Category: Berita

e45c7ffc-a1b3-4d71-a560-7bc327430260

Karanganyar Raih Peringkat Pertama Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM menerima penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah (14/12).

Karanganyar – Kabupaten Karanganyar meraih peringkat pertama pada penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah (14/12). Penghargaan dianugerahkan bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia. Acara dilaksanakan secara nasional dan disiarkan secara virtual.

Kabupaten Karanganyar meraih perimgkat pertama dengan total nilai 98,21 sedangkan Kabupaten Klaten berada di peringkat kedua dengan total nilai 95,71. Selanjutnya diposisi ketiga adalah Kabupaten Kudus. Ketiga kepala daerah hadir secara pribadi dalam kegiatan yang bertempat disebelah kantor gubernur Jawa Tengah dengan terlebih dahulu menjalani rapid test dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM.

Secara virtual, Menkumham, Yasonna Laoly menuturkan, bahwa dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ini diharapkan agar hak asasi setiap warga semakin terjaga dan keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya. Dan dengan adanya penghargaan Peduli HAM, bisa memacu kinerja perangkat daerah dalam menjalankan pemerintahan dengan lebih mempedulikan HAM.

Diskominfo (tgr/ard)

Read More
IMG20201215093826

Evaluasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Bupati saat menyampaikan arahannya tetang penghargaan HAM yang diterima Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/12)

KARANGANYAR- Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) menggelar evaluasi pelaksanaan pengarustamaan gender di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kegiatan atau penyusunan kebijakan yang lebih baik terkait kesetaraan gender di Bumi Intan Pari

Kegiatan evaluasi dilaksanakan di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/12). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Kepala BP3AKB Karanganyar, Agam Bintoro mengatakan evaluasi ini untuk memperbaiki kinerja atau program yang telah dilaksanakan. Pihaknya juga menerima saran atau masukan dari pihak luar untuk kinerja lebih baik dalam menyusun kebijakan terkait dengan kesetaraan gender.

“Ini merupakan umpan balik terhadap program yang telah dilaksanakan,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengingatkan semua pihak agar memprioritaskan kesehatan. Karena di akhir tahun kegiatan sangat padat.

“Selalu jaga kesehatan bagi semua terutama saat ini tengah pandemi covid 19,”pesannya.

Pihaknya berharap ke depan BP3AKB dapat menyusun program lebih baik baik dari sebelumnya. Apalagi Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan HAM paling tinggi tingkat Jawa Tengah. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk kesetaraan gender.

“Selalu hormati hak orang lain dan ciptakan lingkungan yang nyaman,”pungkasnya.
Diskominfo (ind/nita)

Read More
38290543_2040877832591402_8526317575066353664_n

Baznas Karanganyar Bersama Disdagnakerkop dan UKM Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Tak Mampu

Pelatihan Penjahit di BLK Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Disdagnakerkop Kabupaten Karanganyar menggelar pelatihan menjahit dan membuat roti bagi masyarakat miskin. Total sebanyak 26 orang yang mengikuti pelatihan yang dibuka oleh Kepala Disdagnakerkop dan UMKM, Martadi, S.Sos.

“Kami berharap semua peserta pelatihan memanfaatkan waktu pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Serap ilmu dan diterapkan nanti pada saat berwirausaha,” papar Martadi usai membuka pelatihan wirausaha, Jumat (11/12)

Martadi mewanti-wanti selesai pelatihan segara diterapkan ilmunya. Jangan sampai hanya mengandalkan bantuan saja. Namun bisa menerapkan ilmu untuk meningkatkan kesejahteraan. Pihaknya juga akan terus melakukan monitoring pasca nanti pelatihan sehingga benar-benar maju dan sukses.

Sementara Pengurus Baznas Kabupaten Karanganyar, Iskandar mengatakan pelatihan ini memang menggunakan dana baznas. Dana zakat infak, sodaqoh, bukan konumsi saja, akan tetapi betul-betul bisa memperdayakan mustahik atau penerima zakat. “Sehingga perlu ada pelatihan bagi mereka menjadi usaha mandiri. Baznas membantu membantu alat dan modal. Selesai pelatihan diharapkan bukan mencari pekerjaan, akan tetapi bisa berwirausaha dan mempunyai penghasilan,” ujar Iskandar. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-12-15 at 10.30.57

Bupati Karanganyar Ajak Bijak Bermedsos

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat berdiskusi dengan wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak semua masyarakat untuk menggunakan medsos dengan bijak. Dalam arti, posting atau menggunggah hal-hal yang positif, termasuk dalam hal bencana alam. Sebab bencana yang terjadi akhir-akhir di lereng Gunung Lawu di lebih-lebihkan diunggah di Medsos. Hal itu berdampak orang yang akan ke berwisata menjadi takut.

“Sungai di dekat Kecamatan Matesih memang air deras jika hujan. Lha di foto dari bawah jembatan sehingga kelihatannya banjir. Oleh karena saya mengajak untuk bermedsos dengan baik,” ujar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Karanganyar Ijo Royo-royo di Lapangan Dusun Kejenan, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan Karanganyar.

Berita bencana alam itu berdampak pada wisata di Tawangmangu menurun. Sebab orang menunda untuk akan pergi ke lereng Gunung Lawu karena seolah-olah terhalang semua.. Pihaknya mengatakan bahwa Tawangmangu aman untuk dikunjungi. “Pengaruh Medsos luar biasa, sehingga saya mengajak untuk memposting hal-hal positif,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Karanganyar juga mengatakan Karanganyar baru saja mendapatkan sebagai Kabupaten yang peduli Hak Asasi Manusia nomor satu di Jawa Tengah. Capaian ini wujud Komitmen Pemkab Karanganyar memberikan pelayanan yang terbaik baik Masyarakat. Sekaligus kado periode 2 tahun kepemipinan Juliyatmono-Rober Cristanto yang dilantik 15 Desember 2018. “Seiring dengan pencanangan Life Center Of Nusantara salah satu indikator adalah peduli HAM. Skor Kabupaten Karanganyar apik tenan. kebersamaan nyata diantara lapisan masyarakat nyata dan aman. Bahkan, rukun, kompak, guyub rukun,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-12-15 at 10.30.56

Hijaukan Jalur Ngipik, Karangpandan, Bupati dan Wakil Bupati Tanam Pohon Buah-Buahan

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menyerahkan bibit pohon cempedak kepada masyarakat

  KARANGANYAR – Untuk terus menghijaukan bumi Intanpari, Bupati, Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar melakukan penanaman pohon sepanjang jalan di Tugu Ngipik, Karangpandan, Selasa (15/12). Jalur alternatif ke Karangpandan tersebut ditanami puluhan pohon cempedak. Sebab pohon cempedak (dari keluarga pohon nangka) merupakan pohon yang sangat baik untuk melakukan konservasi air dan lahan. Pohon cempedak masih bisa hidup di lahan-lahan marjinal, bahkan dia bisa memperbaiki struktur tanah di sekitarnya.

“Hari ini semua masyarakat diminta untuk menanam pohon apapun di lingkungan masing-masing sebagai gerakan Karanganyar ijo royo-royo. Simboliknya, kami dan Forkopimda menanam pohon cempedak di sepanjang jalur Ngipik, Karangpandan ini,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menggelar acara penanaman bersama dalam rangka Gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo di Lapangan Kepanjen, Karangpandan.

Dia menambahkan saat ini yang aktif adalah masyarakat setempat. Mulai dari membuat lobang dan nanti merawatnya. Pihaknya hanya menyediakan bibit untuk ditanam. Kemudian selain cempedak, juga ditanam pohon kelengkeng di sepanjang jalur ini. “Simbolisasinya tiap tanggal 15 Desember. Relatif setiap hari harusnya juga terus menanam menanam,” tambahnya.

Selan itu, juga untuk menjaga kualitas udara segar di Kabupaten Karanganyar tetap segar. Orang nomor satu di Karanganyar juga meminta semua masyarakat untuk menanam pohon di lingkungannya masing-masing.(hr/adt)

Read More
IMG-20201214-WA0022

RAKOR TPID JELANG NATAL DAN TAHUN BARU

Diskominfo

Sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Sutarno.

KARANGANYAR – Segenap pimpinan organisasi perangkat daerah, Forkopimcam dan Forkopimda se Kabupaten Karanganyar serta perwakilan dari Bank Indonesia ikuti rakor dan sosialisasi TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru di Ruang Podang I , Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar. Senin (14/12/2020).

Rakor tersebut dilaksanakan guna menentukan langkah yang akan diambil dalam pengendalian inflasi daerah. Diantaranya dengan rutin melakukan pemeriksaan bahan pokok digudang –gudang penyimpanan, memastikan kelancaran transportasi didalam maupun antar daerah sehingga tidak terjadi kendala, menjaga distribusi barang dan jasa sehingga ketersediannya berlangsung stabil.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Sutarno dalam sambutannya menyampaikan perlu dilaksanakan sosialisasi dan sinkronisasi kebijakan pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah.

Ditambahkan jika Pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan hebat terhadap perekonomian baik dari sisi penawaran maupun permintaan yang berakibat pada seluruh kegiatan masyarakat di Karanganyar, untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar telah membuat point-point penting sebagai upaya pencegahannya.

Kebijakan tersebut tidak hanya berfokus pada upaya pengendalian harga namun juga harus memastikan terjadinya daya beli masyarakat, memperkuat kebijakan pemerintah pusat dengan mempercepat realisasi APBD, Menerapkan belanja pada produk dalam negeri maupun membangun optimisme pemulihan ekonomi. Diskominfo (An/In).

Read More
DSC_1315

Hadiri Pelantikan Pengurus HARPI, Bupati : Bersaing Secara Sehat, Tetap Guyub Rukun

 

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM memberikan sambutan saat pelantikan pengurus Harpi Melati Karanganyar di Hotel Tamansari, Karanganyar (10/12)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Cabang Karanganyar Periode tahun 2020 sampai 2025 di Hotel Tamansari, Karanganyar (10/12).

Dalam laporannya, Ketua Penyelenggara Harpi Melati Cabang Karanganyar, Suti Sarjono, menyampaikan bahwa pengurus terpilih adalah hasil dari Musda DPC Karanganyar pada tanggal 12 Januari 2020. Pengurus terpilih sedianya akan dilantik pada tanggal 24 Maret 2020, namun karena pandemi, pelantikan diundur menjadi tanggal 10 Desember 2020.

Dalam kesempatannya, disampaikan juga bahwa acara pelantikan dihadiri oleh sekitar 130 undangan. Diantaranya, turut hadir Harpi Melati Jawa Tengah dan Soloraya.

Pelantikan pengurus Harpi Melati Cabang Karangayar ditandai dengan penyerahan berita acara dari Ketua Lama, Hj. Hartini Sarjanto kepada ketua baru terpilih, Hj. Slamet Sayuti.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar turut berpesan bahwa, rias pengantin termasuk industri kreatif, yang harus terus disemangati. Karena, rias pengantin juga merupakan UKM yang cukup potensial.

“Selamat kepada pengurus baru. Bisa bersaing secara sehat dan dengan baik tetap rukun guyub. Dibentuk bagaimana semua bisa berjalan secara positif,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar itu.

Bupati Karanganyar juga berpesan bahwa rejeki itu diberikan oleh Allah SWT. Jangan merasa iri antara satu dengan yang lainnya. Tetap menjaga silaturahmi, salah satu diantaranya adalah dengan menjalankan pertemuan rutin. Hal ini bisa sebagai ajang bertukar informasi dan ilmu dalam merias pengantin.

Bupati Karanganyar juga menghaimbau untuk tetap berhati-hati dalam bekerja.  Tetap menjaga protokol kesehatan dengan disiplin. Hal ini dikarenakan Kabupaten Karanganyar mengalami lonjakan Covid19.

Demikian Diskominfo. (tgr/nt)

 

Read More
WhatsApp Image 2020-12-07 at 10.12.20 (1)

Tren Konflik Sosial Bermula Dari Medsos, Viral, Dibesar-besarkan, Bupati Ajak Untuk Berpikir Positif, Khosnudhun dan Berbaik sangka

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran Forkopimda mengadakan rapat koordinasi penanganan konflik sosial Kabupaten Karanganyar 2020 di pendopo rumah dinas bupati Karanganyar

 

KARANGANYAR – Tren konflik sosial saat ini bermulai media sosial. Bermulai dari kecil, kemudian viral dan dibesar-besarkan sehingga memicu konflik yang lebih besar. Perlunya menggunakan medsos yang bijak dan pentingnya semua berpikir positif, khusnudzon dan berbaik sangka.

“Konflik muncul terjadi karena prasangka, baik itu berupa mis komunikasi dan cara pandang yang berbeda saja. Oleh sebab itu, saya mengajak semua untuk selalu berpikir positif, khusnudhon dan berbaik sangka,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat rapat koordinasi Penanganan Konflik Sosial di rumah Dinas Bupati Karanganyar, (07/12)

Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar, menambahkan acara hari ini diniatkan untuk silaturahmi semoga dapat membawa manfaat yang besar untuk masyarakat kabupaten Karanganyar.  Menurut Bupati berpikir positif separo masalah selesai. Apalagi hanya cara pandang yang berbeda saja, bisa menyebabkan masalah. “Berangkat dari pemahaman agama kita, Tuhan menciptakan manusia paling bagus dengan naluri untuk berbuat baik. Namun Tuhan menguji dengan nafsu –alat ujianya iblis, setan dan lain-lain– dengan berbuat tidak baik. Manusia tinggal memilih apakah berbuat baik atau memilih sesuatu yang tidak baik,” ungkap Bupati.

Dalam teori  kebutuhan dasar atau teori maslow.  Lima kebutuhan dasar, itu semua harus paham agar bisa meredakan konflik dengan baik. Pertama kebutuhan pangan, minum, nikah, kedua kebutuhan rasa penghormatan, ketiga kebutuhan rasa tentram, keempat tengga rasa dan keterkaitan dengan kelompok. “Saya malam Minggu kemarin, ada sejumlah pengendara motor dengan menggunakan kendaraan brong-brong. Saya minta Kasatlantas untuk rasiz. pelaku kenakpot brong ini tidak tenggang rasa dan menganggu menganggu orang lain. Jika kita semua menyadari makanya semua akan baik-baik saja,” tambahnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masayarakat (Kesbangpolinmas), Bambang Sutarmanto mengatakan terima kasih kepada forkominda berkenan hadir dalam kesempatan ini. Rapat koordinasi Penanganan konflik sosial bertujuan untuk peningkatan kinerja dan sinegitas penanganan dan menyelesaikan konflik yang berkmebang di masyarakat. Hasil yang diharapkan untuk meningkatkan efektifitas secara terpadu sehingga mewujudkan situasi kondusif, aman dan terkendali guna melanjutkan pembangunan di Karanganyar. “Tim penanganan konflik sosial yang dibentuk oleh berdasarkan SK Bupati  Karanganyar nomor 300/136/2020 berasal instansi vertikal, organisasai perangkat daerah, dan organiasi kemasyarakat,” ujar Bambang Sutarmanto (hr/adt)

Read More
IMG-20201205-WA0006

580 Unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

Bupati Karanganyar menghadiri peresmian BSPS Kamis (3/12/20).

Pemkab Karanganyar menerima bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) 580 unit pada tahun 2020. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan uang stimulan Rp17,5 juta.

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar, BSPS tahun 2020 lebih banyak apabila dibandingkan tahun 2019. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar hanya mendapatkan 300 unit pada tahun lalu.

BSPS tahun 2020 disalurkan dalam dua tahap. Tahap satu sebanyak 120 unit disalurkan pada Maret lalu. Bantuan bersumber dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT). Tahap dua 460 unit disalurkan pada Juli. Bantuan bersumber dari national affordable housing program (NAHP) Bank Dunia.

“Tiap unit sama, Rp17,5 juta. Sasaran tahap satu [120 unit] di lima desa. Antara lain Kedungjeruk, Ngemplak, Gondangmanis, Kuto, dan lainnya. Tahap dua itu [460 unit] yang diresmikan Pak Bupati hari ini [Kamis]. Semua di sembilan desa di Kecamatan Gondangrejo,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) DPUPR Kabupaten Karanganyar, Nining Indrastuti pada kamis (3/12/2020).

Sembilan desa di Kecamatan Gondangrejo itu Desa Selokaton mendapat bantuan 60 unit, Desa Bulurejo mendapat 20 unit, Desa Tuban mendapat 20 unit, Desa Dayu mendapat 100 unit, Desa Jeruksawit mendapat 43 unit, Desa Jatikuwung mendapat 100 unit. Desa Rejosari mendapat 20 unit, Desa Wonorejo mendapat 40 unit, dan Desa Krendowahono mendapat 57 unit. Seluruh bantuan tersebut bersifat stimulan sehingga melibatkan swadaya masyarakat.

“DPUPR hanya sebagai tim teknis. Kami memantau kegiatan terlaksana 100 persen. Melakukan monitoring dan evaluasi spek bangunan dan lain-lain. Karanganyar selesai 100 persen sesuai target,” tutur dia.

Pemkab Karanganyar meresmikan pembangunan rumah layak huni dari BSPS itu di Desa Rejosari pada Kamis. Peresmian ditandai dengan pemasangan tanda khusus atau peneng di setiap rumah. Hal senada disampaikan Fasilitator Lapangan BSPS Desa Rejosari, Rohmadi. Desa Rejosari mendapat bantuan 20 unit rumah layah huni. Dia menjelaskan sasaran bantuan untuk rehabilitasi rumah dan peningkatan kualitas rumah.

“Rumah yang layak dari aspek kesehatan, pencahayaan, dan keamanan. Misal rumah semi permanen, tidak memiliki jendela, belum memiliki kamar mandi cuci kakus [MCK] atau sudah ada tetapi semi permanen. Rata-rata di Rejosari ini harus dibangun dari nol karena belum ada pondasi,” tutur dia.

Rohmadi menjelaskan dana stimulan Rp17,5 juta digunakan untuk pembelian material Rp15 juta dan sisa Rp2,5 juta untuk honor tukang. Tetapi penerima bantuan tidak menerima dana secara tunai. Dana tersebut dimasukkan ke rekening. Dia menuturkan penerima bantuan itu sudah melewati seleksi dan verifikasi.

“Kelompok penerima bantuan menunjuk toko material atau suplier bangunan. Lalu uang dibayarkan ke toko material dan pihak toko mengirim barang sesuai RAB. Pengerjaan diserahkan ke masing-masing penerima bantuan. Program ini menumbuhkan kepedulian antarsesama,” jelas dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi program dari pemerintah pusat tersebut. Dia berharap Kabupaten Karanganyar akan mendapat bantuan serupa tahun depan dan jumlah lebih banyak setiap tahun. Dia mengakui jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar 5.000 unit hingga 6.000 unit. Bupati berencana menyelesaikan persoalan itu dalam satu hingga dua tahun ke depan.

“Kecamatan Gondangrejo ini masih banyak [rumah tidak layak huni]. Tahun 2021 akan jadi prioritas. Semoga pemerintah pusat menambah kapasitas bantuan tahun depan. Kades bantu pemerintah mendata secara akurat supaya Gondangrejo segera tuntas [RTLH],” tutur Bupati saat memberikan sambutan. (dn)

Read More