Category: Berita

DSC_0003

Rapat Persiapan Napak Tilas Perjuangan RRI Surakarta di Kabupaten Karanganyar

????????????????????????????????????

Beri arahan : Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM memimpin langsung rapat persiapan Napak Tilas Perjuangan Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta di Kabupaten Karanganyar didampingi Dandim 0727 Karanganyar,Kepala Dishubkominfo Karanganyar (kanan), Pimpinan RRI Surakarta dan Sekretaris Daerah Karanganyar (kiri) , Selasa (1/9) di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

????????????????????????????????????

Rapat persiapan napak tilas diikuti SKPD, BUMD, Organisasi Kepemudaan di wilayah Karanganyar.

????????????????????????????????????

Menyimak : Peserta rapat saat mendengarkan arahan Bupati Karanganyar terkait persiapan napak tilas perjuangan RRI

Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan menyelenggarakan Napak Tilas Perjuangan Penyelamatan Pemancar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta di Kabupaten Karanganyar. Pelaksanaan kegiatan direncanakan jatuh pada hari Jum’at Tanggal 11 September 2015 pukul 06.30 WIB. Rute yang ditempuh dengan start  RRI Surakarta dan finish di Desa Balong Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Peserta long march ini rencana akan diikuti kurang lebih 1000 orang  meliputi elemen unsur Kepemudaan, Pramuka, Mahasiswa, instansi, Lembaga, Kelompok, serta Organisasi.

Pendaftaran mulai dibuka Selasa – Senin (1-7/09). Pendaftaran tidak dipungut biaya dan bisa dilakukan di kantor DISHUBKOMINFO Kabupaten Karanganyar, Kantor DISDIKPORA Kabupaten Karanganyar, Radio Swiba Karanganyar, dan di kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta.

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0030

Paripurna Tanggapan Bupati APBD Kabupaten Karanganyar TA 2015

Sidang Paripurna

Sidang Paripurna: Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono saat membacakan tanggapan Bupati Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Mengenai Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2015, Selasa (01/09) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar

Read More
DSC_0117

Pemerintah Karanganyar Fasilitasi Warga Atas Dibangunnya Waduk Gondang

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Pengarahan Kepada Warga, Selasa Pagi (01/09)

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sosialisasi Pengadaan Tanah Waduk Gondang dihadapan warga yang tanahnya digunakan oleh pemerintah dalam  pembangunan waduk Gondang di Balai Desa Ganten Kecamatan Kerjo. Pemkab Karanganyar sendiri memberikan jaminan atas proses ganti rugi lahan akan berjalan lancar dan berpihak kepada warga. Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala BPN Karanganyar, BPWS Bengawan Solo, Assisten 1 Setda Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Karanganyar, Plt. Kadinas PU Karanganyar, Kabag Pemerintahan Umum Setda Karanganyar, PTPN IX, Camat beserta Muspika Kerjo dan Ngargoyoso, Kades beserta Warga Desa Ganten, Gempolan dan Jatirejo. Waduk yang bernilai 636 milyar tersebut direncanakan mampu menampung 10 juta meter kubik air yang bisa didistribusikan ke 4.680 hektar lahan pertanian di wilayah Karanganyar maupun Kabupaten Sragen. Tidak hanya itu, waduk bisa dijadikan pasokan air baku ke industri dengan kemampuan 200 liter/detik.

Dalam sambutan pengarahannya Juliyatmono menyampaikan kepada warga agar jangan terprovokasi kepada orang yang mengaku bisa membantu proses pembebasan lahan dalam kaitannya perhitungan ganti rugi lahan.

“Jangan sampai orang-orang yang mengaku punya kekuasaan kewenangan masuk ke warga untuk membantu warga menaikkan harga appraisal, ujung-ujungnya diakhir minta jatah”, tegas Juliyatmono

Bupati juga berpesan supaya warga dalam mengatur keuangan atas diterimanya hasil ganti rugi lahan nanti lebih bijak, bisa dibelikan tanah lagi dan sisanya bisa untuk mensejahterakan keluarganya.

Sementara itu Dwi Purnama Kepala BPN Karanganyar melaporkan bahwa proses pengukuran lahan atas dibangunnya Waduk Gondang telah selesai sehingga mulai 4 September sudah bisa masuk proses Appraisal dan kurun waktu 14 hari kemudian bisa diumumkan ke warga. Dari proses pengukuran yang telah dilaksanakan diperoleh angka 88,25 Ha dimana PTPN IX merupakan lahannya yang terkena paling besar yaitu 73,87 Ha, kemudian tanah 217 warga dan 23 kas desa 38,67 Ha serta tanah fasilitas umum sebesar 5,71 Ha. ad

Read More
aku copy

Gibran Maheswara, Mendalang Mulai Umur 3,5 Tahun

Dalang cilik Gibran Maheswara saat memainkan tokoh wayang

Dalang cilik Gibran Maheswara saat memainkan tokoh wayang

Karanganyar, Selasa (01/09/2015)
Bunyi gamelan jawa mengiringi pentas wayang kulit pada malam itu. Namun pentas itu tidak dimainkan oleh dalang kondang atau pun yang sudah senior.

Tetapi pagelaran wayang kulit yang diadakan di Dusun Jatisari, Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo itu dimainkan oleh dalang cilik, Senin (31/08).

Ya, Gibran Maheswara, dalang cilik usia 4 tahun ini ikut pentas diantara lima dalang cilik lainnya. Anak yang saat ini masih sekolah di TK Aisyiyiah Ngringgo 3, Palur tak canggung untuk memainkan wayang kulit.

“Dia sudah bisa memainkan lakon Gatotkaca Jedhi, dan juga budalan,” kata Agus Setyawan, ayah dari Gibran Maheswara.

Agus menceritakan kenapa anaknya tertarik dengan wayang kulit. Awal mula, si anak mulai tertarik dengan budaya jawa itu ketika umur 1 tahun.

“Sejak umur itu sudah dikenalkan dengan wayang, bahkan jika menonton bisa sampai goro-goro pun masih kuat. Kalau diajak pulang dia tidak mau,” kata Agus.

Gibran juga membuat tertawa para penonton. Lelucon pun juga terkadang bisa diberikan. Suara, sabetan, memainkan bunyi keprak, dan suluk juga sudah mulai bagus.

“Anak saya mulai belajar memainkan tokoh wayang sejak umur 3,5 tahun, dan latihan Sanggar Sarotama, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten,” ujarnya.

Dari hasil latihan yang diadakan setiap Sabtu, setiap Minggu, dalang cilik itu sudah berani pentas di lima lokasi. Seperti temu dalang bocah di Taman Budaya Jawa Tengah, dan beberapa pentas lainnya.

Dengan adanya dalang-dalang cilik itu, harapannya tradisi budaya jawa wayang kulit yang diakui UNESCO sebagai Master Piece of Heritage of the World sebagai wujud kepedulian dunia kepada produk budaya tradisional, bisa terjaga kelestariannya.pd

Read More
DNU_1177e

Karanganyar Raih KABTA WEB AWARD Sebagai Website Pemerintah Kabupaten Terbaik

KABTA Web Awar

Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM menerima penghargaan KABTA Web Award 2015 yang diserahkan oleh Staf Ahli Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Drs. H. Irman.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui website resminya www.karanganyarkab.go.id meraih penghargaan “Kabupaten-Kota (KABTA) Web Awards 2015” sebagai Website Pemerintah Kabupaten Kota Terbaik Nasional bersama dengan 5 website kabupaten dan 6 website kota lainnya se-Indonesia. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di gedung Beritasatu Plaza, Jakarta, pada Jumat (28/8) diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM. Penghargaan ini diselenggarakan oleh portal nasional Beritasatu.com, sebuah portal berita yang berkedudukan di Jakarta. Situs resmi yang dikelola oleh Bagian PDE Setda Karanganyar ini berhasil memenangkan seleksi ketat diantara 416 Kabupaten yang tergabung dalam APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia).

KABTA Web Awards bertujuan mendorong pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten dan kota, memberi perhatian lebih pada pengelolaan web masing-masing. Di era teknologi informasi yang terus berkembang, kehadiran web semakin diperlukan. Di samping menjadi sarana komunikasi dan informasi publik, pemerintah daerah bisa memanfaatkan web untuk mempromosikan potensi daerah untuk menarik minat investor.

“Sebagai upaya untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, dan mendorong upaya transparansi, Beritasatu memberikan penghargaan website terbaik yang dikembangkan dan dikelola pemkab dan pemkot,” ujar Pemred Beritasatu.com, Primus Dorimulu saat menyampaikan sambutan pembukaan.

Ketua Dewan Juri, Abang Edwin, seorang Technopreneur & Online Strategist menjelaskan bahwa penilaian web pemerintah ini sudah dilakukan pada 25 Maret sampai akhir Mei 2015 oleh tim internal dan dewan juri yang beranggotakan Abang Edwin, Kartika Djoemadi, Konsultan PR Bidang Pemerintahan, Adriansyah, Kepala Keuangan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dan Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Dari 416 kabupaten dan 98 kota yang terdaftar oleh APKASI dan APEKSI, tim internal dan dewan juri “KABTA Web Awards” memilih 369 web Kabupaten dan 96 web Kota untuk dinilai. Setelah melalui beberapa tes dan pengecekan seperti  Google indexing, tercatat Alexa Indonesia, dan lolos Drop Test Web dengan technical error dibawah 150, maka didapat 297 web kabupaten dan 70 web kota.

Web kabupaten dan kota ini kemudian dinilai lagi berdasarkan Konten (30%), Navigasi (25%), Aksesbilitas (15%), Estetika (10%), Aktualitas (20%), sehingga didapat 6 website kabupaten dan 6 website kota terbaik. Berikut ini adalah daftar pemenangnya.

Kabta Web Awards 2015, untuk kategori Kabupaten:

  1. Bojonegoro
  2. Banyuwangi
  3. Karanganyar
  4. Kerawang
  5. Trenggalek
  6. Pulau morotai

Kabta Web Awards 2015, untuk kategori Kota:

  1. Malang
  2. Jakarta Timur
  3. Surabaya
  4. Padang Panjang
  5. Denpasar
  6. Surakarta

Selain itu KABTA Web Award juga diberikan kepada 3 web kabupaten dan 3 web kota favorit menurut pilihan pembaca.

KABTA Web Award

Para pemenang KABTA Web Award 2015 berfoto bersama dengan penitia penyelenggara dan dewan juri. Pada acara ini penghargaan diberikan langsung pada kepala daerah dari Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pulau Morotai, Kota Malang, Kota Surabaya, dan Kota Banda Aceh.

Acara ini ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Drs. H. Irman, mewakili Mendagri, Tjahjo Kumolo, yang tidak bisa hadir.

“Situs adalah alat komunikasi antara kita dan masyarakat. Jadi, penting untuk pemerintah daerah. Melalui situs masyarakat bisa mengetahui apa yang sudah direncanakan pemimpin daerah,” ujar Irman dalam sambutannya.

Irman juga menghimbau kepada Kabupaten dan Kota yang telah mendapat penghargaan Kabta Web Award 2015 untuk tetap meningkatkan situs mereka dan mencari inovasi-inovasi yang terbaik untuk masyarakat. dnu/es

Read More
DSC_0021

FKPPI Karanganyar Adakan Apel Akbar

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda saat memeriksa barisan apel akbar FKPII, Minggu (30/08) sore, di Alun-alun Karanganyar

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda saat memeriksa barisan apel akbar FKPII, Minggu (30/08) sore, di Alun-alun Karanganyar

Karanganyar, Minggu (30/08/2015)
Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Kabupaten Karanganyar, mengadakan apel akbar yang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten, Minggu (30/08) sore.

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri perwakilan peserta apel akbar dari Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Surakarta, dan Sragen.

Hadir pada acara tersebut dihadiri Pembina FKPPI Kabupaten Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar Agus Cipto Waluyo, dan sejumlah tamu undangan.

“Harus disadari bahwa FKPPI merupakan salah satu komponen cadangan pertahanan negara, harus memiliki militansi yang tinggi dalam mewujudkan kecintannya kepada tanah air,” kata Letkol Inf Marthen Pasunda yang juga sebagai Komandan Kodim 0727/Karanganyar.

Dia juga mengatakan agar FKPPI sadar benar keberadaannya dalam berbangsa dan bernegara yakin akan kesaktian Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa Indonesia, rela berkorban untuk bangsa dan bernegara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Lebih lanjut dikatakannya implementasi dari Pancasila Adalah Kita, berupa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ideologi Pancasila.

“Mari kita pelihara persatuan dan kesatuan bangsa sebagai modal utama dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa, hindari perpecahan dan adu domba yang dapat menghancurkan sendi- sendi kehidupan bangsa,”katanya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan atraksi kecepatan pendirian tenda besar oleh sejumlah TNI dari Kodim 0727/Karanganyar, dan penampilan defile dari para peserta apel akbar.

Setelah diadakan di Bumi Intanpanri, Apel Akbar juga akan dilangsungkan di Korem 074/Warastratama, Surakarta pada Sabtu, 05 September 2015, kemudian di tingkat Kodam IV Diponegoro, pada Sabtu, 12 September 2015, bertempat di Lapangan Upacara Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa. pd

Read More
aku

Gapoktan Terima Bantuan 25 Mini Combine Harvester

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mencoba untuk panen padi mengunakan mini combine harvester, Jumat (28/08)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mencoba untuk panen padi mengunakan mini combine harvester, Jumat (28/08)

Karanganyar, Sabtu (29/08/2015)
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan Mini Combine Harvester dari Pemerintah Pusat.

Penyerahan secara simbolis diberikan Bupati Karanganyar Juliyatmono, didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, di areal persawahan Dusun Jikut, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan, Jumat (28/08) kepada Ketua Gapoktan Sayuk Karyo 2 Parno, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang.

“Ke 25 mesin pertanian itu diperuntukkan Kecamatan Kerjo 2 unit, Gondangrejo 3 unit, Jaten 3 unit, Jumapolo 1 unit, Tasikmadu 5 unit, Colomadu 1 unit, Kebakkramat 3 unit, Karanganyar 2 unit, Jatipuro 1 unit, Mojogedang 1 unit, Matesih 1 unit, dan Karangpandan 2 unit,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo, saat dilokasi.

Bupati Juliyatmono mengatakan pemerintah pusat sudah banyak memberikan alat-alat pertanian untuk kelompok tani, bertujuan mengurangi biaya pertanian.

“Supaya ada hasil untuk mensejahterakan keluarga petani.Petani bisa panen itu senang sekali, namun jika dihitung-hitung proses bertani ternyata tidak ada labanya. Apalagi sekarang ini sudah susah mencari tenaga menanam padi,” katanya.

Dia meminta agar alat pertanian itu untuk dirawat dengan baik, jangan cepat rusak. Alat ini untuk mempercepat dan memudahkan memanen padi. pd

Read More
DSC_0028

Juliyatmono: “ Dollar naik, sikapi dengan bijak dan berhemat”

????????????????????????????????????

Terus tingkatkan bersedekah: Bupati Karanganyar saat memberikan arahannya dihadapan PNS, Ulama, Umaro, Takmir Masjid dan warga masyarakat pada Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi berbagai keluhan masyarakat mengenai harga kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi akibat nilai dollar yang semakin naik, untuk disikapi dengan bijak dan berhemat.

“ Saya banyak mendengar dari masyarakat maupun PNS mengeluhkan akan melambungnya harga sembako di pasar-pasar, ini terjadi karena nilai tukar dollar naik dan nilai tukar rupiah semakin melemah. Saya mengingatkan untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak dan berhemat,” kata Juliyatmono.

“ Saya sarankan sebagai seorang PNS, alangkah baiknya berkreatif untuk mengfungsikan halaman rumahnya dengan berbagai tanaman seperti lombok, tomat, jahe dan sebagainya yang dapat dirasakan hasilnya. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan bukan berbelanja menuruti keinginan. Kalau berbelanja menuruti keinginan tidak akan ada habisnya, yang ada malah gaji yang kita terima sudah habis di awal-awal bulan, jadi harus sikapi dengan bijak pengeluaran kita,” pesan Bupati dihadapan para PNS, Ulama dan Umaro pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengapresiasi BAZNAS, utamanya para UPZ-UPZ ( Unit Pengumpul Zakat) yang telah bekerja dengan baik, amanah sehingga menjadikan BAZNAS Karanganyar berprestasi dan percontohan berbagai Kab/Kota di Indonesia sebagai BAZNAS yang dapat mengumpulkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mampu mentasharufkan ZIS mencapai satu miliar rupiah.

“ Saya atas nama Pemerintah mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Karanganyar, semoga bulan ke bulan terus meningkat, semoga pentasharufannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena nilai-nilai yang dikeluarkan bermanfaat besar untuk kemashlahatan umat,” tutur Bupati.

Ia juga mengingatkan SKPD-SKPD Karanganyar untuk ditingkatkan lagi shodaqohnya. “ Kami berharap SKPD untuk mengingatkan pegawai-pegawainya agar menyisihkan 2,5 persen gaji yang diterima agar BAZNAS ini terus meningkat hasilnya. Jangan eman-eman (sayang) untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah. Karena ini tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun justru dengan bershodaqoh kita membersihkan harta dan penghasilan yang kita terima akan dimudahkan semua urusan kita, selalu dicukupkan kebutuhan kita , selalu diberikan kesehatan lahir dan batin kita karena berbuat baik dan terbaik untuk sesamanya, niscaya kebaikan itu akan berbalik kepada diri kita,” terang Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Sementara itu Pengurus BAZNAS Karanganyar Abdul Mu’id menyampaikan ZIS yang diperoleh BAZNAS per 27 Agustus 2015 sebesar Rp. 528 juta 943 ribu.

“ Kegiatan BAZNAS Karanganyar akan menyelenggarakan sosilisasi ZIS lanjutan ke Perusahaan-Perusahaan di wilayah Karanganyar yang sebelumnya kita lakukan di Desa-Desa. Karena ini merupakan salah satu kegiatan BAZNAS yang mendukung Lima Program Pemerintah yang telah menjadi Perda yakni Karanganyar Peduli ( berupa bantuan-bantuan terkena musibah), Karanganyar Cerdas untuk pendidikan ( GNOTA, Beasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi), Karanganyar Sejahtera untuk ekonomi ( bantuan untuk Pedagang Kaki Lima/PKL), Karanganyar bertaqwa ( membantu pemmbangunan fisik Madrasah/Masjid/Ponpes/Musholla/Pelatihan Khotib/manajemen Masjid/Pelatihan Mengurusi Jenazah,” terang Abdul Mu’id saat menyampaikan laporannya.

Abdul Mu’id juga menyampaikan bahwa BAZNAS Karanganyar akan mentasharufkan dana ZIS secara dua tahap. Tahap pertama sebesar dua miliar rupiah (Rp. 2 M) dan Tahap kedua sebesar satu miliar enam ratus juta rupiah (Rp. 1 M 600 juta).

Ia menambahkan BAZNAS Karanganyar akan memiliki satu mobil ambulans yang baru untuk tahun ini.

“Akan ada mobil ambulans yang baru untuk tahun ini, jadi ada dua ambulans yang dimiliki BAZNAS Karanganyar. Mobil ambulans yang lama diperuntukkan untuk membawa jenazah dan yang baru nanti untuk orang yang sakit,” kata Abdul Mu’id dihadapan para hadirin. Ind/ft

Read More
DSC_0037

Paripurna Raperda APBD Perubahan 2015

paripurna raperda

Sidang Paripurna : Bupati Karanganyar Juliyatmono menandatangani berkas acara penyampaian Nota Penjelasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Karanganyar TA 2015, Rabu (26/08) di Gedung DPRD Karanganyar.

Read More
DSC_0004

Surya Aisyiah Ceria Maju Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Jawa Tengah

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Sambutan di Depan Tim Juri Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Propinsi Jawa Tengah, Rabu Oagi (26/08)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi SKPD terkait menerima tim juri Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Prop Jawa Tengah di PAUD Surya Aisyiah Ceria Karanganyar pada Rabu Pagi (26/08). Hadir dalam acara tersebut Ketua Himpaudi Jawa Tengah, Ketua Himpaudi Karanganyar, Ketua IGTKI Karanganyar, Pengawas, Penilik dan UPT Dinas Pendidikan Karanganyar.  Surya Aisyiah Ceria sendiri dalam lomba ini mewakili Karesidenan Surakarta. Dimana seleksi sebelumnya di tingkat Kecamatan, Kabupaten dan Karesidenan  Surakarta unggul diantara PAUD lainnya.

Dalam awal sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan selamat datang pada tim juri. Dalam paparan singkatnya Rohadi Widodo menyampaikan Karanganyar merupakan Kabupaten yang sangat peduli akan anak, dan mendukung penuh atas aktivitas yang bertujuan untuk membangun karakter anak sejak usia dini.

“Keharmonisan keluarga menentukan masa depan anaknya, selain itu faktor kesejahteraan juga ikut ambil bagian” imbuh Rohadi Widodo

Lomba PAUD berprestasi sendiri bertujuan untuk memberikan motivasi, dukungan dan penghargaan bagi lembaga PAUD berprestasi dalam penyelenggaraan pendidikan usia dini dan diharapkan pemenang akan menjadi model bagi PAUD di tingkat kabupaten/kota. ad

Read More