkan aspek kemiskinan dan keterbelakangan.

“Seperti di Kota Medan, Pemerintah disana benar-benar menggunakan Informasi Geospasial. Kotanya menjadi tertib, aman, wilayah-wilayah kumuh sudah tertata dengan baik, persoalan sampah juga dapat dikendalikan,”tuturnya.

Bila desa berdasar geospasial dengan garis yang jelas letak kewenangannya, hal ini akan mempermudah penataan dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta jalur transportasi atau akses lebih mudah.

“Seperti rencana tata ruang dari sinilah peran geospasial. Penentuan dan penegasan batas desa sangat penting. Sekarang Desa dituntut menggunakan informasi geospasial, baik letak puskesmas, sekolah bahkan dana desa pun dapat dilihat. Dengan data geospasial akan mempermudah semuanya, karena BIG menggunakan  foto satelit resumsi tinggi”terangnya.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya sekaligus membuka temu kerja tersebut mengatakan delineasi adalah penggambaran hal penting dengan garis dan lambang yang berwujud dalam bentuk peta.

“Adanya informasi geospasial, siapapun yang ingin berinvestasi dapat berkesinambungan dan tidak ada kesulitan dalam proses,”ujarnya.

Ditambahkannya, geospasial akan mempermudah batas wilayah, potensi dimasing-masing wilayah tersebut dan meningkatkan sektor ekonomi masyarakatnya.

“Masyarakat harus diberi pemahaman, jangan ribut karena masalah patok tanah, meteran karena sekarang ada sistem foto satelit yang akurat hasilnya,”imbuhnya.

Bupati berharap dilaksanakannya kegiatan ini masyarakat mendapat kepastian dan pelayanan yang baik. Dengan adanya batas-batas wilayah  tidak akan terjadi lagi sengketa tanah dan tentunya menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More