Category: Berita

IMG-20191029-WA0007

758 Mahasiswa Unsa diWisuda

Pembukaan Wisuda Mahasiswa UNSA Dengan Menampilkan Sebuah Tarian

 

 

Karanganyar,

758 mahasiswa Unsa program sarjana dan pasca sarjana menjalani wisuda di De Tjolomadoe, Sabtu (26/10). Para mahasiswa yang telah diwisuda pun diminta untuk terus mengembangkan diri lantaran tingkat persaingan kerja akan semakin tinggi.

Ratusan mahasiswa menjalani sidang senat terbuka Universitas Surakarta wisuda program sarjana dan pasca sarjana di De Tjolomadoe. Untuk program sarjana sebanyak 693 orang dan pasca sarjana (S2) berjumlah 64 orang.

Bupati Karanganyar yang diwakili staf ahli perekonomian Pemkab Karanganyar Istar Yunianto menyatakan akademi maupun perguruan tinggi dituntut untuk selalu meningkatkan inovasi dan kreasi untuk menciptakan lulusan berkualitas. Saat ini peningkatan sumber daya manusia terutama pendidikan formal adalah tuntutan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Tantangan berat dalam globalisasi mengharuskan kita untuk berinovasi dan berkreasi agar terus berkontribusi menciptakan lulusan yg lebih baik di dunia kerja,”katanya.

Pihaknya pun berpesan para mahasiswa dan mahasiswi yang telah menjalani wisuda tidak cepat berpuas diri. Karena persaingan kerja akan lebih ketat.

“Ini merupakan langkah awal.Terus bekali diri mental kuat dan iptek karena tuntutan dunia kerja semakin berat,”pesannya.
Demikian Diskominfo (dn/ind) (more…)

Read More
DSC_9285

Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial

Asisten 1 Pemerintahan Drs. Bachtiar Syarief yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan sambutan dan pengarahan dalam Diskusi Bersama KPU dengan tajuk ” Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial” di Uephorium Cafe, Jum’at(25/10/19)

KARANGANYAR – 25 Oktober 2019

Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengajak para kaum millenial memahami demokrasi.

Melalui acara bertajuk spirit pemuda dalam demokrasi di era millenial yang diselenggarakan di Euphoria Cafe Karanganyar, Jumat (25/10/2019). Puluhan pelajar SMA/MA/SMK yang ada di Karanganyar diajak berdiskusi perihal pentingnya demokrasi.

Komisioner KPU Karanganyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Devid Wahyuningtyas menyampaikan, meskipun gelaran Pemilu 2019 telah usai, pendidikan demokrasi dan sosialisasi kepada para pemilih pemula dirasa perlu dilakukan. Dengan harapan para kaum millenial tersebut melek soal politik dan peduli terhadap persoalan bangsa.

“Ini juga menyambut Hari Sumpah Pemuda. Pemilu kan tidak cuma saat penyelenggaraannya saja. Ada evaluasi dan perbaikan regulasi. Serta sosialisasi dan pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Sambungnya, selain memberikan pendidikan demokrasi kepada para pemuda, kegiatan ini juga sekaligus mempersiapkan SDM untuk penyelenggaraan Pemilu mendatang. Harapannya dengan kegiatan seperti ini para generasi muda siap tampil dan ikut ambil peran dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Targetnya generasi muda cinta sama demokrasi. peduli terhadap persoalan bangsa. Siap menjadi penyelenggara Pemilu. Melek politik dan paham demokrasi,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2019 lalu, Devid menjelaskan, dalam pendataan pengguna hak pilih, hanya diklasifikasikan antara laki-laki dan perempuan. “Kalau soal klasifikasi berdasarkan umur itu belum,” terangnya.

Dalam acara diskusi tersebut, bertindak selaku narasumber, KPU Provinsi Jateng, Yulianto Sudrajat, Dosen UNS, Andi Setiawan dan Delegasi Child Friendly Cities Summit in Cologne Jerman, Belva Aulia Putri Ayu Rehardani.(Ard/Tgr)

Read More
20191024_105026

Festival Kitiran Alang-Alang Kumitir

 

Diskominfo

Wabup Karanganyar tinjau lokasi festival kitiran alang-alang kumitir

Karanganyar – Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto membuka acara Festival Kitiran Alang-Alang Kumitir yang diselenggarakan BUMDes Sekar Arum Gondosuli Tawangmangu Karanganyar, Kamis (24/10).

Adapun festival tersebut akan berlangsung hingga Minggu (27/10). Tampak puluhan kitiran berbahan kertas, kayu dan seng warna-warni menghiasi sepanjang akses ke lahan perkebunan.

Dalam kesempatan itu, Rober Christanto mengapresiasi pengurus BUMDes Sekar Arum yang telah mengawali langkah guna meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Gondosuli, mengingat belum banyak yang telah menjalankan BUMDes di masing-masing desa.

“Saya ingin festival (Kitiran Alang-Alang kumitir) ini digelar setiap tahunnya. Ini mengawali untuk menarik para wisatawan. Karena dapat digunakan untuk spot selfie,” katanya.

Selain itu, untuk lebih menambah daya tarik para wisatawan, Rober berharap ada tambahan edukasi pertanian. Menurutnya, potensi alam yang ada di Gondosuli luar biasa. “Setiap weekend, para wisatawan bisa melepas penat dengan edukasi pertanian. Seperti ikut menanam atau memetik sayuran. Melihat alam yang hijau dan perkebunan bisa melepas penat di sela rutinitas kerja,” terangnya.

Ketua BUMDes Sekar Arum Gondosuli, Bimo Aji Sudarsono mengatakan, festival kitiran sebenarnya sudah dilaksanakan di Karanganyar dua kali, yang pertama diselenggarkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Karanganyar. Namun karena tahun ini tidak diselenggarakan dan akhirnya diselenggarakan oleh BUMDes Sekar Arum. Festival kitiran ini akan berlangsung selama empat hari.

“Kenapa Festival Kitiran Alang-Alang Kumitir diselenggarakan Oktober, kami berharap supaya segera turun hujan. Supaya warga bisa menanam sayur. Selain itu tempat ini bisa menjadi destinasi baru, untuk spot selfie. Dengan pemuda sekitar secara bertahap kami akan menggali potensi yang ada di Gondosuli,” terangnya.

Bimo menuturkan, selain ada klinik tani, ada juga pertunjukan tari Bagus Kabanaran Roro Gondosuli yang ditampilkan pada Sabtu (26/10). Ia mengungkapkan, pihaknya memang benar-benar baru merintis usaha BUMDes. BUMDes Sekar Arum baru berjalan sekitar 8 bulan dengan 10 orang pengurus di dalamnya. Sampai saat ini, unit usaha yang dikelola BUMDes Sekar Arum baru mencari mitra untuk memasarkan sayur dari para pertani seperti wortel, daun bawang dan kubis organik. (Ina/An)

 

 

Read More
IMG-20191029-WA0004

Wisuda APEKA Program Diploma III, 57 Mahasiswa APEKA diwisuda

Sambutan Bupati Yang Diwakili Oleh Asisten Pemerintahan

 

 

 

Karanganyar

Sidang terbuka Senat Akademi Peternakan Karanganyar dalam rangka wisuda ke XLII Program Diploma III digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Kamis (24/10/2019). Dalam wisuda tersebut Apeka meluluskan 57 orang dengan rincian 43 mahasiswa dan 14 mahasiswi.

Direktur Utama Apeka Karanganyar, Ir. Dharmayanto Widharto dalam sambutannya mengatakan Apeka telah meluluskan 1362 orang hingga saat ini. Pihaknya sendiri bekerja keras berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu menciptakan akademi yang unggul.

“Dunia pendidikan banyak hal berubah dengan cepat. Sehingga Apeka pun harus bisa cepat merespon dan meresapi agar bisa menjadi akademi yang unggul,”katanya.

Pihaknya pun mengapresiasi sejumlah mahasiswa lulusan Apeka telah berkecimpung di dunia kerja. Karena dari 57 mahasiswa yang diwisuda,19 diantara telah mendapat pekerjaan.

Sementara itu Asisten Pemerintahan Karanganyar, Bachtiar Syarif selaku mewakili Bupati mengatakan pemerintah mengapresiasi Apeka yang telah meluluskan para mahasiswanya dengan indeks prestasi yang cukup tinggi. Pihaknya pun berpesan pada para wisudawan untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri.

“Persaingan dunia kerja akan semakin berat. Teruslah bekali diri dengan beragam keterampilan agar mampu bersaing,”pesannya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2019-10-23 at 08.28.04

Buka Watusambang Cup, Titis Informasikan IOXC 25-27 Oktober 2019 di Karanganyar

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto membuka turnamen watusambang cup di Desa Plumbom, Kecamatan Tawangmangu

 

 

KARANGANYAR – 22 Oktober 2019

Gelaran Sepak Bola Watusambang Cup di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu menyedot perhatian publik. Gelaran sepak bola dipenuhi penonton yang menyaksikan Watusambang Cup. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora)  Karanganyar, Titis Sri Jawoto.

Pada kesempatan mewakili Bupati Karanganyar tersebut, Titis menyelipkan gelaran kejuaraan Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) ke-11 yang akan diselenggarakan pada 25-27 Oktober 2019 di alun-alun Karanganyar. Gelaran pertama kali itu bertaraf internasional yang diikuti oleh enam negara dan menghadirkan atlet-atlet kelas dunia. “Pemkab Karanganyar berusaha maksimal khusus bidang olahraga. Upaya itu untuk terus meningkatkan prestasi atlet-atlet potensial yang akan di Karanganyar,” papar Titis.

Upaya maksimal itu, menurut Titis bisa dilihat pembangunan stadion yang sudah mulai dilakukan bulan ini. Memang pembangunan itu akan dilakukan bertahap, yakni tahun ini pemugaran dan pembangunan Stadion 45. Pemenang lelang sudah ada dan tahapan pembangunan sudah dimulai.

Pada pertandingan pembuka Watusambang Cup, kesebalasan Samber Nyawa FC Girilayu Matesih berhadapan dengan Beruk FC, Jatiyoso. Pertandingan yang berjalan seru tersebut dimenangkan oleh Beruk FC dengan Skor 4-1. (hr/adt)

Read More
IMG_9045

“IBU-IBU TAHAN JARIMU !” WORKSHOP LITERASI DIGITAL UNTUK KAUM IBU

Ternyata, mayoritas pelaku penyebar hoax adalah perempuan. Karenanya, siang itu, Selasa (22/10), 100 persen peserta workshop Literasi Digital adalah kaum hawa. Satu-satunya laki-laki hanya si pembicara.

Laman berita JawaPos.com pada 12 November 2018 menurunkan pemberitaan yang berjudul “Miris, Penyebar Hoax Mayoritas Ibu-Ibu”. Data tersebut disandarkan pada hasil pemeriksaan Mabes Polri terhadap pelaku penyebaran hoax, terutama terkait hoax penculikan anak beberapa waktu silam.

Erwina Tri S dari Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) Solo Raya pada kesempatan Workshop Literasi Digital yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar mengungkapkan bahwa latar belakang ibu rumah tangga sebagai tersangka penyebar hoax beragam. Mulai dari usia 20 hingga 60 tahun, dari pendidikan SMP sampai dengan S3, dari beragam pekerjaan mulai Ibu Rumah Tangga sampai dengan guru, dosen hingga dokter. Salah satu alasan mengapa para ibu rumah tangga gampang share informasi hoax adalah rendahnya literasi digital, rendahnya kemampuan cek fakta atas informasi yang diterima.

Sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat terkait literasi digital, utamanya para ibu rumah tangga, Dinas Komunikasi dan Informatika mengundang seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan se- Kecamatan Karanganyar di Ruang Melati Pendhopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pada kesempatan itu, Drs. Bachtiyar Syarif, Plt Kepala Diskominfo mengajak kepada para penggerak TP PKK kelurahan guna memanfaatkan gadget untuk hal-hal yang produktif. Namun demikian ‘serangan’ hoax memang bisa menyasar siapa saja, karenanya para ibu perlu belajar untuk cerdas dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari hoax dan menyebarkannya.

Workshop Literasi Digital menghadirkan dua pembicara. Eko Supriyadi, S.S.,M.Eng mewakili Diskominfo membawakan materi “Digital Skill untuk Emak-Emak”, sementara Erwina Tri dari Mafindo Soloraya memaparkan materi berjudul “Jarimu Harimaumu- Bijak Bermedsos Jauhi Hoax”.  Acara berjalan lancar hingga usai. Antusiasme peserta tampak dari pertanyaan-pertanyaan yang terlontar di sesi tanya jawab.(sf).

Read More
DSC_5569

Undian Simpanan PD. BPR BKK Tasikmadu, Tingkatkan Kesadaran Menabung Sejak Dini, BKK Tasikmadu Utamakan Program Tabungan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hadir dalam acara Gathering dan Undian Simpanan PD. BPR BKK Tasikmadu Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto Kepala Biro Perekonomian Pemkap Jateng beserta tamu undangan di Hotel Taman Sari, Selasa (22/10/2019) (more…)

Read More
IMG-20191022-WA0007

Kabupaten Karanganyar Gelar Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2019

Rober Christanto Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

(more…)

Read More
20191021_155429 (1)

ROBER CHRISTANTO DUKUNG KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PERENCANA DI LINGKUNGAN BAPERLITBANG

Diskominfo

Rober Christanto foto bersama aparatur BAPERLITBANG di Hotel Lorin, Colomadu Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto hadiri acara peningkatan  kapasitas aparatur perencana bagi pejabat struktural dan fungsional serta tenaga harian lepas di lingkungan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Karanganyar di Hotel  Lorin “ Ruang Sasono Jolonidi “ pada Senin Sore (21/10).

Dalam sambutannya Rober menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi  kepada seluruh aparatur Baperlitbang  yang telah bekerja keras menyelesaikan penyusunan RPJMD  Kab. Karanganyar Tahun 2018 – 2023 tepat waktu, dijelaskan bahwa RPJMD itu nantinya akan dijadikan sebagai  pedoman pelaksanaan visi misi kepala daerah terpilih 5 (lima) tahun yang akan datang  oleh semua “ stake holder” yang terlibat dalam pembangunan di Kabupaten Karanganyar.

“ sangat saya dukung kegiatan ini, demi  mewujudkan penyusunan dokumen perencanaan yang lebih baik lagi, untuk menghasilkan pembangunan yang lebih baik lagi dan bermanfaat bagi masyarakat luas, karena kegagalan dalam perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan” imbuhnya.

Tugas pokok BAPERLITBANG adalah membantu Bupati dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan  di bidang perencanaan, penelitian dan pengembangan.  Menyusun dokumen RKPD, KUA dan PPAS sebagai dasar penyusunan APBD  adalah tugas utama BAPERLITBANG, dalam arti BAPERLITBANG mempunyai tugas berat , yaitu sebagai perangkat daerah yang mengawali semua proses kegiatan pembangunan di Kabupaten Karanganyar.

Ucapan selamat juga disampaikan atas prestasi dalam penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018 kemarin, dengan mendapatkan penghargaan “ Pangripta Abiraya” serta hadiah dana bantuan keuangan dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

“Semoga hadiah tersebut bermanfaat untuk lebih meningkatkan semangat para aparatur perencana BAPERLITBANG dalam mengerjakan tugas perencana” pungkasnya. (An/Ina).

 

 

Read More
DSC_9085

Turnamen Futsal Kodok Ijo Cup I “ Bubar Balbalan Tetep Seduluran ”

Plt Camat Tasikmadu Timotius Suryadi saat memberikan sambutan dan simbolis membuka Turnamen Futsal Kodok Ijo Cup Pertama yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Ngudi Rahayu Dsn Kodokan Desa Papahan Tasikmadu di Lap. Desa papahan, Senin(21/10/19)

Karanganyar – 21 Oktober 2019

Memperingati hari sumpah Pemuda, Karang Taruna Ngudi Rahayu dusun Kodokan Desa Papahan Kec. Tasikmadu gelar Turnamen Futsal  “Kodok Ijo Cup I” yang dihelat di Lapangan Desa Papahan mulai dari tanggal 21 Oktober hingga 15 November 2019 dan pembukaannya resmi digelar pada Senin(21/10/19).

Dengan total peserta 64 team se Karisidenan Surakarta, panitia sajikan hadiah dengan total nilai hampir sepuluh juta rupiah. Jika turnamen futsal ini sukses, panita berharap akan bisa selenggarakan setiap tahunnya sebagai agenda event tahunan bagi Karang Taruna.

Bertujuan menjalin silaturahmi antar pemuda kampung se Kabupaten Karanganyar dan juga jalin silaturahmi antar pemain, munculah jargon “ Bubar Balbalan Tetep Seduluran “ agar rivalitas hanya terjadi diatas lapangan, diluar lapangan tetap jaga silaturahmi dengan baik agar paseduluran pecinta olah raga Futsal tetap terjaga, Jelas ketua panitia.

Sementara Timotius Suryadi selaku Plt. Camat Tasikmadu yang dalam hal ini hadir mewakili Bupati Karanganyar, samoaikan bahwa pemuda adalah generasi penerus bangsa, jangan nodai dengan kegiatan anarkis yang tidak baik. Buang jauh-jauh hal anarki agar Kabupaten Karanganyar tetap adem ayem, tentrem seperti slogannya.(Ard/Tgr)

Read More