Category: Berita

IMG20201202094424

Pengajian Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Tasikmadu, Tingkatkan Ketaqwaan dan Imunitas ditengah Pandemi

Kominfo

Kabag Kesra Setda Karanganyar: Pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Perketat Prokes dengan 3M ditengah pandemi Covid-19, Rabu (2/12).

KARANGANYAR- Segenap Pengurus dan seluruh peserta pengajian Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Tasikmadu agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta imunitas ditengah pandemi covid 19. Karena iman dan imun merupakan obat mujarab untuk tetap membentengi diri terpapar dari virus corona.

Hal tersebut diungkapkan Sunarno, selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Setda Karanganyar ketika membacakan sambutan Bupati dalam pengajian rutin Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Tasikmadu di Aula Kecamatan, Rabu (2/12).

Menurutnya ditengah pandemi covid 19, semua pihak harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Sebab hingga kini wabah ini terus meningkat dan belum ditemukan obatnya.

“Tingkatkan iman dan imun tubuh.Karena itu merupakan obat mujarab ditengah pandemi covid,”pesannya.

Ditambahkan Sunarno dibalik pandemi ini tentu terdapat hikmah dibaliknya. Seperti semangat kebersamaan dan selalu menjaga kebersihan dengan penerapan hidup bersih dan sehat. Karena sering kali kita abai terhadap kebersihan dan kesehatan. Disamping itu kepedulian terhadap sesama juga muncul dengan adanya gotong royong ditiap RW.

“Semangat gotong royong dan kebersamaan banyak muncul ditengah pandemi ini. Selalu patuhi anjuran pemerintah dengan melakukan protokol kesehatan 3 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak,”katanya.

Sementara Camat Tasikmadu, Junaidi menyampaikan agar semua peserta pengajian dan warga disiplin dalam menerapkan hidup bersih dan sehat. Karena di wilayah Tasikmadu juga banyak warga yang terpapar covid 19.

“Kurang lebih 48 warga terpapar corona. Selalu gunakan masker dan jaga jarak ketika beraktivitas diluar rumah,”tuturnya.

Dalam pengajian MTNI ini diikuti oleh para perangkat desa, para ASN Kecamatan serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Tasikmadu.
Diskominfo (ind/chelsea)

Read More
DSC_0708

Rp 5,9 Miliar Hibah Untuk 177 kelompok Peternak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bantuan hibah kepada kelompok peternak

 

KARANGANYAR – Sebanyak Rp 5,9 miliar hibah untuk 177 kelompok peternak di Karanganyar. Rencana bulan pertengahan Desember ada Rp 8 miliar lagi untuk kelompok ternak tahap dua. Saat ini, kelompok ternak meliputi sapi, kambing, domba, ayam, itik, ikan dan burung. Mudahan mudahan bantuan ini dapat meningkatkan populasi ternak dan kesejahteraan bagi pertani

“’Pesan kami, bantuan ini untuk dana hibah, jangan sampai ternaknya dijual karena Reskrim Polres dan Inspektorat akan mengecek semua bantuan tersebut secara berkala dan insidental. Bantuan ini untuk meningkatkan para peternak agar lebih rajin,’’ kata Siti Maisyaroch Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Selasa (1/12).

Bupati Juliyatmono mengatakan, pertanian, peternakan, perikanan di masa pandemi ini justru yang malah bisa bertahan. Yang lain ambruk seperti garmen, tekstil dan lainnya. Dulu jahe tidak banyak yang melirik, sekarang mahal. Karena itu harus terus dipelihara. “Bantuan inimemang agak terlambat karena prosesnya memang memerlukan pemeriksaan yang intensif. Jangan sampai salah sasaran, sebab ada peternak tinggal di perumahaan minta bantuan. “Kandangnya dimana kok ada perumahaan yang minta. Makanya hal ini ini yang kita cek, tidak benar kami drop,”ujarnya.

Dia terus meminta peternak memacu pemeliharannya. Usahakan memelihara dengan perasaan bahagia. Sebab binatang tahu jika dipelhara dengan rasa bahagia, maka dia akan tumbuh baik. Sebaiknya jika tidak, maka akan kurang berkembang.

Namun yang jelas peternakan ini mendukung kuliner yang terus diharapkan dapat berkembang seiring dengan Karanganyar yang menjadi tanggakan turis lokal. Dimana kuliner bisa dikembangkan. Sehingga jika bahannya dipasok dari daerah sendiri itu akan mensejahteraakan banyak lapisan. (Hr/adt)

Read More
IMG-20201130-WA0060

Sosialisasi Pemberdayaan Ormas Se Karanganyar

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dan arahan

KARANGANYAR – Sosialisasi pemberdayaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) diselenggarakan di Hotel Taman Sari, Senin (30/11/2020).

Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar, Bambang Sutarmanto menyampaikan, ada sejumlah 285 ormas di Kabupaten Karanganyar. Dari jumlah itu diakuinya ada beberapa yang aktif dan ada yang tidak aktif. Dalam kesempatan ini, Kesbangpol mengundang beberapa ormas untuk mengikuti sosialisasi pemberdayaan.

“Karena jumlah (ormas) banyak, nanti kita gelar secara bertahap,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, ormas bagian dari civil society atau masyarakat madani. Tentunya mereka memiliki kompetensi sesuai profesi dan tujuan masing-masing. Pemkab Karanganyar memiliki kewajiban terhadap mereka untuk memberdayakan dan mengkomunikasinya program dari pemerintah.

“Kita sinergikan dengan program pemerintah. Sehingga dapat mempercepat tujuan pemerintah. Pemberdayaan ini lebih kepada meningkatkan dan mendudukan, agar ormas berjalan sesuai maksud dan tujuannya. Jangan sampai berubah dari maksud dibentuknya organisasi itu,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Budianto menjelaskan, masyarakat memiliki peran dalam menciptakan situasi kamtibmas. Sehingga perlu adanya kerja sama dari semua elemen masyarakat supaya situasi tetap kondusif.

“Apabila situasi kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,”pungkasnya. Diskominfo (in/an)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-30 at 10.12.29

Dibiasakan Untuk Berdiskusi Bisa Mengurangi Narasi Berpikir Negatif

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi pembicara utama dalam Rapat Koordinasi dengan FKUB se Solo Raya

 

KARANGANYAR – Mencermati perkembangan akhir-akhir ini, mulai dari perbedaan pandangan, Euforia beragama secara berlebihan menjadi hal yang harus dicermati. Jikalau pendekatan yang dilakukan dengan sentimen beragama maka akan tidak baik. Disinilah peran strategis Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dalam mengelola berbagai pandangan dan perbedaan tersebut. Tujuannya tetap bagaimana menjaga kerukunan sebagai sebuah bangsa atau daerah dengan keberagamaan tersebut.

“Ciptakan ruang-ruang untuk berdiskusi dan bertemu dengan antar pemeluk beragama. Terutama di kalangan pemuda agar mempunyai persepsi Indonesia dengan keberagamaan yang ada,” papar Bupati Karanganyar dalam membuka Rapat Koordinasi FKUB di Solo Raya di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Papahan Tasikmadu, Karanganyar, Senin (30/11).

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan dengan seringnya bertemu dan berdiskusi maka akan mengurangi gesekan-gesekan yang berbeda. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan hebat. Pihaknya yakin pada suatu saat nanti, Bangsa Indonesia akan menjadi besar karena kekayaan alamnya melimpah. Tinggal mengolah berpikir dan pikiran ini agar tetap mempunyai wawasan yang sama tentang kebangsaaan. “Modal kita untuk menjadi bangsa yang besar sudah ada yakni self convidence yang luar biasa. Ditengah gempuran covid 19 kita mampu bertahan dan keluar menjadi bangsa yang besar,” tambahnya.

FKUB diharapkan juga untuk penguatan toleransi. Sebab tidak usah menjelek-jelekkan agama atau keyakinan seseorang. Justru keragamaan ini tetap dipelihara dan dijaga. Pihaknya mengajak FKUB untuk sering mengajak pemuda berdiskusi dan berdialog. Dengan demikian, akan tercipta pemahamaan tentang kebangsaan dengan baik. “Saya pikir tidak usah takutlah dengan narasi-narasi tentang negatif. Semua harus berpikir positif,”imbuh Juliyatmono.

Ketua FKUB Kabupaten Karanganyar Achmad Hudaya mengatakan rapat koordinasi ini diselenggaraan di tengah pandemi. Sedianya yang hadir dalam forum sebanyak 126 dari FKUB Se Solo Raya. Kuncinya adalah disiplin agar semuanya sehat semua. (hr/tgr)

Read More
IMG-20201130-WA0022

Rapat Paripurna Penetapan 8 Raperda Kabupaten Karanganyar 2020

kominfo

Bupati Karanganyar saat membacakan sambutan penetapan 8 Raperda Kab. Karanganyar, Senin (30/11).

KARANGANYAR– Penetapan delapan (8) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar tahun 2020 disampaikan Bupati Karanganyar pada Rapat Paripurna, Senin (30/11) di Gedung DPRD Karanganyar.

Adapun delapan (8) Raperda tersebut meliputi enam (6) Raperda
Usulan dari Pemerintah Daerah dan
dua (2) Raperda Inisiatif DPRD, diantaranya:
1. Raperda tentang penyelenggaraan pemakaman
2.Raperda tentang retribusi pelayanan pemakaman
3. Raperda tentang penyelenggaraan pertanian
4. Raperda tentang pengembangan Kabupaten layak anak
5. Raperda tentang retribusi jasa usaha
6. Raperda tentang pencabutan perda Kabupaten Karanganyar no.13 tahun 2009 tentang irigasi.
serta dua raperda inisiatif DPRD, yakni :
1. Raperda tentang penyelenggaraan pelayanan publik
2. Raperda tentang penyelenggaraan keolahragaan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Karanganyar yag telah berkenan membahas dan menyetujui delapan Raperda,”tuturnya.

Pihaknya pun menambahkan untuk (2) Raperda inisiatif DPRD Karanganyar masih harus melewati proses evalusi Gubernur sebelum diundangkan. Sedangkan enam (6) yang lain selanjutnya akan diproses pengundangannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Diskominfo (dn/ind/chelsea)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-29 at 21.44.18

Puncak Hari Guru, PGRI Gelar Wayangan, Bupati Ingatkan Guru Untuk Belajar Dari Punakawan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan penghargaan kepada guru berprestasi

 

 

KARANGANYAR – Punakawan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong mempunyai filosofi pembelajar yang tinggi menurut Hermawan Kertajaya. Jika Bagong adalah orangnya kreatif dan cerdas. Untuk melucu diperlukan orang yang kreatif dan cerdas. Kemudian Petruk itu mempunyai inisiatif yang tinggi, Gareng adalah entrepreneur dan semar adalah seorang pemimpin atau leadership.

“Seorang guru harus memiliki empat hal tersebut yakni kreatif, cerdas, inisiator dan pemimpin yang baik. Hal inilah yang kita harapkan di tahun 2030 saat lauching life of center nusantara, masyarakat Karanganyar menjadi pusat peradaban nusantara,” papar Juliyatmono pada Puncak Hari Guru Nasional (HGN) di Gedung PGRI, Desa Gaum, Tasikmadu, (29/11).

Dalam kesempatan itu, PGRI memberikan award atau penghargaan bagi guru berpretasi tingkat Kabupaten. Diharapkan guru-guru tersebut menjadi contoh guru yang lain dan menginsiparasi agar Guru selalu memberikan yang terbaik bagi anak didik. Selain itu, puncak hari Guru Nasional adalah pentas wayang dengan lakon Pendadaran Siswa Suko Limo oleh ki Dalang Purba Asmara. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-28 at 06.58.29 (1)

Peringatan Hari Jadi Sekar, Bupati Ingatkan Untuk Selalu Memberikan Pesan Moral

BUpati Karanganyar, Juliyatmno memberikan tumpeng kepada Ketua Sekar Karanganyar Joko Kendang

 

KARANGANYAR  – Peringatan hari jadi Seniman Karanganyar (Sekar) ke 7 dipusatkan di Studio Pagelaran wayang Watu Jodo, Kecamatan Matesih. Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengingatkan dalam setiap pentas hendaknya ada pesan-pesan moralnya. Bukan hanya sekedar menghibur tapi pesan moral harus ada dalam pentas menghibur masyarakat.

“Pangetan Ambal Warsa (Peringatan Hari Jadi) Sekar yang ke tujuh  momen untuk terus bersatu, guyub rukun dalam mengisi kebudayaan di Karanganyar. Saya juga bangga, karena sebagian besar anggota Sekar adalah para pemuda,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam HUT Sekar ke 7 di Watu Jodo, Sabtu (27/11)

Bupati sangat bangga karena usia sekar sudah menginjak 7 tujuh. Ibarat seorang anak, usia 7 sudah mulai berlari. Pihaknya melihat sekar sangat luar biasa. Dengan melihat Sekar saat ini, kabupaten lain pasti iri dengan kabupaten Karanganyar.  Bersama pemerintah, seniman adalah orang orang pelaku kebudayaan. Budaya adalah seni, yang didalamnya termasuk seni pertunjukkan, seni musik, seni yang lainnya bisa bersatu untuk memberikan yang terbaik bagi Karanganyar. “Kesenian termasuk ekonomi kreatif. Tidak sekedar menghibur tapi juga memberikan kesan moral, “ tambahnya.

Di saat pandemi seperti sekarang ini, rejeki sedikit-sedikit tidak masalah. Yang terpenting bisa menjaga kesehatan. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-28 at 15.56.22 (1)

Selamat Pak Wabup, Menikah Dengan Dr Farida Nurhayati. Semoga Menjadi Keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Cristanto dan isteri, dr Farida Nurhayati

 

 

KARANGANYAR – Rasa bahagia saat ini tengah menyelimuti Wakil Bupati Karanganyar, H, Rober Cristanto, SE. Sebab orang nomor dua di Kabupaten Karanganyar mempersuting dr Farida Nurhayati, dokter di puskesmas Kebakkramat 1. Akah nikad dilangsungkan di kediamaan mempelai perempuan pada tanggal 28 Nopember 2020 di Desa dan Kecamatan Jaten. Sebagai saksi ijab kabul, salah satunya adalah Bupati Karanganyar, Drs H, Juliyatmono MM.

Usai ijab kabul, Wabup menggelar resepsi secara sederhana di rumahnya Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu. Resepsi digelar pukul 13.00 dengan tamu para kepala OPD, Camat dan keluarga besar H Rober Cristanto. Usai resepsi, Wabup ditanya wartawan meminta doa restu. Semoga keluarga barunya menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warahmah. “Awalnya bertemu dikenalkan saudara. Kemudian berjalannya waktu, anak-anak mendukung sehingga kami  memutuskan untuk membina rumah tangga,” ungkapnya.

Sedangkan dr Farida ketika ditanya mengenai kesibukan Wakil Bupati, dokter di Puskesmas Kebakkramat ini siap mendukung semua kegiatan suami. Tujuan menikah untuk beribadah dan membahagiakan anak-anak sehingga pihaknya yakin bisa mendampingi dan mendukung suami. “Semua tercurah untuk anak-anak,” ujarnya  (hr)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-28 at 15.32.16 (1)

Pandemi Covid-19, Diskominfo Minta UMKM Go Digital, Disdagnakerkop Bantu Produk Masuk Ke Ritel Modern

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si (tengah) dan Kepala Disdagnakerkop, Martadi, S.Sos MM, dipandu moderator Sekretaris Diskominfo, Dra Eny Fauziah MM

  

Upaya yang dilakukanPemkab Agar UMKM Tetap Eksis

KARANGANYAR – Di era pandemi seperti saat ini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karanganyar diminta untuk go digital. Pasalnya saat ini terkadi penurunan belanja ritel atau belanja langsung di pasar tradisional dan modern karena menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dengan kondisi demikian, UMKM harus mengubah mindshet untuk go digital. Menggunakan aplikasi untuk menawarkan produknya yang lebih luas lagi.

“Momentum untuk ‘memaksa’ para pelaku usaha terutama UMKM untuk mulai beralih ke platform digital sebagai sarana pemasaran. Dalam kurun waktu 2015 – 2020 transaksi digital di Indonesia telah naik sebanyak 9 kali lipat. Menariknya lagi, Pada tahun kuartal ketiga tahun 2020 transaksi digital di Indonesia menembus angka Rp. 1.850 Trilyun   (Sumber : Kominfo/ Bareksa, 2020) ,” papar Kepala Dinaskominfo Kabupaten Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si dalam Webinar Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Jumat Pagi. (27/11).

Menurut Sujarno, Pemkab Karanganyar telah memberikan ruang layanan untuk UMKM mempromosikan daganganya. Yakni aplikasi SEMARAK (Sistem Online Pasar Rakyat Karanganyar), sebuah Platform Marketplace khusus untuk warga Karanganyar. Pada aplikasi tersebut juga menjadi ruang bagi para UMKM untuk berdiskusi. Aplikasi SEMARAK seperti halnya dengan Tokopedia, Shoppe, Bukalapak namun khusus untuk UMKM di Bumi Intanpari. “Produk barang dan jasa ditawarkan melalui toko virtual yang terintegrasi dengan Google Maps untuk menautkan toko virtual dengan lokasi toko fisik. Hal ini dirancang sebagai perwujudan Misi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar 2018 – 2023, yaitu Pemberdayaan Perekonomian Rakyat, yang dalam hal ini dengan menggunakan Teknologi Informasi,” tambahnya.

Kelebihan Semarak, menurut orang nomor satu di Diskominfo tersebut penjual akan diverifikasi datanya melalui data NIK pada saat pendaftaran, hanya pengguna dengan NIK yang tercatat di basis data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karanganyar yang dapat menjadi penjual, sedangkan pembeli bisa darimana saja, seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia, tidak dibatasi NIK. Kemudian, gratis dan tanpa iklan, produk ditampilkan sesuai dengan waktu upload terkini menurut kesesuaian kategori, semakin aktif, semakin besar dilihat oleh pembeli potensial. “Data disimpan/ dihosting di server Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, sehingga data kependudukan aman,” ungkapnya.

Dipandu moderator Eny Fauziah yang juga Sekretaris Diskominfo Kabupaten Karanganyar acara semakin menarik. Sebab banyak pertanyaan dari audiensi mengenai aplikasi semarak tersebut. Webinar diikuti oleh masing masing sekretaris OPD, Sekretaris Camat  dan sekretaris Desa atau perangkat desa yang kami harapkan juga mengisi link form e sertifikat, nanti  bisa mendapatkan elektronik  sertifikat. Serta webinar disiarkan live streaming melalui youtube webinar KPC-PEN Kab Karanganyar. Webinar ini sangat menarik karena pandemi Covid -19 ini membawa pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia, termasuk juga di masyarakat Karanganyar. Salah satunya adalah sektor  ekonomi, antara lain banyak tenaga kerja yang di PHK yang mengakibatkan jumlah pengangguran meningkat, daya beli masyarakat turun, kemudian kredit macet dan lain sebagainya .Yang nanti akan dikupas pada webinar ini.

Selain Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar, webinar tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Perdagangan,Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Martadi,S.Sos dengan materi Peran Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi Dan Ukm Dalam Membantu Umkm Di Masa Pandemi Covid 19. Pada kesempatan itu, Martadi mengatakan awal pandemi ada kegiatan fasilitasi kurasi produk UMKM dengan pihak Indomaret. Artinya produk UMKM bisa masuk ke Indomart dan Alfamart. Kemudian, kerjasama pengadaan pembelian masker oleh Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Kerjasama Bansos JPE dari Dinkop UKM provinsi Jawa Tengah sebanyak 2 tahap. “18 November 2020, Indomaret Launcing Produk UMKM sebanyak 19 Produk hasil kurasi bisa masuk toko Ritel Modern Indomaret. Bukan itu, saja Disdagnakerkop juga memfasilitasi kerjasama UMKM bidang Kuliner/Makanan dengan pihak Grab (GrabFood),” ungkapnya. (hr)

Read More
Bela Negara

Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air pada Generasi Muda, Pemkab Karanganyar Gelar Pendidikan Bela Negara

Kepala Kesbangpol, Bambang Sutarmanto memberikan arahan ke peserta pendidikan bela negara

Karanganyar – Menumbuhkembangkan rasa Patriotisme dan Nasionalisme pada jiwa generasi muda yang tergabung dalam organisasi Kepemudaan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Karanganyar menggelar Pendidikan Bela Negara, Kamis (26/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di Café New Normal ini diikuti lebih kurang 120 peserta, dari Organisasi Kepemudaan diantaranya : pemuda MTA, Kokam, Banser, Senkom Mitra Polri, FKPPI, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Forum Komunikasi Pemuda Indonesia (FKPI), Karangtaruna di 8 kecamatan, Pemuda Kristen, Pemuda Katolik, KNPI.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Bambang Sutarmanto mengaturkan tujuan dilaksanakannya Pendidikan Bela Negara ini adalah  “untuk memelihara jiwa nasionalisme Warga Negara dalam upaya pemenuhan hak dan kewajibannya terhadap Bela Negara yang diwujudkan dengan Pembinaan Kesadaran Bela Negara demi tercapainya tujuan dan kepentingan nasional.”

Pihaknya berharap pelaksanaan pendidikan Bela Negara ini dapat menumbukan sekaligus menguatkan semangat rasa Cinta Tanah Air pada generasi muda untuk menjaga dan melindungi kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada kegiatan Bela Negara mendatangkan narasumber dari Kodim 0727 dengan materi Bela Negara dalam Sistem Pertahanan, Kesbangpol tentang Bela Negara Dalam Pembangunan Nasional.

Diskominfo (adt/ind/Chelsea)

Read More