Category: Berita

Aset Desa di Karanganyar Segera Dibebaskan

Sejumlah aset desa berupa jalan dan saluran drainase desa di Karanganyar yang terkena proyek pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (Soker) bakal segera dibebaskan. Pemkab Karanganyar telah mengajukan pembebasan jalan dan saluran drainase desa ke Gubernur Jateng untuk disetujui.

Wakil Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Karanganyar, Any Indrihastuti, mengatakan jalan dan saluran drainase desa yang terkena proyek pembangunan jalan tol Soker terdapat di beberapa titik seperti Desa Wonorejo (Gondangrejo), Waru dan Kemiri (Kebakkramat).
“Sekarang hanya tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur Jateng. Setelah disetujui Gubernur langsung dilakukan ganti rugi,” Selasa (21/5/2013).

Jalan desa di Desa Wonorejo, Gondangrejo seluas 15.499 m2 sementara saluran drainase sepanjang 230 m2. Sementara jalan desa di Desa Waru, Kebakkramat seluas 3.300 m2 dan Desa Kemiri, Kebakkramat seluas 2.496 m2.

Menurutnya, harga ganti rugi aset kas desa tak berbeda jauh dengan harga lahan milik warga. Hanya, proses pembebasan lahannya yang sedikit berbeda. Sebab, pembebasan lahan aset kas desa harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jateng.

“Harganya sama dengan lahan milik warga hanya mekanisme pembebasan lahan yang berbeda,” terangnya.

Soal tanah wakaf yakni Masjid At-Taqwa di Dusun Jetak, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Ani menjelaskan sesuai surat dari Kementerian Agama (Kemenag) bahwa pembebasan lahan masjid tersebut bisa dilaksanakan sambil menunggu surat rekomendasi dari Kemenag.

Hingga sekarang, lahan di Karanganyar yang belum dibebaskan mencapai 28,59 persen. lahan yang belum dibebaskan terdapat di lima desa yakni Kemiri, Kebak, Klodran, Karangturi dan Jeruksawit.

“Kami optimistis pembebasan lahan tol Soker bakal rampung hingga akhir 2013,” jelasnya.

Sementara Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Solo-Mantingan I, Waligi, menjelaskan mayoritas lahan milik warga yang belum dibebaskan karena pemilik lahan ngotot meminta harga ganti rugi di atas harga patokan tim appraisal. Pihaknya masih melakukan pendekatan kepada pemilik lahan agar terjadi kesepakatan terkait harga ganti rugi.

Pihaknya bakal mengundang para pemilik lahan yang belum sepakat dengan harga ganti rugi yang ditawarkan tim appraisal.

Read More
DSC_0009

Lulusan SMK N 1 Karanganyar, Siap Kerja

Kepala SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Kepala Sekolah  SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa kelas XII,  di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Karanganyar, Selasa (21/05/2013)

Sebanyak 486 siswa, kelas XII, SMK N 1 Karanganyar, dilepas setelah menyelesaikan belajar dan menyelesaikan tahapan untuk mencapai kelulusan sekolah, di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05).

Sebelum pengumuman kelulusan pada 24 Mei 2013 mendatang, mereka telah menempuh ujian praktek non produktif, ujian sekolah, ujian nasional utama, dan ujian susulan. Kepala Sekolah SMK N 1 Karanganyar, Tenang Pranata, mengatakan pihaknya optimis kelulusan bisa mencapai 100 persen, seperti tahun kemarin.

“Dengan pembelajaran yang kami berikan, optimis siswa dapat lulus 100 persen,” jelas Tenang Pranata. Dia juga menambahkan, sebanyak 15 siswa telah lulus seleksi untuk bekerja di Batam, dan 30 siswa ke Malaysia, tetapi masih dalam proses. “Lainnya, sebanyak 40 persen akan melanjutkan ke bangku kuliah,” kata nya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat menghadiri acara tersebut mengatakan, SMK sebagai lembaga pendidikan formal yang berorientasi pada keahlian yang spesifik untuk memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap sebagai lulusan siap kerja, diorientasikan untuk mencetak tenaga-tenaga muda profesional yang siap mengisi dunia kerja.

“Kembangkan jiwa wirausaha, banggalah ketika kalian kelak mampu meraih sukses, sehingga dapat berperan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Rina Iriani. pd    

Read More

Tiga Kecamatan di Karanganyar Rawan Kebakaran

Tiga kecamatan di wilayah Karanganyar rawan terkena bencana kebakaran selama musim kemarau. Ketiga kecamatan itu yakni Jaten, Kebakkramat dan Gondangrejo yang menjadi zonasi industri dan pabrik. (more…)

Read More
DSC_0019

Kejuaraan Nasional Paralayang

Paralayang

Paralayang

Karanganyar, Minggu (19/05/2013) Seorang atlet Paralayang sedang mencoba tepat mendarat di lingkaran yang sudah ditentukan, dalam Kejuaraan Nasional Paralayang, di Bukit Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/05). Kejurnas itu diikuti sebanyak 80 atlet dari 10 Propinsi, dan berlangsung 17-19 Mei 2013.

Read More
DSC_0019

Tabung Elpiji Masih Langka, Bupati Rina Adakan Sidak

Bupati Karanganyar Rina Iriani, adakan sidak tabung elpiji, di wilayah Kecamatan Kebak Kramat, Jumat (17/05)

Bupati Karanganyar Rina Iriani, adakan sidak tabung elpiji, di wilayah Kecamatan Kebak Kramat, Jumat (17/05)

Karanganyar, Sabtu (18/05/2013).

Untuk kali kedua, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pangkalan elpiji ukuran tiga kilogram dan toko di wilayah Kecamatan Kebak Kramat kemarin siang, Jumat (17/05). Langkah ini dilakukan lantaran pasca Sidak, Selasa (14/05) lalu, masih ada kelangkaan salah satu bahan bakar itu.

Dirinya mengaku kecewa dengan lantaran apa yang disaksikannya di SPBE, agen, dan pangkalan menunjukkann tidak ada yang salah. Artinya, tidak ada pengurangan kuota atau pembatasan. Di sejumlah  tempat yang dia kunjungi tetap melakukan kegiatan seperti biasa. Hanya saja, saat berada di wilayah pengecer dan konsumen, warga justru kesulitan mendapatkan elpiji ukuran tiga kilogram. “Masak ketika stok dari SPBE dikatakan normal bahkan stoknya ditambah 50 persen. Dari agen juga mengambil semua stok, tetapi kenapa sesampainya di pangkalan dan pengecer kosong? Kalau seperti ini jelas ada yang menimbun,” kata dia.

Dia pun meminta kepada diagendakan, untuk memanggil para agen dan pemilik pangkalan. “Tolong segera diagendakan pertemuan bersama sejumlah pihak terkait. Saya ingin mendengar penjelasan secara langsung, laporan saja tidak cukup. Saya ingin tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi,” lanjutnya. pd

 

Read More
DSC_0036_2

PGRI Karanganyar Adakan Konferensi Kerja

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Karanganyar, Jumat, (17/05/2013)

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar menggelar Konferensi Kerja Tahun Keempat Masa Bakti XX, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05). Konferensi ini digelar untuk meningkatkan peran guru dalam menegakkan kode etik guru Indonesia untuk menjadi guru yang profesional dan bermartabat.

Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi, saat membacakan sambutan Subagyo Brotosedjati, Ketua PGRI Jawa Tengah, mengatakan guru sebagai profesi di Indonesia telah diakui secara sah yang semestinya mempunyai satu organisasi tunggal.

“Organisasi inilah yang menjadi wadah bagi guru dalam berorganisasi, sehingga guru dapat mengekspresikan berbagai permasalahan seperti hasil pemikiran, pendapat, hasil penelitian dan segala sesuatu yang berkaitan dengan guru dan pendidikan,” kata Widadi.

Selain itu, organisasi bagi guru ini harus bersikap netral dan bebas dari politik. Mengingat pada tahun ini dan 2014 nanti merupakan tahun politik.

“Guru mempunyai hak pilih, tetapi tentunya harus bersikap netral. Maka dari itu PGRI sebagai wadahnya tetap menjaga komitmen dalam netralitas,” kata Widadi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, dalam sambutannya mengatakan, Konferensi Kerja PGRI merupakan kegiatan rutin  tahunan dan  momen yang sangat penting dalam kerangka manajeman organisasi PGRI mengemban misi-misinya.

“Forum komunikasi seperti ini amat strategis guna menilai kinerja dan membangun komitmen bersama untuk   merencanakan program kerja dan mengawal program-program yang telah disepakati,” kata Rina Iriani.

Bupati Rina juga mengingatkan bahwa, pendidikan adalah hak dari seluruh masyarakat.

“Untuk itu, mari kita ciptakan dan usahakan Kabupaten Karanganyar menjadi Kabupaten yang memiliki masyarakat cerdas, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta bertanggung jawab,” jelas Rina.pd

 

Read More
DSC_0033

Ribuan Jamaah Ikuti Dzikir Bersama

DSC_0033

Karanganyar, Kamis (16/05/2013)

Ribuan orang jamaah pengajian dari berbagai wilayah di Kabupaten Karanganyar  khusuk mengikuti Karanganyar Berdzikir dan Bersholawat di depan Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (14/05) malam.

Sholawat yang di bawakan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf juga diikuti ribuan jamaah, sambil melambaikan tangan bersama.

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, mengatakan acara ini dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, selain itu menciptakan manusia yang berakhlak mulia.

“Dengan berdzikir dan bersholawat, tentunya kita menjadi mausia yang lebih baik,” ucap Paryono.

Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf berpesan agar kita dalam mengisi kehidupan untuk berbuat baik kepada sesama.

“Kita hendaknya memberikan kebaikan, jangan saling menyalahkan ataupun menjelekan orang lain,” kata Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani yang juga hadir pada acara tersebut juga berpesan kepada masyarakat Karanganyar, agar tetap hidup rukun menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing.

Beberapa ulama dan pengasuh pondok pesantren juga hadir dalam acara tersebut, antara lain KH Abdul Karim Ahmad Al Hafidz dan Syekh Yaqub dari Malaysia. pd

Read More

51 Desa Peroleh Bantuan PPIP

Bupati Rina Iriani menyerahkan bantuan dana  PPIP secara simbolis kepada Kepala Desa, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/05)

Bupati Rina Iriani menyerahkan bantuan dana untuk  PPIP secara simbolis kepada Kepala Desa, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/05)

Karanganyar, Rabu (15/05/2013)

Sebanyak 51 desa, yang berada di 15 Kecamatan, di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan dana untuk Program  Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP).

Bantuan itu langsung diberikan oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/04).

Dana yang berasal dari APBN itu diberikan sebesar Rp. 250 juta untuk setiap desa. Namun, ada dua Kecamatan yakni Kecamatan Tasikmadu dan Kecamatan Karanganyar yang tidak memperoleh bantuan tersebut, karena termasuk wilayahnya berdekatan dengan pusat kota.

Bupati Rina Iriani mengatakan, PPIP ini bukan proyek, melainkan program. Yang berarti kegiatan yang dilaksanakan berbasis pemberdayaan masyarakat dan terus menerus, menggunakan tenaga lokal, tidak dikontrakkan.

“Dengan dana bantuan itu, saya harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, tepat sasaran, dan dapat menggerakkan sektor riil,” ucap Rina Iriani.pd

 

Read More

Pemberdayaan Bagi P3A/GP3A

Seminar Pemberdayaan bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Karanganyar, Selasa (14/05)

Seminar Pemberdayaan bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Karanganyar, Selasa (14/05)

Karanganyar, Selasa (14/05/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani membuka pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) / Gabungan P3A (GP3A) se Kabupaten Karanganyar, di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Selasa (14/05).

Wadah Perkumpulan Petani Pemakai Air merupakan himpunan bagi petani pemakai air yang bersifat sosial-ekonomi, budaya, dan berwawasan lingkungan. P3A dibentuk dari, oleh, dan untuk petani pemakai air secara demokratis, yang pengurus dan anggotanya terdiri dari unsur petani pemakai air. P3A dalam satu daerah pelayanan sekunder tertentu dapat bergabung sampai terbentuk GP3A.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami semua berharap agar para petani mampu mengelola irigasi secara mandiri dan mewujudkan sistem pertanian yang berdaya guna, berhasil guna, dan tepat guna,” ujar Bupati Rina Iriani.pd

Read More

282 CPNS Ikut Pra Jabatan

Pembukaan Diklat Pra Jabatan Golongan I, II, dan III, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05)

Pembukaan Diklat Pra Jabatan untuk Golongan I, II, dan III, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05)

Karanganyar, Senin (13/05/2013)

Sebanyak 282 CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pra Jabatan. Hal tersebut merupakan salah satu syarat untuk diangkat menjadi PNS.

Dalam diklat Pra Jabatan yang diikuti Golongan I dan II sebanyak 87 orang, dan golongan III sebanyak 195 orang itu akan diselenggarakan di Balai Latihan Kerja,Bangsri, Karangapandan.

Sedangkan penyelenggaraan diklat itu berlangsung mulai 14 Mei – 02 Oktober 2013 untuk golongan III,  yang terbagi dalam angkatan I-V, dan golongan I dan II mulai 4 Oktober – 18 November 2013 untuk angkatan I dan II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan diklat ini dapat meningkatkan, keahlian, sikap, maupun ketrampilan dalam melaksanakan tugas oleh setiap CPNS yang merupakan pelayan masyarakat.

“Dengan Diklat Pra Jabatan ini dapat menciptakan aparatur yang profesional, dan dapat membentuk citra serta etika yang baik bagi CPNS,” ujar Larmanto, saat pembukaan Diklat Pra Jabatan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05).

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Karanganyar, Rina Iriani. Melalui Diklat ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan dasar, tentang penyelanggaraan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan disiplin.

“Diharapkan, CPNS mempunyai kemampuan teknis dan profesional dalam pelaksanaan tugas serta memiliki sikap, perilaku dan pengabdian yang berorientasi kepada pelayan masyarakat,” ujar Rina Iriani.

Bupati Rina Iriani juga berpesan agar budaya melayani masyarakat dengan jiwa yang tulus dan ikhlas adalah tugas yang sangat mulia bagi seorang PNS.

“Seorang PNS haruslah mempunyai kompetensi dari sikap dan perilaku yang penuh dengan integritas, profesional, dan sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya.pd

 

Read More