Category: Berita

20191112_092736

Pemerintah Dorong Graduasi Mandiri Penerima PKH

Diskominfo

Penempelan stiker keluarga miskin oleh Kepala Dinas Sosial, Agus Heri Bindarto

Karanganyar -Tingkat graduasi sejahtera mandiri penerima program keluarga harapan (PKH) di Indonesia pada tahun ini jauh dari target. Artinya, pemerintah masih akan menanggung kebutuhan keluarga miskin hingga mentas dari kondisi ekonomi lemah.
“Total anggaran untuk PKH yang sudah dikucurkan mencapai Rp 101.168.350.000. Sudah tersalurkan 100 persen hingga tahap IV. Dari jumlah penerimanya, ada 6.225 keluarga graduasi mandiri dari total target graduasi mandiri 800.000 keluarga,” kata Kasubdit Kepesertaan Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementrian Sosial, Rinto Indratmoko saat menghadiri launching pemasangan stiker keluarga miskin dan HUT ke-7 PKH Karanganyar di Desa Pojok, Mojogedang, Selasa (12/11).

Ia meminta petugas sosial di daerah selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, aktif menindaklanjuti kondisi perekonomian penerima program sosial. Pada tahun 2020, Kementrian Sosial menarget graduasi mandiri 1 juta keluarga, atau 10 persen dari 10 juta keluarga penerima PKH. Untuk diketahui, graduasi mandiri adalah keluarga yang mentas dari penerima bantuan pemerintah karena sudah sejahtera. Ia juga meminta keluarga penerima bantuan segera menghubungi petugas pendamping apabila mantap melepaskan kepesertaannya itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan jumlah graduasi mandiri di Karanganyar mencapai 1.222 keluarga. Adapun target hingga 2019 mencapai 2.500 keluarga. Melalui penempelan stiker keluarga miskin, diharapkan memudahkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) memetakan dan memutakhirkan data.
“Stiker itu untuk menandai keluarga penerima bansos PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Petugas TKSK dimudahkan mengecek keluarga miskin,” katanya.

Ia menceritakan awalnya menangani 9 ribu PKH pada 2012. Hingga sekarang, jumlah penerima bantuan untuk keluarga miskin mencapai 29.725 KK.
“Untuk itulah para keluarga yang memilih graduasi mandiri dihadirkan. Kami memberi apresiasi,” pungkasnya. (in/an)

Read More

Pemkab Karanganyar Gelar Upacara HKN ke 55

 

Karanganyar- Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Selasa (12/11/2019)

Upacara HKN yang dilaksanakan di halaman DPRD Karanganyar ini bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono diikuti Wabup, Forkopimda, DKK, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, PMI serta pelajar.

Amanat Kementerian Kesehatan RI yang dibacakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono  menekankan bahwa semangat hidup sehat, cinta sehat menggelora kita semua dan masyarakat Kabupaten Karanganyar pada umumnya.

“Urusan kesehatan adalah urusan wajib yang harus dikelola pemerintah sebagai tanggung jawab kita terhadap pelayanan kesehatan pada masyarakat,oleh karena kita pemerintah menaruh harapan dan mempercayakan kepada dinas kesehatan,puskesmas-puskesmas untuk menunaikan tugas dengan penuh semangat dan pengabdian yang tinggi, “ tuturnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/jn).

Read More
WhatsApp Image 2019-11-11 at 14.31.00

Tiga Desa Ditetapkan Sebagai Desa Pengawasan Oleh Bawaslu Kabupaten Karanganyar

Kepala Kesbangpolinmas Karanganyar, Agus Cipta Waluyo memukul gong tanda bahwa Desa Taman Sari dijadikan proyek percontohan desa Pengawasan oleh Bawaslu

 

 

KARANGANYAR – 12 November 2019

 

Meski pemilu telah selesai dilaksanakan di Kabupaten Karangnyar, namun semangat untuk menghadikan pemilu yang jujur, adil dan transparan terus digelorakan. Bukti semangat untuk membuat pemilu yang kredibel, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar menetapkan tiga desa di Kabupaten Karanganyar layak menjadi desa pengawasan. Desa pengawasan yang dimaksud adalah desa yang masyarakatnya sadar bahwa pemilu harus dilaksanakan secara jujur, adil dan transparan.

“Ini semacam gerakan moral dan mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi tahapan pelaksanaan pemilu, baik pilkada, pileg, pilpres, dan pilkades. Personel kami terbatas sekali, jika masyarakatnya secara sadar mengerti dan ikut mengawasi tahapan pelaksanaan pemilu maka akan dihasilkan pemimpin yang kredibel,” papar Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti usai acara lonching desa pengawasan di Desa Taman Sari, Kecamatan Kerjo (11/11)

Bawaslu menentapkan tiga desa sebagai percontohan pengawasan pemilu. Yakni desa Taman Sari, Kecamatan Kerjo, Desa Salam, Kecamatan Karangpandan, dan Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih. Lounching dilakukan oleh Kepala Kesbangpolinmas, Agus Cipto Waluoyo yang mewakili Bupati Karanganyar. Agus mengatakan terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten  yang telah menetapkan Desa Pengawasan di Kabupaten Karanganyar. Dengan hadirnya desa pengawasan, masyarakat diajak untuk ikut berperan aktif dalam upaya melaksanakan pemilu 2019. “Yang jelas, gerakan moral ini harus digelorakan agar masyarakat tetap bersemangat untuk mengawasi dan menjalankan pemilu dengan baik. Sehingga pemimpin yang terpilih mencerminkan pemimpin yang baik dan sejahtera,” tandasnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20191111-WA0052

TP PKK Kabupaten Karanganyar Ikuti Lomba Tertib Administrasi Tingkat Provinsi

Diskominfo

Bupati Karanganyar sambut kehadiran tim penilai dari Pemprov. Jateng

Karanganyar – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karanganyar masuk tiga besar dalam lomba tertib administrasi bersama TP PKK Kabupaten Wonogiri dan TP PKK Kabupaten Klaten.

TP PKK Provinsi Jateng melakukan peninjauan lapangan di Sekretariat TP PKK di Pendopo Rumah Dinas Bupati dan Kantor Kelurahan Karanganyar, Senin (11/11).

Sekretaris TP PKK Karanganyar, Tri Susi Alisasi menyampaikan, laporan terkait adminitrasi sudah diajukan sejak September 2019 lalu. Setelah dilakukan verifikasi administrasi, pihak provinsi melakukan peninjauan lapangan hari ini. “Ini untuk mengecek, program-program PKK sudah dilaksanakan apa belum,” katanya.

Selanjutnya, apabila mendapat juara satu tingkat Provinsi akan mewakili Jateng di tingkat nasional dalam lomba tertib administrasi.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Jateng, Emma Rachmawati mengungkapkan, setelah dilakukan seleksi administrasi dari 35 kabupaten, terpilih 3 besar dalam lomba tertib administrasi. Ada lima kategori seperti Pola Asuh Anak dan Remaja, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Hatinya PKK, IVA test dan Sekretariat PKK dengan tertib administrasi PKK.

“Kabupaten Karanganyar masuk 3 besar bersama Kabupaten Wonogiri dan Klaten dalam lomba tertib administrasi. Ini kita cek lapangan, sesuai laporan apa tidak. Penilaian lapangan dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan,” terangnya.

Dijelaskannya, penilaian yang dilakukan berkaitan dengan pelaporan kegiatan, perencanaan kegiatan, pembukuan hingga dokumentasi.

Adapun guna memudahkan pelaporan administrasi, pihaknya mendorong kepada semua TP PKK di Kabupaten untuk melakukan pelaporan kegiatan maupun perencanaan dalam bentuk digital. ” Kami mendorong supaya setiap kegiatan dilakukan real time menggunakan Medsos. Supaya masyarakat tahu. Jadi sudah tidak ada data manual model ditempel atau ditulis di papan,” jelas Emma. (in/an)

 

Read More

Pemkab Karanganyar gelar Sosialisasi Manajemen Perpustakaan

Karanganyar,
Pemkab Karanganyar menggelar
sosialisasi manajemen literasi informasi dan literasi digital di era 4.0 bagi generasi milenial di halaman Dinas arsip dan perpustakaan Karanganyar, Senin (11/11/2019). Diharapkan dari kegiatan ini mampu mendorong perkembangan literasi di Kabupaten Karanganyar

Dalam talkshow tersebut dihadiri Sekda Karanganyar Sutarno serta sejumah pustakawan sekolah di Kabupaten Karanganyar.

Menurut Sekda Karanganyar, Sutarno pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai institusi pengelola karya tulis, karya cetak dan karya rekam dengan sistem yang baku perlu mendapat perhatian penuh untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian serta pelestarian informasi dan rekreasi bagi pemustaka. Apalagi saat ini teknologi literasi dan informasi berkembang dengan pesat.

“Saat ini kita telah memasuki era 4.0 sehingga informasi, administrasi semua serba cepat dan data serba sistematis,”katanya.

Ditambahkannya di era digital dan kemajuan teknologi informasi, menuntut peran masyarakat untuk lebih cerdas memilih dan memilah informasi yang baik dan tepat. Pemkab Karanganyar terus mendorong literasi digital dan pemanfaatannya. Karena hal ini sesuai dengan visi misinya yakni menciptakan kota cerdas atau smartcity.

“Kemajuan teknologi informasi dan digital literasi harus didukung dengan kemampuan menggunakan perangkat digital baik aplikasi sehingga mampu memberi manfaat di berbagai sektor,”tambahnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_2601

Dusun Jetis Desa Jati Diresmikan Menjadi Kota Tanpa Kumuh

 

Edhy Sriyatno Kepala DPU PR Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar secara simbolis meresmikan dusun Jetis Desa Jati Kec. Jaten menjadi Kota Tanpa Kumuh(KOTAKU), Jum’at(08/11/19)

Karanganyar – 8 November 2019

Tahun 2015 menjadi tahun yang kelam bagi warga masyarakat dsn Jetis Desa Jati Kecamatan Jaten, mendepatkan Sk dari Bupati Karanganayar dengan predikat kawasan paling kumuh di Karanganyar. Kotor, bau, sampah berserakan dimana-mana dan tidak tertata dengan baik menjadi gambaran lingkungan dsn Jetis Jati waktu itu.

Seiring berjalannya waktu Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bupati memberikan bantuan dana sebanyak 1 Milliar untuk merubah lingkungan dsn Jetis Jati ini untuk lebih baik dan menjadi kawasan yang layak huni bagi warganya.

Baru di tahun 2019 ini akhirnya apa yang diharapkan warga dsn Jetis Jati bisa terwujud. Secara resmi dsn Jetis Desa Jati Kec. Jaten akhirnya diresmikan sebagai Kota Tanpa Kumuh(KOTAKU) oleh pemerintah. Jum’at(08/11/19) melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Edhy Sriyatno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar meresmikan program KOTAKU tersebut.

“ Dana bantuan dari pemerintah kami gunakan untuk membangun TPS dan saluran air di beberapa titik kawasan dusun Jetis ini “, jelas ketua panitia.

Bekerja sama dengan pemerintah desa, Pemkab meberi ultimatum kepada warga untuk wajib membuang sampah di TPS, ada pekerja yang menjaga di TPS juga ada pula yang bertugas mengambil sampah dari rumah ke rumah. Para pekerja di beri upah yang sangat layak, bahkan lebih diatas UMK di Karanganyar, ujar ketua BKM Jati Mandiri.

Pekerjaan ini hampir selesai, sudah 99% progres KOTAKU ini clear dikerjakan. Mudah mudahan bisa segera clear semuanya dan bisa nikmati warga, jelas kepala Desa Jati.

Besar harapan Kepala Desa Jati warga dusun Jetis bisa menjaga dengan bersama dusunnya yang sudah diresmikan menjadi KOTAKU ini, agar tidak sia sia atau bahkan kembali menjadi kumuh kembali. Jangan sampai dana yang telah dikucurkan oleh Pemkab mubadzir karena warga tidak mau menjaga kebersihan di daerah tempat tinggalnya.

“ Lingkungan yang sudah bersih ini harus dijaga dengan baik “ tegasnya.

Harapanya Pemkab bisa membantu menambah pekerja untuk mengangkut sampah, karena pekerja yang ada saat ini masih kekurangan personil untuk memungut sampah yang ada, agar bisa maksimal kinerjanya.

Sementara Edhy Sriyatno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan bahwa progam KOTAKU ini bukan hanya di dusun Jetis, kemarin juga pemerintah meresmikan di Desa Jumok. Sekarang wajah lingkungan sudah mulai nampak rapi, cerah, lebih bersih dan bisa menjadi satu kesatuan yang baik.

Pandangan kumuh dari orang yang dahulu melekat di dusun jetis ini lambat laun kini memudar, ini seiring tekad baik seluruh warga masyarakat yang bergotong royong ingin merubah  desanya.(Ard/Tgr)

Read More
_DSC8267

Dua Gol Wakil Bupati bawa kemenangan TIM Sepak Bola Pemkab Saat Trofeo Atas Watusambang United dan Solo All Star

Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto saat hendak menceploskan bola ke gawang Tim tuan rumah Watusambang United di Lap. Plumbon Tawangmangu

 

Karanganyar – 09 November 2019

Jeda jelang laga final turnamen sepak bola antar juara di Lapangan Plumbon Tawangmangu dengan tajuk Watusambang Cup di gelar partai eksebisi trofeo antara Tim Pemkab Karanganyar, Solo All Star dan tuan rumah Watusambang, Sabtu(09/11/19).

Laga awal trofeo dimulai dengan pertandingan antara Solo All Stars yang bermaterikan mantan pemain Liga Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Watusambang united dengan skor 3-1 untuk kemenangan Solo All Star.

Laga kedua mempetemukan Tim Pemkab Karanganyar yang diperkuat Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar juga Komandan Kodim 0727 Karanganyar berhadapan dengan Watusambang United, tendangan keras Wakil Bupati Rober Cristanto dari jarak dekat di depan gawang membawa Pemkab unggul 1-0 atas Watusambang.

Di laga pamungkas kembali Tim Pemkab bermain menghadapi tim kuat Solo All Star, sepakan keras Bupati Juliyatmono berhasil ditepis oleh penjaga gawang Solo All Star, namung sayang bola muntah jatuh di kaki Wakil Bupati rober Cristanto. Sontekan cantik kaki kanan beliau kembali membuat gol bagi Pemkab dan unggul sementara atas Solo All Star.

Tidak mau kalah Komandan Kodim 0727 Letkol Andi Amin memeperlihatkan aksi menawan mendrible bola dari sisi kanan pertahanan Solo All Star, bola lambung jauh dari sepakan kaki kiri beliau berhasil mengelabui penjagang gawang dan berbuah gol, 2-0 Pemkab unggul atas Solo All Star.

Keasikan menyerang membuat pertahanan Tim Pemkab yang di Komandoi oleh Dwi lengah, sepakan jarak jauh dari Solo All Star tidak dapat dibendung oleh Ari yang mengawal gawang Pemkab. Gol dari Solo All Star memperkecil ketertinggalan, namun sampai peluait akhgir dibunyikan Solo All Star tak mampu menambah Gol, laga pamungkas berhasil dimenangkan Pemkab dengan skor 2-1.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_2800

Dalam Rangka Maulud Nabi Muhammad SAW Masjid Baiturrohman Gelar Grebegan dan Wayang Kulit Dakwah

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan serta tausiyah dalam Pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammmad SAW dan gelaran wayang kulit dakwah di Masjid Baiturrohman Gunung Wijil Ngringo Jaten, Minggu(10/11/19)

Karanganyar – 10 November 2019

Peringatan Maulid Nabi SAW, menjadi agenda rutin digelarnya pengajian di Masjid Baiturrohman Gunung Wijil Desa Ngringo Kec. Jaten. Seperti tahun – tahun sebelumnya, tahun ini segenap pengurus takmir Masjid Baiturrohman gelar pengajian sekaligus gebyar grebegan dan pertunjukan wayang kulit dakwah, Minggu(10/11/19).

Inti dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. “Makanya momentum Muludan adalah untuk meniru, meneladani akhlak Rasulullah, baik dari segi keilmuan maupun dari segi sunah-sunah yang harus dilakukan yang tercermin dengan akhlak, moral, dan memiliki budi pekerti yang luhur,” tegas Ketua panitia penyelenggara.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir mengingatkan kepada para jama’ah, bahwa bersholawat itu harusnya sesering mungkin, banyak cara untuk bersholawat jadi jangan bingung bagaimana caranya bersholawat.

“ Diakhir zaman seperti sekarang ini, benteng terakhir kita adlah rumah kita sendiri. Dengan sering bersholawat sebagai bukti bahwa kita umat Nabi Muhammad SAW “ jelas Bupati Juliyatmono.

Rosulullah SAW memberi kita contoh sederhana namung di zaman seperti sekarang menjadi hal yang susah untuk dilakukan kita sebagai umatnya, yaitu mendatangi orang tua. Silaturahmi kepada orang tua menjadi hal yang sering diingatkan baginda Rosul kepada umatnya.

“ Insya Allah kalau banyak bersholawat hati bisa ayem dan tentrem “, tegas Juliyatmono.(Ard/Tgr)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-07 at 22.19.44

Peringati Hari Jadi Karanganyar, Pemkab Gelar Wayang 17 Dalang dan 102 Sinden

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto memberikan sambutan dalam pagelaran wayang 17 dalang, 102 sinden di alun-alun Karanganyar

KARANGANYAR – 7 Nopember 2019

Sebanyak 17 dalang dan 102 sinden meriahkan peringatan Hari Wayang Nasional sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-102 Kabupaten Karanganyar di Plaza Alun-Alun Karanganyar, Kamis (7/11). Lebih meriah lagi, sajian wayang kulit semalam suntuk itu menghadikan Cak Percil, pelawak lucu dari Banyuwangi.

Hujan sesaat tak menyurutkan antusias masyarakat menyaksikan pagelaran wayang malam ini. Perlu diketahui sebelumnya, dalang-dalang kondang turut menyemarakan pagelaran wayang malam ini. Di antaranya Ki Dalang Manteb Sudarsono, Ki Porbo Asmoro, Ki Cahyo Kutandi dan Ki Anom Dwijo Kangko. “Mari kita songong dengan suasana gembira. Seberat apapun cobaan mendatang, jika dilandasi dengan senang maka semua pekerjaan apa mudah diselesaikan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutan pagelaran wayang 17 dalang dan 102 sinden.

Di tahun 2019, tema besar berjuang bersama memajukan Karanganyar. Tahun pertama, disemangati maju dan integritas, tahun kedua maju dan tangguh, tahun ketiga maju dan berdaya saing, tahun ke empat Maju dan sejahtera. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-12-02 at 09.23.35 (1)

Festival Kuliner Nusantara De Tjolomadoe, Karanganyar Tampilkan Sate Kelinci dan Olahan Makanan Unggulan

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan festival kuliner nusantara di de tjolomadoe, 7/11/2019.

Karanganyar,

Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam Festival Kuliner Nusantara digelar di De Tjolomadoe Karanganyar, 7-10 November 2019. Diharapkan dari festival ini mampu mengangkat potensi kuliner dan olahan dari UMKM di Kabupaten Karanganyar.

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menyelenggarakan Festival Kuliner Nusantara. Kegiatan ini berlangsung
mulai 7 November hingga 10 November 2019 itu. Dalam festival ini menampilkan display kuliner dan makanan khas daerah, food bazar, cooking competition, art performance, dan stand pameran berbagai kabupaten dari seluruh wilayah di tanah air.

Kabupaten Karanganyar dalam festival ini menampilkan beragam kuliner atau produk olahan makanan unggulan. Salah satunya yakni sate kelinci. Selain itu juga ditampilkan produk produk kerajinan dari sejumlah UMKM di Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi Festival Kuliner Nusantara. Karena
kegiatan ini menjadi ajang untuk mengangkat potensi makanan dan kerajinan dari masing-masing daerah.

“Semoga melalui event ini, produk makanan dan kerajinan UMKM dapat dikenal masyarakat. Sehingga ekonomi kreatif masyarakat terus berkembang,”katanya.

Sementara Ketua umum APKASI Abdullah Azwar Anas menyatakan Festival Kuliner Nusantara merupakan upaya untuk mengenalkan potensi produk kuliner khas daerah sebagai salah satu ekonomi kreatif. Apalagi bidang kuliner menyumbang pemasukan uang dan tenaga kerja cukup besar.

“Kegiatan ini merupakan momentum tiap daerah mengenalkan produk khasnya kepada masyarakat agar ekonomi kerakyatan terus menggeliat,”ujarnya.

Ditambahkannya melalui festival ini diharapkan masing-masing UMKM di tiap daerah dapat terus berkembang pesat dan mandiri secara ekonomi. Tiap daerah pun harus memiliki kebijakan dalam mengenalkan dan melindungi produk UMKM di daerahnya.

“Proteksi ekonomi daerah sangat penting. Karena ekonomi kerakyatan harus terus dikembangkan sebagai upaya pemerataan ekonomi,”pungkasnya.
Demikian Diskominfo ( dn/ind) (more…)

Read More